cover
Contact Name
Wuri Handayani, Ph.D.
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada Jalan Sosio Humaniora No. 1, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Indonesian Economy and Business
ISSN : 20858272     EISSN : 23385847     DOI : -
Core Subject : Economy,
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) is open access, peer-reviewed journal whose objectives is to publish original research papers related to the Indonesian economy and business issues. This journal is also dedicated to disseminating the published articles freely for international academicians, researchers, practitioners, regulators, and public societies. The journal welcomes author from any institutional backgrounds and accepts rigorous empirical or theoretical research paper with any methods or approach that is relevant to the Indonesian economy and business content, as long as the research fits one of three salient disciplines: economics, business, or accounting.
Articles 989 Documents
EKONOMI MORAL Mubyarto Mubyarto
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 4, No 1 (1989): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.459 KB)

Abstract

Dalam suatu pertemuan ilmiah pernah ada pernyataan luguyang mengesanhan pengeitian ekonomi sebagai sesuatu yang salah, yang tidakseharusnya diperkembangkan. Dinyatakan sebagai semacam protes bahwa "sekarangini kok nampaknya pariwisata pun sudah diekonomikan"! Mudah-mudahan yangdimaksudkan adalah bahwa pariwisata sudah "dikomersialkan" bukan"diekonomikan". Dan pengeitian ekonomi memang berbeda dengan komersial,meskipun memang dalam buku-buku teks ekonomi diajarkan bahwa ekonomi yangmaju adalah ekonomi yang semakin komersial.Konsep ekonomi moral yang akan kami bahas sekarang ini tidaklah sama sekaliberbeda dengan moralitas yang mendasari pikiran Smith dalam The Moral Sentiment.Moralitas secara umum bisa diartikan sebagai (kepatuhan pada) aturan hidup yangbijaksana, yang berarti mengandung tujuan baik dan bagi kebaikan semua orang. Danekonomi moral tidak lain adalah suatu (aturan) kehidupan berekonomi di manaberbagai kepentingan ekonomi dalam masyarakat bersifat tenggang-menenggang(secara otomatis) tanpa perlu ada campur tangan pihak ketiga untukmengembangkannya.
BEBERAPA CATATAN TENTANG RAPBN 1988/89 DAN ALTERNATIF STRATEGI PELAKSANAANNYA Gunawan Sumodiningrat
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 3, No 1 (1988): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.233 KB)

Abstract

Dengan situasi perekonomian dunia sampai saat ini, maka RAPBN1988/89 sebesar 28,9 trilyun ini nampaknya cukup realistis. Demikian puladengan pergeseran prior'rtas pada pos-pos pengeluaran menunjukkan adanyaperhatian yang semakin menyeluruh terhadap pemerataan hasil pembangunan.Namun demikian harus disadari bahwa APBN hanyalah satu sisi pengeluaran daripelaku ekonomi, dengan demikian besar kecilnya dana APBN janganlahdipandang sebagai salah satu sumber utama pembangunan. Komitmen dan keikutsertaan pelaku ekonomi secara murni dan konsekwen merupakan modal dasaruntuk melestarikan hasil pembangunan.
PERILAKU BERBELANJA KONSUMEN ERA 90'AN DAN STRATEGI PEMASARAN Basu Swastha Dharmesta
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 8, No 1 (1993): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3694.012 KB)

Abstract

Perilaku konsumen yang banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan perludiprediksi untuk mengembangkan strategi pemasaran secara tepat. Kerangkakonseptual untuk menganalisis perihku konsumen mencakup kaitan antara aspekaspekcognition dan affect, lingkungan, perlahku dan strategi pemasaran.Perilaku konsumen di Indonesia pada tahun ‘90an banyak diwarnai berbagaimasalah konsumerisme, serta berbagai perubahan kondisi perekonomian, faktorfaktoryang membentuk perilaku konsumen itu sendiri dan orientasi gaya hidupmasa mendatang.
PENENTUAN HARGA POKOK KOPI DI TINGKAT PETANI Revrisond Baswir
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 5, No 2 (1990): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.171 KB)

Abstract

Berdasarkan perbandingan antara nilai rupiah dengan US dolar, harga jual kopi(robusta) di tingkat petani saat ini tergolong yang paling rendah dalam sejarahperkopian Indonesia. Dalam periode 1976-1982, harga jual kopi di tingkat petaniselalu berada di atas 2 US dollar/kg. Bahkan pada tahun 1977, harga jual kopi ditingkat petani pernah mendekati 2,00 US dollar/kg. Harga jual di bawah 1,00 USdollar mulai terjadi sejak 1983. Walaupun demikian, untuk periode 1983-1988, hargajual di tingkat petani tetap tidak berada terlalu jauh di bawah 1 US dollar. Saat ini,harga kopi di tingkat petani hanya berkisar sekitar 0,60 US dollar atau sekitarRpl.000,00 /kg. Harga jual yang rendah ini tentu memprihatinkan semua pihak. Pada tingkat pertama, harga jual yang rendah pada tingkat petani itu tentu akan berpengaruh secara langsung pada tingkat kesejahteraan petani. Dengan berkurangnya surplus yang diperoleh petani maka akan berkurang pula motivasi petani untuk meningkatkan jumlah dan mutu produksinya. Pada tingkat kedua, jumlah dan mutu produksi yang rendah disertai dengan harga jual yang rendah, akan berpengaruh pula secara langsung terhadap devisa yang dapat dikumpulkan dari hasil ekspor kopi. Hal yang terakhir ini tentu saja tidak sejalan dengan usaha meningkatkan ekspor non-migas yang sedang digalakkan pemerintah.
ANALISIS EKONOMIKA DALAM PENENTUAN HARGA ENERGI: BERBAGAI MODEL TERAPAN Faried Wijaya Mansoer
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 4, No 1 (1989): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.477 KB)

Abstract

Energi merupakan sumber dan juga komoditi yang diperlukan untuk kehidupanekonomi dan pembangunan. Industri, pengangkutan, berbagai sektor jasa, sektorrumah tangga, dan sektor-sektor lainnya, semuanya memerlukan energi untukmengoperasikannya. Semakin maju dan kaya suatu negara maka semakin besar pulakonsumsi energinya. Ada berbagai macam jenis energi primer utama seperti minyakbumi, batu bara, gas alam, geothermal, hidro, yang merupakan sumber energi maupunjenis lain yang bagi kita masih merupakan eksperimental seperti nuklir, surya(matahari), angin dan sebagai-nya; maupun yang bersifat tradisional yaitu kayu,biomas dan sebagainya. Pada tulisan ini dibahas sumber energi primer utama sertaenergi sekunder berupa tenaga listrik.
TINJAUAN TEORITIS TENTANG TEORI HARGA BIAYA MARGINAL DAN BEBAN PUNCAK PADA INDUSTRI PELAYANAN PUBLIK DAN PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK Faried Wijaya
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 3, No 1 (1988): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2422.041 KB)

Abstract

Tinjauan teoritis ini akan meliputi tinjauan terhadap teori harga biayamarginal neoklasikal "tradisional" dan teori-teori harga beban puncak yang lebihbaru (hangat). Yang pertama lebih bersifat pedoman penentuan harga secaraumum, sedang dua yang terakhir terutama membahas masalah biaya bersama(joint cost) yang ditemui pada kasus industri tenaga listrik dan industri pelayananpublik, di mana terdapat dua atau lebih periode permintaan yang berbeda.
SEBUAH CATATAN ATAS ANALISIS EKONOMI FERTILITAS MODEL BECKER Iswardono S. Permono
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 2, No 1 (1987): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.729 KB)

Abstract

Kepustakaan yang menganalisis masalah fertilitas, baik di negara maju maupun di negara berkembang sudah sangat banyak. Berbagai kepustakaan itu menyebutkan beberapa faktor yang bersifat kompleks yang mempengaruhi fertilitas. Hal ini disebabkan oleh banyaknya faktor seperti biologi, sosial, psikologi dan ekonomi yang mempengaruhi perilaku manusia.Dari berbagai kepustakaan tersebut, pendekatan terhadap fertilitas dapatdikelompokkan ke dalam beberapa model sebagai berikut: (1) Model Sosio-Demografis, (2) Model Becker (Ekonomi Rumah Tangga), (3) Model Leibenstein, (4) Model Easterlin, (5) Model Caldwell, (6) Model Sosio-Psikologis, (7) Model Strukturalis, dan (8) Model "Threshold".
ALOKASIFAKTOR PRODUKSIPADAINDUSTRI PENGOLAHAN TEH DI JAWA TENGAH Syafri Syafri
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 5, No 1 (1990): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2594.327 KB)

Abstract

Masalah yang sedang hangat dibicarakan di negara sedang berkembangadalah keterbatasan kemampuan sektor modern menyerap sejumlah besar tenagakerja tidak produktif yang berasal dari sektor tradisional. Sungguhpunpertumbuhan produksi tinggi, kesempatan kerja bertumbuh agak lamban (Todaro,1983). Masalah ini juga dihadapi oleh Indonesia. Dalam periode 1980-1985, nilaitambah industri pengolahan bertumbuh 8,96% per tahun sedangkan kesempatankerja bertumbuh hanya 4,37% per tahun.Banyak pengamat berkeyakinan bahwa teknik produksi yang diterapkanpada perusahaan industri pengolahan mengakibatkan substitusi antara modal dantenaga kerja sukar, akibatnya kemampuan menyerap tenaga kerja terbatas.Pengamat lain mengatakan ketidaksempurnaan pasar faktor produksi dapatmuncul, sekurang-kurangnya sebagian, pada perusahaan industri pengolahan yangmemiliki pertumbuhan kesempatan kerja rendah. Perusahaan mungkin dirangsangmenggunakan teknologi padat modal oleh peraturan perdagangan luar negeridimana mesin-mesin impor untuk keperluan industri disubsidi. Tingkat upah padaindustri pengolahan juga mungkin terdorong naik di atas tingkat upah minimumsebagai akibat tekanan dari serikat pekerja dan campur tangan pemerintah dalamcolective bargaining (Clague, 1969).
INDUSTRIALISASI DAN ENERGI Sukanto Reksohadiprodjo
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 5, No 2 (1990): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.334 KB)

Abstract

Aneka industri mencapai pertumbuhan dan pemerataan, memanfaatkan teknologicanggih dan madya, serta padat modal dan padat karya. Industri kecil dan rumah tangga mempunyai misi pemerataan, memanfaatkan teknologi madya dan sederhana serta padat karya.Perkembangan industri diarahkan agar diperoleh pendalaman serta penguatanstruktural, pertumbuhan industri mesin dan elektronika, industri kecil, industriberorientasi ekspor, peningkatan dalam penelitian dan pengembangan perangkatlunak, rekayasa dan rancang bangun serta ketrampilan karyawan industri.
THE EFFECT OF INTERNAL AND EXTERNAL ACCOUNTABILITY, JOB MOTIVATION AND EDUCATION ON LOCAL GOVERNMENT OFFICIAL’S PERFORMANCE Kathleen Asyera Risakotta; Rusdi Akbar
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 33, No 3 (2018): September
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.829 KB) | DOI: 10.22146/jieb.13921

Abstract

This study aims to empirically analyze the influence of internal and external accountabilities, job motivation and education on the performance of local government officials with organizational commitment as the intervening variable. This study used a mixed method that consists of Partial Least Square (PLS) for the analysis of the quantitative and a thematic content analysis for the qualitative approach. The sample includes 224 government officers from the Provincial Government of Maluku Province and Ambon City Council. The result of this study shows that internal accountability, job motivation and organizational commitment have a positive influence on the performance of the local government employees, while both external accountability and education do not play a positive role in their organizational commitment. These are the driving factor for organizations to improve the accountability and performance of government institutions, so that good governance may occur in the future. The results of this study could be used as advices to local governments on their employee training programs in order to improve the performance of the employees of local government agencies. 

Filter by Year

1986 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 36, No 1 (2021): January Vol 35, No 3 (2020): September Vol 35, No 2 (2020): May Vol 35, No 1 (2020): January Vol 34, No 3 (2019): September Vol 34, No 2 (2019): May Vol 34, No 1 (2019): January Vol 33, No 3 (2018): September Vol 33, No 2 (2018): May Vol 33, No 1 (2018): January Vol 32, No 3 (2017): September Vol 32, No 2 (2017): May Vol 32, No 1 (2017): January Vol 31, No 3 (2016): September Vol 31, No 2 (2016): May Vol 31, No 1 (2016): January Vol 30, No 3 (2015): September Vol 30, No 2 (2015): May Vol 30, No 1 (2015): January Vol 30, No 1 (2015): January Vol 29, No 3 (2014): September Vol 29, No 3 (2014): September Vol 29, No 2 (2014): May Vol 29, No 2 (2014): May Vol 29, No 1 (2014): January Vol 29, No 1 (2014) Vol 29, No 1 (2014): January Vol 28, No 3 (2013): September Vol 28, No 3 (2013): September Vol 28, No 2 (2013): May Vol 28, No 2 (2013): May Vol 28, No 1 (2013): January Vol 28, No 1 (2013): January Vol 27, No 3 (2012): September Vol 27, No 3 (2012): September Vol 27, No 2 (2012): May Vol 27, No 2 (2012): May Vol 27, No 1 (2012): January Vol 27, No 1 (2012): January Vol 26, No 3 (2011): September Vol 26, No 3 (2011): September Vol 26, No 2 (2011): May Vol 26, No 2 (2011): May Vol 26, No 1 (2011): January Vol 26, No 1 (2011): January Vol 25, No 3 (2010): September Vol 25, No 3 (2010): September Vol 25, No 2 (2010): May Vol 25, No 2 (2010): May Vol 25, No 1 (2010): January Vol 25, No 1 (2010): January Vol 24, No 3 (2009): September Vol 24, No 3 (2009): September Vol 24, No 2 (2009): May Vol 24, No 2 (2009): May Vol 24, No 1 (2009): January Vol 24, No 1 (2009): January Vol 23, No 4 (2008): October Vol 23, No 4 (2008): October Vol 23, No 3 (2008): July Vol 23, No 3 (2008): July Vol 23, No 2 (2008): April Vol 23, No 2 (2008): April Vol 23, No 1 (2008): January Vol 23, No 1 (2008): January Vol 22, No 4 (2007): October Vol 22, No 4 (2007): October Vol 22, No 3 (2007): July Vol 22, No 3 (2007): July Vol 22, No 2 (2007): April Vol 22, No 2 (2007): April Vol 22, No 1 (2007): January Vol 22, No 1 (2007): January Vol 21, No 4 (2006): October Vol 21, No 4 (2006): October Vol 21, No 3 (2006): July Vol 21, No 3 (2006): July Vol 21, No 2 (2006): April Vol 21, No 2 (2006): April Vol 21, No 1 (2006): January Vol 21, No 1 (2006): January Vol 20, No 4 (2005): October Vol 20, No 4 (2005): October Vol 20, No 3 (2005): July Vol 20, No 3 (2005): July Vol 20, No 2 (2005): April Vol 20, No 2 (2005): April Vol 20, No 1 (2005): January Vol 20, No 1 (2005): January Vol 19, No 4 (2004): October Vol 19, No 4 (2004): October Vol 19, No 3 (2004): July Vol 19, No 3 (2004): July Vol 19, No 2 (2004): April Vol 19, No 2 (2004): April Vol 19, No 1 (2004): January Vol 19, No 1 (2004): January Vol 18, No 4 (2003): October Vol 18, No 4 (2003): October Vol 18, No 3 (2003): July Vol 18, No 3 (2003): July Vol 18, No 2 (2003): April Vol 18, No 2 (2003): April Vol 18, No 1 (2003): January Vol 18, No 1 (2003): January Vol 17, No 4 (2002): October Vol 17, No 4 (2002): October Vol 17, No 3 (2002): July Vol 17, No 3 (2002): July Vol 17, No 2 (2002): April Vol 17, No 2 (2002): April Vol 17, No 1 (2002): January Vol 17, No 1 (2002): January Vol 16, No 4 (2001): October Vol 16, No 3 (2001): July Vol 16, No 2 (2001): April Vol 16, No 1 (2001): January Vol 16, No 1 (2001): January Vol 15, No 4 (2000): October Vol 15, No 3 (2000): July Vol 15, No 2 (2000): April Vol 15, No 1 (2000): January Vol 14, No 4 (1999): October Vol 14, No 3 (1999): July Vol 14, No 2 (1999): April Vol 14, No 1 (1999): January Vol 13, No 4 (1998): October Vol 13, No 3 (1998): July Vol 13, No 2 (1998): April Vol 13, No 1 (1998): January Vol 12, No 3 (1997): July Vol 12, No 2 (1997): April Vol 12, No 1 (1997): January Vol 11, No 1 (1996): January Vol 10, No 1 (1995): September Vol 9, No 1 (1994): May Vol 8, No 1 (1993): September Vol 7, No 1 (1992): September Vol 6, No 1 (1991): September Vol 5, No 2 (1990): September Vol 5, No 1 (1990): April Vol 4, No 1 (1989): April Vol 3, No 1 (1988): September Vol 2, No 1 (1987): September Vol 1, No 1 (1986): September More Issue