cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DI RT 04 RW 02 KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Vinsensius Adrian Longa Bhara; Sugianto Hadi; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.966

Abstract

Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penyakit demam berdarah dapat mengakibatkan kurangnya perilaku pencegahannya sehingga masyarakat dapat terkena penyakit demam berdarah. Perilaku pencegahan penyakit demam berdarah yang baik adalah masyarakat mampu melakukan gerakan 3M plus yaitu menutup, mengubur dan menguras. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan penyakit demam berdarah di masyarakat.Metode ini menggunakan deskriptif korelasional dengan menggunakan sampel yaitu masyarakat yang tercatat di RT 04/RW 02 Kelurahan Tlogomas, bersedia diteliti, bisa membaca dan menulis dan berada di rumah saat penelitian dengan teknik sampling purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 reponden. Data dianalisa menggunakan spearman. Berdasarkan hasil perhitungan didapat nilai p-value < α (0,000 < 0,05) maka H0 ditolak. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 68,6% masyarakat mempunyai pengetahuan yang baik dan sebanyak 71,4% mempunyai perilaku yang baik; ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku masyarakat dalam pencegahan penyakit demam berdarah di RT 04, RW 02 Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang (p (0,000) < α (0,05) rs 0,81). Direkomendasikan agar petugas kesehatan meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat agar pengetahuan yang sudah baik bisa dijaga dan ditingkatkan dengan melakukan gerakan 3M plus yaitu menutup tempat penampungan air, mengubur barang-barang bekas dan menguras tempat penampungan air minimal seminggu sekali. ABSTRACT Lack of knowledge in society about preventing dengue disease can affect lack of preventing behavior so that the community has dengue disease. The good preventing behavior for dengue disease is that the community is able to apply 3M plus movement i.e. covering (menutup), graving (mengubur), and washing (menguras). The purpose of the study was to find out the relationship between knowledge and preventing behavior for dengue disease in a community. The method used in this study was descriptive correlation by using sample of the community listed in RT 04 RW 02, Tlogomas Village, Lowokwaru District, Malang City, able to be researched, able to read and write, and available at home during the study by using purposive sampling and having sample as many as 35 respondents. The data were analyzed by using spearman. If in the calculating analysis the value is p
PERBEDAAN FLEKSIBILITAS SENDI SEBELUM DAN SESUDAH MELAKUKAN LATIHAN GERAK SENDI PADA LANSIA DI POSYANDU PERMADI RW 02 KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Damaris Arista Lende; Tanto Hariyanto; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1109

Abstract

Lansia merupakan konsekuensi tahap akhir siklus hidup manusia dari proses kehidupan yang tidak dapat dihindarkan dan akan di alami oleh setiap individu. Pada tahap ini, individu mengalami banyak perubahan baik secara fisik khususnya kemunduran dalam berbagai fungsi dan kemampuan yang pernah dimilikinya khususnya fungsi dan kemampuan sendi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Fleksibilitas Sendi Sebelum dan Sesudah Melakukan Latihan Gerak Sendi Pada Lansia di Posyandu Permadi Rw 02 Kelurahan Tlogomas Malang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental. Populasi sebanyak 50 lansia dengan pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak 30 lansia. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 5 orang lansia yang mengalami keterbatasan gerak dan kelemahan fisik 3 orang tidak mengikuti kegiatan senam yang dilaksanakan setiap hari dan tidak melakukan latihan untuk memperbaiki keadaannya, 2 orang yang kurang mampu melakukan latihan fisik atau olahraga karena sakit dan lemah. Hasil uji statistik diketahui bahwa nilai p-value sebesar 0,0001 (α < 0,05), artinya hipotesis diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya perbedaan kemampuan gerak sendi sebelum dan sesudah melakukan latihan gerak sendi di Posyandu Lansia Parmadi RW 02 Kelurahan Tlogomas Malang. Rekomendasi penelitian selanjutnya yaitu masih perlu melakukan penelitian lebih lanjut dengan membandingkan perbedaan fleksibilitas sendi lansia di Posyandu Parmadi dengan mengambil populasi dan sampel yang lebih besar dengan variabel yang lebih dikembangkan. ABSTRACT The elderly is a consequence of the final stage of the human life cycle of the inevitable life processes and will be experienced by every individual. At this stage, the individual undergoes many changes, both physically, especially the setbacks in the various functions and abilities he has had, especially the function and ability of the joint. This study aims to determine the Difference of Flexibility Joints Before and After Doing Joint Motion Training In Elderly at Posyandu Permadi RW 02 Village Tlogomas Malang.The design used in this study is quasi experimental that is by describing a problem with the distribution. Population as much as 50 elderly with purposive sampling sampling counted 30 elderly. The results of the study were 5 elderly people who had limited physical movement and weakness 3 people did not follow gymnastics activity every day and did not do the exercises to improve the situation, 2 people who are less able to do physical exercise or sport because of illness and weakness. The results of statistical tests note that the p-value of 0.0001 (α
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG KEBERSIHAN DIRI DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN MELAKUKAN AKTIVITAS PERSONAL HYGIENE LANSIA Onya Rosalia De Fatima Lopes; Sri Mudayati; Erlisa Candrawati
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.437 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.875

Abstract

Perubahan fisik lansia akan mempengaruhi tingkat kemandirian. Kemandirian adalah kebebasan untuk bertindak, tidak tergantung pada orang lain dan bebas mengatur diri sendiri. Pengetahuan personal hygiene lansia adalah perawatan diri dimana individu mempertahankan kesehatannya, dan dipengaruhi oleh nilai serta keterampilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang kebersihan diri dengan tingkat kemandirian dalam melakukan aktivitas pada lansia. Desain dalam penelitian ini adalah analitik korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah Lansia di Posyandu Permadi berjumlah 65 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sampel jenuh. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji Spearman Rank. Hasil penelitian membuktikan bahwa pengetahuan tentang kebersihan diri sebagian besar 34 lansia (34,52%) dikategorikan cukup dan kemandirian dalam melakukan aktivitas lansia sebagian besar 48 lansia (73,85%) dikategorikan mandiri, sedangkan hasil Spearman Rank didapatkan nilai p value = 0,008 < α (0,05), yang berarti data yang dinyatakan signifikan dan Hı diterima artinya semakin baik pengetahuan tentang kebersihan diri maka semakin baik tingkat kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas. Diharapkan kepada lansia untuk memiliki pengetahuan tentang kebersihan diri yang dapat mengakibatkan lansia memiliki keinginan untuk melakukan aktivitas berupa perawatan diri.
HUBUNGAN PEMBERIAN STIMULASI ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA TODDLER (1-3 TAHUN) DI PAUD MAWAR RW 06 KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Marlina Estria S. Bili; Atti Yudiernawati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.957

Abstract

Usia 1-3 tahun pertama dalam kehidupan anak adalah masa perkembangan anak yang paling cepat. Dimulai dari perkembangan motorik seperti duduk, berjalan, berlari, melompat, memanjat dan mampu untuk turun naik tangga, kemudian kemampuan anak yang signifikan untuk anak belajar membaca, mengenal, macam-macam bentuk dan huruf. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pemberian stimulasi orang tua terhadap perkembangan motorik halus anak usia toddler 1-3 tahun. Desain penelitian ini menggunakan desain korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang mempunyai anak usia toddler di PAUD Mawar RW 06 Kelurahan Tlogomas Malang sebanyak 26 orang dan sampel penelitian yang digunakan adalah total sampling. Teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan intrumen kuesioner dan observasi. Metode analisa data yang digunakan yaitu uji Spearman Rank. Hasil penelitian membuktikan bahwa pemberian stimulasi orang tua, sebagian besar dikategorikan baik yaitu sebanyak 17 orang (65,4%) dan perkembangan motorik halus anak usia toddler (1-3 tahun), sebagian besar dikategorikan baik yaitu sebanyak 15 orang (57,69%), sedangkan hasil Spearman Rank didapatkan nilai Sig. = 0,016 < α (0,05) yang berarti data dinyatakan signifikan dan H1 di terima. Artinya ada hubungan pemberian stimulasi orang tua terhadap perkembangan motorik halus anak usia toddler (1-3 tahun) di PAUD Mawar RW 06 Kelurahan Tlogomas Malang. Diharapkan orang tua memberikan stimulasi pada anak dengan menggunakan alat bantu dengan tujuan memberikan rangsangan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Diharapkan peneliti selanjutnya meneliti tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi perkembangan motorik halus anak usia toddler sehingga hasil penelitian lebih fokus mengarah pada responden yang diobservasi. ABSTRACT The first 1-3 years of the child's life is the fastest growing child. Starting from motor development such as sitting, walking, running, jumping, climbing and being able to go down stairs, then significant children's ability to learn to read, recognize, various forms and letters. The purpose of this research is to know the relation of parental stimulation to the fine motor development of toddler children 1-3 years old. The design of this research using correlation design. The population in this study are parents who have children aged toddler in PAUD Mawar RW 06 Tlogomas Malang village as many as 26 people and the sample research used is total sampling. Data collection techniques, researchers used questionnaires and observation instruments. Data analysis method used is Spearman Rank test. The result of the research proves that parental stimulation, mostly categorized as good as 17 people (65,4%) and motor development of toddler toddler (1-3 years old), mostly categorized as good as 15 people (57,69% ), while the result of Spearman Rank got Sig value. = 0,016
HUBUNGAN POLA ASUH ANAK YANG DI TITIPKAN DI TPA USIA 1-3 TAHUN DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU DI TPA SAMUPHAHITA KOTA MALANG Rizki Nurrahman; Vita Maryah Ardiyani; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.933 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.751

Abstract

Peran orangtua untuk membimbing anak dalam mengembangkan perilaku prososial semakin berkurang intensnya karena kesibukan orangtua khsusnya ibu bekerja seharian, sehingga cenderung kurang memiliki waktu dalammembimbing dan mendidik anak menjadi salah satu sikap terbaik orang tua untuk mengoptimalkan perkembangan anaknya adalah menitipkan anaknya ke TPA (Tempat Penitipan Anak) yang biasanya berdekatan dengan lokasi pekerjaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan tingkat kecemasan ibu pada anak yang dititipkan usia 1-3 tahun di tempat penitipan anak Samuphahita Kota Malang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelasional pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu (bekerja) yang menitipkan anaknya di tempat penitipan anak Samuphahita Kota Malang yang didapatkan dengan teknik total sampling sebanyak 20 orang. Data pola asuh dan data tingkat kecemasan didapatkan dengan cara memberikan responden lembar kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian didapatkan nilai signifikansi p-value = 0,00< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pola asuh orang tua dengan tingkat kecemasan ibu pada anak yang dititipkan di tempat penitipan anak ditempat penitipan anak Samuphahita Kota Malang.
HUBUNGAN PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN TINGKAT KEPUASAAN PASIEN YANG DILAKUKAN PEMBEDAHAN ELEKTIF DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IPHI BATU Pery Pery; Tanto Hariyanto; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.812 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.799

Abstract

Pelayanan komunikasi terapeutikmempunyai posisi strategis dalam menentukan mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit,pelayanan yang tepat dan sesuai standarakan memberikan kepuasan bagi pasien dalam menilai kinerja Rumah Sakit.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pelaksanaan komunikasi terapeutik dengan tingkat kepuasaan pasien yang dilakukan pembedahan elektif di Rumah Sakit Ibu dan Anak IPHI Batu.Desain penelitian mengunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 pasien dengan proses penentuan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data adalah kuesioner. Metode analisa data yaitu uji spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebagian besar 20 (66.7%) responden mendapatkan pelaksanaan komunikasi terapeutik dengan baik dansebagian besar 24 (80.0%) responden puas terhadap pembedahan elektif, sedangkan hasil spearman rank didapatkan nilai p value = 0.000< α (0.05) atau H1 diterima, artinya terdapat hubungan pelaksanaan komunikasi terapeutik dengan tingkat kepuasaan pasien yang dilakukan pembedahan elektif diRumah Sakit Ibu dan Anak IPHI Batu. Disarankan dalam memberikan pelayanan komunikasi terapeutik, perawat harus berpatokan pada standar kepaeawatan untuk menciptakan kepuasan pasien
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN SEHARI-HARI DI POSYANDU LANSIA PERMADI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Felpina Jati Danguwole; Joko Wiyono; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.508 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.646

Abstract

Dukungan keluarga bagi lansia sangat diperlukan selama lansia mampu memahami makna dukungan keluarga tersebut sebagai penyokong atau penopang kehidupannya. Dukungan keluarga sangat berpengaruh pada kemandirian lansia dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari di posyandu lansia permadi Kelurahan Tlogomas Malang. Desain penelitian menggunakan desain non eksperimen dengan jenis correlation dengan metode pendekatan Cross Sectional. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia di Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru Malang sebanyak 40 orang. Pengambilan sampel dengan Total Sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik dengan derajat kemaknaan. Hasil uji statistik penelitian sebagian besar dukungan keluarga responden mendapatkan dukungan keluarga yang tinggi dan mandiri yaitu 27 orang (67,5%), sebagian kecil lansia yang mendapat dukungan sedang dan kemandirian ringan yaitu hanya 3 orang (7,5%) yang dibuktikan dengan nilai p-value 0,000 < 0,05. Artinya ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari di Posyandu Lansia Permadi Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang yang bersifat positif.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAWAT DALAM PENERAPAN 6 SKP (SASARAN KESELAMATAN PASIEN) PADA AKREDITASI JCI (JOINT COMMISSION INTERNATIONAL) DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG Yohanes David Wahyu Pambudi; Ani Sutriningsih; Dudella Desnani Firman Yasin
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.756 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.844

Abstract

Perbaikan demi perbaikan dalam mutu pelayanan kesehatan harus dilakukan untuk mendapatkan status terakreditasi tingkat paripurna. Fokus akreditasi JCI adalah keselamatan pasien yang tertuang dalam standart 6 Sasaran Keselamatan Pasien. Sebagian besar standart 6 Sasaran Keselamatan Pasien diterapkan oleh perawat, khususnya perawat di ruang rawat inap yang dituntut untuk selalu berinteraksi dengan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perawat dalam penerapan 6 SKP. Serta faktor yang paling dominan yang mempengaruhi penerapan 6 SKP (Sasaran Keselamatan Pasien) Pada Akreditasi JCI (Joint Commission International) Di Ruang Rawat Inap RS. Panti Waluya Malang. Desain penelitian yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Intrument penelitian untuk variabel independen menggunakan kuisioner dan variabel dependen menggunakan checklist. Populasinya adalah semua perawat pelaksana di ruang rawat inap dewasa sebanyak 186 orang. Sampel sebanyak 124 orang ditentukan dengan teknik proporsional simple random sampling. Analisis data menggunakan uji Chi Square (p
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI KOPI DENGAN TINGKAT STRES PADA DEWASA MUDA IKATAN KELUARGA BESAR (IKB) NEKMESE DI KOTA MALANG Merdiant G.M. Liunima; Ani Sutriningsih; Swaidatul Masluhiya AF
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.89 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.691

Abstract

Menurut data World Health Organisation (WHO) diperkirakan sekitar 450 juta penduduk dunia mengalami gangguan kesehatan akibat stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsumsi kopi dengan tingkat stres pada dewasa muda Ikatan Keluarga Besar (IKB) Nekmese di kota Malang. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota IKB Nekmese di Kota Malang yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 81 orang dan sampel penelitian menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 45 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi kopi sebagian besar dikategorikan konsumsi sedang yaitu sebanyak 24 orang (53,33%) dengan tingkat stres sebagian besar dikategorikan stres sedang yaitu sebanyak 38 orang (84,44%), selanjutnya data dianalisa menggunakan uji spearman rank dan didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,004 ≤ α 0,05, artinya ada hubungan antara konsumsi kopi dengan tingkat stres pada dewasa muda Ikatan Keluarga Besar (IKB) Nekmese di Kota Malang. Diharapkan kepada dewasa muda IKB Nekmese di Malang untuk mengkonsumsi kopi dengan beberapa varian rasa, misalnya kopi jahe yang selain memberikan kesegaran juga dapat menghangatkan tubuh, dan dapat mengurangi frekuensi konsumsi kopi. Konsumsi kopi yang baik dengan dosis moderat 300 mg kafein, yaitu sekitar 1-2 gelas per hari.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DAN MOTIVASI KERJA PERAWAT DENGAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI PUSKESMAS DINOYO MALANG Norbertus B. Ngara; Susi Milwati; Warsono Warsono
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1316

Abstract

Perawat perlu mendokumentasikan segala bentuk asuhan keperawatan yang diberikan melalui pencatatan atau pendokumentasian. Faktor penting dalam melakukan pekerjaan perawat yaitu karakteristik yang baik dan motivasi kerja yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik perawat dan motivasi kerja perawat dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di Puskesmas Dinoyo Malang. Desain penelitian mengunakan korelasicross sectional. Sampel penelitian sebanyak 36 perawat diambil dengan total sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner. Metode analisa data yang digunakan yaitu uji Regresi Linear Berganda (Uji t dan F) dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan hampir seluruhnya (86,1%) perawat memiliki karakteristik baik, sebagian besar (72,2%) perawat memiliki motivasi kerja baik dan sebagian besar (75,0%) perawat melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan dengan sangat baik. Hasil uji Regresi Linear Berganda (Uji t) didapatkan p value = (0,004) < (0,050) artinya ada hubungan yang signifikan antara karakteristik perawat dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di Puskesmas Dinoyo Malang dan didapatkan p-value = (0,002) < (0,050) artinya ada hubungan yang signifikan antara motivasi kerja perawat dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di Puskesmas Dinoyo Malang. Hasil uji Regresi Linier Berganda berdasarkan nilai F (simlutan) didapatkan p-value = (0,000) < (0,050) artinya ada hubungan yang signifikan antara karakteristik perawat dan motivasi kerja perawat dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di Puskesmas Dinoyo Malang. Berdasarkan hasil penelitian maka perawat perlu melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan sesegera mungkin sehingga tidak terdapat kesalahan dan diharapkan pihak Puskesmas menyediakan fasilitas kesehatan yang cukup dan memadai untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih optimal dalam pelayanan pasien. ABSTRACT Nurses need to document all forms of nursing care provided through recording or documentation. Important factors in doing nurse work are good characteristics and high work motivation. The purpose of the study was to determine the relationship between nurse characteristics and work motivation of nurses by documenting nursing care at the Dinoyo Malang Health Center. Research design uses cross sectional correlation. The sample of this study were 36 nurses taken by total sampling. Data collected by questionnaire. Data analysis method used is multiple linear regression test (t and F test) using SPSS. The results showed that almost all (86.1%) nurses had good characteristics, most of the (72.2%) nurses had good work motivation and most (75.0%) nurses documented nursing care very well. The results of Multiple Linear Regression test (t test) obtained p value = (0.004)