cover
Contact Name
Agung Setia Budi
Contact Email
agungsetiabudi@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
jtiik@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23557699     EISSN : 25286579     DOI : http://dx.doi.org/10.25126/jtiik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti. JTIIK di akreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 36/E/KPT/2019 yang berlaku sampai dengan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2024.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 4: Agustus 2025" : 25 Documents clear
Pengembangan Front-End Aplikasi Mysre: Aplikasi Tinjauan Literatur Untuk Peneliti Pemula Hariyanti, Uun; Jayadi, Delisya; Afirianto, Tri; Nurtantyana, Rio; Zulvarina, Prima
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 12 No 4: Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.124

Abstract

Keterampilan menuliskan suatu tinjauan literatur yang komprehensif seringkali menjadi tantangan bagi peneliti pemula, terutama mahasiswa jenjang sarjana. Artificial intelligence (AI) seringkali digunakan sebagai salah satu solusi untuk menjawab tantangan tersebut. Namun, penggunaan AI yang tanpa kontrol dapat berdampak negatif pada pengembangan kemampuan peneliti. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk membangun frond-end aplikasi berbasis web yang disebut MySRE, yang dapat digunakan oleh peneliti pemula berlatih membuat suatu tinjuan literatur dengan berbantuan AI. Penelitian ini merupakan jenis penelitian rancang bangun yang menerapkan metode System Development Life Cycle (SDLC) untuk Prototyping, yang selanjutnya disebut sebagai SDLC Prototyping. Metode SDLC Prototyping terdiri atas lima tahapan, yaitu communication, quick plan, modeling quick design, construction of prototype, dan deployment, delivery, and feedback. Hasil dari analisis kebutuhan menggunakan Eisenhower matrix mengindikasikan bahwa terdapat lima fitur utama yang perlu dimiliki oleh aplikasi MySRE. Kelima fitur tersebut adalah text editor, diskusi dengan AI, referensi, co-pilot, dan peta konsep. Pengujian fungsional dan nonfungsional dilakukan pada hasil frond-end MySRE yang telah diimplementasikan. Pengujian fungsionalitas dilakukan dengan blackbox testing, sedangkan pengujian nonfungsional dilakukan dengan compatibility testing dengan SortSite dan usability testing dengan SUS kuesioner. Hasil dari pengujian fungsionalitas dengan blackbox menunjukkan bahwa 22 dari 23 pengujian dinyatakan valid. Hasil compatibility testing menunjukkan aplikasi website dapat diakses pada mayoritas peramban yang umum digunakan. Hasil usability testing menunjukkan skor rata-rata 76,75 yang melampaui kriteria minimum (70) untuk dikategorikan memiliki usability yang baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa desain frond-end dari aplikasi MySRE telah berhasil dikembangkan dan memenuhi aspek fungsional dan nonfungsional (kompatibilitas, dan usability), sehingga layak digunakan sebagai antar muka dari aplikasi berbasis web yang dapat membantu peneliti pemula dalam berlatih menyusun tinjauan literatur.   Abstract The ability to write comprehensive literature reviews is often a challenge for novice researchers, particularly undergraduate students. Artificial intelligence (AI) is frequently used as a solution to address this challenge, but its uncontrolled use can negatively impact researchers’ skill development. Accordingly, this study aims to develop the front-end of a web-based application called MySRE, designed to help novice researchers practice writing literature reviews with AI assistance. This research employs a design and development approach using the System Development Life Cycle (SDLC) method for prototyping, referred to as SDLC Prototyping. The SDLC Prototyping method consists of five stages: communication, quick plan, modeling quick design, construction of the prototype, and deployment, delivery, and feedback. The results of the needs analysis, conducted using the Eisenhower matrix, indicate that the MySRE requires five key features: a text editor, AI discussion, references, a co-pilot, and a concept map. Functional and non-functional testing was conducted on the implemented front-end of MySRE. Functional testing was performed using blackbox testing, while non-functional testing included compatibility testing with SortSite and usability testing with the SUS questionnaire. The blackbox testing results showed that 22 out of 23 tests were valid. Compatibility testing indicated that the website application is accessible on most common browsers. Usability testing resulted in an average score of 76.75, exceeding the minimum criteria (70) for categorizing the application as having good usability. Therefore, it can be concluded that the front-end design of the MySRE application has been successfully developed and meets both functional and non-functional aspects (compatibility and usability), making it suitable for use as a web-based application interface that can assist novice researchers in practicing literature review writing.  
Analisis Persepsi Mahasiswa Rumpun Ilmu Komputer Terhadap Pemanfaatan Artificial Intelligence Dalam Penulisan Tugas Akhir Nugroho, Fajar Agung; Dwi Herlambang, Admaja; Rachmadi, Aditya; Eka Sasmita, Erlina
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 12 No 4: Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam penulisan tugas akhir di kalangan mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 102 mahasiswa tingkat akhir melalui kuesioner berbasis skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan (perceived usefulness) memiliki pengaruh signifikan positif terhadap penggunaan aktual (actual usage) AI, sedangkan persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Mayoritas responden melaporkan bahwa AI membantu meningkatkan kualitas tugas akhir dan kreativitas mereka, serta dianggap mudah diakses dan fleksibel dalam penggunaannya. ChatGPT teridentifikasi sebagai aplikasi AI yang paling dominan digunakan. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa hambatan dalam penggunaan AI, termasuk kebutuhan akan fitur yang lebih spesifik untuk mendukung penulisan akademik. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembang teknologi dan institusi pendidikan dalam mengoptimalkan penggunaan AI untuk mendukung proses penulisan akademik. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengeksplorasi aspek orisinalitas dan akurasi tulisan yang dibantu AI.   Abstract This study aims to analyze the perception and usage of artificial intelligence (AI) technology in thesis writing among students of the Faculty of Computer Science, Universitas Brawijaya. Using a quantitative approach, data were collected from 102 final-year students through a Likert-scale-based questionnaire. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least Squares (PLS) approach. The results of the study indicate that perceived usefulness has a significant positive influence on the actual usage of AI, while perceived ease of use does not show a significant effect. The majority of respondents reported that AI helps improve the quality of their theses and their creativity, and it is considered easy to access and flexible in its usage. ChatGPT was identified as the most dominant AI application used. The study also identified several barriers to AI usage, including the need for more specific features to support academic writing. These findings provide important insights for technology developers and educational institutions in optimizing the use of AI to support academic writing processes. Further research is recommended to explore aspects of originality and accuracy in AI-assisted writing.
Rancang Bangun Sistem Takaran Otomatis Biji Kopi Blend (Arabika Dan Robusta) Pada Mesin Grinder Kopi Berbasis Load Cell Pada Arduino Ghifary, Naufal Mohamad; Primananda , Rakhmadhany; Setiawan, Eko
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 12 No 4: Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.124

Abstract

Kopi blend adalah seni campuran biji kopi yang berbeda, menciptakan rasa dan karakter yang unik. Tujuan dari pembuatan kopi blend adalah menciptakan blend adalah menghasilkan kopi dengan rasa yang seimbang dan kompleks, menggabungkan berbagai elemen seperti keasaman, kelembutan, dan cita rasa yang unik dari masing-masing biji. Mencampur kopi blend (arabika dan robusta) perlu diperhatikan komposisi atau formula yang sesuai sehingga kualitas seduhan yang diinginkan tersebut dapat terpenuhi. Oleh karena itu, pada penelitian ini dibuat sistem takaran otomatis biji kopi blend pada mesin grinder kopi berdasarkan preferensi pelanggan. Sistem takaran otomatis menggunakan load cell sebagai menimbang atau menakar biji kopi blend (arabika dan robusta) sesuai dengan takaran keinginan pelanggan. Motor servo akan bergerak untuk mengirim biji kopi menuju ke proses penggilingan pada mesin grinder kopi. Sistem ini juga dilengkapi LCD dan push button untuk interaksi sistem dengan pengguna. Sistem ini mendapatkan rata-rata error yaitu 1.42 % pada load cell 1 sedangkan pada load cell 2 memiliki rata-rata error yaitu 2.21 %. Nilai kesalahan error pada penakaran pada biji kopi mendapat 3.7% pada servo 1 dan 5.904% pada servo 2 dengan berat maksimal yang dapat ditampung oleh wadah yaitu 30 gram. Sistem ini dapat menangani takaran biji kopi sesuai dengan permintaan user dengan kesalahan nilai error yang rendah sehingga menghasilkan kopi blend sesuai dengan keinginan.   Abstract Coffee blend is the art of mixing different coffee beans to create a unique flavor and character. The goal of creating a coffee blend is to produce coffee with a balanced and complex taste, combining various elements such as acidity, smoothness, and unique flavors from each bean. When mixing coffee blends (Arabica and Robusta), it is important to consider the appropriate composition or formula so that the desired brew quality can be achieved. Therefore, in this study, an automatic coffee blend dosing system was developed for a coffee grinder machine based on customer preferences. The automatic dosing system uses a load cell to weigh or measure coffee beans (Arabica and Robusta) according to the desired proportion set by the customer. A servo motor will move to deliver the coffee beans to the grinding process in the coffee grinder machine. This system is also equipped with an LCD and push button for user interaction with the system. The system has an average error of 1.42% on load cell 1, while load cell 2 has an average error of 2.21%. The error rate in measuring coffee beans is 3.7% on servo 1 and 5.904% on servo 2, with a maximum weight capacity of 30 grams in the container. This system can handle coffee bean measurements according to user requests with a low error rate, resulting in coffee blends that meet user preferences.
Klasifikasi Emosi Pada Raut Wajah Pelajar Menggunakan Ekstraktor Fitur Face Mesh Dan Metode Support Vector Machine Bachtiar, Fitra Abdurrachman; Revanza, Muhammad Nugraha Delta; Bachtiar, Fitra; Setiawan, Budi Darma
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 12 No 4: Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.124

Abstract

Dalam lingkup pembelajaran, rasa emosional dan perhatian memegang peranan penting dalam keterlibatan pelajar terhadap proses pembelajaran yang sedang berlangsung. Emosi pelajar menimbulkan reaksi afektif terhadap proses pembelajaran, seperti boredom, engagement, confusion, dan frustration. Reaksi afektif tersebut dapat digunakan sebagai tolok ukur dalam melakukan evaluasi kegiatan pembelajaran. Pengenalan emosi dapat dilakukan dengan pengamatan citra wajah, namun pemrosesan sebuah citra memerlukan sebuah model yang dapat melakukan klasifikasi emosi berdasarkan raut wajah secara tepat. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem pengenalan emosi melalui raut wajah pelajar dengan ekstraktor fitur Mediapipe Face Mesh dan Support Vector Machine (SVM). Proses ekstraksi frame dan ekstraksi fitur dilakukan untuk mendapatkan total 1404 titik tiga dimensi facial landmark untuk kemudian diklasifikasikan dengan menggunakan SVM. Untuk meningkatkan kinerja klasifikasinya, dilakukan optimasi algoritma SVM melalui hyperparameter tuning dan Grid Search Cross Validation untuk menghasilkan kombinasi parameter model dengan kinerja terbaik. Hasil yang diperoleh adalah 53%, mengalami peningkatan 25% dibandingkan dengan model standar tanpa proses hyperparameter tuning yang menunjukkan bahwa hyperparamter tuning memiliki pengaruh terhadap kinerja model. Selain itu, terdapat titik-titik facial landmark yang berperan dalam klasifikasi emosi berdasarkan hasil analisis, yaitu titik yang berada di sekitar mata.   Abstract   In the context of learning, emotion and attention are significant factors influencing the learner's engagement with the ongoing learning process. The affective reactions of learners to the learning process, which may include boredom, engagement, confusion, or frustration, can be influenced by their emotional state. Such affective reactions may be employed as benchmarks for the evaluation of learning activities. The emotions can be rcognized by analyzing the image of human face. However, image processing needs a model that can accurately categorize emotions based on facial expressions. This research aims to address these issues through the construction of an emotion recognition system based on student facial expressions using the Mediapipe Face Mesh feature extractor and Support Vector Machine. First, a frame extraction and feature extraction process was conducted to obtain a total of 1,404 three-dimensional facial landmark points as input data. Subsequently, the SVM algorithm was optimized through hyperparameter tuning and Grid Search Cross Validation to produce a combination of model parameters with the best performance. The resulting value was 53%, representing a 25% increase compared to the standard model without hyperparameter tuning, which demonstrates that hyperparameter tuning has a significant impact on model performance. Additionally, the analysis revealed that certain facial landmark points, particularly those around the eyes, play a crucial role in emotion classification.
Penerapan Framework TOGAF Adm Dalam Perancangan Arsitektur Enterprise di SMAN 17 Surabaya Nabila, Salma; Mukaromah, Siti; Ridwandono, Doddy
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 12 No 4: Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.124

Abstract

Kemajuan pesat dalam teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan dampak besar pada bidang pendidikan. SMAN 17 Surabaya berupaya mengadopsi teknologi dengan mengembangkan pembelajaran berbasis website dan e-learning guna meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, penerapan Teknologi Informasi dan Sistem Informasi di sekolah masih menemui berbagai hambatan, seperti kurangnya integrasi sistem dan belum adanya arsitektur yang sistematis untuk perencanaan dan pengelolaan TI/SI. Oleh karena itu, dibutuhkan perancangan arsitektur enterprise yang berfungsi sebagai acuan dalam merancang dan mengembangkan sistem informasi sekolah. Penelitian ini menggunakan framework The Open Group Architecture Framework dengan metode Architecture Development Method yang meliputi fase preliminary, arsitektur visi, arsitektur bisnis, arsitektur sistem informasi, arsitektur teknologi, hingga peluang dan solusi. Hasil penelitian ini menghasilkan rancangan arsitektur enterprise dengan usulan aplikasi untuk mendukung digitalisasi layanan sekolah, yaitu LMS berbasis Moodle, SIAKAD, SI_Pegawai, SI_Keuangan, Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD), Sistem Perpustakaan Digital berbasis SLiMS, serta SI_Sarpras, yang dapat menjadi pedoman dalam pengembangan sistem informasi yang selaras dengan tujuan strategis SMAN 17 Surabaya.   Abstract Rapid advances in information and communication technology have had a major impact on education. SMAN 17 Surabaya seeks to adopt technology by developing web-based learning and e-learning to improve the quality of education. However, the implementation of Information Technology and Information Systems in the school still encounters various obstacles, such as the lack of system integration and the absence of a systematic architecture for IT/IS planning and management. Therefore, it is necessary to design an enterprise architecture that serves as a reference in designing and developing school information systems. This research uses The Open Group Architecture Framework with Architecture Development Method which includes preliminary phase, vision architecture, business architecture, information system architecture, technology architecture, to opportunities and solutions. The results of this study resulted in an enterprise architecture design with proposed applications to support the digitization of school services, namely Moodle-based LMS, SIAKAD, SI_Employee, SI_Finance, Dynamic Archive Information System (SIKD), SLiMS-based Digital Library System, and SI_Sarpras, which can be a guideline in developing information systems that are aligned with the strategic objectives of SMAN 17 Surabaya.

Page 3 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 6: Desember 2025 Vol 12 No 5: Oktober 2025 Vol 12 No 4: Agustus 2025 Vol 12 No 3: Juni 2025 Vol 12 No 2: April 2025 Vol 12 No 1: Februari 2025 Vol 11 No 6: Desember 2024 Vol 11 No 5: Oktober 2024 Vol 11 No 4: Agustus 2024 Vol 11 No 3: Juni 2024 Vol 11 No 2: April 2024 Vol 11 No 1: Februari 2024 Vol 10 No 6: Desember 2023 Vol 10 No 5: Oktober 2023 Vol 10 No 4: Agustus 2023 Vol 10 No 3: Juni 2023 Vol 10 No 2: April 2023 Vol 10 No 1: Februari 2023 Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022 Vol 9 No 6: Desember 2022 Vol 9 No 5: Oktober 2022 Vol 9 No 4: Agustus 2022 Vol 9 No 3: Juni 2022 Vol 9 No 2: April 2022 Vol 9 No 1: Februari 2022 Vol 8 No 6: Desember 2021 Vol 8 No 5: Oktober 2021 Vol 8 No 4: Agustus 2021 Vol 8 No 3: Juni 2021 Vol 8 No 2: April 2021 Vol 8 No 1: Februari 2021 Vol 7 No 6: Desember 2020 Vol 7 No 5: Oktober 2020 Vol 7 No 4: Agustus 2020 Vol 7 No 3: Juni 2020 Vol 7 No 2: April 2020 Vol 7 No 1: Februari 2020 Vol 6 No 6: Desember 2019 Vol 6 No 5: Oktober 2019 Vol 6 No 4: Agustus 2019 Vol 6 No 3: Juni 2019 Vol 6 No 2: April 2019 Vol 6 No 1: Februari 2019 Vol 5 No 6: Desember 2018 Vol 5 No 5: Oktober 2018 Vol 5 No 4: Agustus 2018 Vol 5 No 3: Juni 2018 Vol 5 No 2: April 2018 Vol 5 No 1: Februari 2018 Vol 4 No 4: Desember 2017 Vol 4 No 3: September 2017 Vol 4 No 2: Juni 2017 Vol 4 No 1: Maret 2017 Vol 3 No 4: Desember 2016 Vol 3 No 3: September 2016 Vol 3 No 2: Juni 2016 Vol 3 No 1: Maret 2016 Vol 2, No 2 (2015) Vol 2 No 2: Oktober 2015 Vol 2 No 1: April 2015 Vol 2, No 1 (2015) Vol 1, No 2 (2014) Vol 1 No 2: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol 1 No 1: April 2014 More Issue