cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
PENGARUH PECS (PICTURE EXCHANGE COMMUNICATION SYSTEM) TERHADAP PERKEMBANGAN INTERAKSI SOSIAL ANAK AUTIS Dionesius Adolfus Raga; Esti Widiani; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.047 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.716

Abstract

Picture Exchange Communication System (PECS) adalah suatu pendekatan untuk melatih interaksi sosial dengan menggunakan simbol-simbol seperti gambar. PECS tidak membatasi anak untuk berinteraksi dengan siapapun. Setiap orang dapat dengan mudah memahami symbol Pecs sehingga anak autis dapat berinteraksi dengan orang lain tidak hanya dengan keluarganya sendiri. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode PECS (Picture Exchange Communication System) terhadap perkembangan interaksi sosial anak autis. Metode penelitian adalah Pre eksperimental design dengan menggunakan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian adalah anak autis di Yayasan Bakti Luhur Malang yang berjumlah 22 orang. Sampel dalam penelitian terdiri dari responden yang memenuhi kriteria inklusi yaitu sebanyak 14 orang, teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu Wilcoxon matched pairs. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari pada 14 responden anak autis dapat diketahui bahwa semua responden (100%) mampu berinteraksi sosial dengan baik setelah dilakukan 8 kali perlakuan dengan menggunakan metode PECS. Didapatkan hasil perhitungan P-value= 0,000 < α (0,05) sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh penerapan metode PECS terhadap perkembangan interaksi sosial pada anak autis. Diharapkan agar para guru dan pengasuh dapat memberikan metode PECS dalam waktu sedikit lama dengan media yang bervariasi sehingga anak autis dapat berinteraksi dengan baik.
HUBUNGAN MODEL ASUHAN KEPERAWATAN PROFESIONAL (MAKP) TIM DENGAN TINGKAT KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYA (RKZ) MALANG Rupisa Rupisa; Sri Mudayatiningsih; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.354 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.790

Abstract

Kepuasan kerja perawat pada praktik keperawatan tercapai apabila perawat merasa telah memberikan kontribusi, dianggap penting, mendapat dukungan dari sumber-sumber yang ada dan outcome keperawatan banyak tercapai. Metode tim merupakan suatu metode pemberian asuhan keperawatan dimana seorang perawat profesional memimpin sekelompok tenaga keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan kelompok klien melalui upaya kooperatif dan kolaburatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) tim terhadap tingkat kepuasan perawat di Rumah Sakit Panti Waluya (RKZ) Malang. Desain penelitian ini dilakukan dengan metode korelasi yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat di Rumah Sakit Panti Waluya (RKZ) Malang yaitu sebanyak 372.Sampel penelitian menggunakan teknik simple random sampling yaitu 79 orang.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) tim di Rumah Sakit Panti Waluya (RKZ) Malang hampir seluruh 69 responden (87,3%) dikategorikan baik, kepuasan perawat di Rumah Sakit Panti Waluya (RKZ) Malang, hampir seluruh 64 responden (81,0%) dikategorikan sangat puas, dan hasil analisis data terdapat hubungan Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) tim terhadap tingkat kepuasan perawat di Rumah Sakit Panti Waluya (RKZ) Malang dengan nilai signifikan sebesar 0,001 (p ≤ 0,05), sehingga dapat dismpulkan ada hubungan model asuhan keperawatan profesional (MAKP) tim dengan tingkat kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit Panti Waluya (RKZ) Malang.
PERBEDAAN ANTARA KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN UMUM DAN KEPEMILIKAN KIS PADA LANSIA DI PUSKESMAS DAU MALANG Dwi Riska Mei Lestari; Joko Wiyono; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.118 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.573

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas sangat diperlukan bagi masyarakat untuk menciptakan pembangunan nasional.Pelayanan kesehatan yang prima dituntut harus profesional, cepat, bersih dan ramah tanpa memandang pasien umum maupun kepemilikan KIS. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan antara kualitas pelayanan kesehatan umum dan kepemilikan KIS pada lansia di Puskesmas Dau Malang. Desain penelitian mengunakan komparatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 86 lansia, sampel penelitian ditentukan dengan teknik quota sampling dengan jumlah sampel sebanyak 46 lansia. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang digunakan yaitu uji mann whitney dengan menggunakan SPSS 18. Hasil penelitian membuktikan lebih dari separuh 16 (69,6%) pasien umum mendapatkan kualitas pelayanan baik dan lebih dari separuh 14 (60,9%) pasien kepemilikan KIS mendapatkan kualitas pelayanan baik. Hasil uji mann whitney didapatkan p-value = (0,003) < (0,050) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara kualitas pelayanan kesehatan umum dan kepemilikan KIS pada lansia di Puskesmas Dau Malang. Berdasarkan hasil penelitian maka diharapkan untuk tenaga kesehatan memberikan pelayanan kepada pasien umum maupun kepemilikan KIS dan harus sabar dalam menghadapi tuntutan pasien, sehingga menimbulkan keinginan pasien untuk berobat kembali dan untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti tentang perbedaan antara pasien umum dan pasien KIS yang mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG AIR SUSU IBU (ASI) DENGAN POLA PEMBERIAN ASI DI LOWOKWARU MALANG Yohanes Segi Boa; Ngesti W. Utami; Arie Jefrey Ka’arayeno
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1123

Abstract

ASI merupakan sumber gizi penting yang berkontribusi terhadap pertumbuhan dan perkembangan otak, kematangan sistem pencernaan dan perkembangan sistem kekebalan tubuh terutama perlindungan dari penyakit infeksi (diare).Pengetahuan ibu merupakan salah satu faktor penting yang menentukan pemberian ASI secara eksklusif.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang ASI dengan pola pemberian ASI di RT 03/ RW 01 Tlogo Indah, Kecamatan Lowokwaru, Malang. Desain penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel sejumlah 30 orang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, kemudian dianalisisdengan uji Spearman Rank (α
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN LANJUT USIA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA NGANTRU KECAMATAN NGANTANG KABUPATEN MALANG Beki Tumewo; Farida Halis Dyah Kusuma; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i1.835

Abstract

Meningkatnya umur lanjut usia maka permasalahan yang dihadapi juga semakin banyak seperti hipertensi. Lanjut usia yang mengalami kecemasan secara berlebihan bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti hipertensi. Tujuan penelitian untuk mengetahuifaktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan lanjut usia penderita hipertensi di Desa Ngantru Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 148 lanjut usia di Desa Ngantru Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang dengan penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling sehingga sampel yang digunakan 30 lanjut usia. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearmen rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan ada hubungan faktor umur terhadap kecemasan pada lanjut usia yang menderita hipertensi dengan p value = (0,001) < (0,050), ada hubungan faktor status pendidikan terhadap kecemasan pada lanjut usia yang menderita hipertensi dengan p value = (0,004) < (0,050), Serta ada hubungan faktor status ekonomi (pendapatan) terhadap kecemasan pada lanjut usia yang menderita hipertensi dengan p-value=(0,002)
HUBUNGAN TINGKAT STRESS TERHADAP KEJADIAN KEPUTIHAN (LEUKORRHEA) PADA REMAJA PUTRI Melliana Sabtheka; Swaidatul Masluhiya AF; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.933

Abstract

Stress merupakan suatu fenomena universal yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan tidak dapat di hindari serta akan di alami oleh setiap orang. Salah satu dampak dari stress dapat menyebabkan keputihan. Keputihan adalah semua pengeluaran cairan dari alat genetalia yang bukan darah tetapi merupakan manifestasi klinik berbagai infeksi, keganasan atau tumor jinak organ reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stress terhadap kejadian keputihan pada remaja putri di MA Nurul Ulum Sukun Malang. Desain penelitian mengunakan desain analitik dengan pendekatan retroprektif. Populasi dalam penelitian sebanyak 146 remaja putri dengan pengambilan sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 remaja putri usia 15-17 tahun yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dimana sampel penelitian disesuaikan dengan kriteria inklusi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebayak 40,0% remaja putri mengalami tingkat stress sedang dan sebanyak 60,0% remaja putri mengalami kejadian keputihan normal. Hasil uji spearman rank dinyatakan ada hubungan yang signifikan antara tingkat stress terhadap kejadian keputihan pada remaja putri di MA Nurul Malang dengan p-value (0,004) < (0,050). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan remaja putri dapat menghindari stress yang berlebihan sehingga tidak menimbulkan keputihan yang bisa menganggu kenyamanan dalam melakukan aktivitasnya. ABSTRACT Stress is a universal phenomenon that occurs in everyday life and can not be avoided and will be experienced by everyone. The effects of stress can lead to vaginal discharge. Vaginal discharge is all fluid from genetalia tools that are not blood but is a clinical manifestation of various infections, malignancies or benign tumors of reproductive organs. The purpose of this study to determine the relationship of stress level to the occurrence of whiteness in young women in MA Nurul Ulum Sukun Malang. The research design uses analytic design with sub control approach. The samples in this study were 30 teenage girls aged 15-17 years who were taken using purposive sampling technique where the sample of research was adjusted to certain criteria and adjusted to the needs of research. Data collection techniques used are questionnaires. Method analisi data is used is spearman rank by using SPSS. The results showed that as much (40.0%) of teenage girls experienced moderate stress level and as many as 60.0% of adolescent girls experienced normal whiteness. Spearman rank test stated there is a significant correlation between stress level to the occurrence of whiteness in adolescent girls in MA Nurul Ulum Sukun Malang with p value (0.004)
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Evan Evan; Joko Wiyono; Erlisa Candrawati
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.712 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.707

Abstract

Angka kejadian obesitas menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2011 diperkirakan di dunia ada sekitar 1,6 milyar remaja berumur 15 tahun kelebihan berat badan dan sebanyak 400 juta orang gemuk (obesitas). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian obesitas pada mahasiswa di Universitas Tribhuhawana Tunggadewi Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 31 mahasiswa dan sampel penelitian menggunakan purposive sampling sebanyak 31 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pendekatan dan observasi. Metode analisa data yang di gunakan yaitu Spearman Rank dengan menggunakan SPSS. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Variabel independen yaitu dengan memberikan fomulir food record yang akan di isi selama satu minggu yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya. Kriteria inskluasi penelitian adalah mahasiswa yang bersedia untuk diteliti, mahasiswa dengan IMT > 25,0 (kg/m2). Variabel dependen menggunakan observasi yaitu pengukuran berat badan dan tinggi badan responden. Hasil penelitian membuktikan bahwa pola makan mahasiswa sebanyak 24 (77,4%) mahasiswa mengalami pola makan tinggi dan obesitas mahasiswa sebanyak 29 (93,5%) mahasiswa memiliki obesitas I, sedangkan hasil Spearman Rank didapatkan nilai p value = 0,004 < α (0,05) yang berarti ada hubungan pola makan dengan kejadian obesitas pada mahasiswa di Universitas Tribhuhawana Tunggadewi Malang. Mahasiswa perlu untuk menurunkan berat badan yaitu perlu mengontrol pola makan dan melakukan olahraga.
PENGARUH KONSELING AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN TERHADAP PERUBAHAN IMT PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS DINOYO KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Weliana Hoar Bria Martins; Ani Sutriningsih; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.478 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.765

Abstract

Prevalensi diabetes mellitus di Indonesia menduduki urutan keempat dan merupakan salah satu penyebab kematian terbesar didunia. IMT dikatakan sebagai faktor utama berkembangnya resistensi insulin pada penderita diabetes mellitus. Resistensi insulin ini terjadi karena adanya penimbunan lemak yang menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan. Agar tidak terjadi peningkatan berat badan, maka harus menjaga pola makan dan aktivitas fisik secara teratur. Peneliti melakukan konseling aktivitas fisik dan pola makan untuk meningkatkan kesadaran penderita diabetes mellitus dalam mencegah terjadinya komplikasi diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling aktivitas fisik dan pola makan terhadap perubahan IMT pada penderita diabetes mellitus di Puskesmas Dinoyo Kec. Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperiment design,dengan pendekatan one group pre test – post test, jumlah populasi 152 orang, sampel 16 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan timbangan berdiri untuk mengukur berat badan dan mikrotoise untuk mengukur tinggi badan untuk mencari nilai IMT, dan dianalisis menggunakan wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian didapatkan sebelum diberikan konseling aktivitas fisik dan pola makan didapatkan sebagian besar responden (59%) berada pada IMT kategori gemuk tingkat ringan. Sesudah diberikan konseling aktivitas fisik dan pola makan hampir setengah dari responden (29%) berada pada IMT kategori normal, dengan nilai p-value = 0,002 (p < 0,05) yang berarti ada pengaruh yang signifikan sesudah diberikan konseling aktivitas fisik dan pola makan. Peneliti selanjutnya disarankan dapat melakukan observasi secara langsung kepada responden untuk memastikan kebenaran jawaban dalam mengisi lembar checklist aktivitas fisik dan food record.
PENGARUH PERILAKU MEROKOK TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN PADA REMAJA PUTRA DI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Syahreza Syahreza; Ronasari Mahaji Putri; Sulasmini Sulasmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1114

Abstract

Perilaku merokok adalah perilaku yang kompleks, yang diawali dan berlanjut yang disebabkan oleh beberapa variabel yang berbeda. Awal perilaku merokok pada umumnya diawali pada saat usia yang masih muda dan akhirnya ketagihan hal ini di karenakan pengaruh nikotin dalam rokok yang mengakibatkan neuron akan kehilangan disiplin untuk mengatur pola makan tersebut, sehingga menekan nafsu makan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perilaku merokok terhadap perubahan berat badan pada remaja putra di Kelurahan Tlogomas kota Malang. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian cohort. Populasi adalah remaja perokok dan tidak merokok masing-masing sebanyak 11 orang. Pengambilan sampel dengan Simple Random Sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji T-test berpasangan. Remaja perokok mengalami perubahan rata-rata berat badan dari 55,90 kg menjadi 55,27 kg. Terjadi perubahan rata-rata berat badan pada remaja bukan perokok dari 53,45 kg menjadi 54,09 kg Terdapat pengaruh yang signifikan kebiasaan merokok terhadap berat badan remaja di kelurahan Tlogomas Malang. Nilai (p value 0,000 < 0,05, r 0,754). Direkomendasikan bagi peneliti lanjutan untuk meneliti faktor-faktor determinan, frekuensi aktifitas dan istirahat responden, jumlah rokok yang dikonsumsi, serta jumlah dan jenis jajanan, demikian juga menambah sampel penelitian. ABSTRACT Smoking behavior is a complex behavior, which begins and continues which is caused by several different variables. Early smoking behavior generally begins at a young age and eventually addicted to this because of the influence of nicotine in cigarettes which causes neurons to lose discipline to regulate the diet, thus suppressing appetite. This study aims to determine the effect of smoking behavior on changes in body weight in young men in Tlogomas village, Malang city. The design of this study uses a cohort research design. The population is teenagers who smoke and do not smoke as many as 11 people. Sampling with simple random sampling. Data analysis used is paired t-test. Smoker adolescents experience an average change in body weight from 55.90 kg to 55.27 kg. And there was a change in the average body weight in non-smokers from 53.45 kg to 54.09 kg. There was a significant effect of smoking habits on adolescent weight in Tlogomas village, Malang (p value 0.000
PENGARUH KADAR GULA DARAH TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS DINOYO MALANG Mikhayandi John Lede; Tanto Hariyanto; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.651 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.826

Abstract

Diabetes militus merupakan salah satu penyakit yang telah menjadi masalah kesehatan di dunia. WHO memperkirakan jumlah penderita diabetes melitus di indonesia akan meningkat hingga dua sampai tiga kali lipat pada tahun 2030 dari 8,4 juta mencapai 21,3 juta orang. Luka diabetik adalah luka yang terjadi karena adanya kelainan pada saraf, kelainan pembuluh darah dan kemudian adanya infeksi. Bila infeksi tidak diatasi dengan baik, hal itu akan berlanjut menjadi pembusukan bahkan dapat diamputasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh kadar gula darah terhadap penyembuhan luka diabetes mellitus di Puskesmas Dinoyo Malang. Rancangan penelitian yang diggunakan yaitu korelasional yang bertujuan mengungkapkan hubungan antara variable dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita diabetes mellitus yang di rawat di Puskesmas Dinoyo Malang berjumlah 30 orang dan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan kadar gula darah sebagian besar responden dikategorikan memiliki sedang (145-179 Mg/dl) yaitu sebanyak 16 orang (53,33%), lama penyembuhan luka pada penderita diabetes mellitus seluruh responden 30 orang (100%) dikategorikan wound regeneration, hasil analisis terdapat pengaruh kadar gula darah terhadap lama penyembuhan luka diabetes melitus di Puskesmas Dinoyo Malang dengan nilai Sig. = 0,002 (a ≤ 0,05) dan terdapat korelasi negatif sebesar -0,520. Diharapkan kepada pasien penderita luka diabetes mellitus untuk menjaga pola hidup sehat dan bersih dengan melakukan olahraga/aktivitas serta melakukan diet pada makanan yang dapat memicu naiknya gulah darah. Hal ini dimaksudkan untuk mempercepat penyembuhan pada luka diabetes mellitus.