cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 140 Documents
Pembuatan Hand Sanitizer dengan Memanfaatkan Bahan Baku Cengkih di Desa Winebetan Kecamatan Langowan Selatan Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara Henry Fonda Aritonang; Audy Denny Wuntu; Maureen Kumaunang
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 yang dimulai sejak awal tahun 2020 mengakibatkan tatanan hidup masyarakat menjadi berubah. Kebersihan diri menjadi faktor yang berperan penting untuk bisa menjaga berkurangnya penyebaran Covid-19. Tentunya kebersihan diri pribadi merupakan tindakan awal pencegahan terpaparnya seseorang dari Covid-19. Salah satu upaya yang dapat dilakukan masyarakat untuk membantu pemerintah mencegah pertambahan penyebaran Covid-19 adalah dengan rajin mencuci tangan. Kegiatan mencuci tangan bisa dilakukan dengan menggunakan sabun dan air mengalir ataupun dengan mencuci tangan menggunakan hand santizer, terlebih apabila berada dalam perjalanan atau di lokasi yang tidak memungkinkan tersedianya tempat cuci tangan dengan air mengalir. Oleh karena itu, kebutuhan akan adanya hand sanitizer dirasa perlu untuk dimiliki setiap penduduk. Masyarakat Desa Winebetan yang terletak di Kecamatan Langowan Selatan, Kabupaten Minahasa, berjumlah 1725 orang sehingga memungkinkan  dapat membantu program pemerintah dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 dengan memiliki hand sanitizer pribadi dengan memanfaatkan ekstrak tanaman cengkih yang ada. Oleh karena itu, kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan bagi masyarakat Desa Winebetan yang bertujauan agar masyarakat Desa Winebetan memperoleh pengetahuan cara pembuatan hand sanitizer dengan memanfaatkan ekstrak daun tanaman cengkih yang dimiliki petani. Metode yang diterapkan dalam kegiatan PKM ini adalah penyuluhan tentang perlunya hand sanitizer, praktek pembuatan hand sanitizer dengan memanfaatkan ekstrak daun cengkih. Luaran yang dicapai dalam kegiatan ini, adalah artikel ilmiah yang akan dipublikasi di jurnal nasional, serta pemuatan berita kegiatan dalam media massa online.
Investigasi Beberapa Parameter Penentu dalam Proses Flokulasi Mikroalga Laut Chlorella sp. Yohanis Mandik; Agnes Maryuni; Frans Asmuruf
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/jlppmsains.7.1.2022.43976

Abstract

Skrining untuk mendapatkan metode yang memiliki efisiensi tinggi dalam pemanenan mikroalga merupakan langkah penting menuju proses produksi biodiesel skala besar. Konsentrasi akhir yang rendah dari biomassa mikroalga dan ukuran mikroalga yang kecil menjadi tantangan dalam penelitiaan ini. Flokulasi kutur mikroalga dengan penambahan senyawaan anorganik dalam kondisi asam atau basa dikenal sebagai metode pemanenan biomassa mikroalga yang sangat menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi beberapa parameter penentu dalam proses flokulasi mikroalga laut Chlorella sp. Garam magnesium (MgSO4×7H2O) dengan konsentrasi 0,0083 g/L kultur Chlorella sp. kultur dengan konsentrasi biomassa 3,78 g/L menunjukkan efisiensi flokulasi (FE) tertinggi sebesar 94,63% pada pH 11 setelah 10 menit waktu flokulasi. Tidak ada perbedaan FE antara dua volume kultur yang berbeda, setelah 10 menit flokulasi. Oleh karena itu, untuk memflokulasi 1000 L kultur Chlorella sp. dengan konsentrasi 3,78 g/L pada pH 11 hanya dibutuhkan waktu 10 menit dengan penambahan 8,3 gram MgSO4×7H2O untuk mencapai efisiensi flokulasi 94,63%.
Pengelompokan Kecamatan Di Kabupaten Toraja Utara Berdasarkan Hasil Produksi Pertanian Menggunakan Analisis Gerombol Resi Sambaru; Hanny A.H. Komalig; Charles E. Mongi
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/jlppmsains.7.1.2022.43977

Abstract

Peran sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi antara lain. Sebagai penyedia pangan, sebagai sumber tenaga kerja bagi sektor perekonomian lain, sebagai sumber kapital bagi pertumbuhan ekonomi modern khususnya dalam tahap awal pembangunan, sebagai sumber devisa dan masyarakat pedesaan merupakan pasar bagi produk yang dihasilkan dari sektor indutri di perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokan Kecamatan di Kabupaten Toraja Utara berdasarkan potensi sektor pertanian. Dalam penelitian ini menggunakan analisis gerombol dengan metode single linkage dan menggunakan pengukuran jarak squared euclidean. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada sektor pertanian di Toraja Utara terbentuk empat gerombol.
Analisis Senyawa Metabolit Sekunder dan Uji Aktivitas Antioksidan serta Antibakteri Biji Buah Pangi (Pangium edule Reinw) Juranli Pangisian; Meiske Sientje Sangi; Maureen Kumaunang
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/jlppmsains.7.1.2022.43979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa fitokimia serta menentukan aktivitas antioksidan dan antibakteri dari ekstrak etanol, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat dan fraksi air biji buah pangi. Ekstrak etanol diperoleh dengan metode maserasi kemudian difraksinasi menggunakan corong pisah untuk memperoleh beberapa fraksi. Uji fitokimia dilakukan untuk melihat kandungan senyawa metabolit sekunder diantaranya alkaloid, fenolik, flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid/steroid. Dilakukan juga pengujian kandungan total fenolik menggunakan metode spektrofotometri dengan pereaksi Folin-Ciocalteu. Uji aktivitas antioksidan ditentukan dengan menggunakan metode DPPH dan untuk uji aktivitas antibakteri menggunakan metode Kirby-Bauer. Hasil analisis fitokimia menunjukkan bahwa biji buah pangi mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu fenolik, saponin, tanin dan triterpenoid. Hasil pengujian kandungan total fenolik menunjukkan fraksi air memiliki nilai tertinggi sebesar 22,69 mg/g. Hasil pengujian aktivitas antioksidan ditentukan menggunakan nilai Inhibition Concentration (IC). Fraksi air mengandung antioksidan tertinggi dengan nilai IC50 60,77 µg/mL. Berdasarkan hasil yang diperoleh biji buah pangi memiliki aktivitas antioksidan yang kuat. Hasil pengujian aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak etanol, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat dan fraksi air biji buah pangi dengan konsentrasi 20%, 40%, 60% memiliki efektivitas penghambatan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan kategori lemah.
Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Fraksi Pelarut dari Ekstrak Metanol Batang Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb) Prayogi Kiyato; Vanda Selvana Kamu; Max Revolta Runtuwene
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 7 No. 2 (2022): JLPPMSAINTEK Volume 7 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/jlppmsains.7.2.2022.46794

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai skrining fitokimia dan uji aktivitas antioksidan fraksi pelarut dari ekstrak metanol batang pandan wangi. Metode ekstraksi yang digunakan adalah microwave dengan menggunakan pelarut metanol. Penelitian ini terdiri dari tahap preparasi, ekstraksi, fraksinasi dan analisis. Fraksi pelarut diantaranya fraksi n-heksan (FNH), fraksi etil asetat (FEA), fraksi Metanol (FM) dan fraksi air (FA) kemudian diuji skrining fitokimia dan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skrining fitokimia pada fraksi pelarut dari ekstrak metanol batang pandan wangi, dimana FNH positif mengandung senyawa (alkaloid, saponin, steroid, triterpenoid, dan tanin), untuk FEA positif mengandung senyawa (alkaloid, flavonoid, saponin, dantanin), untuk FM positif mengandung senyawa (alkaloid, flavonoid, dan saponin), sedangkan FA positif mengandung senyawa (alkaloid). Hasil pengujian aktivitas antioksidan (DPPH) dari fraksi pelarut batang pandan wangi dengan konsentrasi 500 µg/mL, yang paling tinggi terdapat pada FEA sebesar 71,36%, diikuti oleh FA sebesar 70,70%, FM sebesar 51,89%, dan yang terendah pada FNH sebesar 28,90%. Sedangkan konsentrasi 1000 µg/mL, yang paling tinggi terdapat pada FEA sebesar 82,34%, diikuti oleh FA sebesar 78,03%, FM sebesar 65,97%, dan yang terendah pada FNH sebesar 43,95%.
Analisis Volatilitas dan Peramalan Inflasi di Maluku Utara Menggunakan Model Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH) Tania Gam; Nelson Nainggolan; Hanny A.H. Komalig
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 7 No. 2 (2022): JLPPMSAINTEK Volume 7 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inflasi adalah aspek penting yang dijadikan sebagai salah satu tolok ukur untuk melihat pertumbuhan ekonomi serta kondisi perekonomian yang terjadi disetiap negara. Inflasi memiliki pengaruh yang sangat besar dan meluas terhadap sektor ekonomi, sehingga pengendalian inflasi sangat penting untuk menjamin peningkatan daya beli masyarakat dari waktu ke waktu danterlebih lagi tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat pandemi dapat diminimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan volatilitas dan meramalkan laju inflasi di Provinsi Maluku Utara menggunakan Model Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH) selama periode Januari 2013 sampai Agustus 2022. GARCH merupakan salah satumetode yang digunakan dalam pemodelan data runtun waktu yang teridentifikasi efek heteroskedastik. Hasil analisis ARCH/GARCH terhadap data inflasi bulanan di Maluku Utara menghasilkan model terbaik untuk estimasi volatilitas inflasi yaitu model GARCH (1,0). Model tersebut memberikan informasi tentang tingkat pergerakan laju inflasi pada periode Januari 2013 sampai Agustus 2022, dimana hasilnya menunjukan bahwa nilai volatilitas laju inflasi bergerak dengan fluktuatif yang tidak stabil begitupun pada peramalan selama 4 bulan ke depan.
Studi Potensi Antikanker dari Senyawa Bioaktif Mikroalga Chlorella sp. dengan Pendekatan Penambatan Molekuler Yohanis Irenius Mandik; Agnes Eri Maryuni; Frans Augusthinus Asmuruf
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 7 No. 2 (2022): JLPPMSAINTEK Volume 7 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/jlppmsains.7.2.2022.47242

Abstract

Mikroalga diketahui memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena kandungan senyawa bioaktifnya sudah terbukti mampu berperan dalam pemeliharaan kesehatan. Pencarian molekul obat baru merupakan tantangan terkini dalam upaya pencegahan penyakit termasuk kanker. Penggunaan metode penambatan molekuler (molecular docking) merupakan sarana tepat untuk perancangan dan penemuan obat baru. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi penambatan molekuler antara senyawa bioaktif yang berasal dari mikroalga dengan protein reseptor yang bertanggung jawab dalam penyakit kanker. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode penambatan molekuler. Ligan yang digunakan, adalah b-glucan, corymbolone, dan neophytadiene. Protein reseptor yang digunakan adalah KRas (7TLK). Hasil penambatan molekuler menunjukkan bahwa energi ikatan corymbolone dengan 7TLK adalah yang paling rendah (7,0 kkal/mol) bila dibandingkan penambatan ligan b-glucan dan neophytadiene. Nilai Root Mean Square Deviation (RMSD) untuk ketiga ligan adalah 0 Å. Selain itu, ligan corymbolone memenuhi aturan Lipinski (Ro5), sedangkan ligan b-glucan dan neophytadiene tidak memenuhi aturan Lipinski. Berdasarkan hasil-hasil ini, ligan corymbolone adalah ligan terbaik untuk penambatan molekuler dengan reseptor protein onkogen KRas.
Biodiversitas Burung pada Beberapa Tipe Habitat di Kampus Universitas Sam Ratulangi Manado dalam Masa Pandemi Covid-19 Triska Lamba; Hanny H. Pontororing; Saroyo
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 7 No. 2 (2022): JLPPMSAINTEK Volume 7 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/jlppmsains.7.2.2022.47488

Abstract

Biodiversitas burung dapat dijadikan sebagai bio-indikator biologis berkaitan dengan kesehatan lingkungan serta sebagai tolok ukur kelestarian dalam pembangunan dan pemanfaatan sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat biodiversitas jenis burung di Kampus Universitas Sam Ratulangi di masa pandemi Covid 19 dan untuk mengetahui perbandingan biodiversitas di beberapa tipe habitat berdasarkan indeks nilai keanekaragaman Shannon-Wiener. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yang dilaksanakan pada bulan November-Desember 2020. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 21 jenis burung, yaitu Passer montanus, Pycnonotus aurigaster, Hirundo tahitica, Halcyon cloris, Nectarinia jugularis, Anthreptes malacensis, Geopelia striata, Streptopelia chinensis, Columba livia, Collocalia esculenta, Gallirallus torquatus, Lonchura oryzivora, Lonchura malacca, Corvus enca, Eudynamis melanorhyncha, Cacomantis sepulcralis, Coracina bicolor, Motacilla cinerea, Egretta garzetta, Ardea purpurea, dan Haliastur indus. Burung yang paling banyak ditemukan adalah Passer montanus sedangkan burung yang paling sedikit adalah Ardea purpurea dan Egretta garzetta dengan indeks keanekaragaman termasuk dalam kategori sedang melimpah yaitu 1,873.
Pengelompokkan Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Utara Berdasarkan Indikator Pendidikan Menggunakan Analisis Cluster Citra Filadelfia Manoppo; Charles Mongi; Chriestie Montolalu
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indikator pendidikan merupakan salah satu tolok ukur bagi pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil cluster yang terbentuk dan pengelompokan yang terbaik dengan menggunakan metode K-Means jarak Euclidean dan Manhattan untuk pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Utara berdasarkan Indikator Pendidikan. Pada penelitian ini objek yang digunakan adalah 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Utara dan variabelnya adalah indikator pendidikan khususnya jumlah sekolah, jumlah guru dan jumlah siswa dari tingkat SD-sederajat sampai SMA/SMK-sederajat. Sumber data yaitu Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara tahun 2020. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan metode K-Means jarak Euclidean dan Manhattan jumlah yang dibentuk untuk pengelompokan Kabupaten/Kota yaitu sebanyak 3 cluster. Perbandingan dari penelitian ini menggunakan simpangan baku. Hasil dari perbandingan kedua jarak tersebut diperoleh bahwa jarak Euclidean merupakan jarak yang baik untuk digunakan dalam penelitian ini, karena memiliki nilai simpangan baku dalam kelompok yaitu 0,2216 dan nilai simpangan baku antar kelompok yaitu 1,61251 sehingga nilai rasio simpangan baku yang didapat yaitu sebesar 0,13743.
Tingkat Kemiripan Kesejahteraan Kecamatan Berdasarkan Indikator Sosial Ekonomi Menggunakan Analisis Komponen Utama Di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara Septia Rizky Saputri; Jantje Deny Prang; Nelson Nainggolan
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 8 No. 1 (2023): JLPPM SAINTEK: Volume 8 No. 1, Tahun 2023
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/jlppmsains.8.1.2023.49470

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiripan kesejahteraan kecamatan berdasarkan indikator sosial ekonomi di Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode analisis komponen utama. Subjek penelitian ini adalah 10 kecamatan di Kabupaten Minahasa Utara. Hasil penelitian menunjukan bahwa didapat 3 komponen utama yaitu yang mewakili 79,3% variabilitasnya.

Page 11 of 14 | Total Record : 140