cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,782 Documents
Karakteristik Sifat Fisika dan Kimia Terhadap Pembuatan Briket Arang Kulit Salak Dengan Penambahan Perekat Getah Karet Munawaroh, Siti; Sirait, Ratni; Jumiati, Ety
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.358-364.2024

Abstract

Dilakukan penelitian pembuatan briket arang menggunakan bahan utama kulit salak dan divariasiasikan antara kulit salak dan perekat tepung tapioka yang di tambah getah karet  kulit salak yakni : sampel A (70%:30%), B (60%:40%), dan C (50%:50%), formula perekat dan air  (1:3), dan dikeringkan hingga 7 hari. Pengujian pada penelitian yakni : uji fisika dan kimia mencakup  kadar air, nilai kalor, kadar abu, kadar zat terbang juga kadar karbon. Didapatkan briket arang kulit salah yang bagus dari hasil dari pengujian fisika dan kimia yakni di sampel A (70%:30%) dengan persentaase air 4,13%, persentase kalor 4.707 Cal/g, persentase abu 6,42%, persentase zat terbang 6,27% serta persentase karbon 76,42%. Sampel briket arang sudah setara di SNI No. 01-6235-2000 jadi, briket arang bisa diaplikasikan di ruang lingkup rumah tangga.
Sistem Pemantau Suhu Tambal Ban Berbasis Mikrokontroler Nodemcu Esp8266 Ramadani, Vira; Nasution, Mulkan Iskandar; Mastura, Mastura
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.379-384.2024

Abstract

Kebocoran ban adalah salah satu kendala saat mengendarai sepeda motor, sehingga memungkinkan pengendara untuk langsung menggantikan ban. Penyebab kebocoran tersebut disebabkan adanya benda yang tertusuk di permukaan ban. Tujuan penelitian ini yaitu merancang sistem perbaikan kebocoran ban berbasis mikrokontroler nodemcu esp8266 dan mengetahui unjuk kerja sistem perbaikan kebocoran ban berbasis mikrokontroler nodemcu esp8266. Perancangan sistem pada penelitian ini menggunakan Atmega328. Alat sistem kontrol tersebut dapat bekerja sesuai instrument pendukung-pendukungnya menggunakan suhu panas agar alat beroperasi dan terhubung dengan koneksi aplikasi blynk. Sistem pendukung ada dua jenis yaitu berupa sensor thermocouple dan sensor arus, sehingga proses perancangan ini dilaksanakan pada kedua pendukung tersebut. Pengujian dilakukan sebanyak 3 kali. Pengujian pertama menggunakan suhu  165,7-172 °C dengan waktu 3 menit  dan hasil  tambalan tidak matang sehingga tambalan tidak merekat pada bagian yang mengalami kebocoran ban. Pengujian kedua menggunakan suhu 178-180,2 °C dengan waktu 4 menit dan hasil tambalan hampir matang sehingga tambalan tidak bisa menahan beban yang besar dan tidak tahan digunakan terlalu lama. Pengujian ketiga menggunakan suhu 183-185,7 °C dengan waktu 5 menit dan hasil tambalan matang sehingga tambalan merekat dengan baik dan dapat digunakan. Kata kunci:Kebocoran, ban, sensor suhu, arus, aplikasi blynk.
Rancang Bangun Detektor Kematangan Buah Kelapa Sawit Menggunakan Sensor Tcs3200 Dan Modul Wifi ESP32-CAM dengan Notifikasi via Telegram Putro, Aldhi Cahyo Millenio; Rasyid, Rahmat
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.68-74.2024

Abstract

This study aims to make a detector of oil palm fruit maturity using the TCS3200 color sensor and the ESP32-CAM Wi-Fi module with notifications via Telegram. Oil palm farmers need a tool to detect the ripeness of the fruit to make it easier for them to monitor the fruit. This tool uses the TCS3200 color sensor to detect the ripeness of palm fruit based on the color of the palm skin; at the same time, the ESP32-CAM module is useful for processing data from the TCS3200 color sensor as the output of Telegram notifications. The TCS3200 color sensor detects the RGB value of the palm object, which is then processed by the ESP32-CAM module. The results obtained in testing the maturity detection tool for palm fruit in ripe and immature conditions can be seen from the Telegram notification. The RGB value of the TCS3200 color sensor will be displayed as information on the condition of the palm fruit, which is detected and used as a notification on the Telegram application. The highest percentage of success in testing the maturity of the fruit was when the fruit was immature at 100%, and the lowest was when the fruit was ripe at 86.6%.
Identifikasi Pola Redistribusi Tanah Untuk Pendugaan Erosi Berdasarkan Nilai Suseptibilitas Magnetik di Daerah Bukit Nobita Kota Padang Fadillah, Ahmad; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.4.639-645.2023

Abstract

Research has been carried out to identify soil redistribution patterns of soil redistribution as an estimate of erosion by analyzing the magnetic susceptibility values of soil samples in the Bukit Nobita area, Padang City. Soil samples were taken from two different areas, namely areas that are not vegetated and areas that are vegetated. The length of the track to each area is 100 m consisting of 10 points with variations in depth at each point, namely 10, 20, 30, 40, and 50 cm. The magnetic susceptibility measurement of the sample uses a Magnetic Susceptibility Meter with the commonly used frequencies, namely Low Frequency (LF) and High Frequency (HF). The measurement results show that for non-vegetatedareas, the χlfvalues range from 44 10-8 m3kg-1 to 301  10-8 m3kg-1, and theχhfvalue ranges from 43 10-8 m3kg-1 to 298.9 10-8 m3kg-1. Whereas for samples from vegetated areas, the χlf values range from 63.6 10-8 m3kg-1  to  859.410-8 m3kg-1, and the χhf ranges from 63.1 10-8 m3kg-1 to 852,5 10-8 m3kg-1. The results showed that the susceptibility value depends on the frequency (χfd), which is <2% and was dominated by large magnetic minerals that were disturbed, such as erosion. The distribution profile of χlf values tends to increase with increasing sampling depth, indicating that the soil in both tracks is disturbed, and the redistribution pattern of soil in non-vegetated areas is more evenly distributed than vegetated areas, allowing erosion to also occur in vegetated areas.
Pengaruh Variasi Ekstrak Gambir Dalam Pembuatan Tinta Spidol Whiteboard Ramah Lingkungan Anisa, Hilwa; Masthura, Masthura; Sirait, Ratni
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.315-321.2024

Abstract

Gambir  memiiki  senyawa utama yaitu katekin (7% - 33%) dan  tanin  ( 22% -50%)  hingga gambir dapat  dijadikan  sebaga  zat warna pada  penyusunan  tinta spidol  whiteboard  ramah lingkungan  dengan nilai senyawa organik volatil  (VOC)  yang rendah .  Tujuan dari penelitian ini untuk  mencari  hasil tinta yang optimal  dengan  variasi  sampel  ekstrak gambir yaitu  A  (65% ), B ( 70% )  dan C ( 75%) .  Seluruh variasi di campur dengan 25% aquades, 5%  propylen glikol  dan 5% polietilen glikol (PEG)  menggunakan  alat  magnetic stirrer  diatas hot plate dengan waktu 30 menit,  kecepatan 1000 rpm  dan suhu 40 . Kemudian sampel diuji menggunakan  alat viskometer  ostwald , neraca  analitik  dan pH meter . Parameter uji berupa uji  pigmen dan uji  fisis  meliputi : nilai densitas, nilai viskositas dan pH . Penyusunan  tinta dikerjakan melalui  sejumlah proses  yaitu  bahan utam a  gambir  yang telah  dibersihkan menggunakan udara ,  penghalusan gambir dan pencampuran gambir dengan air panas 80  - 90 ,  penyaringan dan  pengendapan gambir  selama satu malam ,  pengkstrakan  gambir  dengan dimaserasi selama satu hari satu malam , pembuatan pigmen warna dan  pembuatan formula tinta . Hasil penelitian  mendapatkan nilai t optimum pada sampel A ( 75% )  yaitu memiliki nilai densitas 1,088 g/ , nilai viskositas 2,44 cP, nilai pH  8,27 dengan warna yang lebih pekat.              
Evaluasi Kerentanan Seismik Wilayah Kota Mamuju Pasca Gempa Bumi 15 Agustus 2021 Menggunakan Data Microtremor Priadi, Ramadhan; Arsyad, Muhammad; Susanto, Agus
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.75-81.2024

Abstract

Pada tanggal 15 Januari 2021, pukul 02.28 WITA 2021 terjadi gempa bumi signifikan dengan magnitudo M 6,2 di wilayah pesisir barat pulau Sulawes. Gempa bumi tesebut disebabkan oleh aktivitas sesar lokal Mamuju dengan pola patahan naik (Thrust Fault). Gempa bumi majene-Mamuju memberikan dampak kerusakan yang besar pada konstruksi bangunana yang berada dipermukaan khususnya pada wilayah kota Mamuju yang menjadi ibukota wilayah Sulawesi Barat. Perlu adanya evaluasi untuk menganalisis dan memodelkan ancaman dampak gempa bumi di wilayah kota Mamuju. Salah satu motode yang dapat digunakan untuk mengevaluasi kerentanan seismik suatu wilayah dapat menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR). Data yang digunakan merupakan data sinyal microtremor dari hasil pengukuran lapangan sebanyak 39 titik menggunakan portable seismometer TDS-303 jenis short period. Terdapat empat parameter output yang dapat digunakan untuk menganalisis dan engevaluasi kerentanan seismik yaitu frekuensi dominan (f0), faktor amplifikasi (A0), indeks kerentanan seismik (Kg), dan periode dominan (T0). Dari hasil pengukuran di lapangan, maka output HVSR tersebut dapat dipetakan untuk mengiterpretasikan sebaran data secara spasial. Hasil penelitian menunjukkan jika wilayah kota Mamuju memiliki nilai frekuensi dominan (f0) antara 0,608 Hz-0,97 Hz, faktor amplifikasi (A0) antara 1,01-7,69, indeks kerentanan seismik (Kg) antara 0,468-73,886, dan periode dominan (T0) antara 0,09 s-1,64 s. Dari hasil tersebut wilayah kota Mamuju yang berada dekat dengan pesisir pantai memiliki potensi kerentanan terhadap bahaya gempa bumi yang jauh lebih tinggi, jika dibandingkan dengan wilayah yang berada di sebelah selatan. Hal ini juga didukung oleh hasil perhitungan ketebalan sedimen yang berkisar antara 7,6 m-130,2 m dengan wilayah utara jauh lebih tebal dari wilayah sebelah selatan. Sehingga wiilayah pesisir kota Mamuju relatif lebih rentan terhadap potensi amplifikasi gelombang seismik dipermukaan.
Ekstrak Daun Matoa (Pometia pinnata) sebagai Inhibitor Korosi Baja Karbon SS-304 Fitria, Renny; Dahlan, Dahyunir; Syukri, Syukri
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.49-53.2024

Abstract

Research has been carried out on inhibitors from matoa leaf extract to inhibit the corrosion rate of SS-304 carbon steel. The Matao leaf extract used as an inhibitor was immersed in a 1 M H2SO4 corrosive medium. To determine the effect of inhibitor concentration and immersion temperature on steel corrosion, various inhibitor concentrations were varied, namely 0%, 1%, 2%, and 3% bt, and temperature variations, namely samples also in XRD and SEM characterization. 35°C and 40°C. The corrosion rate test was carried out using the weight loss method. The increase in the corrosion rate is in line with the increase in sample weight loss. The most efficient inhibitor of matoa leaf extract was obtained at a concentration of 3% with an immersion temperature of 35°C, namely 0.09 mmpy. The XRD results showed that the maximum peaks produced FeC and FeNi crystals, followed by FeO crystals. SEM characterization also showed that samples without inhibitors were more corroded, and samples using 3% inhibitor concentrations were slightly corroded.
Pengaruh Tegangan terhadap Nilai CTDIvol, Dose Length Product dan Dosis Efektif pada Pemeriksaan Computed Tomography (CT) Abdomen: Studi di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M. Djamil Fiarka, Fulki; Oktamuliani, Sri; Nuraeni, Nunung
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.4.591-597.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak variasi tegangan pada dosis radiasi yang diterima oleh pasien yang menjalani pemeriksaan Computed Tomography (CT) abdomen menggunakan mesin pemindai Philips 128 slice. Penelitian ini difokuskan pada evaluasi hubungan antara tegangan, Compued Tomography Dose Index Volume (CTDIvol), Dose Length Product (DLP), dan dosis efektif pada organ gonad pasien. Sampel terdiri dari 20 pasien dengan postur tubuh normal yang menjalani pemeriksaan CT abdomen, dengan variasi tegangan sebesar 100 kV dan 120 kV. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata CTDIvol adalah (72,028 ± 18,88) mGy dan DLP diukur sebesar (3369,06 ± 1036,70) mGy.cm. Selain itu, dosis efektif yang diserap organ gonad sebesar (6,8011 ± 2,30) mSv. Terdapat peningkatan yang signifikan secara statistik dalam CTDIvol, DLP, dan dosis efektif dengan peningkatan variasi tegangan. Hubungan ini didukung oleh P-value < 0,05, menunjukkan signifikansi statistiknya. Hasil ini menunjukkan pentingnya mempertimbangkan pengaturan tegangan dalam mengoptimalkan protokol pemeriksaan CT untuk menjaga keselamatan pasien. Dengan memahami pengaruh tegangan pada dosis radiasi, para profesional kesehatan dapat mengadopsi strategi untuk meminimalkan paparan radiasi pada pemeriksaan CT abdomen.
Identifikasi Pola Redistribusi Tanah Yang Tidak dan Telah Mengalami Longsor Berdasarkan Nilai Suseptibilitas Magnetik di Daerah Batu Busuk Kota Padang Putri, Rosyie Sahara; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.22-28.2024

Abstract

The research has been carried out to identify patterns of soil redistribution based on magnetic susceptibility values in the Batu Busuk area, Lambung Bukit Village, Pauh District, Padang City. The sample was carried out at three locations, namely Location A (experienced landslides), Location B (not experienced landslides), and Location C (not experienced landslides), with a track length of 40 meters for each location, which has 5 points with variations in depth of 10, 20, 30, 40 and 50 cm. The magnetic susceptibility of the sample was measured using a Bartington Magnetic Susceptibility Meter with a low frequency of 0.465 kHz and a high frequency of 47 kHz. The results showed that most of the samples from Location A and Location C had χfd (%) value of less than 4.0%, while for Location B, it was the opposite. The sample Location B has a pattern where the value of χfd increases with increasing χlf value, not so for the samples for Locations A and C. The susceptibility values for the samples for Location B and Location C decrease with increasing sampling depth, while the sample for Location A fluctuates. The pattern of soil redistribution based on the distribution of sample magnetic susceptibility values for Location B and Location C is relatively more even. On the contrary, Location A. Location A and Location C have experienced erosion, where the erosion rate in Location A is higher than in Location C. In contrast, the soil conditions in Location B are relatively stable.
Pemanfaatan Computer Vision Sebagai Pemantauan Perkembangan Bibit Tanaman Tomat Berbasis IoT Isdi, Muhammad Ridho; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.234-240.2024

Abstract

Perkembangan bibit tanaman tomat memiliki faktor lingkungan yang harus diperhatikan seperti suhu, kelembapan udara dan intensitas cahaya. Faktor tersebut mempengaruhi keadaan bibit dari hari ke hari. Penelitian ini memanfaatkan computer vision untuk memantau perkembangan bibit tanaman tomat berbasis IoT yang diharapkan dapat memantau perkembangan bibit tanaman tomat secara berkala dan mengantisipasi bibit yang belum tumbuh. Pemantauan lingkungan pada bibit menggunakan sensor DHT11 untuk mendeteksi suhu dan kelembapan udara. Sensor LDR untuk mendeteksi intensitas cahaya. Kipas angin DC dan module mist spray fog maker untuk mengontrol keadaan suhu dan kelembapan udara pada tempat pembibitan. Pemantauan dengan computer vision menggunaan algoritma YOLOV8 untuk mendeteksi perkembangan bibit antara tumbuh dan belum tumbuh. Pengambilan data pengukuran dilakukan selama rentang waktu 10 hari. Hasil semua data pengukuran dikirim ke database dengan API, kemudian data tersebut ditampilkan melalui website. Perkembangan bibit tanaman tomat menggunakan sistem lebih cepat 1 hari daripada tidak menggunakan sistem. Pemantauan perkembangan bibit menggunakan YOLOV8 memiliki tingkat akurasi sebesar 96% yang berarti sistem dapat membedakan bibit yang tumbuh dan belum tumbuh.Â