cover
Contact Name
Rizky Abdulah
Contact Email
r.abdulah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
editorial@ijcp.or.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Farmasi Klinik Indonesia
ISSN : 23375701     EISSN : 2337 5701     DOI : -
Core Subject :
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy (IJCP) is a scientific publication on all aspect of clinical pharmacy. It published 4 times a year by Clinical Pharmacy Master Program Universitas Padjadjaran to provide a forum for clinicians, pharmacists, and other healthcare professionals to share best practice, encouraging networking and a more collaborative approach in patient care. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy is intended to feature quality research articles in clinical pharmacy to become scientific guide in fields related to clinical pharmacy. It is a peer-reviewed journal and publishes original research articles, review articles, case reports, commentaries, and brief research communications on all aspects of Clinical Pharmacy. It is also a media for publicizing meetings and news relating to advances in Clinical Pharmacy in the regions.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 3 (2025)" : 5 Documents clear
Karakteristik Pasien dan Penggunaan Obat Hipertensi di Beberapa Sarana Kesehatan Wildan, Muhammad Maulana; Rahayuningsih, Nur; Salasanti, Citra Dewi
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15416/ijcp.2025.v14i3.59824

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang serius, dengan prevalensi tinggi di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Penting untuk memahami karakteristik demografis pasien serta penggunaan obat antihipertensi yang tepat alam upaya untuk mengelola hipertensi secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik pasien hipertensi dan penggunaan obat di Indonesia berdasarkan tinjauan literatur yang ada. Literatur yang dianalisis dipilih melalui pencarian sistematis menggunakan database Google Scholar dengan kata kunci “drug-related problems (DRPs)” dan “hipertensi”, menggunakan operator Boolean “AND” untuk mempersempit hasil pencarian. Artikel yang ditinjau memenuhi kriteria inklusi, yaitu penelitian observasional dan artikel asli yang diterbitkan dalam rentang tahun 2014–2024. Dari 23 artikel yang ditemukan, sebanyak 16 artikel dipilih untuk dianalisis menggunakan pendekatan simplified approach guna mengidentifikasi tren penggunaan obat antihipertensi dan permasalahan terkait terapi. Penelitian ini menemukan bahwa amlodipin adalah obat antihipertensi yang paling banyak diresepkan, dengan prevalensi tinggi di berbagai lokasi. Mayoritas pasien hipertensi adalah perempuan, terutama di atas usia 60 tahun, yang menunjukkan perlunya perhatian khusus terhadap kelompok ini. Penelitian ini juga mengidentifikasi adanya potensi masalah terkait obat DRPs yang dapat memengaruhi kepatuhan pasien terhadap terapi. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun amlodipin efektif sebagai terapi utama, perhatian terhadap karakteristik pasien dan masalah terkait obat sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan dan mencegah komplikasi jangka panjang. Rekomendasi berbasis bukti diperlukan untuk strategi pengelolaan hipertensi yang lebih efektif di masa depan.
Evaluasi Penggunaan Obat Psikofarmaka dan Analisis Biaya Penyakit (Cost of Illness) pada Pasien Rawat Inap dengan Gangguan Bipolar di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 Nur, Ice Laila; Armytha, Shifana Tri; Anggraeni, Sheny; Maulani, Ira; Novianti, Novianti; Anantarini, Ni Putu Dea
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15416/ijcp.2025.v14i3.64469

Abstract

Gangguan bipolar adalah kondisi kejiwaan kronis yang berkontribusi signifikan terhadap disabilitas dan kematian. Beban global penyakit ini menunjukkan tren peningkatan. Penelitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan mengevaluasi penggunaan obat psikofarmaka dan menganalisis biaya pengobatan pasien dengan gangguan bipolar rawat inap di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat sepanjang tahun 2023. Data sekunder periode Januari–Desember 2023 digunakan untuk mengevaluasi penggunaan obat dengan metode ATC/DDD dan Drug Utilization 90% (DU90%), serta menganalisis biaya riil dan membandingkannya dengan tarif INA-CBGs berdasarkan tingkat keparahan dan kelas perawatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risperidone merupakan psikofarmaka paling banyak digunakan dengan nilai DDD/100 bed days sebesar 97,75 dan DU 90% sebesar 20,3%. Hasil analisis biaya penyakit menunjukkan proporsi komponen biaya medis langsung terbesar pada Kelas 1 dan 2 adalah akomodasi. Nilai rata-rata biaya medis langsung pada Kelas 1 sebesar Rp5.271.432 dan pada Kelas 2 sebesar Rp5.903.750. Perbandingan biaya riil dengan tarif INA-CBGs berdasarkan tingkat keparahan penyakit dan kelas perawatan pada Kelas 1 dengan tingkat keparahan ringan, sedang, dan berat menunjukkan selisih biaya positif (Rp648.668; Rp4.417.968; Rp7.095.668), sedangkan pada Kelas 2 tingkat keparahan ringan, sedang, berat menunjukan selisih biaya (-Rp686.650; Rp2.583.550; Rp4.929.050). Length of stay (LOS) diduga menjadi penyebab selisih biaya negatif sehingga biaya berdasar tarif rumah sakit berbeda dengan INA-CBGs.  Temuan risperidone yang merupakan salah satu obat lini pertama terapi gangguan bipolar episode mania akut dengan ATC/DDD tertinggi menunjukkan perlunya evaluasi lebih lanjut untuk memastikan penggunaan obat tersebut telah optimal sesuai protokol terapi serta aman. Selain itu, pertimbangan rumah sakit dalam memperpendek LOS tanpa mengorbankan kualitas perawatan menjadi hal yang penting.
Antibiotics Stewardship in Cesarean Section at a Public Hospital in Surabaya, Indonesia Herawati, Fauna; Yulia, Rika; Binta, Jihan
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15416/ijcp.2025.v14i3.63748

Abstract

Cesarean section (CS) is a procedure performed to save the mother and fetus through an incision in the mother’s abdomen and uterus. The high rate of CS in Indonesia correlates with the risk of surgical site infections (SSI), making the use of prophylactic antibiotics important. The use of antibiotics has health impacts on the community, one of which is antibiotic resistance. This study aims to determine antibiotic usage patterns and their compliance with the National Formulary and the Antimicrobial Stewardship Program (PPRA), and the profile of mothers who experience SSI at a public hospital in Surabaya. This retrospective observational quantitative study used medical record data from CS patients from January to June 2024, and the data were analyzed using descriptive statistics and Defined Daily Dose (DDD) methodology to evaluate antibiotic utilization. The results showed cefazolin 2 grams was the most widely used antibiotic (88.64%) with a DDD/100 bed days value of 14.10. Compliance of antibiotic usage patterns with the Antimicrobial Use Guideline (PPAB) reached 88.64%. SSI occurred in 1.31% of patients, especially in pregnancies of more than 2 times. The use of antibiotics at a public hospital in Surabaya is the rational use of antibiotics, the incidence of SSI is smaller than the established standard of 1.5%.
Efektivitas Kombinasi Dosis Tetap pada Tuberkulosis Nasal-HIV Anak: Laporan Kasus Suharyati, Titin; Herawati, Fauna; Fatmawati, Umi
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15416/ijcp.2025.v14i3.58065

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis (MTB) yang selain mengenai parenkim paru, juga mampu menginfeksi organ lain. Tuberkulosis nasal dapat bersifat primer atau sekunder akibat tuberkulosis paru atau lupus fasialis. Tuberkulosis nasal harus dipertimbangkan dalam diagnosis banding granuloma nasal kronis. TB pada saluran pernapasan atas jarang terjadi dan hampir tidak dilaporkan dalam penelitian. Kami melaporkan kasus TB primer nasal, TB paru disertai HIV. Pasien di rawat inap di ruang isolasi khusus TB karena mengalami benjolan di hidung yang membesar dengan ukuran 3x3 cm disertai mimisan, demam yang naik turun, serta berat badan menurun dan berkurang nafsu makan. Tes bakteri tahan asam dan pemeriksaan histopatologi memastikan diagnosis tuberkulosis nasal. Gejala pasien setelah dua setengah bulan pengobatan anti-TB dan antiretroviral belum membaik. Setelah di rawat inap selama 78 hari, akhirnya pasien meninggal. Kasus ini menunjukkan bahwa memulai pengobatan segera, pengelolaan malnutrisi, serta pemantauan kejadian efek samping dan interaksi antar obat dapat memengaruhi keberhasilan terapi pada pasien dengan TB nasal.
Quality of Life Analysis of Mental Disorder Patients Based on Knowledge Level and Medication Adherence Alfianna, Wiwin; Sabrina, Nina; Rahmah, Nurlaily; Muliani, Rima
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15416/ijcp.2025.v14i3.63792

Abstract

Evaluating the quality of life (QoL) is essential in assessing therapeutic outcomes for individuals with mental health disorders. Medication adherence plays a pivotal role in treatment success but is frequently suboptimal due to insufficient patient knowledge regarding their illness and prescribed therapies, which can lead to misunderstandings and non-compliance. This research investigates the association between patients’ knowledge levels, adherence to medication regimens, and their quality of life within a population diagnosed with mental disorders. Employing a cross-sectional design, data were collected from 200 patients using standardized instruments, including a knowledge assessment questionnaire, the Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8), and the WHO Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF). Statistical analyses, conducted via SPSS version 25.0, utilized Pearson’s correlation and multiple correlation tests to explore relationships among the variables. Findings indicated that 58% of participants possessed adequate knowledge about their condition and treatment, while 52% demonstrated low adherence to medication. Additionally, 61.5% reported a good quality of life. Significant positive correlations were observed between quality of life and both knowledge and medication adherence (P = 0.000). However, no significant direct relationship was found between knowledge and adherence levels. The study underscores that medication adherence is significantly linked to enhanced quality of life in patients with mental disorders. Although knowledge alone does not directly predict adherence, it, in conjunction with adherence, contributes to improved quality of life outcomes. These results emphasize the need for integrated strategies focusing on patient education and adherence promotion to optimize therapeutic benefits.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025) Vol 14, No 2 (2025) Vol 14, No 1 (2025) Vol 13, No 3 (2024) Vol 13, No 2 (2024) Vol 13, No 1 (2024) Vol 12, No 3 (2023) Vol 12, No 2 (2023) Vol 12, No 1 (2023) Vol 11, No 4 (2022) Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol 11, No 1 (2022) Vol 10, No 4 (2021) Vol 10, No 3 (2021) Vol 10, No 2 (2021) Vol 10, No 1 (2021) Vol 9, No 4 (2020) Vol 9, No 3 (2020) Vol 9, No 2 (2020) Vol 9, No 1 (2020) Vol 8, No 4 (2019) Vol 8, No 3 (2019) Vol 8, No 2 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol 7, No 4 (2018) Vol 7, No 3 (2018) Vol 7, No 3 (2018) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 4 (2017) Vol 6, No 4 (2017) Vol 6, No 3 (2017) Vol 6, No 3 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 4 (2016) Vol 5, No 4 (2016) Vol 5, No 3 (2016) Vol 5, No 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 4 (2015) Vol 4, No 4 (2015) Vol 4, No 3 (2015) Vol 4, No 3 (2015) Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol 3, No 4 (2014) Vol 3, No 4 (2014) Vol 3, No 3 (2014) Vol 3, No 3 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 2, No 4 (2013) Vol 2, No 4 (2013) Vol 2, No 3 (2013) Vol 2, No 3 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 1, No 4 (2012) Vol 1, No 4 (2012) Vol 1, No 3 (2012) Vol 1, No 3 (2012) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 1 (2012) Vol 1, No 1 (2012) More Issue