cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 608 Documents
UPAYA PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA DALAM BIDANG INFRASTRUKTUR UNTUK MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Alpianus Malo; Firman Firdausi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.714 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1785

Abstract

Abstracts: The implementation of regional autonomy that based on structured development planning byon time according to the Republic of Indonesia Law Number 25 of 2014 concerning NationalDevelopment Planning. Therefore this research is: To find out the efforts of village infrastructuredevelopment planning to actualize the public welfare. This researcher uses qualitative approaches, Datacollection through observation, interview, and documentation techniques. The sampling technique thatuses is purposive sampling. The validity of the data using triangulation techniques. Analysis by reduction,presentation and conclusion. The result of this planning effort of village infrastructure development toactualize public welfare research was successful and implemented well because of the efficiency andrationality, the institutions role and professionalism has been going well and can be seen from the villagegovernment task and responsibility, and change or expand the choices to reach the higher level of welfareand the results of consensus between the government and the community are received and that so theinfrastructure development program in 2017 is going well. Supporting factors include: Freedom of thepublic participation, community support for government policies, distribution of financial support. Whilethe inhibiting factors include: lack of supervision team, lack of builders, weather conditions.Keywords: Development Planning, Infrastructure, Public WelfareAbstrak: Pelaksanaan otonomi daerah yang di dasarkan pada perencanaan pembangunan yang terstrukturberdasarkan tingkatan waktunya menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014Tentang Perencanaan Pembangunan Nasional. Dengan demikian yang menjadi penelitian yaitu: Untukmengetahui upaya perencanaan pembangunan desa dalam bidang infrastruktur untuk mewujudkankesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif. Pengumpulan datamelalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik sampling menggunakan purposivesampling. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Analisis dengan reduksi, penyajian danpenarikan kesimpulan. Hal ini hasil dari pada penelitian ini berhasil dan terlaksana karena efisien danrasionalitas, peran kelembagaan dan profesionalitas sudah berjalan dengan baik apa yang menjadi tugasdan tanggungjawab pemerintah desa, sehingga program pembangunan infrastruktur di Tahun 2017berjalan dengan baik. Faktor-faktor pendukungnya meliputi: Kebebasan terhadap masyarakat, dukunganmasyarakat, dukungan finansial. Sedangkan faktor-faktor penghambat nya meliputi: kurangnya timpengawasan, kurangnya tukang bangunan, kondisi cuaca.Kata Kunci : Perencanaan Pembangunan, Infrastruktur, Kesejahteraan Masyarakat
PELAYANAN AKTA KELAHIRAN OLEH DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BATU Selpianti .
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.11 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i2.248

Abstract

Abstract: One of the efforts undertaken by the government in improving the quality of services can be seen through the ministry of making a birth certificate. A birth certificate is very important because it involves the identity and citizenship, as stated in Law No. 23 of 2002 on the Protection of the Child states that "the child's birth certificate into the rights and responsibilities of governments to fulfill ". This study aims to : ( 1 ) to find out the birth certificate service, ( 2 ) to describe the enabling and inhibiting factors in the birth certificate service.This study used qualitative methods, data sources are primary data and secondary data, data collection techniques through observation, interviews and documentation, sample collection techniques through purposive sampling, the validity of the data using triangulation techniques. The results showed that the birth certificate service by the Department of Population and Civil Registration Agency Batu City is in conformity with the standards of public service, which is a constraint for this lack of public awareness of the importance of document civil registration are a birth certificate, as well as operational facilities such as four-wheel vehicles ( service cars ) and limited budget allocations in the creation of websites population so that people can not take care of the birth certificate directly through the internet. Keywords : Public Service, Birth Certificate Abstrak: Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dapat dilihat melalui pelayanan pembuatan Akta Kelahiran. Akta kelahiran menjadi sangat penting karena menyangkut identitas diri dan status kewarganegaraan, seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menyatakan bahwa “akta kelahiran menjadi hak anak dan tanggung jawab pemerintah untuk memenuhinya”. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui pelayanan akta kelahiran, (2) untuk menguraikan faktor pendukung dan penghambat dalam pelayanan akta kelahiran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sumber data yaitu data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik pengumpulan sampel melalui purposiv sampling, keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan akta kelahiran oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu sudah sesuai dengan standar pelayanan publik, yang menjadi kendala selama ini kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen pencatatan sipil yaitu akta kelahiran, serta sarana operasional seperti kendaraan roda empat (mobil pelayanan) dan terbatasnya alokasi anggaran dalam pembuatan website kependudukan sehingga masyarakat tidak bisa mengurus akta kelahiran secara langsung melalui internet. Kata Kunci : Pelayanan Publik, Akta Kelahiran
PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MENUMBUHKAN N/ACH Elysabet .; Sugeng Rusmiwari
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.928 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i3.1452

Abstract

Abstract: Leadership (leadership) is an important issue in the phenomenon of organizational society. The phenomenon of leadership in an organization can determine the targets to be achieved, because leaders are core factors that have the legitimate power to influence others in a certain way. This type of research uses a quantitative approach with descriptive study method, which is a method directed to solve problems by describing or explaining the results of research as it is. Steps of data collection by using questionnaires or closed questions, data taken from the population is the element of leadership or head with Purposive Sampling technique (sample aims). The result, leadership has a tendency of 38% good, achievement motivation has a tendency of 31% good. Leaders have a role of 61% can grow achievement motivation (n / Ach) of 46%. Keywords: Leadership, Achievement Motiv Abstrak: Kepemimpinan (leadership) merupakan isu penting dalam fenomena masyarakat organisasi. Fenomena tentang kepemimpinan dalam sebuah organisasi dapat menentukan target yang hendak dicapai, karena pemimpin merupakan faktor inti yang memiliki kekuasaan sah untuk mempengaruhi orang lain dengan cara tertentu. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi deskriptif, yaitu metode yang diarahkan untuk memecahkan masalah dengan cara menggambarkan atau memaparkan hasil penelitian apa adanya. Langkah-langkah pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner atau pertanyaan tertutup, data diambil dari populasi yaitu unsur pimpinan atau kepala dengan teknik Purposive Sampling (sampel bertujuan). Hasilnya, kepemimpinan memiliki kecenderungan sebesar 38% baik, motiv berprestasi memiliki kecenderungan sebesar 31% baik. Pemimpin memiliki peranan sebesar 61% dapat menumbuhkan motiv berprestasi (n/Ach) sebesar 46%. Kata kunci: Kepemimpinan, Motiv Berprestasi 
IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN KINERJA ORGANISASI PELAYANAN PUBLIK Sondil E. Nubatonis; Sugeng Rusmiwari; Son Suwasono
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.607 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v3i1.68

Abstract

Abstrak: Pelayanan Publik yang diberikan oleh aparatur pemerintah saat ini dalam kondisi ril menurut Mohamad (2003): Kurang Responsif, Kurang Informatif, Kurang Accessible. Kurang Koordinasi. Kurang Birokratis, Kurang mendengar keluhan, saran, dan aspirasi masyarakat, Kurang Inefisien. Jenis penelitian yang dipilih penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara, dokumentasi, Teknik analisis data dengan cara Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan. Pengujian keabsahan data antara lain: Uji Kredibilitas, Pengujian Transferability, Pengujian Dependability, Pengujian Konfirmability. Hasil penelitian dari ketujuh prinsip good governance dapat diimplementasikan dengan baik yakni prinsip Profesionalitas, Akuntabilitas, Transparansi, Pelayanan Prima, Demokrasi dan Partisipasi, efesiensi dan efektivitas, serta Supermasi Hukum. Faktor-faktor yang mempengaruhi Implementasi Prinsip-Prinsip good governance anatara lain: (1) Kurangnya Sumber Daya Manusia, (2) Kurangnya sarana dan prasarana, (3) Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen-dokumen kependudukan, (4) Masyarakat Kota Malang sebagian besar berada di luar kota, (5) Kurangnya kesabaran masyarakat terhadap proses pelayanan, (6) Letak Instansi cukup jauh. Dampak dari Implementasi Prinsip-Prinsip good governance yaitu kinerja organisasi semakin meningkat serta hak dan kewajiban masyarakat dapat terpenuhi.
ANALISIS KEMAMPUAN SUMBER DAYA BERBASIS KOMUNITAS TERHADAP PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Hikmawati ,; Roro Merry Chornelia Wulandary
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.474 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1957

Abstract

Abstrak:Kemamapuan Sumber Daya Berbasis Komunitas terhadap peningkatan Pemberdayaan Masyarakat merupakan kepentingan bersama dalam memenuhi kebutuhan kehidupan sosial yang biasanya didasari dengan kesamaan latar belakang budaya, ideologi, sosial ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan sumber daya berbasis komunitas terhadap peningkatan pemberdayaan masyarakat, Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat Sumber Daya suatu Komunitas terhadap peningkatan pemberdayaan masyarakat. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penentukan informan penulis menggunakan teknik snow ballsampling.teknik pengumpulan data yang digunakan  melalui Observasi, Wawancara, Dokumentasi dan Teknik Keabsahan Data dengan menggunakan teknik Triangulasi Sumber Data. Hasil Penelitian Sumber daya komunitas ini  Pembinaan Kesejahteraan keluarga (PKK) dalam pemberdayaan masyarakat dengan melaksanakan program bidang kesehatan masyarakat tentang kesehatan  yang berorintasi pada ketahanan hidup sehat. Hambatan sumber daya berbasis komunitas dalam peningkatakan pemperdayaan masyarakat karena ketidak sesuain waktu pelaksanaan yang dilaksanakan oleh komunitas dengan jadwal yang sudah ditentukan. Kata Kunci::Sumber Daya; Pemberdayaan Masyarakat; Komunitas Abstract:Community-Based Resource Capacity for enhancing Community Empowerment is a common interest in meeting the needs of social life which is usually based on similarities in cultural, ideological, socio-economic backgrounds. The purpose of this study was to determine community-based resource capabilities to improve community empowerment, to determine the supporting and inhibiting factors of a community's resources to increase community empowerment.The type of research used in this study is descriptive qualitative. The determination of the author's informant uses snow ballsampling technique. Data collection techniques used through Observation, Interview, Documentation and Data Validity Technique using Data Source Triangulation techniques.Research Results This community resource is Family Welfare Development (PKK) in community empowerment by implementing a public health program on health that is oriented towards healthy survival. Community-based resource barriers in enhancing community empowerment due to incompatibility in implementation time implemented by the community with a predetermined schedule Keywords: Resources; Community Empowerment; Community
PERAN HUMAS DALAM MENINGKATKAN CITRA UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI Kurnia Setiyo Rini; Sugeng Rusmiwari; Herru Prasetya Widodo
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.764 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i1.369

Abstract

Abstract: The role of Public Relations is an actualization in optimizing the working quality of human resources which is concerning to create, to build, to increase, to maintain the credibility and to publish any working program of institution. The role of a human resource purposed to create a nice relationship for all public so that it will get th direct feedback from society and presented as the participation and make sure to public for believing the surplus of the institution. The strategy is also needed to maintain the credibility of institution. So, the role of human resource is very essential, the goodside and badside of human resource could influence the public opinion to the institution. In organization world, the human resource’s business car rivalized to anothers. This research assumed to be important for knowing the human resources role in increasing the credibility of Tribhuwana Tunggadewi University by using descriptive qualitative research. Beside that, the writer used many ways to get the datas. They are interview and documentation. Then, to check the data validation analyzed used the data triangulation technique. Key words: The role, Human Resources, Credibility Abstrak : Peran public relations atau humas merupakan bentuk mengoptimalkan kerja humas yang bertugas untuk menciptakan, membangun, menigkatkan, mempertahankan citra dan mempublikasikan segala bentuk program kerja lembaga/instansi. Peran seorang humas bertujuan untuk menjalin kerja sama yang baik kepada semua publik sehingga mendapatkan feedback langsung dari masyarakat sebagai bentuk partisipasi dan menyakinkan publik untuk mempercayai keunggulan lembaga/instansi tersebut. Strategi juga sangat diperlukan didalam mempertahankan citra lembaga/instansi. Dengan bgitu peran humas dalam suatu instansi sanat penting, baik atau tidaknya seorang humas dapat mempengaruhi opini publik bagi lembaga/perusahaan tersebut. Didalam dunia organisasi bisnis seorang humas mampu bersaing dengan lembaga lainnya. Penelitian ini dianggap penting untuk mengetahui peran humas dalam meningkatkan citra pada Universitas Tribhuwana Tunggadewi dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriftif. Selain itu penelitian ini menggunakan beberapa hal untuk bisa memperoleh data, yaitu wawancara dan dokumentasi. Kemudian untuk memeriksa keabsahan data yang sudah dianalisis menggunakan teknik triangulasi data. Kata Kunci : Peran, Humas, Citra
STRATEGI BRANDING PACITAN PARADISE OF JAVA DALAM MEMBANGUN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN PACITAN Septian Poerdiarti; Herru Prasetya Widodo
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.489 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i1.1527

Abstract

Abstract: Pacitan Regency is a border area located on the Southwestern tip of East Java Province, with most of it in the form of hills, mountains and steep ravines. Located in the border region, making Pacitan Regency rich in natural wealth. One of the attractions of Pacitan Regency is the variety of tourism owned. Pacitan Regency with a variety of tourist destinations, is now starting to build and strengthen its image with a branding strategy that is managed by one of the local government agencies, namely the Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga or commonly abbreviated as Disparpora. The purpose of this study is to know and learn branding strategies and constraints to building the tourism sector in Pacitan Regency. This study uses qualitative methods, with the type of data that is owned namely primary data and secondary data. Data collected through interviews and documentation, which is then tested for validity using triangulation techniques to examine the same data, but with a different technique, and using analytical techniques that include data reduction, data display, and conclusion. The results of this study found the use of Pacitan Paradise of Java as a brand identity, supported by various promotional activities. In addition to promotion, various supporting potentials such as the potential of the society and the physical conditions of tourist destinations are also built to strengthen branding. Constraints on branding strategies that is carried out lies in problems such as the budget, awareness of the internal and external parties involved, the awareness of the internal and external parties involved, and the location of the Pacitan Regency which is still difficult to access. Keywords: Branding Strategy, Tourism, Pacitan Regency Abstrak: Kabupaten Pacitan merupakan daerah perbatasan yang terletak diujung Barat Daya dari Provinsi Jawa Timur, dengan sebagian besar berupa bukit, gunung dan jurang terjal. Terletak diwilayah perbatasan, menjadikan Kabupaten Pacitan berlimpah kekayaan alam. Salah satu daya tarik dari Kabupaten Pacitan adalah beragam pariwisata yang dimiliki. Kabupaten Pacitan dengan beragam destinasi wisata, kini mulai membangun dan mengukuhkan image dengan strategi branding yang dikelola oleh salah satu instansi pemerintah daerah yaitu Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga atau yang biasa disingkat Disparpora. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mempelajari strategi branding serta hambatan-hambatan untuk membangun sektor pariwisata di Kabupaten Pacitan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis data yang dimiliki yaitu data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, yang kemudian diuji keabsahaannya menggunakan triangulasi teknik dengan mengecek data yang sama, namun dengan teknik yang berbeda, serta penggunaan teknik analisa yang meliputi reduksi data, tampilan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan penggunaan Pacitan Paradise of Java sebagai identitas brand, yang didukung dengan berbagai kegiatan promosi. Selain promosi, berbagai potensi pendukung seperti potensi masyarakat dan kondisi fisik dari destinasi wisata turut dibangun untuk menguatkan branding. Hambatan pada strategi branding yang dilakukan terletak pada masalah seperti anggaran, kesadaran pihak intenal dan eksternal yang terlibat, serta lokasi Kabupaten Pacitan yang masih sulit untuk diakses. Kata Kunci: Strategi Branding, Pariwisata, Kabupaten Pacitan
EVALUASI KEBIJAKAN NASIONALISASI PERTANAHAN Francisco de Deus; Bambang Supriyono; Choirul Saleh
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.509 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v4i2.100

Abstract

Evaluasi terhadap implementasi UU No.1/2003 di Timor Leste. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan, mengevaluasi dan menganalisis proses nasionalisasi eks-tanah dan bangunan yang ditinggalkan oleh pemiliknya dan pemerintahan Indonesia dan Portugis yang berkaitan dengan hak kepemilikan. Sebagai akibat adanya sertifikat hak atas tanah yang telah diterbitkan oleh dua pemerintahan yang berbeda dapat menimbulkan persoalan-persoalan di masyarakat setelah kemerdekaannya. Oleh karena itu pemerintah Timor Leste segera merumuskan suatu kebijakan yang dimanifestasikan dalam bentuk undang-undang yang selanjutnya dikenal dengan UU No.1/2003. Pemberlakuan UU No.1/2003 ini pada dasarnya mengatur 3 ketentuan hukum prioritas: pertama, kepentingan umum (negara); kedua, kepentingan bekas pemegang hak, dan; ketiga pemanfaatkan tanah atau bangunan oleh masyarakat. metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. DNTPSC sebagai badan pelaksana telah memaksimalkan seluruh unit kerja yang ada di struktur baik di tingkat pusat maupun daerah. Dalam Implementasi kebijakan pemerintah ini dengan kontribusi yang signifikan dari berbagai pihak. Hasil temuan dalam penelitian menunjukkan telah terdaftarnya 12943 pengaduan atau klaim dengan pemanfaatannya sebesar 11343 sedangkan 1927 sebagai Asset Milik Negara (AMN) telah dimanfaatkan secara maksimal. Implementasi kebijakan nasionalisasi telah mencapai target, hal ini tidak terlepas dari koordinasi antar institusi pemerintah yang baik, adanya aturan hukum yang jelas, dukungan donator Internasional, partisipasi masyarakat dan sarana prasarana. Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan, Nasionalisasi
MAKNA SUKSES DALAM IKLAN ROKOK LA LIGHTS Februnia Mura Ngguna; Fathul Qorib
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.1 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i3.1412

Abstract

Abstract: This study aims to find out the meaning of success contained in LA Lights cigarette commercials "Conquer Your Challenge" and "Success That". Advertising is the most influential promotional tool in influencing an audience. The LA Lights commercial of "Conquering Your Challenge" and "Success That" is an ad that tells the challenges faced in the process of achieving success and success according to each person is different depending on the meaning. The method used in this research is Charles Sanders Pierce Semiotics analysis with qualitative paradigm. In theory categorize as a triangle element meaning of pierce, that is object, representament, and interpretant. The results of the analysis that has been done by the researchers on the meaning of success in LA Lights commercial version "Conquer Your Challenge" is sacrificing time to achieve success, dare to conquer challenges, work actively to achieve success, patience in the face of problems, ready to face risks and have a clear purpose. hile in the vein "Success That" is ready to take risks, work actively to achieve success, dare to conquer challenges, and have clear goals. To achieve success requires hard work, and full of sacrifices. Success is the process and the results vary according to each person depending on the person who interpret the meaning of success itself. Keywords : The meaning of success, LA Lights commercial,  semiotic analysis Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna sukses yang terkandung dalam iklan rokok LA Lights versi “Taklukkan Tantanganmu” dan “Sukses Itu”. Iklan adalah alat promosi yang paling berpengaruh dalam mempengaruhi audiens. Iklan LA Lights versi “Taklukkan Tantanganmu” dan “Sukses Itu”merupakan iklan yang menceritakan tantangan yang dihadapi dalam proses mencapai kesuksesan dan sukses menurut setiap orang itu berbeda tergantung dari yang memaknai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Semiotika Charles Sanders Pierce dengan paradigma kualitatif. Dalam teorinya mengkategorikan sebagai elemen segitiga makna pierce, yaitu object, representament, dan interpretant.  Hasil dari analisis yang telah dilakukan oleh peneliti  pada makna sukses dalam iklan LA Lights versi “Taklukkan Tantanganmu” adalah mengorbankan waktu untuk meraih kesuksesan, berani menaklukkan tantangan, bekerja dengan aktif untuk meraih kesuksesan, kesabaran dalam menghadapi masalah, siap menghadapi resiko dan memiliki tujuan yang jelas. Sedangkan dalam vesi “Sukses Itu” adalah siap menghadapi resiko, bekerja dengan aktif untuk meraih kesuksesan, berani menaklukkan tantangan, dan memiliki tujuan yang jelas. Untuk meraih kesuksesan diperlukan kerja keras, dan penuh pengorbanan. Sukses itu proses dan hasilnya berbeda menurut setiap orang tergantung orang yang memaknai arti dari kesuksesan itu sendiri.Kata kunci : Makna sukses, iklan LA Lights, analisis semiotika 
KONSTRUKSI BERITA PEMERKOSAAN PADA MEMO-X.COM (EDISI BULAN JANUARI-FEBRUARI 2016 DAN BULAN MARET-MEI 2017) Maria Elisabet M; Sulih Indra Dewi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.673 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i2.1607

Abstract

Abstrack: Violence Against Women (VOW) has increased from year to year. One of the violence experienced by women is rape. This often becomes media coverage, but unfortunately women in the media coverage are often harmed. Memo-X.com, one of the online news portals in the Legal Criminal channel contains news of rape. It can be seen from the writing of news titles that can attract readers, the selection of words and languages that are meaningful gender bias. The purpose of the research is to find out how the construction of the news of rape on Memo-X.com. This study uses a qualitative approach method with Teun Van Dijk's Critical Discourse Analysis (AWK) method. The results obtained from this study are the way journalists write news tends to blame rape victims, place victims as objects and also as sex objects, provide weak and passive stereotypes of victims, and demean victims through the selection of words and language in the news. Social Cognition journalists more focus on giving space to the perpetrators to talk, and making rape victims increasingly cornered. Social contexts bring readers' perceptions to blame rape victims. At present many victims do not dare to report rape that befell him for fear of being blamed by the public. Keywords: Construction News, Memo-X.com Abstrak: Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP) dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Salah satu kekerasan yang dialami perempuan yakni pemerkosaan. Hal ini sering menjadi pemberitaan media, namun sayangnya perempuan dalam pemberitaan di media sering dirugikan. Memo-X.com, salah satu portal berita online, dalam kanal Hukum Kriminal memuat berita pemerkosaan. Terlihat dari penulisan judul berita yang dapat menarik minat pembaca, pemilihan kata dan bahasa yang bermakna bias gender. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana konstruksi berita pemerkosaan pada Memo-X.com. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis (AWK) Teun Van Dijk. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah cara wartawan dalam menuliskan berita cenderung menyalahkan korban pemerkosaan, menempatkan korban sebagai objek dan juga sebagai objek seks, memberikan stereotip korban lemah dan pasif, serta merendahkan korban lewat pemilihan kata-kata dan bahasa dalam berita. Kognisi Sosial wartawan lebih fokus memberikan ruang lebih kepada pelaku untuk berbicara, dan membuat korban pemerkosaan semakin terpojok. Kontek sosial membawa perepsi pembaca untuk menyalahkan korban pemerkosaan. Saat ini banyak korban yang tidak berani melaporkan pemerkosaan yang menimpa dirinya karena takut disalahkan masyarakat. Kata Kunci : Konstruksi Berita, Memo-X.com