cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
SEMIRATA 2015
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Prosiding Bidang Fisika" : 42 Documents clear
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI MONITORING GEOLISTRIK TIME-LAPSE UNTUK MEMANTAU DAERAH RAWAN LONGSOR DI KOTA PADANG DENGAN MENGGUNAKAN METODA GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER Mahrizal, Mahrizal; Fauzi, Ahmad; Akmam, Akmam
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Fisika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.702 KB)

Abstract

Akhir-akhir ini bencana longsor sering melanda Kota Padang. Agar masalah longsor ini bisa ditangani secara menyeluruh oleh pihak yang terkait maka perlu dilakukan penelitian secara komprehensif serta melihat gambaran sifat fisis dan struktur batuan bawah permukaan di daerah rawan longsor.  Hingga kini, bagaimana gambaran sifat fisis dan struktur batuan bawah permukaan di Kota Padang belum banyak diungkapkan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi adanya bidang gelincir di daerah rawan longsor. Pengambilan data dilakukan di Bukit Lantiak yang masuk Kelurahan Seberang Palinggam Kecamatan Padang Selatan Kota Padang. Data yang diperoleh  dengan menggunakan Konfigurasi Wenner ini diolah dengan bantuan software RES2DINV berupa penampang model 2D yang memiliki warna yang berbeda-beda. Masing-masing warna menunjukkan rentangan nilai tahanan jenis tertentu. Hasil interpretasi data untuk Lintasan 1 ini adalah sebagai berikut. Lintasan 1 terletak pada Koordinat  0.000 58’3.7” LS dan 1000 22’ 5.6” BT sampai 0.000 58’ 3.9” LS dan 1000 22’ 10,1” BT.Titik sounding berada pada koordinat  0.000 58’ 3.9” LS dan 1000 22’ 10,1” BT. Panjang Lintasan 1 adalah 315 m  dengan spasi elektroda 5 m. Berdasarkan nilai resistivitas yang diperoleh pada Lintasan 1 diidentifikasi terdapat 4 jenis batuan penyusun yaitu Clay, Sandstone, Limestone, dan Andesit. Hasil interpretasi menunjukkan di Lintasan 1 terdapat  bidang gelincir. Kata kunci : Bencana longsor, sifat fisis dan struktur batuan bawah permukaan, metoda geolistrik tahanan jenis, konfigurasi Wenner, bidang gelincir.
SISTEM PENGATURAN SUHU PADA RUANG PENGERINGAN BAHAN PANGAN BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 DAN PC. Situmorang, Marhaposan
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Fisika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.101 KB)

Abstract

Telah dikonstruksi sebuah ruang pengeringan bahan pangan dimensi 50x20x30 cm. Ruangan dilengkapi dengan pemanas, sensor suhu LM35, motor, blower dan kipas. Jangkauan operasi pemanasan (suhu batas atas dan bawah) dapat diubah menggunakan PC yang datanya dikirim ke mikrokontroler melalui standar serial RS232. Berdasarkan data dari PC, mikrokontroler akan membandingkannya dengan nilai suhu yang diukur oleh LM35 dan selanjutnya akan menghidupkan/mematikan pemanas, menutup/membuka pintu dan mematikan/menghidupkan blower. Hasil pengeringan pada bahan pangan jamur kuping menunjukkan bahwa warna dan kualitas bahan sangat dipengaruhi oleh nilai jangkauan operasi  suhu pengeringan, besarnya  daya yang diberikan pemanas dan  lama pengeringan. Kata kunci: Sistem Pengeringan,Mikrokontroler AT89S51, RS232.
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL TEMPERATUR UNTUK PROSES PENDINGINAN MENGGUNAKAN TERMOELEKTRIK Yusfi, Meqorry; Putra, Wilka; Derisma, Derisma
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Fisika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.507 KB)

Abstract

Telah dirancang bangun sebuah sistem kontrol temperatur pada sebuah box yang berukuran 50x15x25 cm. Sistem dirancang dengan menggunakan termoelektrik sebagai elemen pendingin. SHT11 yang berfungsi sebagai sensor akan membaca data temperatur kemudian data diteruskan ke mikrokontroler ATMega8535 dan ditampilkan pada LCD. Setpoin akan diberikan pada keypad, jika setpoin berbeda dengan data temperatur yang sebenarnya maka akan terjadi proses pendinginan dengan mengaktifkan modul termoelektrik. Pengontrolan terhadap modul termoelektrik dilakukan menggunakan metode PID agar temperatur yang dituju menjadi stabil. Hasil pengujian modul termoelektrik secara langsung diperoleh temperatur minimum yang dapat dicapai pada sisi dingin adalah -0,20C. Parameter PID yang paling optimal untuk sistem adalah Kp = 200, Ki = 2, dan Kd = 20. Pengujian dilakukan untuk beberapa kondisi yang menghasilkan rise time dan settling time yang berbeda-beda yang memperlihatkan sistem kontrol sudah bekerja dengan baik. Kata kunci : Termoelektrik, SHT11, kontrol PID
PENENTUAN KANDUNGAN UNSUR LOGAM PADA KERANG (BIVALVIA) DI DAERAH PESISIR PANTAI KABUPATEN TAPANULI TENGAH Rahmatsyah, Rahmatsyah; Julyha, Julyha
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Fisika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.696 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian analisis kandungan logam berat di daerah pesisir pantai Kabupaten Tapanuli Tengah. Dengan tujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Fe dan Cu cangkang kerang dengan X-Ray Difraction (XRD),  parameter air laut,  dan daging kerang dengan menggunakan  Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil yang diperoleh dari kandungan logam pada sampel air laut tertinggi berada pada stasiun I dengan konsentrasi Tembaga (Cu) yaitu 19,3 mg/l dan konsentrasi Besi (Fe) tertinggi berada pada stasiun V yaitu 11,9 mg/l. Hasil kandungan unsur cangkang kerang meliputi CaO sebesar 19.0 %, C sebesar 67.6 %,  Besi (Fe) sebesar 10.2% dan Tembaga (Cu) sebesar 3.1 %. Kandungan logam pada sampel daging kerang tertinggi berada pada stasiun III dengan konsentrasi Tembaga (Cu) yaitu 162 mg/kg dan konsentrasi Besi (Fe) tertinggi berada pada stasiun II yaitu 15,1 mg/kg. Hal ini menunjukkan baik air laut,  cangkang kerang dan daging kerang telah terakumulasi logam berat jika mengkonsumsi kerang laut yang melebihi batas ambang yang telah ditetapkan oleh MENKLH 2004 tersebut akan berdampak bagi kesehatan. Kata kunci :, Air laut, Cangkang kerang, Daging kerang
PENGGUNAAN GEOLISTRIK RESISTIVITI UNTUK IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN BATUAN ANTARA LAU KETUKEN DAN LAU BEKERAH DI DESA SULKAM KABUPATEN LANGKAT Juliani, Rita; Sembiring, Timbangen; Sitepu, Mester; Motlan, Motlan
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Fisika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.242 KB)

Abstract

Telah dilakukan penggunaan geolistrik resistivitimeter untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan batuan di antara lau Ketuken dan lau Bekerah di desa Sulkam kabupaten Langkat. Pengukuran menggunakan alat geolistrik Automatic Resistivity System (ARES)-G4 v4.7, SN: 0609135 konfigurasi Wenner–Schlumberger dengan panjang lintasan 155 meter dan jarak antara elektroda 5 meter. Data hasil geolistrik ARES diolah menggunakan software Res2DinV untuk memperlihatkan struktur bawah permukaan batuan yang diukur. Hasil interpretasi yang diperoleh dari data geolistrik yang dikaitkan dengan data core hole dan data geologi diperoleh pola penyebaran lapisan bawah permukaan di dominasi oleh batu gamping dengan nilai resistivitas berkisar 500-10.000 Ωm dan lapisan lempung dengan nilai resistivitas 0-100 Ωm, tuffa dengan nilai resistivitas 200-1.000 Ωm serta lapisan tanah dengan resistivitas 250-500 Ωm. Katakunci:geolistrik, resistivitas, batu gamping, lau
PENGARUH PEG-2000 TERHADAP POLA DIFRAKSI SINAR-X PARTIKEL Fe3O4 YANG DISINTESIS DENGAN METODE KOPRESIPITASI Puryanti, Dwi; Andani, Dori
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Fisika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.297 KB)

Abstract

Sintesis partikel Fe3O4 dilakukan menggunakan metode kopresipitasi. Bahan dasar pasir besi diperoleh dengan mengolah batuan besi dengan cara destruksi dan ekstraksi. Batuan besi yang digunakan berasal dari daerah Surian, Kabupaten Solok provinsi Sumatera Barat. Pasir besi yang sudah diekstraksi direaksikan dengan HCl dan NH4OH. Selanjutnya dilakukan penambahan PEG-2000 untuk melihat pengaruhnya terhadap ukuran partikel Fe3O4 yang dihasilkan. Variasi perbandingan komposisi pasir besi dan PEG-2000 yang digunakan adalah 1:0, 1:1, 1:2 dan 1:4. Karakterisasi mikrostruktur bahan dilakukan dengan menggunakan teknik difraksi sinar-X (XRD). Hasil karakterisasi XRD memperlihatkan bahwa struktur Fe3O4 merupakan kubus spinel dengan nilai parameter kekisi bekisar dari 8,344 – 8,364 Å. Kata kunci: Fe3O4, pasir besi, PEG-2000
PENGEMBANGAN SENSOR JARAK GP2Y0A02YK0F UNTUK MEMBUAT ALAT PENGUKUR KETINGGIAN PASANG SURUT (PASUT) AIR LAUT Muid, Abdul
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Fisika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2433.151 KB)

Abstract

GP2Y0A02YK0F adalah sensor jarak yang merupakan kombinasi dari pendeteksi jarak (Position Selective Detector) yaitu dioda pemancar infra merah (IRED) dan rangkaian pemroses sinyal. Sensor ini mengeluarkan tegangan analog yang tidak linier terhadap jarak objek. Pada penelitian ini akan menjelaskan teknik mengubah persamaan kurva karakteristik GP2YOA02YK0F untuk menentukan jarak dari nilai tegangan analog sensor tersebut dengan mengubah operasi pangkat menjadi nilai yang mendekatinya agar mudah direpresentasikan dalam bahasa programming. Pada penelitian ini dilakukan pengolahan data tegangan keluaran GP2Y0A02YK0F menggunakan mikrokontroler ATMega8. Hubungan antara GP2Y0A02YK0F dengan mikrokontroler ATMega8 melalui pin analog to digital converter (ADC) yang ada pada ATMega8. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh hasil dengan rata-rata prosentase error 1,89%. Sensor ini kemudian digunakan untuk membangun sistem pengukur ketinggian pasang surut air laut. Hasil pengujian alat diperoleh nilai akurasi 99% dibandingkan dengan alat ukur standar. Katakunci: Sensor jarak, Mikrokontroler, Pasang surut air laut.
PEMBUATAN LAPISAN TIPIS METAL DOPING TiO2 DENGAN TEKNIKDIP-COATING DAN APLIKSI SIFAT KATALITIK DALAM DEGRADARI ASAM HUMAT PADA AIR RAWA GAMBUT WIllian, Nancy
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Fisika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.258 KB)

Abstract

Lapisan tipis TiO2 yang di doping dengan logam M ( Ni,Zn,Cu) telah berhasil dibuat pada plat kaca sebagai substrat dengan teknik dip –coating. Titanium isopropoksida (TIP, Ni(Oac)2 4 H2O, Zn (Oac)2 2 H2O dan Cu (Oac)2 digunkan sebagai starting material dan ditambahkan dietanol amin (DEA) sebagai aditif dengan isopropnol sebagai pelarut. Pembuatan lapisan tipis dilakukan dengan mengatur komposisi logam yang diberikan yaitu 1 , 3  dan 5 mol % dalam larutan titania  dengan konsentrasi 0,5 M. Substrat kaca yang sudah dilapisi  dikeringkan pada suhu 100 – 110 oC dan dipanaskan pada suhu 500 oC. Analisi foto optis memperlihatkan bentuk permukaan lapisan yang rata, homogen dan transparan. Karakterisasi produk dengan menggunakan XRD menunjukan bahwa lapisan tipis yang dihasilkan mempunyai struktur anatas. Analisis SEM-EDX memperlihatkan  bahwa lapisan tipis yang terbentuk rata yang mengandung logam Ti, Ni dan Cu. Ukuran kristal masing masing logam dihitung dengan menggunakan Scherrer formula yang memperlihatkan variasi ukuran kristal berkisar antara 12-21 nm. Uji aktifitas fotokatalitik masing masing logam terhadap air rawa gambut memperlihatkan peningkatan aktivitas antara 34,40 – 53,71 %Kata Kunci : dip-coating, lapisan tipis titania, doped
SINTESIS DAN KARAKTERISASI BIOHIDROKSIAPATIT (BHAp) BERBASIS LIMBAH BIOMATERIAL RAHANG BAWAH TULANG SAPI DENGAN TEKNIK PEMBAKARAN Asmi, Dwi; Firda, Firda; Sulaiman, Ahmad
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Fisika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.926 KB)

Abstract

Telah dilakukan pembuatan bubuk biokeramik biohidroksiapatit (BHAp) baru dengan memanfaatkan limbah biomaterial padat rahang bawah (mandibular) tulang sapi menggunakan teknik pembakaran sederhana. Produksi  bubuk biohidroksiaptit (BHAp) dari rahang bawah tulang sapi diperoleh melalui kalsinasi pada suhu 800-900 oC selama 5 jam. Hasil studi dengan menggunakan FTIR menunjukkan keberadaan gugus fungsi hidroksil (-OH), posfat (PO43-) dan karbonat (CO32-) pada sampel. Kristal struktur hidroksiapatit pada sampel juga terbukti dengan analisis difraksi sinar-x (XRD). Morfologi permukaan BHAp sampel dengan scanning electron microscopy (SEM) menunjukkan butiran-butiran berbentuk bulat merata dengan diameter ≤ 1 mm. Katakunci: biohidroksiapatit, rahang bawah tulang sapi, FTIR, XRD dan SEM.
PERANCANGAN SISTEM KONTROL FREKUENSI GETARAN AKUSTIK BERBASIS SENSOR SERAT OPTIK Harmadi, Harmadi; Firmansyah, Firmansyah; Wildian, Wildian
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Fisika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.518 KB)

Abstract

Perancangan sistem pengontrolan frekuensi getaran akustik telah dilakukan. Rancangan sistem kontrol berbasis sensor serat optik terdiri dari pemancar cahaya berupa LD merah (λ=580 nm), serat optik moda jamak step indek dari bahan PPMA (Polymethyl Metacrylate), rangkaian penerima berupa fotodetektor OPT 101. Mikrokontroler Arduino sebagai pemroses sinyal, monitor PC (Personal Computer) sebagai penampil nilai frekuensi getaran akustik, dan relay sebagai saklar pemutus arus jika frekuensi melebihi batas. Frekuensi getaran akustik dibangkitkan oleh speaker yang dihubungkan ke pembangkit sinyal. Berdasarkan hasil pengujian, memperlihatkan sistem dapat mengontrol frekuensi getaran akustik pada frekuensi 10 Hz dari rentang pengukuran 1 Hz hingga 30 Hz. Katakunci: Kontrol, Getaran Akustik, Serat Optik