cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
BAHASANTODEA
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017)" : 14 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA SISWA KELAS V SD BALA KESELAMATAN PALU Pandaleke, Alex Y.; Syamsuddin, Syamsuddin; Yunidar, Yunidar
BAHASANTODEA Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.023 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara melalui metode bermain peran pada siswa kelas V SD Bala Keselamatan Palu. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 13 orang siswa yang terdiri atas 6 laki-laki dan 7 perempuan. Hasil observasi awal menunjukkan 77% siswa kelas V SD Bala Keselamatan Palu belum memiliki kemampuan berbicara yang baik. Skor rata-rata hasil belajar siswa setelah dilakukan tindakan pada siklus I adalah 61,15. Dengan banyaknay siswa yang telahtutnas pada siklus I adalah 7 orang iatau 53,85% dan yang belum tutnas ada 6 orang atau 46,15%. Setelah dilanjutkan pada siklus II diperoleh skor rata-rata hasil belajr siswa terhadap materi pelajaran berbicara adalah 78,62%. Dengan banyaknya siswa yang telah lulus pada siklus ini ada 11 orang atau 84,62% dan yang belum lulus ada 2 orang atau 15,38%. Berdasarkan hasil penilaian kemampuan berbicara pada tindakan siklus 1, aspek pelafalan rata-rata 61,50, aspek intonasi rata-rata 61,50, aspek kelancaran rata-rata 67,75 dana spek ekspresi rata-rata 66,00. Dari empat aspek yang dinilai 2 di antaranya tidak mencapai KKM (65) dua aspek sudah mencapai KKM namun belum memuaskan. Faktor penyebab siklus I adalah belum maksimalnya aktivitas siswa dalam pembelajaran sehingga mempengaruhi kemampuan berbicaranya. Upaya yang dilakukan pada tindakan selanjutnya adalah memperbaiki skenario pembelajaran secara terperinci dan memaksimalkan potensi siswa dengan memotivasi siswa. Hasil tindakan siklus 2, aspek pelafalan rata-rata 82,25 aspek intonasi rata-rata 78,75, aspek kelancaran rata-rata 80,75 dan aspek ekspresi rata-rata 73,00. Secara keseluruhan sudah mencapai KKM sehingga pembelajaran dinyatakan berhasil.
AN ANALYSIS OF SYNTACTICAL ERRORS MADE BY GRADE XI STUDENTS OF SMA NEGERI 4 PALU IN CONSTRUCTING ENGLISH SIMPLE SENTENCES Istiqamah, Rabaniyah; Basri, Hasan; Mertosono, Sudarkam R.
BAHASANTODEA Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.816 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kesalahan siswa dalam membuat kalimat sederhana Bahasa Inggris. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas sebelas SMA Negeri 4 Palu yang berjumlah 148 siswa. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Data diperoleh berdasarkan tugas yang dikerjakan oleh siswa yaitu membuat kalimat dan menulis essay. Peneliti menemukan beberapa tipe kesalahan yang dibuat oleh siswa, yaitu 12 macam penghilangan,13 macam salah penggunaan,1 macam salah formasi, dan 2 macampenambahan. Setelah menganalisa tipe-tipe kesalahan tersebut, peniliti menemukan keslahan yang paling sering dan pertama dibuat oleh siswa dalam menulis adalah penghilangan (673 atau 66.67%), kedua adalah salah penggunaan (242 atau 23.98%), ketiga adalah salah formasi (53 atau 5.25%), dan kesalahan yang paling sering terjadi terakhir adalah penambahan (41 atau 4.06%). Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penghilangan merupakan kesalahan yang paling umum yang dibuat oleh siswa kelas XI SMA Negeri 4 Palu.
AFIKS PEMBENTUK VERBA BAHASA TIALO Wahidin, Sriyana; Lembah, Gazali; Kangiden, Nurhaya
BAHASANTODEA Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.99 KB)

Abstract

The formulation of this research problems are 1.) What are the types of affix and 2.) What is the meaning of affix forming verb Tialo language? This research aims to describe the type and meaning of affix verbs form Tialo language include affix, prefix,suffix,simulfiks. This research is a qualitative descriptive research. Data collection is done by: 1.) techniques refer and 2.) record technique. Analysis of data used through: 1.) tapping techniques, 2.) techniques refer engaged, competent. 3.) recording technique and 4.) record technique. The method used to analyze the data is the distribution method and the method of matching using smallest element description technique and extension technique. Based on the results of research have found affix formers verbs Tialo language yhat includes: (1) prefix: {moN-}, {noN-} and {poN}, (2) infix: {in-}, (3) suffix: {in} and {a’a}. Affix Combination: {moN-a’a} and {noN-a’a}. The meaning of the affix of the Tialo language verb forming: (1) will do the deed, (2) is doing the deed, (3) has done the deed, (4) command, (5) take action for others and (6) has finished doing deed for others.
SYNTACTIC INTERFERENCE IN TRANSLATING INDONESIAN NARATIVE TEXT INTO ENGLISH FOR THE STUDENTS OF ENGLISH EDUCATION STUDY PROGRAM AT TENTENA CHRISTIAN UNIVERSITY Tarukallo, Yohanis; Rita, Ferry; Usman, Sriati
BAHASANTODEA Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.472 KB)

Abstract

Mahasiswa Universitas Kristen Tentena program studi Pendidikan Bahasa Inggris mempelajari Bahasa Inggris sebagai Bahasa asing pertamanya dan menggunakannya untuk berkomunikasi sesama mahasiswa dan juga dosen. Penerjemahan merupakan salah satu mata kuliah yang diajarkan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam penerjemahan teks berbahasa Indonesia kedalam Bahasa Inggris. Diharapkan mahasiswa nantinya dapat menerjemahkan dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan interferensi sintaktik yang terdapat dalam hasil terjemahan mahasiswa dan untuk mengetahui jenis error yang terdapat dalam hasil terjemahan mahasiswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode penelitian qualitative dan mengambil lokasi di Universitas Kristen Tentena dengan melibatkan 16 orang mahasiswa. Data didapatkan dengan cara memberikan teks narasi bahasa Indonesia kepada mahasiswa untuk diterjemahkan ke Bahasa Inggris yang kemudian dianalisa secara deskriptif. Terdapat enam kategori interferensi sintaktik yang diteliti yaitu; Kata Kerja (Verb), Susunan Kata (word order), Preposisi (Preposition), Kata Sifat (Adjective), Kata Keterangan (Adverb) dan Aturan Persetujuan Kata (Agreement Rule). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 252 error dalam hasil terjemahan mahasiswa dan yang tertinggi adalah kategori Kata Kerja (Verb) atau sebesar 114 error (45.14%).
DIKSI DAN GAYA BAHASA SYAIR LAGU KARYA DIDI KEMPOT Rosmini, Rosmini; Zulianto, Sugit; Harisah, Sitti
BAHASANTODEA Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.668 KB)

Abstract

This research aims to describe the use of diction and language style of the song lyric by Didi Kempot. Sources of data obtained from the album Best Campursari, success album Vol.3, and Romantic Javanese. The study, which used in this research, is the overview of Ethnography. The method used was descriptive qualitative method. The data collection is done by two techniques: (1) listen and (2) record. The object of research was the song lyric by Didi Kempot. A data analysis technique in this research was an interactive model. The analysis of the research included four phases, namely: (1) data collection, (2) data reduction, (3) presentation of data, and (4) verification / conclusion. The results showed that the use of diction denotative and connotative that used in song lyric by Didi Kempot more often use denotative meaning, concrete and abstract words used in song lyric by Didi Kempot more often use the word concrete. The results of the study language was contained in a song lyric by Didi Kempot of “ Parangtritis” three kinds of language styles, namely: the personification, redundancy, and assonance, song lyric of “ Layang Kangen“: hyperbole, assonance, and anaphora, song lyric of “Cidro”: hyperbole, litotes, metaphors, personification, and euphemism, song lyric of “Sewu Kuto“: hyperbole, sinekdoke, euphemisms and anaphora, song lyric of “ Janji Palsu “: the personification, euphemism, assonance, and anaphora, and song lyric of “ Ketaman Asmara”: hyperbole and personification. Cultural values contained in the lyrics "Parangtritis": religious and ethical values, lyrics "Stasiun Balapan": religious values, lyrics “Layang Kangen “: religious values, ethical, and aesthetic, lyrics “Cidro“: religious values, lyrics “Sewu Kuto“: religious values and aesthetic, lyrics of “Janji Palsu”: religious values, and lyrics of “Ketaman Asmara”: ethical and aesthetic values. 
THE EFFECTIVENESS OF USING SONGS IN INCREASING VOCABULARY MASTERY OF THE GRADE V STUDENTS AT SD GAMALIEL PALU Alexander, Stebby Pretticia; Basri, Hasan; Manurung, Konder
BAHASANTODEA Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.613 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan penggunaan lagu dalam meningkatkan kosakata. Penelitian ini menerapkan desain kuasi eksperimental dengan nonequivalent pretest-posttest kelompok kontrol. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gamaliel Palu yang berjumlah 75 orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti memilih kelas V Filemon yang berjumlah 25 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas V Simon yang berjumlah 25 siswa sebagai kontrol kelas. Instrumen pengumpulan data  yang digunakan adalah observasi dan tes. Data dikumpulkan dan dianalisa dengan menggunakan statistik uji-t dan metode deskriptif. Nilai rata-rata pre test kelas eksperimen adalah 63.03, sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 62.6. Nilai post test pada kelas eksperimen adalah 80.2, sedangkan nilai rata-rata kelas control adalah 74.9. Selanjutnya, hasil observasi menunjukkan bahwa Sembilan puluh dua persen (92%) siswa berpartisipasi secara aktif selama proses pembelajaran. Dengan menerapkan 0.05 tingkat signifikansi dan derajat kebebasan (df) 48, ditemukan perbandingan yang menunjukkan bahwa nilai t-hitung (2.51) lebih tinggi dibandingkan nilai t-tabel (2.012). Hal ini menunjukan bahwa penggunanaan lagu dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas V SD Gamaliel Palu efektif berdasarkan nilai yang diperoleh kedua kelas.
IMPROVING VOCABULARY MASTERY OF THE SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMPN 5 LUWUK THROUGH ANIMATED PICTURES Palintin, Afrida; Marhum, Mochtar; Kamaruddin, Abdul
BAHASANTODEA Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.328 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Luwuk. Subjek penelitian yaitu siswa kelas VIIA yang berjumlah 21 siswa, untuk tahun ajaran 2016/2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan kosakatasiswa melalui gambar animasi khususnya pada ejaan, makna, dan penggunaan kata dalam kalimat sederhana. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dirancang berbentuk spiral, meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat pertemuan. Data diperoleh dari lembar pengamatan, catatan lapangan dan test. Kriteria keberhasilan penelitian ini adalah 75% siswa harus memperoleh nilai minimal 65 secara individu. Hasil test pada siklus 1 menunjukkan 52.38% atau 11 siswa berhasil, sementara 47.61% atau 10 siswa belum berhasil. Setelah merevisi kekurangan dari kegiatan belajar menagajar pada siklus1, hasil test meningkat menjadi 80.95% atau 17 siswa berhasil dengan skor rata-rata 69 dan 19.05% atau 4 siswa belum berhasil. Hasil tes pada siklus 2 meningkat 28.57% dibandingkan dengan hasil tes pada siklus 1. Artinya, kriteria keberhasilan telah tercapai pada siklus 2. Jadi, hal tersebut membuktikan bahwa gambar animasi efektif meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa.
CODE SWITCHING IN CLASSROOM INTERACTION AT SMA NEGERI 2 PALU Rahmah, St.; Said, Mawardin M.; Rita, Ferry
BAHASANTODEA Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.394 KB)

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk menggambarkan penggunaan alih kode  dalam ruangan kelas yang terjadi antara guru dan siswa. Sistem dalam alih kode tersebut adalah tentang tipe dan fungsi serta apakah alih kode tersebut layak digunakan dalam interaksi kelas atau tidak. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas sebelas di SMA Negeri 2 Palu yang terdiri dari 40 orang siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan enam kali pertemuan. Sampel penelitian ini adalah siswa-siswa kelas XI MIA 2 dan XI MIA 6 yang dipilh secara acak. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 3 tipe dan 5 fungsi penggunaan alih kode yang dilakukan melalui percakapan antara guru dan siswa. Tipe tersebut adalah penanda kode, kode penegas antarkalimat, dan kelanjutan dengan pembicara sebelumnya. Fungsi alih kode dalam penelitian ini ditemukan ada lima yakni sebagai pengalih topik, pemberi petunjuk, penerjemah, penggabungan kosakata, dan pengulangan kata. Selain itu  ditemukan pula  yakni, pertama, dalam kebiasaaan menggunakan  satu bahasa atau alih kode dalam pengajaran, terdapat 41% siswa yang sangat setuju diajarkan dalam satu bahasa dapat  membawa manfaat bagi mereka. Kedua,   alih kode dan efeknya bagi pengguna bahasa pertama dan bahasa kedua, 58% sangat tidak setuju jika menggabungkan dua bahasa dapat melemahkan bahasa Indonesia mereka. Ketiga, alih kode dan efeknya bagi guru dan siswa, 64% siswa lebih menghargai guru yang mengajar dalam dua bahasa yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Keempat,  alih kode dan pengaruhnya dalam pelaksaan ujian, 47% siswa tidak setuju jika guru hanya mengajar  dalam bahasa Indonesia dapat memengaruhi kelulusan mereka dalam ujian, namun 35%  setuju jika guru mengajar dalam bahasa Indonesia mereka akan dapat lulus. Dari hal tersebut, diindikasi bahwa alih kode dalam interaksi kelas dapat membuat siswa lebih fokus dalam menerima pelajaran. Hal tersebut kwerena penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dapat membuat mereka lebih mengerti arti yang dimaksud.
DIKSI DAN GAYA BAHASA DALAM CERAMAH AGAMA TENGKU HANAN ATTAKI Alamsyah, Fajar; Suputra, I Gusti Ketut Alit; Harisah, Sitti
BAHASANTODEA Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.234 KB)

Abstract

The main problem in this research is how the use of diction and style of language in Tengku Hanan Attaki religious lecture? This study aims to describe the use of diction and style of language in religious lectures Tengku Hanan Attaki. The type of research used in this study is qualitative research and the method used in this research is descriptive method. Sources of data in this study comes from a video lecture Tengku Hanan Attaki religious residing in social media Youtube. Techniques used in data collection is a technique refer and note. Instruments in this study is a laptop to listen to religious lectures and stationery to record. Data analysis techniques in this study follow three stages, namely (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) drawing conclusions. In this study found the use of diction and style of language in religious lectures Tengku Hanan Attaki. The use of diction in the religious lecture of Tengku hanan Attaki is divided into two, namely the type of meaning and meaning relation. This type of meaning is divided into thirteen, meaning lexical, grammatical, contextual, referential, nonreferential, denotative, connotative, proverbial, colocative, thematic, common and special word, and progem language. The relation of meaning is divided into two, namely synonym and antonym. The use of language style in the Tengku Hanan Attaki religious lecture is divided into three, namely the style of language comparison, linkage, and repetition. Comparative language style is metaphorical and metaphorical, intermediate language style is antonomia, and the style of repetition language is epizeukis.
ANALISIS KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL TITIP RINDU UNTUK IBU KARYA EIDELWEIS ALMIRA Yudana, I Wayan; Suputra, I Gusti Ketut Alit; Ulinsa, Ulinsa
BAHASANTODEA Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.166 KB)

Abstract

This research is based on the desire to know how the character of a character in the novel Titip Rindu for Mother works Eidelweis Almira. This study aims to describe the character of the character in the novel Titip Rindu for the work of Eidelweis Almira with Sigmund's psychoanalytic theory. This research is a type of qualitative research, descriptive, using textual approach, and literature techniques. The analysis of interactive model data by Miles and Huberman was done by way of marking, classifying, and summarizing the results of analysis in harmony with Sigmund Freud's personality theory. The author displays the mother figure as the dominant object in the novel Titip Rindu Untuk Ibu without ruling out the important and interesting role of other characters. Mother in the novel Titip Rindu for Mother is very inspiring, especially the nature and character of how much the affection of a mother to patiently struggle and work hard to raise and raise the baby even though sometimes what is expected not in accordance with reality.

Page 1 of 2 | Total Record : 14