cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,782 Documents
Pengaruh Suhu Aktivasi Terhadap Morfologi dan Jumlah Pori Karbon Aktif Tempurung Kemiri sebagai Elektroda Efendi, Zudit; Astuti, Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.4.297-302.2016

Abstract

Telah dibuat elektroda dari karbon aktif tempurung kemiri (Aleurites molucanna) dengan H3PO4 2,5 % sebagai aktivator dengan suhu aktivasi 600 oC, 700 oC, dan 800 oC. Jumlah mesopori karbon aktif yang dihasilkan berturut-turut adalah 208, 2381, dan 942 pori. Luas permukaan pori karbon aktif adalah 444426,57 , 12910253,53, dan 3466400,00 nm2. Nilai konduktivitas listrik elektroda yang diperoleh adalah 0,02, 0,03, dan 0,04 µS. Untuk nilai kapasitansi adalah 9,44, 15,13, dan 8,76µF. Sehingga elektroda terbaik dihasilkan pada suhu aktivasi 700 oC.Kata kunci:  Cappacitive deionization, elektroda, H3PO4, Karbon aktif, mesopori, tempurung kemiri
Distribusi Spasial dan Temporal Petir di Sumatera Barat Saufina, Elfira; Marzuki, Marzuki
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.4.303-312.2016

Abstract

Distribusi spasial dan temporal petir di Sumatera Barat telah diteliti dengan menggunakan data satelit Tropical Rainfall Measuring Mission-Lightning Imaging Sensor (TRMM-LIS) selama 16 tahun pengamatan (1998-2013). Hubungan antara petir dan curah hujan diteliti dengan memanfaatkan data TRMM 3B43. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petir di Sumatera Barat banyak terjadi di darat dengan densitas tertinggi terjadi pada bulan Desember, Januari dan Februari (DJF). Petir di darat banyak terjadi pada sore hari mulai jam 17.00 LST hingga tengah malam dan kabupaten Dharmasraya merupakan daerah yang memiliki densitas kilatan petir tertinggi terutama selama periode DJF. Siklus diurnal petir konsisten dengan siklus migrasi awan dari laut ke daratan Sumatera yang ditemukan oleh peneliti sebelumnya. Hubungan curah hujan dan petir di Sumatera Barat bervariasi antara satu kabupaten dengan kabupaten lainnya. Berdasarkan nilai regresi linier antara petir dan curah hujan terlihat bahwa daerah yang memiliki korelasi yang cukup kuat antara densitas petir dan curah hujannya adalah Kabupaten Solok,  Solok Selatan, Padang Pariaman, dan 50 Kota sedangkan daerah yang memiliki korelasi yang rendah adalah Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, dan Agam. Dengan demikian, di beberapa kabupaten petir dapat menjadi indikator untuk penentu curah hujan tetapi tidak untuk beberapa kabupaten yang lain.Kata kunci: distribusi petir, Sumatera Barat, TRMM
Karakterisasi Feed Zone dan Potensi Produksi Sumur Panas Bumi ML-XX Muara Laboh, Solok Selatan Marisa, Devi; Putra, Ardian; Irsamukhti, Robi; Martikno, Rudy; Situmorang, Jantiur; Putra, Alfianto Perdana; Humaedi, Muhammad Tamrin
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.4.313-321.2016

Abstract

Penelitian mengenai uji komplesi guna untuk mengetahui karakterisasi sumur dan reservoir panas bumi, antara lain lokasi feed zones  dan kontribusinya, injectivity index (II), profil tekanan dan temperatur, jenis fluida, serta potensi produksi sumur telah dilakukan di sumur panas bumi ML-XX Muara Laboh, Solok Selatan.  Uji komplesi dilakukan melalui beberapa tahap, dimulai dari PTS injection, multi-rate injectivity test, PT heating-up survey hingga pemodelan sumur.  Data dari hasil uji komplesi akan digunakan untuk menghitung estimasi potensi produksi dari sumur tersebut dengan melakukan pemodelan sumur.  Hasil dari uji komplesi pada sumur ML-XX menunjukkan adanya 4 lokasi feed zone dengan feed zone utama terletak pada kedalaman 1536 m, lokasi lain terletak pada kedalaman 1617 m, 1797 m, dan >1878 m. Feed zone mayor memiliki laju alir massa sebesar 49 kg/s, kontribusi aliran 60% dan injectivity index (II) sebesar 9 kg/s.bara.  Untuk estimasi potensi produksi, didapatkan sebesar 8,2 MWe pada tekanan kepala sumur (WHP) 9,2 bara dengan tekanan separasi sebesar 7 bara menggunakan metode Hagedorn-Brown.  Sumur ML-XX merupakan sumur satu fasa dengan sistem dominasi air.Kata kunci: uji komplesi, feed zones, injectivity index, pemodelan sumur
Pengaruh Waktu Sonikasi terhadap Konduktivitas Listrik Zeolit Berbahan Abu Dasar Batubara Menggunakan Metode Peleburan Alkali Hidrotermal Sari, Nita Kurnia; Muttaqin, Afdhal
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.4.322-326.2016

Abstract

Pembuatan zeolit sintetis berbahan abu dasar batubara menggunakan metode peleburan alkali hidrotermal telah dilakukan dengan pemberian sonikasi. Sebelum disintesis, kandungan abu dasar batubara diuji dengan XRF. Hasil XRF menunjukkan bahwa abu dasar yang digunakan memiliki kandungan SiO2 sebanyak 57,236% dan Al2O3 sebanyak 33,172%. Abu dasar dan NaOH dilebur dengan perbandingan 1:1,2 g. Sampel yang telah dilebur, dilarutkan dengan larutan NaAlO2, kemudian diberikan pengaruh sonikasi sebelum proses kristalisasi zeolit (hidrotermal). Variasi waktu sonikasi diberikan pada 4 sampel adalah 0,5; 1; 1,5 dan 2 jam serta 1 sampel tanpa sonikasi sebagai perbandingan. Sampel hasil sintesis dicuci dengan aquades hingga mencapai pH 9-10. Karakterisasi sampel yang dilakukan meliputi karakterisasi morfologi permukaan menggunakan SEM dan pengukuran konduktivitas listrik menggunakan LCR-meter. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan sampel dengan pemberian ultrasonik memiliki morfologi permukaan yang lebih seragam daripada sampel tanpa pemberian sonikasi. Nilai konduktivitas listrik yang dihasilkan berkisar dari 0,05206 x 10-6 - 2,1188 x 10-6 S/cm dan berada pada rentang bahan semikonduktor. Zeolit dengan pemberian sonikasi selama 1,5 jam mempunyai konduktivitas listrik tertinggi dibandingkan dengan sampel lain. Kata Kunci : sonikasi, sodalit, philipsite, gobbinsite, konduktivitas listrik zeolit
Rancang Bangun Sistem Monitoring Kelembaban Tanah Menggunakan Wireless Sensor Berbasis Arduino Uno Asriya, Putri; Yusfi, Meqorry
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.4.327-333.2016

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun sistem monitoring kelembaban tanah menggunakan wireless sensor berbasis Arduino Uno. Rancangan perangkat keras sistem ini terdiri dari satu unit transmitter yang dilengkapi oleh sensor soil moisture SEN0114 V2 dan satu unit receiver. Semua unit dikendalikan dengan menggunakan Arduino Uno. Data kelembaban tanah dikirim oleh unit transmitter  ke unit receiver menggunakan transceiver nRF24L01+ yang memanfaatkan gelombang radio sebagai media pengiriman. Hasil deteksi nilai kelembaban tanah pada sensor ditampilkan oleh LCD 2x16 karakter. Hasil pengujian sensor kelembaban tanah meperlihatkan bahwa hubungan antara tegangan keluaran sensor dengan kelembaban tanah pada moisture meter adalah linear dengan nilai regresi sebesar 0,9758. Berdasarkan pengujian transceiver, jarak terjauh pengiriman data yang dapat diterima oleh receiver di luar ruangan tanpa ada penghalang adalah 200,1 m. Pada pengujian variasi sudut pengiriman, data dapat diterima oleh unit receiver pada sudut ³ 26,56⁰. Apabila sudut lebih kecil dari 26,56⁰ data masih dapat diterima dengan adanya delay hingga sudut 11,31⁰.Kata kunci: sensor soil moisture, kelembaban tanah, wireless, gelombang radio, nRF24L01+ 
Pengaruh Konsentrasi NaOH pada Sintesis Nanosilika dari Sinter Silika Mata Air Panas Sentral, Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Metode Kopresipitasi Susilo, Hendro; Putra, Ardian; Astuti, Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.4.334-338.2016

Abstract

Nanopartikel silika telah disintesis dari sinter silika yang bersumber dari mata air panas Sentral, Solok Selatan, Sumatera Barat menggunakan metode kopresipitasi. Sintesis dilakukan dengan cara merendam sinter silika dengan HCl 10 M selama 12 jam dan direaksikan dengan NaOH 8 M, 9 M dan 10 M. Larutan disaring dan dititrasi dengan HCl 10 M hingga pH mencapai 1, kemudian dicuci dan dikeringkan dengan oven selama 5 jam dengan suhu 100 oC. Dari hasil karakterisasi X-Ray Diffraction (XRD) didapatkan bahwa sampel yang direaksikan dengan NaOH 8 M dan 9 M, menghasilkan fasa kristal dengan ukuran kristal berturut-turut 224 nm dan 138 nm, sedangkan sampel dengan konsentrasi NaOH 10 M memiliki fasa amorf. Berdasarkan hasil karakterisasi Scanning Electron Microscopy (SEM) didapatkan ukuran partikel rata-rata berturut-turut 506 nm, 245 nm, dan 202 nm.Kata kunci : nanopartikel, sinter silika, kristal, XRD, SEM
Estimasi Penyebaran Kanker Paru pada Bagian Tulang Belakang (Vertebra) dengan Menganalisis Nilai Uptake Tc99m MDP Andriani, Chintia Rahmi; Milvita, Dian; Nazir, Fadil
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.4.339-344.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian estimasi penyebaran kanker paru pada bagian tulang belakang (vertebra) dengan menganalisis nilai uptake Tc99m MDP. Data diperoleh dari 18 orang penderita kanker paru yang melakukan pemeriksaan bone scan. Pemeriksaan bone scan menggunakan bahan radiofarmaka Tc99m MDP yang diinjeksikan ke dalam  tubuh. Pemeriksaan dilakukan di bawah kamera gamma secara spot static selama 30 menit pada posisi anterior dan posterior. Hasil citra pemeriksaan bone scan diolah dengan teknik ROI dengan fokus pada tulang belakang dan bagian sekitarnya. Hasil menunjukkan nilai uptake Tc99m MDP pada bagian tulang belakang dan sekitarnya untuk setiap pasien kanker paru berbeda. Pasien dengan nilai uptake Tc99m MDP yang berada di atas 345609 count untuk posisi anterior dan 389457 count untuk posisi posterior mengalami metastasis, kecuali adanya kasus tertentu pada pasien. Nilai % uptake Tc99m MDP tulang servikal, tulang torakal dan tulang lumbal secara rerata berbeda, baik pada posisi anterior maupun posisi posterior.Kata kunci : tulang belakang, kanker paru, uptakeTc99m MDP
Pengaruh Temperatur Kalsinasi pada Sintesis Nanopartikel Silika Pantai Purus Kota Padang Rozi, Tika Yulian; Astuti, Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.4.351-356.2016

Abstract

Sintesis nanopartikel silika telah berhasil dilakukan dengan menggunakan bahan pasir pantai Purus Sumatera Barat. Nanopartikel silika disintesis menggunakan metode kopresipitasi, yaitu dengan cara merendam pasir dengan HCl 10 M selama 12 jam kemudian pasir direaksikan dengan NaOH 7 M.  Larutan disaring kemudian dititrasi dengan HCl 10 M sampai pH akhir mendekati 1-2. Hasil sintesis di dikalsinasi dengan variasi temperatur 600◦C, 700◦C dan 800◦C selama 5 jam. Berdasarkan hasil XRD diketahui bahwa sampel yang dikalsinasi dengan temperatur 600◦C memiliki kristal silika kuarsa dengan hasil sampingan berupa NaCl.  Kristal silika kuarsa dan kristobalit ditemukan pada sampel dengan temperatur kalsinasi 700◦C dan 800◦C.  Ukuran kristal ketiga sampel lebih besar dari pada 100 nm. Hasil SEM menunjukan bahwa semua sampel memiliki bentuk partikel yang tidak homogen dan mengalami penggumpalan.Kata kunci : nanopartikel, silika, kalsinasi, XRD, SEM
Sintesis Nanokomposit Karbon-TiO2 Sebagai Anoda Baterai Lithium Aflahannisa, Aflahannisa; Astuti, Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.4.357-363.2016

Abstract

Sintesis material anoda baterai lithium telah dilakukan dengan bahan baku dari karbon aktif dan titanium dioksida (TiO2). Pembuatan karbon aktif dilakukan dengan mengaktivasi tempurung kemiri menggunakan larutan H3PO4 2,5% sebagai aktivator dengan temperatur aktivasi 700 oC. Selanjutnya dibuat material anoda dengan menggunakan metode solid state reaction dengan variasi massa karbon aktif-TiO2 yaitu 5% : 95%, 10% : 90%, 15% : 85% dan 20% : 80%. Material anoda dibuat dalam bentuk pellet dan dikarakterisasi menggunakan SEM, XRD, LCR Meter dan Cyclic Voltammetry. Hasil SEM menunjukkan bahwa material anoda yang terbuat dari karbon aktif dan TiO2 tercampur hampir merata. Hasil XRD menunjukkan bahwa titanium dikosida (TiO2) memiliki struktur kristal yang sama yaitu Tetragonal dan karbon pada variasi massa karbon-TiO2 (20% : 80% dan 15% : 85%) memiliki struktur kristal Hexagonal sedangkan variasi massa karbon-TiO2 (10% : 90% dan 5% : 95%) memiliki struktur kristal Rhombohedral. Konduktivitas listrik tertinggi didapatkan pada variasi massa karbon-TiO2 (10%:90%) yaitu 1,11x10-7 S/cm dan kapasitansi tertinggi didapatkan variasi massa karbon-TiO2 (20%:80%).Kata kunci: baterai lithium, karbon aktif, TiO2, konduktivitas, kapasitansi
Pemodelan Tinggi dan Waktu Tempuh Gelombang Tsunami Berdasarkan Data Historis Gempa Bumi Bengkulu 4 Juni 2000 di Pesisir Pantai Bengkulu Aperus, Rahmad; Pujiastuti, Dwi; Billyanto, Rachmad
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.4.364-370.2016

Abstract

Telah dilakukan pemodelan tinggi dan waktu tempuh gelombang tsunami di pesisir pantai Bengkulu dengan menggunakan software L-2008 dan Travel Time Tsunami (TTT). Dalam penelitian ini digunakan data historis gempa bumi Bengkulu 4 Juni 2000 dengan skenario magnitudo 8 Mw, 8,5 Mw dan 9 Mw. Daerah dampak tsunami yang diamati adalah Muko-Muko, Ketaun, Kota Bengkulu, Mana dan Kaur. Dari hasil pemodelan diperoleh bahwa daerah yang paling cepat dihantam tsunami adalah daerah Mana dengan waktu 20 menit 7 detik. Nilai run up tsunami tertinggi juga berada di daerah Mana. Nilai run up yang diperoleh dari hasil pemodelan menggunakan skenario magnitude 8 Mw adalah 2,01 m, skenario magnitudo 8,5 Mw adalah 4,05 m dan skenario magnitudo 9 Mw adalah 9,31 m.Kata kunci: tsunami, pemodelan, software L-2008, software TTT, run up