cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,782 Documents
Analisis Nilai Suseptibilitas Magnetik Tanah Untuk Pendugaan Erosi Pada Lapisan Tanah di Sekitar Danau Maninjau Veliya, Indah Purna; Pohan, Ahmad Fauzi
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.2.220-226.2023

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk pendugaan erosi tanah di sekitar Danau Maninjau menggunakan metode suseptibilitas magnetik. Sampel tanah diambil menggunakan teknik random sampling yang terdiri dari 4 titik yaitu pada daerah tidak bervegetasi dengan variasi kedalaman 3 cm hingga kedalaman 57 cm dan sampel tanah pembanding diambil di daerah bervegetasi dari kedalaman 3 cm hingga 99 cm.  Total sampel tanah yang diambil sebanyak 90 sampel. Pengukuran suseptibilitas magnetik sampel menggunakan magnetic susceptibility meter dengan low frequency. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai suseptibilitas magnetik sampel bervariasi untuk daerah yang tidak bervegetasi berkisar 614,5 x 10-8 m3 kg-1 sampai dengan 918,3 x 10-8 m3kg-1, sedangkan daerah bervegetasi nilai suseptibilitas magnetik sampel berkisar antara 847,0 x 10-8 m3kg-1 sampai dengan 960,9 x 10-8 m3kg-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel tanah pada daerah penelitian merupakan jenis tanah andosol dengan mineral pengontrol nilai suseptibilitas magnetik adalah ilmenit. Berdasarkan perbandingan nilai suseptibilitas magnetik sampel di daerah tidak bervegetasi dan daerah bervegetasi, diduga bahwa erosi telah terjadi hingga kedalaman 57 cm kecuali pada titik C di kedalaman 12 cm dan 57 cm.  
Uji Akurasi Ambang Batas Indeks Stabilitas Atmosfer Terhadap Pembentukan Thunderstorm dan Awan Cumulonimbus di Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Hasanuddin Rusdin, Amernurfitra Andi; Palloan, Pariabti; Subaer, Subaer; Prasetiyo, Adi
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.2.268-274.2023

Abstract

Indeks stabilitas memiliki nilai ambang batas dan akurasi nilai ambang batas yang beragam terhadap prakiraan terjadinya awan Cb dan thunderstorm di tiap wilayah, sehingga dengan kondisi tersebut indeks stabilitas sangat menarik untuk dikaji tak terkecuali di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Indeks stabilitas sangat beragam jenisnya, namun yang umum digunakan dalam memprakirakan terjadinya awan Cb dan thunderstorm adalah SI, LI, TTI, SWEAT, KI, dan CAPE. Pada penelitian ini, ambang batas indeks stabilitas terhadap kejadian awan Cb dan thunderstorm hampir identik satu sama lain dengan bulan Desember merupakan bulan dengan ambang batas terendah dan tertinggi bagi tiap-tiap indeks stabilitas terhadap kejadian awan Cb dan thunderstorm. Akurasi ambang batas indeks stabilitas terhadap kejadian awan Cb lebih baik dibandingkan akurasi ambang batas indeks stabilitas terhadap kejadian thunderstorm yang disebabkan oleh awan Cb yang muncul di suatu wilayah belum tentu menghasilkan thunderstorm namun ketika thunderstorm terjadi di suatu wilayah maka thunderstorm tersebut disebabkan oleh adanya awan Cb.
Perbandingan Nilai Mean Glandular Dose (MGD) dari Penggunaan Filter Molybdenum (Mo) dan Rhodium (Rh) Pada Pesawat Mamografi Fadhilah, Zhafirah Putri; Adrial, Rico; Rahmah, Fafi
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.362-366.2023

Abstract

Pesawat mamografi merupakan alat yang digunakan pada kegiatan skrining payudara, sehingga dosis radiasi yang diterima pada payudara atau Mean Glandular Dose (MGD) perlu diperhatikan. Penelitian ini menggunakan pesawat mamografi dengan anoda berbahan Molybdenum (Mo) dan filter dengan bahan Molybdenum (Mo) dan Rhodium (Rh). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan nilai MGD dari setiap penggunaan tegangan tabung dengan kombinasi anoda filter Mo/Mo dan Mo/Rh serta membandingkannya. Penelitian ini menggunakan pesawat mamografi, fantom Nuclear Associates 18-220 dengan ketebalan 45 mm dan RaySafe X2 MAM. Pengambilan data dilakukan dengan dua mode penyinaran yaitu secara otomatis dan manual. Penyinaran manual menggunakan variasi tegangan dari (23 – 32) kV. Hasil dari penyinaran otomatis didapatkan arus tabung yang sesuai untuk ukuran fantom yang digunakan yaitu 80 mAs. Pada penyinaran manual didapatkan nilai MGD untuk kombinasi anoda filter Mo/Mo berada pada rentang nilai (0,33 – 1,25) mGy dengan persentase error 11% untuk tegangan 32 kV. Nilai MGD kombinasi anoda filter Mo/Rh berada pada rentang (0,44 – 1,91) mGy dengan persentase error 13,4% untuk tegangan 23%. Nilai MGD kombinasi anoda filter Mo/Rh lebih tinggi dibandingkan kombinasi anoda filter Mo/Mo. Hal ini dikarenakan nomor atom Rhodium (Rh) lebih tinggi apabila dibandingkan nomor atom Molybdenum (Mo). Selain nomor atom, energi puncak sinar-X karakteristik dari bahan filter juga mempengaruhi nilai MGD. Secara keseluruhan nilai yang didapatkan masih dalam batas yang ditetapkan oleh Perka BAPETEN No. 2 Tahun 2018 yaitu di bawah 3 mGy.
Analisis Kontur Isodosis Radiasi pada Pesawat Sinar-X di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Andalas Putra, Muhammad Ivana Harika; Adrial, Rico; S, Amel Oktavia
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.2.328-333.2023

Abstract

Telah dilakukan analisis kontur isodosis radiasi dari pesawat sinar-X di instalasi radiologi Rumah Sakit Universitas Andalas menggunakan  software surfer. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran sebaran laju dosis radiasi pada jarak dan ketinggian yang berbeda agar pekerja radiasi dapat mengetahui titik aman bagi pekerja. Pengukuran radiasi dilakukan menggunakan surveymeter fluke pada 9 titik pengukuran dengan 3 variasi ketinggian yang berbeda. Pengambilan data dimulai dengan mengukur radiasi latar kemudian laju dosis radiasi sesaat dan 20 s setelah pesawat sinar-X dipaparkan. Pengolahan data dimulai dengan menghitung laju dosis radiasi sebenarnya yang selanjutnya dibuat dalam kontur isodosis radiasi menggunakan software surfer dengan cara menginterpolasi data yang tidak beraturan menjadi bentuk grid data teratur yang dipisahkan garis-garis dengan rentang nilai yang sama. Hasil perhitungan menunjukan laju dosis radiasi tertinggi saat pesawat sinar-X dipaparkan 0,9 mSv/jam dan turun menjadi 0,002 mSv/jam setelah 20 s dipaparkan. Perubahan nilai paparan yang terlihat pada kontur menunjukkan terjadinya perubahan kontur dimana sebaran laju dosis radiasi tertinggi berada pada ketinggian 1,5 m saat pesawat sinar-X dipaparkan dan pada ketinggian 1,0 m setelah pesawat sinar-X dipaparkan selama 20 s.
Sintesis dan Karakterisasi Sifat Optik Graphene Oxide dari Limbah Bulu Ayam dengan Metode Liquid Phase Exfoliation Santika, Rahma; Astuti, Astuti; Usna, Sri Rahayu Alfitri
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.2.227-233.2023

Abstract

Limbah bulu ayam broiler berpotensi untuk digunakan sebagai bahan baku pembuatan graphene oxide (GO). GO merupakan material yang dapat diaplikasikan pada berbagai perangkat penyimpan energi, seperti superkapasitor dan baterai. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan menganalisis sifat optik GO. Ada dua tahapan dalam pembuatan material GO. Tahap pertama adalah proses karbonisasi bulu ayam dengan variasi suhu 300 °C, 400 °C, dan 500 °C. Berdasarkan hasil karakterisasi difraksi sinar-x (XRD), suhu karbonisasi optimum untuk mendapatkan grafit bulu ayam adalah 400 °C. Grafit ini kemudian digunakan sebagai bahan utama untuk sintesis GO. Tahap kedua adalah sintesis GO menggunakan metode liquid phase exfoliation (LPE) dengan memvariasikan volume surfaktan linear alkylbenzene sulfonate (LAS) yaitu 0,76 ml, 0,96 ml, dan 1,16 ml. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa semua sampel GO memiliki ukuran kristal yang hampir sama sekitar 26,66 nm. Dari ketiga sampel, semakin tinggi volume surfaktan maka semakin kuat dan tajam puncak difraksi XRD yang dihasilkan. Peningkatan volume surfaktan menyebabkan penurunan nilai absorbansi sampel GO. Ikatan karbon dan oksigen telah muncul pada ketiga variasi volume surfaktan sehingga dapat disimpulkan sintesis material GO berhasil dilakukan.
Ekstrak Daun Jambu Bol (Syzygium Malaccense) sebagai Inhibitor Korosi pada Kawat Ortodontik Zulkaham, M. Fajmi; Dahlan, Dahyunir
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.2.322-327.2023

Abstract

Telah dilakukan pengujian inhibitor dari ekstrak daun jambu bol untuk menghambat laju korosi pada kawat ortodontik stainless steel. Penelitian dilakukan dengan merendam kawat menggunakan inhibitor yang bertujuan untuk mendapatkan lapisan pelindung pada permukaan kawat. Pengujian sampel dibagi dalam tiga kelompok berdasarkan lama perendaman dengan inhibitor yaitu 18 jam, 24 jam, dan 48 jam. Setiap kelompok diberi variasi konsentrasi ekstrak daun jambu bol yaitu 0 g/L, 2 g/L, 4 g/L, 6 g/L, 8 g/L, dan 10 g/L untuk direndam dengan kawat ortodontik stainless steel. Media korosif berupa air liur buatan atau saliva buatan yang dibuat menggunakan komposisi saliva dari Fusayama Meyer. Pengukuran laju korosi dilakukan menggunakan metode weight loss yang juga menghasilkan nilai efisiensi inhibisi. Nilai laju korosi dan efisiensi inhibisi maksimal adalah pada sampel dengan konsentrasi 10 g/L dan lama perendaman 48 jam yaitu sebesar 1,19 mils per year (mpy), dan efisiensi inhibisinya sebesar 91,71%. Morfologi untuk mengamati permukaan menggunakan mikroskop optik dan menentukan fasa yang terbentuk menggunakan X-Ray Diffraction (XRD). Semakin lama perendaman sampel dengan inhibitor, maka inhibitor teradsorpsi lebih baik dan nilai laju korosi semakin kecil. Konsentrasi yang semakin meningkat akan menghasilkan laju korosi yang semakin kecil jika konsentrasi inhibitor yang diberikan tepat.
Pengaruh Modifikasi Fisika pada Komposisi, Struktur Kristal dan Sifat Katalitik Lempung Solok Admi, Admi; Angellika, Florencia Tri; Rilda, Yetria; Syukri, Syukri
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.548-555.2022

Abstract

Mineral lempung yang diperoleh dari Kabupaten Solok, Sumatera Barat, telah dimodifikasi secara fisika melalui pemanasan pada 105°C, 450°C dan 850°C. Aktivitas katalitiknya telah diuji dalam transesterifikasi minyak jelantah untuk menghasilkan metil ester asam lemak. Komposisi utama lempung ditemukan terdiri dari Si, Al dan Fe serta unsur-unsur minor lainnya seperti K, Ti, Na, Ca Mg, dan Mn (pengukuran XRF). Jenis mineral utama sampel lempung adalah kaolinite dan illite (karakterisasi XRD). Kalsinasi pada suhu 850 °C mengakibatkan penurunan fasa kaolinit yang menandakan telah terjadi transformasi parsial menjadi metakaolin (analisis XRD). Pengujian aktivitas katalitik di bawah kondisi reaksi tertentu dari semua lempung menunjukkan bahwa lempung yang dikalsinasi pada 850°C menghasilkan dua jenis senyawa biodiesel yaitu metil ester asam palmitat dan metil ester asam oleat (analisis GC-MS). Tanah liat yang dipanaskan pada suhu 110 dan 450 oC sama sekali tidak menunjukkan aktivitas katalitik
Uji Mekanik Beton Polimer Berbahan Batu Apung dan Serbuk Cangkang Kelapa Sawit Siagian, Fhamela Jousroh Natama; Masthura, Masthura; Husnah, Miftahul
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.140-145.2024

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji mekanik beton polimer untuk mengetahui campuran terbaik dalam beton polimer menggunakan bahan batu apung dan serbuk cangkang kelapa sawit sebagai variabel bebas dengan variasi komposisi 20%:0%, 16%:4%, dan 14%:6%. Kemudian variabel tetap yaitu komposisi pasir 60% dan epoksi sebagai perekat 20%. Sampel dibentuk dalam cetakan yang terbuat dari baja berbentuk balok (10x2x1 cm) kemudian ditekan dengan hotpress  pada suhu 90°C selama 20 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi yang optimum adalah batu apung dan serbuk cangkang kelapa sawit dengan perbandingan 20%:0%, pasir 60%, dan epoksi sebagai perekat 20% dengan kuat tekan 14,44 MPa, kuat tarik 0,85 MPa, dan kuat lentur 7,35 MPa.
Sistem Kontrol Lampu Otomatis dan Peringatan Barang Bawaan yang Tertinggal di Toilet Umum Anggriani, Rini; Yusfi, Meqorry; Rasyid, Rahmat
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.2.241-247.2023

Abstract

Telah dibuat sistem kontrol lampu otomatis dan peringatan barang bawaan yang tertinggal di toilet umum. Sistem ini berfungsi sebagai sistem kontrol lampu yang dapat menghemat penggunaan energi listrik dan memberikan notifikasi peringgatan jika ada barang bawaan pengguna toilet umum yang tertinggal. Sistem ini menggunakan sensor Passive Infrared (PIR) sebagai pendeteksi sinar inframerah dari pengguna toilet, sensor load cell sebagai pendeteksi barang bawaan, relay sebagai sakelar otomatis yang akan menyalakan atau mematikan lampu dan buzzer sebagai komponen yang akan mengeluarkan bunyi notifikasi ketika ada barang bawaan yang tertinggal. Lampu akan menyala secara otomatis jika sensor PIR menerima pancaran sinar inframerah dari pengguna toilet. Buzzer akan berbunyi jika ada barang bawaan yang tertingal di atas penampang load cell dan lampu dalam keadaan mati. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sensor PIR mampu menangkap pancaran sinar inframerah hingga jarak 8 meter dengan sudut bacaan maksimal 70o untuk sisi kiri dan sisi kanan. Barang bawaan yang dapat dideteksi oleh sensor load cell yaitu dari 10 g hingga 20 kg dengan persentase error rata-rata 0,58%. Rangkaian keseluruhan pada sistem ini dapat bekerja dengan baik sesuai dengan perintah pada program perangkat lunak.
Potensi Material Berubah Fasa PEG-400 sebagai Sistem Cold Storage Sayur Selada F, Maduri; Usna, Sri Rahayu Alfitri; Astuti, Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.506-510.2023

Abstract

Kesegaran sayur dapat dijaga dengan menyimpan sayur dalam cold storage pada kondisi sejuk (5-10 °C). Polietilen glikol (PEG)-400 merupakan salah satu phase change material (PCM) yang memiliki rentang titik lebur 4 °C hingga 8 °C dan panas laten yang cukup besar yaitu 187 kJ/kg sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai sistem cold storage. Pada penelitian ini diuji potensi PCM PEG-400 sebagai sistem cold storage sayur. Massa PCM PEG-400 divariasikan dari 2 kg, 2,5 kg, 3 kg, dan 3,5 kg, dengan kotak cold storage dari styrofoam ukuran 34 x 25 x 30 cm3 dan ketebalan 2,5 cm. Sayur yang diuji yaitu selada dengan massa 250 g. PCM PEG-400 dibekukan di dalam freezer lalu dimasukan ke dalam kotak styrofoam yang telah berisi selada. Kotak ditutup rapat dan perubahan temperatur setiap waktu diukur hingga temperatur PCM mendekati temperatur lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan 3 kg PCM PEG-400 efektif menurunkan temperatur selada hingga 5 °C selama 4 jam dan 2 kg PCM PEG-400 efektif menurunkan temperatur selada hingga 10 °C selama 4 jam 35 menit.