cover
Contact Name
Abdul Syaban
Contact Email
selamiips@uho.ac.id
Phone
+6285341307275
Journal Mail Official
selamiips@uho.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
SELAMI IPS
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 14102323     EISSN : 27456501     DOI : http://dx.doi.org/10.36709/selami
Journal Description : SELAMI IPS ialah jurnal yang memberi perhatian pada masalah-masalah sosial budaya, ekonomi, pendidikan dan Humaniora terutama dalam kaitannya dengan pembangunan pendidikan nasional dan pengembangan berbagai aspek kehidupan di dalam masyarakat. SELAMI IPS merupakan jurnal Open-Access dan diterbitkan dua kali setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juli. Artikel yang dapat dipertimbangkan untuk dimuat dalam jurnal ini adalah hasil pelaksanaan kegiatan penelitian yang sesuai dengan focus dan scope jurnal diantaranya: Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Akuntansi, Teknologi Pendidikan, Pendidikan Bahasa, Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pengembangan Kurikulum, Manajemen Pendidikan, Hukum. Penulis yang mengirimkan naskah ke SELAMI IPS harus mengikuti pedoman penulisan, fokus dan cakupan jurnal, serta template jurnal. Jika naskah yang dikirim tidak sesuai dengan ketentuan tersebut, maka artikel akan ditolak. Naskah yang dikirim oleh penulis akan diproses oleh editor dalam jangka waktu 1 minggu sehingga penulis mendapatkan kepastian status artikelnya (diteruskan untuk reviewer atau ditolak langsung). Jika tulisan diterima oleh editor maka diteruskan oleh reviewer. Keseluruhan proses publikasi pada jurnal ini memerlukan paling lama 2 bulan..
Articles 96 Documents
PERANAN TOKOH ADAT BUTON DI TOMIA DALAM PENERAPAN NILAI-NILAI BUDAYA PASOMBO PADA ACARA ADAT PENGUKUHAN GADIS REMAJA (Studi di Desa Timu Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi) Marlinda, Leni; Salimin A, Salimin A; Hijrah, Wa Ode
SELAMI IPS Vol 3, No 47 (2018): JURNAL SELAMI UHO
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v3i47.8498

Abstract

Abstrak: Hasil Penelitian sebagai berikut: 1) Pelaksanaan pasombo (pingitan) terdiri dari dua tahap yaitu, tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. 2) Nilai-nilai yang terdapat dalam acara adat pasombo (pingitan) adalah nilai religius, nilai etika/moral, nilai ekonomi, nilai budaya dan nilai gotong royong. 3)  Peranan tokoh adat Buton di Tomia dalam penerapan nilai-nilai budaya pasombo (pingitan) pada acara adat pengukuhan gadis remaja di Desa Timu dapat dilihat dari nilai-nilai gotong royong dan nilai budaya. Pelaksanaan acara adat pasombo (pingitan) tidak lagi dilaksanakan secara gotong royong sebagaimana telah menjadi budaya leluhur masyarakat Tomia. Kesimpulan: 1) Pelaksanaan pasombo (pingitan) terdiri dari dua tahap yaitu, tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. 2) Nilai-nilai yang terdapat dalam acara adat pasombo (pingitan) adalah nilai religius, nilai etika/moral, nilai ekonomi, nilai budaya dan nilai gotong royong. 3)  Peranan tokoh adat Buton di Tomia dalam penerapan nilai-nilai budaya pasombo (pingitan) pada acara adat pengukuhan gadis remaja di Desa Timu dapat dilihat dari nilai-nilai gotong royong dan nilai budaya.  Kata Kunci: Peranan Tokoh Adat Dalam Penerapan Nilai-Nilai Budaya Pasombo (pingitan)
INTERAKSI SOSIAL ANTARA PENDUDUK LOKAL DENGAN PENDUDUK PENDATANG DI DESA TAWAMELEWE KECAMATAN UEPAI KABUPATEN KONAWE Melamba, Nur Intan; Yusuf, Muh; Saleh, Muh
SELAMI IPS Vol 13, No 1 (2020): JURNAL JURUSAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v13i1.13622

Abstract

Abstak: Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui: (1) interaksi sosial antara penduduk lokal dengan penduduk pendatang; dan (2) aspek-aspek interaksi sosial yang terjadi pada Desa Tawamelewe Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi masyarakat pada daerah penelitian antara masyarakat lokal dan pendatang berjalan dengan baik melalui interaksi sosial asosiatif dan disosiatif. Hubungan baik tersebut ditunjukkan oleh para masyarakat dengan sikap antusias masyarakat pendatang yang selalu aktif dalam mengikuti dan melestarikan berbagai bentuk acara keagamaan khusunya yang berhubungan dengan kegiatan hari-hari besar Islam. Proses interaksi asosiatif dan disasosiatif  juga dikatakan baik, selajutnya aspek-aspek interaksi sosial yang terdiri dari kontak sosial dan komunikasi ditanggapi baik. Dengan demikian  disimpulkan bahwa Interaksi sosial antara penduduk lokal dengan penduduk pendatang yang terjadi di Desa Tawamelewe Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe adalah asosiatif dan disosiatif dan Aspek-aspek interaksi sosial apa yang terjadi di Desa Tawamelewe Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe adala aspek sosial dan aspek komunikasi. Kata Kunci: Penduduk Lokal, Penduduk Pendatang
KETAATAN HUKUM PEDAGANG DALAM MEMBAYAR RETRIBUSI PASAR DI PT. SABHO KARYA ALAM KECAMATAN PASARWAJO KABUPATEN BUTON Juju, La; Sulfa, Sulfa; Reni, Wa Ode
SELAMI IPS Vol 13, No 2 (2020): Selami IPS
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v13i2.14295

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitiian ini adalah: 1.Untuk mengetahui ketaatan hukum terhadap  pedagang dalam membayar Retribusi pasar di pasar  Sabho Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton. 2. Untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam meningkatkan ketaatan hukum terhadap Pedagang dalam membayar retribusi pasar di pasar Sabho Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan mixmethode (Campuran) atau kualitatif/kuantitatif.Responden dalam penelitian ini berjumlah 45 orang dari unsur Pedagang. Informan penelitian berjumlah 4 orang. Terdiri dari Manajer pasar sabho, petugas akuntansi, 2 orang petugas penagih retribusi berjumlah. Teknik pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Tehnik analisis data sebagaimana yang dikemukakan oleh miles Huberman terdiri pengumpulan data, reduksi data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, ketaatan hukum pedagang dalam membayar retribusi pasar sudah cukup baik, hal ini dipengaruhi oleh tiga ketaatan hukum yaitu: (1)  ketaatan yang bersifat Compliance artinya pedagang taat dalam membayar retribusi disebabkan karena takut diberikan sanksi oleh petugas pengelola pasar. (2) ketaatan yang  bersifat Indentification yaitu taat karena adanya penghargaan yang diberikan oleh pengelola pasar dan takut hubungan dengan pihak pengelola pasar menjadi rusak. (3) ketaatan yang bersifat Internalizationyaitu pedagang taat dalam membayar retribusi pasar karena adanya kesadaran dalam diri sendiri. Upaya yang selalu diterapkan di pasar Sabho untuk meningkatkan ketaatan hukum pedagang dalam membayar retribusi pasar diantaranya yaitu: (a) Pengelolaan Manajemen yaitu dilakukanoleh seorang manager pasaryang tugasnya memimpin, mengarahkan,dan menetapkan jadwal pembayaran retribusi pasar, baik itu pembayaran yang ditetapkan perhari maupun perbulan, agar pedagang membayar retribusi pasar sesuai dengan waktu yang ditentukan. (b) Pengawasan, yaitu para petugas penagih melakukan pengawasan,dan penagihan untuk meningkatkan pembayaran rteribusi pasar. Kesimpulan penelitian ini yaitu pedagang taat dalam membayar retribusi pasar, karena takut diberikan sanksi oleh petugas pengelola pasar.Upaya yang dilakukan petugas pengelola pasar yaitu melakukan Pengelolaan Manajemen dan pengawasan agar semua pedagang taat membayar retribusi pasar
ADAT PEMBAGIAN WARISAN PADA MASYARAKAT SUKU BAJO DI DESA TERAPUNG KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH Alimran, Rayon; A, Salimin; Asuru, Arsidik
SELAMI IPS Vol 13, No 2 (2020): Selami IPS
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v13i2.14311

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: 1) objek yang menjadi warisan yang tidak dapat dibagi dan warisan yang dapat dibagi, 2) bagaimana mekanisme pembagian warisan menurut aturan adat pada masyarakat suku Bajo di Desa Terapung Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan analisis kualitataif, Subjek penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari 1 orang tokoh adat, 1 orang tokoh agama, kepala desa dan 3 orang masyarakat yang menjadi ahli waris. Tehnik pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara dan dokumenter. Kesimpulan adat pembagian warisan pada masyarakat suku Bajo di Desa Terapung Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah dalam penelitian ini adalah: 1) objek warisan yang tidak dapat dibagi adalah bendera ula-ula, gendang, gong, gecong, jabatan adat dan ilmu ghaib. Objek warisan yang dapat dibagi berupa tanah, hewan ternak, sebagian dasar penghidupan seperti perhiasan emas, perabotan  rumah, alat perlengkapan memancing. 2) mekanisme pembagian waris yang berlaku menggunakan cara musyawarah, waktu pembagian warisan tidak ditentukan, warisan dibagikan ketika kedua orang tua meninggal dunia, terlebih dahulu dilakukan penyelesaian utang-utang pewaris, warisan antara laki-laki dan perempuan sama besarnya, anak angkat dan anak tiri mendapatkan warisan berdasarkan kesepakatan antara ahli waris
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKAKAN HASIL BELAJAR PPKn SISWA KELAS VIII.A SMP NEGERI 2 TONGKUNO PADA MATERRI SUMPAH PEMUDA DALAM BINGKAI BHINEKA TUNGGAL IKA Hanadira, Siti; Irawaty, Irawaty; Nerlin, Nerlin
SELAMI IPS Vol 13, No 2 (2020): Selami IPS
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v13i2.14301

Abstract

Tujuan penelitian ini: (1) untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Snowball Throwing pada siswa kelas VIII.A SMP Negeri 2 Tongkuno materi Sumpah Pemuda Dalam Bingkai Bhineka tunggal ika. (2) Untuk meningkatkan Aktivitas mengajar guru melalui penerapan model  penerapan model pembelajaran Snowball Throwing pada siswa kelas VIII.A SMP Negeri 2 Tongkuno materi Sumpah Pemuda Dalam Bingkai Bhineka tunggal ika. (3) untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Snowball Throwing pada siswa kelas VIII.A SMP Negeri 2 Tongkuno materi Sumpah Pemuda Dalam Bingkai Bhineka tunggal ika. Jenis penelitian, yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) subjek penelitian adalah guru PPKn 1 orang, dan seluruh siswa kelas VIII.A SMPN Negeri 2 Tongkuno berjumlah 22 orang siswa yang terdiri dari 11 orang perempuan dan 11 orang laki-laki. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan  kualitatif. Data kuantitatif adalah tes hasil belajar siswa pada setiap aktivitas siklus, sedangkan data kualitatif berupa hasil observasi aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa kelas VIII.A SMPN Negeri 2 Tongkuno yang ditunjukkan dari setiap siklus. Siklus I sebesar 60% dan pada siklus II sebesar 80%, peningkatanya sebesar 20%. (2) terjadi peningkatan aktivitas mengajar guru kelas VIII.A SMPN Negeri 2 Tongkuno. siklus I sebesar 70% dan siklus II sebesar 90% penigkatanya meningkat sebesar 20%. (3) Hasil belajar siswa kelas VIII.A SMPN Negeri 2 Tongkuno peningkatanya meningkat. Hasil tes  tindakan  dari siklus I diperoleh hasil belajar siswa secara klasikal 68,18% dan  hasil tes pada  siklus II maka diperoleh hasil belajar siswa secara klasikal dengan persentase 86.36% diperoleh selisih persentase ketuntasan belajar pada siklus  I ke sikulus II sebesar 18.88% dengan  ketuntasan belajar siswa secara klasikal adalah 80% siswa telah memenuhi nilai KKM yaitu sebesar 64. Kesimpulan penelitian dengan penerapan model model pembelajan Snowball  Throwing pada materi pokok Sumpah Pemuda dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, aktivitas mengajar guru dan meningkatkan hasil belajar siswa. 
POLA PEMBINAAN KARAKTER KEBANGSAAN DI LINGKUNGAN PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR PUTRI 4 KENDARI Elawati Elawati; Misran Safar; Nerlin Nerlin
SELAMI IPS Vol 14, No 1 (2021): SELAMI IPS
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v14i1.16499

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pembinaan karakter kebangsaan di lingkungan Pondok Modern Darussalam  Gontor Putri 4 Kendari dan faktor yang mempengaruhi pola pembinaan karakter kebangsaan di lingkungan Pondok modern Darussalam Gontor Putri 4 Kendari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah ustadz/ustazah dan 5 orang santri. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan interview dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan  bahwa 1) Pola pembinaan karakter kebangsaan yang dilakukan kepada para santri di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 4 Kendari terdiri dari  pembinaan terprogram melalui kegiatan dan kehidupan santri selama dalam lingkungan pesantren, proses pengajaran dalam lingkungan pesantren, keteladanan, pembiasaan atau habituasi santri  dan pemberian punishment dan reward  kepada santri dalam kehidupan di lingkungan Pondok Modern Darussalam  Gontor Putri 4 Kendari.  2). Faktor yang mempengaruhi pola pembinaan karakter kebangsaan dilingkungan Pondok Modern Darussalam  Gontor Putri 4 Kendari adalah mencakup intelegensi dan kecerdasaran santri, motivasi santri, lingkungan pesantren,  sarana dan prasarana penunjang serta tenaga pendidik yaitu ustadz dan ustazah yang mempengaruhi dalam proses pembinaan karakter kebangsaan santri dilingkungan pesantren Modern Darussalam  Gontor Putri 4 Kendari.
PERANAN TOKOH ADAT DALAM PERKAWINAN PINANG DI DESA WAODE BURI KECAMATAN KULISUSU UTARA KABUPATEN BUTON UTARA Rosnita, Rosnita; Iru, La; Syahbuddin, Syahbuddin
SELAMI IPS Vol 13, No 2 (2020): Selami IPS
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v13i2.14302

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menjelaskan bagaimana peranan tokoh adat Kulisusu, dalam perkawinan pinang di Desa Waode Buri Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang hanya mengambarkan keadaan objek dengan analisis kualitatif. Subyek penelitian ini terdiri dari 5 orang , 2 orang tokoh adat, 2 orang tokoh agama dan 1 orang kepala kantor urusan agama yang berada dilokasi studi. Teknik pokok pengumpulan data dengan cara wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa peranan tokoh adat yang terdiri dari toko adat mediator, dinamisator dan stabilisator. Pada saat perkawinan pinang adat Kulisusu sangat menentukan keterlaksanaan kegiatan yang akan dilakukan dalam perkawinan, artinya peranan toko adat dalam perkawinan pinang akan menentukan kesuksesaan kegiatan Perkawinan pinang tersebut.
KAJIAN EKOLOGI SASTRA DALAM CERITA RAKYAT KONGGA OWOSE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Nur Ihsan HL
SELAMI IPS Vol 14, No 1 (2021): SELAMI IPS
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v14i1.16634

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya hubungan unsur ekologi cerita rakyat Kongga Owose yang meliputi lingkungan secara fisik. Ekologi sastra penting implikasinya terhadap pembelajaran di Sekolah Dasar. Penelitian bertujuan mendeskripsikan unsur-unsur ekologi sastra dalam cerita rakyat Kongga Owose serta implikasinya terhadap pembelajaran di Sekolah Dasar.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik analisis data didasarkan pada pendekatan deskiptif, pendekatan fungsional dan pendekatan evolusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cerita rakyat Kongga Owose memiliki kesan sastra ekologi yang mendalam dengan pendekatan dekriptif, fungsional, dan evolusi. Cerita ini merupakan salah satu materi pembelajaran yang di ajarkan di sekolah-sekolah dasar yang ada di Kabupaten Kolaka yang diajarkan dalam mata pelajaran Muatan Lokal (Bahasa Tolaki Mekongga) di kelas 4 (Empat). Cerita rakyat mengandung nilai-nilai moral yang dapat diajarkan kepada peserta didik. Nilai-nilai moral tersebut adalah nilai-nilai sosial, religius, patriotik dan  budaya.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN WAHA KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI Damri, Wa Ode; Safar, Misran; P, Andi Syahrir
SELAMI IPS Vol 13, No 2 (2020): Selami IPS
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v13i2.14287

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui bagaimana bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kelurahan Waha Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi, (2) Untuk mengetahui bagaimana tingkat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kelurahan Waha Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Waha Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi selama 7 hari pada bulan Februari sampai dengan Maret 2020. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini yaitu masyarakat di Kelurahan Waha sebanyak 7 orang yang ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sedangkan informan dalam penelitian ini yaitu 3 Aparat Kelurahan, 1 orang Kepala Lingkungan, dan 1 orang Tokoh Masyarakat. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, yaitu memberikan gambaran/deskripsi mengenai partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kelurahan Waha Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kelurahan Waha Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi yaitu partisipasi secara langsung dan partisipasi secara tidak langsung. (2) Tingkat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kelurahan Waha adalah sedang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Secara teoritis bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan yaitu partisipasi secara langsung dan partisipasi secara tidak langsung. Akan tetapi, di Kelurahan Waha Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan yaitu bentuk partisipasi secara langsung seperti menyepakati pengambilan keputusan dalam kebersihan lingkungan karena kebersihan itu berada dalam sekitar kita. Dengan adanya di setiap rumah yang memiliki tempat sampah, masyarakat dengan mudah terbantu dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Sedangkan Tingkat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan yaitu tinggi, sedang dan rendah. Akan tetapi, di Kelurahan Waha Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi tingkat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan yang dominan adalah pada tingkat yang sedang. 
HAMBATAN MASYARAKAT DALAM PENGURUSAN SERTIFIKAT TANAH DI DESA SIMBANGU KECAMATAN ANGATA KABUPATEN KONAWE SELATAN Agustina, Sri; Karsadi, Karsadi; Yusuf, Muh
SELAMI IPS Vol 13, No 2 (2020): Selami IPS
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v13i2.14305

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui hambatan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah pemukiman dan perkebunan di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan, (2) untuk mengetahui upaya yang dilakukan kepala desa dalam menangani sertifikat tanah pemukiman dan perkebunan masyarakat di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Teknik pengumpulan data yakni (1) Wawancara mendalam (Indepth Interview), (2) Dokumentasi. Responden dalam penelitian ini diperoleh dari 8 orang masyarakat yang belum memiliki sertifikat tanah. Sedangkan informan dalam penelitian ini yaitu 1 orang Kepala Desa, 1 orang Kepala Kantor PertanahanKonawe Selatan dan 4 orang Kepala Dusun. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, yaitu memberikan gambaran/deskripsi mengenai hambatan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hambatan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah pemukiman dan perkebunan di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan yaitu mahal, ketidaktahuan masyarakat tentang prosedur pendaftaran tanah, dan ketidakmauan masyarakat untuk mendaftarkan tanahnya karena prosesnya yang rumit.(2) Upaya yang dilakukan kepala desa dalam menangani sertifikat tanah pemukiman di Desa Simbangu adalah dengan menyelenggarakan program Ptsl (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), sedangkan upaya yang dilakukan Kepala Desa dalam menangani sertifikat tanah perkebunan masyarakat di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan ialah dengan mengusulkan Prona (Program Proyek Operasional Agraria). 

Page 9 of 10 | Total Record : 96