Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles
739 Documents
PHBS Tentang Jajanan Tidak Sehat Berhubungan Dengan Kejadian Diare
Lestari, Eka Puji;
Firdaus, Achmad Dafir;
Kurniawan, Andi Surya
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i2.3061
Salah satu penyebab terjadinya diare yaitu sanitasi makanan yang buruk yaitu perilaku mengkonsumsi makanan yang buruk. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui PHBS tentang jajanan tidak sehat berhubungan dengan kejadian diare di SD Negeri 01 Ngadirejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Desain penelitian deskriptif analitik retrospektif dengan melibatkan 58 sampel yang diseleksi dengan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner perilaku memilih jajanan dan kejadian diare yang merupakan modifikasi dari Rohmatillah (2019). Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai p = 0,000 atau p 0,005 sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara PHBS mengenai jajanan kurang sehat dengan kejadian diare terhadap siswa SDN 1 Ngadirejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Semakin buruk perilaku memilih jajanan maka akan semakin tinggi peluang kejadian diare. Saran untuk peneliti selanjutnya untuk mengkaji terkait faktor-faktor lain yang mungkin dapat menyebabkan kejadian diare yang lebih ditekankan pada kebersihan lingkungan, pengolahan bahan makanan jajanan dan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan dan BAB
Perbedaan Tekanan Darah Lansia Laki-Laki Dan Perempuan Melalui Relaksasi Nafas Dalam
Doren, M. Margaretha Gunu;
Putri, Ronasari Mahaji;
Hilda Mazarina, Devi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i1.2788
Jumlah penderita hipertensi pada lansia terus meningkat, perlu upaya menjaga tekanan darah lansia agar normal. Terapi relaksasi nafas dalam sebagai terapi yang dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian yaitu membedakan tekanan darah lansia laki-laki dan perempuan melalui relaksasi nafas dalam di Posyandu Anggrek Desa Mulyo Agung Dusun Jetak Asri Kabupaten Malang. Desain penelitian pra-eksperimental berdesain pra-post-test two group. Populasi 40 lansia dengan sampel 32 lansia (16 lansia laki-laki dan 16 lansia perempuan)melalui accidental sampling. Variabel independen yakni relaksasi nafas dalam, variabel dependen tekanan darah. Instrumen berupa SOP relaksasi nafas dalam dan lembar observasi tekanan darah. Analisis data menggunakan marginal homogeneity. Hasil penelitian menunjukkan tekanan darah lansia laki-laki dan perempuan sebelum diberikan relaksasi nafas dalam berada pada kategori hipertensi stadium 2, sesudah diberikan relaksasi nafas dalam berada pada kategori hipertensi stadium 1, ada perbedaan tekanan darah lansia laki-laki dan perempuan melalui relaksasi nafas dalam dengan nilai masing-masing (p=0,000). Direkomendasikan bagi peneliti selanjutnya membandingkan terapi relaksasi nafas dalam dengan terapi lain serta mengemas relaksasi nafas dalam dengan lebih menarik.
Pengaruh Bermain Plastisin (Playdough) Terhadap Interaksi Sosial Anak Sekolah Dasar EBF. Al-Amal Baucau, Timor-Leste
Al-Fath, Roy Carlos;
Rahayu Hastutiningtyas, Wahidyanti;
Trishinta, Sirli Mardianna
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v7i3.2740
Social interaction problems often arise in elementary school children as a result of various events, one of which is the influence of social development in the surrounding environment. Efforts to improve social interaction skills in elementary school children are carried out by providing group playdough activities, aimed at developing social skills and fostering awareness of the existence of others and their social environment. This study aims to evaluate the impact of playing with plasticine (playdough) in groups on the social interactions of elementary school children. The research design uses a Pre-Experimental approach with a One-Group Pre-Post Test Design. The population involved in this research included 47 elementary school children at EBF. Al-Amal Baucau, Timor-Leste, with sampling carried out using the Simple Random Sampling method, so that 42 respondents were obtained as the research sample. Data was collected through observation sheets, and data analysis was carried out using the Marginal Homogeneity test using SPSS software. The research results showed that before receiving group playdough therapy, the majority of respondents (81.0%) had social interaction in the low category. After receiving therapy, the majority of respondents (64.3%) showed improvement to the moderate category. The Marginal Homogeneity Test produces a p-value of (0.000) (0.05), there is a significant influence of group playdough on the social interactions of elementary school children at EBF. Al-Amal Baucau, Timor-Leste. Future researchers are advised to explore other therapies that can further improve social interactions in elementary school children.
Tingkat Dukungan Keluarga Dan Motivasi Diri Berhubungan Dengan Kepatuhan Diet Pada Penderita Hipertensi
Ina, Lestari Nona;
Supriyadi, Supriyadi;
Dewi, Novita
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i3.3102
The problem of hypertension increases every year, this is caused by many factors, one of which is still low dietary requirements. Actions to support diet compliance require family support and self-motivation. The aim of this research was to determine the relationship between family support and self-motivation with diet compliance in adult hypertensive sufferers at the Dinoyo Community Health Center, Malang City. The research design used cross sectional. The study population was 511 hypertensive sufferers with a total sample of 84 hypertensive sufferers. Samples were taken using the Accidental Sampling technique. The independent variables are family support and self-motivation, the dependent variable is compliance with hypertension. The instrument used is a questionnaire sheet. Data analysis used Fisher's exact test. The research results showed that the majority of respondents had good family support (67.9%). Almost all respondents have high self-motivation (91.7%). Most respondents had high diet compliance (50.7%). There is a relationship between family support (p=0.024; OR=3.3) and self-motivation (p=0.000; OR=0.3) with diet compliance in hypertension sufferers. Further research can conduct research directly examining family data regarding the family's.Masalah hipertensi setiap tahunnya mengalami peningkatan, hal ini disebabkan oleh banyak faktor salah satunya kepatuhan diet yang masih rendah. Tindakan untuk mendukung kepatuhan diet diperlukan dukungan keluarga dan motivasi diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan motivasi diri dengan kepatuhan diet pada penderita hipertensi usia dewasa di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 511 penderita hipertensi dengan jumlah sampel sebanyak 84 orang penderita hipertensi. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling. Variabel independen adalah dukungan keluarga dan motivasi diri, variabel dependen adalah kepatuhan diet hipertensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji fisher's exact test. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga yang baik (67,9%). Hampir seluruh responden memiliki motivasi diri yang tinggi (91,7%). Sebagian responden memiliki kepatuhan diet yang tinggi (50,7%). Ada hubungan dukungan keluarga (p=0,024; OR=3,3) dan motivasi diri (p=0,000; OR=0,3) dengan kepatuhan diet pada penderita hipertensi. Penelitian selanjutnya dapat melakukan penelitian tentang mengkaji secara langsung data keluarga.
Penerapan Basic Feeding Rules Berhubungan Dengan Status Gizi Anak Usia 1-3 Tahun Di Wilayah Puskesmas Janti Kecamatan Sukun
Febriyanti, Dwi;
Mumpuni, Risna Yekti;
Raharjo, Puguh
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i2.3051
Tahap perubahan pola makan pada balitayang biasanya akan mengalami masalah sulit makan. Masalah ini jika tidak ditangani akan berpengaruh pada kondisi status gizi anak. Untuk menanganinya orang tua dapat menerapkan basic feeding rules. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mengenai praktik basic feeding rules dengan status gizi anak di Wilayah Puskesmas Janti Kecamatan Sukun. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 102 ibu dan balita yang berusia 1-3 tahun yang ditentukan dengan metode Multistage Random Sampling. Metode analisis data dengan uji Spearman Rank. Mayoritas status gizi baik sebanyak 77 balita (75,5%) dan penerapan basic feeding rules sedang sebanyak 62 responden (60,8%). Penerapan basic feeding rulesdan status gizi berkorelasi signifikan (p=0,000, r= 0,549)Hasil ini menyoroti bahwa ketidakmampuan orang tua dalam praktik basic feeding rules akan menyebabkan munculnya masalah inappropriate feeding practice sehingga dapat mempengaruhi kondisi gizi anak.Untuk mengubah praktik diperlukan pengembangan berbagai faktor yang mempengaruhi penerapan basic feeding rules.
Pijat Oksitosin Pada Pasien P1A0 Post Sc Atas Indikasi KPD Dan Gagal Induksi: Studi Kasus
Fatimah, Anugrah Nur;
Maryati, Ida;
Hermayanti, Yanti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i1.2738
Section caesarean (SC) adalah suatu proses persalinan dengan dilakukan pembedahan melalui perut ibu. Persalinan SC dapat menimbulkan masalah seperti nyeri, kelemahan dan stres sehingga mempengaruhi pengeluaran ASI pada ibu post SC. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memperlancar pengeluaran ASI yaitu pijat oksitosin. Tujuan studi kasus ini adalah mendeskripsikan hasil pengelolaan kasus dengan penerapan pijat oksitosin pada pasien P1A0 post SC atas indikasi KPD dan gagal induksi. Metode menggunakan desain studi kasus melalui proses asuhan keperawatan yang dilakukan pada ibu post SC tanggal 14-16 November 2022 di RSU Dr.Slamet Garut. Pengumpulan data dilakukan dengan cara anamnesa, pengkajian fisik, observasi, pemeriksaan penunjang, rekam medis, dan studi literatur. Hasil studi kasus ini, pasien memiliki masalah keperawatan nyeri akut, menyusui tidak efektif, risiko infeksi dan kesiapan peningkatan menjadi orang tua. Implementasi yang dilakukan oleh peneliti salah satunya adalah pijat oksitosin. Pijat oksitosin secara tidak langsung dapat mengatasi semua masalah keperawatan yang muncul karena selain memperlancar pengeluaran ASI, juga dapat memberikan kenyamanan pada ibu post SC sehingga menurunkan nyeri dan stres. Intervensi ini dapat menjadi rekomendasi bagi perawat dalam mengatasi masalah pada ibu post SC terutama masalah menyusui tidak efektif
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Dan Pendidikan Ibu Berhubungan Dengan Status Gizi Balita
Deo, Florianus Alva;
Metrikayanto, Wahyu Dini;
Susmini, Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i3.3077
Balita kelompok rentan gizi, penderita gizi buruk dapat mengalami pertumbuhan jangka pendek dan mengalami keterbatasan pertumbuhan dan perkembangan jaringan tubuh, pikiran dan otak, sehingga mempengaruhi tingkat kesadaran otak.Tujuan penelitian mengetahui hubungan pemberian makanan tambahan (PMT) dengan pendidikan ibu dan status gizi balita di Desa Pandansari Kecamatan Ngantang Provinsi Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah 267 anak prasekolah, sampel penelitian 73 responden dengan menggunakan simple random sampling. Instrumenmenggunakan angket dan lembar observasi. Uji analisis chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita tidak mendapatkan makanan tambahan (52,1%), hampir separuh ibu yang memiliki balita berpendidikan SMA (42,5%), dan hampir separuh balita mengalami gizi buruk (49,3%). Hasil uji chi-square p=0,000 (X1) dan p-value=0,001 (X2), dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pemberian makanan tambahan (PMT) dan pendidikan ibu dengan status gizi balita di Desa Pandansari Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Direkomendasikan penelitian selanjutnya mengkaji faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi pelaksanaan program PMT
Asuhan Keperawatan Nyeri Kronis Pada Pasien Lanjut Usia Hiperkolesterolemia Dengan Terapi Jus Jambu Biji Merah
Ulinnuha, Lu’lu’ Luthfiatun;
Cahyaningrum, Ika;
Perwiraningtyas, Pertiwi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i2.2938
Hiperkolesterolemia merupakan peningkatan kandungan kolesterol dalam darah dan seringkali dialami lanjut usia. Hiperkolesterolemia menjadi faktor resiko terjadinya hipertensi, jantung dan penyakit berbahaya lainnya. Masalah keperawatan yang muncul pada pasien lanjut usia hiperkolesterolemia adalah nyeri kronis. Tujuan penelitian adalah menganalisis hasil pengkajian, menegakkan diagnosis keperawatan, melaksanakan intervensi dan implementasi keperawatan pada pasien dengan pemberian jus jambu biji merah, serta menganalisis hasil evaluasi kepada ketiga pasien lanjut usia dengan hiperkolesterol di RA – AL Griya Asih Lawang. Desain penelitian studi kasus dengan asuhan keperawatan. Subjek penelitian ini adalah 3 pasien lanjut usia hiperkolesterolemia dengan masalah keperawatan nyeri kronis. Instrumen penelitian ini yaitu format pengkajian lanjut usia, alat pemeriksaan fisik, dan alat bahan untuk membuat jus jambu biji merah. Setelah dilakukan asuhan keperawatan pada 3 pasien selama tiga hari dengan memberikan terapi komplementer jus jambu biji merah sebanyak 150 gram dengan 100 ml air, sebanyak 2 kali 1 gelas per hari, didapatkan hasil nyeri kronis pada ketiga pasien teratasi sebagian. Jus jambu biji merah dapat menurunkan nyeri pasien dan menurunkan kadar kolesterol total dibuktikan adanya penurunan kolesterol total pada ketiga pasien, dengan rata-rata penurunan kolesterol sebesar 58,7 mg/dL
Motivasi Berhubungan Dengan Pemanfaatan Layanan Kesehatan Penderita Hipertensi
Lende, Narwi Arvince;
Cahyaningrum, Ika;
Rosdiana, Yanti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i1.2823
Prevalensi hipertensi pada masyarakat secara umum terus meningkat. Ada beberapa cara untuk mengelola hipertensi, seperti memanfaatkan sumber daya kesehatan dan termotivasi untuk melakukan pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi dengan penggunaan layanan perawatan pasien hipertensi di Kedungkandang Kota Malang. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 121 orang, dengan sampel sebanyak 93 orang penderita hipertensi. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik konsekutif sampling. Variabel bebas adalah motivasi, sedangkan variabel terikat adalah pemanfaatan pelayanan kesehatan. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner pemanfaatan layanan kesehatan dan lembar kuesioner motivasi. Analisis data menggunakan uji korelasi gamma. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden penderita darah tinggi di wilayah Kedungkandang Kota Malang memiliki tingkat motivasi sedang (64,5%); sebagian besar memanfaatkan layanan kesehatan sebesar 81,7%; dan terdapat hubungan yang kuat antara motivasi dengan pemanfaatan layanan penunjang hipertensi di Kelurahan Kedungkandang Kota Malang (pvalue =0,00 dengan r = 0,796). Saran untuk peneliti selanjutnya, melakukan penelitian mengenai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi motivasi pada penderita hipertensi untuk memaksimalkan pemanfaatan layanan kesehatan.
Penerapan Intervensi Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Nyeri Pada Pasien Post Sectio Caesarea dengan Preeklampsia : Studi Kasus
Afifah, Anisa Nur;
Sukmawati, Sukmawati;
Ermiati, Ermiati
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v7i3.2735
Persalinan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara normal dan sectio caesarea. Sectio Caesarea adalah persalinan yang dilakukan dengan dibuatnya sayatan pada perut (laparatomi) serta sayatan di dalam rahim. Dengan adanya luka post sectio caesarea akan menimbulkan rasa nyeri dan mengakibatkan masalah serta gangguan dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia baik bagi ibu maupun bayinya. Penanganan nyeri pada ibu dengan post caesarea dapat dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi, salah satu terapi non farmakologi yang dapat dilakukan dalam mengatasi nyeri adalah dengan teknik relaksasi genggam jari. Tujuan dari studi kasus ini untuk mengetahui pengaruh dari penerapan intevensi terapi relaksasi genggam jari terhadap nyeri pada pasien post sectio caesarea. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang mencakup pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi serta evaluasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa intervensi teknik relaksasi genggam jari dapat digunakan dalam menurunkan nyeri pada pasien post sectio caesarea, sebelum diberikan intervensi skala nyeri 6 dan setelah diberikan intervesi selama 3x24 jam dengan durasi 30 menit skala nyeri turun menjadi 2. Kesimpulan penilitian ini adalah intervensi teknik relaksasi genggam jari dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi non farmakologi untuk mengurangi intensitas nyeri pada pasien post sectio caesarea