cover
Contact Name
Alfian Qomaruddin
Contact Email
alfian@trunojoyo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rekayasa@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang - Kamal, Bangkalan Kode Pos 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
REKAYASA
ISSN : 02169495     EISSN : 25025325     DOI : https://doi.org/10.21107/rekayasa
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Science and Technology, In the the next year publication, Rekayasa will publish in two times issues: April and Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 504 Documents
Multi-criteria based Item Recommendation Methods Noor Ifada; Syafrurrizal Naridho; Mochammad Kautsar Sophan
Rekayasa Vol 12, No 2: Oktober 2019
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.836 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v12i2.5913

Abstract

This paper comprehensively investigates and compares the performance of various multi-criteria based item recommendation methods. The development of the methods consists of three main phases: predicting rating per criterion; aggregating rating prediction of all criteria; and generating the top-  item recommendations. The multi-criteria based item recommendation methods are varied and labelled based on what approach is implemented to predict the rating per criterion, i.e., Collaborative Filtering (CF), Content-based (CB), and Hybrid. For the experiments, we generate two variations of datasets to represent the normal and cold-start conditions on the multi-criteria item recommendation system. The empirical analysis suggests that Hybrid and CF are best implemented on the normal and cold-start item conditions, respectively. On the other hand, CB should never be (solely) implemented in a multi-criteria based item recommendation system on any conditions.
KANDUNGAN FORMALIN DAN BORAKS PADA PANGAN JAJANAN DI KABUPATEN BANGKALAN Muharrami, Laila Khamsatul; Hidayati, Yunin
Rekayasa Vol 6, No 1: April 2013
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.317 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v6i1.2098

Abstract

Pangan jajanan merupakan makanan dan minuman yang dijual oleh pedagang kaki lima di jalanan dan tempat-tempat umum lain yang langsung dimakan atau dikonsumsi kemudian tanpa pengolahan atau persiapan lebih lanjut. Oleh karena itu, keamanan pangan menjadi hal yang perlu diperhatikan. Salah satu penentu keamanan pangan adalah adanya zat-zat kimia berbahaya yang tidak boleh digunakan sebagai bahan tambahan pangan seperti formalin dan boraks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya formalin dan boraks dalam pangan jajanan yang dijual di sekitar kabupaten Bangkalan. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Identifikasi dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Identifikasi kualitatif boraks dengan menggunakan kertas kurkumin. Tes positif, jika terjadi perubahan warna dari kuning menjadi merah kecoklatan. Identifikasi kualitatif formalin menggunakan larutan PK. Tes positif, jika terjadi perubahan warna larutan PK dari pink menjadi memudar. Hasil identifikasi kuantitatif pangan jajanan menunjukkan bahwa presentase terbesar kandungan boraks ada pada tahu balut telur daerah Socah yaitu 213ppm dan presentase terbesar kandungan formalin ada pada kerupuk daerah Arosbaya yaitu 45ppm.
Monitoring Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Berbasis Augmented-Reality Angkoso, Cucun Very; Wahedah, Wahedah; Joni, Koko
Rekayasa Vol 9, No 2: Oktober 2016
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.106 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v9i2.3346

Abstract

Implementasi Value Stream Mapping untuk Pertimbangan Desain Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi Wedowati, Endang Retno; Puspitasari, Diana; Mrianingsih, Mrianingsih
Rekayasa Vol 2, No 2: Oktober 2009
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4332.805 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v2i2.2199

Abstract

Lay out as apart of production facility problem have to made good design. Good desig11 of lay out production facility will be support good efficiency_ production. Base on that problem, this research aim to redesign lay out (relayout) production faczlzty to make good efficiency production. Relayout production facility can be use Value Stream Mapping Tools. Based on analisis by using Value Stream Mapping Tools can be reduced total cycle timefrom 1022 minutes become 917 minutes, reduce qistance of material handling. Implementatzon of relayout will give good efficinecy productzon.Keyword: relayout, Value Stream Mapping Tools.
Status Mutu Air dan Sedimen Perairan Desa Sukolilo Kec. Labang Kabupaten Bangkalan Abida, Indah Wahyuni; Andayani, Sri; Yanuhar, Uun; Hardoko, Hardoko
Rekayasa Vol 11, No 2: Oktober 2018
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.449 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v11i2.4422

Abstract

Kualitas perairan pesisir yang baik sangat penting dalam menunjang kehidupan organisme yang berada didalamnya. Adanya beban masukan dari daratan akan menyebabkan perubahan pada kualitas perairan baik pada badan air maupun pada dasar perairannya.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status mutu air dan sedimen perairan Desa Sukolilo Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan. Metode penelitian menggunakan pengambilan data dengan metode purposive sampling dimana lokasi pengambilan sampel adalah area penangkapan kerang simping. Pengambilan sampel air dan sedimen dilakukan pada 3 titik di perairan desa Sukolilo Kec. Labang Kab. Bangkalan. Pengukuran parameter fisika kimia perairan dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Status mutu air dan sedimen ditentukan dengan menghitung Indek Pencemaran berdasarkan Kepmen LH No.115 tahun 2003 dengan nilai baku mutu untuk biota laut berdasar pada Kepmen LH No.51 tahun 2004 dan CCME tahun 2002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Indeks Pencemaran air berkisar 5,662-6,269 dengan status mutu tercemar sedang, sedangkan pada sampel sedimen mempunyai nilai Indeks Pencemaran berkisar 8,834-9,474 dengan status mutu tercemar sedang. Kata Kunci: Status Mutu air, Indeks Pencemaran, Perairan Sukolilo
A DISTRIBUTION PLANNING MODEL FOR SUBZIDED-FERTILIZER SUPPLY CHAIN PLANNING CONSIDERING QUOTA ALLOCATION: A CASE STUDY Sutopo, Wahyudi; Yuniaristanto, Yuniaristanto; Pramono, Wakit
Rekayasa Vol 4, No 1: April 2011
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.088 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v4i1.2325

Abstract

Makalah ini membahas studi dunia nyata masalah perencanaan distribusi pupuk bersubsidi. Salah satu perusahaan pupuk nasional bahasa Indonesia memiliki kewajiban mendistribusikan pupuk bersubsidi-menjadi 15 kabupaten/kota di Propinsi Jawa Tengah. Perusahaan harus memenuhi permintaan pupuk bersubsidi-melalui saluran distribusi terkendal tingkat ketiga seperti lini I (pabrik), lini II (gudang provinsi), dan lini III (gudang kabupaten/kota). Lini I memasok lini II dan III dengan jumlah lebih besar dari pasokan dibandingkan dengan alokasi kuota yang sebenarnya berdasarkan keputusan gubernur. Pada kebijakan sebelumnya lini I mensuplai lini II dan III dengan stock pengaman untuk mengantisipasi permintaan selama 2 minggu dari distributor. Karena perubahan musim panen dan fluktuasi permintaan, lini II tidak dapat memenuhi permintaan dengan jumlah yang tepat, tempat, dan waktu. Kinerja pada tahun sebelumnya lebih dari 10% dari deviasi standar antara keputusan gubernur dan realisasinya. Fenomena ini menyebabkan meningkatnya biaya logistik seperti pemesanan, biaya transportasi, dan biaya simpan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model untuk mendukung perusahaan untuk menentukan ukuran lot optimal dari lini II untuk berbaris I, dan safety stock pada Garis II dan III untuk meminimalkan biaya logistik. Sebuah model non-linear programming (MINLP) diusulkan untuk memecahkan masalah ini dengan mempertimbangkan metode peramalan baru untuk menghitung alokasi kuota. Ada lima kelompok kendala termasuk kapasitas gudang, kapasitas kendaraan, kuota, persediaan, dan variabel biner. Studi ini memberikan manfaat lebih dari 9% dari biaya logistik. Kata kunci: perencanaan distribusi, biaya logistik, ukuran lot, mixed integer non-linear programming, safety stock, subsidi-pupuk.  AbstractThis paper investigates a real-world case study of a subsidized-fertilizer distribution planning. One of Indonesian national fertilizer company has an obligation distributing subsidized-fertilizer to 15 regency/municipality in Central Java Province. The company has to fulfill the demand of subsidized-fertilizer through a third-level controlled-distribution channels such as line I (factory), line II (province’s warehouse), and line III (regency/municipality warehouse). Line I supplies line II and line III with higher amount of supply compare to the actual quota allocation based on the governor’s decree. In the previous policy, line I supplied line II and line III with safety stocks to anticipate the demand for 2 weeks of distributors. Due to the changing of harvest season and demand fluctuation, line II cannot fulfill the demand with exact amount, place, and time. The performance at previous year is more than 10% of standard deviation between the governor’s decree and the realization. This phenomenon causes the increasing of logistic costs such as ordering cost, transportation cost, and holding cost. The objective of this research is to develop a model for supporting company to decide the optimal lot size from line II to line I, and safety stock at Line II and III in order to minimize logistic costs. A mixed integer non-linear programming (MINLP) was proposed to solve this problem by considering a new forecasting method to calculate the quota allocation. There are five groups of constraints including warehouse capacity, vehicle capacity, quota, inventory, and binary variable. This study gives more than 9% benefit of logistic costs. Keywords: distribution planning, logistic costs, lot size, mixed integer non-linear programming, safety stock, subsidized- fertilizer.
Implementasi Metode Analytic Hierarchy Process dalam Pemilihan Radar Udara 3D Setiawan, Arifin; Ananto, Wiedo; Soehartanto, Totok
Rekayasa Vol 13, No 1: April 2020
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.145 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v13i1.6778

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang senantiasa dihadapkan pada pilihan dari berbagai pilihan, terkait proses pengambilan keputusan diperlukan penentuan prioritas dan uji konsistensi terhadap pilihan-pilihan yang telah dilakukan. Dalam situasi yang kompleks, pengambilan keputusan tidak dipengaruhi oleh satu faktor saja melainkan multifaktor dan mencakup berbagai jenjang maupun kepentingan. Pengambilan keputusan oleh para pimpinan seringkali dihadapkan pada permasalahan yang sulit karena beragamnya kriteria pengambilan keputusan, bobot pertimbangan dan pilihan alternatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan metode pengambilan keputusan secara Analytic Hierarchy Process (AHP). Metode Analytical Hierrchy Process (AHP) digunakan untuk mencari rangking atau urutan prioritas dari berbagai alternatif dalam pemecahan suatu permasalahan. Metode ini membantu dalam memecahkan persoalan yang kompleks dengan menstruktur suatu hirarki kriteria, pihak yang berkepentingan, dan hasil dengan menarik berbagai pertimbangan guna mengembangkan bobot atau prioritas. KRI sebagai bagian dari alutsista TNI AL, seluruhnya menggunakan Radar (Radio Detection and Ranging) yang berfungsi sebagai peralatan deteksi sasaran, baik sasaran permukaan maupun sasaran udara. Radar bekerja dengan memancarkan dan menerima kembali gelombang elektromagnetik untuk selanjutnya diproses menjadi sinyal video yang kemudian ditampilkan sebagai echo pada layar display. (Skolnik, 2001) Penelitian ini didasari oleh permasalahan belum optimalnya cara kerja Radar 3D pada KRI Kelas Bung Tomo (MRLF-Multi Role Light Fregate). Permasalahan ini berdampak pada kemampuan operasional KRI, sehingga diperlukan kajian lebih lanjut dengan cara membandingkan karakteristik statik, keandalan dan kompleksitas Radar Udara 3D Smart S MK2, MW-08 dan AWS-09. Hasil akhir adalah Radar Udara 3D Smart S MK2 merupakan Radar Udara terbaik untuk KRI Kelas Bung Tomo karena memiliki keunggulan dalam jarak jangkau dan sensitivitas.
Produksi Semangka Heterosis dengan Tetua Betina Jantan Mandul Triploid dan Jantan Hibrida Diploid Badami, Kaswan
Rekayasa Vol 1, No 1: April 2008
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1400.038 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v1i1.2155

Abstract

Watermelon (Citrullus vulgaris, Schard) is a seasonal fruit playing an important role in economic improvement of a household and a nation as well. An effort to cultivate watermelon greatly supports the improvement offarmers' standard of living. Its Physical appearance and itsflesh color are greatly attractive. It has various stripped shape (elips, round and oval) and has highly enough nutrition.The aims of this stud y were to discover diploid watermelon varieties used as good polinator and has more strengths than both of its parents. This stud y applied Randomized Block Design with two replications treating nine (9) seeded watermelon and two (2) triploid verities. Thevarieties used as male parents were diploid variety (Pl), Diana Bangkok Dragon (P2), China Dragon (P3), Black sweet (P4), Golden Fresh (PS), Hitam manis (p6 ), Grand Master (pl), TM Tiger (PB), and Red Super Dragon (P9). Pretty Orchid (V1) and Champion (V2) were used asfemale parents.The results of this stud y showed that different polinators had different influences in determining the agronomic possibility of bearing fruit, sugar content,fruit length,fruit diameter except harvesting age and fruit weight. The best agronomic properties resulted from well crossing were shown byfruit diameter and sugar content. Withinvariety-crossing of all polinator with thefemale Pretty Orchid (V1) showed good results except the polinator Hitam Manis (p6 ). The greatest fruit diameter resulted from polinator Grand Master (Pl) was 22.59 cm dan the smallest resulted from Hitam Manis polinator (P6) was 20.20 cm
Evaluasi Manajemen Perawatan dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) II pada Mesin Cane Cutter 1 dan 2 di Stasiun Gilingan PG Meritjan - Kediri Prasetyo, Cahyo Purnomo
Rekayasa Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.695 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i2.3611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebijakan perawatan optimal yang dapat mengurangi biaya perbaikan (repair cost) dan biaya konsekwensi operasional (operational consequence cost). Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah Reliability Centered Maintenance (RCM) II. Penelitian ini difokuskan pada mesin Cane Cutter 1 dan 2 dengan pertimbangan beberapa aspek yaitu : pengaruh kegagalan terhadap pencapaian target produksi, resiko keselamatan kerja dan biaya perawatan yang akan ditimbulkan. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa komponen kritis pada mesin Cane Cutter 1 dan 2 adalah : Pisau dan Baut Pisau. Perawatan yang dilakukan untuk mengantisipasi dan mengatasi kegagalan yang terjadi pada komponen mesin tersebut adalah proactive task yang meliputi : scheduled restoration task dan scheduled discard task. Rata-rata penurunan biaya perawatan total yang didapatkan dengan mengurangkan ‘biaya total pada interval perawatan awal’ dan ‘biaya total pada interval perawatan optimal’ adalah 14,82 %.Kata Kunci: cane cutter, downtime, pabrik gula. ABSTRACTThis research aims to determine the optimal maintenance policy which could reduce repair cost and operational consequence cost. The methods which applied in this research is Reliability Centered Maintenance (RCM) II. This research focuses on Cane Cutter 1 and 2 machines by considering several aspects, such as and effect of any failure on production target achievement, work safety risk and maintenance cost which might be caused by the critical condition. The result showed that some critical components at the Cane Cutter 1 and 2 machines were : Blade and Blade Bolt. The maintenance which could be done to anticipate and deal with any failure occurring in the machine components was called proactive task comprising : scheduled restoration task and scheduled discard task. The average reduction in total maintenance costs which was obtained by subtracting ‘total costs at initial maintenance interval’ and ‘total costs at optimal maintenance interval’ amounted to 14,82 %.Keywords: cane cutter, downtime, sugar factory
Studi Viabilitas Serbuk Sari Pada Salak Bangkalan Setiawan, Eko
Rekayasa Vol 12, No 1: April 2019
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.392 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v12i1.5299

Abstract

ABSTRAKSalak (Salacca zalacca) banyak dibudidayakan di Kabupaten Bangkalan. Permasalahan penyerbukan seperti kesuburan serbuk sari menjadi masalah utama dalam produksi salak di Bangkalan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari viabilitas serbuk sari dari bunga jantan pada salak Bangkalan. Sampel bunga dikoleksi dari perkebunan salak di Desa Kramat, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan. Pengamatan dan pembuatan preparat dilakukan di Laboratorium Produksi, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura pada bulan Mei 2018. Pengamatan fertilitas serbuk sari dilakukan di bawah mikroskop setelah dilakukan pewarnaan terhadap serbuk sari dengan larutan Lugol 1%. Hasil penelitian menunjukkan viabilitas serbuk sari pada bunga salak jantan kuning lebih tinggi dibandingkan dengan bunga salak jantan merah dengan perbandingan 95% dan 10%. Kata kunci: Anther, Madura, Serbuk sari, Salacca zalacca, SterilStudy on Pollen Viability of Bangkalan Snake FruitABSTRACTSnake fruit (Salacca zalacca (Gaertner) Voss) is widely cultivated in Bangkalan District. Pollination problems such as pollen fertility are a major problem in the production of salak in Bangkalan. The objective of the study was to determine the pollen viability of Bangkalan snake fruit. Flower sample was collected from salak gardens in Kramat Village, Bangkalan and pollen analysis were conducted at the Production Laboratory, Faculty of Agriculture, the University of Trunojoyo Madura in May 2018. Observation of fertility of pollen was conducted under a microscope after pollen staining with Lugol 1%. The results showed that the pollen viability of male yellow flower was higher than the red one with a ratio of 95% and 10%, respectively.Keywords: Anther, Madura, Pollen, Salacca zalacca, Sterile

Page 10 of 51 | Total Record : 504