cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
GRADIEN
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 02162393     EISSN : 26555743     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Gradien merupakan jurnal ilmiah hasil penelitian yang meliputi bidang Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi. Jurnal ini terbit pertama kali pada tahun 2005 dengan frekuensi penerbitan dua kali setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2012): (Januari 2012)" : 10 Documents clear
Robot Pembaca Jalur Busway Berbasis Mikrokontroler AVR ATmega 16 Irkhos, Irkhos; Sinaga, Mangantar R. B.; Samdara, Rida; Suhendra, Suhendra
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 8, No 1 (2012): (Januari 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.853 KB)

Abstract

Tingginya tingkat kenyamanan dalam berkendara pada saat ini sangat berkurang, hal ini yang membuat kita untuk lebih berhati-hati khususnya pada kendaraan angkutan umum. Busway sebagai kendaraan angkutan umum tidak efisien karena membutuhkan biaya operasional dalam sekali beroperasi dan biaya sejumlah crew sebagai pengemudi busway. Penelitian ini merancang sebuah prototype busway yang berupa robot busway otomatis tanpa pengemudi, yang dapat berjalan mengikuti jalur putih diatas hitam yang berlebar 2 cm. Program yang digunakan CodeWizardAVR V1.24.5 Evaluation. Dengan hasil robot busway dapat berjalan ditikungan ke kiri dan ke kanan, lurus, dan pada posisi di Halte, busway akan berhenti beberapa detik, dengan keadaan pintu busway terbuka dan tertutup kembali. Robot busway berjalan kembali mengikuti jalur. pada LCD akan menampilkan informasi (selamat datang) pada saat pintu terbuka dan (5 detik lagi bus akan berangkat) pada saat pintu akan tertutup.   
Sintesis Senyawa Analog Kurkumin Simetri (1E, 3E, 8E, 10E)-1, 11-difenil-undeka-1,3,8,10 tetraena-5,7-dion Sudaryono, Agus
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 8, No 1 (2012): (Januari 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.361 KB)

Abstract

Sintesis senyawa analog kurkumin atau lebih dikenal dengan kurkuminoid pada dasarnya dilakukan dalam rangka untuk mendapatkan keragaman dan variasi penggunaan analog kurkumin yang lebih luas. Tujuan penelitian ini adalah mensintesis senyawa baru (1E, 3E, 8E, 10E)-1,11-difenil-undeka-1,3,8,10 tetraena-5,7-dion merupakan suatu senyawa analog kurkumin simetri. Sintesis dilakukan dengan jalan mereaksikan sinamaldehid (113,5mmol) dalam DMF dengan borat anhididrat (57 mmol), larutan 2,4-pentadion (57 mmol) dan tributil borat (113,5 mmol). Lima belas menit kemudian ditambahkan ke dalamnya tetes demi tetes larutan butilamin (0,7 mL selama 40 menit). Campuran dipanaskan selama 4 jam pada suhu 80?C, kemudian reaksi diteruskan selama satu malam pada suhu kamar. Setelah reaksi selesai campuran dihidrolisis selama 1 jam menggunakan larutan asam asetat 5% pada suhu 60?C. Fasa organik dipisahkan, dicuci dikeringkan dengan menggunakan MgSO4, kemudian dievaporasi, selanjutnya dimurnikan melalui kolom kromatografi. Rendemen yang diperoleh sebagai hasil sintesis sebesar 34%, berupa kristal berwarna kuning tua, dengan titik leleh 170-172?C. Spektra IR ? cm-1 (KBr): 3022, 2926, 1612, 1282, 1124, 994, 950, 890, 845, 747, 686 dan NMR 1H (? ppm, CDCl3, 200 MHz): 5,71 (s, 1H, O=C-CH=C-O-); 6, 15 (d, 2H, 2x –C=CH-C=O); 6,92 (d, 4H, 2x-C=CH-CH=C-C-); 7,51-7,31 (m, 12 H, 2x Ar-CH=C-).   
Kajian Pemilihan Model Semivariogram Terbaik Pada Data Spatial (Studi Kasus : Data Ketebalan Batubara Pada Lapangan Eksplorasi X) Faisal, Fachri; Rizal, Jose
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 8, No 1 (2012): (Januari 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.24 KB)

Abstract

Semivariogram merupakan alat statistik untuk menggambarkan, memodelkan, dan menjelaskan korelasi spasial antar observasi. Penelitian ini bertujuan memilih model semivariogram terbaik dari model semivariogram teoritis Spherical, Exponential dan Gaussian berdasarkan uji kenormalan dari residu terbakukan, uji Q1 dan uji Q2. Sebagai penerapan kasus, pada penelitian ini data yang digunakan adalah data ketebalan cadangan batubara dari 41 titik sampel yang diperoleh dari skripsi Heryanti (2007). Dari hasil dan pembahasan diperoleh model semivariogram teoritis Gaussian yang terbaik karena untuk uji kenormalan menggunakan SPSS diperoleh nilai sig.>0.05 (0.340>0.05 ) dianggap residual terbakukannya berdistribusi normal. Berdasarkan uji Q1 (|0.026|<0.316) dan uji Q2 (0.61<1.335<1.48 ) dapat ditarik kesimpulan model Gaussian tersebut cocok atau valid digunakan untuk melakukan pengestimasian pada lokasi yang belum diketahui nilainya.   Kajian Pemilihan Model Semivariogram Terbaik Pada Data Spatial(Studi Kasus : Data Ketebalan Batubara Pada Lapangan Eksplorasi X)
Aplikasi Ekstrak Umbi Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas var ayamurasaki) Sebagai Pengawet dan Pewarna Alami Tahu Ratnawati, Devi; Maryanti, Evi; Sentani, Afriana Mayang
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 8, No 1 (2012): (Januari 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.235 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan ekstrak ubi jalar ungu (Ipomoea batatas var aya muraski) sebagai pengawet dan pewarna alami pada tahu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah ekstrak umbi ubi jalar ungu dapat digunakan sebagai pengawet dan pewarna alami pada tahu serta mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama perendaman dalam ekstrak umbi ubi jalar ungu terhadap pengawetan dan pewarnaan tahu. Penelitian ini dilakukan dalam 3 tahap. Tahap pertama yaitu uji kandungan senyawa flavonoid pada umbi ubi jalar ungu menggunakan shinoda test. Tahap kedua penentuan kandungan senyawa flavonoid dengan menggunakan metode cheng et al. Selanjutnya tahap ketiga dilakukan penentuan daya serap tahu berdasarkan variasi konsentrasi umbi ubi jalar ungu yang diekstrak yaitu 100g/500mL, 200g/500mL, 300g/500mL dan 500g/500mL pada lama perendam 1, 2, 3 dan 4 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umbi ubi jalar ungu mengandung senyawa flavonoid sebesar 383,09 ?g/L. Penyerapan zat warna tertinggi terjadi pada variasi konsentrasi 500g/500mL dan lama perendaman 4 jam dengan absorbansi maksimum yaitu 0,278. Dari semua perlakuan variasi konsentrasi dan lama perendaman ekstrak umbi ubi jalar ungu hanya dapat mengawetkan tahu selama 1 hari, sehingga umbi ubi jalar ungu tidak efektif digunakan sebagai pengawet tahu.   
Penerapan Aljabar Max-Plus Pada Sistem Produksi Meubel Rotan Rafflesia, Ulfasari
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 8, No 1 (2012): (Januari 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.747 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas suatu pemakaian dari Aljabar Max-Plus dalam memodelkan proses produksi meubel Sri Rotan dan melihat perilaku dinamik sistem melalui suatu simulasi yang berkaitan dengan keadaan sistem menggunakan software open source scilab 5.1.1 dan Max-Plus Algebra Toolbox, ver. 1.01. Hasil pengolahan dengan menggunakan aljabar max-plus, memberikan suatu jadwal yang periodik pada setiap tahap pengerjaan sehingga tidak menghabiskan banyak waktu dalam proses pembuatan satu set meubel sri rotan.   
Pengujian Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava Linn.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Mencit (Mus musculus) Oktiarni, Dwita; Manaf, Syalfinaf; Suripno, Suripno
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 8, No 1 (2012): (Januari 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.016 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi efektif ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava Linn.) terhadap penyembuhan luka bakar pada mencit (Mus musculus). Ekstrak daun jambu biji diperoleh dengan cara maserasi menggunakan etanol p.a sebagai pelarut. Uji efektivitas ekstrak daun jambu biji terhadap luka bakar dilakukan terhadap mencit betina, yang telah dilukai pada bagian punggungnya dengan penginduksi panas berupa lempengan logam berukuran 2 x 2 cm dengan suhu 80oC selama 5 detik. Sampel uji dibagi menjadi enam kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif TPO (Tanpa Pemberian Obat), kontrol positif PEP (Pemberian Ekstrak Plasenta) dengan obat komersil (Bioplacenton) dan empat kelompok dengan ekstrak daun jambu biji dengan konsentrasi 1%, 3%, 5% dan 7%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun jambu biji berhasil dalam penyembuhan luka bakar pada mencit. Hasil analisis statistik menunjukan bahwa konsentrasi efektif ekstrak daun jambu biji adalah 1%, karena merupakan konsentrasi paling kecil yang memiliki nilai berbeda nyata dengan TPO namun tidak menunjukan perbedaaan nilai yang nyata dengan PEP dan ekstrak daun jambu biji konsentrasi lain.   
Optimasi Tekanan Deposisi dalam Simulasi Efisiensi Sel Surya Berbasis Material a-Si:H Purwandari, Endhah; Winata, Toto
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 8, No 1 (2012): (Januari 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3491.193 KB)

Abstract

Perhitungan efisiensi konversi sel surya tipe persambungan p-i-n dengan berbasis material a-Si:H dilakukan berdasarkan simulasi perhitungan karakteristik I-V dari material. Dalam bentuk 1 dimensi, Persamaan Poisson dan Persamaan Kontinyuitas diselesaikan dengan menggunakan  Femlab Simulation. Data empirik optical band gap Eg pada variasi tekanan deposisi 0-500 mTorr,  yang diperoleh dalam penumbuhan a-Si;H menggunakan teknik HWC-VHF-PECVD, menjadi input kegiatan optimasi. Hasil simulasi menunjukkan terjadinya penurunan efisiensi dengan adanya kenaikan Eg. Efisiensi sel surya tertinggi sebesar 9,88% diperoleh pada tekanan deposisi a-Si:H sebesar 500 mTorr. Perhitungan efisiensi konversi sel surya tipe persambungan p-i-n dengan berbasis material a-Si:H dilakukan berdasarkan simulasi perhitungan karakteristik I-V dari material. Dalam bentuk 1 dimensi, Persamaan Poisson dan Persamaan Kontinyuitas diselesaikan dengan menggunakan  Femlab Simulation. Data empirik optical band gap Eg pada variasi tekanan deposisi 0-500 mTorr,  yang diperoleh dalam penumbuhan a-Si;H menggunakan teknik HWC-VHF-PECVD, menjadi input kegiatan optimasi. Hasil simulasi menunjukkan terjadinya penurunan efisiensi dengan adanya kenaikan Eg. Efisiensi sel surya tertinggi sebesar 9,88% diperoleh pada tekanan deposisi a-Si:H sebesar 500 mTorr.   
Metoda Ekstraksi Cair-Cair Sebagai Alternatif untuk Pembersihan Lingkungan Perairan dari Limbah Cair Industri Kelapa Sawit Putranto, Agus M.H
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 8, No 1 (2012): (Januari 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.184 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembersihan lingkungan perairan melalui metoda ekstraksi cair-cair dalam rangka mengurangi polusi lingkungan yang dihasilkan oleh limbah cair industri kelapa sawit, yang manfaatnya dapat sebagai bahan dasar industri makanan dan farmasi. Metode ini digunakan untuk mengekstraksi limbah cair yang mengandung gugus yang bersifat hidrofil dan lebih sukar menguap daripada air. Pada penelitian ini digunakan limbah model yang berisi 5 g/L dan 10 g/L asam butirat dalam larutannya. Penelitian dilakukan dalam berbagai konsentrasi pelarut mulai dari 30 % sampai 80 % volume TBF dan TEF sebagai pelarut utama dalam campuran dengan dodekana sebagai pelarut pendamping (diluen). Pengurangan massa jenis dan viskositas yang dimiliki pelarut utama, oleh adanya diluen akan sangat membantu dalam proses ekstraksi dan transfer massa. Diperoleh persentase asam terekstraksi dalam fasa organik dalam rasio pelarut secara volumetri, yaitu 53,34 % untuk pelarut TBF dan 52,78% untuk pelarut TEF masing-masing pada pada 80% v/v. Selanjutnya dari sifat ketidaklarutan dalam air dan kemampuan ekstraksinya, TBF dan TEF, belum dapat dipromosikan sebagai ekstrakstan untuk penggunaan dalam industri kelapa sawit, dikarenakan tidak semua asam butirat yang ada di dalam limbah cair tersebut dapat terekstrak.   
Efisiensi tumbuhan dalam meredam Gelombang elektromagnetik (studi kasus di sutt kota bengkulu) Hadi, Arif Ismul; Samdara, Rida; Nurliana, Hesna
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 8, No 1 (2012): (Januari 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.67 KB)

Abstract

Penelitian efisiensi tumbuhan dalam meredam gelombang elektromagnetik (EM) telah dilakukan di jalur SUTTKota Bengkulu dengan menggunakan alat Electromagnetic Field (EMF). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi tumbuhan dalam meredam radiasi gelombang EM di lapangan terbuka dan di daerah yang didominasi oleh tumbuhtumbuhan yang dilalui oleh jalur SUTT. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa radiasi di daerah lapangan terbuka mencapai nilai maksimum 0,07 ?T dan radiasi di daerah dominasi tumbuhan mencapai nilai maksimum 0,04 ?T. Hasil-hasil ini masih jauh di bawah ambang batas yang dikeluarkan oleh IRPA dan WHO yaitu maksimum 500 ?T atau 100 ?T. Berdasarkan nilai radiasi tersebut dapat dihitung nilai efisiensi tumbuhan. Hasil penelitian menunjuk kan bahwa nilai efisiensi tumbuhan dalam meredam radiasi gelombang EM sebesar 38%, sehingga dapat diasosiasikan bahwa tumbuh-tumbuhan dapat meredam radiasi gelombang EM.   
Pembauran (Confounding) Pada Percobaan Faktorial Tiga Taraf Afandi, Nur; Nugroho, Sigit; Novianti, Pepi
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 8, No 1 (2012): (Januari 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.476 KB)

Abstract

Pada percobaan faktorial tiga taraf, perlakuan yang dihasilkan cukup besar bahkan untuk jumlah faktor yang sedikit. Besarnya perlakuan yang dihasilkan ini terkadang menyulitkan peneliti untuk memperoleh blok lengkap yang homogen. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mengkaji sistem pembauran pada percobaan faktorial tiga taraf. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan teladan penerapan. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan blok tak lengkap mengakibatkan tercampurnya beberapa pengaruh perlakuan dengan pengaruh blok. Hal inilah yang disebut sebagai Sistem Pembauran (System of Confounding). Penempatan perlakuaan ke dalam blok-blok tak lengkap dilakukan berdasarkan pengaruh utama faktor atau interaksi yang terbaur dengan pengaruh blok.   

Page 1 of 1 | Total Record : 10