cover
Contact Name
Alfian Qomaruddin
Contact Email
alfian@trunojoyo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rekayasa@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang - Kamal, Bangkalan Kode Pos 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
REKAYASA
ISSN : 02169495     EISSN : 25025325     DOI : https://doi.org/10.21107/rekayasa
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Science and Technology, In the the next year publication, Rekayasa will publish in two times issues: April and Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 504 Documents
PENENTUAN PRIORITAS PENGEMBANGAN SENTRA INDUSTRI KECIL BATIK YANG RAMAH LINGKUNGAN SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DI BANGKALAN Widiaswanti, Ernaning
Rekayasa Vol 4, No 2: Oktober 2011
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.86 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v4i2.2339

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kriteria pendukung keputusan dalam menentukan prioritas pengembangan Sentra Industri Kecil Batik, mengevaluasi keberadaan Sentra Industri Kecil Batik di wilayah Bangkalan dengan mempertimbangkan kriteria pengembangan baik dari sisi kualitas produk maupun kualitas lingkungan dan menghasilkan solusi pengembangan produk batik pada Sentra Industri Kecil Batik untuk meningkatkan kualitas produk dan kinerja lingkungan. Berdasarkan hasil brainstorming diperoleh beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas batik yaitu tenaga kerja, material, mesin, metode dan lingkungan. Berdasarkan penyebaran kuesioner dan pengolahan data dengan menggunakan metode fuzzy AHP faktor yang mempengaruhi pengembangan produksi batik yaitu : belum mencukupinya jumlah tenaga kerja, dengan bobot sebesar 0,64, adanya risiko lamanya penyimpanan akan sangat berpengaruh terhadap proses produksi batik, dengan bobot sebesar 0,67, kurangnya perawatan mesin printing akan berpengaruh terhadap proses operasi, dengan bobot sebesar 0,56, kebijakan perawatan mesin printing, di mana perawatan mesin yang kurang terjadwal dan dilakukan perbaikan hanya ketika mesin rusak, bobot dari kebijakan perawatan mesin sebesar 0,69, dan dampak pembuangan limbah dengan bobot sebesar 0,393 akan mempengaruhi lingkungan. Kata kunci: Fuzzy - Analytical Hierarchy Process, Batik Tanjung Bumi AbstractThis study aims to obtain a decision support criteria in determining development priorities Small Industries Batik Sentra, Sentra evaluate the existence of Small Industries Batik Bangkalan region taking into account the criteria of development both in terms of product quality and the quality of the environment and produce batik product development solutions to Small Industries Batik Sentra to improve product quality and environmental performance. Based on the results obtained brainstorming several factors that affect the quality of batik is labor, materials, machines, methods and environments. Based on the distribution of questionnaires and data processing using fuzzy AHP factors that influence the development of batik production, namely: inadequate amount of labor yet, with a weight of 0.64, the risk of storage duration will greatly affect the process of batik production, with a weight of 0.67 , lack of maintenance will affect the printing machine operation process, with a weight of 0.56, printing machine maintenance policy, where less unscheduled engine maintenance and repairs done only when the machine breaks down, the weight of the machine care policy at 0.69, and the impact of disposal waste with a weight of 0.393 will affect the environment. Key words: Fuzzy - Analytical Hierarchy Process, Tanjung Bumi Batik
Aplikasi Model Rantai Markov Dalam Pengelolaan Jalan di Kabupaten Bangka Barat Ahmad Sazali; Bagus Hario Setiadji; Bambang Haryadi
Rekayasa Vol 12, No 2: Oktober 2019
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.236 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v12i2.5907

Abstract

Pemodelan kinerja perkerasan jalan sangat dibutuhkan dalam upaya mendapatkan gambaran informasi perubahan kondisi perkerasan jalan di masa mendatang. Penelitian ini fokus pada prediksi kondisi perkerasan jalan menggunakan metode rantai Markov dengan cara melakukan perkalian antara Matriks Probabilitas Transisi (MPT) dengan vektor kondisi awal. Data utama yang digunakan dalam pengembangan model ini adalah data kondisi perkerasan dan data histori penanganan jalan tahun 2016 – 2017. Aplikasi model rantai Markov pada jaringan jalan di Kabupaten Bangka Barat untuk periode lima tahun (2018 – 2022) dengan asumsi dilakukan penanganan untuk seluruh ruas jalan setiap tahun sesuai dengan jenis program penanganan (pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, rehabilitasi dan rekonstruksi) berdasarkan batasan persentase kondisi kerusakan jalan. Gambaran perubahan kondisi jaringan jalan kabupaten yang dihasilkan dari penerapan model tersebut cukup optimal, dimana pada tingkat kondisi Baik (B) terus mengalami peningkatan. Sebaliknya, pada tingkat kondisi Rusak Berat (RB) terus mengalami penurunan setiap tahunnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengelola jalan dalam rangka perencanaan pengelolaan jaringan jalan.Application of Markov Chain Model In Road Management in Bangka Barat RegencyABSTRACTRoad pavement performance modeling is needed to get an overview of information about changes in road pavement conditions in the future. This research focuses on the prediction of road pavement conditions using the Markov chain method by multiplying the Transition Probability Matrix (TPM) with the initial condition vector. The main data used in the development of this model are pavement condition data and road handling history data for 2016-2017. Application of the Markov chain model in the road network in West Bangka Regency for a period of five years (2018 - 2022) with the assumption that handling is done for all roads every year according to the type of treatment program (routine maintenance, periodic maintenance, rehabilitation, and reconstruction) based on the percentage limit of road damage conditions. The description of changes in district road network conditions resulting from the application of the model is quite optimal, were at the level of good condition (B) continues to increase. Conversely, the level of severely damaged (RB) condition continues to decline every year. The results of this study are expected to be a reference for road managers in the framework of road network management planning.Keywords : Road pavement performance; Markov chain; Road network management
PENGARUH PENCUCIAN DAN PENAMBAHAN CRYOPROTECTAN PADA KARAKTERISTIK SURIMI IKAN PATIN (Pangasius sp.) Hafiluddin, Hafiluddin
Rekayasa Vol 5, No 1: April 2012
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.364 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v5i1.2111

Abstract

Catfish are traded in the form of whole fish and fillet products. Catfish are still not widely used or processed into value added products. The purpose of this study was to determined the effect of frequency of washing and frozen storage of catfish surimi characteristics. The research was conducted with several stages, they were to determined the characteristics of raw materials and to made within difference of washing frequencies to determined the best surimi; second, this study also to determined the effect of storage duration on physical and chemical characteristics of catfish surimi. The best of catfish surimi production due with once washing. It was based on test of fold, teeth cutting and water content. Storage treatments and cryoprotectan additional give different results on the value of TVB, pH and water content catfish surimi. The value of TVB, pH dan water content also increased. Hidonik test (folding and teeth cutting test) also shows the different results between the different treatment of both storage and cryoprotectan addition. During storage, the folding and teeth cutting test remains in good value which indicates deterioration in the quality of catfish surimi occurred slowly.
PENGENALAN POLA SENYUM MENGGUNAKAN BACKPROPAGATION BERBASIS EKSTRAKSI FITUR PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) Wahyuningrum, Rima Tri
Rekayasa Vol 4, No 1: April 2011
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.892 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v4i1.2330

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan pengenalan pola senyum menggunakan backpropagation berbasis ekstraksi fitur Principal Component Analysis (PCA). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan penelitian tentang pengenalan ekspresi wajah, yaitu pola senyum seseorang yang diklasifikasikan menjadi lima macam (senyum manis, senyum mulut tertutup, senyum mulut terbuka, senyum mengejek, senyum yang dipaksakan). Data yang digunakan sebanyak 250 data, diambil dari 10 orang dengan lima macam pola senyum, masing-masing orang diwakili 25 data, sehingga masing-masing kelompok senyum terdapat lima data. Ukuran image wajah yang diolah adalah 100 × 100 pixel, kemudian dilakukan cropping pada bagian bibir sehingga ukuran image menjadi 39 × 25 pixel. Selanjutnya dilakukan proses grayscale sebelum dilakukan ekstraksi fitur menggunakan PCA. Tujuan penggunaan PCA adalah untuk mereduksi dimensi dari image yang diolah. Kemudian untuk pengenalannya menggunakan backpropagation. Pada penelitian ini digunakan teknik five cross validation supaya nilai akurasi yang dihasilkan bersifat objektif. Hasil akurasi pengenalan tertinggi diperoleh saat dilakukan uji coba menggunakan 10 hidden layer, dan nilai eigen 15 yaitu sebesar 82,67%. Kata kunci: pengenalan pola senyum, cropping, PCA, backpropagation. AbstractIn this study conducted a smile pattern recognition using feature extraction backpropagation-based Principal Component Analysis (PCA). This study aims to develop research on facial expression recognition, the pattern of a person’s smile is classified into five types (sweet smile, closed mouth smile, open mouth smile, smile taunting, a forced smile). Data used as many as 250 data, taken from 10 people with five kinds of smile patterns, each one represented by 25 data, so that each group contained five data smile. The size of the processed face image is 100 × 100 pixels, then do cropping on the lips so that the image size to 39 × 25 pixels. Grayscale process is then performed prior to feature extraction using PCA. Purpose of using PCA is to reduce the dimensions of the image is processed. Then for the introduction using backpropagation. In this study used five cross-validation technique so that the resulting accuracy values are objective. The results of the highest recognition accuracy obtained when conducted trials using 10 hidden layer, and eigenvalues 15 that is equal to 82.67%. Keywords: smile pattern recognition, cropping, PCA, backpropagation
Analisis Hidrodinamika di Perairan Lemong, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung Menggunakan Piranti Surface-Water Modeling System Wurjanto, Andojo; Ajiwibowo, Harman
Rekayasa Vol 13, No 2: August 2020
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.962 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v13i2.6480

Abstract

Pantai Lemong merupakan bagian dari Kawasan Pantai Pesisir Barat, Provinsi Lampung yang berpotensi terkena abrasi akibat gelombang dari Samudera Hindia. Rencana pengamanan pantai diperlukan untuk mencegah abrasi. Studi ini dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik pasang surut dan arus di perairan Lemong sebagai parameter untuk perencanaan pengaman pantai. Analisis pasang surut dan arus dilakukan dengan pemodelan numerik pada modul RMA2 dari perangkat lunak Surface-Water Modeling System (SMS). Data yang digunakan pada pemodelan adalah batimetri dan elevasi pasang surut setempat yang didapatkan dari hasil survei. Pemodelan dilakukan dengan metode online nesting dengan empat tingkat resolusi grid dengan resolusi tertinggi pada 1 x 1 km2 saat mendekat ke Perairan Pantai Lemong. Hasil pemodelan divalidasi dengan data lapangan berupa elevasi pasang surut pada dua titik di perairan dangkal dan tiga titik di perairan dalam. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa tunggang pasang surut di wilayah Pantai Lemong mencapai 1,4 m dengan tipe mixed – dominan semi diurnal. Hasil pemodelan juga menunjukkan pola arus di Perairan Lemong yang memiliki arah dominan menuju Tenggara saat pasang dan menuju Barat Laut saat surut. Untuk pengembangan model berikutnya, disarankan agar menyertakan data kecepatan arus hasil survei lapangan dalam proses validasi sehingga kesesuaian hasil pemodelan dengan lapangan dapat lebih ditingkatkan.Hydrodynamic Analysis Using Surface-water Modeling System in Lemong Waters, West Lampung Regency, Lampung ProvinceLemong Beach is part of the western coast of Lampung Province which is prone to abrasion caused by the Indian Ocean waves.  This study aims to identify the tidal and current characteristics in Lemong waters as a part of coastal protection planning. The tidal analysis is performed by using the RMA2 module from Surface-Water Modeling System (SMS). Data utilized in the model including bathymetry and local tidal elevations from field surveys. Modeling is conducted using an online nesting method utilizing four stages of grid resolution with 1 x 1 km2 as the highest used around the Lemong Beach Waters. The model is validated with the tidal elevations measured in two points in shallow water and three points in deep water areas. The modeling result shows that the tidal range of Lemong Beach Waters is approximately 1.4 meters as a mixed tide, dominantly in semi-diurnal. The model also shows that the current pattern in Lemong Beach Waters is dominantly moving towards southeast during flows and towards northwest during ebbs. Modeling can be further improved by including current speed from field measurement in the validation process.
Pemetaan Lokasi Fishing Ground dan Status Pemanf aatan Perikanan di Perairan Selat Madura Efendy, Mahfud; Muhsoni, Firman Farid; Triajie, Haryo; Syah, Achmad Fachruddin
Rekayasa Vol 1, No 2: Oktober 2008
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1036.01 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v1i2.2181

Abstract

This research aims atfinding out map of water quality spreading to predict fishing ground, determine catching region map, test determinant parameter modeling offish catching region, analyzefish product per catching unit (Cp UE) andfish utilization status. Method used in map water quality parameter is interpolation analysis in wide sample data, map surface temperature and chlorophyll from extract satellite image landsat. Area of catching is conducted by modeling with the application of scoring and weighting factors, accuracy test with method of RM SE. Fishery utilization status is gathered with method of holistic approach (production surplus model). Map water salinity at straits Madura is between 27 ppm - 46 ppm, pH rangefrom 8-9, brightness ranges from 0-2 m. Sea level temperature from image landsat in dry season rangesfrom 24,1 OC - 27,3 OC in rainy season between 24,7OC -28,6 OC. Optimum temperature in rainy season lower is compared in dry season. Chlorophyll in dry season between 0 mg/m3 - 19,6 mg/m3, in rainy season between -0,02 mg/m3 - 41,95 mg/m3. Map Fish catching region in season gets region very appropriate at 58,04 %,appropriate region 36,9!1% and region inappropriate 4,96 %.inappropriate region rainy season achieves 94,44 %, appropriate 2,89 % and inappropriate 2,65 %. sea level temperature accuracy test gets RM SE 2,32 and for chlorophyll pregnancy 2,31. Fishery estimation result pelagis gets CpU E 0.10 ton/trip with utilization status in indication of over-fishing in tahun1997 and fishery demersal CpU E 0.03 ton/trip with utilization status becomes surplus catches in lasl three year.
STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTHOS DI KAWASAN EKOSISTEM PESISIR PULAU SEPANJANG KABUPATEN SUMENEP Suparno, Ahmad Faris; Insafitri, Insafitri; Romadhon, Agus
Rekayasa Vol 11, No 1: April 2018
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.612 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v11i1.4125

Abstract

Makrozoobenthos merupakan suatau organisme dasar perairan yang hidup di permukaan (Epifauna) atau didalam (infauna) substrat dasar ekositem pesisir yang berupa ekositem mangrove dan lamun. Makrozoobentos merupakan salah satu indikator kesehatan lingkungan akuatik yang baik Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2017 yang berlokasi di Pulau Sepanjang Kabupaten Sumenep yang bertujuan untuk 1. Mengetahui parameter kualitas perairan yang berada pada setiap lokasi penelitian 2. Mengetahui jenis makrozoobenthos di setiap stasiun penelitian yang berada pada kawasan pesisir ekosistem pulau sepanjang 3. Mengetahui perbedaan komposisi makrozoobenthos di setiap stasiun penelitian yang berada pada kawasan pesisir ekosistem pulau sepanjang 4. Mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos yang terdapat pada kawasan pesisir di perairan Pulau Sepanjang Kabupaten Sumenep.Pengambilan data dilakukan pada ekositem mangrove dan lamun, dengan metode purposive sampling. Berdasrkan hasil pengamatan ditemukan 21 jenis dari 3 filum. Dari hasil perhitungan struktur komunitas Stasiun 1 mendapatkan nilai indeks keanekaragaman yang rendah indeks keseragaman sedang dan indeks dominasi sedang yang menandakan indikasi adanya tekanan yang berat dan ekosistem tidak stabil, penyebaran spesies rendah dan kestabilan komunitas rendah dan terjadinya dominasi suatu spesies yang tinggi.Stasiun 2 dan 3 memiliki nilai keanekaragaman sedang indeks keseragaman tinggi dan indeks dominasi rendah yang menandakan produktivitas lingkungan cukup, kondisi ekosistem cukup seimbang, tekanan ekologis sedang penyebaran tiap spesies sedang dan kestabilan komunitas sedang sehingga tidak terjadinya dominasi dari suatu spesies.
REGISTRASI PERMUKAAN OBJEK TIGA DIMENSI BERBASIS FITUR ANGULAR INVARIANT Koeshardianto, Meidya; Mulyanto, Eko
Rekayasa Vol 3, No 2: Oktober 2010
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1134.232 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v3i2.2296

Abstract

Registrasi citra sangat penting dalam semua tugas analisis gambar di mana informasi yang diperoleh dari berbagai sumber data seperti penggabungan citra, deteksi perubahan serta perbaikan citra. Bahkan dalam perkembangannya, registrasi citra juga dapat digunakan sebagai identifikasi objek dengan objek yang lain. Dalam penelitian ini membahas tentang registrasi citra tiga dimensi menggunakan fitur angular invariant. Registrasi dapat dilakukan pada objek sebelum terdeformasi. Akan tetapi fitur ini kurang efektif pada objek terdeformasi. Pada objek-objek homogen deformasi maksimum yang dilakukan sebesar 0,4 pada objek beetle dan 0,25 pada objek holes. Kata kunci: angular invariant, registrasi, ekstraksi fitur. AbstractImage registration which of vital importance in all analysis duties draw where obtained information from various data source like merger of image, detect change and also repair of image. Even in growth, image registration also can be used as to identify object with other object. In this research study concerning 3D image registration use angular invariant feature. Registration can be conducted for image before deformation. However this feature is less effective for deformation image. For homogeneous images like ball and tub, This feature give less individuality for homogeneous images. Maximum conducted deformation equal to 0.4 for beetle image and 0.25 for holes image. Keywords: angular invariant, registration, feature extraxtion.
Study Hasil Cabai Besar ( Capsicum annum L.) yang Ditanam Monokultur dan Tumpangsari dengan Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) pada Awai Musim Hujan Djunaedy, Achmad
Rekayasa Vol 1, No 1: April 2008
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1139.502 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v1i1.2168

Abstract

The objective of this research is tofind out the result of red pepper (Capsicum annum L.) grown monoculture and intercropping with legume in the early wet season. This research is conducted in Gili Timur sub-district of Kamal Bangkalan, with type of land Grumusol. This research is conducted in December 2003 up to March 2004. Design used in this research is complete random design (RAL). The treatment of this research consists of cropping red pepper grown monoculture and intercropping with legume in the early wet season. The findings showed that: 1) red pepper grown monoculture bloomingfaster and richer inflowers than intercropping, and the difference is significance, 2) number offruits grown monoculture was not significantl y different than grown intercropping, 3) percentage offlowers tofruits grown monoculture was smaller than intercropping, 4) red pepper grown monoculture produced fruits at average o/ 151.23 g, while grown intercropping produced fruits at average of 148.54 g.
UJI KANDUNGAN TESTOSTERON PADA UDANG GALAH SETELAH PERENDAMAN DENGAN EKSTRAK TERIPANG PASIR (HOLOTHURIA SCABRA JAEGER) Triajie, Haryo
Rekayasa Vol 3, No 1: April 2010
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.984 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v3i1.2286

Abstract

Testosteron sebagai hormon steroid merupakan hormon yang bersifat anabolik dan androgenik. Sifat androgenik lebih menonjol karena sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan organ reproduksi, organ seksual sekunder dan kelenjar aksesoris kelamin. Teripang mengandung zat bioaktif berupa senyawa steroid. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kandungan testosteron pada juvenile udang galah terhadap keberhasilan mendapatkan jantan fenotif. PPeerrllaakkuuaann pemberian ekstrak teripang pada juvenil udang galah dengan metode perendaman (dipping), menggunakan empat perlakuan dosis yaitu 0, 10, 15, dan 25 mg/L dan 3 ulangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dua kontrol positif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan perendaman ekstrak teripang berpengaruh terhadap kandungan testosteron dalam haemolymph udang windu. Kata kunci: Testosteron, teripang, udang galah AbstractTestosterone as a steroid hormone is a hormone that has anabolic and androgenic. Androgenic properties are more prominent because it influences the growth of reproductive organs, secondary sexual organs and accesory genital glands. Sea cucumbers contain bioactive substances in the form of steroid compounds. This study aimed to identify levels of testosterone in juvenile prawns to the success of getting male phenotypes. Treatment of extract of sea cucumber in juvenile prawns with immersion method (dipping), using a four-dose treatment of 0, 10, 15, and 25 mg / L and 3 replications with a Completely Randomized Design (CRD) and two positive control. The result showed that the extract of sea cucumber soaking effect on testosterone content in shrimp haemolymph. Keywords: Testosterone, sea cucumbers, prawns

Page 9 of 51 | Total Record : 504