cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,782 Documents
Rancang Bangun Tripod Kamera Otomatis Pengikut Objek Menggunakan Sensor Ultrasonik Irvan, Ali; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.4.690-696.2023

Abstract

A design of an object follower automatic tripod camera based on an ultrasonic sensor has been done. The object follower automatic tripod camera design consists of 3 units of ultrasonic sensor, a servo motor, and an Arduino Uno microcontroller. An ultrasonic sensor was used to detect an object in the left front, in front, and in the right front of the device. Object detection was performed by using distance intervals from sensors. The sensors were designed to make 30° angle intervals each other and make 90° total angle detection in front of the device. Characterization of ultrasonic sensors showed that sensors could detect an object with an angle of 15°.  The servo test shows that it can rotate until 160°. Servo could rotate until the angle position at 60°, 90°, and 120°. Device testing shows that it was able to detect an object at a distance of 2 m and a total angle of 90° in front of the device, and the servo was able to rotate the camera to the detection field.
Sistem Booster dan Pendeteksi Kadar Alkohol Pada Fermentasi Tapai Ketan Menggunakan Sensor MQ-3 Berbasis IoT Cahyandari, Joanica Intan; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.4.561-567.2023

Abstract

Proses fermentasi tapai ketan sebagai salah satu makanan tradisional yang disukai oleh masyarakat Sumatra Barat membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu selama +-72 jam. Fermentasi yang terlalu lama dapat menghasilkan tapai yang memiliki kandungan alkohol yang tinggi dan rasa asam yang kurang disukai masyarakat. Penelitian bertujuan untuk membuat sistem booster dan pendeteksi kadar alkohol pada fermentasi tapai ketan menggunakan sensor MQ-3 berbasis IoT. Sistem booster menggunakan elemen Peltier untuk mengontrol suhu ruang fermentasi tapai pada rentang 35°C sampai 40°C yang dideteksi oleh sensor DHT11. Peningkatan kadar gas alkohol selama proses fermentasi dideteksi oleh sensor MQ-3. Kadar gas alkohol 0,58% menjadi acuan bahwa tapai sudah matang. Hasil pengukuran suhu, kelembapan, dan kadar gas alkohol selama proses fermentasi ditampilkan pada LCD dan aplikasi Blynk berbasis IoT. Buzzer berbunyi pada saat tapai matang. Waktu fermentasi tapai ketan hitam lebih lama yaitu selama 39 jam, sedangkan tapai ketan putih selama 36 jam. Tapai ketan yang dihasilkan memiliki tekstur yang lunak, berair, dan memiliki rasa yang manis dengan kadar gas alkohol yang sama sebesar 0,58%.
Pengaplikasian Alat Ukur Tinggi, Berat Badan, dan Penentuan Status Gizi pada Balita Berbasis ESP32 WROOM 32 melalui Telegram Adrian, Diana Rahmi; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.82-88.2024

Abstract

Balita merupakan usia yang peka terhadap pertumbuhan dan perkembangan atau disebut juga dengan usia emas. Pertumbuhan dan perkembangan Balita dapat diketahui dengan pemantauan secara berkala status gizi berdasarkan usia, berat badan, dan tinggi badan. Ketidakseimbangan tumbuhkembang pada usia Balita dapat mengakibatkan efek jangka pendek dan jangka panjang mulai dari penurunan sistem kekebalan tubuh, kerusakan otak hingga dapat mengidap penyakit degeneratif saat dewasa. Telah dirancang alat ukur tinggi badan, berat badan, dan penentuan status gizi pada Balita berbasis Mikrokontroller ESP32 WROOM 32 melalui Telegram. Sensor yang digunakan pada penelitian ini adalah Ultrasonik HC-Sr04 dengan ketelitian 97,47% untuk mengukur tinggi badan Balita dan Load cell 40 kg dengan ketelitian 99,61% untuk mengukur berat badannya. Berdasarkan data input identitas (Id), usia, dan jenis kelamin serta data yang diukur oleh sensor menghasilkan keluaran berupa status gizi. Alat ini dapat mengukur tinggi, berat badan, dan menentukan status gizi Balita usia 1-5 tahun. Alat ukur ini sudah dapat menentukan status gizi Balita berdasarkan Berat Badan menurut Umur (BB/U), Tinggi Badan menurut Umur (TB/U), dan Tinggi Badan menurut Berat Badan (TB/BB) yang tampil pada TFT LCD dan Telegram Bot.  Pengukuran ini dilakukan pada enam orang Balita. Hasil dari pengukuran ini semua Balita memiliki status gizi kategori BB/U dan TB/BB dengan status normal namun pada kategori TB/U lima Balita berstatus gizi normal namun satu diantaranya memiliki status gizi kategori TB/U dengan status pendek berdasarkan Grafik Pertumbuhan Anak (GPA).
Sistem Monitoring Suhu pada Proses Pendingin Larutan Nutrisi Hidroponik Menggunakan Elemen Peltier dan TDS Meter Aisyah, Siti; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.336-342.2024

Abstract

Telah dilakukan perancangan sistem monitoring suhu pada proses pendingin larutan nutrisi hidroponik menggunakan elemen peltier dan TDS meter. Proses pendingin larutan nutrisi hidroponik menggunakan elemen peltier yang terhubung dengan sensor DS18B20 sedangkan TDS meter menggunakan nutrisi ABmix untuk menghasilkan konsentrasi terlarut sebesar 200 ppm – 1100 ppm. Elemen peltier aktif ketika suhu diatas 26°C sedangkan suhu dibawah 26°C elemen peltier mati. Konsentrasi terlarut yang dirancang dapat mengaktifkan buzzer ketika dibawah 200 ppm sedangkan diatas 200 ppm buzzer mati. Data berupa suhu dan konsentrasi terlarut yang didapat kemudian diproses oleh mikrokonteler Arduino Uno kemudian suhu dan konsentrasi terlarut ditampilkan ke LCD. Persentase error yang didapat pada pengujian sensor DS18B20 dengan alat pembanding sebesar 2,08% dan sensor TDS meter dengan alat pembanding sebesar 0,25%.
Numerical Simulation of Bird Strike with Varied L/D Ratio in Hemispherical-ended Cylinder Bird Model Using Coupled Eulerian Lagrangian Method Yuniarti, Endah; Sitompul, S Afandi; Warsiyanto, B Aji
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.4.628-638.2023

Abstract

This research studies the numerical simulation of the finite element method for bird strike using a hemispherical-ended cylinder bird model with varying length-to-diameter (L/D) ratio, namely 1.4; 1.5; 1.6; 1.7; 1.8; 1.9; and 2.0. Birds are modelled with elastic, plastic, and hydrodynamic behaviour. The bird model uses the Coupled Eulerian-Lagrangian (CEL) method with impact speeds of 100 ms-1, 200 ms-1, and 300 ms-1. The simulation results show that the Hugoniot pressure value is around 15-36 times higher than stagnation pressure in L/D 1.4; 14-36 times in L/D 1.5; 13-30 times in L/D 1.6; 12-32 times in L/D 1.7; 12-26 times in L/D 1.8; 13-30 times in L/D 1.9; and 13-29 times in L/D 2.0. It was found that the highest Hugoniot and stagnation pressure were in L/D 1.5 and 1.8, while the lowest Hugoniot and stagnation pressure were in L/D 2.0 and 1.5, respectively. In addition, the error of the numerical results of the average Hugoniot and stagnation pressure value compared to the analytic was 2.9% and 7%, respectively. 
Flavonoid Alami Hasil Ekstrak Bajakah Tampalah Merah sebagai Antifungi Jamur Malassezia Globosa Agustin, Annisa Sri Mulya; Suparno, Suparno
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.241-246.2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi flavonoid ekstrak akar bajakah tampala merah terhadap daya hambat jamur Malassezia globosa dan lama waktunya bertahan. Ekstrak akar bajakah tampala merah dipreparasi dengan metode dekoktasi. Kandungan flavonoid yang terkandung di dalam ekstrak bajakah tampala merah ditentukan dengan metode spektroskopi visible, ukuran partikel ditentukan dengan Particle Size Analyzer (PSA), dan kemampuan daya hambat jamur oleh ekstrak akar bajakah dengan metode Kirby bauer. Selain itu, untuk mengidentifikasi ekstrak akar bajakah tampala merah telah dilakukan pengukuran massa jenis, viskositas, dan indeks bias. Hasilnya menunjukkan bahwa daya hambat (zona bening) meningkat dari (6,9 ± 1,6) mm hingga (9,5 ± 1,9) mm dengan peningkatan konsentrasi flavonoid dari 10 ppm hingga 25 ppm. Kemampuan bertahan ekstrak akar bajakah tampala merah dalam menghambat jamur bervariasi dari 30 jam hingga 72 jam.
Sifat Fisis dan Mekanis Komposit Poliester Berpenguat Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Pranata, Pranata; Savira, Fasya; Nurmadina, Nurmadina
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.310-314.2024

Abstract

Pada proses pengolahan kelapa sawit menyisakan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) berkisar 20% – 23% dari jumlah panen tandan buah sawit. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menangani masalah limbah TKKS dengan mengolah TKKS menjadi serat. TKKS memiliki kandungan serat mencapai 72,67% dan dapat dimanfaatkan sebagai penguat komposit polimer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi fraksi volume serat TKKS terhadap sifat fisis (kerapatan) dan sifat mekanis yaitu Modulus Of Elasticity (MOE) dan Modulus Of Rupture (MOR) komposit polimer. Matriks yang digunakan dalam pembuatan komposit menggunakan resin poliester. Pembuatan komposit penelitian ini menggunakan metode hand lay-up dengan tipe serat randomly oriented discontinuos fiber composite yang berukuran 2- 3cm. Komposisi serat TKKS bervariasi yaitu 4%, 8%, 12%. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai kerapatan, MOE dan MOR tertinggi terdapat pada 4% fraksi volume serat TKKS yaitu sebesar 1,29 g/cm3, 15.830,70 kgf/cm2 dan 363 kgf/cm2. Nilai kerapatan, MOE dan MOR meningkat seiring dengan penurunan variasi fraksi volume serat. Hasil yang diperoleh, memenuhi standar SNI 01-4449-2006 dan termasuk pada kriteria papan serat berkerapatan tinggi.
Analisis Hubungan Ketinggian Planetary Boundary Layer (PBL) dengan Surface Flux di Makassar dan Sekitarnya Lestari, Juliana Tri; Sujiono, Eko Hadi; Arsyad, Muhammad
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.4.459-468.2024

Abstract

Planetary Boundary Layer (PBL) is influenced by the processes of transfer of momentum, energy, and materials between tPBL and surface layer. Surface fluxes variables consist of Sensible heat flux (SHF) and Latent heat flux (LHF), these variables are also used to measure transport level in this process. Madden Julian Oscillation also contribute in the PBL condition. Therefore, this study was aimed to describe the SHF/LHF and PBL profiles during strong and weak Madden-Julian Oscillation (MJO) periods around Makassar area and its relationship. PBL height was obtained by using the Bulk Richardson Number (Rib) method and bulk aerodynamic for SHF/LHF. Then correlation analysis was done between these two variables. SHF in both strong and weak MJO at 12.00 UTC have greater value than 00.00 UTC, while LHF showed the opposite. PBL height tends to be higher at 00.00 UTC than 12.00 UTC, with the average values were between549,9 to 690,5 m. Annual mean of PBL height ranged between 470 to 1100 m. Maximum average PBL occurred during the transition season I (MAM) at 00.00 UTC, while the minimum happened during transition season 2 (SON) at 12.00 UTC. However, the PBL height profile had shown weak correlation to SHF/LHF value during both MJO strong and weak in Makassar Area.
Rancang Bangun Pembangkit Frekuensi Gelombang Ultrasonik Untuk Mengusir Lalat Hijau (Chrysomya megacephala) Wahyuni, Sri; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.290-296.2024

Abstract

Telah dirancang sebuah pembangkit gelombang frekuensi ultrasonik menggunakan IC NE555 yang berbasis Arduino Uno. Perangkat ini dirancang dengan menggunakan IC NE555 sebagai pembangkit gelombang yang memakai rangkaian osilator. Frekuensi ultrasonik yang dihasilkan dari rangkaian pembangkit gelombang yaitu 25-100 kHz. Pengujian rangkaian osilator menggunakan osiloskop. Frekuensi ultrasonik mulai berpengaruh terhadap karakterisasi perilaku lalat hijau yaitu pada frekuensi 60 kHz. Lalat hijau banyak mengalami perubahan perilaku akustik pada jarak 20 cm dari sumber pembangkit gelombang dan waktu pemaparan selama 60 menit seluruh lalat hijau menjauh dari sumber pembangkit gelombang.
Rancang Bangun Alat Ukur Dioptri Lensa Kacamata Untuk Penderita Miopi Dan Hipermetropi Dengan Penerapan Perspektif Visual Digital Berbasis Arduino Mega2560 Fauzi, Ilham; Rasyid, Rahmat
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.4.651-657.2023

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengukuran dioptri lensa kacamata untuk penderita miopi dan hipermetropi dengan penerapan perspektif visual digital berbasis Arduino Mega2560. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dioptri lensa kacamata dengan menguji kemampuan lensa mata dalam melihat objek menggunakan alat alternatif pengganti sistem ukur yang biasa dipakai seperti autorefraktometer dan trial lens. Komponen utama yang digunakan yaitu TFT display 3.2 inch untuk penampil objek sebagai input data, kemudian data diolah menggunakan Arduino Mega2560 dan hasil keluaran akan ditampilkan pada LCD 2x16. Hasil pengukuran pada penderita rabun jauh didapatkan tingkat akurasi sebesar 98,08%, sedangkan pada pengukuran penderita rabun dekat menghasilkan tingkat akurasi sebesar 97,475. Dari hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa rancang bangun yang telah diuji mampu bekerja dengan baik.