cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,782 Documents
Analisis Kecepatan Pergeseran Seismik Sesar Palu Koro Akibat Gempa Palu 2018 Menggunakan Data Global Navigation Satellite System Nurdin, Nurdin; Pujiastuti, Dwi; Marzuki, Marzuki
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.428-434.2022

Abstract

Kecepatan pergeseran seismik horizontal dari Sesar Palu koro akibat gempa Palu 28 September 2018 dengan kekuatan 7,4 SR telah dianalis menggunakan 10 stasiun InaCORS (Indonesian Continuously Operating Reference Stations) untuk melihat pergeseran yang terjadi sebelum gempa/praseismik, saat gempa/koseismik, dan setelah gempa/pascaseismik. Stasiun yang digunakan adalah CBAL, CRAU, PALP, CKEN, CTOL, CPRE, CMLI, CPAL, CMAK, dan CBIT. Penelitian ini menggunakan software GAMIT, GLBOK, dan GMT. Data pengamatan yaitu sebanyak 100 DoY (Day of Years) dimulai dari 6 Agustus sampai 28 November 2018 (DoY 218-317). Pada fase praseismik (DoY 218-270), stasiun InaCORS mengalami kecepatan pergeseran 0,245819 mm/hari-0,026816 mm/hari dengan arah pergerakan dipengaruhi oleh manifestasi tektoknik yang ada di Sulawesi. Kecepatan Pergeseran meningkat pada fase koseismik (DoY 271-272) dimana stasiun InaCORS kecepatan pergeseran 1151,790819 mm/hari sampai 0,592832 mm/hari dengan arah yang berlawanan dengan fase praseismik. Stasiun yang bagian utara bergerak dominan ke utara dan yang selatan dominan ke selatan. Pada fase pascaseismik (DoY 273-318), Kecepatan pergerakan stasiun InaCORS mengikuti arah pergerakan pada fase koseismik, dengan besar kecepatan  sebesar 0,023154 mm/hari 0,283536 m.
Pola Sebaran Konvektif Berdasarkan Indeks Konvektif dan Konvergensi Di Sulawesi Selatan Trisnakusumawati, Dofiali Dwi; Sujiono, Eko Hadi; Palloan, Pariabti
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.515-522.2022

Abstract

La Nina merupakan kejadian anomali atmosfer secara global, saat terjadi la nina yang bersamaan dengan musim hujan memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas konvektif dan konvergensi. Sulawesi Selatan mempunyai pesisir, dataran tinggi dan terdapat teluk Bone, mempunyai aktivitas konvektif dan konvergensi yang juga berbeda. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola aktifitas konvektif berdasarkan indeks konvektif dan nilai konvergensi secara temporal dan spasial pada saat periode La Nina dan normal. Data indeks konvektif dari data satelit dan konvergensi angin permukaan, dilakukan pengolahan berdasarkan musiman DJF, MAM, JJA, dan SON serta harian pagi, siang, malam, dan dini hari. Hasil penelitian menunjukkan nilai konvekstif dan konvergensi saat periode la Nina dan normal musim serta harian mempunyai pola yang sama, yang mebedakan adalah nilai Ic. Aktifitas konvektif kuat terjadi di musim MAM dengan Ic > 30 K, selain itu daratan bagian utara terjadi pola aktivitas konvektif dan konvergensi sepanjang musim, diakibatkan dari topografi pegunungan dan terdapat teluk. Pola sebaran konvektif dan konvergensi di perairan terjadi di pagi dan dini hari (pukul 08.00 dan 02.00 WITA), di darat terjadi di siang hari dan malam hari (pukul 14.00 dan 20.00 WITA), hal ini diakibatkan kuatnya aktifitas angin darat dan angin laut yang menyebabkan perbedaan sebaran konvektif dan konvergensi.
Identifikasi Pencemaran Air Sungai Batanghari di Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Menggunakan Parameter Fisika dan Kimia Erajalita, Aisyah; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.448-454.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencemaran air Sungai Batanghari di Pulau Punjung Dharmasraya menggunakan parameter TDS, TSS, konduktivitas listrik, kekeruhan, temperatur, pH dan konsentrasi logam berat (Hg, Pb, dan Cu). Pengukuran semua parameter dilakukan di lapangan, kecuali TSS dan konsentrasi logam berat. Pengukuran TSS menggunakan metode gravimetri dan pengukuran konsentrasi logam berat menggunakan Atomic Absorbtion Spectroscopy. Tingkat pencemaran air sungai dianalisis menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP). Hasil penelitian menunjukkan nilai TDS sebesar 54,20 ppm, nilai TSS sebesar 128,2 mg/L yang telah melebihi baku mutu yaitu 40 mg/L, nilai konduktivitas listrik sebesar 109,60 μS/cm. Nilai kekeruhan sebesar 187,80 NTU, yang telah melebihi baku mutu yaitu 25 NTU. Temperatur air sungai belum melebihi baku mutu dengan nilai sebesar 29,05°C. pH sungai belum melebihi baku mutu dengan nilai sebesar 6,63 yang tergolong asam. Konsentrasi logam berat Hg, Pb, dan Cu belum melebihi baku mutu air. Konsentrasi tertinggi logam berat Hg dan Cu yaitu 0,0006 mg/L dan 0,020 mg/L sedangkan konsentrasi logam berat Pb yang didapatkan berada di bawah batas deteksi yaitu <0,002 mg/L. Dari hasil semua pengukuran dapat disimpulkan air Sungai Batanghari di Pulau Punjung Dharmasraya tergolong tercemar ringan dengan nilai indeks pencemaran 3,691.
Pengaruh Komposisi Kitosan Terhadap Sifat Fisis Dan Biodegradable Film Komposit Nanoserat Pinang Dengan Castor Oil Sebagai Plasticizer Indah, Ayuzia Puspa; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.501-507.2022

Abstract

Research has been carried out on the effect of chitosan composition on the physical and biodegradable properties of areca nut nanofiber composite films with castor oil as a plasticizer. Samples were made using the solution casting method. The variations of chitosan used were 0 g, 0.56 g, 0.7 g, 0.84 g, 1.4 g and one sample used starch with a variation of 0.84 g chitosan. The physical properties of the samples tested were thickness test, FTIR test and FESEM test. Mechanical properties tests include tensile strength, elongation, elasticity, and biodegradation tests. The samples were characterized using a Particle Size Analyzer (PSA) to determine the size of the nanofibers, a Field Emission Scanning Electron Microscope (FESEM) to determine the sample morphology and Fourier Transform Infrared (FTIR) to determine the functional groups. PSA results showed that the nanofibers had a diameter of (79-187) nm. The results of FESEM characterization obtained the shape of a hollow biodegradable plastic surface. The FTIR results indicate the presence of a C=O functional group and C-O is a hydrophilic functional group which indicates that biodegradable plastic is capable of being degraded. The best tensile strength results in the chitosan variation of 0.84 g without starch with a value of 20.04 MPa, the best elongation in the 0.7 g chitosan variation with a value of 138.56%, elasticity 198.66 MPa in the 0.84 g chitosan variation with the addition of starch, the average thickness is 0.25 mm. The higher the variation of chitosan, the thickness, tensile strength, elasticity, and biodegradation of biodegradable plastics increase, while elongation decreases
Karakterisasi Papan Beton Ringan Berpenguat Batang Jagung Oktora, Deora Murza; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.442-447.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakterisasi papan beton ringan berpenguat batang jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase optimum serat batang jagung yang dapat mempengaruhui sifat fisis dan mekanis papan beton ringan. Persentase serat yang digunakan adalah 0%, 0.3%, 0.6%, 0.9%, 1.2%, dan 1.5%. Sifat fisis yang diuji pada penlitian ini adalah densitas, porositas, dan daya serap ai dengan ukuran sampel 5 cm x 5 cm x 1 cm. Sedangkan sifat mekanis yang diuji adalah kuat tekan dengan ukuran sampel 5 cm x 5 cm x 1 cm dan kuat lentur dengan ukuran sampel 20 cm x 5 cm x 1 cm. Berdasarkan hasil pengujian densitas terendah didapatkan pada persentase serat 1.5% sebesar 1.39 g/cm3, nilai porositas terendah pada persentase serta 0% sebesar 9.38%, dan nilai daya serap air terendah pada persentase serat 0% sebesar 5.96%. Sedangkan untuk nilai kuat tekan tertinggi didapatkan pada persentase serat 1.5% sebesar 56.27 kg/cm2 dan nilai kuat lentur tertinggi pada persentase serat 1.5% sebesar 40.5 kg/cm2. Nilai densitas, porositas, daya serap air, dan kuat lentur sudah memenuhui standar SNI 03-2105-2006 dan SNI 03-2104-1991 namun untuk kuat tekan belum memenuhi standar SNI.
Pemanfaatan Limbah Daun Nanas (Ananas Comosus) Untuk Panel Akustik Sebagai Absorbsi Kebisingan Hafifah, Nurul; Elvaswer, Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.467-473.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan nilai koefisien absorbsi bunyi dan impedansi akustik dengan menggunakan metode tabung. Material Akustik dibuat dari   serat daun nanas dan matriks resin epoksi dengan memvariasikan komposisi massa dari serat daun nanas dan volume resin epoksi pada setiap sampel. Variasi komposisi antara serat daun nanas dengan resin epoksi berturut-turut adalah 17,5 g : 6,41 ml, 18,12 g : 5,87 ml, 18,75 g : 5,34 ml, 19,37 g : 4,8 ml, dan 20 g : 4,27 ml. Range frekuensi kebisingan yang digunakan pada penelitian ini yaitu 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, 4000 Hz, dan 8000 Hz. Nilai koefisien absorbsi dan impedansi akustik tertinggi terdapat pada frekuensi 8000 Hz pada sampel 5, dengan nilai koefisien absorbsi sebesar 0,87 dan nilai impedansi akustik sebesar 1,35 dyne.sec/cm5. Semakin tinggi massa serat daun nanas dan semakin rendah volume resin epoksi maka nilai koefisien absorbsi dan impedansi akustik yang diperoleh akan semakin tinggi.
Analisis Perbandingan Pendeteksian Tepi Citra CT Simulator pada Kanker Paru-Paru Menggunakan Metode Robert, Sobel, Prewitt dan Canny Husni, Hamzah Arman; Adrial, Rico
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.1.22-28.2023

Abstract

Penelitian pendeteksian tepi pada citra CT Simulator dilakukan dengan metode Robert, Sobel, Prewitt, dan Canny. Pendeteksian tepi ini bertujuan untuk mengetahui batasan dari kanker serta mengetahui metode terbaik dalam pendeteksian tepi berdasarkan analisis dari nilai rata-rata citra, kontras, Mean Square Error (MSE) dan Peak Signal to Ratio (PSNR). Penelitian ini dilakukan dengan merancang suatu aplikasi yang dibuat dengan MATLAB. Terdapat lima citra dari pasien kanker paru-paru yang diuji dengan tahapan pendeteksian tepi pada citra asli dan pendeteksian tepi pada citra yang telah diperbaiki kontrasnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil dari pendeteksian tepi pada citra asli tidak efektif digunakan untuk mengetahui batasan kanker. Pendeteksian tepi pada citra asli dengan menggunakan metode Robert, Sobel, Prewitt dan Canny masih belum mampu memperlihatkan batasan kanker, sedangkan pendeteksian tepi menggunakan metode Canny mampu memperlihatkan batasan kanker walaupun masih terdapat banyak ganggunan (artifact) pada citra. Oleh karena itu, maka dilakukan perbaikan kontras pada citra untuk menampilkan tepi yang jelas sebagai batasan kanker paru-paru. Hasil pendeteksian tepi terbaik ditunjukkan dengan nilai MSE yang paling tinggi dan PSNR yang paling rendah pada citra yang telah diperbaiki  kontrasnya. Pendeteksian tepi terbaik yaitu dengan menggunakan metode Canny yang memiliki nilai rata-rata MSE yaitu 0,8401 dan PSNR yaitu 48,9284 dB. 
Verifikasi Pergeseran Geometri Pesawat Linac Clinax CX Menggunakan Electronic Portal Imaging Device (EPID) Terdapat Kasus Kanker Nasofaring) Defira, Eli; Milvita, Dian; Diyona, Fiqi
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.482-486.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai verifikasi pergesesaran geometri pada pesawat Linear Accelerator (Linac) tipe Clinax CX menggunakan Electronic Portal Imaging Device (EPID). Verifikasi dilakukan pada 10 data rekam medis pasien kanker nasofaring di Instalasi Radioterapi Rumah Sakit Universitas Andalas. Proses verifikasi diawali dengan perencanaan Treatment Planning System (TPS) menggunakan Software Eclipse dilanjutkan dengan penyinaran pada EPID. Verifikasi pergeseran geometri berdasarkan pergeseran titik koordinat X, Y, Z. Hasil verifikasi menunjukkan terdapat pergeseran titik koordinat yang melebihi standar IAEA Human Health Series No.31 Tahun 2016, yaitu sebanyak 2 data pasien pada titik koordinat X, 1 data pasien pada titik koordinat Y, dan 1 data pasien pada titik koordinat Z karena mempunyai nilai pergesaran > 0,3 cm. Faktor penyebab terjadinya pergeseran yang signifikan adalah jauhnya jarak antara titik origin perencanaan ke titik origin penyinaran pada EPID.
Sintesis Lapisan Hidrofobik Komposit ZnO/PS-SiO2 untuk Aplikasi Self-cleaning Material Marhamah, Lailatul; Astuti, Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.508-514.2022

Abstract

Sintesis lapisan hidrofobik komposit ZnO diberi doping polistirena (PS) dan SiO2 untuk aplikasi self-cleaning material pada substrat kaca tempered. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi SiO2 pada komposit terhadap perolehan nilai sudut kontak permukaan sampel. Variasi SiO2 yang diberikan berturut-turut 0,25 g, 0,5 g, 0,75 g dan 1 g. Metode yang digunakan dalam sintesis yaitu metode sol-gel dan pelapisan substrat dilakukan dengan metode dip coating. Substrat dilapisi sebanyak 12 kali pelapisan dengan ZnO dan 1 kali pelapisan dengan PS-SiO2. Pengujian sudut kontak dilakukan dengan mengambil foto (gambar 2D) air yang diteteskan di atas sampel menggunakan kamera DSLR Sony α 6000 lensa Fix 50 mm. Sudut kontak tetesan air diukur dengan ImageJ software dan diperoleh hasil sudut kontak tertinggi sebesar 122,36˚. Hasil sudut kontak menandakan permukaan bersifat hidrofobik. Ukuran kristal ZnO sebelum dan setelah diberi doping berdasarkan hasil XRD berturut-turut 23,22 nm dan 20,46 nm. Ukuran rata-rata partikel komposit berdasarkan hasil berbesaran citra SEM 50000 x terlihat oleh mata sebesar 400,43 nm. Berdasarkan nilai sudut kontak permukaan yang diperoleh, komposit ZnO/PS-SiO2 berpotensi digunakan sebagai material self-cleaning.
Kajian Distribusi Waktu Efektif Lepas Landas di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Triwibowo, Hari; Jasruddin, Jasruddin; Arsyad, Muhammad
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.531-541.2022

Abstract

Kajian distribusi waktu efektif lepas landas di bandara internasional sultan hasanuddin makassar dilakukan dengan tujuan; 1) menganalisisis rata-rata gaya angkat pesawat boeing B737 MG dan pesawat airbus A320 2) menganalisis korelasi tekanan, temperatur, titik embun terhadap gaya angkat pesawat boeing B737 MG dan pesawat airbus A320 3) menganalisis kecenderungan perubahan tekanan, temperatur dan titik embun terhadap gaya angkat pesawat boeing B737 MG dan pesawat airbus A320 4) menganalisis pengaruh temperatur terhadap waktu efektif lepas landas bagi pesawat boeing B737 MG dan pesawat airbus A320. Data yang digunakan adalah data metar tahun 2016-2020 yang memuat informasi waktu, tekanan, temperatur dan titik embun. Hasil yang diperoleh menunjukkan; 1) Rata-rata gaya angkat mengalami penurunan setelah bulan Juli dan meningkat pada bulan Desember. 2) Korelasi antara temperatur udara dan gaya angkat berada pada rentang (-0.60) – (-1.00). Korelasi antara tekanan udara dan gaya angkat berada pada rentang 0.00-0.399. Korelasi antara titik embun dan gaya angkat berada pada rentang -0.599 – 0.399. 3) Kecenderungan perubahan temperatur dengan gaya angkat menunjukkan hubungan yang berbanding terbalik sedangkan kecenderungan perubahan tekanan dan titik embun terhadap gaya angkat menunjukkan hubungan yang tidak langsung. 4) Peningkatan temperatur membutuhkan gaya angkat yang lebih kecil demikian pula sebaliknya