cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,782 Documents
Distribusi Dosis Radiasi dari Penggabungan Lapangan Foton dan Elektron Berdasarkan Grafik Dose Volume Histogram (DVH) pada Terapi Kanker Payudara Liasari, Ike Putri; Milvita, Dian; Diyona, Fiqi
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.1.62-67.2022

Abstract

Telah dilakukan distribusi dosis radiasi dari penggabungan lapangan foton dan lapangan elektron berdasarkan grafik Dose Volume Histogram (DVH) pada terapi kanker payudara. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak antara lapangan foton dan lapangan elektron terhadap distribusi dosis radiasi. Pengambilan data dilakukan dengan memvariasikan Source Surface Distance (SSD) dan jarak antara lapangan foton dan elektron. SSD yang digunakan yaitu 97,5 cm; 100 cm dan 102,5 cm dengan variasi jarak untuk setiap SSD mulai dari 0 cm; 0,3 cm; 0,6 cm dan 1 cm. Analisis data dilakukan pada hasil grafik DVH yang didapatkan dari Treatment Planning System (TPS). Distribusi dosis radiasi yang diperoleh tidak menunjukkan pengaruh dari jarak antar lapangan foton dan elektron. Nilai dosis maksimum yang diperoleh melebihi standar dosis maksimum yang ditetapkan oleh ICRU Report 62.
Rancang Bangun Alat Peraga Fisika Efek Doppler Menggunakan Modul Sensor Suara dan Arduino Aprilia, Rofiatus Diana; Harijanto, Alex; Subiki, Subiki
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.2.139-145.2022

Abstract

Telah dilakukan perancangan alat peraga fisika efek doppler menggunakan modul sensor suara dan arduino. Alat peraga ini dirancang dari beberapa unit yaitu sensor suara FC-04 sebagai pendeteksi suara, dan sensor jarak HC-SR04 sebagai alat untuk mendeteksi jarak benda. Data yang diperoleh dari sensor akan ditampilkan melalui layar monitor laptop. Pada perancangan alat peraga fisika ini menggunakan desain pengembangan dari Nieveen, dengan tahapan-tahapannya ialah studi pendahuluan, perencanaan, dan penilaian. Sensor jarak dalam mengukur jarak memiliki tingkat kelinieran yang sangat tinggi yaitu 0,9822 %. Sedangkan untuk sensor suara dalam penelitian ini mampu mendeteksi bunyi dengan frekuensi 500 Hz sampai 3000 Hz dan memiliki tingkat kelinieran dengan alat ukur frekuensi sebesar 0,8386%. Hasil uji coba lapang yang dilakukan diperoleh nilai error terendah -4,147 % dan nilai error tertinggi sebesar 3,335 %. Selain itu, didapatkan hasil analisis regresi linier sederhana dengan nilai y = 0,9787x+1119,6 dan R Square (R2) sebesar 0,959 %.
Kontrol Ukuran Nanopartikel Perak dengan Variasi Konsentrasi Ekstrak Kulit Buah Manggis Septriani, Yulni; Muldarisnur, Mulda
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.1.68-74.2022

Abstract

Nanopartikel perak memiliki banyak aplikasi di bidang elektronik, kesehatan, tekstil, sensor, hingga sel surya. Untuk menjamin keberlangsungan pemanfaat nanopartikel perak, metode sintesis yang ramah lingkungan sangat diperlukan. Nanopartikel perak dapat disintesis dengan menggunakan agen pereduksi alami dari ekstrak kulit buah manggis. Sintesis dilakukan dengan mencampurkan larutan perak nitrat (AgNO3) dan PEG 6000 dengan variasi konsentrasi ekstrak kulit buah manggis 10, 20, 35, dan 50 mL pada suhu 600 ˚C selama 1 jam. Ukuran nanopartikel perak terbentuk diestimasi dari posisi puncak resonansi plasmon permukaan yang diperoleh dari pengukuran UV-Vis. Terbentuknya nanopartikel perak terbukti dari terbentuknya puncak tajam pada difraktogram sinar-X tanpa ada puncak impuritas. Ukuran nanopartikel perak yang terbentuk semakin besar dengan makin tingginya kosentrasi ekstrak kulit buah manggis, yaitu secara berurutan adalah 50 nm, 55 nm, 60 nm, dan 70 nm. Hasil ini menunjukkan peluang untuk mengontrol ukuran nanopartikel perak melalui variasi kosentrasi ektrak kulit  buah manggis.
Karakteristik Quasi-Linear Convective System Menggunakan Radar Cuaca di Pontianak Tahun 2019 Mulya, Aditya; Maulana, Rezky Fajar
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.1.104-112.2022

Abstract

Quasi-Linear Convective System (QLCS) merupakan salah satu sistem konvektif bertipe linear yang dapat menyebabkan terjadinya cuaca ekstrem. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik QLCS di wilayah Pontianak. Penelitian ini mengambil kasus QLCS yang terjadi selama tahun 2019 di Pontianak dengan memanfaatkan pengamatan berbasis radar cuaca C-Band dalam radius 150 km untuk menganalisis karakteristik QLCS. Karakteristik QLCS yang dianalisis berupa sebaran temporal dan spasial, tipe pembentukan, profil propagasi sistem, serta vertical wind shear lapisan bawah dengan menggunakan produk CMAX, CTR, dan VSHEAR. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kejadian sebanyak 16 kasus QLCS yang terjadi di wilayah cakupan radar cuaca Pontianak selama tahun 2019. Dari fase inisiasi, matang, hingga disipasi, sebagian besar QLCS mampu bertahan hingga 30–60 menit dan 60–90 menit dan lebih banyak terjadi pada siang hari di wilayah coastal plain dikarenakan sifat daratan yang lebih cepat menyerap panas dibandingkan lautan. Pada fase inisiasi, proses pembentukan QLCS lebih sering terjadi dengan tipe broken line dan broken areal. Arah propagasi QLCS cenderung ke arah barat dengan kecepatan yang dominan pada kategori fast moving (> 7 m/s) serta nilai vertical wind shear pada lapisan bawah lebih dari 5 m/s/km (strong) dari fase inisiasi, matang, hingga disipasi karena pengaruh angin darat dan angin laut serta pemanasan matahari yang kuat di wilayah ekuator.
Analisis Dampak Perubahan Tutupan Lahan di Kalimantan Terhadap Temperatur Permukaan Safitri, Ramadani; Vonnisa, Mutya; Marzuki, Marzuki
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.2.173-179.2022

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perubahan tutupan lahan di Kalimantan terhadap temperatur permukaan. Identifikasi perubahan tutupan lahan dilakukan dengan metode analisa data satelit landsat pada setiap kelas tutupan lahan  yang bertujun untuk melihat kenaikan suhu permukaan. Klasifikasi tutupan lahan dan suhu permukaan didapatkan dari data landsat 5 dan 8 yang diolah dengan menggunakan ENVI 5.3 dan Arcgis 10.6 1. Klasifikasi tutupan lahan dibagi atas 3 kelas secara garis besar yaitu lahan terbangun, badan air, dan lahan non terbangun. Penelitian ini menemukan bahwa suhu permukaan pada setiap kelas tutupan lahan berbeda-beda. Perubahan pada tahun 1999 ke 2014 sebesar 7 % pada wilayah Kalimatan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat. Hasil yang didapatkan menunjukkan perubahan tutupan lahan berbanding lurus dengan temperatur permukaan
Analisis Kecepatan Gelombang Primer dan Sekunder Pada Batuan Gunung Api di Sekitar Daerah Kabupaten Solok Selatan Hastuti, Nofriza; Putra, Ardian
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.1.119-125.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengukuran kecepatan gelombang primer dan sekunder pada sampel batuan gunung api di sekitar daerah Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kecepatan gelombang primer dan sekunder dari sampel batuan. Sampel batuan diambil pada 12 titik daerah di Kabupaten Solok Selatan dengan masing-masing titik diambil sebanyak 3 buah sampel batuan. Sebelum dilakukan pengukuran kecepatan gelombang primer dan sekunder, batuan diprepasi terlebih dahulu dengan memotong batuan menggunakan alat gerinda batu. Pengukuran kecepatan gelombang primer dan sekunder dilakukan dengan menggunakan alat sonic wave analyzer (SOWAN). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa batuan yang diambil di daerah Kabupaten solok selatan merupakan  batuan beku andesit dan basalt. Daerah penelitian dibagi menjadi dua zona yakni daerah yang dekat dengan manifestasi panas bumi dan daerah yang cukup jauh dari manifestasi panas bumi. Pada penelitian perbedaan karakteristik batuan pada dua zona daerah ini terdapat pada nilai kecepatan gelombang primer dan sekunder yang merambat pada batuan. Batuan yang memiliki kecepatan gelombang primer dan sekunder yang paling besar merupakan batuan yang berada cukup jauh dari daerah manifestasi panas bumi sementara itu batuan di daerah yang dekat manifestasi panas bumi memiliki kecepatan gelombang primer dan sekunder yang lebih kecil.
Penentuan Kualitas Air Muara Sungai Batang Arau Melalui Pengujian Total Dissolved Solid (TDS), Total Suspended Solid (TSS), dan Kandungan Logam Berat Ofiyen, Charlie; Puryanti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.3.278-284.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi logam berat, suhu, pH, konduktivitas listrik, total padatan terlarut (TDS) dan total padatan tersuspensi (TSS) pada sampel air muara Sungai Batang Arau. Nilai konsentrasi logam berat diukur menggunakan alat inductively coupled plasma (ICP), suhu diukur menggunakan termometer, pH diukur menggunakan pH meter, konduktivitas listrik diukur menggunakan konduktiviti meter, TDS dan TSS ditentukan menggunakan metode gravimerti. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata rata-rata suhu sebesar 28,52 ℃. Nilai rata-rata pH sebesar 6,76. Nilai rata-rata konduktivitas listrik sebesar 176,43 µS/cm. Nilai rata-rata TDS sebesar 1040,5 ppm. Berdasarkan PP. No. 82 Tahun 2001 nilai rata-rata TDS di muara Sungai batang Arau telah melebihi standar baku mutu air kelas II yaitu sebesar 1000 mg/l. Nilai rata-rata TSS sebesar 204,9 ppm, nilai rata-rata TSS juga telah melebihi baku mutu PP. No. 82 Tahun 2001 kelas II yaitu sebesar 50 mg/l. Nilai kosentrasi logam berat Cd, Cu, dan Hg di muara Sungai Batang Arau telah melebihi baku mutu yang ditetapkan PP. No. 82 Tahun 2001. Dari hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa kualitas air di muara Batang Arau telah terjadi pencemaran. This study aims to determine the concentration of heavy metals, temperature, pH, electrical conductivity, totally dissolved solids (TDS) and totally suspended solids (TSS) in the estuary samples of the Batang Arau River. The value of heavy metal concentration was measured using an inductively coupled plasma (ICP), temperature was measured using a thermometer, pH was measured using a pH meter, electrical conductivity was measured using a conductivity meter, TDS and TSS were determined using the gravimerity method. From the results of the study, the average value of the temperature was 28.52. The average value of pH is 6.76. The average value of electrical conductivity is 176.43 S/cm. The average value of TDS is 1040.5 ppm. Based on PP. No. 82 of 2001 the average TDS value at the estuary of the Batang Arau River has exceeded the class II water quality standard, which is 1000 mg/l. The average TSS value is 204.9 ppm, the TSS average value has also exceeded the PP quality standard. No. 82 of 2001 class II that is equal to 50 mg/l. The concentration values of Cd, Cu, and Hg heavy metals in the Batang Arau River estuary have exceeded the quality standards set by PP. No. 82 of 2001. From the results obtained, it can be concluded that the water quality in the Batang Arau estuary has been polluted.
Rancang Bangun Prototipe Robot Pembersih Lantai 3 in 1 Berbasis Mikrokontroler Nina, Nina; Firmawati, Nini; Marzuki, Marzuki
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.2.166-172.2022

Abstract

Lantai merupakan bagian penting dalam rumah yang berfungsi sebagai penunjang kegiatan maupun aktivitas sehari-hari. Ketika seseorang jarang mengepel lantai setelah menyapu lantai dengan rutin, justru debu yang menempel pada lantai belum sepenuhnya hilang. Hal inilah yang dapat menyebabkan berkembangnya berbagai macam kuman dan bakteri yang membahayakan tubuh penggunanya. Untuk mengatasi permasalahan di atas, maka dirancang sebuah prototipe robot pembersih lantai 3 in 1 berbasis mikrokontroler. Prototipe ini dilengkapi dengan 3 sensor yaitu sensor debu GP2Y1010AU0F digunakan untuk mendeteksi debu sehingga vacuum akan otomatis aktif. Sensor ultrasonik HC-SR04 digunakan untuk mendeteksi objek sampah, kemudian sensor DHT22 digunakan untuk mendeteksi kelembaban lantai. Pengujian dilakukan untuk mengetahui kinerja dan efektivitas dari robot. Hasil pengujian kinerja menunjukan robot mampu bergerak maju, mundur, berhenti, dan berbelok 360°. Pada pengujian kamera, kamera yang digunakan mampu menangkap objek dengan jelas. Hasil pengujian efektivitas tangan robot, robot telah berhasil mengangkat sampah hingga beban maksimal yang ditetapkan, yaitu  sebesar 150 gram. Pada pengujian penyedotan debu oleh robot, vacuum cleaner yang digunakan dapat berfungsi dengan persentase efektivitas pembersihan rata-rata sebesar 96,33%. Pada pengujian sistem pengepelan lantai, robot mampu membaca kondisi lantai basah maupun kering dengan dan basah sesuai dengan kondisi lantai tersebut. 
Prototipe Pendeteksi Rhodamin B Pada Lipstik Menggunakan Sensor TCS3200 untuk Perlindungan Konsumen dari Penggunaan Zat warna Berbahaya Pada Kosmetik Hidayati, Jamilatul; Firmawati, Nini
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.2.235-241.2022

Abstract

Rhodamin B merupakan salah satu pewarna sintetis berbahaya yang banyak dijadikan sebagai bahan campuran lipstik. Pemakaian Rhodamin B pada kosmetik dapat menyebabkan keracunan, iritasi pada saluran pencernaan, kulit, dan gangguan fungsi hati. Untuk mencegah hal tersebut maka, diperlukan alat yang dapat mendeteksi kadar Rhodamin B pada lipstik. Pada penelitian ini telah dibuat prototipe detector Rhodamin B menggunakan sensor TCS3200. Pengujian alat dilakukan dengan 5 variasi konsentrasi sampel Rhodamin B yaitu 5ppm, 10ppm, 15ppm, 20ppm, dan 25ppm. Penelitian telah sukses mengembangkan detector Rhodamin B dengan tingkat kesalahan pada saat pengujian 6,65%. Alat yang telah diuji digunakan untuk mendeteksi kandungan Rhodamin B pada 8 sampel lipstik yang beredar di pasaran yang dipilih secara acak. Dari 8 sampel lipstik yang digunakan terdapat 3 sampel yang mengandung Rhodamin B dengan kadar tertinggi yaitu sekitar 3,89ppm. Dengan demikian, alat yang telah dirancang mampu mendeteksi Rhodamin B pada lipstik dengan baik sehingga berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam rangka melindungi konsumen dari penggunaan zat warna berbahaya pada kosmetik.
Karakterisasi Sifat Mekanik Film Plastik dari Pati Biji Nangka dengan Variasi Nanoserat Pinang Anum, Paridah; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.2.146-152.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai karakterisasi sifat mekanik film plastik dari pati biji nangka dengan variasi nanoserat pinang. Pembuatan film plastik dilakukan menggunakan metode solution casting. Persentase nanoserat yang digunakan yaitu 0%, 5%, 10%, 15%, 20% dan satu sampel 25% tanpa pati. Pengujian sifat mekanik meliputi uji kuat tarik, elongasi, dan modulus elastisitas. Sampel dikarakterisasi menggunakan Particle Size Analyzer (PSA), Scanning Electron Microscope (SEM) dan Fourier Transform Infrared (FTIR). Hasil PSA menunjukkan nanoserat memiliki diameter 79-187 nm. Hasil karakterisasi SEM diperoleh bentuk permukaan film plastik yang halus. Hasil FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi C=O dan C-O merupakan gugus fungsi hidrofilik yang mengindikasikan film plastik mampu terdegradasi. Kondisi optimum persentase nanoserat yaitu 25% tanpa menggunakan pati yaitu kuat tarik 11,23 Mpa, elongasi 52,17 %, elastisitas 21,525 Mpa. Hasil yang diperoleh telah memenuhi standar kuat tarik plastik biodegradable JIS 2-1702.