cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 70 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017)" : 70 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA STATUS SOSIAL DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANJUT USIA DI POSYANDU LANSIA PERMADI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Revatul Hasanah; Farida Halis Dyah Kusuma
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.594 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.189

Abstract

Meningkatnya pengetahuan dan tingkat sosial ekonomi masyarakat, serta kemajuan di bidang pelayanan kesehatan berpengaruh terhadap kenaikan angka usia harapan hidup. Usia lanjut ditandai dengan menurunnya produktivitas kerja, memasuki masa pensiun atau berhentinya pekerjaan utama. Hal ini berakibat pada menurunnya pendapatan yang kemudian terkait dengan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, seperti sandang, pangan, papan, kesehatan, rekreasi dan antara status sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status sosial dengan tingkat depresi pada lanjut usia di posyandu Lansia Permadi RW 01 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian non eksperimen dengan jenis correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasinya berjumlah 50 orang dan sampel berjumlah 50 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik spearmen rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan Pvalue = 0,03
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI LANSIA DALAM MENGIKUTI KEGIATAN POSYANDU LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU MALANG Maria Helmiana Muda; Tanto Hariyanto; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.447 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.148

Abstract

Posyandu lansia merupakan bentuk peran serta masyarakat lansia dalam upaya bidang kesehatan untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal serta kondisi menua yang sehat dan mandiri. Sehingga dalam pemanfaatannya diperlukan suatu motivasi yang mampu untuk menggerakkan diri lansia menghadiri posyandu lansia. Melalui dukungan keluarga yang baik diharapkan akan memunculkan motivasi lansia yang tinggi pula dalam menghadiri posyandu lansia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara dulungan keluarga dengan motivasi lansia dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia di wilayah RW 02 Kelurahan Tlogomas Malang. Metode penelitian ini berupa penelitian deskriptif. Teknik sampling menggunakan teknik Total sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Pengujian penelitian menggunakan uji statistik Spearman Rho. Dukungan keluarga dari 30 responden, mendapatkan dukungan yang baik yaitu sebanyak 86,7% dan secara umum lansia mempunyai motivasi baik yaitu sebanyak 76,7%. Analisis pearson antara dukungan keluarga dengan motivasi lansia p value sebesar 0,000
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PELAKSANAAN PERSONAL HYGIENE PADA PASIEN STROKE DI RUANG KENANGA RUMAH SAKIT DR. SOEPRAOEN MALANG Siti Rahmatika; Ngesti W. Utami; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.916 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.180

Abstract

Dukungan serta bantuan keluarga masih sangat diperlukan oleh penderita stroke dalam pemenuhan kebutuhan personal hygiene walaupun sebagian besar dari mereka sudah dapat melakukan sendiri secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui antara hubungan dukungan keluarga dengan pelaksanaan personal hygiene pada pasien stroke di Ruang Kenanga RS. dr. Soepraoen Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian correlation dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah keluarga dan pasien stroke di Ruang Kenanga RS. dr. Soepraoen Malang yang berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel dengan total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik spearman rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil penelitian paling banyak dukungan keluarga masuk kategori baik sebanyak 18 orang (60%), dan sebagian besar personal hygiene pada pasien stroke masuk kategori baik sebanyak 20 orang (67%). Hasil analisis bivariat menunjukan pvalue = 0,00 < 0,05. Artinya ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pelaksanaan personal hygiene pada pasien stroke di Ruang Kenanga RS. dr. Soepraoen Malang yang bersifat positif dengan Correlation Coefficient 0,609. Kata kunci : Dukungan keluarga, Personal Hygiene pasien stroke.
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN KEPERCAYAAN DIRI DALAM INTERAKSI SOSIAL PADA REMAJA PENYANDANG CACAT FISIK DI PANTI ASUHAN BHAKTI LUHUR KECAMATAN SUKUN MALANG Adrianus Yofanto Angi Piran; Roni Yuliwar; Arie Jefry Ka’arayeno
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.704 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.203

Abstract

Perkembangan kepercayaan diri pada remaja penyandang cacat fisik diawali dengan pengenalan secara fisik, bagaimana mereka dapat memahami dirinya. Penilaian terhadap dirinya tersebut akan membentuk penerimaan terhadap diri sendiri (self acceptance). Remaja penyandang cacat fisik dengan penilaian yang positif terhadap dirinya akan menyukai dan menerima keadaan dirinya sehingga akan mengembangkan rasa percaya diri, harga diri, dan dapat melakukan interaksi sosial secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Penerimaan Diri dengan Kepercayaan Diri dalam Interaksi Sosial pada Remaja Penyandang Cacat Fisik di Panti Asuhan Bhakti Luhur Kecamatan Sukun Malang. Desain dalam penelitian ini adalah correlasional dengan pendekatan cross sectional. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penerimaan Diri sebagai variabel independen dan Kepercayaan Diri sebagai variabel dependen. Sampling yang digunakan adalah Purposive Samping dengan sampel berjumlah 34 orang. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 27-31 Agustus 2013 dengan uji terpakai berupa skala pengukuran penerimaan diri dan kepercayaan diri model Likert yang disusun dan dikembangkan oleh peneliti, serta metode wawancara langsung. Hasil analisis deskriptif menunjukkan tingkat penerimaan diri remaja penyandang cacat fisik sebagian besar adalah sedang, yaitu 56 % (19 orang), kepercayaan diri remaja penyandang cacat fisik sebagian besar adalah sedang, yaitu 53 % (18 orang). Dari hasil analisis korelasional melalui teknik Product Moment Pearson diperoleh korelasi positif yang kuat dan signifikan antara penerimaan diri dan kepercayaan diri dengan (rxy = 0,836; p = 0,000 < () 0,01 dan 0,05), sehingga H1 diterima. Semakin tinggi penerimaan diri pada remaja penyandang cacat fisik semakin tinggi pula kepercayaan dirinya dalam interaksi sosial. Kata Kunci: Cacat fisik, interaksi sosial, kepercayaan diri, penerimaan diri, remaja.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP SIKAP PENCEGAHAN SEXUAL ABUSE PADA ANAK 3-6 TAHUN DI DESA BANJARARUM MONDOROKO UTARA SINGOSARI MALANG Eko Pertiwi; Atti Yudiernawati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.753 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.139

Abstract

Banyak kasus kekerasan seksual khususnya pada anak,untuk mengatasi pengetahuan seorang ibu sangat diperlukan dalam upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak, seorang ibu harus mempunyai pengetahuan, baik mengenai, apa childsexual abuse, ciri-ciri umum, bentukperilaku, mendeteksi anak korban pelecehan, dampak buruk, penyebab danpencegahan, agar ibu dapat bersikap mendukung pencegahanchild sexual abuse.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu terhadap sikap pencegahan sexual abuse pada anak 3-6 tahun di Desa Bajararum Mondoroko Utara RW 05 Singosari. Metode penelitian menggunakan korelasional, dengan pendekatan cross sectional, jumlah populasi 82 orang, dan sampel 45 orang,teknik sampling propotionate stratified random. Analisa data menggunakan uji spearman’s rho. Hasil penelitian didapat analisis deskriptif menunjukkan pengetahuan ibu sebagian besar cukup sebanyak yaitu 20 orang (44%), sikap ibu sebagian besar kategori sikap favorable sebanyak yaitu 31 orang (69%). Hasil analisis korelasional teknik sperman rank diperoleh nilai Rho = 0,76, didapatkan nilai p value (signifikan) sebesar 0,000
HUBUNGAN GANGGUAN TIDUR DENGAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI REMAJA PUTRI DI SMK KERTHA WISATA KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU MALANG Ernilinda Egi; Swito Prastiwi; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.909 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.171

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi oleh usia remaja adalah rendahnya tingkat kesehatan. Pola tidur yang baik diperlukan untuk memberikan ketenangan dan memulihkan stamina, pemulihan fungsi otak dan tubuh, penyesuaian untuk mempertahankan kelangsungan hidup. Keadaan fisik yang sehat ditunjukkan salah satunya dengan tingkat kemampuan fungsional tubuh manusia yang dikenal sebagai kesegaran jasmani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola tidur dengan tingkat kesegaran jasmani remaja putri di SMK Kertha Wisata Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Malang. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional, Populasi sebanyak 30, sampel 30 remaja diambil dengan teknik sampling yaitu total sampling. Pengumpulan data pola tidur menggunakan kuesioner PSQI, tingkat kesegaran jasmani diperoleh dengan pengukuran tes kesegaran jasmani, uji statistik yang digunakan yaitu uji korelasi Spearmen Rank dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini diperoleh sebanyak 23% remaja putri memiliki gangguan tidur, sedangkan tingkat kesegaran jasmaninya sebanyak 67% adalah baik, dan yang lain adalah sedang 23%, kurang 3 10%. Pada analisa hasil uji statistik diperoleh, p-value = 0,00 sehingga dapat disimpulkan p-value = 0,00 < α (0,05), maka H1 diterima, artinya ada hubungan yang signifikan antara pola tidur dengan tingkat kesegaran jasmani remaja putri. Diharapkan remaja selalu berupaya untuk melakukan pola hidup sehat cara mengatur pola tidur yang baik. Hal ini berkaitan dengan besarnya pengaruh gangguan tidur terhadap kesegaran jasmani. Kata kunci : Gangguan tidur, kesegaran jasmani.
PENGARUH POSISI TIDUR MIRING TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI POSYANDU LANSIA “PERMADI” KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Wely Wely; Rita Yulifah; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.619 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.162

Abstract

Orang lanjut usia secara fisiologis memiliki rentang nilai tekanan darah lebih tinggi dibanding usia dewasa normal. Hipertensi pada populasi lanjut usia didefinisikan sebagai tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Prevalensi hipertensi di Indonesia pada tahun 2007 adalah 32,2%. Posisi tidur diketahui dapat berperan sebagai terapi non farmakologis dalam mengatasi hipertensi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh posisi tidur miring terhadap perubahan tekanan darah pada lansia hipertensi. Desain penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan rancangan one group pre test-postest design. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dengan total sampel sebanyak 13 orang. Data posisi tidur diperoleh melalui pengisian kuesioner sedangkan data tekanan darah diperoleh menggunakan tensimeter. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menunjukkan orang lanjut usia yang mengalami hipertensi sebelum diberikan perlakuan memiliki kadar tekanan darah pada rentang 160/90 mmHg dan sebanyak 9 dari 13 orang (p=0,035) mengalami penurunan. Ada pengaruh signifikan antara posisi tidur miring terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Posisi tidur miring dapat menjadi alternatif pengobatan non farmakologis bagi lanjut usia yang mengalami hipertensi. Kata kunci: Lanjut usia, posisi tidur miring, tekanan darah.
PERBEDAAN KEPUASAAN INTERAKSI SOSIAL LANSIA WANITA PADA KELOMPOK KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT DI PANTI GRIYA ASIH LAWANG KABUPATEN MALANG Dyna Wardhani; Dyah Widodo; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.093 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.194

Abstract

Kepuasan hidup pada lansia akan terjadi dan berpengalaman jika kebutuhan dan keinginan individu pada waktu tertentu terpenuhi dan puas. Jenis Introvert lebih memilih pikiran, perasaan, cita-cita dan mereka menjadi sumber bunga. Jenis ekstrovert berorientasi ke dunia luar, praktis, bertindak cepat dan cepat mengambil keputusan karena orientasi dari kehidupan sekarang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kepuasan interaksi sosial antara ekstrovert dan wanita lanjut usia pendiam di Panti Griya Asih Lawang Malang. Penelitian menggunakan desain studi banding dengan pendekatan survei. Pengambilan sampel diambil dengan teknik saturated sampling dengan 23 responden lansia di Panti Griya Asih Lawang Malang. Pengumpulan data dilakukan antara bulan Juli dan Agustus 2014 dengan menggunakan kuesioner. Uji analisis hasil menggunakan T-test SPSS 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 69,6% atau 16 orang ekstrovert kepribadian dan 30,4% atau 7 orang memiliki kepribadian yang introvert. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh statistik nilai p-value = 0,00
PERBEDAAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA ANAK DENGAN INDEKS MASSA TUBUH NORMAL DAN OVERWEIGHT DI SDK SANG TIMUR MALANG Trihastanti Cida; Sugianto Hadi; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.665 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.153

Abstract

Overweight merupakan suatu akumulasi lemak berlebih di dalam tubuh yang dapat mengganggu kesehatan secara keseluruhan. Metode sederhana dalam menentukan tingkat overweight adalah Indeks Massa Tubuh. Kelebihan berat badan memiliki peran yang kurang baik yaitu meningkatkan resistensi insulin oleh tubuh, sehingga glukosa dalam darah tidak mampu dimetabolisme dengan baik oleh sel dan akhirnya terjadi peningkatan glukosa. Peran perawat sebagai pendidik sangat diperlukan dalam memberikan pengetahuan tentang kesehatan gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Kadar Glukosa Darah pada Anak dengan Indeks Massa Tubuh Normal dan Overweight di Sekolah Dasar Sang Timur Malang. Penelitian ini menggunakan desain komparatif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya seluruh siswa kelas I-VI di Sekolah Dasar Sang Timur Malang sebanyak 311 orang. Pengambilan sampel dengan teknik stratified random sampling sebanyak 62 orang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t-test dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar glukosa darah pada anak dengan Indeks Massa Tubuh normal sebagian besar (71 %) memiliki kadar glukosa darah normal, untuk anak dengan Indeks Massa Tubuh overweight sebagian besar (58 %) memiliki kadar glukosa darah tinggi. Hasil uji beda didapatkan p value 0,004 < 0,05, artinya terdapat perbedaan kadar glukosa darah pada anak dengan Indeks Massa Tubuh normal dan overweight. Saran untuk penelitian selanjutnya, mengidentifikasi lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kadar glukosa darah pada anak Sekolah Dasar dengan overweight dan glukosa darah tinggi. Kata kunci: Indeks Massa Tubuh, Kadar Glukosa Darah
PERBEDAAN INTENSITAS NYERI OSTEOARTRITIS PADA LANSIA SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN KOMPRES HANGAT DI KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Yohana Yohana; Tanto Hariyanto; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.789 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.185

Abstract

Nyeri osteoartritis merupakan nyeri sendi yang berjalan secara lambat dan progresif yang sering diderita oleh orang dewasa hingga lansia. Di kabupaten Malang dan kota Malang ditemukan prevalensi osteoarthritis sebesar 10% dan 13,5%.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan intensitas nyeri osteoarthritis pada lansia sebelum dan sesudah dilakukan kompres hangat di Kelurahan Tlogomas RT 02 RW 06 Malang. Desain penelitian mengunakan desain analitik komparatif dengan pre-post design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 25 lansia dan sampel penelitian menggunakan total sampling yang berarti jumlah populasi dijadikan sempel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Metode analisa data yang di gunakan yaitu Peired Simple T-Test dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebelum dilakukan kompres hangat terdapat 19 atau sebesar 76% lansia mengalami intensitas nyeri dan setelah dilakukan kompres hangat sebanyak 14 lansia atau sebesar 56% lansia mengalami intensitas nyeri, sedangkan hasil Peired Simple T-Test didapatkan pvalue = 0,00, atau 0,00< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan intensitas nyeri osteoarthritis pada lansia sebelum dan sesudah dilakukan kompres hangat di Kelurahan Tlogomas RT 02 RW 06 Malang. Dengan demikian yang perlu dilakukan untuk mengurangi intensitas nyeri pada lansia yaitu dengan cara memberi kompres hangat pada bagian yang mengalami nyeri. Kata Kunci: Intensitas nyeri osteoartritis, lansia.