cover
Contact Name
Akbar Gunawan
Contact Email
a68ar@untirta.ac.id
Phone
+6287771183000
Journal Mail Official
admin.snis@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Alamat : Jl. Jend Sudirman km. 3 cilegon banten, kode pos : 42435 no telp (0254(376712)
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Journal Industrial Servicess
ISSN : 24610623     EISSN : 24610631     DOI : -
Jurnal Industrial Servicess merupakan wadah bagi peneliti untuk publikasi jurnal hasil penelitian yang ruang lingkupnya melingkupi: Logistics & Supply Chain Management Operations Research Quality, Reliability, and Maintenance Management Data Mining & Artificial Intelligence Production Planning & Inventory Control Ergonomics & Human Factors Information Systems & Technology Service Management Sustainability Human Resources Economic
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2019): Maret 2019" : 16 Documents clear
EVALUASI SUPPLIER KEMASAN DUS DENGAN MENERAPKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (STUDI KASUS DI PT INNOVATION) Sri Lestari; Choirul Fauzi
Journal Industrial Servicess Vol 4, No 2 (2019): Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.886 KB) | DOI: 10.36055/jiss.v4i2.5153

Abstract

PT. Innovation adalah perusahaan kosmetik lokal yang berlokasi di Tangerang. Permasalahan-permasalahan yang terjadi pada supply barang kemasan dus pada PT. Innovation adalah dikarenakan barang dari supplier kondisinya reject, kesulitan dalam hal penawaran harga, dan ketidaktepatan pengiriman. Hal ini yang mendasari dilakukannya kegiatan penilaian supplier. Penilaian supplier merupakan salah satu hal yang penting dalam aktivitas pembelian bagi perusahaan terutama untuk mengetahui kinerja supplier selama ini. Penilaian supplier merupakan masalah multi kriteria yang meliputi faktor-faktor kuantitatif dan kualitatif. Salah satu metode yang bisa digunakan untuk penilaian supplier adalah metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Pembobotan dilakukan terhadap enam kriteria, yaitu kualitas, pengiriman, harga, kemampuan produksi, pelayanan, dan karakteristik supplier. Dari hasil perhitungan dengan metode AHP diperoleh bobot prioritas I kualitas (0,33486),prioritas II pengiriman (0,24696), prioritas III kemampuan produksi (0,18055), prioritas IV pelayanan (0,09461), prioritas V harga (0,08411), dan prioritas VI karakteristik supplier (0,05892). Dari hasil penilaian tingkat kepentingan alternatif dalam penilaian supplier menghasilkan skala prioritas/bobot sebagai berikut: prioritas I supplier B (6,15732), prioritas II supplier C (4,50629), prioritas III supplier A (4,33640). 
ANALISIS HUBUNGAN KELELAHAN DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA DI DIVISI TEKNIK PT. ASDP-MERAK Ani Umyati; Evi Febianti; Ana Kurniawati
Journal Industrial Servicess Vol 4, No 2 (2019): Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.157 KB) | DOI: 10.36055/jiss.v4i2.5159

Abstract

Kelelahan kerja merupakan suatu perasaan yang bersifat subjektif yang menyebabkan turunnya kemampuan kerja pekerja. Kelelahan berdampak pada menurunnya kapsitas dan produktivitas kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara kelelahan dengan produktivitas kerja di Divisi Teknik PT. ASDP-Merak. Penelitian ini dilakukan terhadap semua pekerja bagian Teknik Kapal yang berjumlah 9 orang pekerja. Variabel yang diteliti adalah lingkungan fisik, IMT, kelelahan dan produktivitas kerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa lingkungan fisik yang tidak memenuhi NAB adalah pencahyaan dengan nilai 43,333 < 300 lux dan kesembilan pekerja memiliki status gizi yang normal. Pengukuran kelelahan mengunkan kuesioner IFRC dengan pengukuran dilakukan sebelum bekerja dan setelah bekerja, dengan nilai sebelum kerja adalah 59,779 ± 2,267 dengan kategori sedang dikarenakan adanya aktivitas sebelum bekerja seperti lembur kerja. Kelelahan setelah bekerja dengan nilai sebesar 87,037 ± 2,685 dengan kategori tinggi, hal tersebut menunjukan adanya kegitan atau pekerja yang menyeyabkan kelelahan. Pengukuran produktivitas dilakukan menggunakan work sampling dengan hasil rerata pekerja sebesar 77,54% ± 0,0176. Analisia hubungan kelelahan dan produktivitas mengunakna uji kolerasi dengan hasil -0.807 dan sig 0,011 hal tersebut menunjukan kelelahan yang semakin tinggi menyebabkan produktivitas kerja menurun. 
USULAN MODEL BISNIS BRAND KUE KERING ONLINE CASCAKE DENGAN MENGGUNAKAN LEAN CANVAS Mohammad Ilhamsyah Akbar
Journal Industrial Servicess Vol 4, No 2 (2019): Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.264 KB) | DOI: 10.36055/jiss.v4i2.5149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model bisnis brand kue kering online Cascake dengan menggunakan Lean Canvas. Penggunaan Lean Canvas didasari bahwa tools tersebut lebih cocok digunakan untuk karakter bisnis start up. Lean canvas memiliki sembilan komponen yaitu: problem, customer segment, unique value proposition, solution, channels, revenue streams, cost struture, key matrics, dan unfair advantage. Masalah yang diangkat dengan adanya produk Cascake adalah adanya kebutuhan barang untuk pemberian hadiah yang memiliki brand image positif, dapat menjadi ajang untuk menunjukan perhatian dan kasih sayang serta dapat diberi secara online dan diantarkan secara langsung dan cepat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Cascake sebaiknya menjadikan Lean Canvas ini sebagai dasar model bisnisnya dan dapat digunakan sebagai acuan dalam pemilihan strategi ke depannya.
MINIMASI MAKESPAN PADA PENJADWALAN FLOW SHOP MESIN PARALEL PRODUK STEEL BRIDGE B-60 MENGGUNAKAN METODE LONGEST PROCESSING TIME DAN PARTICLE SWARM OPTIMIZATION Yusraini Muharni; Evi Febianti; Nafa Nafsiani Sofa
Journal Industrial Servicess Vol 4, No 2 (2019): Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v4i2.5154

Abstract

Penjadwalan merupakan pengaturan waktu dari suatu kegiatan operasi. Penjadwalan mencakup kegiatan mengalokasikan fasilitas, peralatan ataupun tenaga kerja bagi suatu kegiatan operasi dan menentukan urutan pelaksanaan kegiatan operasi. PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur, saat ini produk dan jasa yang dilakukan PT XYZ adalah stokis besi dan baja, fabrikasi struktur baja, konstruksi jembatan, dan alat berat. PT XYZ sudah memiliki panduan produksi tersendiri dalam memproduksi produk- produknya namun meskipun waktu produksi sudah sesuai dengan waktu standar produksi, perusahaan mengalami keterlambatan pengiriman produk kepada konsumen karena ada beberapa material dari vendor yang terlambat datang sehingga menyebabkan produk tidak sampai ke konsumen tepat waktu, contohnya pada produk Steel Bridge B-60. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimasi nilai makespan pada proses penjadwalan Steel Bridge B-60. Penelitian ini akan membandingkan antara penjadwalan eksisting perusahaan dan penjadwalan usulan dengan metode Longest Processing Time (LPT) dan Particle Swarm Optimization (PSO) dengan bantuan software MATLAB. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu metode usulan menggunakan metode Particle Swarm Optimization (PSO) lebih baik dibandingkan dengan kondisi eksisting yaitu memiliki nilai makespan sebesar 8.394 menit. 
USULAN PERBAIKAN MENGGUNAKAN METODE 6S (SEIRI, SEITON, SEISO, SEIKETSU, SHITSUKE, DAN SAFETY) DI CV DUTA DHARMA Reno Prasetyo; Ratna Ekawati
Journal Industrial Servicess Vol 4, No 2 (2019): Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v4i2.5144

Abstract

CV Duta Dharma adalah salah satu perusahaan di Kota Cilegon yang bergerak di bidang chemical maintanance dan memproduksi produk-produk kimia yang digunakan untuk rumah tangga, perkantoran, rumah sakit, hotel dan juga industri. Dari hasil survei pendahuluan yang telah dilakukan terhadap perusahaan CV Duta Dhrama dapat diketahui bahwa perusahaan belum melaksanakan metode 6S. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat pada perusahaan mengenai penerapan metode 6S pada perusahaan, serta diharapkan dapat memberikan usulan perbaikan yang menuju pada terciptanya tingkat efisiensi dan produktifitas yang tinggi di perusahaan. 
PRIORITAS MITIGASI RISIKO RANTAI PASOK DENGAN PENDEKATAN HOUSE OF RISK di IKM PERMATA Maria Ulfah
Journal Industrial Servicess Vol 4, No 2 (2019): Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v4i2.5155

Abstract

Setiap pelaku industri memiliki keinginan agar proses produksi berjalan secara kontinyu (terus- menerus) sehingga keberlangsungan hidup perusahaan dapat survive. Salah satu keberlangsungan industri tidak berjalan lancar adalah karena adanya risiko, sehingga risiko menjadi perhatian oleh manajemen perusahaan. Risiko dapat terjadi mulai dari proses pengadaan bahan baku hingga barang dikirim ke konsumen (suppy chain). Oleh karena itu perlu dilakukan mitigasi risiko supply chain, hal ini dapat dilakukan dengan pengelolaan supply chain yang baik. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko yang mungkin terjadi dalam aktivitas supply chain IKM Permata, menganalisa dan mengevaluasi penyebab risiko yang harus diprioritaskan untuk dimitigasi dan menentukan strategi mitigasi yang diprioritaskan untuk mengatasi penyebab risiko pada supply chain di IKM Permata. Metode yang digunakan dalam identifikasi dan evaluasi risiko yaitu Failure Modes Effect Analysis (FMEA) dan Quality Function Deployment (QFD), sedangkan penentuan kriteria dalam bisnis prosesnya menggunakan Supply Chain Operations Reference (SCOR). Dari metode tersebut dilakukan pembobotan terhadap hubungan risiko dan sumber risiko menggunakan House Of Risk (HOR). Prioritas mitigasi yang akan dilakukan yaitu terdapatnya SOP proses, pelatihan karyawan, inspeksi karyawan, komunikasi intens dengan pelanggan, pengecekan terhadap bahan baku sebelum pengambilan, rekrutmen tenaga kerja, membatasi tinggi tumpukan di gudang, menambah jumlah mesin, terdapat pengecekan lama bahan baku di gudang, mengganti bahan packaging menjadi lebih tebal, penjadwalan maintenance mesin dan memasang jendela/ventilasi yang tertutup.
INTEGRASI LEAN SIX SIGMA, BALANCED SCORECARD, DAN SIMULASI SISTEM DINAMIS DALAM PENINGKATAN KINERJA SUPPLY CHAIN Asep Ridwan; Kulsum Kulsum; Elisabet Sinurat
Journal Industrial Servicess Vol 4, No 2 (2019): Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v4i2.5150

Abstract

Persaingan bisnis saat ini merupakan persaingan antar jaringan supply chain. PT CI merupakan perusahaan penghasil Carbon yang terletak di Cilegon. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja supply chain dengan pendekatan integrasi lean six sigma, balanced scorecard, dan simulasi sistem dinamis. Penelitian menggunakan tahapan define-measure-analyze-improve-control (DMAIC) dengan mempertimbangkan waste atau pemborosan setiap tahapnya. Pengukuran supply chain dilakukan dengan 4 perspektif balanced scorecard. Simulasi sistem dinamis untuk menentukan scenario perbaikan dengan nilai kinerja rendah. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, pengisian kuesioner, dan data historis perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan nilai kinerja supply chain dalam 4 perspektif adalah: keuangan 26,7%; pelanggan 33,9%; proses bisnis internal 16,6%; dan pertumbuhan & pembelajaran 22,9%. Sedangkan kinerja terendah dalam 4 perspektif adalah debt to ratio untuk keuangan dengan bobot 0,588; keluhan pelanggan untuk pelanggan dengan bobot 1,04; jumlah pengadaan (inventory) dalam proses bisnis internal dengan bobot 0,488; dan pengembangan pegawai dalam pembelajaran & pertumbuhan dengan bobot 0,426. Simulasi sistem dinamis dilakukan dalam memperbaiki kinerja jumlah inventory. Skenario terbaik dengan adanya penentuan kapasitas maksimal dari inventory dengan kapasitas 5833,33 ton dan estimasi kedatangan bahan baku selama 3 hari. Pendekatan integrasi lean six sigma, balanced scorecard, dan simulasi sistem dinamis dapat meningkatkan kinerja supply chain secara terukur dan sistematis.
ANALISIS RISIKO RANTAI PASOK PERTANIAN BERBASIS CONTRACT FARMING DI KABUPATEN PASER Muhammad Reza Baihaqi; Deasy Kartika Rahayu; Anggriani Profita
Journal Industrial Servicess Vol 4, No 2 (2019): Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v4i2.5156

Abstract

Proses-proses yang terjadi dalam rantai pasok tidak menutup kemungkinan ditemukannya berbagai risiko yang dapat mempengaruhi alur rantai pasok tidak dapat berjalan dengan lancar. Tidak terkecuali dalam rantai pasok pertanian. Untuk dapat mengurangi dan memitigasi berbagai risiko yang terjadi tersebut diperlukan adanya strategi mitigasi yang dapat mencegah berbagai risiko yang berpotensi terjadi. Tujuan penelitian ini adalah merancang strategi mitigasi risiko dalam kegiatan rantai pasok pertanian beras. Dalam penelitian ini dilakukan identifikasi dan analisis berbagai kemungkinan risiko yang berpotensi terjadi. Metode penyebaran kuesioner dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko-risiko yang dihadapi oleh pelaku rantai pasok pertanian, simulasi monte carlo dilakukan untuk memprediksi demand akan kebutuhan beras, dan contract farming sebagai strategi mitigasi risiko. Hasil identifikasi dan analisis risiko yang terjadi adalah risiko permintaan (risiko yang terkait dengan perubahan permintaan dan permintaan) sebagai risiko yang dapat dikurangi. Hasil simulasi monte carlo didapatkan nilai rata-rata demand adalah 2,78. Nilai rata-rata demand tersebut akan digunakan untuk merancang strategi mitigasi risiko dalam penelitian selanjutnya. 
STRATEGI KOMUNIKASI MANFAAT MEDIA BANTENOLOGI SEBAGAI PROSES ADAPTASI LEMBAGA RISET BUDAYA BANTEN Muhammad Ihsan Alifi; Rita Destiwati
Journal Industrial Servicess Vol 4, No 2 (2019): Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v4i2.5146

Abstract

Bantenologi merupakan lembaga riset untuk meneliti dan menyebarkan nilai-nilai budaya Banten dan yang peneliti ingin bahas adalah strategi komunikasi yang dapat menciptakan makna manfaat maka yang mengarah kepada strategi komunikasi manfaat Bantenologi kemudian bentuk proses adaptasi apa yang terjadi pada lembaga riset budaya Banten karena strategi komunikasi manfaat yang dilakukan Bantenologi itu dan yang terakhir penggunaan media apa yang digunakan dalam penerapan strategi komunikasi manfaat yang dilakukan oleh Bantenologi. Dikarenakan alasan tersebut pula peneliti memakai paradigma konstruktivisme. Kemudian periset menggunakan studi kasus deskriptif karena kasus yang diangkat berdasarkan data-data, regulasi UUD 1945 pasal 32 ayat 1 melalui gambaran mengenai strategi komunikasi manfaat yang dijelaskan melalui konsep – konsep penelitian yang akan dipecah menjadi beberapa unit analisis untuk di tanyakan dalam bentuk wawancara dan observasi informan dalam penelitian ini adalah pengurus yaitu direktur, relawan dan kaum akademik disini yang adalah para mahasiswa. Hasilnya berupa strategi komunikasi manfaat yang dibagi ke dalam 3 tahap : perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kemudian proses adaptasi yang terjadi pada lembaga riset budaya Banten yaitu : imaging lembaga dan kesadaran akan lembaga, bentuk kegiatan baik campaign atau biasa dan pandangan manfaat lalu penggunaan media yaitu : pemakaian, pengetahuan, pemaknaan isi dan dampak media. 
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI KUESIONER EVALUASI PROSES BELAJAR MENGAJAR BERBASIS WEBSITE PADA JURUSAN TEKNIK INDUSTRI UNTIRTA evi febianti; nuraida wahyuni; Darma Husain Muhamad
Journal Industrial Servicess Vol 4, No 2 (2019): Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v4i2.5180

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk merancang dan membuat Sistem Aplikasi Kuesioner Evaluasi Proses Belajar Mengajar pada Jurusan Teknik Industri dengan grafik menggunakan PHP dan MySql. Dengan memanfaatkan platformwebsite sehingga memudahkan dalam pembuatan aplikasi. Dengan Aplikasi ini diharapkan dapat membantu untuk mengisi kuesioner tentang kinerja Dosen di Jurusan Teknik Industri Untirta dan sekaligus sebagai media untuk melihat nilai mahasiswa. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan Web, PHP dan MySql. Web digunakan sebagai tempat atau halamannya, PHP digunakan untuk tampilan dan pemrograman, sedangkan MySql digunakan sebagai database. Metode yang digunakan pada perangan sistem adalah metode FAST (Framework for the Application of System Technique). FAST dipilih karena menyediakan mekanisme untuk memahami dan menganalisa kebutuhan pengguna, melakukan negosiasi, pemilihan solusi yang layak, hingga pembuatan sistem yang terorganisir mulai dari pembuatan DFD (Data Flow Diagram), ERD (Entity Relation Diagram) sampai desain fisik sistem. Pengujian sistem yang dilakukan menggunakan dua uji, yaitu uji blackbox untuk mengetahui fungsionalitas sistem dan uji usability untuk mengetahui tanggapan pengguna atas sistem yang telah dibuat. Hasil dari perancangan sistem ini adalah berupa sistem yang sesuai dari aspek fungsionalitas dan usability yang dapat dijadikan rujukan untuk sistem yang lebih nyata

Page 1 of 2 | Total Record : 16