cover
Contact Name
Yanuar Burhanuddin
Contact Email
yanuar.burhanuddin@eng.unila.ac.id
Phone
+6285658980260
Journal Mail Official
jurnal.mechanical@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Gd. H Lt.2 Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Lampung Jl. Prof. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Mechanical
Published by Universitas Lampung
ISSN : 20871880     EISSN : 24601888     DOI : https://doi.org/10.2960/mech
Jurnal Mechanical (eISSN 2460 1888 and pISSN 2087 1880), is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from the disciplines of mechanical engineering, which includes the field of study (peer) material, production and manufacturing, construction and energy conversion. Articles published in the journal Mechanical include results of original scientific research (original), and a scientific review article (review). Mechanical journal published by University of Lampung and managed by Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering for publishing two periods a year, in March and September .
Articles 234 Documents
Penuaan Elektrode CuCr1Zr Spot Welding dengan Pendekatan Numerical Agus Sifa
JURNAL MECHANICAL Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v7.i2.201607

Abstract

This study is to develop the constitutive equations to describe the mechanical deformation of the surfaces active of electrode. Most of tests are isotherms to characterize the material behavior at each temperature. The results isothermal test are used to identify the parameters of the law by using softwere SiDoLo, it shows the difference affected temperature. We can determine the value of the variable aging is a value between 0-1, the results identification of material aging through numerical calculations show the final result 0.9, then we can say that the specimens have been tested aging
Rancang Bangun dan Analsis Unjuk Kerja Reaktor Torefaksi Kontinu Tipe Tubular Dengan Sistem Pemanas Oil Jacket Agus Apriyanto; Amrul Hamzah; Amrizal Nafis
JURNAL MECHANICAL Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v9.i2.201809

Abstract

Teknologi konversi sampah kota menjadi bahan bakar yang saat ini sedang dikembangkan adalah melalui proses torefaksi. Proses torefaksi sampah yang banyak dilakukan menggunakan jenis reaktor batch. Sementara untuk kebutuhan skala industri, torefaksi kontinu dipandang lebih menguntungkan karena proses umpan dan produk mengalir secara terus menerus. Jenis reaktor kontinu yang sedang dikembangkan adalah tipe tubular. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membuat unit reaktor torefaksi kontinu yang mampu meningkatkan kualitas sifat-sifat sampah sebagai bahan bakar padat, terutama nilai kalornya. Beberapa tahapan yang dilalui pada penelitian ini diantaranya; perancangan, proses fabrikasi dan pengujian unjuk kerja reaktor. Parameter perancangan yang digunakan adalah massa jenis sampah (ρ) = 230 kg/m3, kecepatan putaran (n) = 0,5 rpm, loading efficiency (φ) = 0.25,  jarak pitch (S) = 0,5 D, temperatur reaktor (Tin) = 275°C, temperatur oli pemanas (Tout) = 311°C, waktu tinggal (Rt) = 30 menit. Sehingga menghasilkan reaktor dengan spesifikasi; dimensi reaktor, Dtin = 203 mm, Dtout = 254 mm Dscrew = 195 mm, jarak pitch (S) = 100 mm, panjang reaktor = 1600 mm kapasitas reaktor 5kg/jam. Bahan tabung reaktor menggunakan jenis carbon stell JIS G3116 SG 295, fluida pemanas menggunakan heat transfer oil tipe CalfloTM AF, motor penggerak 2 HP dan 0,5 HP dilengkapi masing-masing gear reducer rasio 1:60. Ruang bakar menggunakan steel dan 2 unit burner dengan bahan bakar LPG. Hasil eksperimen unjuk kerja reaktor menunjukan bahwa reaktor mampu  mencapai temperatur maksimum 375°C selama durasi 175 menit. Pengujian menggunakan sampel sampah kota campuran berlangsung pada temperatur 225°C–325°C (steady state) dan waktu tinggal 30 menit. Produk torefaksi kemudian dikarakterisasi melalui uji proximate, ultimate dan nilai kalor. Hasil produk torefaksi menunjukan perubahan massa dan energi produk sejalan dengan perubahan temperatur reaktor dan waktu tinggal, sementara pengaruh aliran gas nitrogen sebagai purge didalam reaktor hasilnya dapat diabaikan. Perolehan massa mencapai 78% dan perolehan energi sebesar 81%. Kandungan fixed carbon (FC) semakin tinggi dan terjadi penurunan rasio atom O/C sehingga meningkatkan nilai kalor produk torefaksi. Nilai kalor produk torefaksi tertinggi 5424,60 kcal/kg setara dengan batubara subbituminus B pada temperatur 275°C 
Studi Awal Interaksi Man-Machine Pada Mesin Cetak Genteng Sistem Banting Suryadiwansa Harun
JURNAL MECHANICAL Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tulisan ini membahas studi awal interaksi antara pekerja dengan mesin cetak genteng dalam rangka rancang bangun kembali sistem cetakan genteng yang ergonomik bagi industri genteng di Pringsewu. Tujuan studi ini adalah untuk mendapatkan data awal mengenai kondisi fisik pekerja setelah mengoperasikan mesin pencetak genteng sistem banting, serta mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pekerja cepat merasa lelah dan tidak nyaman, sehingga mempengaruhi produktivitas pembuatan genteng. Untuk itu, serangkaian eksperimen telah dilakukan dengan mensimulasikan proses pengoperasian cetakan genteng yang direkam dengan video infra-red. Hasil yang diperoleh melalui rangkaian eksperimen ini adalah tahapan kerja proses pencetakan genteng dengan mesin cetak genteng sistem banting tidak sesuai dengan prinsip kerja secara ergonomis karena memiliki deviasi gerakan yang besar dan meliputi gerakan-gerakan yang berulang dan dilakukan dengan pembebanan yang berat, dimana akan berisiko menimbulkan cedera dan gangguan kesehatan serius bagi pekerja. Setelah 25 siklus proses pencetakan genteng atau kurang 15 menit waktu bekerja, berdasarkan pemindaian dengan infra merah, sebaran panas tubuh meningkat dengan cepat pada bagian bahu, pinggang dan punggung. Hal ini sesuai dengan hasil wawancara pekerja, dimana bagian-bagian tersebut adalah bagian yang mengalami rasa pegal dan kontraksi. Selain itu, denyut jantung pekerja meningkat dari 72 menjadi 91 denyut/menit, dengan konsumsi kalori meningkat dari 2,580 kcal/mnt menjadi 3,599 kcal/mnt. Hal ini mengindikasikan bahwa pekerjaan pencetakan genteng tersebut dengan cepat menimbulkan kelelahan pada pekerja. Keseluruhan data awal ini sudah dapat dijadikan dasar untuk pertimbangan aspek ergonomi pada perancangan sistem cetakan genteng pada penelitian berikutnya.Kata kunci : mesin cetak genteng, sistem banting, ergonomis
Kaji Eksperimental Peredam Dinamik dan Energy Harvesting pada Sistem Pegas Massa dengan DVA Tipe Dual Strip Dewa Anom Pasmadi; Asnawi Lubis; Novri Tanti; Zulhendri Hasymi
JURNAL MECHANICAL Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v11.i1.202003

Abstract

A vibrating system can be suppressed using a vibration damper. One type of vibration dampers is the dynamic vibration absorber (DVA) which usually consists of a mass spring system. In this study DVA of dual strip type is used, which are two strips connected by a spring which are attached by a pin to the main structure. The main structure being tested consists of a mass that has wheels with springs on the left and right. The vibrations that occur in dual-strip DVA is used for energy harvesting using a bimorph piezoelectric type that is attached to a dual-strip DVA. In this study the effectiveness of dual strip DVA in reducing the amplitude of the main structure is observed by varying the spring position connecting the dual strip DVA, and determining the output voltage that can be generated by piezoelectricity. From this study it was found that the effectiveness of dynamic dampers and energy harvesting were obtained for the spring position at the end of the dual strip DVA . The amplitude of the main structure can be reduced by  while the output voltage generated by piezoelectric is
Pengaruh Variasi Normalitas NaOH pada Aktivasi Basa-Fisik Zeolit Pelet Perekat terhadap Prestasi Sepeda Motor Bensin 4-Langkah Herry Wardono
JURNAL MECHANICAL Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

          Natural zeolite is an alternative adsorbent. It needs firstly to  be activated before using it as absorbent in order to get zeolite with high adsorption capacity. Previously, the use of pelletized zeolite activated by NaOH-physic and KOH-physic with varied normalities was only performed in a diesel engine to observe the engine performance.In this study there were two kinds of activation, that is  chemical activation with NaOH activator variation on the normality of 0.25 N, 0.5 N, 0.75 N, and 1.0 N and physical activation with using  a temperature of 220 °C for 2 hours. All are made in the form of adhesive zeolite pellets with a diameter of 10 mm and a thickness of 3 mm. From the test results and analysis showed that the use of chemically activated zeolite can improve the performance of 4-stroke petrol engine when compared without using  zeolite. The best performance in this experiment obtained at the normality of 0,75 N. At road test, the pelletized zeolite can reduce the fuel consumption 23, 15 %, and 16,51 % at stationary test, and increase acceleration by 14,77 %.Keywords: zeolite adsorbent, variation of normality, activator of NaOH
Pengaruh Kecepatan Potong dan Makan terhadap Umur Pahat pada Pemesinan Freis Paduan Magnesium Anang Ansyori
JURNAL MECHANICAL Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v6.i1.201504

Abstract

Mesin frais adalah mesin yang digunakan secara akurat untuk menghasilkan satu atau lebih pengerjaan permukaan benda dengan menggunakan satu atau lebih alat potong. Benda kerja dipegang dengan aman pada meja benda kerja dari mesin atau dalam sebuah alat pemegang khusus yang dijepit atau dipasang pada meja mesin. Selanjutnya benda kerja dikontakkan dengan pemotong yang bergerak maju mundur. Mesin frais merupakan mesin potong yang dapat digunakan untuk berbagai macam operasi seperti pengoperasian benda datar dan permukaan yang memiliki bentuk yang tidak beraturan, roda gigi dan kepala baut, boring, reaming. Kemampuan untuk melakukan berbagai macam pekerjaan membuat mesin frais merupakan salah satu mesin yang sangat penting dalam bengkel kerja.Pada Penelitian ini proses pengefraisan magnesium dilakukan pada beberapa tingkat level parameter yaitu kecepatan potong dengan variasi (v) 22,60 m/min, 32,15 m/min, 42,70 m/min, gerak makan 0,15 mm/rev, 0,20 mm/rev, 0,25 mm/rev, dan kedalaman potong 2 mm. Pengambilan data keausan pahat dilakukan menggunakan pocket mikroskop VB dan microscope 2  dengan pembesaran 50x. Data keausan pahat dicatat setiap kali pemotongan dan pemesinan akan dihentikan apabila aus mata pahat (VB) telah mencapai 0,3 mm. Umur pahat tertinggi diperoleh  pada kecepatan potong 22,85 m/min dengan gerak makan 0,15 mm/rev yaitu selama 88 menit, sedangkan umur pahat terendah pada kecepatan potong 42,70 m/min dengan gerak makan 0,25 mm/rev yaitu selama 18 menit. Semakin besar kecepatan potong (Vc) maka semakin cepat laju keausan pahat frais  yang terjadi, yang disebabkan oleh suhu tinggi sebagai hasil dari gesekan antara pahat dan benda kerja.Kata kunci : Mesin frais, Umur Pahat, Kecepatan Potong dan Gerak makan
Studi Sifat Fisis, Kimia, dan Morfologi Pada Kemasan Makanan Berbahan Syrofoam dan LDPE (Low Density Polyethylene) Vuri Ayu Setyowati; Eriek Wahyu Restu Widodo
JURNAL MECHANICAL Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v8.i1.201706

Abstract

AbstrakWadah kemasan plastik, sterofoam, dan kantong plastik merupakan pengemas makanan dan minuman yang paling banyak digunakan saat ini di berbagai belahan dunia. Hal ini dikarenakan selain harganya murah dan praktis, juga karena kemampuan bertahan dalam kondisi panas maupun dingin. Selain memiliki dampak yang baik, pengemasan tersebut juga memiliki dampak negatif karena makanan panas yang dibungkus akan bereaksi dengan unsur kimia yang terkandung dalam material berbahan plastik tersebut. Hal ini akan menyebabkan kanker karena mengandung dioktilfalat  (DOP) yang bersifat toksin. Berdasarkan hasil penelitian melalui pengujian sifat fisis, kimia, dan morfologi diketahui bahwa proses migrasi terjadi karena kontak antara komponen pada material polimer dengan makanan sehingga mengakibatkan kualitas makanan lebih menurun. LDPE terjadi migrasi pada temperature 90oC.Penggunaan kemasan untuk kondisi makanan yang panas mengakibatkan ikatan kimia yang terdapat pada makanan mengalami pemutusan ikatan sehingga perlu dilakukan modifikasi penggunaan polimer. Metode peningkatan ketahanan termal dari polimer termasuk LDPE dan Polystyrene dapat digunakan metode penambahan unsur fungsional yang dapat mengurangi migrasi antar komponen baik melalui proses co-polimerisasi maupun nanocomposite. Kata kunci: dioktilfalat (DOP), LDPE, polystyrene, sifat fisis, sifat kimia, morfologi AbstractThe plastic packaging, styrofoam, plastic bag are the most used container for foods and beverages around the world. It’s caused either low price and practical using or hot and cold resistance. Beside it has positive effect, the container has negative effect because of heat temperature will react with other chemical from the plastic container. It will be caused cancer because of dioctyl phthalate (DOP) of toxin. According of the research result using analysis of physic, chemical properties, and morphology, migration process happened because of polymer contact the food that caused decreasing food quality. The LDPE migrates on 90oC. The container using for hot condition results cutting of chemical bound that need to modify the polymer used. Increasing the thermal shielding of polymer, including LDPE and polystyrene can be used the additional functional element method that can decrease the migration of element through copolymerization or nano-composite precess. Keywords: dioctyl phthalate (DOP), LDPE,polystyrene, physic and chemical properties, morphology
PEMANFAATAN PARTIKEL TEMPURUNG KEMIRI SEBAGAI BAHAN PENGUAT PADA KOMPOSIT RESIN POLIESTER Harnowo Supriadi
JURNAL MECHANICAL Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The objective of the research is to investigate the effect of composition ratio of polyester as matrix and  Aleurites moluccana  willd  particles on  mechanical properties (hardness,flexure strength and tensile strength) of composite.This experimental research  used  Aleurites moluccana willd  particles as reinforced material and polyester as resin.The instrument for the research were universal testing machine (UTM), hardness testing mac hine. This research had been performed by  making variation of  composition ratio of resin and Aleurites moluccana willd  particles (30 % :70%, 40% :60 %, 50 % : 50% and 60% :40%).The result of this  research show that the maximum hardness of composite was54,1 HRL. The maximum flexure strength was 33,62 N/mm2 and the maximum tensile strength was 16,97 N/mm2. The maximum value of hardness, flexure strength and tensile strength had been  achieved on composition ratio 40 % :60 %.Keywords :  Aleurites moluccana Willd  particles, Aleurites moluccana willd  particles, polyester resin, hardness, flexural strength, tensile strength.
Optimasi Kepresisian Geometri Ulir Menggunakan Metode Taguchi-Grey Relation Analysis Gusri Akhyar Ibrahim; Arinal Hamni; Muhammad Daud Aria Falah
JURNAL MECHANICAL Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v10.i2.201910

Abstract

Metode Taguchi telah digunakan secara luas dalam proses optimasi terhadap suatu respon tunggal, sedangkan untuk menyelesaikan proses optimasi multi-respon dapat digunakan Metode Grey Relation Analysis (GRA). Metode Grey Relation Analysis (GRA) dapat mensimplifikasi proses multi-respon dengan mengubahnya kedalam respon tunggal. Kesalahan geometri ulir magnesium pada pemesinan bubut ulir dipengaruhi oleh diameter benda uji, kedalaman potong, dan kecepatan putar. Penelitian ini meneliti respon kesalahan pitch, kesalahan tinggi, dan kesalahan sudut ulir pada bentuk ulir luar metrik M1,5 dengan 3 level dan 3 faktor lalu pengolahan datanya menggunakan proses optimasi Taguchi-GRA. Penelitian ini menggunakan diameter benda kerja ulir digunakan 10, 14, 18 mm, kedalaman potong 0,23, 0,3067, 0,46 mm dan kecepatan putar 212, 318, 424 rpm. Hasil optimal didapatkan pada kombinasi kondisi pemotongan dengan faktor diameter 10 mm, kedalaman 0,46 mm dan kecepatan spindel 424 rpm, dimana respon kesalahan pitchnya 0,012667 mm, kesalahan tinggi 0,03833 mm, dan kesalahan sudut 1,5367o. Faktor yang berpengaruh signifikan yaitu kecepatan putar 56,66 % dan diameter benda kerja 25,85%.
PENGARUH JUMLAH SUDU RODA JALAN TERHADAP EFISIENSI TURBIN ALIRAN SILANG (CROSS FLOW) Agus Sugiri
JURNAL MECHANICAL Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan dan pembuatan roda jalan (runner) turbin aliran silang mempunyai pengaruh yang besar terhadap efisiensinya. Hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam perancangan  dan kontruksi roda jalan ( runner) turbin aliran silang diantaranya adalah jumlah sudu, ketebalan sudu, kelengkungan sudu dan bentuk profil sudu.  Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh jumlah sudu roda jalan terhadap efisiensi turbin aliran silang. Hasil penelitian diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam menentukan jumlah sudu turbin  yang cocok agar kerja turbin menjadi optimal.Penelitian dilakukan dengan studi eksperimental  menggunakan  roda jalan berdiameter 80 mm, panjang 130 mm, variasi  jumlah sudu 18, 20,dan 22 buah dengan ketebalan sudu  2 mm.  Pengujian dilakukan pada sistem Pembangkit Tenaga Mikrohidro Model Drum (PTMMD). Ketinggian muka air/head yang digunakan pada pengujian adalah  2,5 m. Putaran roda jalan diukur menggunakan tachometer, daya keluaran diukur menggunakan powermeter dan torsi turbin diukur dengan  torsimeter.Hasil penelitian menunjukkan bahwa  efisiensi tertinggi terjadi pada pengujian dengan tinggi muka air/head  turbin 2,5 m,  ketebalan sudu 2 mm dan jumlah sudu 20 buah sebesar 76  %. Daya yang dibangkitkan  generator terbesar pada ketinggian turbin  2,5 m, jumlah sudu 20 buah sebesar 191  watt.Kata kunci : Sudu roda jalan, Putaran, Daya keluaran, Efisiensi.

Page 11 of 24 | Total Record : 234