cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 159 Documents
Search results for , issue "PROSIDING SEMNASTEK 2018" : 159 Documents clear
PENENTUAN KOEFISIEN PERPINDAHAN MASSA DAN PANAS PADA PENGERINGAN BUSA SARI BUAH TOMAT MENGGUNAKAN TRAY DRYER Tri Hariyadi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomat (Lycopersicum esculentum) merupakan salah satu produk hortikultura yang berpotensi, menyehatkan, dan mempunyai prospek pasar yang cukup menjanjikan. Buah tomat adalah salah satu bahan pangan yang memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Pengeringan merupakan salah satu metoda pengawetan yang paling banyak digunakan, yaitu dengan cara menguapkan sebagian besar air yang terkandung dalam bahan pangan dengan menggunakan energi panas. Penelitian ini bertujuan menentukan koefisien perpindahan massa dan panas pada pengeringan busa sari buah tomat menggunakan peralatan tray dryer dengan penambahan carrier agent dextrin yang berfungsi sebagai foam stabilizer dan foaming agent tween 80 menggunakan persamaan Arrhenius. Bahan baku yang digunakan adalah tomat hibrida varietas Amala 474 yang tidak rusak secara fisiologis dan mekanis, telah matang, merah segar merata, diameter relatif sama. Peralatan pengering berupa Tray Dryer yang dilengkapi anemometer, neraca, termometer, dan humidity meter. Peralatan pendukung berupa blender dan ayakan. Di dalam penelitian ini, tomat diiris dan diblender selama 10 menit. Biji dan ampasnya dipisahkan dari bubur tomat dengan ayakan berukuran 60 mesh. Kemudian bubur tomat dicampurkan dextrin dan foaming agent tween 80 masing-masing sebanyak 5% berat, untuk selanjutnya diblender selama 10 menit. Tray dryer dialiri udara panas dengan laju 2,0 m/detik dengan variasi temperatur 40, 50, 60 atau 70 oC. Loyang stainless steel yang berisi bubur tomat dengan ketebalan 2 mm atau 4 mm dimasukkan ke dalam tray dryer. Berat bubur tomat diukur setiap 5 menit. Hasil yang diperoleh, kondisi operasi optimal tercapai pada tebal lapisan 4 mm, temperatur 70,19 oC dan waktu pengeringan 2,64 jam, dengan nilai koefisien perpindahan massa, kg = 0,066 kg/(m2.detik.atm), dan koefisien perpindahan panas aliran horisontal hc = 25,47 kg/(m2.dt) 0.8.
SIMULASI RANGKAIAN KOMBINASIONAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM DIGITAL PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA Sugiartowo Sugiartowo; Sitti Nurbaya Ambo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini proses pembelajaran di Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta, khusunya pada Jurusan Teknik Informatika dan Teknik Elektro masih bersifat konvensional, yaitu dengan menggunakan buku dengan metode ceramah. Salah satu pembelajaran yang menggunakan metode ini adalah mata kuliah Sistem Digital. Dengan menggunakan metode ini dan waktu belajar yang singkat banyak mahasiswa yang kurang memahami cara kerja ataupun karakteristik dari Rangkaian Kombinasional yang terdiri dari : Rangkaian Comparator, Multiplexer, Demultiplexer, Adder, Decoder, Encoder dan Peraga Tujuh Segmen dengan baik dan benar. Berdasarkan permasalahan yang telah dijabarkan dibutuhkan suatu media berbantu komputer untuk mempermudah mahasiswa dan dosen melakukan proses belajar mengajar, yaitu suatu media pembelajaran yang disertai dengan simulasi. Media pembelajaran ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam memahami materi, cara kerja maupun karakteristik dari Rangkaian Kombinasional dan membantu dosen dalam pelaksanaan pembelajaran terhadap siswa didiknya
KAJIAN PENYUSUNAN UKL DAN UPL PADA PROYEK PEMBANGUNAN BENDUNGAN TITAB KABUPATEN BULELENG I Made Tapa Yasa; I Made Anom Santiana; I Made Sastra Wibawa; I Wayan Suasira
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan sub sektor sember daya air adalah meningkatkan produktifitas dalam pemanfaatan sumber air melalui pendayagunaan sumber air dengan sarana dan prasarana pengairan secara efektip dan efisien, yang muaranya bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemamuran masyarakat. Memperhatikan hal tersebut dan melihat keterbatasan wilayah Bali Utara dari faktor klimatologi Pemanfaatan sungai sebagai sumber air untuk memenuhi berbagai keperluan dan kebutuhan akan air semakin meningkat sejalan dengan laju pembangunan sarana dan prasarana, kegiatan sektor industri serta sektor-sektor lainyadan hidrologi, dimana pada musim kemarau banyak sungai yang kering, maka salah satu pilihan untuk memanfaatkan potensi sumber air yang ada adalah dengan membuat penampungan dan pengendalian aliran di musim penghujan agar dapat dimanfaatkan hingga musim kemarau. Dengan dibangunnya Bendungan ini maka akan timbul dampak-dampak terhadap lingkungan, oleh karena itu diperlukan tahap identifikasi dampak lingkungan dengan melakukan penyusunan laporan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan. Penyusunan laporan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan. ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak lingkungan akibat dibangunnya Bendungan Titab Kabupaten Buleleng mulai dari tahap Pra konstruksi, tahap konstruksi, dan Pasca konstruksi, sehingga dengan teridentifikasi semua dampak dapat segera dilakukan upaya pengelolaan untuk mereduksi dampak yang terjadi. Untuk mengetahui keefektifan pengelolaan dampak lingkungan dapat dilakukan pemantauan oleh pihak-pihak yang berwenang, seperti konsultan pengawas, kontraktor, pemrakarsa dan pihak desa terkait.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE PENJEMUR PAKAIAN OTOMATIS MENGGUNAKAN ARDUINO UNO R3 Ade Heri Ginanjar
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha loundry di Majalengka masih menggunakan jemuran konvensional atau manual sebagai alat untuk menjemur pakaian, selain itu usaha loundry di Majalengka masih memanfaatkan panas matahari untuk mengeringkan pakaian konsumen, hanya dengan memanfaatkan panas matahari untuk mengeringkan pakaian akan terjadi kendala ketika musim penghujan karena berpotensi mengalami keterlambatan mengangkat jemuran pakaian konsumen karena cuaca tidak menentu dan itu akan sangat merugikan untuk pengusaha loundry karena akan menambah pekerjaan sekaligus merugikan konsumen. Di era modern ini teknologi mikrokontroler/otomatiasasi semakin berkembang di semua bidang, mulai dari industri, pendidikan, kesehatan, keamanan dan lain-lain bahkan untuk melaksanakan tugas rumah tangga sekarang sudah banyak menggunakan mikrokontroler/otomatisasi. sehingga dibutuhkan suatu sistem yang dapat menjemur dan mengangkat jemuran secara otomatis, Penelitian ini menggunakan metode pengembangan sistem prototype dimana tahapannya adalah yang pertama analisis kebutuhan sistem, pada tahap ini bertujuan menganalisis sistem penjemuran yang sedang berjalan dilaundry dan menganalisis sistem yang diusulkan pada sistem penjemuran otomatis. yang kedua desain sistem, pada tahap ini menjelaskan bagaimana proses perancangan sistem, hardware dan software(program). Yang ketiga adalah pengujian sistem, pada tahap ini membahas tentang hasil pengujian keseluruhan sistem. Tahapan yang keempat adalah implementasi, pada tahap ini menjelaskan bagaimana proses pengebangan dan dibandingkan antara sistem yang lama dengan sistem yang baru. Hasil dari penelitian ini adalah pegawai laundry akan lebih leluasa mengerjakan pekerjaan lain dan tidak akan hawatir jika sewaktu-waktu terjadi hujan karena sistem akan otomatis menarik jemuran ke tempat yang teduh.
KAJIAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN SAMPAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN RUMAH TANGGA (SB3-RT) DI KOTA PADANG Yenni Ruslinda; Slamet Raharjo; Dina Fathia Putri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga, dikenal dengan istilah SB3-RT, dalam pengelolaannya sering dicampur dengan sampah kota lainnya (non-B3). Hal ini akan berdampak terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan, jika dilakukan pembuangan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kondisi eksisting pengolahan SB3-RT dan melakukan kajian teknologi yang tepat untuk pengolahan SB3-RT di Kota Padang. Analisis kondisi eksisting dilakukan dengan wawancara dan penyebaran kuisioner kepada masyarakat penghasil SB3RT. Kajian teknis pengolahan SB3-RT dilakukan terhadap pengolahan termal (insinerasi), solidifikasi/stabilisasi dan penimbunan di landfilll, yang dilakukan dengan metode skoring. Parameter yang ditinjau meliputi kebutuhan lahan penimbunan, potensi pencemaran, kemampuan destruksi, kemampuan reduksi volume, energy recovery, pemanfaatan hasil pengolahan, jenis limbah yang diolah, persyaratan pengolahan dan karakteristik limbah. Pada kondisi eksisting didapatkan hanya 9% responden yang melakukan pemilahan dan pengolahan SB3-RT yaitu pada sarana kesehatan dan industri. Hal ini dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan masyarakat tentang SB3-RT masih 16 % dan belum pernah mendapatkan sosialisasi SB3-RT. Berdasarkan hasil skoring, teknologi pengolahan yang direkomendasikan adalah insinerasi untuk semua jenis SB3-RT kecuali jenis kaleng bertekanan, bohlam, dan baterai yang pengelolaannya akan dilakukan oleh pihak ketiga.
PENGEMBANGAN MODEL TATA LETAK FASILITAS KAMAR RUKOST COLUMBUS (Studi Kasus di Sasahomestay Karawang) Leola Dewiyani; M. Kosasih
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini Karawang dikenal sebagai daerah industri yang paling berpotensi di propoinsi Jabar. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya enam kawasan industri besar yaitu Indotaisei, KIIC, Mitra Karawang, Timor Putra, Kujang Cikampek dan Surya Cipta. Dengan kondisi tersebut maka tidak dapat dipungkiri semakin meningkatnya kebutuhan akan hunian terutama untuk kalangan menengah atas yaitu para pekerja, ekspatriat dan mahasiswa yang stay di Karawang hanya pada weekday saja. Salah satu properti yang inovatif adalah RuKost (rumah kost) Columbus yang dibangun dengan konsep rumah kost yang terbilang baru di industri properti. Berdasarkan penelitian pendahuluan ditemukan bahwa tingkat kepuasan konsumen masih dibawah standar yaitu 64%, hal ini disebabkan karena RuKost yang beroperasi saat ini mempunyai fasilitas yang belum cukup memadai apabila dikonsumsi oleh kalangan menengah atas, dimana kalangan ini sudah lebih memperhatikan etika ruangan dan mempertimbangkan prinsip-prinsip ergonomik dibanding sekedar tempat tidur. Berdasarkan kondisi di atas maka akan dilakukan suatu redesign terhadap tata letak interior kamar RuKost. Metode perancangan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode antropometri. Selanjutnya hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah model tata letak fasilitas kamar RuKost yang dapat dimanfaatkan oleh pemilik RuKost Columbus ataupun kamar kos lainnya pada segmen pasar kelas menengah atas.
KAITAN ANTARA FUNGSI EKONOMI DENGAN BENTUK FISIK LINGKUNGAN DI SEKITAR KOMPLEKS MASJID, MAKAM DAN MENARA KUDUS, JAWA TENGAH Anisa Anisa
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi atau kegiatan yang terjadi pada suatu tempat akan berpengaruh terhadap bentuk fisik lingkungannya. Bentuk fisik lingkungan yang dimaksud bisa berupa ruang, rumah, permukiman maupun lingkungan sekitarnya. Lebih khusus lagi bahwa fungsi atau kegiatan yang terjadi pada dan di sekitar tempat bersejarah akan memberi pengaruh lebih besar terhadap bentuk fisik lingkungannya. Penelitian ini mengamati fungsi ekonomi yang terjadi di sekitar Masjid-Menara Kudus, dan melihat pengaruh terhadap bentuk fisiknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan temuan melalui kaitan fungsi atau aktivitas ekonomi dengan bentuk fisik lingkungannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif interpretatif. Fungsi atau kegiatan yang diamati adalah kegiatan ekonomi di sekitar bangunan Masjid, makam dan Menara Kudus. Bentuk fisik lingkungan yang diamati adalah ruang-ruang yang digunakan sebagai tempat kegiatan yang berkaitan dengan ekonomi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah fungsi atau kegiatan ekonomi dilakukan oleh masyarakat sekitar. Kegiatan ekonomi tersebut berkaitan erat dengan filosofi masyarakat kudus zaman dahulu yang identic dengan dua aktivitas utama yaitu mengaji dan berdagang.
ETERIFIKASI CRUDE GLYCEROL DENGAN TERT-BUTIL ALKOHOL (TBA) MENGGUNAKAN KATALIS AMBERLITE IR120 SEBAGAI FUEL ADDITIVE (TINJAUAN PENGARUH KECEPATAN PENGADUKAN DAN JUMLAH KATALIS TERHADAP KONVERSI PRODUK) Zulfa Fauziyyah; Heri Rustamaji; Septi Qomah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses eterifikasi gliserol dan tert-butil alkohol menggunakan katalis Amberlite IR120 dilakukan dengan menggunakan reaktor batch pada suhu 70oC selama 5 jam dengan . Parameter penelitian yang akan divariasikan yaitu jumlah katalis Amberlite IR120 masing-masing 5%, 10%, dan 15%, dan memvariasikan Kecepatan pengadukannya masing-masing 600rpm, 800rpm, 1000rpm . Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi gliserol menjadi Gliserol Tert Butil Eter (GTBE) atau Tri Tetra Butil Eter Gliserol yang sesuai dengan standar fuel additive, mengetahui pengaruh kecepatan pengadukan dan jumlah katalis terhadap konversi GTBE yang dihasilkan, dan mengetahui variabel respon pengaruh kecepatan pengadukan dan jumlah katalis terhadap konversi GTBE dengan menggunakan uji Response Surface Methodology (RSM) dengan Software Design Expert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konversi GTBE terendah diperoleh pada kecepatan pengadukan 600rpm dan jumlah katalis 5% yaitu 80,481% serta konversi GTBE tertinggi diperoleh pada kecepatan pengadukan 1000rpm dan jumlah katalis 15% yaitu 89,648%. Hasil uji Response Surface Methodology (RSM) dengan Software Design Expert 10. variabel respon yang sangat berpengaruh terhadap konversi GTBE adalah jumlah katalis Amberlite IR120.
STUDI PENERAPAN ENERGY SAVING PERFORMANCE CONTRACT DALAM EFISIENSI ENERGI LISTRIK SEKTOR BANGUNAN GEDUNG DI INDONESIA Femy Sanana Sanvia; Iwa Garniwa
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor bangunan gedung merupakan salah satu pengguna energi listrik terbesar. Sistem pada bangunan gedung yang menggunakan energi listrik terbesar, antara lain adalah sistem tata udara, sistem pencahayaan, dan sistem transportasi gedung. Energy Saving Performance Contract (ESPC) dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung implementasi efisiensi energi pada sektor bangunan gedung hingga 10-30%. Studi ini menginvestigasi penerapan ESPC dalam retrofit perangkat sistem tata udara pada gedung, yaitu Chiller. Retrofit perangkat Chiller dapat menghasilkan efisiensi energi listrik sebesar 210 MWh/tahun atau mengurangi konsumsi energi listrik hingga 30% dengan investasi payback period 5 tahun. Studi ini dapat diperluas untuk mengembangkan penerapan ESPC di Indonesia.
RASIO ELEMEN PENAMPANG IWF OPTIMAL PADA BALOK SEDERHANA Kamaludin Kamaludin
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum pemilihan dimensi profil balok pada struktur baja dilakukan dengan cara memilih profil dan menggunakan tabel profil baja. Kriteria awal disain diambil berdasarkan nilai modulus plastis penampang yang diperlukan. Saat ini rasio elemen penampang sudah ditentukan dan tercantum pada tabel profil baja. Cara lain untuk disain profil dapat menggunakan profil built up sesuai keperluan. Hal ini, perlu dilakukan evaluasi rasio elemen penampang profil IWF yang optimum. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan menggunakan algoritma genetik untuk mengajukan sebuah metode alternatif dalam menentukan rasio elemen profil I paling optimum sebagai elemen balok. Ketebalan elemen sayap dan badan merupakan rasio perbandingan tw/d, tf/d dan bf/d. Pengujian pada 25 kasus balok dengan bentang dan beban yang berbeda yaitu mulai bentang balok 12-20 meter dengan beban yang diberikan mulai dari 7,5-9,5 kN/m, ditemukan bahwa rasio perbandingan yang memenuhi kriteria penampang profil I optimum untuk tw/d antara (3,4% – 30%), untuk tf/d antara (0,3% – 1,8%) dan untuk bf/d antara (1,2% – 1,4%). Untuk badan dengan mutu baja fy=400 MPa, batasan yang digunakan  minimum 90% mencapai p. Untuk sayap dengan mutu baja fy=400 MPa, diperoleh  minimum 76,5% mencapai p. Penentukan tebal pelat elemen pada dimensi profil I dapat dipakai sebagai referensi dalam mebuat profil built up.