cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23017406     EISSN : 26151138     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Andalas merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.
Arjuna Subject : -
Articles 41 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017)" : 41 Documents clear
Trombosis Sinus Kavernosus Akibat Komplikasi Furunkulosis Hidung Dolly Irfandy; Bestari Jaka Budiman; Dolly Irfandy; Effy Huriyati; Dewi Yuri Lestari
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v6i1.675

Abstract

Trombosis sinus kavernosus merupakan kasus yang jarang, tetapi dapat mengancam kehidupan. Penyebab trombosis dapat berasal dari infeksi daerah sinonasal, midface atau orbita. Gejala klinis meliputi gejala yang melibatkan mata dan beberapa nervus kranial. Penatalaksanaan pada trombosis sinus kavernosus terdiri dari pemberian antibiotik, pembedahan terhadap sumber infeksi, kortikosteroid dan pemberian antikoagulan yang masih kontroversial. Dilaporkan satu kasus trombosis sinus kavernosus akibat komplikasi furunkulosis hidung pada pasien laki-laki 13 tahun dengan penurunan penglihatan pada kedua mata. Pasien diberi terapi antibiotik empirik dan kortikosteroid, memperlihatkan perbaikan. Simpulan studi ini ialah trombosis sinus kavernosus merupakan kondisi yang fatal. Terapi yang segera dan tepat dapat memberikan prognosis yang lebih baik. Penatalaksanaan medikamentosa merupakan pengobatan dasar trombosis sinus kavernosus.
Hubungan Faktor Risiko dengan Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia Kecamatan Padang Panjang Timur Kota Padang Panjang Iqbal Al Rasyid; Yuliarni Syafrita; Susila Sastri
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v6i1.643

Abstract

Kemajuan teknologi dan industri berdampak kepada peningkatan kualitas kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan faktor risiko seperti pertambahan usia, jenis kelamin, stresor sosial, tingkat pendidikan, penyakit yang pernah diderita dan pekerjaan terhadap fungsi kognitif lanjut usia. Penelitian dilakukan dengan studi potong lintang menggunakan data hasil Tes MoCA-Ina. Penelitian dilakukan di kecamatan Padang Panjang Timur pada tahun 2014. Hasil analisis data dengan chi-square didapatkan bahwa sebagian besar responden adalah usia lanjut (60,8%), berjenis kelamin perempuan (71,1%), memiliki tingkat pendidikan rendah (61,9%), dan tidak memiliki riwayat penyakit (gangguan kardiovaskular, diabetes, kejang, dan trauma kepala) (51,5%). Analisis bivariat didapatkan usia dengan fungsi kognitif (p = 0,001), jenis kelamin dengan fungsi kognitif (p = 0,100), tingkat pendidikan dengan fungsi kognitif (p = 0,017), dan riwayat penyakit dengan fungsi kognitif (p = 0,394). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara usia dan tingkat pendidikan terhadap fungsi kognitif lanjut usia. Pada jenis kelamin dan riwayat penyakit tidak terdapat hubungan bermakna.
Hubungan Eosinofil dan Neutrofil Darah Tepi terhadap Derajat Keparahan Asma pada Pasien Asma di Bagian Rawat Inap Paru RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode 2010 – 2013 Dwiyana Roselin; Eryati Darwin; Irvan Medison
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v6i1.666

Abstract

Asma adalah penyakit inflamasi kronik yang ditandai dengan adanya infiltrasi sel-sel radang, termasuk eosinofil dan neutrofil. Kedua sel ini dapat melepaskan protein-protein yang mempunyai efek toksik langsung terhadap epitel saluran nafas sehingga terjadi kerusakan langsung pada epitel tersebut yang dapat memperburuk derajat serangan asma. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan eosinofil dan neutrofil terhadap derajat keparahan asma. Telah dilakukan penelitian cross sectional analytic untuk mengetahui hubungan eosinofil dan neutrofil darah tepi terhadap derajat keparahan asma di Bagian Rawat Inap Paru RSUP. Dr. M. Djamil Padang periode 2010 – 2013. Populasi adalah pasien yang didiagnosa menderita asma. Sampel adalah populasi yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis dari penelitian ini menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kepercayaan 95%. Dari 31 pasien dengan asma, insiden terbanyak asma berada pada kelompok usia 41 – 60 tahun (48.4%), jumlah perempuan lebih banyak (71%) dibanding dengan laki-laki (19%) dan paling banyak datang denga asma persisten sedang (64.5%). Eosinifiia terdapat pada 1 kasus (3.3%). Analisis statistik menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna eosinofil darah tepi terhadap derajat keparahan asma (p>0.05). Neutrofilia terdapat pada 27 kasus (87%). Analisis statistik menunjukan bahwa tidak dapat mencari hubungan neutrofil darah tepi terhadap derajat keparahan asma.
Perbandingan Profil Penderita Tuberkulosis Paru antara Perokok dan Non Perokok di Poliklinik Paru RSUP. Dr. M. Djamil Padang Cantika Dinia Zulda; Rizanda Machmud; Irvan Medison
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v6i1.657

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting di dunia, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu faktor risiko yang dapat menurunkan daya tahan tubuh terhadap bakteri Mycobacterium tuberculosis adalah faktor merokok. Menurut Public Health Agency of Canada terdapat hubungan yang erat antara merokok dengan TB. Tujuan penelitian ini bertujuan adalah menentukan perbandingan profil penderita TB paru antara perokok dan non perokok di Poliklinik Paru RSUP Dr. M. Djamil Padang. Desain yang digunakan adalah cross sectional komparatif terhadap 44 penderita TB perokok dan 44 penderita TB non perokok. Data dikumpulkan melalui wawancara dan rekam medis. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara penderita TB paru perokok dan non perokok berdasarkan hasil pemeriksaan BTA awal (p=0,012) dan gejala hemoptisis (p=0,002). Uji statistik pada rata-rata usia (p=0,109), kejadian TB relaps (p=0,244) dan adanya komplikasi (p=0,395) menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna antara penderita TB perokok dan non perokok.
Screening Kandungan Plastik pada Minyak Goreng yang Digunakan pada Jajanan Pecel Lele Merisca Gayatri Ryosa; Yustini Alioes; Husnil Kadri
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v6i1.648

Abstract

Makanan bermanfaat jika ditinjau dari kualitas (aspek mikrobiologis dan fisik) dan nilai gizinya. Makanan dapat merugikan jika mengandung bahan tambahan pangan. Bahan tambahan pangan yang kerap digunakan adalah plastik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya kandungan plastik pada minyak goreng yang digunakan pada jajanan pecel lele serta jenis dan persentase kandungan derivat plastik didalamnya. Studi ini bersifat deskriptif kualitatif dengan metode pengambilan sampel secara total sampling. Penelitian dilakukan dari Oktober 2014 - Januari 2015 terhadap 5 sampel minyak goreng jajanan pecel lele di kelurahan Jati kota Padang. Sebanyak 100 ml sampel dianalisis dengan GC-MS QP2010 jenis kolom RT-5MS pada temperatur kolum oven 80ºC, temperatur injeksi 200ºC, mode injeksi split, mode kontrol aliran dengan kecepatan linear, tekanan 162.2 kPa, total alirn 255.8 mL/menit, aliran kolom 2.50 mL/menit, kecepatan linear 58.3 cm/detik. Hasil penelitian ini menunjukkan 3 dari 5 sampel minyak goreng mengandung derivat plastik dengan persentase: sampel 1 (7,88%), sampel 2 (1,62%) dan sampel 3 (15,65%). Derivat plastik yang ditemukan adalah benzene (phthalate), acrylic, dan cyclopentene.
Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMAN 2 Sawahlunto Tahun 2014 Fhany El Shara; Irza Wahid; Rima Semiarti
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v6i1.671

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan dimana kadar Hemoglobin (Hb) seseorang dalam darah lebih rendah dari normal. Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang berisiko menderita anemia. Berbagai penelitian di beberapa daerah di Indonesia masih menunjukkan tingginya prevalensi anemia pada remaja putri. Berdasarkan hasil skrining tahunan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto tahun 2013 terhadap siswa putri tingkat SMP dan SMA di Kota Sawahlunto diperoleh prevalensi anemia yang juga tinggi. Prevalensinya lebih banyak ditemukan pada siswa SMA dengan persentase 57,9% dengan angka kejadian tertinggi di SMAN 2 Sawahlunto (71,8%) Tujuan penelitian ini  adalah menentukan  hubungan antara status gizi dan kejadian  anemia pada remaja putri di SMAN 2 Sawahlunto. Penelitian ini merupakan studi observasional  dengan  rancangan  cross  sectional. Selama periode Agustus-Desember 2014 dilakukan  pengambilan data meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan dan pemeriksaan Hb menggunakan metode Cyanmethemoglobin terhadap siswa remaja putri kelas X dan XI SMAN 2 Sawahlunto. Data diuji dengan chi-square. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p adalah 0,008 (p<0,05). Simpulan studi ini ialah terdapat hubungan bermakna antara status gizi dan kejadian anemia pada Sawahlunto.
Kompetensi dan Kinerja Petugas First Line Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Sulawesi Barat Edi Purnomo; Zulhaini Sartika; A. Pulungan
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v6i1.639

Abstract

Provinsi Sulawesi Barat adalah salah satu daerah rawan bencana karena berada dalam jalur tektonik cincin api dunia.  Wilayah ini memiliki kerentanaan tinggi terhadap kemungkinan terjadinya bencana a am geologi, seperti gempa bumi tektonik, gerakan tanah atau tanah longsor maupun banjir. Pelatihan kompetensi petugas first line Badan Penanggulangan Bencana sangat diperlukan untuk peningkatan kompetensi dan kinerja petugas sehingga dapat melakukan pertolongan pada saat terjadi bencana dengan cepat dan tepat. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kompetensi dan kinerja petugas first line setelah dilakukan pelatihan pertolongan pertama saat terjadi bencana. Penelitian ini merupakan quasi eksperiment dengan rancangan one group pre-post test design. Subjek penelitian diambil secara purposive sampling sebanyak 33 orang. Data dianalisa menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kompetensi (p = 0,005) dan kinerja (p = 0,005) petugas first li e Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Barat setelah dilakukan pelatihan. Disarankan untuk mencapai optimalisasi kinerja petugas first line perlu dilaksanakan simulasi atau latihan bersama dan seminar penanggulangan bencana terpadu setiap semester.
Profil Balita Penderita Infeksi Saluran Nafas Akut Atas di Poliklinik Anak RSUP DR. M. Djamil Padang Tahun 2012-2013 Dita Maharani; Finny Fitry Yani; Yuniar Lestari
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v6i1.662

Abstract

Infeksi Saluran Nafas Akut Atas (ISPA atas) adalah infeksi pada saluran pernafasan di atas laring, yang merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas anak berusia di bawah lima tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran balita penderita ISPA atas yang berobat ke poliklinik anak RSUP DR. M. Djamil Padang tahun 2012-2013. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan data rekam medik balita penderita ISPA atas pada tahun 2012-2013. Seluruh anggota populasi dijadikan sampel sesuai kriteria inklusi dan eksklusi sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 95 orang. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu 54,7% balita penderita ISPA atas adalah laki-laki, 68,4% pada kelompok usia 12-<60 bulan, 84,2% berstatus gizi baik dan 62% bertempat tinggal di daerah rural di Kota Padang. Pada tahun 2012, kejadian ISPA atas terbanyak terjadi pada bulan Agustus yaitu sebesar 8,4% dan pada tahun 2013 kejadian terbanyak terjadi pada bulan April dan November yaitu sebesar 7,4%.Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa kejadian ISPA atas terbanyak adalah laki-laki, pada kelompok balita, dengan status gizi baik, dan umumnya bertempat tinggal di daerah rural. Kejadian ISPA atas ditemukan hampir setiap bulan pada tahun 2012-2013. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan peningkatan pemberian informasi kepada ibu yang mempunyai bayi dan balita mengenai penyakit ISPA serta faktor-faktor yang mempengaruhinya agar angka morbiditas akibat ISPA dapat berkurang.
Hubungan Status Gizi dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Yana Aurora Prathita; Syahredi Syahredi; Nur Indrawati Lipoeto
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v6i1.653

Abstract

Siklus menstruasi merupakan pertanda klinis fungsi reproduksi wanita. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi siklus menstruasi, seperti lemak tubuh. Banyaknya lemak dalam tubuh dapat menyebabkan memanjangnya siklus menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persentase lemak tubuh dan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap keteraturan siklus menstruasi pada wanita. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional study. Populasi adalah seluruh mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Sampel diambil sebanyak 79 responden secara simple random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara dengan kuesioner dan pengukuran antropometri (BB, TB, persentase lemak tubuh dengan menggunakan alat skinfold caliper). Data yang didapatkan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki (IMT) dan persentase lemak tubuh normal, yaitu 72,15% dengan IMT<23,00 kg/m2 dan 64,6% persentase lemak tubuh <22,1%. Tidak ada hubungan yang berarti antara siklus menstruasi dengan IMT dan persentase lemak tubuh, p=0,77 untuk hubungan siklus menstruasi dengan IMT, dan p=0,31 untuk hubungan siklus menstruasi dengan persentase lemak tubuh. Simpulan studi ini adalah tidak terdapat hubungan berarti antara persentase lemak tubuh dan IMT dengan keteraturan siklus menstruasi.
Pengaruh Lama Pemaparan Obat Antinyamuk Elektrik-mat Berbahan Aktif Allethrin Terhadap Aktivitas Katalase Tikus Karolin Trisnawelda; Eti Yerizel; Lili Irawati
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v6i1.644

Abstract

Penggunaan obat antinyamuk elektrik mat telah banyak menggantikan penggunaan obat antinyamuk konvensional lain, dengan allethrin sebagai bahan aktif pada umumnya. Tujuan penelitian ini adalah menentukan pengaruh lama   pemaparan obat antinyamuk terhadap aktivitas katalase sebagai marker radikal bebas. Penelitian eksperimental post test only control group design ini dilakukan di Laboratorium FMIPA dan Laboratorium Biokimia FK UNAND dari September 2013 sampai April 2014. Dua belas ekor tikus wistar jantan (usia 2-3 bulan) dengan berat 180-200 gr dibagi dalam 3 kelompok, dengan jumlah 4 ekor per kelompok. Obat antinyamuk elektrik mat berbahan aktif allethrin (7.42 MV/mat) dipaparkan pada 3 kelompok tikus yaitu kontrol, P1 selama 8 jam/hari (10pm- 6am) dan P2 selama 12 jam/hari (6 p.m-6 a.m) selama 30 hari. Pada hari terakhir penelitian, dilakukan penghitungan aktivitas katalase serum tikus.Hasil menunjukkan penurunan aktivitas katalase serum tikus P2 (1.10±0.005 U/mg) dibandingkan dengan nilai yang diperoleh pada P1 (1.20±0.064 U/mg) dan kontrol (1.64±0.029 U/mg). Didapatkan perbedaan bermakna kadar aktivitas katalase tikus kontrol dan kedua tikus perlakuan (p<0.05). Hubungan antara lama pemaparan obat antinyamuk elektrik mat dan aktivitas katalase pada serum tikus ditunjukkan oleh nilai r = -0.97 pada tes korelasi pearson. Disimpulkan bahwa obat antinyamuk elektrik mat berbahan aktif allethrin berpengaruh terhadap aktivitas katalase pada serum tikus.

Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2025): November 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): March 2025 Vol. 13 No. 3 (2024): November 2024 Vol 13, No 2 (2024): July 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): July 2024 Vol 13, No 1 (2024): March 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): March 2024 Vol. 12 No. 3 (2023): Online November 2023 Vol 12, No 2 (2023): Online July 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): Online July 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): Online March 2023 Vol 12, No 1 (2023): Online March 2023 Vol 11, No 3 (2022): Online November 2022 Vol. 11 No. 3 (2022): Online November 2022 Vol 11, No 2 (2022): Online July 2022 Vol. 11 No. 2 (2022): Online July 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): Online March 2022 Vol 11, No 1 (2022): Online March 2022 Vol 10, No 3 (2021): Online November 2021 Vol. 10 No. 3 (2021): Online November 2021 Vol. 10 No. 2 (2021): Online July 2021 Vol 10, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 10, No 1 (2021): Online March 2021 Vol. 10 No. 1 (2021): Online March 2021 Vol 9, No 4 (2020): Online December 2020 Vol. 9 No. 4 (2020): Online December 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): Online September 2020 Vol 9, No 3 (2020): Online September 2020 Vol 9, No 2 (2020): Online June 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): Online June 2020 Vol 9, No 1 (2020): Online March 2020 Vol. 9 No. 1S (2020): Online January 2020 Vol 9, No 1S (2020): Online January 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): Online March 2020 Vol 8, No 4 (2019): Online December 2019 Vol 8, No 3 (2019): Online September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Online Maret 2019 Vol 8, No 2S (2019): Suplemen 2 Vol 8, No 1S (2019): Suplemen 1 Vol 7, No 4 (2018) Vol 7, No 3 (2018) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7 (2018): Supplement 4 Vol 7 (2018): Supplement 3 Vol 7 (2018): Supplement 2 Vol 7 (2018): Supplement 1 Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 3 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 3 (2015) Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol 3, No 3 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 2, No 3 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 2 (2013): Supplement Vol 1, No 3 (2012) Vol 1, No 3 (2012) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 1 (2012) More Issue