cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
SEMIRATA 2015
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 283 Documents
BAKTERI SELULOLITIK DARI TANAH GAMBUT DAN EFEK FERMENTASINYA TERHADAP KOMPOSISI MINYAK ASIRI KULIT JERUK PONTIANAK Raudhatul Fadhilah, Rizmahardian A. Kurniawan,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.231 KB)

Abstract

Preparasi sampel menggunakan fermentasi bakteri selulolitik telah diketahui mampu meningkatkan rendemen minyak yang diisolasi dari tanaman. Walaupun demikian, pengaruh fermentasi tersebut terhadap komposisi minyak yang diperoleh masih belum banyak diinvestigasi. Dalam penelitian ini, komposisi minyak kulit jeruk Pontianak akan dibandingkan dengan sampel yang diawali tahap preparasi berupa fermentasi bakteri selulolitik. Bakteri yang digunakan untuk fermentasi adalah isolat Yersinia pseudotuberculosis RAG25 dan Proteus penneri RAG31 yang telah diisolasi dari tanah gambut Kota Pontianak. Analisis yang dilakukan menggunakan GCMS menunjukkan bahwa komponen utama minyak kulit jeruk yaitu limonen tidak berubah. Akan tetapi, komposisi minor minyak asiri kulit jeruk seperti n-nonanal dan n-dekanal, tidak muncul setelah dilakukan fermentasi. Kata kunci: bakteri selulolitik, fermentasi, jeruk Pontianak, senyawa asiri
KOMPOSISI DAN MORFOLOGI PERMUKAAN LAPISAN KOMPOSIT Ni-TiAlN ELEKTRODEPOSISI Budi, Esmar; Ksatriotomo, Bagus; Restu, Alief; Sugihartono, Iwan; Budi, Agus Setyo
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Fisika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1674.499 KB)

Abstract

Tulisan ini berisi analisis komposisi dan morfologi permukaan lapisan komposit Ni-TiAlN pada tungsten karbida hasil proses elektrodeposisi. Lapisan komposit Ni-TiAlN terbentuk dari larutan elektrolit yang terdiri dari campuran 0.38 M Ni2SO4.6H2O, 0.17 M NiCl2.6H2O dan 0.49 M H3BO3 ditambah partikel serbuk TiN dan AlN dengan variasi konsentrasi masing-masing  sebesar 2, 4  dan 6 gr/liter. Proses elektrodeposisi dilakukan pada arus elektrodeposisi tetap sebesar 3 mA selama 15 menit. Komposisi dan morfologi permukaan dianalisis menggunakan SEM/EDS. Hasil analisis menunjukan bahwa komposisi dan morfologi permukaan lapisan komposit nikel-nitrida dipengaruhi oleh konsentrasi serbuk partikel nitrida. Katakunci: Elektrodeposisi, lapisan komposit Ni-TiAlN, tungsten karbida, morfologi, komposisi Tulisan ini berisi analisis komposisi dan morfologi permukaan lapisan komposit Ni-TiAlN pada tungsten karbida hasil proses elektrodeposisi. Lapisan komposit Ni-TiAlN terbentuk dari larutan elektrolit yang terdiri dari campuran 0.38 M Ni2SO4.6H2O, 0.17 M NiCl2.6H2O dan 0.49 M H3BO3 ditambah partikel serbuk TiN dan AlN dengan variasi konsentrasi masing-masing  sebesar 2, 4  dan 6 gr/liter. Proses elektrodeposisi dilakukan pada arus elektrodeposisi tetap sebesar 3 mA selama 15 menit. Komposisi dan morfologi permukaan dianalisis menggunakan SEM/EDS. Hasil analisis menunjukan bahwa komposisi dan morfologi permukaan lapisan komposit nikel-nitrida dipengaruhi oleh konsentrasi serbuk partikel nitrida. Katakunci: Elektrodeposisi, lapisan komposit Ni-TiAlN, tungsten karbida, morfologi, komposisi
OPERATOR PADA RUANG BARISAN TERBATAS Suharsono, Dorrah Azis, Muslim Ansori, Tiryono,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.064 KB)

Abstract

Dibangun suatu operator baru dari ruang barisan terbatas ke ruang barisan terbatas dengan memanfaatkan basis pada ruang barisan terbatas tersebut. Dapat ditunjukkan bahwa koleksi semua operator tersebut membentuk ruang Banach. Selanjutnya,  disajikan beberapa contoh aplikasi pada ruang barisan. Katakunci :  operator, ruang barisan terbatas.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-DISCUSS- EXPLAIN-OBSERVE-DISCUSS-EXPLAIN (PDEODE) UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA PADA PEMAHAMAN KONSEPTUAL MATERI BUFFER Siregar, Wita Loka Rizki
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.042 KB)

Abstract

Keefektifan model  Pembelajaran Predict-Discuss- Explain-Observe-Discuss-Explain (PDEODE) untuk Mereduksi Miskonsepsi Siswa pada Pemahaman Konseptual Materi Buffer  dijelaskan dalam tulisan ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keefektifan model pembelajaran PDEODE untuk mereduksi miskonsepsi siswa pada pemahaman konseptual materi buffer. Penelitian ini dilakukan pada SMA di Medan melalui pengajaran siswa dengan model pembelajaran PDEODE untuk kelas eksperimen dan membandingkan hasilnya dengan kelas kontrol yang diajarkan dengan metode pengajaran konvensional. Model pembelajaran PDEODE efektif dalam mereduksi miskonsepsi siswa pada pemahaman konseptual materi buffer. Hasil pnelitian menunjukkan  perbandingan prestasi siswa dengan model pembelajaran PDEODE (M= 80,45±14,30) lebih tinggi dari prestasi siswa yang menggunakan metode konvensial (M= 67,27±13,69)  dan kedua kelas berbeda secara signifikan (ttest3,12 > ttable1,48). Dari hal ini dapat disimpulkan bahwa pengajaran Buffer dengan model pembelajaran PDEODE dapat mereduksi miskonsepsi siswa dan meningkatkan prestasi siswa dalam belajar. Selanjutnya, dengan menggunakan model pembelajaran PDEODE dikelas lebih efektif daripada model pembelajaran konvensial dan dapat ditunjukkan dari berbagai nilai rata-rata dari kelas eksperimen dan kelas kontrol, juga besarnya nilai ttest dibandingkan nilai dari ttable. Kata Kunci : Keefektifan; Konseptual; PDEODE; Miskonsepsi.
SOLUSI KESTABILAN PADA MASALAH MULTIPLIKATIF PARAMETRIK Narwen, Budi Rudianto,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.907 KB)

Abstract

Pada makalah ini akan dibahas masalah pemrograman matematik yang fungsi tujuannya berbentuk multiplikasi dari suatu fungsi bernilai riil dan memuat parameter. Selanjutnya akan ditentukan solusi kestabilan dari masalah multiplikatif parametric tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah mengkonstruksi algoritma yang memuat solusi dan menentukan himpunan semua parameter yang memenuhi solusi persamaan.   Katakunci:Kestabilan, Pemrograman Parametrik
PERUBAHAN TAMPILAN BUAH BERACUN MANGGA LAUT (Cerberra odollam) DAN KETERLIBATAN HYMENOPTERA DALAM PROSES DEKOMPOSISINYA Salni, Hanifa Marisa,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.604 KB)

Abstract

A preliminary survey had been done on the change of C odollam fruits colour and size followed by the involve of some insects in those decomposition process. Survey take place at Pagar Alam, South Sumatera . on the end of 2014. Ten centimeters length of fruit with green colour and black spots fall down to ground after mature phase. Two Hymenoptera's found on the fruits that could be little black ant and litlle ichneumonid or small wasp. The fruit size looks chage to be smaller and the colour change to be red. These colour tend to change to brown and the outer layer released then. Seed in brown husk exposed to ground. Poisonous fruit for human was no danger to microbial and hymenoptera decomposer. Keywords: Cerberra odollam, poisonous fruit, ichneumonid, hymenoptera
DISTRIBUSI VERTIKAL ANURA DI GUNUNG SEBLAT KABUPATEN LEBONG, BENGKULU David Gusman, Novia, Mantra Sanjaya,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.58 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan mengidentifikasi distribusi vertikal jenis-jenis katak di Gunung Seblat, Kabupaten Lebong, Bengkulu.  Penelitian dilakukan pada bulan April sampai Mei 2014.  Penelitian dilakukan menggunakan metode VES (Visual Ecount Survey) pada tiga stasiun penelitian berdasarkan ketinggian. Pada Stasiun I ditemukan sebanyak 22 jenis, Stasiun II sebanyak 15 jenis dan Stasiun III sebanyak 7 jenis katak. Total berjumlah 33 jenis katak (Anura) yang berhasil ditemukan di Gunung Seblat yang tergolong ke dalam 6 Famili, yaitu famili Bufonidae (Leptophyrne borbonica, Pelophryne signata, Phrynoides juxtaspera), Dicroglossidae (Limnonectes blythii, Limnonectes kuhlii, Limnonectes laticefs, Limnonectes paramacrodon, dan Occidozyga sp.), Megophrydae (Leptobrachium hasseltii, Megophrys nasuta, Megophrys parallela), Microhylidae (Kalophrynus pleurostigma, Phrynella pulchra), Ranidae (Amolops crassiovis, Huia sp. Nov, Huia sumatrana, Hylarana chalconota, Hylarana erythraea, Hylarana nicobariensis, Hylarana parvaccola, Hylarana picturata, Hylarana rufipes, Odorana hosii), dan Rhacophoridae (Philautus sp.1, Philautus sp.2, Philautus sp.3, Philautus sp.4, Polypedates leocomystax, Polypedates macrotis, Rhacophorus catamitus, Rhacophorus cyanopunctatus, Rhacophorus sp.). Kata kunci : Anura, distribusi vertikal, VES, Gunung Seblat.
RUMUS UNTUK MENENTUKAN SUKU KE-k BARISAN BILANGAN PRIMA DARI SUATU BILANGAN BULAT n Rolan Pane, Polorida, Musraini M, Asli Sirait,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.419 KB)

Abstract

Fungsi penghitung prima digunakan untuk menghitung ada berapa banyak bilangan prima yang lebih kecil dari suatu bilangan bulat n. Dalam artikel ini akan diberikan  rumus fungsi penghitung prima, selanjutnya ditentukan rumus untuk menentukan suku ke-k barisan bilangan prima yang telah diperoleh tersebut. Kata kunci : Bilangan prima, barisan bilangan prima, fungsi penghitung prima
KERAGAMAN SERANGGA AKUATIK SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR DI DANAU LAUT TAWAR, TAKENGON ., Suwarno .
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.395 KB)

Abstract

Kualitas perairan dapat diperkirakan berdasarkan keberadaan jenis serangga akuatik yang ada di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung komposisi dan keanekaragaman serangga akuatik di Danau Laut Tawar, Takengon, Propinsi Aceh sebagai bioindikator kualitas perairan. Sampel serangga dikoleksi menggunakan jaring surber pada lima desa yang ambil secara acak di pinggiran Danau Laut Tawar. Komposisi serangga akuatik dihitung dalam persen dan keanekaragaman serangga dianalisis dengan rumus Shannon-Wiener. Analisis kualitas air  dilakukan dengan analisa Storet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serangga akuatik yang tertangkap di Danau Laut Tawar terdiri dari 22 genus, yang tergolong ke dalam 18 famili dan enam ordo. Komposisi pada setiap lokasi bervariasi tergantung pada kondisi habitat. Ordo Odonata mendominasi komposisi serangga yang didapatkan dengan delapan genus disusul oleh Coleoptera dan Trichoptera masing-masing empat genus. Jumlah individu dari genus Ischanura paling banyak didapatkan yaitu 21,74%, disusul oleh genus Aeshna (11,74%) dan Pantala (10,43%). Keragaman genus serangga akuatik di Danau Laut Tawar ini tergolong sedang dengan nilai indeks H’=2,68. Serangga-serangga dari ordo Ephemeroptera, Trichoptera dan Lepidoptera (Elophila) dapat dijadikan sebagai bioindikator air yang bersih. Kata kunci : serangga akuatik, keanekaragaman, bioindikator. Danau Laut Tawar
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR MAHASISWA DAN PENGUASAAN MATERI KIMIA DASAR MENGGUNAKAN TEKNIK PROBING Elva Yasmin, Betty Holiwarni,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.813 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil diskusi antara tim pengajar Kimia Dasar  Program Studi Pendidikan Kimia Jurusan PMIPA FKIP Universitas Riau, diketahui bahwa kompleksnya permasalahan pada pembelajaran Kimia Dasar. Permasalahan utamanya adalah rendahnya kemampuan berfikir dan penguasaan materi mahasiswa, oleh karena itu melalui penelitian ini ingin mencoba menyelesaikan permasalahan dengan penelitian tindakan kelas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik probing telah memberikan keseuntungan untuk memecahkan permasalahan seperti yang dihadapi  pada pembelajaran Kimia Dasar, oleh karena itu teknik probing digunakan pada mata kuliah ini. Desain penelitian yang digunakan model spiral yang dikemukakan oleh Lewin, yang terdiri dari empat langkah  yaitu, perencanaan kegiatan, pelaksanaan tindakan, melakukan pengamatan (observasi), dan analisis efektifitas tindakan (refleksi). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik probing dapat meningkatkan kemampuan berfikir dan penguasaan materi mahasiswa pada mata kuliah Kimia Dasar I. Kata kunci: Kemampuan berfikir, teknik probing

Page 10 of 29 | Total Record : 283