cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 798 Documents
PEMANFAATAN METODE ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY (ERT) UNTUK MEMPERTEGAS POSISI POLUTAN DAN AIR BERSIH DI PUSAT INDUSTRI KULIT GARUT Wijatmoko, B. -; Agustine, E. -; Susanto, K. -
Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.862 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v1i1.8195

Abstract

Daerah aliran sungai Cikayambang telah digunakan sebagai tempat pembuangan limbah kotoran padaproses penyamakan kulit di daerah Garut. Limbah ini dihipotesa sebagai polusi yang mencemari aliransungai karena menimbulkan bau busuk dan dapat mengganggu ekologi daerah sekitar. Penggunaanlahan dan pemanfaatan air bersih oleh masyarakat di daerah aliran sungai tentunya sedikit banyak akanterpengaruhi oleh kondisi ini, dengan demikian diperlukan gambaran jelas bawah permukaan untukmembantu masyarakat melakukan optimalisasi fungsi lahan dan pemanfaatan air bersih. Teknologi yangditerapkan pada penyelidikan polutan bawah permukaan ini adalah Electrical Tomografi Resistivity(ERT). Teknologi ini merupakan teknologi yang sering digunakan oleh ahli geofisika untuk menyelidikibatuan dan kandungan bawah permukaan tanah. Dari hasil pengamatan terindikasi adanya sebaranpolutan di sepanjang aliran sungai dengan penetrasi kedalaman sekitar 15 meter dan juga terjadi sebaranpolutan dengan arah lateral untuk setiap lintasan pengamatan. Nilai resistivitas air bersih berada disekitar0.1 s.d 7 Ohm meter dan air tercemar polutan sekitar 10 s.d 20 Ohm meter.Kata Kunci : ERT, Polutan, Cikayambang, Pengabdian
PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL UNTUK PENANGANAN PENYAKIT DIABETES DI KECAMATAN KENJERAN SURABAYA Wiwied Ekasari
Dharmakarya Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i4.20944

Abstract

Wilayah Kenjeran yang menjadi lokasi pengabdian masyarakat ini merupakan wilayah binaan Universitas Airlangga sampai saat ini. Berdasar data pengabdian masyarakat di tahun sebelumnya, ditemukan banyak penyakit degeneratif utamanya penyakit diabetes yang menjangkit pada penduduk wilayah Kenjeran dengan penanganan yang belum maksimal karena kurangnya pengetahuan bagaimana mencegah dan mengobati baik menggunakan obat tradisional maupun obat modern. Untuk itu dilakukan pengabdian masyarakat dengan menggunakan metode penyuluhan/ edukasi tentang cara memanfaatkan tanaman obat yang telah terbukti secara ilmiah mempunyai aktivitas dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Juga diberikan informasi mengenai penyakit diabetes, cara menyiapkan dan mengolah obat tradisional sehingga siap dikonsumsi oleh diri sendiri maupun keluarganya dalam mencegah dan mengobati penyakit Diabetes mellitus. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengetahuan para peserta kader PKK kecamatan Kejeran Surabaya tentang obat tradisonal untuk penyakit diabetes menunjukkan adanya peningkatan yang bermakna setelah diberikan penyuluhan. 
DETEKSI DINI TUBERKULOSIS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT TUBERKULOSIS DAN PENGOLAHAN HERBAL ANTITUBERKULOSIS BERBASIS RISET Sri Agung Kusuma Kusuma
Dharmakarya Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.375 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i2.19484

Abstract

Penegakkan diagnosis tuberkulosis yang cepat dan akurat dapat dijadikan solusi permasalahan keterbatasan metode deteksi tuberkulosis yang mengakibatkan keterlambatan pengobatan tuberkulosis. Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini adalah untuk mencegah penularan tuberkulosis melalui peningkatan pengetahuan masyarakat desa Cilayung Jatinangor tentang gejala tuberkulosis secara dini, memupuk kesadaran masyarakat untuk memutuskan rantai penularan melalui pemeriksaan dini dan pengobatan yang cepat dan tepat serta mengenalkan hasil riset berupa herbal anti tuberkulosis yang dapat diolah secara mandiri sebagai pengobatan alami. Kegiatan ini meliputi pengumpulan data informatif pengetahuan masyarakat tentang penyakit tuberkulosis melalui wawancara dan pre-test, dilanjutkan dengan kegiatan penyuluhan, post test, pengenalan herbal antituberkulosis dan teknik pengolahannya. Hasil yang diperoleh adalah didapatkan data tingkat pengetahuan masyarakat desa Cilayung tentang penyakit tuberkulosis dan pengenalan gejala tuberkulosis secara dini yaitu sebanyak 6.67% berpengetahuan baik, 23.3% berpengetahuan cukup, dan 70% berpengetahuan kurang. Jadi dapat disimpulkan bahwa setelah diadakan penyuluhan, tingkat pengetahuan warga meningkat menjadi 16,67% berpengetahuan baik, 56,67% berpengetahuan cukup, dan 26,67% berpengetahuan kurang. Pengenalan dan teknik pengolahan herbal antituberkulosis yaitu herba sambiloto (Andrographis paniculata (Burm. F) Ness), herba pegagan (Centella asiatica), daun beluntas (Pluchea indica) dan rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) dalam bentuk sediaan minuman, berupa teh celup dan serbuk instan, dapat memberikan variasi bentuk herbal yang dikonsumsi, selain dengan teknik perebusan yang selama ini dilakukan masyarakat Cilayung.
UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN SEKS BEBAS SERTA PENINGKATAN KEMAMPUAN KOPING REMAJA BERBASIS KELOMPOK SEBAYA DI SMP DAN SMA DI JATINANGOR Suryani -; Rafiyah, I. -; Mardiah, W. -; Sutini, T. -
Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.08 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v3i2.8357

Abstract

Kegiatan ini merupakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan perilaku seks bebas di kalangan siswa SMP dan SMA di Jatinangor. Dalam kegiatan pelatihan ini yang menjadi sasaran kepesertaan adalah remaja pelajar SLTP dan SLTA karena pada kelompok usia ini sangat rawan dan rentan melakukan penyalahgunaannarkoba disebabkan secara psikologis usia remaja berkecenderungan untuk mencoba hal yang baru dan ingin menunjukan diri kepada pihak yang lainnya. Menurut data dari BNN penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja mencapai 80% dan itu adalah angka yang tertinggi di antara usia lainnya. Model kegiatan yang telah kami laksanakan adalah Pelatihan dengan metode Dinamika Kelompok. Pemilihan model itu dilakukan dengan asumsi bahwa para peserta (pelajar SMP dan SMA) telah memiliki pengetahuan tentang Narkoba yang mereka dapatkan melalui penyuluhan yang dilakukan oleh pihak kepolisianatau dalam iklan yang cukup gencar tentang bahaya narkoba baik melalui media elektronik, cetak dan lain-lain. Namun, tidak diketahui seberapa kuat sikap para remaja pelajar yang telah mendapatkan pengetahuan tersebut berani untuk menolak terhadap narkoba. Hal itu dijadikan pertimbangan kami dalam melakukan pelatihan selama tiga hari, dengan menyajikan 14 materi yang digolongkan menjadi tiga aspek pokok yaitu aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan diikuti oleh 80 orang siswa siswa SLTP dan SLTA dari sembilan sekolah selama tiga hari. Semua peserta telah mengikuti kegiatan itu dengan penuh semangat. Pada akhir kegiatan mereka sepakat untuk memerankan dirinya di lingkungan tempat mereka berada, baik di lingkungan sekolah atau pun di lingkungan tempat mereka tinggal. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan itu para peserta membentuk kelompok peduli narkoba dan seks bebas di sekolah mereka. Secara regulerakan mengadakan pertemuan dengan mahasiswa yang menjadi fasilitator pada pelatihan untuk mendiskusikan berbagai hal terkait peran mereka sebagai agent untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan perilaku seks bebas di sekolah mereka.
PEMBENTUKAN KELOMPOK MASYARAKAT SADAR HUKUM DAN PENYULUHAN HUKUM TENTANG HAK-HAK KONSUMEN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DI DESA JALANCAGAK DAN DESA BUNIHAYU KECAMATAN JALANCAGAK KABUPATEN SUBANG Suwandono, A. -; Somawijaya -; Faisal, P. -
Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.235 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v2i2.8218

Abstract

Persoalan mengenai perlindungan konsumen tidak selalu berkaitan dengan sanksi terhadap para pelanggarnya,namum juga menyangkut persoalan bagaimana memberdayakan konsumen agar dapat melindungi dirinyasendiri. Salah satu cara pemberdayaan konsumen dapat dilakukan dengan memberikan pengetahuan tentanghak-hak yang dimiliki oleh konsumen sehingga konsumen mengetahui bagaimana upaya hukum danprosedur yang dapat ditempuh untuk menuntut haknya. Untuk itu, penyuluhan hukum tentang hak-hakkonsumen perlu dilaksanakan, yang selanjutnya perlunya pembentukan kelompok masyrakat sadar hukumagar dapat digunakan sebagai tempat mendidik, menampung, dan memfasilitasi konsumen untuk menuntuthaknya. Metode yang digunakan dalam penyuluhan hukum ini dengan diskusi terarah, yang diawali denganceramah, kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab secara langsung dengan peserta penyuluhan yakni wargamasyarakat maupun tokoh-tokoh masyarakat setempat. Melalui ceramah, penyuluh dapat menyampaikanmateri-materi yang penting untuk diketahui dan dipahami oleh masyarakat. Sedangkan melalui tanya jawabdapat melengkapi materi yang belum jelas serta untuk membantu mengatasi dan menyelesaikan permasalahanyang dihadapi oleh warga masyarakat dalam menyelesaikan sengeketa konsumen. Penyuluhan hukummengenai “Hak-hak konsumen Berdasarkan UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen” dapatdilaksanakan sesuai dengan rencana. Pengaturan mengenai hak-hak konsumen telah diatur dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, yang telah memberikan kepastian hukumbagi konsumen untuk menuntut hak-hak mereka sebagai konsumen manakala hak-hak tersebut dilanggaroleh pelaku usaha. Pembentukan kelompok masyarakat sadar hukum merupakan langkah awal untukmemberdayakan konsumen untuk melindungi dirinya dari akibat negatif penggunaan barang dan/atau jasa,karena persoalan perlindungan konsumen tidak hanya mengenai siapa yang bersalah dan hukumannya apa,namun juga bagaimana memberdayakan konsumen agar dapat melindungi dirinya sendiri.Kata kunci : perlindungan hukum, hak konsumen, masyarakat sadar hukum
PENINGKATAN KEMAMPUAN MANAJERIAL USAHA MIKRO KECIL DI DESA SUKADANA, KECAMATAN CIMANGGUNG, KABUPATEN SUMEDANG Sutisna Sutisna; Endah Djuwendah
Dharmakarya Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i4.23964

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu roda penggerak perekonomian di kawasan perdesaan karena merupakan sektor yang potensial dalam menciptakan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja dan memberikan sumbangan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun UMKM sering dianggap kelompok usaha yang tidak efisien dan tidak kompetitif sehingga sulit berkembang menjadi usaha besar yang modern. Berdasarkan hal tersebut diperlukan upaya meningkatkan kemampuan manajerial pelaku UMK guna meningkatkan daya saing. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMK dalam mengelola usahanya. Metode yang digunakan adalah FGD, penyuluhan dan pelatihan. Materi yang diberikan mengenai pelatihan kewirausahaan, e-commerce dan pembuatan website desa. Program ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMK dalam mengelola usaha dan memanfaatkan informasi teknologi dalam pemasaran produknya melalui pembuatan websiste. Faktor pendorong keberhasilan progam ini adalah adanya dukungan dari aparat desa, partisipasi aktif pelaku UMK dan dukungan dari instansi terkait . 
PENGUATAN KEMAMPUAN MANAJERIAL PETANI MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENCATATAN FINANSIAL USAHA TANI DI KABUPATEN CIANJUR Eliana Wulandari; - Ernah; Dika Supyandi
Dharmakarya Vol 6, No 3 (2017): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.7 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i3.16103

Abstract

Pencatatan usaha tani belum banyak dilakukan oleh petani padahal pencatatan usaha tani mempunyai peranan penting untuk mendapatkan pembiayaan dari berbagai sumber pembiayaan yang terdapat di sekitar petani. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani dalam melakukan pencatatan usaha tani. Metode PKM dilaksanakan dalam bentuk kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pencatatan usaha tani. Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program ini dinilai sangat baik yang ditunjukkan dengan keaktifan petani dalam melakukan diskusi dalam pelaksanaan program ini. Petani peserta PKM sebelumnya kurang mengetahui bagaimana pencatatan usaha dilakukan. Setelah kegiatan pelatihan dan pendampingan, petani sudah mulai mengerti mengenai pencatatan usaha tani dan telah menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari mereka.
PENGENALAN TOKOH DAN KARYA SASTRA PERANCIS BAGI SISWA PEMBELAJAR BAHASA PERANCIS DI SMAN 1 PURWAKARTA Ferli Hasanah; Mega Subekti; Vincentia Tri Handayani
Dharmakarya Vol 8, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.3 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i3.19799

Abstract

Kegiatan yang dilaksanakan pada bulan oktober 2018 ini mengakomodasi kebutuhan siswa-siswa SMAN 1 Purwakarta yang mempelajari bahasa Perancis untuk dapat mengenal tokoh dan karya sastra Perancis. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini sesuai dengan alur riset penelitian yang membahas karya sastra frankofon. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan para pembelajar pemula bahasa Perancis dapat memperoleh pengetahuan yang lebih luas mengenai karya sastra frankofon sehingga tumbuh motivasi yang kuat untuk melanjutkan belajar Bahasa Perancis ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan metode belajar mengajar, kegiatan telah berhasil dilaksanakan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah tumbuhnya minat siswa terhadap literatur Frankofon khususnya karya-karya klasik. Dari penelusuran minat siswa berdasarkan angket yang telah diberikan, diketahui sebanyak 80% peserta kegiatan berpendapat bahwa pengetahuan mengenai tokoh dan karya sastra Perancis dan penggunaan teks sastra dalam kegiatan pembelajaran sangat bermanfaat untuk mengasah kompetensi berbahasa.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI HUTAN MELALUI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KOPI Hapsari, H. -; Djuwendah, E. -; Yusup, A. -
Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.212 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v3i2.8347

Abstract

Kopi merupakan komoditi andalan petani di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, selain sapi perah. Budidaya kopi dilakukan secara integrated farming dengan ternak sapi perah. Kebun kopi berada di lereng Gunung Manglayang, dan dibudidayakan di lahanhutan milik Perhutani melalui Program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM). Masalah produktivitas masih rendah sekitar 1 ton/Ha, dan belum ada pengolahan pasca panen. Petani menjual hasilpanennya dalam bentuk kopi basah dengan harga rata-rata Rp 3.000,-/Kg. Padahal harga biji kopi (kering) dapat mencapai Rp 18.000,-/Kg. Bahkan di tingkat eksportir dapat mencapai Rp 50.000,-/Kg. Oleh karena itu petani memerlukan mesin pengupas kulit kopi dengan tujuan agar dapat meningkatkan nilai tambah dan dapat disewakan kepada kelompok tani lain. Selain itu petani juga memerlukan pelatihan pembibitan dan pengendalian hama terpadu agar biaya sarana produksi dapat ditekan. Kegiatan ini menggunakan metode pelatihan partisipatif dengan teknik tutorial dan demonstarsi plot di lapangan. Hasil yang dicapai menunjukkan tingkat partisipasi mitra 80%. Sebanyak 70% petani dapat melakukan teknik pembibitan, pengendalian hama terpadu dan pengolahan pasca penen. Sikap petani lebih baik dalam membangun kelompok dan mengelolausahatani kopi dengan lebih baik. Petani intensif merawat kebun, mengurangi pestisida kimia secara berangsur dan mengganti dengan teknik pengendalian hama terpadu. Hasil panen tahun 2013 sebagian sudah diolah dalam bentuk kopi kering (beras) dengan hargajual Rp 17.000,-/Kg. Kualitas kopi juga lebih baik karena budidaya semi organik, langsung diolah dengan mesin, dan tidak membusuk. Target produktivitas tahun 2014 mendatang 2-3 ton/Ha. Tahun 2014 Perhutani akan menambah lahan kebun Kelompok Tani Manglayang dari 15 Ha menjadi 26 Ha, karena dinilai berhasil mengembangkan usaha tani kopi. Kata kunci: Manglayang, pertanian, Kopi, mesin.
PELATIHAN PEMBUATAN JAMUR ENTOMOPATOGEN SEBAGAI PENGENDALI HAMA TANAMAN DI DESA GANDAMEKAR DAN DESA KARANGTENGAH KECAMATAN KADUNGORA, KABUPATEN GARUT Purnama, A -; Sudarjat -
Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v2i1.8209

Abstract

Serangan hama merupakan salah satu kendala dalam budi daya tanaman. Pada umumnya petanimengendalikan hama tersebut dengan menggunakan pestisida sintetik, padahal penggunaan pestisidasintetik dapat menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan. Pemanfaatan jamur entomopagensebagai bahan biopestisida merupakan salah satu alternatif pengendalian ramah lingkungan. Beauveriabassiana dan Paecilomyces sp. adalah dua di antara beberapa species jamur entomopatogen yangmemiliki potensi sebagai agens pengendali hama tanaman. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakatdalam bentuk pelatihan pembuatan jamur entomopatogen sebagai pengendali hama tanaman telahdilaksanakan di Desa Gandamekar dan Karangtengah, Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut. MetodePengabdian yang dilaksanakan adalah pendekatan partisipasif kemudian dilanjutkan dengan penyuluhandan pelatihan serta aplikasi di lapangan. Hasil dari program penyuluhan yang telah dilaksanakan yaiturespon peserta cukup baik dalam mengikuti kegiatan, materi yang disampaikan dapat dipahami olehpeserta, dan dapat menambah pengetahuan serta keterampilan peserta.Kata kunci: Pelatihan, jamur entomopatogen, Desa Kadungora, Desa Gandamekar, Garut

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue