cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 608 Documents
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PEKERJA RUMAHAN MELALUI PEMBINAAN KEWIRAUSAHAAN DALAM UPAYA MENGENTAS KEMISKINAN Nur Ida Iriani; HS. Lilik Wiyanto
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.284 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.254

Abstract

Abstract: Today we recognize the term of homeworkers as one manifestation of human resource empowerment deemed efficient for smaller companies like UMKM, but it's less humane to workers or the labourers themselves because the system is far from worth it for the welfare of these workers. The system who considered economical for the industrialist is the industrialist does not need to spend money for religious holiday allowance ( THR ), Social Security, fixed salary, health benefits, and other benefits such as who should be given to official employees. The program aims to realize the home industry that can increase family income through productive activities are done in the home, improving the quality of production, and to realize appropriate technologies and targeted as a manifestation of an effort to help increasing the production of home-based bussiness. Program held at the home of one partner in the area Singosari - Malang, for 8 ( eight ) months, starting from April to October 2016. The activities implemented method is through the approach, providing entrepreneurship training, mentoring, knowledge of health and others. Target results and outcomes program is to help partners to be able to create their own home industry by utilizing the knowledge and skills has acquired during the program. Keywords : Partner, Home Industry, considered economical Abstrak: Saat ini kita mengenal istilah pekerja rumahan sebagai salah satu wujud pemberdayaan sumber daya manusia yang dianggap efisien bagi perusahaan kecil seperti UMKM, tapi itu kurang manusiawi kepada pekerja atau buruh sendiri karena sistem ini jauh dari layak untuk kesejahteraan para pekerja ini. Sistem yang dianggap ekonomis untuk pengusaha adalah pengusaha tidak perlu mengeluarkan uang untuk agama tunjangan hari raya (THR), Jamsostek, gaji tetap, tunjangan kesehatan, dan tunjangan lain seperti yang harus diberikan kepada karyawan resmi. Program ini bertujuan untuk mewujudkan industri rumah tangga yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga melalui kegiatan produktif yang dilakukan di rumah, meningkatkan kualitas produksi, dan untuk mewujudkan teknologi tepat guna dan sasaran sebagai manifestasi dari upaya untuk membantu meningkatkan produksi rumahan bisnis. Program yang digelar di rumah salah satu mitra di daerah Singosari - Malang, selama 8 (delapan) bulan, mulai dari bulan April sampai Oktober 2016. Kegiatan Metode dilaksanakan adalah melalui pendekatan, memberikan pelatihan kewirausahaan, pendampingan, pengetahuan tentang kesehatan dan lain-lain. Hasil target dan hasil program adalah untuk membantu mitra untuk dapat menciptakan industri rumah mereka sendiri dengan memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama program. Kata kunci: Partner, Home Industry, dianggap ekonomis
OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA PROGRAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PENDIDIKAN Muhlisin .; Agung Suprojo
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.584 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i3.1461

Abstract

Abstrack: Optimization of empowerment in human resources development based on education Sampang Regency is a manifestation of the awareness and awareness of the community to improve the quality of life, meaning that through optimal empowerment given to society, the community will realize that development will be better if there is synergy between the community and government. The purpose of this research is to know Optimal of Community Empowerment In Human Resource Development Program Through Education, Supporting factor and its constraining factor. Type of research used is qualitative. Data collection techniques were observation, interview, and documentation. This research can finally reveal several things as follows: (1) some government policies and vision mission Bappeda Sampang. (2) number of students and school facilities in sampang (3) Inhibiting factor and supporting factor through government policy in this case bupati. And the occurrence of dualism of education handling under the auspices of the education office and the ministry of religion. as well as the lack of participation from the community, the educational facilities have not been developed evenly so that many students are neglected in the implementation of educational development. Keywords: Education, Human Resource Development, and Empowerment Abstrak: Optimalisasi pemberdayaan dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis pendidikan Kabupaten Sampang merupakan wujud kesadaran dan kesadaran masyarakat terhadap peningkatan kualitas hidup, yang berarti melalui pemberdayaan yang optimal yang diberikan kepada masyarakat,  masyarakat akan menyadari bahwa pembangunan akan lebih baik jika ada sinergi antara masyarakatdengan pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Optimal Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Melalui Pendidikan, Faktor Pendukung dan Faktor Penahannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini akhirnya dapat mengungkap beberapa hal sebagai berikut: (1) beberapa kebijakan pemerintah dan visi misi Bappeda Sampang. (2) jumlah siswa dan fasilitas sekolah di sampang (3) Faktor penghambat dan faktor pendukung melalui kebijakan pemerintah dalam hal ini bupati. Dan terjadinya dualisme penanganan pendidikan di bawah naungan dinas pendidikan dan kementerian agama. serta kurangnya partisipasi masyarakat, fasilitas pendidikan belum berkembang secara merata sehingga banyak siswa terbengkalai dalam pelaksanaan pengembangan pendidikan. Kata Kunci: Pendidikan, Pengembangan SDM, dan Pemberdayaan
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN GAJAYANA TV DALAM MENDAPATKAN PENGIKLAN KOMERSIAL Masitah .; Dinar Primasti; Carmia Diahloka
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.498 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v3i2.77

Abstract

Abstrak: Hadirnya berbagai macam media, khususnya dalam media elektronik, telah memperkuat peta persaingan diantara media itu sendiri. Salah satu media dengan media lainnya berlomba-lomba dalam menarik para pemasang iklan, karena peranan iklan mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam menjaga eksistensi dan dalam memperkuat segi keuntungan bagi media itu sendiri. Gajayana TV Merupakan media pertelevisian di Malang. Selama pada tahun 2005-2011, Gajayana TV mengalami stagnansi dalam pengiklan, namun sejak tahun 2012, secara perlahan kembali muncul. Hal ini tidak terlepas dari strategi komunikasi pemasaran di Gajayana TV dalam menarik minat pengiklan komersial. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dengan menggunakan langkah-langkah pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Informan ditentukan dengan menggunakan Purposive Sampling. Adapun untuk menganalisa data menggunakan model analisa data interaktif yang dikembangkan oleh John W Creswell (2010). Alat analisis yang digunakan untuk memetakan faktor-faktor strategis menggunakan teknik analisa SWOT. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dijelaskan mengenai: (1) Strategi Komunikasi Pemasaran Gajayana TV Dalam Menarik Pengiklan Komersial adalah: a). Strategi personal selling, yakni melakukan presentasi personal oleh tenaga penjualan dengan tujuan menghasilkan transaksi penjualan membangun hubungan dengan pelanggan. b). Seles Promotion. Dalam strategi ini pihak Gajayana melakukan promosi dengan dengan memberikan bonus, harga promo, atau discount pemberian harga spot iklan yang lebih murah. c). Publisitas, dalam hal ini dilaksanakan dengan cara mencari dan menawarkan kepada calon klien, dengan menawarkan konsep atau ide yang menarik, kreatif serta unik Kata kunci: Komunikasi Pemasaran, Iklan Komersial Gajayana TV Abstrac: The varietyof communication media, companies nowadays including elecronic media, has created the competition map among themThey compate reach against others to attract the advertisers because advertisement provides great contribution to the existence of business and also to the profitability of the media. Gajayana TV is one of television stations operated in Malang. From 2005 to 2011, The number of advertisement of Gajayana TV remains stagnant for, but since 2012, it has gradually increased same. It is related to the marketing communication strategies used by Gajayana TV to attract the interest of commercial advertisers. This research uses qualitative method whit. Data collection techniques are observation, interview and documentation. Informant is determined with Purposive Sampling. Data analysis method is interactive data analysis model proposed by jhon W Creswell (2010). Analysis technique is SWOT which is useful to construct a map of strategic factors. Based on research, inexplicable regarding: ( 1 ) Of marketing communications strategy in attracting advertisers gajayana tv commercial is: a ). Selling personal strategy, are doing personal presentation by salesperson for the purpose of selling transaction produce build a relationship with the customer. b ). Seles promotion. In this strategy gajayana do with the promotion by giving bonus, prices, promo or discount prices ad time providing cheaper. c ). Publicity, in this implemented in a searching manner and offers to potential clients, by offering attractive, a concept or idea creative and unique. Keywords: Marketing Communication, Commercial Advertisement at Gajayana TV
BENTUK PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN KAMPUNG WISATA KUNGKUK Evan Saputra
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.604 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1966

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk nyata partisipasi masyarakat dan faktor pendukung serta penghambat partispasi masyarakat dalam mengembangkan kampung wisata kungkuk. Metode penelitian menggunakan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling. Kemudian untuk menguji tingkat kepercayaan data menggunakan triangulasi teknik.Hasil penelitian ini menunjukkan partisipasi masyarakat di Kampung wisata Kungkuk sudah baik, dilihat dari antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengembangkan Kampung Wisata Kungkuk. Adapun bentuk nyata partisipasi dari masyarakat setempat berupa: partisipasi tenaga, partisipasi uang/harta benda, partisipasi keterampilan/kemahiran, akan tetapi partisipasi masyarakat di Kampung Wisata Kungkuk masih perlu dimaksimalkan. Adapun faktor pendukung dan penghambat masyarakat untuk berpartisipasi yaitu adanya dukungan dari pemerintah Kota Batu, Pemerintah Daerah, dinas pariwisata dan kebudayaan serta dukungan dari tokoh masyarakat yaitu ketua lembaga pengurus wisata di Dusun Kungkuk. Faktor penghambat partisipasi masyarakat untuk mengembangkan Kampung Wisata Kungkuk yaitu sumber daya manusia yang tergolong masih rendah, kurangnya pengetahuan dan wawasan masyarakat dalam bidang pariwisata. Kata kunci: Partisipasi masyarakat; Kampung WisataAbstract: The purpose of this study is to find out the real form of community participation and supporting factors as well as obstacles to community participation in developing the village of the cune tourism. The research method uses qualitative. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Determination of informants using snowball sampling techniques. Then to test the level of confidence in the data using technical triangulation. The results of this study indicate that community participation in the Kangkas tourism village is already good, seen from the enthusiasm of the community to participate in developing the Tourism Village of Kunduk. The actual form of participation from the local community is in the form of: labor participation, money / property participation, skill / skill participation, but community participation in the Kangkas Tourism Village still needs to be maximized. The supporting and inhibiting factors of the community to participate are the support of the Batu City government, the Regional Government, the tourism and cultural service as well as the support of community leaders, namely the head of the tourism management agency in the hamlet of the village. The inhibiting factors of community participation to develop the Kangkas Tourism Village are low human resources, lack of public knowledge and insight in the field of tourism.Keywords: Community participation; Tourism Village
PENGARUH PELAYANAN PUBLIK TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT: STUDI KASUS IZIN PRODUKSI PANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA DI KANTOR BADAN PENANAMAN MODAL KOTA BATU Delly Indriani; Sugeng Rusmiwari; Agung Suprojo
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.916 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.525

Abstract

Abstrac: Basically, public service is an effort to fulfill public needs, with the main purpose for the satisfaction of society. However, the public services provided by the service providers still do not meet the public satisfaction. This study aimed to determine how big was the influence of public service to the level of satisfaction felt by the community. This research used quantitative descriptive research and the data collection techniques used questionnaires, documentation, observation. The population of this research was the society that became customer of Batu’s Investment Board. The sample in this study amounted to 20 people by using Purposive Sampling. The data quality test consisted of validity and reliability test and using simple regression analysis method. Result of research indicated that service quality 67,25%. Based on the hypothesis test using SPSS 16.0, the value of t arithmetic was 2,674 with significance value 0,015
UPAYA PEMERINTAH MEMOBILISASI PARTISIPASI PEMBANGUNAN MELALUI PENDEKATAN ORGANISASI (Studi di Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu) Agustinus Kehi Mau; Emei Dwinanarhati
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.292 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i1.1538

Abstract

Abstract: Actauting participation is an effort to involve the community in the implementation of development carried out by the government. If the participation treats society as the subject of development, the mobilization tends to treat humans as the objects of development. To determine the informants it used a purposive sampling so that the research informants were the Village Head of Pendem, BPD of Pendem, Head of Hamlet, Chair of RW and RT. The data was obtained through interview, observation, and documentation. The results of the research found that the efforts of government apparatus in mobilizing community participation by carrying out informal approaches, identification, community forums, and strengthening/ mentoring.Keywords: Government, mobilization, development  Abstrak: Mobilisasi partisipasi merupakan salah satu upaya mengikut sertakan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. Apabila partisipasi memperlakukan masyarakat sebagai subyek dari pembangunan maka mobilisasi cenderung memperlakukan manusia sebagai obyek dari pembangunan.Teknik menentukan informan yaitu purposive sampling sehingga yang menjadi informan penelitian yaitu Kepala Desa Pendem, BPD Desa Pendem, Kepala Dusun, Ketua RW dan Ketua RT. Data diperoleh melalui pendekatan wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil temuan penelitian yaitu adanya upaya aparatur pemerintah dalam mobilisasi partisipasi masyarakat dengan melakukan pendekatan informal, identifikasi, forum masyarakat, dan penguatan / pendampingan. Kata Kunci: Pemerintah, mobilisasi, pembangunan
EFEKTIVITAS PENYELENGGARAAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DI KABUPATEN MALANG Leny Ismayanti
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.568 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v4i2.109

Abstract

Pelayanan Terpadu Satu Pintu merupakan upaya pemerintah untuk memperbaiki iklim investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberikan perhatian pada peran usaha mikro, kecil dan menengah. Penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu diharapkan efektif agar dapat memacu investasi karena banyaknya potensi yang dimiliki Kabupaten Malang. Berbagai keluhan pelayanan perizinan misalnya mahal, kurang transparannya serta sulitnya prosedur masih sering disampaikan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah, menganalisa dan mendeskripsikan efektivitas penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu di Kabupaten Malang serta untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat efektivitas penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu di Kabupaten Malang. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisi data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman dan Saldana. Dari data yang dikumpulkan maka peneliti memperoleh hasil sebagai berikut: efektivitas penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu di Kabupaten Malang kurang efektif karena Badan Pelayanan Perizinan Terpadu tidak dapat mencapai tujuan penyelenggaraannya. Hal ini dibuktikan dengan tidak tercapainya target retribusi dan penurunan jumlah izin terbit pada tahun 2014. Faktor yang mendukung adalah luas wilayah Kabupaten Malang dan adanya wewenang pelimpahan 61 izin dari Bupati. Dan faktor penghambatnya adalah terbatasnya anggaran sosialisasi dan publikasi, tim teknis yang tidak berada dalam satu gedung dan personil yang tidak sesuai kompetensi. Kata Kunci: Efektivitas, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Manajemen Publik
ANALISIS PROSEDUR INVESTASI DAN PENANAMAN MODAL DI KOTA MALANG Lia .; Firman Firdausi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.326 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i2.1423

Abstract

Abstract: The ideal development of the region requires a substantial fund, in which the funds are in addition to taxes, also obtained through investment. Investment related policies are implemented through Local Regulation no. 1 year 2015. Thus need to do research related to the implementation of local regulations on the level of investment in the city of Malang. The research method used qualitative research, data collecting technique such as observation, interview, and documentation, type and data source include primary data and secondary data. The research instruments include the researcher himself, the interview guide, and the field notes. Sampling technique includes purposive sampling with innforman include DPMPTSP government. Data validity using triangulation technique. Analysis with Reduction, Presentation, and Conclusions. The development of investment flows in the poor city in recent years experienced tidal conditions marked by an increase and decrease in the number of investments. Therefore, the participation of investors and the public is very important in improving the progress of Malang. Keywords: Public Policy, Implementation, Procedure, and Investment Abstrak: Pengembangan wilayah yang ideal membutuhkan suatu dana besar, dimana dana tersebut selain diperoleh dari pajak, juga diperoleh melalui bidang investasi. Kebijakan terkait investasi di implementasikan melalui Perda No. 1 tahun 2015. Dengan demikian perlu dilakukan penelitian terkait implementasi Perda terhadap tingkat penanaman modal di Kota Malang. Metode penelitian mengunakan jenis penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data antara lain observasi, wawancara, dan dokumentasi, jenis dan sumber data meliputi data primer dan data sekunder. Instrumen penelitian meliputi peneliti itu sendiri, panduan wawancara, dan catatan lapangan. Teknik sampling meliputi purposive sampling dengan innforman meliputi pemerintah DPMPTSP. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Analisis dengan Reduksi, Penyajian, dan Penarikan kesimpulan. Pengembangan arus investasi di Kota malang dalam beberapa tahun ini mengalami kondisi pasang surut ditandai penaikan dan penurunan jumlah penanaman modal. Karena itu, partisipasi investor dan masyarakat sangat penting dalam meningkatkan kemajuan Kota Malang. Kata kunci: Kebijakan Publik, Implementasi, Prosedur, dan Penanaman Modal
INOVASI ANJUNGAN LAYANAN MANDIRI (ALM) DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK (STUDI DI KELURAHAN BLIMBING KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG) Bela Puspasari; Dekki Umamur Ra’is
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.081 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i2.1720

Abstract

Abstract: The Ministry is one of the forms in improving the welfare of people by the Government. The Government is attempting to minimise existing problems by making innovations in service. One of the innovations developed in Kelurahan Blimbing is innovation technology based website that is called with the http://registra.malangkota.go.id ALM (Independent Service Platform). This study uses qualitative methods. Using data collection techniques interviews, observation, and documentation. Data obtained in the form of primary data and secondary data. Determination of the sampling technique using a purposive sampling. After the data is retrieved, the data were analyzed through data reduction stage, the presentation of data, and the withdrawal of the conclusion. Test the validity of the data the researchers used triangulation techniques. Results of Research Innovation Platform Independent Services in improving public services in Kelurahan Blimbing disenyelenggaraan from late December 2017 and can already be said to succeed because there are already 4 factors influencing success organizing innovation. Supporting factors are the hallmarks of Anjungna Self-service, the quality of human resources, efficient time and infrastructure. While the internet is a network of penghambatnya factors that are not stabildan there is no specific employees as guides ALM.Keywords: Innovation, Self-service Platform, ServicesAbstrak: Pelayanan merupakan salah satu bentuk dalam meningkatkan kesejahteraan terhadap masyarakat oleh pemerintah. Pemerintah berupaya untuk meminimalisir permasalahan yang ada dengan membuat inovasi dalam pelayanan. Salah satu inovasi yang dikembangkan di Kelurahan Blimbing adalah inovasi teknologi berbasis website yaitu http://registra.malangkota.go.id yang dinamakan dengan ALM (Anjungan Layanan Mandiri). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data primer dan data sekunder. Teknik penentuan sampling menggunakan purposive sampling. Setelah data diperoleh, data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Menguji keabsahan data peneliti menggunakan cara triangulasi teknik. Hasil penelitian Inovasi Anjungan Layanan Mandiri dalam meningkatkan pelayanan publik di Kelurahan Blimbing disenyelenggaraan mulai akhir bulan Desember 2017 dan sudah bisa dikatakan berhasil karena sudah terdapat 4 faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyelenggaraan inovasi. Faktor pendukungnya adalah keunggulan dari Anjungna Layanan Mandiri, kualitas sumber daya manusia, efisien waktu dan sarana prasarana. Sedangkan faktor penghambatnya adalah jaringan internet yang tidak stabildan tidak terdapat pegawai khusus sebagai pemandu ALM.Kata kunci: Inovasi, Anjungan Layanan Mandiri, Pelayanan
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN Stefanus Arwandi Jai; Dody Setyawan; Ignatius Adiwidjaja
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.308 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i1.216

Abstract

Abstract : Indonesia in one of country that has big count of citizen. The big Increased of citizen can be a problem that connects with civilization. The government has made a system called SIAK. SIAK is information system that formed based on procedure and based on information and communication technology purpose to handle civilization and administration system in Indonesia. This research is purpose to know, how about the implementation of SIAK and difficulties of implementation SIAK at District Office Tunggulwulung, Malang City. This research is using structural interview method with 10 points of questions about implementation of SIAK and difficulties in implementation of SIAK at District Office Tunggulwulung, Malang. The results of interview is implementation of SIAK in District Office Tunggulwulung has done according to procedure and rule from Official Civilization at Malang City. Difficulties in implementation of SIAK are slow response of internet connection and sending data to Dispenduk still use manual method. Advice for next research is other factor that can block the implementation of SIAK and it influence to efficiency of SIAK implementation can be added. Keyword : Implementation, SIAK Abstrak : Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang jumlah penduduknya sangat besar. Pertumbuhan penduduk yang sangat besar dengan persebaran yang tidak merata menjadi sumber permasalahan yang berkaitan dengan kependudukan. Untuk itu Pemerintah Pusat telah menyiapkan suatu sistem yang diberi nama “Sistem Informasi Administrasi Kependudukan” (SIAK) yang merupakan sistem informasi yang disusun berdasarkan prosedur-prosedur dan berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang bertujuan untuk menata sistem administrasi kependudukan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi dari SIAK dan juga hambatan dalam pelaksanaan program SIAK di Kantor Kelurahan Tunggulwulung Kota Malang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan sistem wawancara terstruktur dengan kisi-kisi pertanyaan sebanyak 10 soal yang meliputi implementasi SIAK di Kantor Kelurahan Tunggul wulung dan juga hambatan dalam pelaksanaan SIAK.Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah, implementasi dari SIAK di Kelurahan Tunggulwulung sudah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan ketentuan dari Dinas Kependudukan Kota Malang. Hambatan dalam implementasi SIAK diantaranya jaringan internet yang lambat dan juga pengiriman berkas ke Dispenduk yang masih manual. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah dapat ditambahkan tentang factor lain yang menghambat implementasi SIAK dan pengaruhnya terhadap efisiensi dari pelaksanaan program SIAK. Kata Kunci : Implementasi, SIAK