cover
Contact Name
Dr. Evi Mu'afiah
Contact Email
muafiahevi@gmail.com
Phone
(0352) 481277
Journal Mail Official
-
Editorial Address
LPPM IAIN Ponorogo Jl. Pramuka No.156 Ponorogo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam
ISSN : 19076371     EISSN : 25279254     DOI : -
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam is a journal based on Islamic research published by Institute for Research and Community Services, State Islamic Institute of Ponorogo. This journal first published in 2007 to facilitate the publication of research, articles, and book review. The Journal issued biannually in June and December.
Articles 420 Documents
ANALISIS PELAKSANAAN KEGIATAN PRAKTIKUM IPA DI PRODI PENDIDIKAN GURU MI JURUSAN TARBIYAH STAIN PONOROGO Muna, Izza Aliyatul
Kodifikasia Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.981 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v10i1.810

Abstract

Salah satu metode pembelajaran IPA yang dapat menciptakan kondisi tercapainya hasil konsep keilmuan IPA dan komponen proses keilmuan IPA adalah dengan melaksanakan pembelajaran di laboratorium yang berupa praktikum. Kegiatan praktikum adalah kegiatan yang dilakukan untuk menemukan suatu konsep/prinsip baru bagi mahasiswa yang didasarkan pada konsep atau prinsip yang telah ada dan dirumuskan oleh para ahli. Pengelolaan laboratorium IPA perlu dilakukan agar laboratorium dapat berfungsi optimal. Pengelolaan laboratorium IPA meliputi kegiatan mengatur, memelihara, serta usaha-usaha menjaga keselamatan para pemakai laboratorium. Berdasarkan observasi awal, laboratorium IPA prodi PGMI jurusan Tarbiyah STAIN Ponorogo sudah digunakan sebagai kegiatan pembelajaran maupun praktikum, secara umum alat dan bahan yang dimiliki laboratorium tersebut sudah lengkap dan memadai, akan tetapi belum didukung dengan pengelolaan yang optimal.Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui keadaan laboratorium IPA di prodi PGMI jurusan Tarbiyah STAIN Ponorogo; 2) Untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan praktikum IPA di prodi PGMI jurusan Tarbiyah STAIN Ponorogo; 3) Untuk mengetahui kendala yang dihadapi dan solusi penyelesaian dalam pelaksanaan praktikum IPA di prodi PGMI jurusan Tarbiyah STAIN Ponorogo.Penelitian yang dilakukan bersifat evaluatif deskriptif naturalis dan datanya bersifat kualitatif serta kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari angket yang disampaikan kepada responden yaitu mahasiswa PGMI semester 2 angkatan 2015/2016. Data yang diperoleh di lapangan selanjutnya dianalisis dengan model Milles dan Huberman, meliputi: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Keadaan laboratorium IPA prodi PGMI berada pada kategori baik, sebesar 72%, ini berarti sarana prasarana sudah lengkap untuk mendukung berlangsungnya kegiatan praktikum; 2) Pelaksanaan kegiatan paktikum IPA prodi PGMI pada kategori baik persentase sebesar 72%. Keterampilan yang harus dikuasai mahasiswa yaitu keterampilan bekerja di dalam laboratorium (process laboratory skill), keterampilan berfikir (thinking skill), keterampilan manipulasi (manipulative skill), dan keterampilan keselamatan kerja di dalam laboratorium (safety skill). 3) Kendala-kendala yang dihadapi dosen dalam pelaksanaan kegiatan praktikum IPA adalah dana, diikuti jarangnya diklat, pengelolaan sarana dan prasarana, pengelolaan keselamatan kerja, waktu yang tersedia juga sangat terbatas, dan tidak adanya laboran yang dapat membantu dalam pelaksanaan kegiatan laboratorium.
HETEROGENEOUS PERUNDANG-UNDANGAN HUKUM PERKAWINAN NEGARA-NEGARA MUSLIM MODERN Schumadi, Schumadi
Kodifikasia Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.998 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v7i1.776

Abstract

Realitas perbedaan dalam menerapkan hukum Islam dalam konteks perundang­-undangan hukum perkawinan di antara negara muslim modern tak terbantahkan bahkan ada yang bertolak belakang. Tunisia dan Turki misalnya, telah mempraktikkan hukum Islam dengan sangat liberal, hal ini tidak bisa dipisahkan dengan konteks historis perjalan an sejarah kedua negara dalam mengaplikasikan hukum dalam kehidup an masyarakat bangsa. Berbanding terbalik dengan dua negara di atas, Arab Saudi, Emirat Arab, Bahrain, masih memakai aplikasi hukum Islam sebagaimana yang ada dalam kitab fikih anutan mereka. Di tengah di antara dua arus itu muncul banyak negara yang men coba melakukan aplikasi hukum di negara masing­-masing dengan men  coba menjembatani antara kebutuhan anyar yang mendesak dan kekaya an diri yang masih ber fungsi, dan ini banyak dianut oleh negara bangsa muslim modern pada umumnya. Untuk itu, maka urgen meng kaji ke beragaman (heterogeneous) perundang­undangan hukum keluarga negara­negara muslim modern ketika merespon arus atau isu­isu modernisasi. Penelitian ini adalah penelitian literer atas perundang­undangan hukum perkawinan, dengantiga metode yang digunakan, yaitu: metode talfiq, tahyir, dan siyasah syar?iyyah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keragaman perundang­undangan hukum per kawinan di negara­negara muslim modern tak terbantahkan karena beberapa hal. Pertama, sebab keragaman dalam tujuan (proses) pem baruan hukum keluarga di tiap­-tiap negara muslim. Kedua, sebab ke ragaman metode yang dipakai dalam merumuskan perundang­undangan hukum keluarga di negara­-negara muslim modern. Ketiga, sebab keragaman dalam aplikasi materi perundang­undangan hukum keluarga negara muslim modern.
STRATEGI DIFERENSIASI SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF LAYANAN PENDIDIKAN Fathoni, AB. Musyafa?
Kodifikasia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (979.862 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v4i1.750

Abstract

Abstraks: Tingginya tingkat kompetisi diera global ini mendorong sekolah untuk memberikan program dan layanan pendidikan yang tidak sekedar berkualitas, tetapi juga memiliki nilai beda (diferentiated value) sebagai karakter keunggulan (competitive advantages) sekolah tersebut. Salah satu sekolah yang telah berusaha untuk mendiferensiasikan layanan  pendidikannya adalah SDIT Bina Insani Kediri. Artikel ini akan membahas strategi diferensiasi yang telah dilakukan oleh SDIT Bina Insani Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi berperan serta, wawancara mendalam dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelola sekolah harus mampu menetapkan strategi diferensiasi layanan keunggulan yang tepat yang didasarkan pada analisis kebutuhan dan kecenderungan masyarakat.
EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PEMANFAATAN HARTA WAKAF MAJLIS WAKAF PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH PONOROGO Damanuri, Aji
Kodifikasia Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.097 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v6i1.761

Abstract

Wakaf  memegang  peranan  penting  dalam  perjalanan dakwah  Islam dan mengantarkan pada peradaban dua dinasti besar, Muawiyah dan Abasiyah.  Pengalolaan  wakaf  juga  berkembang  pesat  seiring  dengan perkembangan  pemahaman  fiqh  wakaf,  dari  yang  sekedar  tradisional sampai dengan manajemen modern, dari konsumtif menuju pem berdayaan produktif. Perkembangan yang cukup menggembirakan tersebut harus diiringi dengan manajemen yang profesional efektiv dan effisien. Salah satu  nadzir  wakaf  yang  kelihatan  cukup  rapi  dalam  manajemen  dan luas  secara  kuantitatif  pengelolaan  wakafnya  adalah  Muhammadiyah Ponorogo,  yang  menerapkan  pola  integrasi  dalam  pengelolaan  wakaf. Harta wakaf tidak dikelola secara mandiri tetapi menjadi penopang dan bersinergi  dengan  harta  kekayaan  Muhammadiyah  lainnya.  Dengan pola ini wakaf di Muhammadiyah bisa berdaya dan amal usaha (nadzir) yang mengelola bisa lebih leluasa dan fleksibel dalam pengelolaannya, sehingga effektivitas dan effisiensi dapat dilaksanakan meski belum sangat optimal.
Tadris al-Lughoh al-Arabiyah bi al-Thoriq al-Mubasyarah Litarqiyati maharah al-Kalam fi al-fasli al-Awwali al-Muktsaf bi Ma'hadi al-Iman li al-Banin Ngambakan Sukorejo Ponorogo al-'Amu al-Darisy 2014-2015 Zubaidi, Ahmad
Kodifikasia Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9047.516 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v9i1.467

Abstract

Direct Method, atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan metode langsung, merupakan salah satu metode pembelajaran bahasa asing termasuk bahasa Arab. Dalam penerapannya, metode ini lebih memberikan penekanan pada ketrampilan berbicara, mengingat bahasa adalah alat komunikasi. Motede ini banyak diadopsi oleh pondok-pondok pesantren modern yang dikenal memberikan perhatian besar pada penggunaan bahasa asing (Arab dan Inggris) secara aktif pada rutinitas keseharian santri selama di pondok. Diantara pondok dimaksud adalah pondok al-Iman Putra Ngambakan Sukorejo Ponorogo. Dengan pendekatan deskriptif, tulisan ini berusaha mendeskripsikan bagaimana metode langsung diterapkan dalam pembelajaran bahasa Arab di pondok tersebut.
ATRIBUSI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DAN STRATEGI COPING ISTRI KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI KABUPATEN PONOROGO Rokhamah, Ridho
Kodifikasia Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.102 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v11i1.1150

Abstract

Penyelesaian masalah setiap perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sangat tergantung dari atribusi kekerasan perempuan. Usaha untuk menghadapi tekanan dan kondisi yang menyakitkan atau mengancam dikenal dengan istilah strategi coping. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana atribusi dan strategi copingkorban KDRT, serta bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi strategi copingkorban KDRT di Kabupaten Ponorogo. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Atribusi kekerasan isteri korban KDRT dibedakan menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Adapun dimensi atribusi kekerasan isteri adalah lokasi penyebab terjadinya kekerasan, stabilitas danaya kekerasan, dan pengendalian diri terhadap kekerasan. (2) Strategicoping yang dipergunakan isteri dalam menghadapi kekerasan suami bisa dibedakan menjadi dua yaituProblemFocused coping(PFC) dan Emotional Focused Coping(EFC). (3) Strategi PFC dipilih ini karena dipengaruhi oleh: faktor internal individu yaitu karakteristik pada kelima individu informan yang cenderung bersabar dan bertahan ketika mendapatkan tekanan, serta faktor eksternal individu yaitukemampuan dan pengalaman yang dilakukan, dan kemampuan secara finansial. Adapun strategi EFC dipilih karena adanya faktorinternal dari diri yang mempunyai karakter sabar, pasrah, dan menyerah sebelum permasalahan terjadi lebih lanjut, serta faktor eksternal yaitu keluarga yang memang terkesan pasif atas permasalahan yang dihadapi oleh korban.
PEMAHAMAN IBU-IBU TENTANG THAHARAH: Haid Nifas dan Istihadhah Studi Kasus Ibu-Ibu Jama’ah Muslimat Yayasan Masjid Darussalam Tropodo Sidoarjo Saputra, Agus Romdlon
Kodifikasia Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.36 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v8i1.787

Abstract

Pembahasan soal darah pada wanita yaitu haid, nifas dan istihadhah adalah pembahasan yang paling sering dipertanyakan oleh kaum wanita.Dan pembahasan ini juga merupakan salah satu bahasan yang tersulit dalam masalah fiqh, sehingga banyak yang keliru dalam memahaminya.Bahkan meski pembahasanya telah berulang-ulang kali disampaikan, masih banyak wanita muslimah yang belum memahami kaidah dan perbedaan dari ketiga darah ini. Mungkin ini dikarenakan darah tersebut keluar dari jalur yang sama namun pada setiap wanita tentulah keadaanya tidak selalu sama, dan berbeda pula hukum dan penanganannya. Haid, nifas dan istihadhah merupakan keniscayaan bagi kehidupan seorang wanita, maka kaum wanita tidak boleh bodoh dalam perkara ini. Ia mempengaruhi sah tidaknya sebuah ibadah karena ia berhubungan dengan suci dan najis. Penelitian ini ingin mengungkapkan pemahahaman ibu-ibu jama?ah muslimat masjid Darussalam tropodo sidoarjo tentang tiga darah bagi wanita.Yaitu darah haid,  nifasdan istihadhah.Bagaimana ibu-ibu jama?ah muslimat sudah mengetahui atau belum mengetahui tentang teori-teori fiqih yang ada kaitanya dengan tiga darah tersebut. Penelitian ini bercorak lapangan yang mengambil sample penelitian di jama?ah muslimat yayasan masjid Darussalam tropodo sidoarjo. Adapun hasilnya menunjukan bahwa pemahaman ibu-ibu muslimat Darussalam mayoritas sudah mengetahui tentang hal-hal yang ada korelasinya dan kaitanya dengan haid, nifasdan istihadhah.
Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Melaksanakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan subaidi, Ju?
Kodifikasia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.308 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v5i1.757

Abstract

Keberagaman  kemampuan  guru  dalam  penguasaan  materi pembelajaran  atau  bahan  ajar  dan  penerapannya  dalam  proses belajar  mengajar  akan  berdampak  pada  munculnya  keragaman pencapaian  kompetensi  peserta  didik  pascapembelajaran.  Dua kompetensi  guru  yang  secara  langsung  berkaitan  dengan  proses belajar  mengajar  adalah  kompetensi  pedagogik  dan  kompetensi profesional.  Kompetensi  pedagogik  berkaitan  dengan  kemampuan guru  dalam  merancang  dan  melaksanan  pembelajaran  di  kelas. Sedangkan  kompetensi  profesional  bagi  guru  adalah  menyangkut tingkat penguasaan materi atau bahan ajar serta pengembangannya. Penelitian ini bertujuan mengungkap dua kompetensi guru pendidikan agama Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pola studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket, observasi, interview dan dokumentasi. Pemilihan dan pemilahan subjek penelitian menggunakan purposive. Responden yang terlibat dalam penelitian sebanyak  250  orang  dengan  rincian,  seorang  kepala  Madrasah, lima  orang  guru  pendidikan  agama  Islam  yang  meliputi  guru mata pelajaran Akidah Akhlak, al-Qur?an Hadits, Fiqih, Sejarah Kebudayaan  Islam  (SKI)  dan  Bahasa  Arab.  Analisis  data menggunakan analisis Deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah guru-guru pendidikan agama  Islam  di  Madrasah  Tsanawiyah  Negeri  Ponorogo  pada umumnya telah memenuhi kompetensi pedagogik. Hal ini ditunjukkan dengan  adanya  rerata  skor  kompetensi  pedagogik  sebesar  62,60  di atas rerata skor idealnya yang sebesar 52,50. Rerata skor tersebut berkategori positif atau baik. Sedangkan kompetensi profesionalnya masih belum terpenuhi. Hal ini ditunjukkan dengan adanya rerata skor kompetensi profesional sebesar 28,20 berada dibawah rerata skor idelanya. Rerata skor ini yang berada di bawah rerata skor ideal yang sebesar 30 sehingga kategorinya negatif/kurang.
PLURALITAS DAN RELASI ANTAR AGAMA Analisis Struktural Relasi Kelompok Agama Antara Islam Dan Katolik Di Desa Caluk Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Musyafa, AB
Kodifikasia Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.644 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v11i1.1130

Abstract

Penelitian ini diawali dari kegelisahan akademik penulis adalah bagaimana bisa agama yang pada asalnya mempunyai klaim kebenaran yang sifatnya primordial menjadi kebenaran yang sifatya universal. Berangkat dari kegelisahan akademik tersebut maka penelitian ini dilakukan dengan memfokuskan pada norma dan lembaga sosial yang mengikat mereka, dimana hal tersebut menjadikan harmonisasi kehidupan beragama. Dari fokus penelitian ini maka ada beberapa masalah yang dibahas; pertama, bentuk norma-norma yang ada yang menjadikan pemahaman agama masyarakat menjadi universal dan sekaligus juga primordial di desa Caluk tersebut. Kedua, bentuk lembaga sosial yang mewadahi norma-norma universalitas dan primordialitas  agama  masyarakat desa Caluk. Untuk membahas ini kami menggunakan pendekatan sosiologi dengan memanfaatkan teori fakta sosial Emile Durkheim. Tujuan dari masalah yang pertama adalah mendeskripsikan norma dan tujuan dari masalah yang kedua adalah mendeskripsikan lembaga sosial. Dari dua pembahasan tersebut disimpulkan bahwa norma yang mengubah sifat primordialitas agama ada tiga, yakni norma susila, kesopanan, dan agama. Sedangkan wadah norma tersebut adalah lembaga pemerintah dan agama.
STUDENTS’ SCHEMATA ACTIVATION IN EXTENSIVE READING AT STAIN PONOROGO Susilo, dkk, Andi
Kodifikasia Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.935 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v7i1.781

Abstract

This study was aimed at investigating the extent to which the lecturer employed strategy and occupied effective classroom language to assist students? schemata activation on Extensive Reading class at English Department­STAIN Ponorogo. To meet with the objectives, qualita­tive case study formed the methodological basis of this present research involving an extensive reading lecturer as the research subject with one of her respective classes consisted of 32 students of fourth semester. The data were derived from lecturer?s utterances (verbal) and body lan­guage (nonverbal). Those data were obtained from the transcripts of the recorded lecturer?s utterances during two periods of meeting, and note­taking taken from observations and interviews. The results revealed that the lecturer used to employ questioning technique to activate students? schemata. Various strategies were predominantly occupied in lecturer?s questioning behaviors to engage students in question­answer activities, such as probing, redirecting and reinforcement. Generally, those strate­gies were observed not only to provide motivation and focus students? at­tention towards the topic being discussed, but also to give a wide chance of opportunity for them to recall their prior knowledge and ease them to predict the content of reading texts they were going to read. Besides, the language the lecturer used under this investigation was fairly fulfilled the requirements to be communicative as some communicative features of talks were utilized properly, such as referential questions, content feed­back, and speech modification to optimize students? participation and performance in the process of reading.

Page 10 of 42 | Total Record : 420