cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
SEMIRATA 2015
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 283 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA POWER POINT DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA DALAM PENGAJARAN SISTEM KOLOID R., Seruni Olivia Gita
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.761 KB)

Abstract

Pengembangan media power point dengan menggunakan Pembelajaran Kontekstual untuk meningkatkan prestasi siswa dalam pengajaran sistem koloid dijelaskan dalam makalah ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasi belajar mengajar siswa yang diajarkan oleh pembelajaran kontekstual dalam sistem koloid melalui media power point yang diharapkan dapat membuat siswa lebih tertarik dengan topik ini. Penelitian ini dilakukan pada SMA di Medan melalui pengajaran siswa dengan Pembelajaran Kontekstual dengan menggunakan Media Power Point untuk kelas eksperimen dan membandingkan hasilnya dengan kontrol yang kelas yang diajarkan oleh ajaran konvensional. Pembelajaran Kontekstual dengan menggunakan Media Power Point dapat meningkatkan prestasi siswa dalam mengajar sistem koloid. Hasil penelitian menunjukkan dari membandingkan bahwa prestasi siswa dengan Pembelajaran Kontekstual menggunakan Media Power Point  (M = 74,35 ± 6,18) lebih tinggi dari kelas kontrol (M = 63,70 ± 4,78), di mana kedua kelompok yang berbeda nyata (ttes 7,45> ttabel 1,31). Dapat disimpulkan bahwa ajaran sistem koloid dengan Pembelajaran Kontekstual menggunakan Media Power Point dapat meningkatkan motivasi dan prestasi siswa dalam belajar. Selain itu, dengan menggunakan Pembelajaran Kontekstual dan dengan diterapkannya Media Power Point di kelas lebih efektif daripada menggunakan metode konvensional. Katakunci: Pembelajaran Kontekstual, Media Power Point, Sistem Koloid.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA KREATIF BERBASIS THEORY OF TREE DAN NILAI KARAKTER Jamiah, Yulis
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.523 KB)

Abstract

Hakikatnya, proses pembelajaran yang sesuai dan menarik bagi peserta didik dapat mendorong untuk mengoptimalisasi potensi yang dimilikinya. Namun sebaliknya, jika pendidik yang melaksanakan proses pembelajaran bersikap kurang kreatif dapat dibayangkan apa yang terjadi? Para peserta didik berinteriaksi dalam proses pembelajaran bukan diibaratkan seperti botol kosong, melainkan mereka sudah membawa nilai-nilai yang dibawa dari lingkungan keluarga maupun dari masyarakatnya. Pembelajaran matematika kreatif berbasis theory of tree dan nilai karakter merupakan pembelajaran yang menciptakan suasana belajar efektif dan menyenangkan serta membangun sikap mental positif dengan mengaktualisasikan nilai-nilai kearifan lokal dan nilai-nilai karakter. Pembangunan sikap mental positif dalam setiap kegiatan belajar dengan mengaktualisasikan nilai-nilai tersebut menggunakan media hasil karya masyarakat. Pengoptimalan dalam mengembangkan potensi anakseperti: kemampuan pemecahan masalah, berfikirkritis, berfikirkreatif, pola pikir, sikap dan tindakan yang positif, berkomitmen, sabar, tabah, dan memiliki keterbukaan untuk melakukan relasi positif dengan pihak lain atas dasar kepercayaan, sertaselalu belajar dari yang terbaik. Kata Kunci: Pembelajaran Matematika Kreatif, Theory of Tree, Nilai Karakter
PENGEMBANGAN KONEKSI DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN RECIPROCAL TEACHING Tandililing, Edy
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.175 KB)

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimanakah perkembangan kemampuan koneksi matematis dan komunikasi matematis siswa, ditinjau berdasarkan pendekatan pembelajaran dan kemampuan awal matematis siswa. Penelitian ini merupakan rancangan kuasi eksperimen dengan disain eksperimen perbandingan kelompok statik. Kelompok eksperimen diberi perlakuan berupa pembelajaran dengan pendekatan reciprocal teaching, sedangkan kelompok kontrol pembelajarannya secara konvensional atau pembelajaran biasa.Penelitian ini melibatkan60 siswa kelas 3 SMA Negeri yang berada pada  kelompok atas berdasarkan peringkat sekolah. Analisis data dalam pengujian hipotesis digunakan uji statistik yang sesuai dengan menggnakan pengolan data SPSS  dengan terlebih dahulu menghitung normalitas data dan variansi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa: (1) siswa yang diajar dengan pendekatan reciprocal teaching mempunyai kemampuan koneksi dan komunikasi matematis lebih baik bila dibandingkan siswa yang diajar dengan pendekatan pembelajaran konvensional, baik ditinjau secara pendekatan pembelajaran maupun berdasarkan kemapuan awal matematis (KAM) siswa  (2) terdapat interaksi yang signifikan antara pembelajaran (reciprocal teaching, konvensional) terhadap kemampuan  koneksi dan komunikasi matematis siswa; (3) terdapat assosiasi antara  kemampuan koneksi dan komunikasi matematis. Kata Kunci :  koneksi matematis, komunikasi matematis, dan reciprocal teaching
PERAN EDUKASI DAN KLORINASI DALAM PENGENDALIAN PENYAKIT MENULAR: SEBUAH PENDEKATAN KONTROL OPTIMUM Bakhtiar, Toni
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.917 KB)

Abstract

Dalam tulisan ini dibahas model pengendalian penyakit menular melalui pendekatan kontrol optimum. Studi kasus pengendalian penyebaran penyakit kolera ditinjau dengan menggunakan dua strategi, yaitu edukasi dan klorinasi. Model terbagi atas dua populasi yang saling berinteraksi, yaitu populasi manusia mengikuti model SIR dan populasi patogen. Prinsip maksimum Pontryagin diterapkan untuk menurunkan sistem persamaan diferensial sebagai kondisi yang harus dipenuhi variabel kontrol optimum. Metode Runge-Kutta orde-4 kemudian digunakan untuk menyelesaikan sistem persamaan diferensial tersebut. Sebuah contoh ilustratif dikemukakan untuk melihat tingkat efektivitas strategi pengendalian. Katakunci: kontrol optimum, pengendalian penyakit kolera, metode Runge-Kutta, prinsip maksimum Pontryagin
BUKU IPA TERPADU BERBASIS PROBLEM SOLVING DAN LITERASI SAINS UNTUK SISWA KELAS VII SMP Vioni Kurnia Armus, Rahmawati D, Heffi Alberida,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.829 KB)

Abstract

Buku IPA Terpadu dari Kemendikbud tahun 2013 belum secara keseluruhan melatihkan kemampuan problem solving dan belum mengarahkan siswa untuk memahami pengetahuan dengan masalah dalam kehidupan sehari-hari (literasi sains). Oleh sebab itu, dilakukan penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan produk berupa buku IPA Terpadu berbasis problem solving dan literasi sains untuk siswa kelas VII SMP. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model penelitian pengem-bangan Plomp yang meliputi lima fase. Pada penelitian ini, hanya dilaksanakan empat fase: fase investigasi awal, fase desain, fase realisasi/konstruksi, fase tes, dan fase evaluasi dan revisi, sedangkan fase implementasi tidak dilaksanakan. Subjek penelitian adalah 5 orang validator, 2 orang guru, dan 30 orang siswa. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dihasilkan produk berupa buku IPA berbasis problem solving dan literasi sains untuk siswa kelas VII SMP. Hasil uji validitas mencapai kriteria valid dari segi kelayakan isi, kebahasaan, penyajian dan kegrafikan. Hasil uji praktikalitas oleh guru mencapai kriteria praktis dan oleh siswa mencapai kriteria sangat praktis dari segi kemudahan penggunaan, waktu pembelajaran, dan manfaat. Dengan demikian, disimpulkan bahwa buku IPA yang dikembangkan memiliki kriteria valid dan sangat praktis digunakan untuk siswa. Kata kunci: Buku IPA Terpadu, Problem Solving, Literasi Sains
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA PADA POKOK BAHASAN KINETIKA KIMIA Nurmalis, Ani Sutiani,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.614 KB)

Abstract

Pembelajaran berbasis masalah diperlukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa pada pokok bahasan Kinetika Kimia.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis masalah berdasarkan kriteria BSNP termasuk pengembangan paket soal latihan dan evaluasi standar berbasis kompetensi dan materi serta paket praktikum berbasis masalah untuk pokok bahasan Kinetika Kimia. Penelitian yang dilakukan bersifat  Research and Development (R&D), dengan tahapan penelitian adalah mengembangkan bahan ajar melalui pengayaan materi, penyusunan kisi-kisi soal latihan dan evaluasi standar, melakukan integrasi paket kegiatan praktikum dan aktivitas pembelajaran, uji kelayakan bahan ajar hasil pengembangan, serta implementasi bahan ajar berbasis masalah untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada pokok bahasan kinetika kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis masalah sesuai kriteria BSNP untuk pengajaran kinetika kimia telah berhasil dikembangkan. Paket pembelajaran berbasis masalah meliputi  pengayaan materi yang terintegrasi dengan kegiatan praktikum, soal latihan dan evaluasi standar serta aktivitas pembelajaran, mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah yang dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa. Hasil belajar mahasiswa yang diajar menggunakan pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar mahasiswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Pembelajaran Berbasis Masalah, Kompetensi Mahasiswa, Kinetika Kimia
PENGEMBANGAN APLIKASI ALAT BANTU PENULISAN TEKS ARAB PADA LATEX BERBASIS WEB (STUDI KASUS HADITS RIYADHUS SHALIHIN IMAM NAWAWI BUKU 2) Wamiliana, Ricky Andreas, Dwi Sakethi,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Iptek dan Multi Disiplin
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.64 KB)

Abstract

The two fundamental guidances for muslems are Al Qur’an and Al Hadits. In this digital era, Al Qur’an can easily be found both in original and its translations, but not for Al Hadits. Therefore, in this research we develop a system for Al Hadits taken from Riyadhus Shalihin Imam Nawawi Book 2 using Latex. In the application user can easily find the file about the certain topics, both in Arabics and its translation in Indonesian. Kata kunci : Al Qur’an, Al Hadits, Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi, Latex.
ANALISIS KECENDERUNGAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PADA MATERI SISTEM KOLOID DI SMA KERINCI Rahmi Laila Fitri, Indang Dewata, Latisma Dj,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.972 KB)

Abstract

Gaya belajar (learning style) adalah  suatu cara konsistensi individu untuk mengkonstruk pengetahuan. Gaya belajar merupakan kombinasi dari menyerap, mengatur dan mengolah informasi yang diperoleh.   Jika pendidik bisa memahami bagaimana perbedaan gaya belajar setiap peserta didik, maka akan lebih mudah bagi pendidik untuk menyampaikan pelajaran sehingga memberikan pemahaman yang maksimal bagi peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  mengungkapkan kecenderungan pemahaman konsep siswa pada materi sistem koloid   ditinjau dari gaya belajarnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif,   dilakukan di kelas XI  salah satu SMA di Kerinci. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengetahui gaya belajar siswa adalah angket gaya belajar Kolb, sedangkan konsepsi siswa diukur dengan menggunakan tes pertanyaan terbuka dan wawancara. Pemahaman konsep siswa dikategorikan pada paham, paham sebahagian, miskonsepsi dan tidak paham. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa  dari 4 kategori gaya belajar, 45,28% siswa memiliki gaya belajar assimilasi, 32,08 % memiliki gaya belajar divergen, 16,98 % memiliki gaya belajar konvergen dan 5,66%  memiliki gaya belajar akomodasi. Pemahaman konsep siswa dengan gaya belajar assimilasi, 13,2 % berada pada kategori paham dan 18,4 % miskonsepsi. 11,76% siswa divergen berada pada kategori paham dan 18,63% miskonsepsi. 10,19% siswa konvergen berada pada kategori paham dan 18,52% miskonsepsi dan 44,44%  pemahaman konsep siswa akomodasi berada pada kategori tidak paham. Kata Kunci :  gaya belajar, pemahaman konsep
BRIKET BATUBARA BERSTIMULAN PENYALAAN ., Sanjaya
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Iptek dan Multi Disiplin
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.036 KB)

Abstract

Krisis bahan bakar minyak bumi saat ini menyebabkan peningkatan pemanfaatan bahan bakar selain minyak bumi, antara lain batubara. Namun kelemahan batubara antara lain adalah lambat menyala, sehingga perlu di rendam dulu dalam spiritus sebelum digunakan, yang berarti menambah biaya. Untuk memudahkan penyalaan yang tidak menambah biaya telah dilakukan penelitian menggunakan serat kulit durian sebagai stimulan penyalaan. Serat kulit durian merupakan serat yang ada pada kulit durian, dimana kulit durian selama ini merupakan sampah buangan yang sangat banyak di musim durian. Serat kulit durian mengandung selulosa yang lebih mudah terbakar dibanding batubara dengan kadar tinggi, Telah dilakukan penelitian pembuatan briket batubara dengan penambahan serat kulit durian. Briket yang diteliti berbentuk silinder dengan diameter 4 cm dan tinggi 6 cm, yang dapat digunakan di rumah tangga. Serat kulit durian yang digunakan adalah serat yang sudah dipisahkan dari pektin/tepung dan telah diuraikan antara satu serat dengan serat lainnya. Hasil Penelitian membuktikan bahwa penambahan serat kulit durian dalam briket batubara mempercepat penyalaan briket hingga mencapai 2 menit, dibandingkan dengan menggunakan spiritus memerlukan waktu lebih dari 5 menit.   Kata kunci: Serat kulit durian, Briket batubara, Stimulan, Penyalaan  
PENGARUH PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA ., Eka Ariyati
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.022 KB)

Abstract

Pengembangan kemampuan berpikir kritis yang berkaitan dengan kehidupan mahasiswa adalah penting. Kemampuan berpikir kritis ini dapat dikembangkan dalam pembelajaran dengan mengedepankan pembelajaran yang bersifat kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada konsep keanekaragaman hayati dan ekosistem. Penelitian ini dilaksanakan pada semester 2 tahun akademik 2013/2014. Jumlah sampel penelitian adalah 37 orang mahasiswa program studi pendidikan kimia yang mengambil mata kuliah biologi umum. Rancangan penelitian yang digunakan adalah one group pretest-postest design. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda dan esai, dan dianalisis dengan menggunakan uji rerata-perbedaan dan gain yang dinormalisasi. Hasil skor gain menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis meningkat (0,46) kategori sedang melalui model pembelajaran ini. Kesimpulan dari penelitian ini, pembelajaran inkuiri memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa Kata kunci: inkuiri, berpikir kritis, keanekaragaman hayati, ekosistem