cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 608 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI HUMAS DALAM MEMBENTUK CITRA PEMERINTAHAN DI KOTA MALANG Sisilia Herlina
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.532 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v4i3.132

Abstract

Humas memiliki peranan penting dalam setiap lembaga karena humas menjadi salah satu strategi dalam membentuk citra perusahaan baik itu citra positif maupun citra negatif. Dalam membentuk citra suatu lembaga, humas biasanya memiliki relasi yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi Public Relations dan untuk mengetahui bagaimana hambatan-hambatan Public Relation di Bagian Humas Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Malang dalam membentuk citra pemerintahan. Jenis Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi komunikasi Public Relations di Bagian Humas Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Malang adalah dengan melaksanakan dua komunikasi adalah komunikasi internal dan komunikasi external. Hambatan-hambatan Public Relation di Bagian Humas Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Malang adalah sumber daya yang masih kurang memadai, besarnya biaya yang diperlukan serta kesulitan dalam kreatifitas. Untuk mencapai tujuan Humas Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Malang dalam membentuk citra pemerintahan maka diperlukan kerja keras, disiplin yang tinggi, kemampuan dan keahlian yang profesional dalam bidang Public Relation. Kata kunci: Strategi, Komunikasi Humas, Citra Pemerintahan
PERAN ETIKA POLTIK DALAM PERUMUSAN KEBIJAKAN PUBLIK Paulus I. Funome; Willy Tri Hardiyanto; Dody Setyawan
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.99 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v1i2.34

Abstract

Abstract: Political ethics is an effort that enables social institutions distributes rights and fundamental duties and determines the division of benefits in social collaboration. The justice directed does not want to remove the inequalities of justice and balance. The formulation of public policy is a policy or rule made by the government as a policy maker to achieve certain goals in building society and governance. This study used descriptive qualitative research, by executing steps of data collection through observation, interview, and in-depth documentation with field informants obtained by purposive sampling and snowball technique. From the research that has been conducted, it is obtained conclusions: 1. The role of political ethics done in public policy formulation done in Malang City has essence and aim to meet the society’ wishes, but all that was done by the people's representatives have not achieved what is wished by the people. 2. The factors supporting the role of political ethics in public policy formulation cover: external conditions faced by the agencies or institutions that do not cause nuisance or serious constraints, deep understandings and consensus on the wished objectives, and tasks specified and placed in the proper order and perfect communication and coordination. 3. Inhibiting factors of political ethics in public policy formulation process include: availability of budget for a minimal policy, lack of adequate research data (research) regarding community needs, policy sometimes made on behalf of the interests of either unilateral or stakeholders in the public interest without notice. Keywords: Political Ethics, Policy Formulation, Supporting, Inhibiting Abstrak: Etika politik merupakan upaya yang memungkinkan institusi-institusi sosial mendistribusikan hak-hak dan kewajiban dasariah serta menentukan pembagian keuntungan hasil kerja sama sosial. Keadilan yang diarahkan bukan ingin menghapus ketidak samaan terjadinya keadilan dan keseimbangan, Perumusan kebijakan publik merupakan kebijakan atau aturan yang dibuat oleh pemerintah sebagai pembuat kebijakan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu dalam membangun masyarakat maupun pemerintahan. Dalam penelitian ini merupaka metode penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, dengan langkah-langkah pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang mendalam dengan informan lapangan yang diperoleh dengan teknik porposif sampling dan snowball. Dari penelitian yang telah dilaksanakan telah diperoleh suatu kesimpulan: 1. Peran etika politik yang dilakukan dalam perumusan kebijakan publik yang dilakukan di kota malang memiliki esensi dan bertujuan untuk memenuhi keinginan rakyat, namun semua yang dilakukan oleh para wakil rakyat belum tercapai apa yang diinginkan oleh rakyat. 2. Faktor pendukung peran etika politik dalam perumusan kebijakan publik meliputi, kondisi eksternal yang dihadapi oleh badan atau instansi yang tidak menimbulkan gangguan atau kendala yang serius, pemahaman yang mendalam dan kesepakatan terhadap tujuan yang diinginkan, tugas-tugas dirinci dan di tempatkan dalam urutan yang tepat serta komunikasi dan koordinasi yang sempurna. 3. Faktor penghambat etika politik dalam perumusan kebijakan publik meliputi ketersediaan anggaran bagi proses penyusunan kebijakan yang minim, minimnya ketersediaan data hasil penelitian (research) mengenai kebutuhan masyarakat, kebijakan terkadang dibuat atas kepentingan sepihak atau kepentingan salah satu komponen stakeholders saja tanpa melihat kepentingan public. Kata kunci: Etika Politik, Perumusan Kebijakan, Pendukung, Penghambat
ANALISIS PERBANDINGAN ACARA HIBURAN DI RADIO KDS 8, GITA FM, DAN RRI Ariance Kause; Son Suwasono; Akhirul Aminulloh
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.998 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v2i1.59

Abstract

Abstrak, Radio sebagai salah satu media komunikasi massa yang fungsi utamanya yaitu memberi informasi, menghibur, dan mendidik . Sebagai media yang hanya bersifat audio saja, radio juga memiliki karakteristik sebagai background dimana pendengar tidak membutuhkan konsentrasi secara visual, tetapi radio dapat di dengar sambil melakukan berbagai aktivitas. Metode penelitian yang dilakukan dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Sumber data utama adalah data primer dengan alat pengambilan data yaitu kousiuner atau angket, yang mengacu pada skala likert. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik sample random sampling atau teknik sederhana, analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian, radio yang paling sering didengar yaitu Gita FM sebesar 47 %. Acara hiburan yang paling senang dan sering didengar yaitu dangdutan sebesar 57% dan faktor-faktor yang membedakan radio di malang khususnya radio KDS 8 FM, Gita FM dan RRI adalah acara musik hiburan, penyiarnya serta waktu. Kata kunci: Acara hiburan, perbandingan radio. Abstract: Radio as a medium of mass communication promine function that is information giving, entertaint and educate. As one media are merely audio-only, radio also has the characteristics of a background where the listener does not require visual concentration, but the radio can be heard while doing various activities. In this study, used descriptive research quantitative survey methods, data collection measures trough kousiuner or questionnaires that refer to the Likert scale. Sampling techinique used is the sample random sampling techniques, data analysis using descriptive statistics, which includes the presentation of data, analysis and interpretation of data and drawing conclusions. Therefore, based on the problems and research objective noted above: (1) The radio is most often heard Gita FM radio by 47 %; (2) The most favored entertainment events and is often heard that dangdutan by 57 %; (3) The factors that differentiate particularly poor radio KDS 8 FM, FM Gita and RRI is musical entertainment, announcers and time. Keywords: Entertainment, Comparative Radio
EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK DI BIDANG KEPENDUDUKAN BERBASIS ELEKTRONIK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BATU Abdur Rajab A Koli; Firman Firdausi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.927 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1947

Abstract

Abstrak: Pemerintah sebagai penyedia layanan publik yang dibutuhkan oleh masyarakat harus bertanggung jawab dan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik demi peningkatan pelayanan publik.Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif, sumber data yaitu ada dua yaitu data primer yang berasal dari wawancara terhadap informan dan data sekunder ini berupa buku, jurnal serta sumber dokumen, teknik sampel yang digunakan peneliti yaitu purposive sampling,teknik analisa data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, dan teknik keabsahan data mengunakan teknik trianggulasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa pelayanan publik berbasis elektronik di dinas kependudukan dan pencacatan sipil Kota Batu sudah berjalan dengan baik dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu kompentensi petugas, biaya pelayanan, waktu penyelesaian, sarana prasarana, prosedur, dan produk pelayanan.berserta indikatornya, Dari hasil penelitian menunjukan bahwa adanya faktor pendukung dan faktor penghambat yang ada di istansi tersebut. (1) Faktor pendukung yaitu tersedianya sara prasaranan yang memadai dalam menujang proses pelayanan publik, dan sudah tersedia sumberdaya manusia (SDM) yang berkompeten dan mempunyai keahlian di bidangnya masing-masing. Untuk (2) faktor penghambat yang ada di dinas kependudukan dan percacatan sipil kota batu yaitu, sering terjadinya gangguan pada jaringan server SIAK pusat, dan kurangnya penyediaan bahan material untuk pembuatan e-ktp. Kata Kunci: efektivitas; pelayanan publik; berbasis elektronik Abstract :The government as a provider of public services needed by the community must be responsible and continue to strive to provide the best service for improving public services. This research uses the type of qualitative research, there are two sources of data, namely primary dataderived from interviews with informants and secondary data in the form of books, journals and document sources, the sample technique used by researchers is purposive sampling, data analysis techniques are data reduction, data presentation and conclusion drawing, and data validity techniques using techniquestriangulation. The results of the study showed that electronic-based public services in the office of population and civil disability in Batu City have been running well can be seen from several aspects, namely the competence of officers, service costs, completion time, infrastructure, procedures, andservice products and indicators, From the results of the study indicate that there are supporting factors and inhibiting factors that exist in that institution. (1) Supporting factors are the availability of adequate infrastructure in supporting the public service process, and competent human resources (HR) are available and have expertise in their respective fields. for (2) the inhibiting factors in the Batu City civil population and disability service, namely, frequent disruptions in the central SIAK server network, and the lack of provision of materials for making e-IDs. Keywords: effectiveness; public service; electronic based
TEKNOLOGI PEMBUATAN SARI BUAH BELIMBING (AVERRHOA CARAMBOLA L) APLIKASI DI INDUSTRI RUMAH TANGGA Wahono Hadi Susanto; Fuadiyah Nila Kurniasari; Elok Waziiroh; Nur Ida Panca Nugrahini
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.695 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.304

Abstract

Abstract:Star fruit (Averrhoa carambolaL) is highly produced in Desa Gogodeso, the productivity reaced 12,25 tons in each harvest time. However, star fruit has not been fully utilized, due to lack of applicable processing-tecnology for home-industries scale. Star fruit can be processed become star fruit extract which is potential as funcional drink. Therefore, it is necessary to produce star fruit extract with simple technology, that can aplicate in home-industries scale. In this study, star fruit was processed into star fruit extract using simple technology and equipment. Star fruit extract has shelf life until 6 month, without preservative addition. Keywords:Star fruit(carambolaAverrhoaL), Star fruit extract, Applicabletechnology, Home-Industries scale Abstrak:Buah belimbing (Averrhoa carambola L) merupakan salah satu potensi di Desa Gogodeso dengan jumlah 12,25 ton per musim panen. Namun, buah belimbing belum banyak dimanfaatkan secaramaksimal, dikarenakan belumtersedianyateknologi yang tepatuntukmengolahbuahbelimbing. Padahalbuahbelimbingmempunyaipotensiuntukdikembangkansebagaiminumanfungsional. Salah satu olahan buah belimbing adalah mengolahnya menjadi sari buah belimbing. Oleh karena itu diperlukan teknologi pembuatan sari belimbing yang dapat diterapkan di industri rumah tangga. Pada kegiatan ini, pembuatan sari belimbing dilakukan menggunakan teknologi dan peralatan sederhana dengan memperhatikan kualitas sari buah belimbing yang dihasilkan. Umur simpan sari buah belimbing mencapai 6 bulan tanpa menambahkan bahan pengawet. Kata kunci :Buah belimbing (Averrhoa carambola L), Sari buah belimbing, Teknologi aplikatif, Industri skala rumah tangga
EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGANAN ANAK JALANAN, GELANDANGAN DAN PENGEMIS BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA MALANG NOMOR 9 TAHUN 2013 Yakobus Margilan; Nanang Bagus
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.103 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.1480

Abstract

Abstract: The country development has a negative side that always leaves the issue related to the welfare of its people. Likewise, what happens in Malang such as street children, homeless people and beggars become a problem. This study aimed to find out the evaluation of  implementation of handling of street children, homeless and beggars program, the supporting factors and obstacles in Malang Social Service Agency. The type of research used qualitative method, data source using primary and secondary data. Data collection was conducted through interviews, observation and documentation. The technique of determining informants used snowball sampling. Data analysis was conducted by reduction, data presentation, and conclusions. Meanwhile the data validity used triangulation technique. The result of the evaluation of program implementation in concern with street children handling, homeless people and beggars has gone well, as seen from Smart Work Strategic Program and Service Operational Standard. Supporting factors: linearity, efficiency achieved good results, productivity is planned. As well as inhibiting factors: minimal fund linearity, human resources, not punctual. Efficiency of resource utilization has not reached target. Productivity has not reached the ability specified by the Malang Social Service Agency. Keywords: Evaluation, Implementation, Street Children, Homeless and Beggar Abstrak: Kemajuan Negara memiliki sisi negatif yang selalu menyisakan persoalan terkait kesejahteraan masyarakatnya. Demikian juga yang terjadi di Kota Malang yaitu anak jalanan, gelandangan dan pengemis menjadi persoalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi implementasi program penanganan anak jalanan, gelandangan dan pengemis, faktor pendukung dan penghambatnya di Dinas Sosial Kota Malang. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif, sumber data menggunakan data primer dan sekunder. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan snowball sampling. Analisis data dengan reduksi, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasilnya evaluasi implementasi program penanganan anak jalanan, gelandangan dan pengemis sudah berjalan dengan baik, dilihat dari Program Kerja Rencana Strategis Smart dan Standar Operasional Pelayanan. Faktor pendukung: linearitas, efisiensi mencapai hasil baik, produktivitas direncanakan. Serta Faktor penghambat: linearitas dana minim, sumber daya manusia, tidak tepat waktu. Efisiensi pendayagunaan sumber daya belum mencapai target. Produktivitas belum mencapai kemampuan yang ditentukan Dinas Sosial Kota Malang. Kata Kunci : Evaluasi, Implementasi, Anak Jalanan, Gelandangan dan Pengemis 
FUNGSI KEPEMIMPINAN LURAH DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR Paternus Robert Sabirin
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.602 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v4i1.91

Abstract

Seorang pimpinan merupakan faktor penyebab adanya perkembangan dalam kelurahan. Wali Kota Malang menyampaikan bahwa pada tahun terakhir ini memang banyak usulan dari masyarakat agar kawasan timur dan pinggiran Kota Malang harus menjadi perhatian pemkot, sebab tanpa adanya infrastruktur yang memadai wilayah tersebut akan sulit untuk berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi dan hambatan-hambatan kepemimpinan lurah dalam menunjang pembangunan Infrastruktur di Kelurahan Tulusrejo Kota Malang. Dalam penelitian ini menggunakan teori Adair yaitu, perencanaan, pemrakarsaan, pengendalian, pendukung, penginformasian dan pengevaluasian sebagai pisau analisis. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif, jenis data yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrument penelitian yaitu peneliti sendiri, panduan wawancara, dan catatan lapangan, Sampel penelitian mengunakan purposive sampling, dan informan yaitu Lurah Tulusrejo dan kepala seksi pemberdayaan masyarakat dan pembangunan . Teknik keabsahan data yaitu triangulasi. Analisis data dengan penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa fungsi kepemimpinan lurah dalam menunjang pembangunan infrastruktur yaitu sangat berfungsi, dimana pembangunan infrastruktur di kelurahan Tulusrejo Kota Malang dinyatakan sudah memadai sesuai kebutuhan masyarakat. Sedangkan faktor penghambat pembangunan infrastruktur di kelurahan Tulusrejo Kota Malang disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga infrastruktur yang sudah ada. Kata kunci: Kepemimpinan, Pembangunan, Infrastruktur
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMUNGUTAN PAJAK REKLAME KOTA MALANG Abd. Rohman; Vicky Eka Fiona Hendrawan; Sugeng Rusmiwari
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.315 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v9i1.2209

Abstract

Bertambahnya jumlah usaha-usaha yang ada di kota Malang berdampak pada jumlah penggunaan reklame yang semakin meningkat dari tahun ketahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis implementasi kebijakan pemungutan pajak reklame berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Malang serta mengetahui faktor penghambat dan pendukungnya. Jenis penelitian yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tehnik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kebasahan data menggunakan triangulasi tehnik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  implementasi kebijakan pemungutan pajak reklame di Kota Malang dengan menerapkan sistem official assessment, mekanisme pembayaran yang dilakukan oleh wajib pajak dengan membawa blanko Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD) dan tarifnya ditentukan dari nilai sewa reklame x dan tarif pajak reklame. Kebijakan mengenai intensifikasi yaitu mengenai pengawasan pembayaran pajak oleh wajib pajak, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penyusunan peraturan. Kebijakan terkait dengan ekstensifikasi yaitu mengenai pendataan wajib pajak baru dan sosialisasi pajak reklame. Faktor pendukung penerimaan pajak reklame di Kota Malang yaitu meliputi 1) Sarana dan Prasarana 2) Sistem informasi yang mendukung dan 3) kondisi perekonomian yang semakin membaik. Faktor Penghambat yaitu meliputi 1) rendahnya kesadaran wajib pajak 2) Kualitas Aparatur Dispenda Kota Malang dan 3) Adanya perubahan sistem media reklame yang digunakan dan harus beralih menggunakan reklame berbentuk videotron.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI TPST 3R-DESA MULYO AGUNG Boy Shandi Sahputra; Nanang Bagus Srihardjono
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.205 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i3.1403

Abstract

Abstract: Waste processing that is generally done today is to use an open dumping system and not meet adequate standards. As we have known today that environmental problems are closely related to environmental pollution this is due to a lack of public awareness to protect the environment. In Law No. 18 of 2008 concerning Waste Management stated that everyone in the management of household waste and household-like waste is obliged to reduce and handle waste in an environmentally sound manner. In this study researchers used a type of qualitative research. The location of this research is in Mulyoagung Village, Dau District, Malang Regency. The source of this research data uses primary and secondary data sources. This data source can be obtained from interviews or observations in the field. From the results of the analysis found in the field it is known that the process of implementing community empowerment activities in Mulyoagung Village has been carried out very well with analysis using reduction techniques, presentation and conclusion drawing. Participatory development is closely related to community empowerment, where participatory development requires efforts and steps to prepare the community to strengthen community institutions so that they are able to realize progress, independence and prosperity in an atmosphere of sustainable justice to improve their dignity and be able to escape poverty and retardation. These efforts are one of the concrete manifestations of community empowerment.  Keywords : Application, Empowerment, Increased Independence Abstrak: Pengolahan Sampah yang umumnya dilakukan saat ini adalah menggunakan sistem open dumping (penimbunan secara terbuka) serta tidak memenuhi standar yang memadai. Sebagai mana telah kita ketahui dewasa ini bahwa permasalahan lingkungan hidup sangat erat kaitannya dengan pencemaran lingkungan hal ini disebabkan karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan. Di dalam Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah disebutkan bahwa setiap orang dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga wajib mengurangi dan menangani sampah dengan cara yang berwawasan lingkungan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini berada di Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Sumber data penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, Sumber data ini bisa diperoleh dari hasil wawancara ataupun observasi di lapangan. Dari hasil analisis yang ditemukan dilapangan diketahui bahwa proses penerapan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa mulyoagung sudah berjalan dengan sangat baik analisis mengunakan teknik reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Pembangunan partisipatif erat kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat, dimana pada pembangunan partisipatif diperlukan upaya dan langkah langkah untuk mempersiapkan masyarakat guna memperkuat kelembagaan masyarakat agar mereka mampu mewujudkan kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan dalam suasana keadilan yang berkelanjutan untuk meningkatkan harkat dan martabatnya serta mampu melepaskan diri dari kemiskinan dan keterbelakangan. Upaya tersebut merupakan salah satu wujud nyata dari pemberdayaan masyarakat. Kata Kunci :Penerapan ,Pemberdayaan , Peningkatan Kemandirian
ANALISIS SEMIOTIKA KETIDAKADILAN GENDER TERHADAP PEREMPUAN DALAM FILM MARLINA SI PEMBUNUH EMPAT BABAK Philips Jusiano Oktavianus
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.052 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i3.1591

Abstract

Abstract: The film "Marlina the Killer of Four Actions" is a film that describes the life of a woman who experiences forms of injustice that always befall her. the reason for choosing the film "Marlina the Killer of Four Actions" because of the phenomenon of women presented in the film, is a picture of the lives of women in Sumba (East Nusa Tenggara). Purpose in this study to find out the meaning of the symbols of gender injustice found in the scenes in the film. This study uses qualitative methods using Charles Sanders Pierce’s semiotic theory. Based on the result of this study there are symbolic meaning that show forms of gender injustice in the form of subordination, marginalization, violence, stereotyping and multiple workloads. For the next filmmakers who want to produce film, so as not to make the situation of women marginalized, oppressed, and done inappropriately by the existence of men. Because women have rights and freedoms just like men. Keywords  : Semiotic, Gender Injustice. Abstrak: Film “Marlina Si Pembunuh Empat Babak” merupakan film yang menggambarkan kehidupan seorang perempuan yang mengalami bentuk-bentuk ketidakadilan yang selalu menimpanya kepadanya. Alasan memilih film “Marlina Si Pembunuh Empat Babak” karena fenomena perempuan yang dipresentasikan dalam film tersebut, merupakan gambaran kehidupan perempuan-perempuan yang ada di Sumba (Nusa Tenggara Timur). Tujuan Dalam penelitian ini untuk mengetahui makna simbol-simbol bentuk ketidakadilan gender yang terdapat dalam scene-scene dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Dengan menggunakan teori semiotika Charles Sanders Pierce. Berdasarkan hasil penelitian ini terdapat makna simbol yang memperlihatkan bentuk-bentuk ketidakadilan gender berupa subordinasi, marginalisasi, kekerasan, streotipe dan beban kerja ganda. Bagi para pembuat film berikutnya yang ingin memproduksi film terkait genre film yang sama, agar tidak membuat keadaan para perempuan dipinggirkan, ditindas, serta dilakukan tidak sepantasnya oleh keberadaan laki-laki. Karena perempuan memiliki hak dan kebebasan sama seperti laki-laki. Kata Kunci : semiotika, ketidakadilan gender