cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer
ISSN : 23014652     EISSN : 2503068X     DOI : -
Core Subject : Education,
SETRUM : Sistem Kendali Tenaga Elektronika Telekomunikasi Komputer merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) sejak 2012 menggunakan sistem Open Journal System (OJS).
Arjuna Subject : -
Articles 294 Documents
Accelerometer sebagai Pendeteksi Dini Pergerakan Tanah firmansyah maulana sugiartana nursuwars; neng ika Kurniati; Muhamad Taufik Hidayat
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 8, No 1 (2019): Edisi Juni 2019
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v8i1.4110

Abstract

Kabupaten Tasikmalaya yang secara geografis merupakan daerah pegunungan dan memiliki lereng - lereng menjadikan tanah tidak stabil. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada tahun 2017, Kabupaten Tasikmalaya merupakan daerah dengan kategori 3 terbesar kabupaten/ kota se Jawa Barat yang memiliki lokasi rawan longsor. Bencana tanah longsor tersebut menimbulkan kerusakan secara langsung seperti rusaknya fasilitas umum, lahan pertanian, ataupun aktivitas masyarakat menajdi terhambat. Besarnya kerugian yang diakibatkan oleh tanah longsor karena hilangnya harta benda bahkan nyawa dikarenakan kurangnya bahkan tidak adanya pendeteksi dini pergerakan tanah yang dapat dugunakan untuk mendeteksi awal terjadinya tanah longsor. Permasalahan utama dari sistem pendeteksi bencana, selain dari bagaimana memberikan peringatan terhadap warga akan potensi terjadi bencana yaitu bagaimana mendeteksi gejala alam yang terjadi merupakan tanda valid sebagai tanda terjadinya bencana alam. Pada umumnya pendeteksi pergerakan tanah menggunaan GPS untuk mendeteksi pergerakan dengan cara mendeteksi perubahan posisi alat terhadap posisi satelit. Pemanfaatan GPS akan terpengaru cuaca yang menghalangi sinyal dari satelit sehingga hilangnya sinyal bisa dianggap sebagai pergerakan tanah. Pemanfaatan accelerometer mengurangi resiko salahnya pendeteksian pergerakan tanah karena hanya mengukur percepatan pergerakan alat terhadap grafitasi bumi.
Perancangan Sistem Charging Baterai Lithium-ion Mmenggunakan DC-DC Buck Converter Dengan Metode Constant Current – Constant Voltage Muhamad Otong
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 10, No 1 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v10i1.11916

Abstract

Baterai merupakan perangkat penyimpanan energi elektrokimia yang telah menjadi kebutuhan penunjang bagi manusia. Teknologi rechargeable battery atau baterai isi ulang pun dapat membantu memenuhi kebutuhan manusia. Proses pengisian baterai dapat dilakukan dengan mengalirkan arus terus menerus hingga tegangan baterai bertambah sampai nilai tertentu karena pengisian berlebihan dapat merusak baterai sehingga baterai tidak dapat bertahan lama. Oleh karena itu diperlukan system pengisian yang dapat menghidari pengisian berlebih. Salah satu metode pengisian baterai adalah CC-CV (Constant Current – Constant Voltage). Pada penelitian ini peneliti meneliti tentang perancangan sistem pengisian menggunakan DC-DC buck converter dengan mengkombinasikan metode constant current dan constant voltage untuk baterai lithium ion. Sistem pengisian dapat diatur untuk melakukan Constant Current(CC) dengan nilai 0 – 5 A dan Constant Voltage(CV) denga nilai 0-15VDC
Implementasi Kompresi Audio Menggunakan Algoritma Shannon-Fano Pada Aplikasi Podcast Irfan Agus Febriansya
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 10, No 1 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v10i1.11171

Abstract

Live Streaming yaitu salah satu media penyiaran secara langsung yang sudah digemari banyak orang untuk memperoleh informasi terkini mengenai politik, teknologi,  edukasi dan lain-lain. Semakin lama live streaming akan menghasilkan data yang besar. Sedangkan bandwidth dan ruang penyimpanan mempunyai batas maksimal. Untuk mengatasi masalah bandwith saat transmisi dan ruang penyimpanan yang terbatas dapat teratasi dengan teknik kompresi dan dekompresi. Kompresi yang berfungsi untuk mengecilkan atau memampat ukuran data audio sehingga menghemat kapasitas bandwidth dan ruang penyimpanan. Sedangkan dekompresi berfungsi untuk mengembalikan data yang hilang, maka informasi yang dihasilkan dapat didengar secara utuh tanpa mengurangi kualitas audio. Dalam pengujian ini menggunakan algoritma Shannon-fano,  Shannon-fano termasuk salah satu algoritma kompresi lossless yang menghasilkan kode biner berdasarkan probabilitas. Dari pengujian ini dilakukan dalam 15 menit setiap pengujian dan menghasilkan 10 file terkompresi yang akan dijadikan acuan dalam parameter pengujian. Nilai rata-rata rasio kompresi yang dihasilkan sebesar 87,62%. Nilai rata-rata faktor kompresi yang dihasilkan sebesar 1,14%. Sedangkan dari pengujian QoS(Quality of Service) menggunakan 2 parameter Delay dan Throughput. Nilai rata-rata Throughput yang dihasilkan yaitu 119 KBps. Nilai rata-rata Delay yang dihasilkan yaitu 12 ms, maka merujuk pada standar TIPHON dapat dikategorikan “Sangat Bagus”.
Desain dan Modifikasi Perangkat Telepon Kabel Menjadi Alat Musik Mini Piano Dwi Edi Setyawan; Lora Khaula Amifia
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 8, No 1 (2019): Edisi Juni 2019
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v8i1.5547

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi telekomunikasi seluler, maka cepat atau lambat komunikasi via telepon kabel akan ditinggalkan oleh penggunanya. Meskipun demikian, perangkat telepon kabel dapat dimanfaatkan menjadi benda bernilai seni. Pada penelitian ini, perangkat telepon kabel dialihfungsikan menjadi alat musik sejenis mini piano. Secara spesifik, suara dering telepon dimodifikasi agar bisa diubah ubah frekuensi nada nya melalui media tombol hingga membentuk sebuah tangga nada. Suara dering telepon disesuaikan dengan 10 nada C, D, E, F, G, A, B, C’, D’ dan E’mengikuti standar frekuensi pada musik. Penelitian ini membahas mulai dari desain sistem, realisasi hingga uji coba. Berdasarkan hasil uji coba, alat musik mini piano layak digunakan dan dapat dipadukan dengan alat musik lain karena memiliki rata-rata selisih frekuensi sebesar 5,4 Hz atau kurang dari 10 Hz terhadap frekuensi standar pada musik. Karena desain sistem bersifat analog, maka mini piano berpotensi menghasilkan suara noise. Meskipun demikian, mini piano masih dapat dinyatakan layak, karena noise yang dihasilkan berada di luar rentang frekuensi audiosonik sehingga noise tidak dapat didengar oleh telinga manusia.
Literature Review Sistem Navigasi Autonomous Mobile Robot Berbasis ROS (Robot Operating System) Fadil Muhammad; Cakra Adipura Wicaksana
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 10, No 1 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v10i1.11862

Abstract

Autonomous mobile robot merupakan salah satu jenis robot yang berkembang saat ini. Untuk dapat bergerak dan berpindah otomatis ke tempat yang diinginkan robot-robot tersebut perlu mengetahui kondisi lingkungan sekitar baik dalam cakupan lokal maupun global. Penelitian ini dibuat karena masih kurangnya literatur review dalam penelitian navigasi robot.Dalam melakukan proses navigasi terdapat beberapa hal yang diperhatikan yaitu sensor robot yang digunakan, sistem lokalisasi terhadap lingkungan sekitar, perencanaan jalur lokal dan perencanaan jalur global.Dari proses navigasi ini tentunya banyak tantangan yang dapat menjadi penelitian kedepannya yaitu optimasi pada sensor, optimasi pada sistem lokalisasi dan mapping, penghindaran tabrakan dan pencarian jalur terpendek. 
Perencanaan Penerangan Jalan Penegang Petaling Berbasis Tenaga Surya Jones St Siregar; Fardhan Arkan; Wahri Sunanda
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 10, No 1 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v10i1.10310

Abstract

Penerangan jalan umum merupakan salah satu infrastruktur yang perlu mendapat perhatian guna mendukung aktivitas kehidupan terutamanya di malam hari. Salah satu alternatif yang dapat dirancang yakni penerangan jalan umum berbasis tenaga surya. Dalam rancangannya akan digunakan 3 skema dengan memanfaatkan panel surya untuk konversi energi matahari menjadi energi listrik. Skema yang digunakan dalam rancangan yakni skema di tengah median jalan, skema di kiri dan kanan berhadapan dan skema di kiri dan kanan selang seling. Parameter yang menjadi analisis dalam perancangan diantaranya perhitungan penempatan tiang , penentuan ukuran tiang, ukuran lengan, sudut kemiringan stang ornamen, intentitas cahaya, jumlah titik lampu yang diperlukan, panel surya dan baterai yang dibutuhkan
Perancangan Sistem Distribusi Tenaga Listrik Terpusat perspektif: Industri Kelapa Sawit Stieven Netanel Rumokoy
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 8, No 1 (2019): Edisi Juni 2019
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v8i1.4426

Abstract

Energi listrik sangat diperlukan untuk keberlangsungan Industri Kelapa Sawit. Pada umumnya di Industri kelapa sawit terdapat Pabrik sebagai tempat pengolahan minyak mentah dan perkebunan sebagai penyedia bahan baku. Baik pabrik maupun perkebunan membutuhkan energy listrik. Pada pabrik energy listrik dibutuhkan untuk penggerak mesin produksi, perkantoran dan kebutuhan perumahan karyawan, sedangkan pada area perkebunan dibutuhkan untuk perkantoran dan perumahan karyawan. Perumahan karyawan tersebar berkelompok pada area perkebunan dengan memiliki sumber tenaga listrik masing-masing area. Pada Area Pabrik tersedia energy listrik murah yang belum dimanfaatkan sedangkan pada area perkebunan menggunakan energy listrik dari bahan bakar yang tidak murah. Dengan mengganti Sistem Distribusi tenaga listrik terpusat pada pabrik, diharapakan ketersediaan tenaga listrik untuk seluruh area Industri Kelapa sawit di PT.”X” menjadi lebih baik. Dari hasil perancangan Sistem Distribusi Tenaga Listrik menggunakan tegangan 1kV, tegangan pada ujung jaringan Site kebun A berkurang 4.83 %, tegangan pada Site kebun B berkurang 4.16 % dan tegangan pada Site kebun C berkurang 4.85 %. Mengacu pada Standar Nasional Indonesia- Peraturan Instalasi Tenaga Listrik mengenai drop tegangan maksimum 5%, Perancangan Sistem Distribusi tenaga Listrik Terpusat dengan menggunakan tegangan 1 kV baik untuk digunakan. 
RANCANG BANGUN CASCADE H-BRIGDE INVERTER 5 TINGKAT BERBASIS MODUL DIGITAL SIGNAL PROCESSOR TMS320F28335 Muhamad Otong; Ri Munarto
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 10, No 1 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v10i1.11919

Abstract

Energi baru dan terbarukan merupakan salah satu alternative sumber energi, seperti pembangkit listrik tenaga surya. Energi surya dimanfaatkan dengan menggunakan sel surya yang menghasilkan energi listrik berupa arus searah (Direct Current/DC). Supaya energi listrik bisa digunakan untuk beban arus bolak-balik (Alternating Current/AC) maka dibuatlah inverter yang berfungsi mengkonversikan tegangan dan arus searah menjadi tegangan dan arus bolak balik. Hasil dari pengkonversian pada inverter konvensional biasanya menimbulkan nilai harmonisa yang bisa menyebabkan terjadinya gangguan  dan kerusakan pada piranti listrik. Maka dari itu untuk mengurangi harmonisa maka di rancanglah Cascade H-Brigde inverter 5 tingkat berbasis Digital Signal Processor. Perancangan Cascade H-Brigde inverter 5 tingkat ini diharapkan dapat menghasilkan bentuk gelombang yang lebih mendekati sinus dan menghasilkan tegangan dan arus yang relative konstan dengan nilai gangguan yang kecil dan nilai effisiensi yang tinggi. Dari hasil peraancangan inverter di dapatkan hasil inverter multilevel inverter 5 tingkat dengan beberapa variasi beban 15 ???? sampai 100 ???? dengan nilai efisiensi sebesar 30 % - 67,5%. Dari hasil perancang inverter juga membuktikan bahwa rangkaian filter LC sangat baik digunakan untuk menyeleksi gelombang berfrekuensi tinggi dengan nilai THD berkisar 9%
Sistem Pengendalian Pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Menggunakan Metode Plantwide Control Hendrik Elvian Gayuh Prasetya
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 10, No 1 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v10i1.11225

Abstract

Kebutuhan akan energi listrik tiap tahun terus bertambah, berdasarkan data yang diperoleh dari Rencana Usaha Pengembangan Tenaga Tenaga Listrik (RUPTL) PT. PLN 2015-2024 menyatakan bahwa peningkatan konsumsi listrik tiap lima tahun sekali sebesar 239 GWh. Oleh karena itu dibutuhkan supplay energi listrik yang mampu mengatasi permasalahan tersebut. Terdapat dua macam supplay energi listrik, yakni supplay energi listrik secara konvensional dan non konvensional (energi terbartukan). Supplay energi listrik non konvensial dengan memanfaatkan energi terbarukan saat ini kurang cocok digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik, hal ini dikarena nilai efisiensi yang dihasilkan cukup rendah. Oleh karena itu, supplay energi listrik secara konvensial diharapkan mampu memenuhi kebutuhan listrik hingga tahun 2024. Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) merupakan salah satu contoh supply energi listrik secara konvensial. Prinsip kerja dari PLTU dengan cara membuat uap bertekanan tinggi dari pembakaran batu bara, yang selanjutnya uap tersebut mampu memutarkan turbin dan generator sehingga mengahasilkan energi listrik. PLTU terdiri dari beberapa unit operasi antara lain : economizer, superheater, turbin, condenser, deaerator, dan unit operasi lainnya. Oleh karena itu, diperlukannya sistem pengendalian yang tepat untuk menghasilkan listrik yang sesuai dengan keinginan. Terdapat dua macam cara untuk menentukan sistem pengendalian pada PLTU, yang pertama memasangkan semua sistem pengendalian pada tiap unit operasi dan yang kedua menentukan prioritas sistem pengendalian yang tepat. Langkah menentukan prioritas sistem pengendalian merupakan solusi yang tepat. Salah satu cara menentukan prioritas sistem pengendalian yakni menggunakan metode plantwide control. Terdapat dua jenis metode yang ada pada plantwide yaitu bottom-up dan top-down. Metode plantwide control yang digunakan pada penelitian ini yakni metode top-down. Berdasarkan metode plantwide control, terdapat sembilan macam sistem pengendalian pada PLTU, antara lain : sistem pengendalian pengendalian daya (IC 100) – turbin, sistem pengendalian temperatur (TIC 103) – superheater, sistem pengendalian flow (FIC 103) – steam drum, sistem pengendalian level (LIC 101) – steam drum, sistem pengendalian flow (FIC 101) – steam drum, sistem pengendalian temperature (TIC 101) – economizer, pengendalian temperature (TIC 104) – deaerator, sistem pengendalian flow (FIC 102) – deaerator, dan sistem pengendalian temperature (TIC 102) – condenser. Diharapkan kesembilan sistem pengendalian yang diberikan, mampu menghasilkan respon dinamik yang baik. Uji closed loop merupakan uji yang digunakan untuk mengetahui respon dinamik. Parameter uji closed loop berupa nilai max overshoot, settling time, dan integral absolute error. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan besar maksimum overshoot yang dihasilkan sebesar 0%, nilai settling time tidak melebihi 10000 menit, nilai IAE tidak melebihi 5000, dan semua proses variable mampu mengikuti nilai set point yang diberikan. Oleh karena itu, semua sistem pengendalian yang diberikan menghasilkan nilai respon dinamik yang sesuai dengan yang diinginkan.
Rancang Bangun Battery Power Supply Menggunakan Flyback Converter Muhamad Otong
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 8, No 1 (2019): Edisi Juni 2019
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v8i1.5661

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi yang terjadi pada dewasa ini, terutama dibidang energi listrik, menuju ke arah portable. Masyarakat menggunakan battery power supply portable untuk keperluan sumber tenaga listrik cadangan dan sumber tenaga listrik portable untuk mencatu peralatan-peralatan listrik mereka. Penggunaan power supply portabel dapat di gunakan pada kondisi yang mendesak, dapat juga digunakan pada saat keadaan emergency atau dalam keadaan terkena bencana alam. Power supply atau juga dikenal dengan nama catu daya merupakan sebuah rangkaian elektronika yang digunakan sebagai penyedia sumber energi listrik untuk perangkat-perangkat elektronika dalam hal ini energi listrik tegangan DC. Flyback converter pada umum nya digunakan pada peralatan elektronik untuk daya rendah dan memiliki efesiensi tinggi dari segi berat dan ukurannya yang lebih kecil Kata kunci: Battery, Power supply, Flyback Converter, emergency, portable