AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and IslÄmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Articles
41 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9, No 4 (2020)"
:
41 Documents
clear
PROSES BERPIKIR MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA EKONOMI DITINJAU DARI KECERDASAN LOGIS MATEMATIS
Asmaul Husna;
Yudhi Hanggara;
Nina Agustyaningrum
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (181.119 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.3124
Proses berpikir mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika berbeda setiap individunya, salah satu faktornya adalah kecerdasan logis matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir mahasiswa semester VI Program studi pendidikan matematika Universitas Riau kepulauan dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan langkah-langkah Polya ditinjau dari kecerdasan logis matematis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tes kecerdasan logis matematis, pemecahan masalah ekonomi dan wawancara. Teknik keabsahan data yang digunakan pada penelitian ini adalah triangulasi waktu. Teknik analisis data yang digunakan adalah konsep Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mahasiswa dengan kecerdasan logis matematis tinggi dalam memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan penyelesaian, dan melihat kembali melakukan proses berpikir asimilasi. Proses berpikir siswa dengan kecerdasan logis matematis sedang dalam memahami masalah dan merencanakan masalah melakukan proses berpikir asimilasi, sedangkan untuk melaksanakan rencana penyelesaian dan melihat kembali melakukan proses berpikir akomodasi. Kemudian untuk mahasiswa dengan kecerdasan logis matematis rendah dalam memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian dan melihat kembali melakukan proses berpikir akomodasi.The thinking process in solving Math problems is different one another due to their mathematical logical intelligence. This study aims at describing the thinking process among the sixth semester students of Mathematics Education Study Program, Riau Kepulauan Unversity based on Polya's steps on students' logical-mathematical intelligence. This research can be categorized as qualitative descriptive study. Data collection was done using Math logical intelligence tests, economic problem-solving and interviews. The data validity technique used triangulation of time. The data analysis technique adopted Miles and Huberman concept, i.e. data reduction, data presentation, and conclusion making. The results of this study revealed that the students with high mathematical logical intelligence for solving Mathematical economics in understanding problems, planning solutions, performing solutions and reviewing showed an assimilation thinking process. The moderate mathematical logical intelligence students in understanding and planning the problem are performing an assimilation thinking process, while in executing the plan and reviewing was using an accommodation thinking process. The students with low mathematical logical intelligence in understanding problems, planning solutions, implementing the completion plans and reviewing employed an accommodation thinking process.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS HIGH ORDER THINKING SKILLS PADA MATERI HIMPUNAN
Gunawan Gunawan;
Erni Widiyastuti;
Salma Nur Azizah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (565.798 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.3157
Penelitian ini menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Matematika bermuatan HOTS. Proses pengembangan LKPD ini menggunakan model-4D yang dikemukakan oleh Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahap yaitu pendefinisian, desain, pengembangan, dan uji produk. Subyek yang digunakan adalah siswa kelas VIIISMPNegeri 2 Karanglewas.Teknik pengumpulan data meliputi angket hasil validasi dan kepraktisan. Analisis data yang dipakai meliputi data kualitatif dan kuantitatif. Hasil uji validasi LKPD dari ketiga validator diperoleh skor rata-rata 3,13 yang menunjukkan LKPD valid. Hasil uji kepraktisan LKPD diperoleh rata-rata 3,01 yang berarti praktis. Dengan demikian, LKPD berbasis HOTS materi Himpunan valid dan praktis serta dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Abstract This research produce Mathematics Student Worksheets containing High Order Thinking Skills (HOTS). The process of Student Worksheets development was conducted using the 4D model proposed by Thiagaradjan consisted of 4 stages, namely the stage of define, design, develop, and disseminate. The subjects used were grade VIII students of SMP Negeri 2 Karanglewas. The data technique used was a questionnaire of validation results and practicality. The data analysis used includes qualitative and quantitative data. The Student Worksheets validation test results from the three validators obtained an average score of 3.13 which indicates a valid. LKPD practicality test results obtained an average of 3.01 which means practical. Thus, the student worksheets based HOTS of set material is valid and practical and can be used in learning activities.
PENGEMBANGAN BUKU DIGITAL PADA MATERI PERSAMAAN GARIS SINGGUNG LINGKARAN
Linda Rosmery Tambunan;
Elvira Sundari
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (13.46 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.3084
Perkembangan teknologi semakin canggih dengan bukti adanya perkembangan era revolusi industri 4.0. Perkembangan ini berpengaruh pada bidang pendidikan, yang mana pembelajaran menuntut memanfaatkan alat teknologi, sesuai dengan kurikulum 2013. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan buku digital pada materi persamaan garis singgung lingkaran kelas XI SMA yang valid. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi. Data dianalisis dengan statistika deskriptif untuk mencari persentase skor rata-rata dengan bantuam msi. Hasil yang diperoleh adalah buku digital memenuhi kategori yang valid dari aspek materi dan aspek media dengan hasil persentase 64,7%. Jadi, buku digital pada materi persamaan garis singgung lingkaran kelas XI SMA yang dikembangkan dinyatakan valid.The development of technology is increasingly sophisticated with evidence of the development of the industrial revolution era 4.0. This development has an effect on the field of education, where learning requires the use of technological tools, in accordance with the 2013 curriculum. The purpose of this study is to develop a digital book on the material tangent to circle class XI SMA which is valid. This research is a development research with the ADDIE model. The data collection technique used was a questionnaire. The research instrument used was a validation sheet. Data were analyzed using descriptive statistics to find the average score percentage with msi assistance. The results obtained are digital books that meet valid categories in terms of material aspects and media aspects with a percentage of 64.7%. So, the digital book on the material for the tangent equations to circle class XI SMA that was developed is declared valid.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA
Dwi Oktaviana;
Rahman Haryadi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.479 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.3069
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa dengan model Problem Based Learning (PBL) lebih baik dari pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester V kelas A dan B IKIP PGRI Pontianak dengan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal tes kemampuan pemecahan masalah pada mata kuliah matematika diskrit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah dimana pengujian hipotesis dengan menggunakan uji Mann-Whitney diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka rata-rata kemampuan pemecahan masalah dengan menggunakan model PBL lebih besar daripada rata-rata kemampuan pemecahan masalah dengan menggunakan pembelajaran langsung. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mahasiswa yang pembelajarannya menerapkan pembelajaran dengan model PBL peningkatan kemampuan pemecahan masalah secara signifikan lebih baik dibandingkan dengan siswa yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran langsung. The purpose of this study was to determine whether the increase in student problem solving abilities with the Problem Based Learning (PBL) model was better than direct learning. This research is a quasi experimental study with a pretest-posttest control group design. The sample in this study were the fifth semester students of class A and B IKIP PGRI Pontianak with cluster random sampling technique. The research instrument used was a test problem solving ability in discrete mathematics courses. The results showed that there was an increase in problem solving abilities where hypothesis testing using the Mann-Whitney test obtained Asymp. Sig. (2-tailed) of 0,000 less than 0,05, the average problem solving ability using the PBL model is greater than the average problem solving ability using direct learning. From the results of the study, it can be concluded thet students whose learning applies PBL model increase their problem solving abilities significantly better than students whose learning used direct learning.
THE REWARD OF WORSHIP IN RAMADHAN DURING COVID-19 PANDEMIC: A MATHEMATICAL ANALYSIS
Akhsanul Inam;
Maya Rayungsari
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (208.823 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.3065
This research aims at analyzing the rewards obtained from carrying out worship in Ramadhan during the Covid-19 Pandemic Period. The research approach applied was qualitative with the type of library research. The objects of the research were prayer, reading Al Qur’an and Al-Hadith. The Covid-19 pandemic period, according to the regulation issued by the government of Indonesia in the form of social distancing, gave great impacts on the implementation of worship during Ramadhan. The data were analyzed based on the stipulations and guidelines of implementing the worship, especially during Ramadhan, which had been analyzed using mathematical calculations. The research results showed that the reward of implementing worship during the Covid-19 pandemic period was tremendous either in quantitative or qualitative calculations. In addition, it focused on the quality, so that the results of this research can be utilized as a basis for improving the quality of worship. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis manfaat yang diperoleh dari melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan selama Periode Pandemi Covid-19. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Objek penelitiannya adalah shalat, membaca Al-Qur'an dan Al-Hadits. Masa pandemi Covid-19, menurut aturan yang dikeluarkan pemerintah Indonesia berupa social distancing, berdampak besar pada penyelenggaraan ibadah selama Ramadhan. Data dianalisis berdasarkan ketentuan dan pedoman pelaksanaan ibadah khususnya pada bulan Ramadhan yang dianalisis menggunakan perhitungan matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pahala melaksanakan ibadah selama periode pandemi Covid-19 sangat besar baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Selain itu juga menitikberatkan pada kualitas, sehingga hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar untuk peningkatan kualitas ibadah.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA PISA PADA KONTEN CHANGE AND RELATIONSHIP
Dede Pranitasari;
Novisita Ratu
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (745.319 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.2685
Keberhasilan siswa yang kurang optimal terhadap literasi matematika dalam PISA tentunya dikarenakan siswa mengalami kesulitan sehingga menyebabkan kesalahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan yang dilakukan siswa SMA dalam menyelesaikan soal matematika PISA pada konten change and relationship. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 3 siswa kelas X MIPA 3 SMA Negeri 1 Tuntang dengan jenis kesalahan terbanyak. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kesalahan yang dilakukan oleh ketiga subjek dalam menyelesaikan soal matematika PISA pada konten change and relationship berdasarkan NEA (Newman’s Error Analysis) pada soal nomor 1, 2, dan 3 adalah kesalahan dalam memahami soal (comprehension), kesalahan dalam mengubah permasalahan pada soal ke bentuk matematika (transformation), dan kesalahan dalam menuliskan atau menyimpulkan hasil akhir (encoding). Kesalahan tersebut terjadi dikarenakan untuk menyelesaikan soal membutuhkan penalaran yang tinggi sehingga subjek mengalami kesulitan, kebingungan, dan kurang berminat baik dalam menyaring informasi atau menyelesaikan soal sesuai dengn prosedur matematika yang relevan.The success of the non-optimal students toward mathematics literacy in PISA is absolutely caused by the difficulties they had in which provoked failures and mistakes. Hence, this study investigated the types of mistakes that were done by senior high school students in doing PISA’s mathematics questions, especially in ‘change and relationship’ content. It is a descriptive qualitative study. The participants of the study were students from X Math and Science 3 of SMA Negeri 1 Tuntang with the most plenteous types of mistakes. The data were collected from tests and interview sessions. The results of this study showed that the mistakes which were done by three subjects in doing PISA’s mathematics questions written in ‘change and relationship’ content based on NEA (Newman’s Error Analysis) number 1, 2, 3 were generally the failure in comprehending questions (comprehension), the failure in changing problems mentioned in the questions into mathematic format (transformation), and the failure in writing or concluding the final results (encoding). These errors occur because solving problems requires high reasoning so that the subject experience difficulty, confusion, and is not interested in both filtering information or solving problems in accordance with relevan mathematical prosedures.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF KALKULUS DENGAN WOLFRAM CDF PLAYER PADA KELAS SEMU SCHOOLOGY
Adi Nurcahyo;
Naufal Ishartono;
Nugroho Arif Sudibyo
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (513.418 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.3137
Penggunaan teknologi dengan menerapkan e-learning merupakan hal yang dibutuhkan dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat hasil dari implementasi pembelajaran kalkulus dengan Wolfram CDF ke dalam kelas semu Schoology. Metode perancangan sistem yang digunakan yaitu RAD (Rapid Application Development). Tahapan yang dilakukan meliputi 1) Requirement planning (perencanaan kebutuhan), 2) User design (desain pengguna), 3) Construction (pembangunan sistem), dan 4) Cut over (evaluasi). Teknik pengambilan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan angket. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa semester satu Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMS tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 120 mahasiswa. Hasil dari penelitian ini berupa suatu media pembelajaran interaktif kalkulus dengan kelas semu Schoology. Penerapan teknologi yang dilakukan dengan Wolfram CDF dan Schoology membantu dalam kegiatan pembelajaran. Sebanyak 87 mahasiswa menyatakan media pembelajaran tergolong sangat baik dan 33 mahasiswa menyatakan media pembelajaran tergolong baik. Dengan adanya pembelajaran kelas semu yang digunakan, mahasiswa juga mendapatkan beberapa manfaat lain dalam pembelajaran kelas online diantaranya pemahaman tentang kemampuan informasi dan teknologi. Abstract The use of technology by implementing e-learning is what is needed in learning. The purpose of this study is to see the results of the implementation of calculus learning with Wolfram CDF in the Schoology pseudo-class. The system design method used is RAD (Rapid Application Development). The stages carried out include 1) Requirement planning, 2) User design, 3) Construction and 4) Cutover. The data collection techniques used were observation, interviews, and questionnaires. The subjects of this research were 120 students in the first semester of the Mathematics Education Study Program FKIP UMS academic year 2018/2019. The results of this study were in the form of a calculus interactive learning media with Schoology pseudo-class. The application of technology with Wolfram CDF and Schoology helps in learning activities. A total of 87 students stated that the learning media was very good and 33 students stated that the learning media was good. With the pseudo classroom learning used, students also get several other benefits in online classroom learning including an understanding of information and technology skills.
PENGARUH EDMODO TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA
Rafika Dewi Satriani;
Muhammad Nur Wangid;
Purwono PA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (215.149 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.3181
Tujuan dari studi ini yakni untuk menguji pengaruh positif edmodo terhadap pemahaman konsep matematika serta kemandirian dalam belajar pada mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Yogyakarta secara terpisah dan secara bersama-sama. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Desain dalam penelitian ini memakai pretest-postest control group design. Sampel penelitian ini yakni 70 Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Yogyakarta. Sampel ditentukan menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pemahaman konsep matematika dan angket kemandirian belajar. Analisis data dilakukan dengan pengujian hipotesis menggunakan uji t dan uji MANOVA. Hasil penelitian memperlihatkan: (1) Ada pengaruh positif edmodo terhadap pemahaman konsep matematika mahasiswa berdasarkan taraf sig 0,00<0.05; (2) Ada pengaruh positif edmodo terhadap dan kemandirian belajar mahasiswa berdasarkan taraf sig 0,00<0.05; (3) Ada pengaruh positif edmodo terhadap pemahaman konsep matematika dan kemandirian belajar mahasiswa berdasarkan taraf sig 0,00<0.05.The purpose of this study is to examine the positive effect of Edmodo on understanding mathematical concepts and self regulated learning in students of Primary School Teacher Education Universitas Negeri Yogyakarta separately and collectively. This research is a quasi-experimental research. The design in this study used a pretest-posttest control group design. The sample of this research is 70 students of Primary School Teacher Education Universitas Negeri Yogyakarta. The sample was determined using cluster random sampling technique. The data collection technique used a test of understanding mathematical concepts and a questionnaire for independent learning. Data analysis was performed by testing the hypothesis using the t test and MANOVA test. The results showed: (1) There is a positive effect of Edmodo on students' understanding of mathematical concepts based on the sig level 0.00 <0.05; (2) There is a positive effect of Edmodo on and independent learning of students based on the sig level 0.00 <0.05; (3) There is a positive effect of Edmodo on the understanding of mathematical concepts and student learning independence based on the sig level 0.00 <0.05.
ANALISIS PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE GURU MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DITINJAU DARI SEGI GENDER
Khumaeroh Dwi Nur'aini;
Sadrack Luden Pagiling
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.729 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.3171
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pedagogical content knowledge (PCK) guru matematika SMP di kabupaten Merauke pada materi segiempat yang ditinjau dari segi gender. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek terdiri atas dua guru perempuan dan dua guru laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penyebaran kuesioner PCK dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu triangulasi teknik yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan pengetahuan konten guru perempuan lebih baik daripada guru laki-laki. Untuk pengetahuan pedagogik keempat guru menunjukkan penguasaan tentang kurikulum dan kemampuan siswanya dengan sangat baik. Namun terkait rencana pembelajaran masing-masing guru memiliki rencana yang berbeda, ada yang menyusun RPP berdasarkan anjuran Kemendikbud 2020 dan ada pula yang menyusun RPP berdasarkan Kurikulum 2013, namun inti pembelajarannya sama, menggunakan metode pembelajaran diskusi dan tanya jawab untuk mengeksplorasi pengetahuan dan menemukan penyelesaian. Untuk pelaksanaan pembelajaran baik guru laki-laki maupun guru perempuan sama-sama representasi berupa benda-benda di sekitar siswa dengan harapan siswa dapat lebih mudah memahami materi bangun segiempat. Untuk pengetahuan terkait teknik evaluasi pembelajaran, baik guru laki-laki maupun guru perempuan memiliki pengetahuan dalam penilaian proses dan hasil belajar yang baik dengan mempertimbangkan tingkat pemahaman dan kemampuan siswa. The purpose of this paper is to describe the pedagogical content knowledge (PCK) of junior high school mathematics teachers in Merauke district on quadrilateral in terms of gender. This type of research is descriptive qualitative. Subjects consisted of one female teacher and one male teacher. Data collection techniques used in this study were distributing PCK questionnaires and interviews. The data analysis technique used is the triangulation technique which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results of this study indicate that female teachers' content knowledge is better than male teachers. For pedagogic knowledge, both female and male teachers demonstrated excellent mastery of the curriculum and the abilities of their students. However, regarding the learning plan, each teacher has a different plan, there are those who prepare lesson plans based on recommendations from the Ministry of Education and Culture 2020 and some are compiling lesson plans based on the 2013 Curriculum, but the core of learning is the same, using discussion and question and answer learning methods to explore knowledge and find solutions. For the implementation of learning, both male and female teachers are representations of objects around students with the hope that students can more easily understand the material of rectangular shapes. For knowledge related to learning evaluation techniques, both male and female teachers have good knowledge in assessing learning processes and outcomes by considering the level of understanding and ability of students
BAHAN AJAR MATEMATIKA BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATERI FUNGSI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS
Yuherni Yuherni;
Maimunah Maimunah;
Putri Yuanita
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1694.772 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.2976
Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar berbasis kontekstual pada materi fungsi untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Rambah. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan (Research & Development) menggunakan model pengembangan Bord and Gall Instrumen penelitian berupa lembar validasi, lembar angket respon peserta didik dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM).Persentase rata-rata hasil validasi bahan ajar panduan peserta didik adalah 81,09 % dengan kategori sangat valid dan persentase bahan ajar panduan guru adalah 87,01% dengan kategori sangat valid. Hasil angket repon peserta didik terhadap bahan ajar sebesar 84,05 % dengan kategori sangat praktis dan tidak ada revisi lagi sehingga bahan ajar praktis digunakan dalam pembelajaran matematika materi fungsi. Hasil uji coba bahan ajar berdasarkan tes KPMM peserta didik menunjukkan bahwa nilai rata-rata KPMM peserta didik kelas eksperimen (89,16) lebih tinggi dari pada kelas kontrol (67,97). Berdasarkan tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan maka pengembangan bahan ajar matematika berbasis kontekstual dapat meningkatkan KPMM peserta didik pada materi fungsi.The purpose of this study is to produce contextual-based teaching materials on function materials to improve the mathematical problem solving capabilities of students in Grade X of Sma Negeri 1 Rambah. This type of research isresearch & development using Bord and Gall development model. Research instruments in the form of validation sheets, questionnaires of students' responses and tests of mathematical problem solving skills (KPMM). The percentageof rata-average teacher guide teaching material validation results is 81.09% with a very valid category and the percentage of teacher guide teaching materials is 87.01% with a very valid category. The results of the student repon questionnaire on teaching materials amounted to 84.05% with very practical categories and no revisions so that practical teaching materials were used in the learning of mathematical function materials. The results of the teaching materials trial based on the KPMM test of the learners showed that the average score of the experiment class students (89.16) was higher than in the control class (67.97). Based on the level of validity, practicality and effectiveness, the development of contextual-based mathematical teachingmaterials can increase the KPMM of students in fungsi materials.