cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 173 Documents
Search results for , issue "PROSIDING SEMNASTEK 2016" : 173 Documents clear
STUDI DESAIN STRUKTUR BIDANG LIPAT YANG MEMIKUL BEBAN DENGAN EFEKTIF DAN EFISIEN A DESIGN STUDY ON FOLDED PLATE STRUCTURE WHICH CARRIES LOAD IN SUCH AN EFFECTIVE AND EFFICIENT WAY Albertus Sidharta Muljadinata; Darmawan Darmawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis  struktur   bidang   lipat   menggunakan   program   komputer   SAP   2000   telah  dilaksanakan  dalam penelitian struktur bidang lipat, setelah penelitian sebelumnya meneguhkan bahwa bahan struktur bidang lipat yang paling sesuai untuk bangunan gedung adalah beton bertulang. Hasilnya menunjukkan  efektifitas   struktur   dalam   memikul   beban   dibandingkan   pelat   datar   tanpa   lipatan.  Dalam   studi   awal  komparasi sudut pelat lipat, empat kemiringan dari 15o  hingga 60o            dengan besaran volume yang sama,  telah disimulasikan dengan hasil kemampuan yang berbeda-beda.           Pemodelan struktur bidang lipat menggunakan bentuk dan ukuran struktur bidang lipat gedung  Pusat Pembinaan Sumberdaya Manusia (PPSM) milik Yayasan Tenaga Kerja Indonesia (YTKI) di Jalan  Gatot   Subroto   44,   Jakarta,   yang   bentangan   atapnya   25   m’.   Pemodelan   dilakukan   dalam   dua   tahap.  Tahap    pertama    adalah   struktur   bidang   lipat  atapnya   saja,  yaitu   struktur  bidang   lipat  memanjang  (‘longitudinal’). Pada tahap ke dua,   struktur   bidang lipatnya dibuat berbentuk portal dua  sendi   (‘two-  hinged   folded   plate   frame’).   Analisis  tahap   ke  dua   menggunakan software  LS   Dyna   dengan   metoda  elemen hingga (‘finite ele ment’) dengan keadaan struktur bidang lipat sepenuhnya terjepit di ujungnya  dan    terjepit  parsial  di  kedua    tepinya.   Pengaturan    ini dapat   memberi      kekuatan    maksimum       dari penampang bidang lipat.           Analisis  struktur   ini   menunjukkan  bahwa  struktur   bidang  lipat   patut   dipertimbangkan  sebagai  alternatip rancangan struktur atap berbentang lebih dari 15 m’.  Kata kunci: Analisis struktur, struktur bidang lipat, gedung PPSM – YTKI.
IMPLEMENTASI PERALATAN BERBASIS ANDROID BERBANTUAN BLUETOOTH UNTUK TAMPILAN PANTAUAN KONDISI INSTALASI KELISTRIKAN PADA OTOBIS Bayu Adhi Prakosa; Arief Goeritno; Irvan Mustofa
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan integrasi peralatan berbasis Android berbantuan  bluetooth  ke sistem mikrokontroler ATmega32 untuk tampilan pantauan kondisi instalasi kelistrikan pada otobis.  Kondisi terpantau berupa kondisi tidak terjadi gangguan hubung singkat atau sistem dikatakan aman dan kondisi terjadi gangguan hubung singkat dan perlu perbaikan, yaitu saat terdapat gangguan pada lampu pada instalasi kelistrikan pada otobis, meliputi: (i) lampu ruangan, (ii) lampu dekat, (iii) lampu jauh, (iv) lampu rem, (v) lampu mundur, dan (vi) lampu hazard.  Perangkat komunikasi berbasis Android dengan telepon genggam (handphone) merk Samsung I8190 untuk pengoperasian aplikasi. Modul bluetooth  terdapat 2 buah pin untuk tegangan 5 volt dc dan 2 buah pin untuk RX dan TX.  Kata kunci:  Peralatan berbasis Android berbantuan  bluetooth,  tampilan pantauan kondisi, instalasi kelistrikan pada otobis.
PENGARUH JENIS SUMBER NITROGEN PADA PEMBUATAN OLYHYDROXYBUTYRATE DARI GLUKOSA MENGGUNAKAN BAKTERI Bacillus cereus Yustinah Yustinah; Misri Gozan; Heri Hermansyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polyhydroxybutyrate (PHB) adalah salah satu bahan baku plastik biodegradabel. Bakteri memproduksi PHB di dalam selnya, sebagai cadangan sumber carbon dan energi untuk pertumbuhannya, pada saat pasokan nutrisi tidak seimbang. Sifat PHB mirip dengan sifat polypropylene (PP) yang merupakan bahan baku plastik berbasis petrokimia. Selain itu PHB juga bersifat renewable, ramah lingkungan dan biokompatibel. Salah satu nutrisi untuk pertumbuhan bakteri adalah Nitrogen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jenis sumber Nitrogen terhadap pertumbuhan sel bakteri dan  kadar PHB yang diperoleh.Pembuatan PHB dilakukan secara proses fermentasi. Mula-mula glukosa sebagai sumber karbon dan larutan Mineral Salt Medium (MSM), ditambah dengan sejumlah sumber nitrogen (Tripton, Pepton, Ammonium Sulfat, Ammonium Chlorida). Larutan selanjutnya disterilisasi menggunakan autocalve. Setelah medium dingin ditambahkan sejumlah 10% vol bakteri  Bacillus cereus. Selanjutnya medium dilakukan proses fermentasi selama 96 jam. Setelah fermentasi selesai dilakukan pemanenan untuk pemisahan sel biomass dari filtratnya dengan cara centrifugasi. Filtrat yang diperoleh dianalisa kandungan gula reduksi, sedangkan sel biomass dianalisa kadar PHB. Hasil penelitian menunjukkan fermentasi oleh bakteri Bacillus cereus menggunakan sumber nitrogen Tripton, menghasilkan berat sel kering yang banyak, yaitu 5,391 g/L, dan  produksi PHB sedikit, yaitu 11,2%. Sedangkan pada fermentasi menggunakan sumber nitrogen Pepton, menghasilkan berat sel kering sedikit (3,031g/L), tetapi produksi PHB banyak (19,6%).  Kata Kunci: Polyhydroksibutyrate, Bacillus cereus, plastik biodegradabel, sumber nitrogen
KARAKTERISASI FLOWMETER UNTUK LAJU ALIRAN RENDAH PADA SIRKULASI ALAMI DI UNTAI FASSIP-01 Restiya Maulana; Mulya Juarsa; Kusigit Susanto; Joko Prasetio Witoko
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian sistem keselamatan PLTN masih menjadi topik menarik di dunia, khususnya sistem pendingin pasif. Karena penggunaan sistem pendinginan pasif menjadi sistem keselamatan handal untuk reaktor generasi maju dalam rangka peningkatan teknologi keselamatan mandiri. Sehingga penelitian lebih lanjut terkait sistem keselamatan pasif masih perlu dilakukan untuk memahami fenomena sirkulasi alami menggunakan untai FASSIP-01. Komponen utama untai FASSIP-01 terdiri dari tangki pemanas, tangki pendingin, dan tangki ekspansi. Pengukuran parameter menggunakan termokopel dan flowmeter yang digunakan untuk mengukur laju aliran air akibat perbedaan temperatur di dalam loop. Selama eksperimen, hasil pengukuran flowmeter harus memiliki nilai keselahan relatif yang kecil untuk memperkuat  perbandingan  laju aliran air hasil perhitungan.  Sehingga tujuan penelitian adalah untuk memperoleh hasil karakterisasi flowmeter dengan mengkalibrasi menggunakan pengukuran manual. Metode penelitian dilakukan dengan alat uji aliran rendah berupa tabung pyrex,  ball valve, gelas ukur, serta  stopwatch.  Pengkalibrasian dilakukan dengan cara pengambilan data laju aliran dengan alat uji aliran rendah yang dibandingkan dengan hasil pengukuran flowmeter yang terkoneksi dengan sistem akuisisi data National Instrument. Pendekatan regresi juga dilakukan dengan  Modul arus NI 9203, kalibrator JOFRA dan  software  Lab view. Selanjutnya dilakukan perbandingan metode teoritis serta metode aktual untuk mengetahui tingkat kesalahan. Sehingga didapat kurva perbandingan hasil karakterisasi  dan kalibrasinya. Hasil karakterisasi berdasarkan kalibrasi menunjukan bahwa pembacaan error rata –  rata 6.324% dengan faktor koreksi alat sebesar 0,06324. Sehingga flowmeter FLR 1009ST-I ini layak dan siap digunakan.Kata Kunci : karakterisasi, kalibrasi, aliran rendah, flowmeter, sirkulasi alami, FASSIP-01
PERANCANGAN MODEL ALAT PEMADAT TANAH UJI GEOSINTETIS MENGGUNAKAN SISTEM PNEUMATIK KONTROL PLC Iwan Agustiawan; Ali Albayumi; Nova M Nurizal; Chandra P Wiguna
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat pemadat tanah uji geosintetis merupakan alat uji untuk mengetahui kepadatan dan kekuatan tanah yang diperlukan untuk meningkatkan daya dukung pondasi di atasnya. Pada umumnya alat uji pemadat tanah (proctor standard) dioperasikan secara manual dimana sampel tanah dimasukan kedalam tabung silinder berdimensi tertentu dan dilakukan pemadatan menggunakan piston berdimensi dan berat tertentu melalui prinsip gerak jatuh bebas. Untuk memperoleh alat uji yang dapat dioperasikan secara praktis, otomatis dan tetap menghasilkan nilai pengujian yang memenuhi syarat maka dilakukan perancangan model alat pemadat tanah uji geosintetis yang dioperasikan menggunakan sistem pneumatik kontrol PLC. Proses perancangan secara garis besar dilakukan melalui tahapan sebagai berikut : mengidentifikasi kebutuhan proses dan hasil pengujian yang diinginkan (sesuai standar) dari model alat uji pemadat tanah, menyusun spesifikasi teknik yang menjadi target perancangan, membuat perancangan konsep model alat uji, mewujudkan konsep rancangan melalui perhitungan mekanikal dan membuat dokumentasi hasil rancangan. Hasil yang diperoleh dari perancangan adalah gambar teknik dan kinerja model alat uji yang memiliki spesifikasi : kebutuhan daya minimal kompresor pada tekanan sistem di service unit sebesar 4 bar adalah 175,76 watt, menggunakan DC Power Supply 24 Volt untuk menggerakan Solenoid Directional Control Valve 5/2 Single Spring Return, kontrol PLC Schneider tipe SR3B101BD dengan program Ladder dan Function Block Diagram , jumlah tumbukan pemadatan tanah untuk setiap pengujian dapat dikontrol sampai dengan 75 kali menggunakan counter di dalam PLC.Kata kunci :.alat uji, geosintetis, sistem pneumatik, kontrol PLC
ANALISIS PERAWATAN MESIN PRESS 80 TON PADA LINI P3C03 3&4 DENGANMETODE TPM (TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE) DI PT. XYZ Sanjaya Sanjaya; Mutmainah Mutmainah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ  adalah perusahaan manufaktur pelek/roda baja untuk mobil penumpang. PT XYZ mempunyai 11 lini produksi. Dalam proses produksinya, khusus untuk pencapaian hasil di lini P3CO3 3&4 mesin press 80 Ton mempunyai nilai prosentase out put terkecil dibanding lini lainnya. Terhitung sejak periode Maret – Mei 2016 sebesar 71,2% dan target yang ditetapkan perusahaan sebesar 84,3%. Downtime  yang terjadi sebesar 19470 menit. Faktor yang menyebabkan output produksi pada lini P3C03 3&4 terkecil yaitu efektivitas penggunaan mesin belum optimal. Oleh karena itu,maka dilakukan perhitungan nilai efektivitas penggunaan mesin dengan menggunakan metode OEE (Overall Equipment Effectivities) tidak tercapai dengan hasil aktual sebesar 50.57% dan target standar internasional sebesar 85%. Nilai OEE tidak tercapai tersebut dianalisis  dengan menggunakan metode six big losses ditemukanlah permasalahannya yaitu lamanya waktu loss time die gompal akibat proses repair  sebagai pareto terbesar. Kemudian untuk mengetahui penyebab utama lamanya waktu  repair die  gompal, maka digunakan metode diagram fishbone dengan hasil yaitu Faktor metode waktu perawatan yang kurang optimal & Faktor mesin/peralatan yaitu desain  die  (alat cetak/potong) yang kurang efektif berkaitan dengan waktu repair die. Dari permasalahan ini, maka dilakukan perhitungan dengan interval waktu penggantian/perawatan dengan metode age replacement dan didapat waktu penggantian/perawatan setiap 380 menit & 1900 unit. Kemudian untuk mengurangi lamanya waktu repair, dilakukan modifikasi perlatan die dengan membaginya menjadi 2 (dua) yaitu die & die holder.  Kata kunci: TPM, OEE, Six Big Losses, Age Replacemet, Die
SINTESIS POLILAKTIDA (PLA) DARI ASAM LAKTAT DENGAN METODE POLIMERISASI PEMBUKAAN CINCIN MENGGUNAKAN KATALIS LIPASE Rahmayetty Rahmayetty; Dhena Ria; Anton Irawan; Endang Suhendi; Sukirno Sukirno; Bambang Prasetya; Misri Gozan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkurangnya sumber daya fosil dan meningkatnya konsentrasi karbon dioksida di atmosfer telah   memfokuskan   perhatian   pada   pengembangan   plastik   berbasis   bio.         Upaya   tersebut   dilakukan  dengan   memanfaatkan   bahan-bahan   biologis          untuk   dikonversikan   menjadi      polimer   biodegradable ramah lingkungan. Polilaktida (PLA) merupakan polimer yang serbaguna, biodegradable dan berasal  dari  sumber     daya   terbarukan   sehingga   berpotensi     untuk   dikembangkan       sebagai   pengganti    plastik konvensional.     Pembuatan polilaktida (PLA) dari asam laktat dengan metode polimerisasi pembukaan  cincin    dilakukan     menggunakan        3   tahapan    proses    yaitu   polikondensasi,      depolimerisasi     dan polimerisasi.    Polikondensasi       menghasilkan       oligomer    PLA,    depolimerisasi      mengubah      oligomer menjadi senyawa siklik ester (laktida) dan polimerisasi laktida menghasilkan PLA.  Salah satu faktor yang mempengaruhi         berat molekul PLA adalah optical purity laktida. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan  konsentrasi   katalis  optimum  dalam pembuatan  laktida  melalui   tahapan   polikondensasi  dan   depolimerisasi   serta   menghasilkan   PLA   dengan   metode   polimerisasi   pembukaan   cincin   laktida menggunakan   katalis   lipase     Candida   rugosa      1%(b/b).   Tahapan   penelitian   meliputi   polikondensasi                                              o  asam   laktat pada  temperatur 150-180 C selama 4 jam, depolimerisasi berlangsung tanpa  katalis dan                                                                                                    o  dengan variasi konsentrasi katalis SnCl2  0,05; 0,1; 0,2 % (b/b) pada temperatur 210 C, tekanan vakum                                                                                                 o  selama 3 jam serta polimerisasi laktida dengan variasi temperatur 45, 70 dan 90  C. Dari hasil analisa  1HNMR didapatkan spektrum H kuartet dan H doblet dari laktida berada pada pergeseran proton 5,07-  5,02 ppm dan  1,65-1,68 ppm. Spektrum ini menandakan bahwa  laktida yang dihasilkan  mempunyai  optical purity L-laktida. Temperatur polimerisasi mempengaruhi berat molekul PLA yang dihasilkan. Berat   molekul   PLA   yang   dihasilkan  semakin   tinggi   seiring   dengan  semakin   tingginya   temperatur polimerisasi.   Berat   molekul   PLA   yang   dihasilkan   maksimum   sebesar   2833   gr/mol   pada   temperatur                   o polimerisasi 90 C. Kata kunci: laktida, lipase, Candida rugosa, oligomer, polilaktida
ANALISA SISTEM PENGERINGAN SOLAR FRUITS DRAYER TIPE INEGRATED TUNNEL Gunawan Hidayat; Bambang Setiawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas produk hasil pengujian ditentukan oleh kinerja proses pengeringan dari alat yang telah diuji coba dengan beberapa parameter. Pengujian alat pengering energi surya dilakukan guna memperoleh unjuk kerja sistem dengan kapasitas beban pengeringan, distribusi temperatur dan laju aliran udara. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kinerja alat pengering energi surya, meningkatkan efisisensi pengeringan dan menurunkan kebutuhan energi serta melakukan simulasi model alat pengeringan . Simulasi numerik menggunakan Program Computational Fluid Dynamics model Phoenics yang juga digunakan untuk memperoleh bentuk aliran udara dan distribusi temperatur . Pengujian alat pengering dilakukan dengan dua cara yakni pengujian tanpa beban dan pengujian dengan beban pisang basah. Hasil penelitian ini menunjukkan seluruh temperatur yang terdistribusi pada titik titik pengujian berfluktuasi sebanding dengan radiasi matahari. Kolektor mampu menaikkan temperatur maksimum sebesar 44,6 oC , sedangkan temperatur kolektor ( absorber) sendiri mencapai 119,6 o C. Semakin besar rata rata radiasi matahari harian selama pengujian , maka waktu pengeringan semakin singkat . Terjadi penurunan temperatur yang cukup besar antara temperatur yang cukup besar antara temperatur keluar kolektor dengan temperatur masuk ruang pengering, dimana pada bagian ini terdapat fanKeyword : Integrated tunnel solar dryer, Pengeringan, CFD, Absorber
SKALA PRIORITAS PEMELIHARAAN DAN REHABILITASI JARINGAN IRIGASI SEDERHANA (STUDI KASUS DI KABUPATEN SEMARANG) Anton Zamroni; Rr. Rintis Hadiani; Sobriyah Sobriyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Kabupaten Semarang memiliki 492 jaringan irigasi sederhana. Agar keberlanjutan fungsijaringan irigasi dapat dipertahankan dan ditingkatkan, dilakukan evaluasi penilaian kinerja sistem irigasi denganberpedoman pada Perturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 12/PRT/M/2015.Permasalahannya pedoman tersebut hanya untuk jaringan irigasi teknis, pedoman evaluasi untuk jaringan irigasisederhana masih belum ada.Metode penelitian dilakukan dengan cara penelusuran pada 25 jaringan irigasi di Kecamatan Susukanuntuk mendapatkan data kondisi prasarana fisik, wawancara untuk mendapatkan data produktifitas tanam, saranapenunjang, organisasi personalia, dokumentasi dan P3A, serta kuisioner untuk mendapatkan nilai derajatkepentingan antar kriteria. Dari data yang diperoleh, dibuat kriteria evaluasi penilaian kinerja sistem irigasijaringan irigasi sederhana. Hasil evaluasi penilaian kinerja sistem irigasi di Kecamatan Susukan KabupatenSemarang didapatkan kisaran nilai bobot 69,21%, yang berarti Indeks kinerjanya Kurang dan Perlu Perhatian.Dengan menggunakan analytical hierarchy process (AHP) yang diawali penyusunan struktur hirarkidilanjutkan perhitungan bobot tiap-tiap kriteria dan alternatif, didapat urutan skala prioritas pemeliharaan :pertama DI. Kedung Asem dan kedua DI. Kedung Bunder. Dan urutan skala prioritas rehabilitasi: pertama DI.Sitaman dan kedua DI. Dungjati.Kata kunci : Kinerja Sistem irigasi, AHP, Skala Prioritas
ANALISIS PENGENDALIAN KEBUTUHAN PERSEDIAAN SUKU CADANG DI PT. INDOTRUCK UTAMA CABANG JAKARTA Meri Prasetyawati; Umi Marfuah; gofan wijaya
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pengendalian dan pengadaan inventory sangat penting bagi pemenuhan permintaan pelanggan disaat diperlukan dengan tepat waktu serta pemanfaatan sumber dana secara hemat dan tepat guna. Oleh karena itu, sistem persediaan harus memiliki performansi yang baik. PT. Indotruck Utama  Cabang Jakarta adalah sebuah perusahaan yang bergerak sebagai penyalur penjualan genuine spare part dan alat-alat berat (heavy equipment) berbagai jenis merek, juga tidak lepas dari masalah persediaan. PT. Indotruck Utama  Cabang Jakarta perlu menjaga kelancaran proses bisnis perusahaan, agar tetap mampu bersaing dengan perusahaan sejenisnya. Hasil pengamatan menunjukan adanya pemborosan dalam biaya pengiriman dengan mode pengiriman air freight sepanjang tahun 2013-2014 sebesar $23,199.00. Atas dasar ini, maka perlu dilakukan review dan pengendalian sistem persediaan yang mampu menjamin kebutuhan pelanggan dengan tingkat biaya minimum. Dengan melakukan Forecasting (peramalan) untuk kebutuhan suku cadang untuk 1 tahun kedepan dan menghitung hasil peramalan tersebut dengan menggunakan Lot for lot (LFL), metode economic order quantity  (EOQ), periodic order quantity (POQ) dan  fixed order quantity (FOQ). Hasil evaluasi untuk  memenuhi permintaan akan kebutuhan suku cadang oil filter  ini diusulkan menggunakan metode periodic order quantity  (POQ) dengan total biaya sebesar $ 36.880 dan jumlah pemesanan sebanyak 2 periode dengan mode pengiriman  sea freight.  Metode POQ ini bisa menjadi pilihan perusahaan sebagai metode untuk melakukan proses order dimana ada selisih sebesar $ 27.920 atau penghematan dari rencana pembelian perusahaan dan diharapkan mampu memenuhi permintaan suku cadang dengan biaya pengadaan yang ekonomis.  Kata Kunci: Inventory, Forecasting, Periodic Order Quantity (POQ)

Page 6 of 18 | Total Record : 173