cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANG DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT PELAKSANA Rini Roostyowati; Erlisa Candrawati; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.108 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.474

Abstract

Gaya kepemimpinan adalah suatu proses yang dilakukan oleh manajer untuk mengarahkan dan mempengaruhi para bawahannya agar para bawahan bersedia menggunakan seluruh kemampuannya secara optimal. Gaya kepemimpinan terdiri dari otokratis, demokratis, partisipatif, dan bebas tindak.Kepuasan kerja adalah respon emosional perawat terhadap berbagai aspek pekerjaan selama bertugas di ruang rawat inap terdiri atas respon puas dan tidak puas. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan gaya kepemimpinan kepala ruang dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di RSPW (Rumah Sakit Panti Waluya). Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Proportional Random Sampling dengan jumlah sampel 52 perawat. Analisis data menggunakan korelasi Spearman Rank. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala ruang tidak ada yang otokratis (0%), sebagian besar demokratis (59,6%), dan sisanya partisipatif (28,9%) serta bebas tindak (11,5%). Hasil kepuasan kerja perawat sebagian besar puas (86,5%), dan tidak puas (13,5%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan gaya kepemimpinan kepala ruang dengan kepuasan kerja perawat di RSPW (p = 0.000). Saran untuk kepala ruang yaitu untuk tidak menggunakan gaya kepemimpinan bebas tindak agar perawat dapat memberikan pelayanan yang optimal tanpa harus merasa dibiarkan. Kata kunci: Gaya kepemimpinan, kepala ruang, kepuasan kerja, perawat pelaksana.
HUBUNGAN KONDISI FISIK DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA LANJUT USIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Sartiwi Sartiwi; Dyah Widodo; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.883 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.193

Abstract

Kondisi fisik adalah kondisi kebugaran dan kebaikan badan seseorang. Kondisi fisik yang terjadi pada setiap individu tentunya dapat mempengaruhi kecerdasan emosional pada setiap orang termasuk lansia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan kondisi fisik dengan kecerdasan emosional pada lanjut usia di RT 01-03 RW 06 Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Desain penelitian menggunakan metode korelasi. Metode samplingnya adalah purposive sampling. Sampel diambil dari semua lansia di RT 01-03 RW 06 dengan jumlah lansia 58 orang. Variabel independenya kondisi fisik, sedangkan variabel dependennya kecerdasan emosional. Pengambilan data penelitian dengan observasi dan koesioner. Data dianalisis menggunakan uji kolerasi Spearman Rank menggunakan software SPSS versi 17 dengan taraf signifikan 0,05 Hasil penelitian menunjukkan bahwa lanjut usia sebagian besar kondisi fisik sedang (70,7%), serta hampir dari setengah dari responden kecerdasan emosional sedang (48,3%). Hasil analisis data didapatkan p value 0,013 < 0,05 dengan nilai korelasi 0,325 yang berarti H0 ditolak, artinya ada hubungan lemah antara kondisi fisik dengan kecerdasan emosional pada lanjut usia di RT 01-03 RW 06 Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Saran bagi lanjut usia agar selalu menjaga kesehatan tubuh dengan olahraga ringan secara teratur dan selalu mengikuti pemeriksaan secara rutin di Posyandu Lansia terdekat dan bisa selalu berinteraksi dengan orang-orang disekitarnya. Kata kunci : Kondisi fisik, kecerdasan emosional, lanjut usia.
PENGARUH TERAPI SUPPORTIF GROUP TERHADAP KEMAMPUAN MENGHARDIK PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN Evania Rambu Tatu Wadang; Sirli Mardianna Trishinta; Swaidatul Masluhiya AF
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1940

Abstract

Gangguan jiwa merupakan gangguan otak yang ditandai oleh terganggunya perilaku dan persepsi salah satunya seperti halusinasi pendengaran. Terapi supportif group merupakan terapi yang diberikan kepada pasien halusinasi pendengaran secara berkelompok. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi supportif group terhadap kemampuan menghardik pada pasien halusinasi pendengaran di Puskesmas Bantur Malang. Desain penelitian mengunakan desain quasi eksperimental. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 33 pasien halusinasi pendengaran dengan penentuan sampel penelitian menggunakan accidental sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 30 pasien yang dibagi dalam 2 kelompok yaitu 15 kelompok perlakuan dan 15 kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa lembar observasi kemampuan menghardik. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji wilcoxon dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan kemampuan menghardik sebelum diberikan terapi supportif group hampir seluruhnya (86,7%) responden dari kelompok perlakuan dan hampir seluruhnya (80,0%) responden dari kelompok kontrol mengalami kemampuan menghardik kurang pada pasien halusinasi pendengaran, sedangkan kemampuan menghardik sesudah diberikan terapi supportif group hampir seluruhnya (80,0%) responden dari kelompok perlakuan mengalami kemampuan menghardik cukup dan sebagian besar (73,3%) responden dari kelompok kontrol mengalami kemampuan menghardik kurang pada pasien halusinasi pendengaran. Hasil uji wilcoxon didapatkan p value= (0,003)
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN HUBUNGAN SOSIAL REMAJA DI SMK MA’ARIF NU 04 PAKIS KABUPATEN MALANG Imelda Imelda; Farida Halis Dyah Kusuma; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.001 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.401

Abstract

Hubungan sosial memiliki peran yang sangat penting bagi remaja. Remaja mulai memperluas pergaulan sosialnya dengan teman teman sebayanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan obesitas dengan hubungan sosial pada remaja di SMK Ma’arif NU 04 Pakis Kabupaten Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 29 remaja dan sampel penelitian menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu Spearman Rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa obesitas pada remaja, sebagaian besar yaitu 25 (86,2%) remaja yang memiliki obesitas derajat 1 dan hubungan sosial remaja sebagaian besar yaitu 14 (48,3%) remaja memiliki hubungan sosial kurang, sedangkan hasil Spearman Rank didapatkan nilai p value = 0,003 < α (0,05) yang berarti ada "hubungan obesitas dengan hubungan sosial pada remaja di SMK Maarif NU 04 Pakis Kabupaten Malang". Dengan demikian yang perlu dilakukan oleh remaja untuk menurunkan obesitas yaitu perlu mengontrol pola makan dan melakukan aktivitas fisik olahraga sehingga mampu meningkatkan hubungan sosial yang baik pada remaja. Kata kunci : Obesitas, hubungan sosial remaja
PENGARUH EDUKASI TENTANG ALAT PERMAINAN EDUKATIF (PUZZLE) PADA ORANG TUA TERHADAP KEMAMPUAN ORANG TUA DALAM MELAKUKAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (PUZZLE) PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (AUTISME) USIA PRASEKOLAH DI PUSKESMAS KENDALSARI MALANG Alifia Dian Sukmaningtyas; Ni Luh Putu Eka Sudiwati; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.586 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.786

Abstract

Masalah yang terjadi pada anak berkebutuhan khusus autisme adalah gangguan perkembangan motorik. Gangguan perkembangan mototik tersebut dapat diatasi dengan terapi bermain menggunakan alat permainan edukatif puzzle. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian edukasi tentang APE (Puzzle) pada orang tua terhadap kemampuan orang tua dalam melakukan APE (Puzzle) pada anak berkebutuhan khusus autisme usia prasekolah diwilayah puskesmas Kendalsari Malang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest – posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua dengan anak berkebutuhan khusus autisme diwilayah Puskesmas Kendalsari Malang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Besar sampel sebanyak 12 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan 6 kali kunjungan observasi dan Analisa data yang digunakan adalah wilcoxon. Hasil pre test dan post test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p
PENGARUH BERMAIN ORIGAMI MURNI TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 3-6 TAHUN DI TK DHARMA WANITA TLOGOMAS MALANG Bernike Keiku Lor; Pertiwi Perwiraningtyas; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1989

Abstract

Salah satu kemampuan anak yang sedang berkembang adalah kemampuan motorik. Perkembangan motorik halus dapat berkembang dengan baik jika orang tua dapat memberikan stimulasi dengan baik. Stimulasi dapat diberikan dengan beberapa kegiatan,salah satunya bermain origami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh bermain origami murni terhadap kemampuan motorik halus anak usia 3-6 tahun di TK Dharma Wanita Tlogomas. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimental dengan one group pre posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia 3-6 tahun di TK Dharma Wanita Tlogomas tahun 2018 sebanyak 30 anak, dan teknik sampling menggunakan total sampling. Jumlah sampel yang di ambil yaitu 30 anak. Instrumen yang digunakan adalah DDST. Analisis yang digunakan Paired-Samples T Test. Hasil penelitian membuktikan bahwa kemampuan motorik halus anak usia 3-6 tahun di TK Dharma Wanita Tlogomas, sebelum bermain origami murni sebagian besar dikategorikan normal sebanyak 17 orang (56,7%). Kemampuan motorik halus anak usia 3-6 tahun di TK Dharma Wanita Tlogomas sesudah bermain origami murni, hampir seluruhnya dikategorikan normal sebanyak 25 orang (83,3%). Hasil analisis diperoleh nilai signifikan sebesar 0,001 (p value ≤ 0,05), yang artinya ada pengaruh bermain origami murni terhadap kemampuan motorik halus anak usia 3-6 tahun di TK Dharma Wanita Tlogomas. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk meneliti tentang permainan lainnya yang berdampak pada motorik halus anak. One of the abilities of developing children is motor skills. Fine motor development can develop well if parents can provide good stimulation. Stimulation can be given with several activities, one of which is playing origami. The purpose of this study was to determine the effect of pure origami play on the fine motor skills of children aged 3-6 years in Dharma Wanita Tlogomas Kindergarten. This study used a pre-experimental design with one group pre posttest design. The population in this study were all children aged 3-6 years in the Dharma Wanita Tlogomas Kindergarten in 2018 as many as 30 children, and the sampling technique used total sampling. The number of samples taken is 30 children. The instrument used is DDST. The analysis used is the Paired-Samples T Test. The results showed that fine motoric abilities of children aged 3-6 years at Dharma Wanita Tlogomas Kindergarten, before playing pure origami were mostly categorized as normal as many as 17 people (56.7%). Fine motor skills of children aged 3-6 years at TK Dharma Wanita Tlogomas after playing pure origami, almost all were categorized as normal as many as 25 people (83.3%). The results of the analysis obtained a significant value of 0.001 (p value ≤ 0.05) which means that there is the influence of pure origami play on the fine motor skills of children aged 3-6 years in Dharma Wanita Tlogomas Kindergarten. Keywords: Preschoolers; Fine Motoric; Pure Origami.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEKAMBUHAN PASIEN GANGGUAN JIWA DI POLI KESEHATAN JIWA RSJ DR. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG Frederikus Kely; Farida Hallis Dyah Kusuma; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1119

Abstract

Bentuk dukungan keluarga sangat mempengaruhi kondisi psikologis pasien gangguan jiwa. Munculnya kembali tanda dan gejala kritis gangguan jiwa dapat mengindikasikan pasien tersebut mengalami kekambuhan serta perlu melakukan kontrol ke Poli Kesehatan Jiwa RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kekambuhan pasien gangguan jiwa Di Poli Kesehatan Jiwa RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Rancangan penelitian menggunakan cross sectional dengan metode purposive sampling. Pengambilan sampel sebesar 90 responden keluarga yang mengantar pasien melakukan kontrol atau pengobatan ke Poli Kesehatan Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dan dianalisa menggunakan uji Spearman Rank (α< 0,05). Hasil penelitian menunjukkan dukungan keluarga hampir seluruhnya tergolong dalam kategori mendukung sebesar 97% dan sebagian pasien tergolong tidak kambuh sebesar 68%. Hasil uji statistic menunjukkan nilai p 0,014 < 0,05 dengan nilai r 0,670. Hal ini menunjukkan hubungan yang cukup kuat antara dukungan keluarga dengan kekambuhan pasien gangguan jiwa Di Poli Kesehatan Jiwa RSJ Dr. Radjiman Wedidiningrat Lawang. Rekomendasi kepada keluarga yaitu agar tetap mempertahankan pemenuhan kebutuhan psikologis, memberikan rasa kepercayaan diri kepada pasien serta tetap memantau tanda dan gejala kekambuhan, sedangkan bagi pihak rumah sakit agar memberikan informasi dan saran dalam usaha perawatan pasien. ABSTRACT Family support greatly affects the psychological condition of mental disorders patients. The reappearance of critical signs and symptoms of mental disorders can indicate that the patient is experiencing a recurrence and needs to control to the RSJ Mental Health Clinic Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. This study aims to determine the relationship between family support and relapse of psychiatric patients at the Dr. Mental Health Psychiatric Hospital Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. The study design used cross sectional with purposive sampling method. Sampling was 90 family respondents who took patients to take control or treatment to Mental Health Clinic Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Data collection used questionnaires and analyzed using the Spearman Rank test (α
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN INTERNET DENGAN GANGGUAN POLA TIDUR PADA MAHASISWA PSIK UNITRI MALANG Erni Diarti; Ani Sutriningsih; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.418 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i2.433

Abstract

Badan Pusat Statistik (BPS) bekerjasama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat angka pertumbuhan pengguna internet di Indonesia pada tahun 2014 mencapai 83,7 juta orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara penggunaan internet dengan gangguan pola tidur pada mahasiswa PSIK UNITRI Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 33 mahasiswa dan sampel penelitian menggunakan accidental sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu kolerasi spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa lebih dari separuh (84,8%) responden mengalami kecanduan penggunaan internet dan lebih dari separuh (57,6%) responden mengalami gangguan pola tidur buruk pada mahasiswa PSIK UNITRI Malang, sedangkan hasil kolerasi spearman rank didapatkan p value = 0,006 < 0,050 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara penggunaan internet dengan gangguan pola tidur pada mahasiswa PSIK UNITRI Malang. Dengan demikian yang perlu dilakukan untuk meningkatkan gangguan kualitas tidur yaitu mengurangi penggunaan internet yang berlebihan sampai larut malam. Kata Kunci : Penggunaan Internet, Gangguan Pola Tidur dan Mahasiswa PSIK UNITRI Malang
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN ANTARA IBU RUMAH TANGGA DAN IBU YANG BEKERJA DILUAR RUMAH DALAM MENGHADAPI MENOPAUSE DI DUSUN MOJOSARI DESA NGENEP KECEMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG Susanti Susanti; Joko Wiyono; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.57 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.152

Abstract

Kecemasan pada ibu menopause memiliki gejala-gejala yang sama dengan gejala-gejala yang dialami oleh setiap orang, namun objek yang menyebabkan kecemasan antara ibu rumah tangga dan ibu yang bekerja diluar rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara tingkat kecemasan ibu rumah tangga dengan ibu yang bekerja diluar rumah dalam menghadapi menopause di Dusun Mojosari Desa Ngenep Kecematan Karangploso Kabupaten Malang. Desain penelitian ini menggunakan jenis correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasinya adalah ibu menopause di Dusun Mojosari Desa Ngenep Kecematan Karangploso Kabupaten Malang yang berjumlah 84 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 orang. Pengambilan sampel menggunakan porposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Uji Statistik mann-whitney test dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan ibu pekerja yang mengalami menopause di Dusun Mojosari Desa Ngenep Kecamatan Karangploso yang masuk kategori tidak cemas sebanyak 8 orang (80%), sedangkan pada ibu rumah tangga sebanyak 7 orang (70%) termasuk kategori kecemasan sedang. Hasil analisis bivariat menunjukan pvalue sebesar 0,02 = pvalue< 0,05. Artinya terdapat perbedaan antara tingkat kecemasan ibu rumah tangga dan ibu pekerjadi Dusun Mojosari Desa Ngenep Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Kata kunci : Ibu Bekerja, Ibu Rumah Tangga, Kecemasan, Menopause
HUBUNGAN AKTUALISASI DIRI DENGAN KEBERMAKNAAN HIDUP KAUM HOMOSEKSUAL DI IKATAN GAY MALANG Maria Gemelin Suarliak; Dyah Widodo; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.996 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.465

Abstract

Pembentukan sikap mental yang baik dapat di temukan melalui hasrat hidup bermakna. Usaha untuk mencapai kebermaknaan hidup kaum homoseksual tidak terlepas dari usaha untuk mengaktualisasikan diri, hal itu berkaitan dengan kualitas insani yang meliputi kemampuan eksistensial yaitu transdensi diri, kerja, pengenalan dan pengembangan diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara aktualisasi diri dengan kebermaknaan hidup kaum homoseksual. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan menggunakan sampel yaitu kaum homoseksual yang tercatat di Ikatan Gay Malang, sesuai kriteria inklusi sebanyak 25 orang diambil dengan tehnik total sampling. Data diambil menggunakan kuesioner, dianalisa menggunakan uji Spermank Rank dengan α (0,05). Hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 44% kaum homoseksual mempunyai aktualisasi diri yang cukup baik, sebanyak 56% kaum homoseksual mempunyai makna hidup yang cukup baik yang berarti ada hubungan yang kuat antara aktualisasi diri dengan kebermaknaan hidup kaum homoseksual di Ikatan Gay Malang dengan p value (0,006)