cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 173 Documents
Search results for , issue "PROSIDING SEMNASTEK 2016" : 173 Documents clear
PENGUJIAN AWAL KETAHANAN KARET ALAM VULKANISAT TERHADAP DIMETIL ETER Tuti Indah Sari; Asep Handaya Saputra; Adi Cifriadi; Dadi R. Maspanger; Setijo Bismo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengujian ketahanan karet terhadap dimetil eter (DME) dilakukan dengan perendaman karet  dalam DME fase cair. Data yang dihasilkan dari perendaman ini adalah data swelling yang diperlukan  sebagai   salah   satu  pengujian  fisik  standar  produk  karet.  Eksperimen  ini   bertujuan  untuk   melakukan pengujian  awal   terhadap  peralatan  yang  digunakan   untuk  merendam   karet   dengan  DME dalam   fase  cair. Keberhasilan pengubahan fase DME dari gas ke cairan  adalah kunci utama dalam keberhasilan perendaman   karet      dalam   DME     cair.  Regulator  berfungsi   sebagai    alat  pengatur  dan  menstabilkan tekanan   gas   yang   keluar  dari   tabung.   Kehadiran   regulator  penting  dalam   pengamanan   kerja,   namun kehadiran   regulator   sangat   berpengaruh   terhadap   keberhasilan   pengubahan   fase   DME   dari   gas   ke  cairan.   Kehadiran    regulator   akan   mengurangi      tekanan   gas   dari  tabung,   sehingga    menghasilkan keseimbangan aliran DME dan konversi fase tidak sempurna. Tekanan gas dari regulator hampir sama pada vessel, sehingga terjadi keseimbangan aliran gas dan cairan DME yang sedikit. Ketika percobaan  dilakukan tanpa regulator, tekanan menjadi lebih tinggi, dan konversi dari gas ke fase cair berlangsung  sempurna. Hasil ini ditunjukkan oleh peningkatan berat dan volume DME pada vessel sebesar 98,47%. Peningkatan   ini   menunjukkan   bahwa   sampel   karet        direndam   sempurna.   Pembuktian   juga   diamati  dalam   data swelling  karet  yang   mengalami   peningkatan   pada   kisaran   80  –  90%.   Jika   dibandingkan  dengan    data  swelling   tanpa    regulator  jauh   lebih  besar   jika  dibandingkan     dengan    menggunakan regulator. Kata kunci: dimetil eter, regulator, swelling
PENGGUNAAN METODE INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX (IRI), SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) DAN PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) UNTUK PENILAIAN KONDISI JALAN DI KABUPATEN WONOGIRI Umi Tho’atin; Ary Setyawan; Mamok Suprapto3
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas jalan Pokoh-Malangsari merupakan jalur strategis yang menghubungkan kawasan industri di antara tiga Kabupaten yaitu Wonogiri, Karanganyar, dan Sukoharjo serta beberapa daerah pedesaan di sekitarnya. Keberadaan ruas jalan Pokoh-Malangsari sangat membantu pergerakkan sektoral di wilayah utara KabupatenWonogiri.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi perkerasan jalan secara fungsional dan membandingkan nilai kondisi perkerasan jalan berdasarkan tiga metode, yaitu International Roughness Index (IRI), Surface Distress Index (SDI) dan Pavement Condition Index (PCI), yang digunakan sebagai dasar untuk mengetahui jenis penanganan pemeliharaan jalan.Penilaian kondisi perkerasan jalan secara visual diperoleh dengan melakukan survey lapangan menggunakan metode SDI dan PCI sedangkan, nilai IRI diperoleh dengan survey menggunakan mobil dan memanfaatkan aplikasi Roaddroid. Aplikasi Roaddroid adalah salah satu aplikasi pada ponsel pintar (smart phone) Android yang dikembangkan oleh perusahaan di Swedia yang berfungsi untuk mengukur ketidakrataan jalan (road roughness).Hasil penelitian ini adalah ada perbedaan kondisi jalan Manjung-Klerong pada ketiga metode yaitu pada metode IRI 71% kondisi baik, 29% kondisi sedang. Kondisi rusak ringan dan rusak berat tidak ditemukan. Pada metode SDI, 78.6 kondisi baik, 10.7% kondisi sedang, 7.1% rusak ringan, dan 3.6% rusak berat. Pada metode PCI, 93% kondisi baik, dan 7% kondisi sedang, tidak ditemukan rusak ringan dan rusak berat. Dengan adanya penelitian penilaian kondisi jalan yang menggunakan metode IRI, SDI, dan PCI dapat memberikan gambaran atau dekripsi tentang kondisi jalan di Kabupaten Wonogiri, yang dapat digunakan sebagai data base untuk perencanaan dan pelaksanaan rehabilitasi dan pemeliharaan jalan.Kata Kunci: Penilaian Kondisi Jalan, IRI, SDI, PCI, Pemeliharaan Jalan,
MODEL PINTU AIR OTOMATIS COUNTER WEIGHT DI AREAL PERSAWAHAN PASANG SURUT UNTUK MENGATASI TANAMAN PADI TENGGELAM PADA SAAT AIR PASANG Zainul Bahri; Erliza Yuniarti
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasang surut air laut terhadap sungai Musi mempengaruhi tinggi muka air terutama di arealpersawahan pasang surut desa Merah Mata, Kelurahan Mariana Kecamatan Banyu Asin I, ProvinsiSumatera Selatan. Ketika air pasang naik melebihi elevasi ± 1,25 meter diukur dari titik ± 0,00 yangberada di pinggir sungai, tanaman padi akan tenggelam dan mengakibatkan padi rusak atau mati danbibit tanaman padi hanyut dibawa arus sungai Musi. Hal ini mengakibatkan para petani kesulitanuntuk meningkatkan hasil produksi tanaman padi, sehingga diperlukan teknologi alternatif sepertipembuatan pintu air otomatis counter weight dan stoplog. Peranan pintu air adalah untuk menahanmasuknya air pasang dan mengalirkannya ketika surut (time of drainage). Unjuk kerja dari pintu air otomatis tersebut dapat dijelaskan dengan membuat model berupa prototipe (model fisik) dengan suatuperbandingan ukuran atau skala tertentu melalui uji di laboratorium dengan menggunakan perhitungan secara analitis. Hasil uji laboratorium dan perhitungan analitis menunjukkan bahwa tinggi bukaan pintu air pada saat pasang dan surut dapat ditentukan berdasarkan sudut kemiringan awal dan berat pintu terhadap engsel serta berat bandul (counter weight), sehingga tinggi bukaan pintu yangdiinginkan agar tanaman tidak tenggelam, yaitu 1,25 m dapat dilakukan.
PERANCANGAN GENERATOR MAGNET TETAP DENGAN TORSI HAMBAT RENDAH UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU Arif Fathurohman; Aep Saepul Uyun
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generator Magnet Tetap merupakan generator yang sangat umum digunakan pada Pembangkit Listrik    Tenaga    Bayu    sekala   kecil,  Tesis   ini  membahas      upaya   pengurangan      torsi  hambat    yang merupakan salah satu beban parasit terbesar dari generator agar generator dapat menghasilkan listrik pada    kecepatan    angin   yang    rendah   dengan    memanfaatkan      pemasangan      magnet    secara   skew   dan pergeseran posisi magnet. Dari simulasi dengan FEM didapatkan rancangan generator dengan cogging torque maksimum        0.0012Nm dan daya 427 Watt. Kata kunci: Generator, Magnet Tetap, Cogging Torque, Skew, Tenaga Bayu
PENGUJIAN CONTACTLESS SMART CARD READER UNTUK MENGKAJI TINGKAT KESESUAIAN TERHADAP PARAMETER DIGITAL STANDAR SERIAL SNI ISO/IEC 14443 Dwidharma Priyasta; Eka Setianingsih
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini melaporkan sebuah hasil kegiatan pengujian parameter digital standar serial SNI ISO/IEC      14443   terhadap    beberapa    produk   contactless    smart   card   reader  dengan     menggunakan metode uji SNI  ISO/IEC 10373-6 yang dilakukan di Laboratorium Bidang Teknologi Kartu Cerdas, Pusat   Teknologi   Elektronika   (PTE),   Badan   Pengkajian   dan   Penerapan   Teknologi   (BPPT).   Alat  uji yang digunakan terdiri dari satu set contactless test station yang dilengkapi dengan sebuah Reference PICC Class 1 untuk berkomunikasi dengan benda uji. Diperoleh persentase keberhasilan kurang dari  50% untuk total 100 skenario pengujian parameter digital yang diberikan. Kata Kunci: contactless smart card reader, SNI ISO/IEC 14443, SNI ISO/IEC  10373-6, contactless test station
PEMANTAUAN PADA ANALOGI INSTALASI LISTRIK FASE-TIGA BERBANTUAN PROTOTIPE SISTEM ELEKTRONIS BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO R3 Arief Goeritno; Ritzkal Ritzkal; Ayumi Johan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah   dilakukan   pemantauan  empat   kondisi   buatan   pada   analogi   instalasi   listrik   fase-tiga berupa pengubahan posisi MCB masing-masing fase, yaitu:                (i) MCB fase-R, fase-S, dan fase-T dalam kondisi   OFF,   (ii) MCB  fase-R,   fase-S,   dan   fase-T   dalam   kondisi   ON,   (iii) MCB  fase-R   saja   dalam kondisi ON, dan (iv) pemantauan ruangan khusus. Pemantauan empat kondisi tersebut dilakukan oleh prototipe  sistem   elektronis   berbasis   mikrokontroler  Arduino   Uno   R3,   sekaligus   merupakan   bentuk pengukuran   kinerja   sistem.     Empat   pengkondisian   pada   analogi   instalasi   listrik   fase-tiga   diperoleh hasil berupa: (1) fase-R, fase-S, dan fase-T tidak diberi sumber tegangan, maka ketiga lampu pendar  (Tubular Lamp, TL) dalam keadaan tidak berpendar dan tampilan hasil pada Liquid Crystal Display  (LCD, penampil kristal cair) berupa kondisi OFF untuk fase-R (F 1), fase-S (F 2), dan fase-T (F 3) tidak bertegangan (pada 0 volt, bukan nilai hasil pengukuran, tetapi hanya berupa indikasi sistem tidak bertegangan), dan pemantauan ruangan khusus dengan indikasi ruang tidak dipakai; (2) fase-R, fase-S, dan fase-T diberi sumber tegangan, maka ketiga lampu pendar berpendar dan tampilan pada layar LCD berupa kondisi  ON untuk fase-R (F 1), fase-S (F 2), dan fase-T (F 3) dan tegangan ditampilkan 220 volt (bukan nilai hasil pengukuran, tetapi hanya berupa indikasi sistem bertegangan), dan pemantauan ruangan khusus dengan indikasi ruang tidak dipakai; (3) fase-S saja diberi sumber tegangan 220 volt, maka  lampu  pendar   pada  jalur   fase-R   berpendar   dan  tampilan  pada  layar LCD  berupa  fase-R   (F  1) kondisi ON, sedangkan fase-S dan fase-T kondisi OFF dan lampu pendar pada jalur fase-S dan fase-T tidak   berpendar,  karena   tidak   terdapat   sumber   tegangan,   dan   pemantauan   ruangan   khusus   dengan indikasi   ruang   tidak   dipakai;   dan   (4)   pemantauan   ruang   khusus   ditunjukkan,   bahwa   “ruang   tidak dipakai” atau “ruang dipakai” sebagaimana penunjukan pada LCD, merupakan pemantauan terhadap  satu ruang khusus yang dapat diputushubungkan denganpush button  secara terpusat. Kata-kata        Kunci:    analogi     instalasi   listrik  fase-tiga,   prototipe    sistem    elektronis    berbasis mikrokontroler, Arduino UNO R3
SISTEM PEMBAYARAN TIKET BUS RAPID TRANSIT (BRT) MENGGUNAKAN NEAR FIELD COMMUNICATION (NFC)S Taufik Ihsan; Zaini Zaini; Rahmi Eka Putri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angkutan umum yang sedang berkembang di Indonesia saat ini adalah Bus Rapid Transit (BRT), salah satunya di Kota Padang, Sumatera Barat yang dinamakan dengan Bus Trans Padang. Sistem pembayaran tiket pada Bus Trans Padang saat ini masih kurang efektif karena dilakukan dengan pembayaran uang tunai dengan rata-rata waktu transaksi 20,13 detik dan menggunakan kartu Brizzi dengan rata-rata waktu transaksi 13,02 detik. Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem pembayaraan dengan memanfaatkan teknologi Near Field Communication (NFC). NFC-Reader dipasang pada pintu masuk halte dan penumpang hanya perlu mendekatkan NFC tag yang ada di dompet ataupun tas ke NFC-Reader sehingga pintu halte akan terbuka secara otomatis ketika transaksi berhasil dilakukan, dengan rata-rata waktu transaksi 5,38 detik. Dengan sistem yang dibangun, waktu transaksi pembayaran tiket menjadi lebih cepat dan saldo pengelola secara otomatis bertambah seiring dengan pengurangan saldo penumpang setiap transaksi berhasil dilakukan.Kata kunci: Pembayaran tiket, Near Field Communication (NFC)
PENGARUH INTENSITAS SHOT PEENING DENGAN BALL SIZE 0,28” TERHADAP TINGKAT KEKERASAN PERMUKAAN MATERIAL PESAWAT TERBANG AA 7050-T7651 Sotya Anggoro; Priyo Tri Iswanto
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mempelajari dan membuktikan pengaruh intensitas shot peening terhadap peningkatan kekerasan permukaan pada material pesawat terbang AA 7050-T7651.Spesimen dikelompokkan dalam dua kategori BMSP8 (Base Metal Shot Peened dengan intensitas 0,008Almen), BSMP10 (Base Metal Shot Peened dengan intensitas 0,010Almen). Proses perlakuan Shot Peening menggunakan bahan steel dengan Ball Size 0,028 inch dengan intensitas 0,008 Almen dan 0,010 Almen.Hasil pengujian tingkat kekerasan spesimen BMSP8 menunjukkan hasil HVN 160 kg/mm2 sedangkan spesimen BMSP10 menunjukkan tingkat kekerasan HVN 171 kg/mm2 Dengan demikian terlihat bahwa peningkatan intensitas shot peening dari 0,008 Almen menjadi 0,010 Almen terbukti meningkatkan kekerasan pada permukaan material.Kata kunci: Shot peening, AL 7050, kekerasan, vickers
RANCANG BANGUN DAPUR PELEBURAN LOGAM NON FERO BERBAHAN BAKAR GAS SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN DI LABORATORIUM TEKNIK MANUFAKTUR Muhammad Yusuf; Faisal Faisal
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium Teknik Manufaktur adalah salah satu laboratorium yang ada pada jurusan Teknik Mesin Universitas Malikussaleh. Laboratorium ini sebagai tempat praktikum mahasiswa pada mata kuliah proses manufaktur. Laboratorium Teknik Manufaktur masih serba kekurangan peralatannya, hal ini dapat terkendala pada proses pembelajaran ataupun pelaksanaan penelitian khususnya tentang teknik pengecoran logam. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah dapur peleburan logam yang dapat mendukung kelancaran proses pembelajaran maupun penelitian di laboratorium. Dapur peleburan logam dirancang untuk meleburkan logam non ferro dengan menggunakan bahan bakar gas. Proses pembakaran dilakukan dengan pencampuran bahan bakar gas LPG dan udara dari blower. Pengujian dapur dilakukan pada material aluminium scrap yang bersumber dari lokal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kemampuan dapur untuk meleburkan 6kg aluminium scrap pada temperatur 645oC selama 52 menit dengan bahan bakar gas LPG sebanyak 1.35kg.Kata kunci: proses manufaktur, pengecoran logam, dapur peleburan logam
ANALISIS PENGARUH FRAKSI VOLUME NANOPARTIKEL Al2O3 TERHADAP KOEFISIEN PERPINDAHAN KALOR KONVEKSI PAKSA DI TERAS REAKTOR NUKLIR BERBAHAN BAKAR SILINDER DENGAN SUSUNAN SUB BULUH SEGI ENAM Anwar Ilmar Ramadhan; Ery Diniardi; Hasan Basri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

teknologi yang semakin maju, baik dari segi desain, faktor ekonomi dan juga faktor keselamatannya. Dari aspek termofluida reaktor nuklir harus dilakukan dengan perhitungan dan kondisi yang mendekati sempurna. Termasuk saat ini adalah pengembangan fluida pendingin yang berasal dari nanofluida. Secara teoritis nanofluida memiliki konduktivitas termal yang tinggi dibandingkan fluida air ringan yang biasa digunakan diteras reaktor nuklir diseluruh dunia. Dalam penelitian ini akan dilakukan pemodelan analitik dari perpindahan panas konveksi pada teras reaktor nuklir berbahan bakar silinder dengan susunan sub buluh segi enam ketika menggunakan nanofluida Al2O3 sebagai fluida pendingin. Selanjutnya untuk pemodelananalitik ini akan dilakukan dengan menggunakan CFD code.Kata kunci: nanofluida, konveksi paksa, CFD, sub buluh, reaktor nuklir