cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
SEMIRATA 2015
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 89 Documents
Search results for , issue "Prosiding Bidang Kimia" : 89 Documents clear
ANTI-HYPERCHOLESTEROLEMIC EFFECT OF ETHYL ACETATE EXTRACT FROM STEM BARK OF ARTOCARPUS DASYPHYLLA TOWARD RATTUS NORVEGICUS WISTAR STRAIN Alfinda Novi Kristanti, Lutfi Nia Kholida, St Khaerunnisa, Nanik Siti Aminah,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.328 KB)

Abstract

Artocarpus dasyphylla with the local name “cempedak utan” is a member of Artocarpus Genus from Moraceae family. It is a rare and endemic plant from east region of Indonesia. The purpose of this study was to determine the antihypercholesterolemic effect of ethyl acetate extract from A. dasyphylla toward the level of total cholesterol, LDL, and HDL of hypercholesterolemic Rattus norvegicus as the prevention effort of atheroschlerosis and CVD. It was due to antioxidant activities of phenolic compounds. The powder of stem bark of Artocarpus dasyphylla was extracted by maceration and partition method. Phenolic total of ethyl acetate extract from stem bark of A. dasyphylla was determined with Folin Ciocalteu reagent, it was 9,86 mg GAE/g of extract. In vivo experiment toward Rattus norvegicus with hypercholesterol diet used randomized post test only control group design. Ethyl acetate extract with the treatment doses 75, 150, 225 mg/kg body weight showed antioxidant activity by decreasing total cholesterol and LDL level to normal level. Paradox result occured to HDL level, the level of HDL decreasing as the increase of dose of sample, but still above the threshold. The best anti-hypercholesterolemic activity was shown by treatment with the dose of ethyl acetate extract from stem bark of A. dasyphylla 150 mg/kg body weight of Rattus norvegicus. Keyword: Artocarpus dasyphylla, antihypercholesterolemic effect, total cholesterol, LDL, HDL, Rattus norvegicus
INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA PADA PENGAJARAN GUGUS FUNGSI Manihar Situmorang, Jamalum Purba,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.704 KB)

Abstract

Inovasi pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa pada pengajaran gugus fungsi dijelaskan dalam tulisan ini. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan pembelajaran inovatif berbasis proyek untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa pada pengajaran kimia organik. Penelitian bersifat Research and Depelopment dilakukan di Jurusan Kimia FMIPA Unimed. Langkah penelitian terdiri atas pengembangan bahan ajar berupa paket proyek mini untuk pengajaran gugus fungsi untuk mendukung peningkatan kompetensi kognitif, afektif dan psikomotor, melakukan standarisasi dan evaluasi terhadap paket-paket proyek mini hasil pengembangan, dan implementasi paket pembelajaran hasil inovasi dalam pengajaran kimia organik. Dari hasil penelitian diperoleh paket pembelajaran kimia organik inovatif berbentuk proyek mini berupa kegiatan laboratorium untuk pengajaran gugus fungsi. Pembelajaran berbasis proyek dapat menguatkan cara belajar kimia organik menjadi lebih menarik, menantang, dan membangun kreativitas dan kemampuan berpikir kritis terhadap hubungan materi kuliah dengan percobaan kontekstual. Hasil belajar kelompok eksperimen yang diajar menggunakan pembelajaran inovatif berbasis proyek lebih tinggi dibanding hasil belajar pada kelompok kontrol yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Paket pembelajaran kimia berbasis proyek sangat sesuai dengan kebutuhan mahasiswa pada pengajaran Kimia Organik. Kata Kunci: Proyek mini, inovasi, kompetensi, functional group, kimia organik
APLIKASI ZEOLIT ALAM SEBAGAI FASA DIAM PADA KROMATOGRAFI ION Edi Nasra , Jeri Kusuma Putra, Budhi Oktavia,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.557 KB)

Abstract

Berbagai mineral alam mempunyai potensi untuk digunakan sebagai fasa diam pada kolom kromatografi. Untuk analisis kation, anion dan berbagai senyawa organik. Salah satu mineral alam yang sangat banyak terdapat di Indonesia adalah zeolit. Zeolit alam mempunyai keterbatasan jika langsung digunakan sebagai fasa diam sehingga diperlukan perlakuan awal terlebih dahulu. Pada penelitian ini telah dilakukan karakterisasi dan aktivasi pada zeolit alam untuk mengaktifkan dan menghilangkan pengotor pada zeolit tersebut sebelum digunakan sebagai pengisi kolom Kromatografi Ion (IC). Aktivasi dilakukan dengan menggunakan HCl pada variasi konsentrasi. Karakterisasi dilakukan sebelum dan setelah aktivasi dengan menggunakan XRD, XRF, dan FTIR. Kolom yang diperoleh digunakan untuk analisa beberapa kation dan hasil yang diperoleh telah dibandingkan dengan kolom penukar kation komersial.   Katakunci: zeolit alam, fasa diam, kromatografi ion
PENENTUAN KOMPOSISI OPTIMUM DAN KARAKTERISASI MEMBRAN ELEKTRODA SELEKTIF ION Cu2+ Fima Ayu, Suhadi Mulyono, Idris Mandang, Aman Sentosa Panggabean,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.706 KB)

Abstract

Penelitian tentang pembuatan dan Karakterisasi membran elektroda selektif ion Cu2+ berbasis Polivinilklorida (PVC) dengan menggunakan etilen diamin tetra asetat (EDTA) sebagai ionofor telah dilakukan. EDTA mengandung unsur nitrogen yang memiliki pasangan elektron bebas, mampu mengikat ion Cu2+ melalui ikatan kovalen koordinasi, sehingga dapat meningkatkan konduktivitas membran. Untuk memperbaiki kekuatan fisik membran, digunakan PVC sebagai matriks dan dioktil fenil fosfonat (DOP) sebagai pemlastisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi optimum membran adalah pada perbandingan; EDTA : PVC: DOP  adalah  60 : 30 : 10. Konsentrasi optimum dopan Cu2+ adalah 1 M dengan harga konduktivitas 4,62 x 10-2 Ohm1m-1. Hasil analisis FT-IR menunjukkan adanya perubahan bilangan gelombang pada gugus karboksil dan gugus N-H dari EDTA sehingga dimungkinkan terjadinya ikatan dengan ion Cu2+. Kata Kunci : Membran, Elektroda Selektif Ion, EDTA, Cu2+
PENGEMBANGAN PANDUAN PRAKTIKUM INOVATIF DENGAN LABORATORIUM VIRTUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA PADA PEMBELAJARAN SISTEM KOLOID Dini, Fatma Harian
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.563 KB)

Abstract

Perkembangan panduan inovatif praktikum sangat penting karena diketahui bahwa pengajaran yang inovatif mampu memotivasi siswa. Variasi metode pengajaran ini dapat membuat mereka kompetensi tidak hanya dalam konsep tetapi juga dalam praktikum. Ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang sistem koloid yang menggunakan panduan praktikum inovatif dengan laboratorium virtual yang mengarah pada peningkatan prestasi siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA Panca Budi, Sumatera Utara, pada akademik 2014/2015. Kelas eksperimen diajarkan dengan menggunakan panduan inovatif praktikum dengan laboratorium virtual dan kelas kontrol diajarkan dengan praktikum biasa. Prestasi belajar siswa diukur dengan menggunakan satu set standar pilihan ganda melalui kemampuan mereka untuk menjawab masalah kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi siswa di kelas eksperimen dengan menggunakan panduan inovatif praktikum dengan laboratorium virtual (M = 74,0 ± 6.81) ditemukan lebih tinggi dibanding kelas kontrol (M = 64,5 ± 8.87), dan keduanya berbeda secara signifikan (thitung 3,80> ttabel 2.10). Alasan untuk fakta ini adalah karena menggunakan panduan inovatif praktikum dengan laboratorium virtual memberikan cara yang inovatif dan menarik yang baru dalam belajar. Keyword: Prestasi Siswa, Panduan Praktikum Inovatif
SINTESIS FOTOKATALIS Fe2O3-ZEOLIT UNTUK UJI FOTODEGRADASI ZAT WARNA JINGGA METIL Rachmat Triandi T., Pemta Tia Deka, Alif Rohmatil Jannah, Sri Wardhani,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.1 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mensintesis dan menguji kemampuan fotokatalis Fe2O3-zeolit untuk mendegradasi zat warna jingga metil dengan bantuan sinar ultra violet. Karakterisasi Fe2O3-zeolit meliputi gugus fungsi dengan spekroskopi FTIR, jenis mineral dengan Difraksi Sinar X, dan luas permukaan dengan menggunakan metilen biru. Parameter sintesis fotokatalis Fe2O3-zeolit adalah konsentrasi Fe(III) sedangkan parameter uji fotokatalis untuk fotodegradasi meliputi konsentrasi jingga metil, pH jingga metil, serta lama penyinaran. Konsentrasi Fe(III) yang dimpregnasi pada zeolite adalah 20, 30, 40, dan 50 mmol/g zeolite. Uji fotokatalis dilakukan dengan cara mendispersikan 25 mg fotokatalis ke larutan jingga metil sebanyak 25 mL kemudian disinari dengan sinar ultra violet 20 – 100 menit. Parameter pH jingga metil digunakan pH 2, 4, 6, 8, dan 19 sedangkan konsentrasi jingga metil adalah 5, 10, 15, 20, dan 30 mg/L. konsentrassi jingga metil ditentukan dengan spektrofotomer UV-Vis. Hasil penelitian untuk karakterisasi Fe2O3-zeolit adalah Fe2O3-zeolit menunjukkan bilangan gelombang 520,74 cm-1. Mineral yang terdapat pada Fe2O3-zeolit adalah mordenit, silika, dan hematit  dan luas permukaannya adalah 230,80m2/g. hasi uji aktivitas fotokatalis Fe2O3-zeolit menunjukkan bahwa konsentrasi Fe(III) terimpregnasi optimum adalah 40 mmol/g zeolit, lama penyinaran optimum 60 menit, konsentrasi dan pH optimum jingga metil berturut-turut adalah 15 mg/L dan pH 2. Fotokatalis Fe2O3-zeolit mampu mendegradasi jingga metil sebesar 52,54% pada kondisi optimum. Keywords : Fe2O3-zeolit, fotokatalis, jingga metil
BAKTERI SELULOLITIK DARI TANAH GAMBUT DAN EFEK FERMENTASINYA TERHADAP KOMPOSISI MINYAK ASIRI KULIT JERUK PONTIANAK Raudhatul Fadhilah, Rizmahardian A. Kurniawan,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.231 KB)

Abstract

Preparasi sampel menggunakan fermentasi bakteri selulolitik telah diketahui mampu meningkatkan rendemen minyak yang diisolasi dari tanaman. Walaupun demikian, pengaruh fermentasi tersebut terhadap komposisi minyak yang diperoleh masih belum banyak diinvestigasi. Dalam penelitian ini, komposisi minyak kulit jeruk Pontianak akan dibandingkan dengan sampel yang diawali tahap preparasi berupa fermentasi bakteri selulolitik. Bakteri yang digunakan untuk fermentasi adalah isolat Yersinia pseudotuberculosis RAG25 dan Proteus penneri RAG31 yang telah diisolasi dari tanah gambut Kota Pontianak. Analisis yang dilakukan menggunakan GCMS menunjukkan bahwa komponen utama minyak kulit jeruk yaitu limonen tidak berubah. Akan tetapi, komposisi minor minyak asiri kulit jeruk seperti n-nonanal dan n-dekanal, tidak muncul setelah dilakukan fermentasi. Kata kunci: bakteri selulolitik, fermentasi, jeruk Pontianak, senyawa asiri
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-DISCUSS- EXPLAIN-OBSERVE-DISCUSS-EXPLAIN (PDEODE) UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA PADA PEMAHAMAN KONSEPTUAL MATERI BUFFER Siregar, Wita Loka Rizki
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.042 KB)

Abstract

Keefektifan model  Pembelajaran Predict-Discuss- Explain-Observe-Discuss-Explain (PDEODE) untuk Mereduksi Miskonsepsi Siswa pada Pemahaman Konseptual Materi Buffer  dijelaskan dalam tulisan ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keefektifan model pembelajaran PDEODE untuk mereduksi miskonsepsi siswa pada pemahaman konseptual materi buffer. Penelitian ini dilakukan pada SMA di Medan melalui pengajaran siswa dengan model pembelajaran PDEODE untuk kelas eksperimen dan membandingkan hasilnya dengan kelas kontrol yang diajarkan dengan metode pengajaran konvensional. Model pembelajaran PDEODE efektif dalam mereduksi miskonsepsi siswa pada pemahaman konseptual materi buffer. Hasil pnelitian menunjukkan  perbandingan prestasi siswa dengan model pembelajaran PDEODE (M= 80,45±14,30) lebih tinggi dari prestasi siswa yang menggunakan metode konvensial (M= 67,27±13,69)  dan kedua kelas berbeda secara signifikan (ttest3,12 > ttable1,48). Dari hal ini dapat disimpulkan bahwa pengajaran Buffer dengan model pembelajaran PDEODE dapat mereduksi miskonsepsi siswa dan meningkatkan prestasi siswa dalam belajar. Selanjutnya, dengan menggunakan model pembelajaran PDEODE dikelas lebih efektif daripada model pembelajaran konvensial dan dapat ditunjukkan dari berbagai nilai rata-rata dari kelas eksperimen dan kelas kontrol, juga besarnya nilai ttest dibandingkan nilai dari ttable. Kata Kunci : Keefektifan; Konseptual; PDEODE; Miskonsepsi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR MAHASISWA DAN PENGUASAAN MATERI KIMIA DASAR MENGGUNAKAN TEKNIK PROBING Elva Yasmin, Betty Holiwarni,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.813 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil diskusi antara tim pengajar Kimia Dasar  Program Studi Pendidikan Kimia Jurusan PMIPA FKIP Universitas Riau, diketahui bahwa kompleksnya permasalahan pada pembelajaran Kimia Dasar. Permasalahan utamanya adalah rendahnya kemampuan berfikir dan penguasaan materi mahasiswa, oleh karena itu melalui penelitian ini ingin mencoba menyelesaikan permasalahan dengan penelitian tindakan kelas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik probing telah memberikan keseuntungan untuk memecahkan permasalahan seperti yang dihadapi  pada pembelajaran Kimia Dasar, oleh karena itu teknik probing digunakan pada mata kuliah ini. Desain penelitian yang digunakan model spiral yang dikemukakan oleh Lewin, yang terdiri dari empat langkah  yaitu, perencanaan kegiatan, pelaksanaan tindakan, melakukan pengamatan (observasi), dan analisis efektifitas tindakan (refleksi). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik probing dapat meningkatkan kemampuan berfikir dan penguasaan materi mahasiswa pada mata kuliah Kimia Dasar I. Kata kunci: Kemampuan berfikir, teknik probing
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA PENGAJARAN REAKSI REDOKS Manihar Situmorang, Marudut Sinaga,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.011 KB)

Abstract

Pengembangan bahan ajar berbasis kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada pengajaran reaksi redoks dijelaskan dalam penelitian ini. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan bahan ajar berbasis kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada pengajaran reaksi redoks. Tahapan penelitian adalah mengembangkan bahan ajar melalui pengayaan materi Reaksi redoks, melakukan inovasi melalui integrasi kegiatan kontekstual, melakukan standarisasi, ujicoba bahan ajar hasil pengembangan pada sampel kecil, dan implementasi bahan ajar untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunujukkan bahwa bahan ajar berbasis kontekstual yang standar, inovatif dan interaktif untuk pengajaran resksi redoks telah berhasil dikembangkan. Paket bahan ajar kontekstual mampu meningkatkan kegiatan belajar kimia sehingga penyampaian materi ajar dapat dilakukan dengan mudah, efisien dan meningkatkan kompetensi mahasiswa. Bahan ajar hasil pengembangan mampu memotivasi mahasiswa belajar mandiri menggunakan berbagai sumber belajar  yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Bahan ajar dapat membangun kemampuan berpikir kritis terhadap hubungan materi kuliah dengan kontekstual kehidupan, sehingga kesan pembelajaran lebih lama diingat oleh mahasiswa, dan pada akhirnya dapat meningkatan hasil belajar mahasiswa. Kata Kunci: Pembelajaran kontekstual, inovasi, kompetensi mahasiswa, Reaksi redoks