cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 57 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 3 (2021)" : 57 Documents clear
KONSTRUKSI SKEMA KOMUNIKASI MATEMATIS BERDASARKAN GAYA BERPIKIR TEORITIS Mohammad Archi Maulyda; Vivi Rachmatul Hidayati; Muhammad Erfan
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.29 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.4074

Abstract

Komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh anak untuk belajar matematika dengan baik. Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu standar yang diakui oleh NCTM sebagai organisasi guru matematika Internasional. Kemampuan komunikasi setiap orang berbeda-beda, salah satu yang membuatnya berbeda adalah gaya berpikir orang tersebut. Salah satu gaya berpikir yang ada adalah gaya berpikir teoritis. Karena itu peneliti bertujuan untuk memberikan skema komunikasi matematis mahasiswa berdasarkan gaya berpikir teoritis. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif. Peneliti memberikan soal kepada 35 mahasiswa sebagai calon subjek penelitian. Selanjutnya peneliti memilih mahasiswa yang memiliki gaya berpikir teoritis menggunakan indikator Honey-Mumford. Setelah itu hasil pekerjaan subjek di analisis menggunakan indikator komunikasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan subjek menyelesaikan masalah yang diberikan secara runtut dan urut. Skema komunikasi matematis yang terbentuk cenderung sesuai dengan tahapan pemecahan masalah. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa akurasi jawaban mahasiswa yang memiliki gaya berpikir teoritis lebih baik dibandingkan gaya berpikir pragmatis dan reflektif
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI STATISTIS SISWA Iyam Maryati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.054 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3779

Abstract

Literasi statistis adalah bagian dari literasi digital yang sangat penting dimiliki oleh siswa dalam era informasi ini. Strategi dalam meningkatkan kemampuan literasi statistis ini salah satunya dengan pengembangan pembelajaran menggunakan modul yang didesain untuk mengembangkan kemampuan literasi statistis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul statistika untuk mengembangkan kemampuan literasi statistis siswa Madrasah Tsanawiyah/ MTs dan Sekolah Menengah Pertama/SMP yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research & Development). Dengan   menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Dessiminate). Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII di salah satu MTs di Kabupaten Garut. Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar validasi yang diisi oleh ahli bidang pendidikan matematika, lembar penilaian kepraktisan siswa, dan tes hasil belajar dengan soal literasi statistis. Kualitas modul yang dikembangkan ditinjau dari aspek kevalidan, aspek kepraktisan dan aspek keefektifan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah modul termasuk kategori valid, dengan nilai kepraktisan termasuk kategori tinggi. Aspek efektifitas berdasarkan tes hasil belajar dengan soal literasi statistis mengalami peningkatan ditinjau dari hasil pretest dan posttest. Demikian juga dengan hasil pengembangan dalam penelitian ini adalah produk modul pembelajaran statistika yang valid, praktis dan efektif dan layak digunakan untuk siswa MTs/ SMP. Kontribusi dari penelitian ini adalah modul ini dapat digunakan dalam pembelajaran matematika dalam materi statistika.Abstract Statistical literacy is a part of digital literacy which is very important for students in this information age. One of the strategies to improve statistical literacy skills is the development of learning using modules designed to develop statistical literacy skills. This study aims to develop a statistical module to develop valid, practical, and effective statistical literacy skills for students at Madrasah Tsanawiyah/MTs (Junior Islamic Schools) and Sekolah Menengah Pertama/ SMP (Junior High Schools). This research method is a research development (Research & Development). By using the 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate). The data analysis technique used is descriptive qualitative analysis The research subjects were students of class VIII at one of the MTs in Garut Regency. The instruments used consisted of validation sheets filled in by experts in the field of mathematics education, student practicality assessment sheets, and learning outcomes tests with statistical literacy questions. The quality of the developed modules is viewed from the aspects of validity, aspects of practicality and aspects of effectiveness. The result of this research is that the module is categorized as valid, with the practicality value is in the high category. The aspect of effectiveness based on the test of learning outcomes with statistical literacy questions has increased in terms of the results of the pretest and posttest. Likewise, the results of the development in this study are statistics learning module products that are valid, practical and effective and suitable for use for MTs/ SMP students. The contribution of this research is that this module can be used in mathematics learning in statistics material.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA SECARA DARING MEMBOSANKAN BAGI SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI SELF-REPORT SISWA Yoppy Wahyu Purnomo; Jihan Luthfi Salsabila; Ainun Nafisah; Rizki Dwi Rahmawati; Fidariya Mawaddah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.763 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa sekolah dasar dalam pembelajaran matematika secara daring sehingga dapat ditentukan langkah lebih lanjut untuk memperbaiki sistem pembelajaran matematika daring jika terdapat kekurangan atau kesalahan dalam proses pembelajarannya. Metode survei dan studi kasus digunakan untuk menggapai tujuan. Partisipan dalam penelitian ini adalah 79 siswa kelas 4 di salah satu sekolah dasar yang ada di Bantul. Data diambil menggunakan angket persepsi dan dieksplorasi lebih lanjut melalui wawancara kepada 6 siswa berdasarkan level kognisinya. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan kecenderungan data. Di samping itu, transkrip rekaman wawancara dikodekan berdasarkan pola menarik antar peneliti dan kemudian didiskusikan. Triangulasi sumber digunakan untuk menjamin keakuratan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika secara daring cenderung mengarah pada persepsi negatif. Tidak menarik, membosan, tidak efektif mungkin adalah kata-kata yang tepat menggambarkan sikap mereka. Selain itu, ditemukan bahwa level kognisi tidak mesti sejalan dengan minat dan motivasi siswa. Literasi teknologi dan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan zamannya menjadi penting untuk diperhatikan sebagai upaya memfasilitasi guru dan siswa dalam pembelajaran matematika secara daring.
CREATIVITY IN SYNCHRONOUS AND ASYNCHRONOUS LEARNING DURING THE COVID-19 PANDEMIC: A CASE STUDY Muhammad Muzaini; Sri Rahayuningsih; Nasrun Nasrun; Muhammad Hasbi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2757.302 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3897

Abstract

AbstractThe corona virus outbreak has forced all universities to conduct learning online using the internet. We have considered to develop students’ creativity through online learning. We therefore applied synchronous learning and asynchronous learning methods in the classroom and observed how these methods influenced students’ creativity. Purposive sampling technique was used to select one out of 40 students from the Department of Mathematics Education at STKIP YPUP to participate in this study. The subject was chosen because he had fulfilled the criteria of creativity. Data analysis was performed in several stages as follows: 1) analyzing the interview data and the learning videos; 2) performing data reduction by making abstractions; 3) organizing the data in units that were then categorized by coding; 4) checking the data validity by doing time triangulation; 5) analyzing interesting phenomena that are associated with the participant’s creativity. The results of the analysis showed that the subject’s creativity was demonstrated through cognitive flexibility and cognitive fluency, indicated by repeated or cyclic cognitive processes before the participant discovered the solution to the problem. It can be concluded that both synchronous and asynchronous learning methods can support the development of college students’ creativity during the covid-19 pandemic. Keywords: Covid-19 pandemic; creativity; synchronous and asynchronous learning. AbstrakWabah virus corona memaksa semua perguruan tinggi untuk melakukan pembelajaran secara online menggunakan internet. Kami telah mempertimbangkan untuk mengembangkan kreativitas siswa melalui pembelajaran online. Oleh karena itu, kami menerapkan pembelajaran synchronous dan metode pembelajaran asynchronous di kelas dan mengamati bagaimana metode ini mempengaruhi kreativitas siswa. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih satu dari 40 mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika STKIP YPUP untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Subjek dipilih karena telah memenuhi kriteria kreativitas. Analisis data dilakukan dalam beberapa tahapan sebagai berikut: 1) menganalisis data wawancara dan video pembelajaran; 2) melakukan reduksi data dengan membuat abstraksi; 3) mengorganisasikan data dalam satuan-satuan yang kemudian dikategorikan dengan pengkodean; 4) pengecekan keabsahan data dengan melakukan triangulasi waktu; 5) menganalisis fenomena menarik yang terkait dengan kreativitas peserta. Hasil analisis menunjukkan bahwa kreativitas subjek ditunjukkan melalui keluwesan kognitif dan kelancaran kognitif, yang ditunjukkan dengan proses kognitif berulang atau siklik sebelum partisipan menemukan solusi dari masalah. Disimpulkan bahwa metode pembelajaran synchronous dan asynchronous dapat mendukung pengembangan kreativitas mahasiswa selama masa pandemi covid-19. Kata Kunci: Pandemi Covid-19, Kreativitas, Pembelajaran Synchronous dan Asynchronous
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA Sri Ayu; Sekar Dwi Ardianti; Savitri Wanabuliandari
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.079 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3824

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar matematika dan faktor penyebab kesulitan belajar matematika yang dialami oleh siswa kelas IV MI Mambaul Ulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian ini yaitu guru kelas, dan tujuh siswa kelas IV yang teridentifikasi mengalami kesulitan belajar matematika. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kesulitan belajar matematika yang siswa kelas IV MI Mambaul Ulum alami yaitu kesulitan memahami konsep pada bilangan pecahan, kesulitan keterampilan berhitung pada materi perkalian dan pembagian, serta kesulitan memecahkan masalah dalam bentuk soal cerita. 2) Faktor penyebab kesulitan belajar matematika terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internalnya adalah kesehatan tubuh yang tidak optimal, cacat tubuh yaitu penglihatan yang lemah atau mata minus dan pendengaran yang kurang, kecerdasan yang rendah, minat siswa pada pelajaran matematika masih rendah, serta motivasi siswa dalam pembelajaran matematika juga rendah. Sedangkan faktor eksternalnya adalah faktor lingkungan sekolah yaitu penggunaan media pembelajaran matematika yang kurang inovatif, faktor lingkungan keluarga adalah orang tua kurang memperhatikan kegiatan belajar matematika siswa, suasana dirumah kurang baik saat siswa belajar matematika, kegiatan dalam masyarakat yaitu siswa yang terlalu banyak aktivitas sehingga kegiatan belajar siswa menjadi terbengkalai, dan faktor media massa yaitu pengaruh penggunaan gadget dan TV.  Kata kunci: Faktor Penyebab Kesulitan Belajar Matematika; Kesulitan Belajar Matematika AbstractThis study aims to describe the difficulties in learning mathematics in learning mathematics and the factors causing the difficulty in learning mathematics experienced by students in grade IV MI Mambaul Ulum.  This research uses a qualitative approach with a case study design. The subject of  this research is the class teacher, and seven grade IV students who were identified as having difficulty learning mathematics. Data collection techniques in this study are observation, interviews, documentation, and field notes. Data analysis tchniques used in this study are dta reduction, data presentation, and conclusions/verification. The results showed that 1) The difficulty in learning mathematics that the IV grader MI Mambaul Ulum experienced, namely the difficulty in understanding the concept of fractions, difficulty in numeracy skills in the material of multiplication and division, and difficulty solving problems in the form of story problems. 2) Factors that cause difficulty in learning mathematics consist of internal factors and exsternal factors. Internal factors are body health that is not optimal, body defects, namely weak eyesight or minus eyes and poor hearing, low intelligence, student interest in mathematics is still low,  and students motivation in learning mathematics is also low. While the external factor is the school environment factor, namely the use of less innovative mathematics learning media, family environmental factors, are parents pay less attention to students mathematics learning activities, the atmosphere at home is not good when students study math, activities in the community namely students who have too much activity so that students learning activities become neglected, and mass media factors, namely the influence of the use of gadgets and television.  Keywords: Difficulty learning math; Factors that cause difficulty in learning mathematics
IMPROVING STUDENT’S LEARNING OUTCOMES BY USING MICROSOFT EXCEL AND STATISTICAL PROGRAM OF SOCIAL SCIENCE Herlina Herlina
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.049 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3888

Abstract

AbstractOne of the factors causing the low score of student learning outcomes Statistics and Probability on midterm exams is that during practice or studying on their own, students feel the complexity of solving questions about data analysis in Statistics and Probability courses and the difficulty of obtaining confirmation of correct answers. This encourages to find alternative solutions. One of them is using Excel and Statistical Program of Social Science (SPSS) software in Statistics and Probability learning. The purpose of this research is to improve the learning outcomes of Statistics and Probability using Excel and SPSS software. The method used in this research is the One-Group Pretest-Posttest Design. Samples were selected using the Cluster Random Sampling technique. To see if there is an increase in learning outcomes, it is done by comparing the average learning outcomes of the midterm exams (before using Excel and SPSS software) and final semester exams (after using Excel and SPSS software). The results of the Wicoxon test showed Asymp. Sig. (2-tailed) 0.000 less than 0.05, so it can be concluded that the pretest and posttest means are significantly different. This shows that there is an increase in learning outcomes before and after learning using Excel and SPSS software, so it is concluded that student learning outcomes in Statistics and Probability courses can be improved through learning by using Excel and SPSS software. Keywords: excel; learning outcomes; software; SPSS Abstrak Salah satu faktor penyebab rendahnya nilai hasil belajar Statistik dan Probabilitas mahasiswa pada ujian tengah semester disebabkan pada saat latihan atau belajar sendiri. Mahasiswa merasakan rumitnya penyelesaian soal tentang analisis data pada mata kuliah Statistik dan Probabilitas dan sulitnya memperoleh konfirmasi jawaban benar. Hal ini mendorong untuk menemukan alternatif solusi. Salah satu alternative solusi adalah memanfaatkan software Excel dan Statistical Program of Social Science(SPSS) dalam pembelajaran Statistik dan Probabilitas.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Statistik dan Probabilitas menggunakan software Excel dan SPSS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dipilih dengan teknik Cluster random Sampling. Untuk melihat apakah ada peningkatan hasil belajar, dilakukan dengan membandingkan rata-rata hasil belajar ujian tengah semester (sebelum memanfaatkan software Excel dan SPSS) dan ujian akhir semester (setelah memanfaatkan software Excel dan SPSS). Hasil uji Wicoxon menunjukkan Asymp. Sig. (2-tailed) 0,000 kurang dari 0,05 sehingga disimpulkan bahwa rata-rata pretest dan posttest berbeda  secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar sebelum dan sesudah pembelajaran memanfaatkan software Excel dan SPSS, sehingga disimpulkan bahwa hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Statistik dan Probabilitas dapat ditingkatkan melalui pembelajaran dengan memanfaatkan software Excel dan SPSS.Kata kunci: excel; hasil belajar; software; SPSS. 
DISAIN PEMBELAJARAN PROGRAM LINEAR BERBASIS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) Armiati Armiati; Sutiaharni Sutiaharni
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.346 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan disain pembelajaran matematika topik program linear berbasis Realistic Mathematics Education pada program keahlian akuntansi dan keuangan kelas X SMK. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dan Model pengembangan yang digunakan adalah model Plomp, yang memuat tiga tahapan yaitu tahap prelimenary, tahap disain dan tahap assessment. Namun, pada artikel ini hanya membahas efektivitas disain pembelajaran topik program linear terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang termasuk pada tahap assessment.  Sebagai subjek dalam tahap ini adalah siswa SMK kelas X, dengan instrumen berupaa tes kemampuan pemecahan masalah yang dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pada tahap one-to-one evaluation disain pembelajaran topik program linear belum memiliki dampak yang berarti untuk siswa kemampuan rendah. Namun berpotensi untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang berkemampuan sedang dan tinggi. Pada tahap small group evaluation disain pembelajaran topik program linear sudah efektif, karena jumlah siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) melebih 60% yaitu 5 dari 6 orang. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan disain pembelajaran topik program linear ini memberikan dampak positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, dengan rata-rata untuk keseluruhan indikator adalah 81,85%.