cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017)" : 14 Documents clear
HUBUNGAN KEBIJAKAN DEMOKRATIS DAN TRANSPARANSI LEGISLATIF UNTUK MENINGKATKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN PUBLIC POLICY EXCELLENCE Gomer Hauteas; Sugeng Rusmiwari; Dody Setyawan
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.548 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i1.376

Abstract

Abstract : Legislative Council is required to create a policy that promote democratic values, cultivating an attitude of transparency as a trusted policy actors, so as to empower and improve the public welfare towards creating the desired changes, which in turn realize a excellence public policy. This type of research is quantitative descriptive, the main data source is the primary data with questionnaire which is refering to the Likert Scale, sampling techniques is simple random sample, the data analysis is path analysis. The results of research is the democratic policy is correlated to the excellence public policy in amount of 40.9% and the legislative transparency is correlated to the public policy amount of 39.5%, while the democratic policy on the public empowerment have a relationship in creating the excellence public policy 43.1%, and the legislative transparency to increase the public empowerment have relationship in creating excellence public policy amount of 39.2%. Conclusion the research shows that the democratic policy and the legislative transparency have relationships to increase the public empowerment in creating excellence public policy. Key Words: Democratic Policy, Legislative Transparency, Public Empowerment Abstrak : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dituntut untuk membuat suatu kebijakan yang mengedepankan nilai-nilai demokratis, menanamkan sikap transparansi sebagai aktor kebijakan yang dipercaya, sehingga mampu memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju perubahan yang dicita-citakan, yang pada akhirnya terwujud suatu kebijakan publik yang unggul. Jenis penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, sumber data utama adalah data primer dengan alat pengambilan data yaitu kuesioner atau angket yang mengacu pada Skala Likert, teknik sampel yang digunakan adalah sampel sederhana, analisis data menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian yaitu kebijakan demokratis memiliki hubungan dalam mewujudkan kebijakan publik yang unggul sebesar 40,9% dan transparansi legislatif memiliki hubungan dalam mewujudkan kebijakan publik yang unggul sebesar 39,5%, sementara kebijakan demokratis untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat memiliki hubungan dalam mewujudkan kebijakan publik yang unggul sebesar 43,1%, dan transparansi legislatif untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat memiliki hubungan dalam mewujudkan kebijakan publik yang unggul sebesar 39,2%. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan demokratis dan transparansi legislatif memiliki hubungan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan kebijakan publik yang unggul. Kata Kunci : Kebijakan Demokratis, Transparansi Legislatif, Pemberdayaan Masyarakat
STRATEGI KOMISI PEMILIHAN UMUM DALAM UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PADA PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH Petrus Gleko; Agung Suprojo; Asih Widi Lestari
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.645 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i1.367

Abstract

Abstract: People political participation in regional leader election is an important aspect so General Election Comission (KPU) use special strategy to improve people participation in regional leader election application. The research uses qualitative research method with data collection technique in form of interview, observation, and documentation. It took place in General Election Commission (KPU) of Malang Regency. Informer in this research are KPU commissioner, with purpossive sampling technique. To review data validity. Research result are: 1. KPU of Malang Regency strategy in improving people participation in regional leader election of 2015, seen from three phases, they are formulation, which shown a clear socialization plan from KPU. Second phase is election, KPU do socialization to eight voters segments by their socialization method, which is direct meetup face by face, also mass media usage with their application adjusted with segment characterization. Third phase is resource allocation, which is by doing technical guiding to ad hoc committee. 2. Obstacles faced by KPU are the minimum budget, people aphaty responses, and limited KPU’s personnels amount. Keywords: Strategy, Political participation, Regional leader election Abstrak: Partisipasi politik masyarakat pada pelaksanaan pemilukada merupakan suatu aspek yang sangat penting sehingga Komisi Pemilihan Umum menggunakan strategi khusus untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada pelaksanaan pemilukada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Komisioner KPU, dengan penarikan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah: 1.Strategi KPU Kabupaten Malang dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada pemilukada Tahun 2015 dilihat dari tiga tahapan yaitu tahapan formulasi menunjukan ada kejelasan perencanaan sosialisasi dari KPU. Kedua tahap pemilihan tindakan, KPU melaksanakan sosialisasi kepada delapan segmen pemilih dengan metode sosialisasinya yaitu berupa tatap muka serta penggunaan media massa dengan pola pelaksanaanya disesuaikan dengan karakteristik segmen yang dituju. Ketiga tahap alokasi sumber daya yaitu dengan melakukan bimbingan teknis kepada panitia ad hoc. 2.Kendala yang dialami oleh KPU yaitu berupa minimnya anggaran, sikap apatis masyarakat, serta jumlah personil KPU yang terbatas. Kata Kunci: Strategi, Partisipasi Politik, Pemilukada
PERAN KADER POSYANDU TERHADAP PEMBANGUNAN KESEHATAN MASYARAKAT Andy Dikson P. Tse; Agung Suprojo; Ignatius Adiwidjaja
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.913 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i1.372

Abstract

Abstract:The Posyandu existence amongst the people have a very large role, because it involves meeting the needs that are vital to the health of mother and child. Thus the need for increased knowledge and understanding of the process Posyandu cadre of effective governance posyandu The method of research conducted with the kind of qualitative research, the main date sources are the primary date with date capture tools i.e. interview, the secondary date source is observation, documentation and literature study, the technique used is the sample of purposive sampling and snowball sampling, date analysis techniques using date reduction, the presentation of the date and the withdrawal of the conclusion. Results of the study, namely the role of cadres of Posyandu cadre in the activities in the village of Mnelalete towards the development of health service activities include MCH (maternal and child health), service KB (family planning), Immunization Services, Nutrition Services, and service Countermeasures of diarrhea and other infectious diseases. The role of Posyandu Cadre in the village of Mnelalete towards the health development is high enough, it can be seen from the level of activity and a target programe. Barriers experienced cadres in carrying out development activities are largely educational level cadres stillless and have not received training against the duties as Posyandu cadre to the maximum. Key Words: The Role Of Cadres Of Posyandu, Construction, Health. Abstrak:Keberadaan posyandu ditengah-tengah masyarakat mempunyai peranan yang sangat besar,karena menyangkut pemenuhan kebutuhan yang sangat vital bagi kesehatan ibu dan anak. Dengan demikian perlu adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman kader posyandu mengenai proses tata laksana posyandu yang efektif. Metode penelitian yang dilakukan dengan jenis penelitian kualitatif, sumber data utama adalah data primer dengan alat pengambilan data yaitu wawancara, sumber data sekunder adalah observasi, dokumentasi dan studi literatur, teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling, teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu peran kader Posyandu di Desa Mnelalete terhadap pembangunan kesehatan meliputi kegiatan pelayanan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), Pelayanan KB (Keluarga Berencana), Pelayanan Imunisasi, pelayanan Gizi, dan pelayanan Penanggulangan Diare dan penyakit menular lainnya, hal ini dapat dilihat dari tingkat aktivitas dan sasaran programnya. Hambatan-hambatan yang dialami para kader dalam melaksanakan kegiatan pembangunan adalah sebagian besar kader, tingkat pendidikannya masih kurang dan belum mendapatkan pelatihan terhadap tugas-tugas sebagai kader Posyandu secara maksimal. Kata Kunci: Peran Kader Posyandu, Pembangunan, Kesehatan.
STRATEGI PUBLIC RELATIONS DAN PENCAK SILAT TRADISIONAL Mohammad Shihab; I Nyoman Musiasa
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.982 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i1.363

Abstract

Abstract - Pencak silat is a facet of Indonesian culture. It has been emerging in Indonesia in recent years because of some issues. The primary issue is that traditional pencak silat is dying in its homeland, Indonesia. The number of people who learn traditional pencak silat is decreasing. Meanwhile, some countries have claimed that pencak silat originated from their lands. To prevent traditional pencak silat from vanishing, public relations efforts may be an option. How does public relations become helpful to put the public back to pencak silat? A literature study has been performed. In-depth interviews were organized to gain insights from an organization focused on traditional pencak silat. The study offered both online and offline PR approaches. The community may take the advantages of community relations to build engagement with the public. The spirit of pencak silat may also be shared through direct communication with audiences. Finally, all activities must be published on online media to strengthen online presence and to increase internet publicity. Keywords: culture, pencak silat, public relations, internet, social media Abstrak - Pencak silat merupakan salah satu bentuk kebudayaan khas Indonesia. Pencak silat telah menjadi perhatian dalam beberapa waktu terakhir karena pencak silat tradisional terancam punah di negeri asalnya sendiri. Di saat jumlah pewaris pencak silat menurun, negara-negara lain berebut klaim bahwa aliran pencak silat miliknyalah yang lebih asli dibanding Indonesia. Untuk mencegah kepunahan pencak silat, pendekatan hubungan kemasyarakatan (public relations) bisa menjadi andalan. Bagaimana strategi public relations dapat membantu komunitas pencak silat tradisional untuk menarik hati masyarakat? Studi literatur dan wawancara mendalam telah dilakukan untuk menggali informasi dari komunitas pencak silat tradisional. Penelitian ini menjelaskan bagaimana strategi public relations membantu komunitas pencak silat secara daring maupun luring. Komunitas pencak silat dapat menggunakan pendekatan ini untuk membangun partisipasi (engagement) dengan publik. Berbagi semangat pencak silat pun dapat dilakukan dengan berkomunikasi secara langsung maupun daring. Seluruh kegiatan komunitas penting untuk dipublikasikan pada media daring agar kehadiran komunitas di dunia maya semakin kuat dan publisitas semakin meningkat. Kata kunci: budaya, pencak silat, public relations,internet, media sosial
PEMANFAATAN LPPL BELU TV SEBAGAI MEDIA PROMOSI DALAM PENGEMBANGAN WISATA DAERAH Prima Januaria Kehi; Sulih Indra Dewi; Ellen Meianzi Yasak
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.39 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i1.368

Abstract

Abstract : In the global life, tourism become the most prospective sector for Indonesia economic. Therefore, it must be developed also increased. By promoting the regional tourism and using the local mass medias. The function of local television is becoming the promotion media for local product. The function of local television is becoming the product promotion media also helping the regional tourism development. As the one of local television at Belu region, it applied the function as the promotion media by promoting the regional potencial at Belu region. In this research, the writer used qualitative descriptive method by collecting the data through interview and documentation. 1). In operating the function as the promotion media, LPPL Belu television did a program production form. It was Jelajah wisata program, Kreasi budaya program, Potret desa program and lintas Belu program. 2). The impact of the promotion is the local tourist grew up significantly every year, also the society around knew further about their tourism there. 3). The problem were the minimal human resources for each division or part, the minimal facilities and the operational cost. Key words: Local television, Promotion media,Tourism. Abstrak : Dalam kehidupan global, pariwisata memiliki kedudukan sebagai sektor unggulan dalam perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, pariwisata di Indonesia perlu dikembangkan dan ditingkatkan. Salah satunya yaitu dengan cara mempromosikan wisata daerah yang ada dengan memanfaatkan media-media massa lokal. Fungsi televisi lokal sebagai media promosi produk lokal, dapat membantu pengembangan wisata daerah. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan antara lain; 1) LPPL Belu TV menerapkan fungsi promosinya dalam bentuk produksi program. Program yang digunakan diantaranya yaitu Program Jelajah Wisata, Program Kreasi Budaya, Potret Desa, dan melalui program pemberitaan Lintas Belu. 2) Dampak yang terjadi dengan adanya promosi wisata daerah yang dilakukan oleh LPPL Belu TV yaitu semakin meningkatnya wisatawan lokal disetiap tahun, dan juga mayarakat sekitar pun mengetahui keberadaan wisata daerah di Kabupaten Belu. 3) Hambatan yang dihadapi oleh LPPL Belu TV diantaranya kekurangan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidangnya, minimnya sarana dan prasarana, dan kurangnya biaya operasional. Kata Kunci : TV lokal, Media Promosi, Pariwisata
FENOMENA SELFIE (BERFOTO SENDIRI) DI AKUN MEDIA SOSIAL PATH SEBAGAI BENTUK EKSPRESI DIRI (PADA REMAJA SMK PGRI 3 MALANG) Rio Ramadhan; Akhirul Aminulloh; Ellen Meianzi Yasak
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.728 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i1.373

Abstract

Abstract: The phenomenon of selfie in teenagers is now growing rapidly because it is supported by a variety of social media such as a social media Path. The phenomenon of selfie shows the human tendency to create a good impression on others through self-portraits uploaded to social media. This study uses qualitative research designwhich is intended to capture and describes the information in a real condition of the original source on the subject study and the current conditions of the phenomenon of selfieon social media accounts Path. The researchers have had a clear definition of the subject study and use the questionnaire to get the information needed. The result of this study proves that the phenomenon of selfie on social media Path in teenagers of SMK PGRI 3 Malang was dominated by the teenage girls. This is because the teenage girls are more interest than the teenage boys to do the selfie. In general, teenage girls who have a high curiosity, exploring and trying everything they had never experienced. Keywords: The Phenomenon of Selfie, Social Media, Path, Case Study Abstrak : Fenomena selfie pada kalangan remaja saat ini berkembang dengan pesat karena didukung oleh berbagai media sosial seperti akun media sosial Path. Fenomena selfie menunjukkan kecenderungan manusia untuk menciptakan kesan baik pada orang lain melalui potret diri yang diunggah ke media sosial. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dimaksudkan untuk menjaring dan mendeskripsikan informasi pada kondisi asli sesuai bersumber pada subjek yang diteliti dan kondisi terkini tentang fenomena selfie di akun media sosial Path. Peneliti initelah memiliki definisi jelas tentang subjek penelitian dan akan menggunakan pertanyaandalam menggali informasi yang dibutuhkan. Hasil penelitian membuktikan bahwa fenomena selfie di akun media sosial Path pada remaja SMK PGRI 3 Malanglebih banyak di gemari oleh remaja putri. Halinidikarenakan minat remaja putri lebih dominan untuk melakukan selfie dibandingkan remaja putra. Pada umumnya, remaja putri yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, dan menjelajah segala sesuatu, dan mencoba segala sesuatu yang belum pernah dialaminya. Kata kunci: Fenomena Selfie, Media sosial, Path, Case Study
STRATEGI HUMAS PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SAMBAS DALAM MENINGKATKAN CITRA KABUPATEN Rudi Satria; Herru Prasetya Widodo
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.258 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i1.364

Abstract

Abstract :Image is one important asset for the proper government must continue to be built and maintained. In the image-building strategy needs to be done by the government, therefore Kabupaten Sambas government through the PR has always pursued a strategy as an attempt to improve the image of Sambas district. The purpose of this study was to describe the District Government Relations Strategy to Improve Image in Kabupaten Sambas.To analyze the data, reserchers use qualitative descriptive method to collect the data. Data collection refers to the form of observations, interviews and researchers act as observers. And using data collection techniques in this study were interviews and documentation. After the data is obtained by analyzing data using a model of Miles and Huberman data analysis that includes data reduction, data presentation and conclusion.From these results it can be concluded that Kabupaten Sambas government use public relations strategy in enhancing the image with media relations. media relations activities such as managing media relations and establish good relations with the media.And barriers experienced is more to the internal resistance or more to the local work units as well as the lack of television media as a disseminator of information to the public media. Keywords: Strategies of Public Relations, Media Relations, Image Abstrak :Citra merupakan salah satu aset penting bagi sebuah pemerintah yang selayaknya harus terus menerus dibangun dan dipelihara. Dalam membangun citra perlu adanya strategi yang harus dilakukan pemerintah, oleh sebab itu pemerintah daerah kabupaten sambas melalui Humas selalu melakukan strategi sebagai upaya dalam meningkatkan citra kabupaten sambas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Strategi Humas Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas Dalam Meningkatkan Citra Kabupaten.Untuk menganalisis menggunakan metode kualitatif deskriftif merupakan metode kualitatif yang mengacu pada pengumpulan datanya berupa observasi, wawancara dan peneliti bertindak sebagai pengamat.Serta dengan menggunakan Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu wawancara dan dokumentasi. Setelah data diperoleh dilakukan analisis data menggunakan analisis data model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini maka dapat ditarik kesimpulan bahwa strategi humas pemerintah daerah kabupaten sambas dalam meningkatkan citra dengan media relation. Kegiatan media relation berupa mengelola relasi dengan media serta menjalin hubungan baik dengan media yang ada.Dan hambatan yang dialami yaitu lebih kepada hambatan internal atau lebih kepada satuan kerja perangkat daerah serta kurangnya media televisi sebagai media penyebar informasi kepada masyarakat. Kata Kunci : Strategi Humas, Media Relations, Citra
PERAN HUMAS DALAM MENINGKATKAN CITRA UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI Kurnia Setiyo Rini; Sugeng Rusmiwari; Herru Prasetya Widodo
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.764 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i1.369

Abstract

Abstract: The role of Public Relations is an actualization in optimizing the working quality of human resources which is concerning to create, to build, to increase, to maintain the credibility and to publish any working program of institution. The role of a human resource purposed to create a nice relationship for all public so that it will get th direct feedback from society and presented as the participation and make sure to public for believing the surplus of the institution. The strategy is also needed to maintain the credibility of institution. So, the role of human resource is very essential, the goodside and badside of human resource could influence the public opinion to the institution. In organization world, the human resource’s business car rivalized to anothers. This research assumed to be important for knowing the human resources role in increasing the credibility of Tribhuwana Tunggadewi University by using descriptive qualitative research. Beside that, the writer used many ways to get the datas. They are interview and documentation. Then, to check the data validation analyzed used the data triangulation technique. Key words: The role, Human Resources, Credibility Abstrak : Peran public relations atau humas merupakan bentuk mengoptimalkan kerja humas yang bertugas untuk menciptakan, membangun, menigkatkan, mempertahankan citra dan mempublikasikan segala bentuk program kerja lembaga/instansi. Peran seorang humas bertujuan untuk menjalin kerja sama yang baik kepada semua publik sehingga mendapatkan feedback langsung dari masyarakat sebagai bentuk partisipasi dan menyakinkan publik untuk mempercayai keunggulan lembaga/instansi tersebut. Strategi juga sangat diperlukan didalam mempertahankan citra lembaga/instansi. Dengan bgitu peran humas dalam suatu instansi sanat penting, baik atau tidaknya seorang humas dapat mempengaruhi opini publik bagi lembaga/perusahaan tersebut. Didalam dunia organisasi bisnis seorang humas mampu bersaing dengan lembaga lainnya. Penelitian ini dianggap penting untuk mengetahui peran humas dalam meningkatkan citra pada Universitas Tribhuwana Tunggadewi dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriftif. Selain itu penelitian ini menggunakan beberapa hal untuk bisa memperoleh data, yaitu wawancara dan dokumentasi. Kemudian untuk memeriksa keabsahan data yang sudah dianalisis menggunakan teknik triangulasi data. Kata Kunci : Peran, Humas, Citra
PENGARUH RESPONSIVITAS PEGAWAI KANTOR PDAM KOTA MALANG TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DALAM PENYEDIAAN AIR BERSIH Sesarius Rindo; Sugeng Rusmiwari; Dewi Citra Larasati
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.43 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i1.374

Abstract

Abstract : Basically, implementation of public service is one of the country functions in order to create people prosperity. However, there is still given yet maximum public service since there are complaints from the society, the existence of employees among the public is required to be more responsive on the public demand, so that this can create customer satisfaction as the service users. Type of research is quantitative research; data collection techniques are questionnaire and documentation; data presentation techniques are through crosstabs and simple regression analysis. Data analysis technique uses regression analysis to test on the instruments’ validity and reliability, for Statistic test, homogeneity test, model testing and hypothesis testing to test on the simple regression coefficient using t test. The research results show that there are positive and significant effects of Employee Responsiveness on Public Satisfaction with percentage by 29,7%, with regression coefficient value by 0,545 and r-square value by 0,297. Keywords: Responsiveness, Customer Satisfaction Abstrak : Pada dasarnya penyelenggaraan pelayanan publik merupakan salah satu fungsi negara dalam rangka menciptakan kesejahteraan masyarakat. Namun pelayanan publik yang diberikan masih belum maksimal karena masih adanya keluhan dari masyarakat, keberadaan pegawai ditengah masyarakat dituntut lebih responsive terhadap kebutuhan masyarakat, demi menciptakan kepuasan pengguna jasa layanan. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif, teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi, teknik penyajian data melalui tabulasi silang, analisis regresi sederhana. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi untuk menguji Validitas dan Reliabilitas Instrumen, Uji Statistik, Uji homogenitas, pengujian model dan pengujian Hipotesis dengan menguji koefisien regresi sederhana menggunakan uji t. Hasil peneliti terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Responsivitas Pegawai terhadap Kepuasan Pelanggan dengan prosentase sebesar 29,7%, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,545 dan nilai r square sebesar 0,297. Kata Kunci : Responsivitas, Kepuasan Pelanggan
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN MELALUI KERTU PENJAMIN SOSIAL DAN KARTU INDONESIA PINTAR PADA MASYARAKAT (Studi Kasus di Kelurahan Kauman Kota Malang) Muhammad Sulhan; Totok Sasongko
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.394 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i1.365

Abstract

Abstract : The results from the study showed that the poverty reduction policies which in the determination of the distribution of social insurance corporation cards and Indonesia Smart Card conduct preliminary fielded clerk who will then conduct a survey or checking the area or areas deemed eligible to receive assistance from the government that came with the role of the community itself , Based grouping of people is done by officers to facilitate the distribution of aid means social insurance corporation cards and Indonesia Smart Card in the city of Malang, especially in Sub Kuaman which has a population of 560 inhabitants of poor people among them who are entitled to a card guarantor of social only 30% while the card Indonesia smart as much as 5%. Keywords: Implementation of Policy, Poverty, social insurance corporation cards (KPS) and Indonesia Smart Card (KIP) Abstrak: hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan pengurangan angka kemiskinnan melalui pendistribusian KPS dan KIP dilakukan melalui studi pendahuluan terlebih dahulu, kemudian survey serta pengecekan area yang dianggap memenuhi syarat untuk menerima bantuan dari pemerintah. Berdasarkan pengelompokan masyarakat yang dilakukan oleh petugas terkait untuk memfasilitasi pendistribusian KPS dan KIP khusus nya masyarakat Kecamatan Kauman yang populasi nya mencapai 560 penduduk di temukan data bahwa masayarakt miskin yang berhak menerima KPS sebanyak 30% sedangkan masyarakat miskin yang berhak menerima KIP sebanyak 5%. Kata Kunci: Implementasi kebijakan, Kemiskinan, KPS dan KIP

Page 1 of 2 | Total Record : 14