Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles
748 Documents
HUBUNGAN WAITING TIME DENGAN KEPUASAN PASIEN PRIORITAS 3 DI INSTALASI GAWAT DARURAT RS PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG
Yeni Kristiani;
Ani Sutriningsih;
Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.198 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i2.460
Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan suatu unit pelayanan di rumah sakit yang harus memberikan pelayanan yang cepat dan tepat agar tujuan dari pelayanan gawat darurat tercapai dan sekaligus memberikan kepuasan kepada pasien. Salah satu bentuk mutu pelayanan yang sering dikeluhkan masyarakat adalah waktu tunggu (waiting time). Waiting time merupakan salah satu aspek dari dimensi mutu pelayanan. Apabila waiting time dikelola dengan baik, hasil yang didapatkan adalah peningkatan kepuasan pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara waiting timedengan kepuasan pasien prioritas 3 di IGD RS Panti Waluya Sawahan Malang. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien prioritas 3 yang didapatkan dengan metode purposive sampling sebanyak 30 orang. Data waiting time diperoleh dengan cara observasi menggunakan alat bantu stopwatch, sedangkan untuk mengetahui kepuasan pasien didapatkan dengan cara memberikan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik korelasi person produk moment.Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden (27 orang (90%)) menunjukkan wating time yang tepat, sedangkan untuk kepuasan pasien sebagian besar (18 orang (53%)) menyatakan sangat puas. Hasil analisis bivariat menggunakan uji korelasi person produk moment menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara waiting time dengan kepuasan pasien prioritas 3 di IGD RS Panti Waluya Sawahan Malang (p-value 0,025
HUBUNGAN PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP KELANCARAN ASI PADA IBU POST-PARTUM DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG
Maria Beatrix Tyfani;
Ngesti W. Utami;
Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (289.418 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.179
Pelaksanaan perawatan payudara sangat di perlukan, namun banyak dari ibu-ibu postpartum biasanya jarang bahkan tidak pernah melakukan perawatan payudara. Penyebab dari kondisi ini karena kurang adanya penyuluhan atau informasi atau juga ibu malas dalam melakukan perawatan payudara sehingga mempengaruhi kelancaran ASI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pelaksanaan perawatan payudara dengan kelancaran ASI. Penelitian ini menggunakan metode korelasional. Metode samplingnya adalah total sampling. Sampel diambil dari seluruh responden sebanyak 30 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan 5 butir pertanyaan tentang kelancaran ASI dan observasi pelaksanaan perawatan payudara yng terdiri dari alat, bahan, dan cara pengururtan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan perawatan payudara pada kategori baik 22 orang (73%) dengan kelancaran ASI tergolong baik 28 orang (93%). Hasil pengujian statistik dengan Spearmank Rank didapatkan nilai koefisien korelasi p-value (0,001) < α (0,05) yang artinya ada hubungan antara pelaksanaan perawatan payudara dengan kelancaran ASI ibu postpartum bahwa semakin ibu melakukan perawatan payudara dengan baik maka ASI pun akan lancar. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan penelitian ini dapat disempurnakan lagi dengan sampel yang lebih besar, area penelitian yang lebih luas dan meneliti variabel lain diluar variabel penelitian. Kata Kunci : Kelancaran ASI, perawatan payudara.
HUBUNGAN ANTARA CITRA RAGA DENGAN HARGA DIRI PADA REMAJA AWAL DI MADRASAH TSANAWIYAH MUHAMMADIYAH 01 MALANG
Kitri Nour Hamidea;
Farida Halis Dyah Kusuma;
Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (140.232 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i2.492
Pertumbuhan anggota tubuh tidak seimbang dapat menimbulkan penghargaan diri negatif pada remaja dan berpengaruh pada cara interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara citra raga dengan harga diri pada remaja awal di MTs. Muhammadiyah 01 Malang. Desain penelitian menggunakan study corelasional dengan tehnik cross sectional. Populasinya seluruh kelas VIII di MTs. Muhammadiyah 01 Malang 2012. Sampel penelitian ini adalah 36 remaja awal yang berada di kelas VIII di MTs. Muhammadiyah 01 Malang 2012. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, data diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistic Chi-square (x²). Hasil uji statistik penelitian sebagian besar citra raga remaja di MTs. Muhammadiyah 01 Malang 2012 adalah positif sebanyak 24 (66,6%) orang, dan sebagian besar harga diri remaja di MTs. Muhammadiyah 01 Malang 2012 adalah positif yaitu sebanyak 24 (66,6%) orang. Hasil analisis uji Chi-square di dapatkan nilai p value atau Asymp. Sig. (2 sided) sebesar 0,015 < 0,05 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara citra raga dengan harga diri pada remaja awal di MTs. Muhammadiyah 01 Malang 2012. Nilai korelasi chi-square (X²) sebesar 0,971 menunjukkan adanya korelasi kuat. Kata kunci : Citra raga, harga diri remaja awal.
PENGARUH SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP TINGKAT KECEMASAN LANJUT USIA DI RW 06 KELURAHAN TLOGOMAS MALANG
Nety Herawati;
Dyah Widodo;
Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v3i2.971
Kecemasan pada lansia memiliki gejala-gejala yang sama dengan gejala-gejala yang dialami oleh setiap orang, hanya saja objek yang menyebabkan kecemasan itu yang berbeda dan lansia sering mengalami kecemasan dengan masalah-masalah yang ringan. Pengunaan SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) dapat dipakai sebagai salah satu alternatif dalam mengurangi masalah kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh SEFT terhadap tingkat kecemasan lansia di RW 06 Kelurahan Tlogomas Malang. Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimen design yaitu one group pre-post test design. Besar populasi 131 orang, dengan menggunakan tehnik purposive sampling dengan sampel 20 orang. Data diambil menggunakan kuesioner, selanjutnya dianalisa dengan menggunakan uji wilcoxon signed ranks test dengan α 0,05. Hasil penelitian sebelum pemberian SEFT terbanyak yaitu 12 orang (60%) adalah responden yang mengalami kecemasan sedang. Setelah pemberian SEFT terbanyak yaitu11 orang (55%) adalah responden yang mengalami kecemasan ringan. Hasil analisis uji Wilcoxon signed ranks test menunjukkan nilai signifikan p = 0,002 pada tingkat kemaknaan p ≤ 0,05. Dengan demikian Ho ditolak artinya ada pengaruh SEFT terhadap tingkat kecemasan lansia di RW 06 kelurahan Tlogomas Malang. Saran yang dapat direkomendasikan adalah pemberian SEFT secara kontinu sekitar 20-25 menit/1 kali sehari setiap hari pada lansia yang mengalami kecemasan. ABSTRACT The anxiety in elder have similar symptoms with the symptoms that experienced by any person, however the object that causes the anxiety is different and the elderly often experience anxiety with light problems. Use of SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) can be used as one of the alternative in reducing anxiety problems. The purpose of this study was to determine the effect of SEFT to the elderly anxiety level in RW 06 Village Tlogomas Malang. This research design using pre experimental design is one group pre-post test design. Population is 131 people, using purposive sampling technique with a sample of 20 people. The data were taken using a questionnaire, and then analyzed by using the Wilcoxon signed ranks test with α 0.05. The result of study before giving SEFT majority 12 people (60%) is respondents who experienced medium anxiety. After giving SEFT majorirty 11 people (55%) is respondents who experienced low anxiety. Result of test analysis by Wilcoxon signed ranks test showed significant value of p = 0.002 at a significance level of p ≤ 0.05. Thus Ho is rejected it means there is effect of SEFT on the elderly anxiety level in RW 06 Villages Tlogomas Malang. Suggestions that can be recommended is giving of SEFT continuously about 20-25 minutes/ a day every day to the elderly who experience anxiety. Keywords : Anxiety levels; elderly; SEFT.
HUBUNGAN POLA MAKAN SEIMBANG DENGAN PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI DI TLOGO INDAH KECAMATAN LOWOKWARU MALANG
Irma Yustina Imasrani;
Ngesti W. Utami;
Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (279.097 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.202
Periode post partum akan mempengaruhi semua perubahan fisiologis termasuk perubahan fisiologis pada payudara setelah janin dan plasenta lahir ,konsentrasi hormon akan menstimulasi perkembangan payudara pada ibu yang menyusui langsung setelah melahirkan maka kadar prolaktin akan menurun dengan cepat dan pada saat menyusui akan terdapat suatu cairan kekuningan yaitu kolostrum, setelah laktasi dimulai payudara akan teraba hangat dan tidak keras ketika disentuh. Masa menyusui adalah masa yang sangat penting dan berharga bagi seorang ibu dan bayinya. Pada masa inilah hubungan emosional antara ibu dan anak akan terjalin, dengan periode yang cukup panjang, masa menyusui sangat baik bagi perkembangan mental dan psikis anak. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan antara pola makan seimbang dengan produksi ASI ibu menyusui di RW 01 Tlogo Indah Kecamatan Lowokwaru Malang. Desain dalam penelitian ini adalah Cross Sectional. Variabel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Pola makan seimbang ibu menyusui sebagai variabel independen dan Produksi ASI ibu menyusui sebagai variabel dependen. Sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel ibu menyusui yang berjumlah 32 orang. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 29-30 Juli 2013 dengan menggunakan kuesioner. Data analisis menggunakan uji sperman rank α=0,05 dapat diketahui bahwa produksi ASI ibu yang baik sebanyak 23 orang (71,9%) dan pola makan seimbang yang normal sebanyak 13 orang (40,6%). Berdasarkan hasil analisa statistik diperoleh nilai p value 0,01 < () 0,05 (75,7%). Bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan sebagai topik penelitian dengan variabel yang berbeda. Kata Kunci : Ibu menyusui, produksi ASI, pola makan seimbang.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANTENATAL CARE DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WEEKAROU SUMBA BARAT
Reni Ratni Dapa Wole;
Pertiwi Perwiraningtyas;
Aprillia Choirun Nisa
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v4i2.1975
Antenatal Care sangat penting bagi ibu hamil untuk mengidentifikasi kondisi janin dan ibu, akan tetapi masih banyak ibu hamil yang belum mengetahui tentang pentingnya ANC. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang ANC dengan frekuensi kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Weekarou Sumba Barat. Desain penelitian mengunakan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 40 ibu hamil dengan sampel sebanyak 33 orang menggunakan Simple Random Sampling. Variabel independen adalah pengetahuan ibu hamil tentang ANC dan variabel dependen adalah frekuensi kunjungan ANC. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tentang pengetahuan ANC dan buku KIA tentang frekuensi kunjungan ANC. Analisa data menggunakan uji Fisher’s Extract. Hasil penelitian membuktikan sebagian besar 17 responden (51,5%) memiliki pengetahuan kurang tentang ANC dan hampir seluruhnya 29 responden (87,9%) melakukan frekuensi kunjungan ANC tidak lengkap (< 4 kali) selama kehamilan. Hasil uji Fisher’s Extract diperoleh p = 0,003 yang berarti terdapat hubungan pengetahuan ibu hamil tentang ANC dengan frekuensi kunjungan ANC. Agar ANC bisa meningkat maka diperlukan suatu tindakan untuk meningkatkan pengetahuan yaitu dengan cara ibu hamil mencari informasi yang lebih banyak lagi dan diharapkan kunjungan ANC bisa meningkat. Antenatal Care is very important for pregnant women to identify the condition of the fetus and the mother, but there are still many pregnant women who do not know about the importance of ANC. The purpose of this study was to determine the relationship between the knowledge of pregnant women about ANC and the frequency of ANC visits in the work area of PUSKEMAS Weekarou, West Sumba. The study design used a cross sectional. The study population was 40 pregnant women with a sample of 33 people using Simple Random Sampling. The independent variable is the knowledge of pregnant women about ANC and the dependent variable is the frequency of ANC visits. The instrument used in the form of a questionnaire about ANC knowledge and KIA books about the frequency of ANC visits. The data analysis applied Fisher's Extract test. The results showed that 17 respondents (51.5%) had less knowledge about ANC and 29 respondents (87.9%) made an incomplete frequency of ANC visits (
HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BAYI 6-12 BULAN DI POSYANDU WILAYAH KERJA POS KESEHATAN DESA (POSKESDES) LANDUNGSARI KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG
Heronimus Tanggu Solo;
Atti Yudiernawati;
Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (563.451 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i2.529
Pemberian makanan tambahan secara benar dan tepat dapat meningkatkan berat badan bayi secara normal, sedangkan bayi yang mengalami masalah gangguan peningkatan berat badan disebabkan oleh pemberian makanan tambahan pada bayi yang kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pemberian makanan tambahan dengan peningkatan berat badan bayi di Poskesdes Landungsari. Penelitian ini dilakukan dengan metode korelasional yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu dan bayi yang mendapatkan makanan tambahan sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data dengan total sampling yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian didapatkan pemberian makanan tambahan sebagian besar responden dikategorikan memiliki cukup yaitu sebanyak 16 orang (53,33%), peningkatan berat badan sebagian besar bayi dikategorikan mengalami peningkatan berat badan yaitu sebanyak 18 orang (60,0%), dan hasil analisis spearman rank didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,004 ≤ 0,05, artinya ada hubungan pemberian makanan tambahan dengan peningkatan berat badan pada bayi di Poskesdes Landungsari dengan nilai korelasi 0,620. Diharapkan kepada orang tua bayi, terutama ibu untuk memberikan makanan tambahan kepada bayi tidak hanya untuk memberika rasa kenyang pada bayi tetapi juga memperhatikan kandungan gizi pada makanan, sehingga makanan yang dikonsumsi dapat memberikan nutrisi pada bayi dan pertumbuhan anak dapat berkembang sesuai dengan umurnya. Kata Kunci : Bayi, berat badan, pemberian makanan tambahan.
HUBUNGAN PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK TERHADAP KEPUASAN PASIEN SECTIO CAESARIA (SC) DI RUANG BERSALIN RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG
Yuliani Yuliani;
Tanto Hariyanto;
Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.52 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v1i2.419
Sectio Caessaria adalah tindakan mengeluarkan janin melalui sayatan perut, yang perlu dilakukan untuk mempersiapkan komunikasi terapeutik untuk mengurangi kecemasan dalamoperasi. Komunikasi terapeutik adalah salah satu intervensi perawat dalam berkomunikasi dimana seorang perawat harus memberikan manfaat terapeutik bagi pasien proses serta merupakan penyembuhan untuk mencapai kepuasan pasien. Kepuasan pasien terjadi ketika kebutuhan, keinginan,harapan dapat dipenuhi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki pelaksanaan komunikasi terapeutik terhadap kepuasan pasien di ruang bersalin. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan pelayanan kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit. Metode penelitian ini adalah korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang menjalani SC di Rumah Sakit Panti Waluya Malang sesuai dengan kriteria inklusi dan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan 22 responden. Data dikumpulkan dengan mengamati pelaksanaan komunikasi terapeutik dan dengan menggunakan kuesioner kepuasan pasien yang menjalani SC. Analisis data yang digunakan untuk membuktikan hipotesis adalah Pearson product analisys saat untuk menentukan hubungan dari pelaksanaan komunikasi terapeutik pada kepuasan pasien SC, dengan hasil (p) = 0,086, dengan Sig 0,086> 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa Ho diterima, yang berarti bahwa tidak ada hubungan antara pelaksanaan komunikasi terapeutik pada kepuasan pasien SC. Kepuasan pasien di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang bisa terpengaruh karena perawat atau bidan yang merawat selalu memperhatikan dan jika diperlukan selalu cepat untuk datang dan membantu pasien, juga dapat dipengaruhi oleh fasilitas, dan pelayanan yang diberikan maka selain perawat juga dipengaruhi oleh profesional kesehatan lainnya yang terlibat dalam perawatan. Kata kunci: Kepuasan pasien SC, komunikasi, terapi.
HUBUNGAN HIPERTENSI KEHAMILAN PADA IBU DENGAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUREN KABUPATEN MALANG
Leni Marlina Milla;
Arie Jefry Ka'arayeno;
Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v4i2.2007
Hipertensi kehamilan menyebabkan gangguan fungsi plasenta yang mengakibatkan janin mengalami gangguan pertumbuhan berupa berat bayi lahir rendah. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan hipertensi kehamilan ibu dengan berat bayi lahir rendah di wilayah kerja Puskesmas Turen Kabupaten Malang. Desain penelitian mengunakan desain case control dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian sebanyak 34 ibu nifas yang memiliki bayi BBLR dan sampel penelitian sebanyak 34 orang dengan penentuan menggunakan Total Sampling.Instrumen untuk Hipertensi menggunakan tensi meter dan untuk BBLR menggunakan timbangan, datanya di ambil di rekam medis.Analisis data megunakan uji uji Pearson Product Moment.Hasil penelitian membuktikan hampir seluruhnya 28 responden (82,4%) mengalami hipertensi kehamilan sedang dan hampir seluruhnya 32 responden (94,1%) memiliki bayi dengan berat bayi lahir rendah. Hasil uji Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan hipertensi kehamilan ibu dengan berat bayi lahir rendah di wilayah kerja Puskesmas Turen Kabupaten Malang didapatkan p value = (0,002) < (0,05). Ibu hamil harus mengkontrol tekanan darahnya agar dapat menurunkan resiko terjadinya BBLR. Pregnancy hypertension causes impaired placental function which results in the fetus experiencing growth disturbance in the form of low birth weight babies. The purpose of this study was to determine the relationship of maternal hypertension with low birth weight babies in the work area of Turen Health Center in Malang Regency. The study design used a cross sectional design with a retrospective approach. The study population was 34 postpartum mothers with LBW infants and the study sample was 34 people with determinations using total sampling. Data collection techniques using instruments in the form of observation sheets and medical records. Data analysis method used is the Pearson Product Moment test. The results showed that almost all 28 respondents (82.4%) had moderate pregnancy hypertension and almost all 32 respondents (94.1%) had babies with low birth weight babies. Pearson Product Moment test results showed a relationship of maternal hypertension with low birth weight babies in the work area of Turen Health Center in Malang Regency, obtained p value = (0.002)
HUBUNGAN SARAPAN PAGI DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK USIA 7-8 TAHUN DI SEKOLAH DASAR NEGERI MERJOSARI 02 KECAMATAN LOWOKWARU MALANG
Septianto Septianto;
Ni Luh Putu Eka Sudiwati;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.897 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.137
Anak usia sekolah adalah investasi bangsa, yang patut kita tingkatkan pengetahuannya. Pemberian nutrisi pada usia sekolah berawal dari kebiasaan sarapan pagi pada setiap individu. Kurangnya gizi pada anak akan mengakibatkan daya tangkap yang kurang, konsentrasi belajar yang kurang. Desain penelitian ini menggunakan desain kolerasi yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan Sarapan Pagi dengan Prestasi Belajar. Berdasarkan waktunya, penelitian ini bersifat Cross Sectional, penelitian ini melibatkan 40 siswa sekolah dasar kelas II di SDN Merjosari 02 Lowokwaru Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan meberikan questioner dan melihat nilai rata-rata ujian kenaikan kelas. Dalam penelitian ini dilakukan ujistatistik dengan metode analisa, uji korelasi spearman untuk menentukan hubungan dua variabel yang keduanya merupakan data ordinal, Hubungan kedua variabel tersebut diperlihatkan dengan menggunakan Uji Kolerasi Sprearman Rank (Rho) dengan menggunakan bantuan software SPSS dengan taraf signifikan (α = 0,05). Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (72,5%) sarapan pagi yang dilakukan respondendengan baik sebanyak 29 orang, dansebagian besar (60%) prestasi belajar pada responden masuk kategori baik sebanyak 24 orang. Hasil analisa data mengunakan uji kolerasi Spearman rank dengan mengunakan bantuan SPSS versi 17 for Window didapat nilai p value = 0,00< α (0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara sarapan pagi dengan prestasi belajar. Berdasarkan hasil penelitian saran bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan penelitian ini sebagai salah satu acuan untuk mencari dan mendapatkanhasil yang lebih maksimal. Kata Kunci: Anak, prestasi belajar, sarapan pagi.