cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Pembangunan Pedesaan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 199 Documents
ORIENTASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI PENDEKATAN NEW PUBLIC SERVICE UNTUK MENGATASI PROBLEM KESEHATAN PADA PROGRAM JAMKESMAS DI KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS(PUBLIC SERVICE ORIENTATION THROUGH A NEW PUBLIC SERVICE APPROACH TO OVERCOME HEALTH PROBLEMS IN THE JAMKESMAS PROGRAM IN KEMBARAN SUB DISTRICT, BANYUMAS REGENCY) Antono, Andi
Pembangunan Pedesaan Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study was to describe health problems in implementing Jamkesmas (public health insurance) programme in Kembaran sub-distric of Banyumas Regency. To achieve this aim, this study explained how policy implementation based on the New Public Service overcoming the health problems of Jamkesmas. The study was conducted by using a qualitative method. Data was collected by in-depth interview with the beneficiaries of Jamkesmas offering village medical doctors of Puskesmas (public healts services) and officials of Kecamatan (sub-distric) in which that information was collected by using purposive sampling. The finding above showed that health problems were still difficult. The results indicated that the membership of health problems has not been completed; besides there were data inaccuracies, such as not following the procedures; bureaucratic; and social gaps. To overcome these problems, the orientation of policy action on the citizen; strategic thinking; and accountability services should be conducted.
FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEMISKINAN PETANI DI SEKITAR KAWASAN TAMANNASIONAL LORE LINDU (TNLL)(Kasus di Desa Katu Kecamatan Lore Tengah Kabupaten Poso) FACTORS AFFECTING FARMERS POVERTY AT SURROUNDING NATIONAL GARDEN AREA OF LORE LINDU (TNLL)(Case at Katu Village, Central Lore District, Poso Regency) Antara, Made
Pembangunan Pedesaan Vol 6, No 1 (2006)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed at knowing factors influencing poverty level. Sample of location in Katu Village and responder were taken with census method, with number of sample as much as 46 people. Based on result of data analyzed, it was concluded that factors affecting poverty level of farmers were small land use, low formal education, very high dependent level, and lower application of agricultural technology.
PENGARUH ZAT PENGATUR TUMBUH GA3 DAN CARA PERENDAMAN UMBI BAWANG MERAH PADA KULTIVAR SUMENEP TERHADAP PEMBUNGAAN EFFECT OF GA3 AND DIPPING PERIOD OF FLOWERING SHALLOT SEED OF CUT SUMENEP Putrasamedja, Sartono; Permadi, Anggoro Hadi
Pembangunan Pedesaan Vol 4, No 2 (2004)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh informasi tentang lama perendaman dan campuran larutan GA3 terhadap pengaruh pembungaan umbi bawang merah kultivar Sumenep yang telah siap ditanam, dipotong sepertiga bagian atasnya kemudian dibiarkan sehari lalu direndam dalam larutan GA3 dengan campuran 0, 10, 20, dan 40 ppm selama 10, 20, 40, dan 80 menit. Setelah disimpan sehari kemudian ditanam dalam rumah kaca menurut Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan tiga ulangan. Percobaan dilakukan di Kp. Margahayu Lembang dari bulan Oktober 2002 sampai dengan Januari 2003. Hasil percobaan menunjukan bahwa: campuran gas GA3 juga berpengaruh terhadap tinggi tanaman, makin tinggi campuran cenderung makin pertumbuhan tinggi tanaman; campuran GA3 juga berpengaruh terhadap jumlah anakan perrumpun, makin tinggi campuran makin sedikit jumlah anakan; campuran GA3 sampai dengan 40 ppm dan lama perendaman sampai 80 menit tidak dapat merangsang terjadinya pertumbuhan tangkai bunga.
PEMBUATAN MINYAK KELAPA SECARA ENZIMATIK MENGGUNAKAN GETAH PEPAYA (Carica papaya L.)THE ENZYMATIC PRODUCTION OF COCONUT OIL USING THE FRAITS LATEX OF Carica papaya L. Chasani, Moch.; Susilowati, Sri Sutji
Pembangunan Pedesaan Vol 2, No 3 (2002)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan pembuatan minyak kelapa secara enzimatik menggunakan getah pepaya (Carica papaya L.). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi getah pepaya dan pengaruh waktu inkubasinya terhadap kualitas minyak kelapa yang dihasilkan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap dengan variasi waktu inkubasi (12, 24,36., dan 48 jam) dengan proporsi inokulum 3Vo. Parameter yang diamati dari minyak kelapa yang dihasilkan adalah rendemen, indeks bias, kadar air, bilangan asam, bilangan iod, dan parameter organoleptik. Data yang dihasilkan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji t dan analisis regresi koreiasi. Dari uji t diketahui,bahwa minyak kelapa yang diperoleh secara enzimatik menggunakan getah pepaya memiliki kualitas yang lebih baik, terutarna pada parameter angka iod, dibandingkan dengan minyak yang diperoleh secara tradisional. Sementara itu dari hasil analisis regresi korelasi antara waktu inkubasi terhadapr endemen, indeks bias, kadar air, bilangan asam dan bilangan iod diketahui bahwa rendemen dan k-ualitasm inyak kelapa, kecuali kadar air, paling baik adalahp ada waktu inkubasi selama2 4 jam.
Aplikasi Pengawet Alami Nira Kelapa Bentuk Serbuk Berbahan Sirih Hijau Terhadap Sifat Fisik Dan Kimia Gula Kelapa Haryanti, Pepita; , Karseno; Setyawati, Retno
Pembangunan Pedesaan Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gula kelapa dihasilkan dengan cara memanaskan nira kelapa sampai memadat. Nira kelapa mudah mengalami kerusakan karena aktivitas mikroba. Kerusakan nira kelapa tersebut dapat dicegah dengan menggunakan beberapa bahan pengawet. Salah satunya adalah formula laru alami daun sirih hijau, yaitu campuran bubuk kapur dengan bubuk daun sirih hijau. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula laru alami daun sirih hijau yang paling tepat untuk menghasilkan sifat fisik dan kimia gula kelapa cetak terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 kali ulangan. Faktor yang dicoba meliputi 1) proporsi bubuk daun sirih hijau terhadap laru alami yang terdiri dari (b/b) 0.25 : 9.75, 0.5 : 9.5, 0.75 : 9.25 dan 1 : 9, dan 2) jumlah penambahan laru alami ke dalam 1 liter nira kelapa yang terdiri dari 1 dan 2 gram. Variabel fisikokimia yang diamati, yaitu pH nira kelapa, kadar air, kadar gula reduksi, kadar abu dan tekstur gula kelapa cetak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan formula laru alami daun sirih hijau yang paling tepat untuk menghasilkan sifat fisik dan kimia gula kelapa cetak terbaik adalah konsentrasi daun sirih hijau terhadap laru alami 0.75 : 9.25 dan jumlah penambahan laru alami 1 g/L nira kelapa.
PERUBAHAN BUDAYA PETANI TEPIAN HUTAN DALAM PENGEMBANGAN PENGELOLAAN SUMBERDAYA HUTAN BERBASIS MODAL SOSIAL CULTURAL CHANGES OF FOREST OUTSKIRT PEASANTS IN THE DEVELOPMENT OF FOREST RESOURCES MANAGEMENT BASED ON SOCIAL CAPITAL Santoso, Imam
Pembangunan Pedesaan Vol 7, No 1 (2007)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research’s result showed that there was differences between peasants with and without social capital in relation to its social and economic characteristics in forest resources management. The differences affected forest outskirt peasant behavior in utilizing forest resources. Peasants cultural changes in term of forest handling had been gradually happened evolutionarily. Peasants who have strong social capital tended to pay attention on forest conservation, but in contrast, peasant who has experienced social capital breakdown tended not to pay attention on forest resources degradation. The result implied that the transformation of peasants behaviour went from lower to higher social capital through analysis for formulating integration model of social capital growth on forest outskirt peasants in the effort of forest resources management.
PENINGKATAN RETENSI BUAH MANGGA KULTIVAR GADUNG 21 DENGAN PEMBERIAN NAA DAN GA3 INCREASING RETENTION OF MANGO FRUIT CULTIVAR GADUNG 21 BY NAA AND GA APPLICATION 3 , Sakhidin; Purwoko, Bambang Sapta
Pembangunan Pedesaan Vol 5, No 3 (2005)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of the research was to study the effect of NAA and GA application 3 on fruit retention of mango cv. Gadung 21. The experiment was conducted from July to December 2002, located at mango orchard of PT Fajar Mekar Indah, Pasuruan. A randomized block design with two factors was used in this experiment. The first factor was concentration of NAA, i.e., 0, 10, 30, and 100 ppm. The second one was concentration of GA , i.e. 0, 30, and 100 ppm. Each treatment was 3 replicated three times. Result of the research showed that the application of NAA inclined to reduce percentage of fruit drop per panicle. The application of 100 ppm NAA gave the highest number of fruit per panicle (1.03) and weight of fruit per tree (20.55 kg). The application of 100 ppm GA gave the highest weight of fruit 3 per tree (20.52 kg). Interaction between concentration of NAA and GA did not 3 influence all observed variables.
TANGGAP BEBERAPA VARIETAS CABAI TERHADAP DOSIS BAHAN PEMBENAH TANAH DAN INTERVAL PEMUPUKAN NITROGEN TANAH PASIR PANTAI RESPONSE OF HOT CHILLI VARIETY TO RATE OF SOIL AMENDMENT AND INTERVAL OF NITROGEN APPLICATION ON COASTAL SANDY SOIL Isna, Saparso; Nurwanto, Y.A.
Pembangunan Pedesaan Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui tanggap beberapa varietas cabai terhadap dosis bahan pembenah tanah dan interval pemupukan N pada tanah pasir pantai, telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil tanaman beragam antar varietas cabai. Habitus varietas Hot Beauty sama dengan Laris dan lebih tinggi daripada TM-888. TM-888 memiliki daun dan cabang lebih banyak daripada Hot Beauty atau Laris. Laris mampu membentuk bunga paling tinggi dengan persentase buah jadi paling rendah dibandingkan Hot Beauty maupun TM-888. Dosis bahan pembenah tanah 45 t/ha memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik kecuali tinggi tanaman. Dosis 15 dan 30 t/ha memberikan jumlah daun dan jumlah bunga yang sama. Dosis 30 t/ha memberikan jumlah buah dan persentase bunga jadi terendah. Interval pemupukan N berkorelasi linier negatif dengan variabel pertumbuhan dan hasil tanaman serta berkorelasi kuadratik terhadap persentase bunga jadi mengikuti Y=83,191+2,1085X- 2 0,1125X . Interval pemupukan 5-10 hari dapat meningkatkan persentase bunga jadi varietas Laris dan menurunkan persentase bunga jadi varietas Hot Beauty serta tidak berpengaruh terhadap varietas TM 888.
KEBERADAAN HAMA PENGGEREK BATANG PADA BIBIT TANAMAN HUTAN DI UPT KEBN BIBIT DINAS PERHUTANAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN BANYUMAS EXISTENCE OF STEM BORER ON FOREST TREE SEEDLINGS AT SEEDLING SITE OF THE FORESTRY AND PLANTATION SERVICE IN BANYUMAS REGENCY , Herminanto
Pembangunan Pedesaan Vol 2, No 2 (2002)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian telah dilakukan di UPT Kebun Bibit Dinas Perhutanan dan Perkebunan Kabupaten Banyumas pada bulan Juni-Juli 2002, dengan tujuan untuk mengetahui: jenis hama penggerek pada batang bibit tanaman hutan, populasi hama penggerek, keadaan gerekan. gejala serangan dan intensitas serangan hama tersebut. Penelitian dilaksanakan secara suvei dengan metode simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hama pengerek batang yang ditemukan adalah kumbang ambrosia (Xylosandrus spp.). Hama ini hanya tampak menyerang bibit tanaman mahoni afrika. Ditemukan rata-rata 5 Kurnbang anthrosia pada tiap gerekan contoh. Panjang gerekan tiap batangr ata-rata 2,3 cm. Makin banyak kumbang di dalam gerekan. makin panjang galeri gerekan. Tanaman terserangn menunjukkan kelayuan pada daun baeian atas. Terdapat cairan batang (getah coklat mengkilat) keluar melalui lubang bagian atas. dijumpai lubang gerekan pada batang bagian bawah Intensitas serangan hama tersebut sebesar 18,37% .
PENGARUH KONSENTRASI DAN TEKNIK PEMBERIAN KOLKHISIN TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF PADA BAWANG PUTIH (Allium sativum L) THE EFFECT OF COLCHICIN CONCENTRATION AND APPLICATION TECHNIQUE ON VEGETATIVE GROWTH OF GARLIC (Allium sativum L.) Putrasamedja, Sartono
Pembangunan Pedesaan Vol 5, No 2 (2005)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research aimed at finding out good concentration of colchicin applied to the vegetative growth on garlic (Allium sativum L). The research was conducted at Balitsa experiment Garden from October 2002 until June 2003. A factorial Randomized Block Design with four replications was used. Treatment of colchicin with concentration was 250 (k ), 375 (k ), and 500 ppm (k ), and application 1 2 3 treatment were dripped to basal plate (t ), dripped to diagonal position of bulb (t ), 1 2 dipped for 6 hours (t ). The result showed that: (1) Dripped application of 375 ppm 3 colchicin at the plate and concentration of 500 ppm to sprinkle on diagonal cross gave positive effect on plant growth, (2) Dipped application of 250 ppm colchicin affected plant height at 6 week after planting; (3) Colchicin application of 375 ppm with sprinkle at basal plate was the best effect on foliar length at 7 week after planting.