cover
Contact Name
Damis Hardiantono
Contact Email
damiz@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damiz@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
MUSTEK ANIM HA
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20896697     EISSN : 23547707     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MUSTEK ANIM HA (p-ISSN :2089-6697, e-ISSN : 2354-7707) adalah pusat publikasi yang memuat tentang karya ilmiah bidang keteknikan dan rekayasa teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
STUDI PENGARUH KRIB HULU TIPE IMPERMEABEL PADA GERUSAN DI BELOKAN SUNGAI (STUDI KASUS PERBANDINGAN ANTARA PANJANG KRIB 1/10, 1/5 DAN 1/3 LEBAR SUNGAI) Jeni Paresa
MUSTEK Vol 5 No 1 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i1.486

Abstract

The research aimed to (1) examining the impact of the groin installation at the river upstream the scour reduction occuring at the river turn. (2) Determine the relationship between river flow, drainage and length of time in the crib impermeable upstream scour reduction that occurred in the bend of the river. The research was carried out by the experimental model examination in the laboratory with three discharge variation models (Q), three groin long variation i.e.:1/10, 1/5, and 1/3 from the river widht, and three flux time variations. The research results gained influence in the upper mounting groin can reduce scour that occurs at the bend of the river as seen from the volume of scour before installation and after installation of groin. The effect of time on volume and the influence of the length of scour groin to volume of scouring obtained from the graph that is most noticeable reduction in the minimum volume of scour occurs in groin with a length of 1/5 the width of the river.
KOEKSISTENSI KONSEP MAKNA SIMBOLIK RUMAH TRADISIONAL BUTON (RUMAH KAUM MARADIKA) DENGAN KANTOR BKDD DI KOTA BAUBAU Muhammad Zakaria Umar
MUSTEK Vol 5 No 1 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i1.487

Abstract

Napas dan jiwa arsitektur tradisional perlu ditangkap dan diejawantahkan kembali ke dalam wadah yang baru. Tetapi kita perlu harus hati-hati. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mengidentifikasi koeksistensi rumah kaum Maradika dengan Kantor BKDD. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Baubau Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara.Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan kausal komparatif terhadap rumah kaum Maradika dengan kantor BKDD.Penelitian ini disimpulkan bahwa koeksistensi konsep makna simbolik antara rumah kaum Maradika dengan kantor BKDD ada dan sudah dimodifikasi.
IDENTIFIKASI PUSAT KOTA MERAUKE SEBAGAI INDIKATOR TARIKAN LALULINTAS Agustan Agustan
MUSTEK Vol 5 No 1 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i1.488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wilayah pusat kota merauke sebagai pusat kegiatan ekonomi yang dominan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis indeks sentralitas terbobot. Lokasi penelitian di lakukan di dalam kota merauke meliputi 10 zona administrasi yang terdiri dari delapan kelurahan ditambah dengan dua kampung. Hasil analisis penelitian ini diperoleh nilai Index Sentralitas Terbobot masing-masing kelurahan dan kampung, sebagai berikut : (1) Kelurahan Mandala, index : 6.575, (2) Kelurahan Kelapa Lima, index : 4.976, (3) Kelurahan Rimba Jaya, index : 3.856, (4) Kelurahan Maro, index : 3.608, (5) Kelurahan Seringgu, index : 2.225, (6) Kelurahan Samkai, index : 1.299, (7) Kelurahan Karang  Indah, index : 1.285, (8) Kelurahan bambu Pemali, index : 1.277 (9) Kampung Wasur, index : 1.259, (10) Kampung Nasem, index : 641.Hasil analisis ini di peroleh ranking pertama nilai index tertinggi yaitu 6.575 untuk Kelurahan Mandala. Ranking kedua sebesar 4.976 untuk kelurahan Kelapa Lima dan ranking ke tiga sebesar 3.856 untuk kelurahan Rimba Jaya. Dengan demikian berdasarkan analisis sentralitas terbobot maka pusat kota merauke sebagai pusat aktifitas yang dominan adalah Kelurahan Mandala.
DESIGN ANTENA YAGI UDA UNTUK FREKUENSI 759,25 MHz UNTUK APLIKASI PADA METRO TV MENGGUNAKAN SOFTWARE NEC-Win Pro V. 1.6.2e Rusli Rusli
MUSTEK Vol 5 No 1 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i1.489

Abstract

Antena Yagi adalah antena yang tersusun atas beberapa elemen. elemen-elemen itu memiliki kegunaan yang berbeda-beda. Kegunaan elemen-elemen pada antena Yagi adalah untuk elemen pemantul, elemen peradiasi, dan elemen pengarah. Umumnya  tentang antena televisi model Yagi adalah menggunakan frekuensi atas pada pita frekuensi UHF bagian atas, yang digunakan pemancar TV di suatu daerah.Salah satu penerapan penggunaan antena adalah pada penerimaan siaran televisi  terrestrial. Televisi terrestrial adalah televisi yang pada pemancaran siarannya tidak menggunakan perangkat satelit maupun kabel. Sinyal dipancarkan langsung menggunakan propagasi LOS (Line of Sight). Oleh karena perbedaan topologi dan kontur tanah pada tiap-tiap negara, pada beberapa Negara termasuk Indonesia, televisi terrestrial  menggabungkan teknologi satelit dengan propagasi LOS pada system pemancaran siarannya. Siaran televisi terrestrial biasanya dipancarkan melalui dua daerah pita frekuensi yang berbeda, yaitu VHF (Very High Frequency) dan UHF (Ultra High Frequency).Simulasi antena Yagi-Uda dengan delapan elemen memiliki gain 8,55 dBi pada frekuensi 759.25 MHz. Nilai VSWR 1,18 pada frekuensi 759.25 MHz. Nilai front to back ratio 8,81 dB. Impedansi karakteristik simulasi antena Yagi-Uda pada frekuensi 759.25 MHz adalah 50.477 - j8.334 ohm. Hasil simulasi menunjukkan bahwa antena Yagi yang dirancang sudah memiliki pola radiasi direksional.
PERANCANGAN ANTENA YAGI UDA 11 ELEMEN PADA FREKUENSI 727.25 MHz (TVONE) MENGGUNAKAN SOFTWARE NEC-Win Pro V. 1.6.2e Andi Azizah
MUSTEK Vol 5 No 1 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i1.490

Abstract

Antena merupakan perangkat yang memilki peranan yang sangat penting dalam sistem komunikasi tanpa kabel (wireless). Secara umum antena berfungsi sebagai pengubah gelombang yang dilewatkan pada saluran transmisi menjadi gelombang ruang bebas dan sebaliknya. Antena mempunyai peran yang cukup besar dalam sebuah perangkat.Dipol reflektor adalah kawat yang diletakkan di dekat dipol yang diberi sumber (driven element) yang bertugas mereflesikan balik gelombang yang mendatanginya. Sedangkan Dipol direktor adalah kawat yang di sekitar driven yang bertugas meneruskan gerakan gelombang yang mengenainya. Biasanya antena yang menggunakan sebuah reflektor dan beberapa direktor adalah antena Yagi. Antena yagi digunakan dari frekuensi 100 MHz sampai beberapa GHZ.Simulasi antena Yagi-Uda dengan sebelas elemen memiliki gain 9,22 dBi pada frekuensi 727.25 MHz. Nilai VSWR 1,351 pada frekuensi 727.25 MHz. Nilai front to back ratio 13,56 dB. Impedansi karakteristik simulasi antena Yagi-Uda pada frekuensi 727.25 MHz adalah 47.1 + j143 ohm. Hasil simulasi menunjukkan bahwa antena Yagi yang dirancang sudah memiliki pola radiasi direksional.
ANALISA KAPASITAS DAN KINERJA JALAN SULTAN SYAHRIL KOTA MERAUKE DENGAN METODE MANUAL KAPASITAS JALAN INDONESIA (MKJI) 1997 Irpando Mitshuhito Hutabarat; Jeni Paresa; Dewi Sriastuti Nababan
MUSTEK Vol 5 No 1 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i1.492

Abstract

 Jalan Sultan Syahril merupakan salah satu ruas jalan perkotaan yang menghubungkan arus lalu-lintas dari dan ke pusat kota Merauke. Mengantisipasi tidak seimbangnya antara prasarana lalu lintas dengan volume kendaraan yang melewati ruas jalan Sultan Syahril, maka perlu dilakukan penelitian analisa kapasitas dan kinerja jalan, untuk mengetahui nilai kapasitas dan tingkat kenerja jalan Sultan Syahril pada tahun 2015, 2020 sampai tahun 2025.Perhitungan Analisa Kapasitas dan Kinerja Jalan Sultan Syahril Merauke menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Data lalu lintas harian rata-rata (LHR), dan pengaruh hambatan samping pada tahun 2015 didapat dari hasil survei selama satu minggu pada rentang waktu dari pukul 06.00 – 18.00 WIT. Sedangkan untuk tahun rencana (2016 sampai dengan 2025) data LHR didapat dengan cara Forecasting dengan menggunakan analisa korelasi regresi linear.Hasil penelitian menunjukkan persentase angka pertumbuhan lalu-lintas dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2025 sebesar 8,82 %. Nilai Kapasitas (C) = 2401 smp/jam, Tahun 2015 Derajat Kejenuhan (DS) = 0,44. Tahun 2020 nilai Derajat Kejenuhan (DS) = 0,68 < 0,75. Tahun 2025 nilai Derajat Kejenuhan (DS) = 1,03, nilai ini sudah melewati batas yang disarankan MKJI jalan perkotaan yaitu < 0,75. Kondisi ini mengakibatkan arus lalu-lintas tertahan (terjadi kemacetan), dan kecepatan kendaraan rendah.
KOEKSISTENSI PENGETAHUAN ARSITEK TERDIDIK DAN TUKANG BANGUNAN MENGENAI PONDASI Muhammad Arsyad; Muhammad Zakaria Umar
MUSTEK Vol 5 No 1 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i1.493

Abstract

Arsitektur vernakular adalah arsitektur tanpa arsitek. Arsiteknya adalah khalayak biasa yang tidak memiliki pendidikan formal seperti tukang bangunan. Keangkuhan dan keegoisan akademis seorang arsitek terdidik yang sering dianggap modern dan tidak mau berdialog dengan masyarakat luas (tukang bangunan) akan membuat perkembangan arsitektur mandeg. Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji koeksistensi pandangan arsitek terdidik dan tukang bangunan mengenai pondasi.Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan kausal komparatif mengenai pondasi terhadap pengetahuan tukang bangunan dan arsitek terdidik.Penelitian ini disimpulkan bahwa ada koeksistensi pandangan arsitek terdidik dan tukang bangunan mengenai pondasi.
KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN BAHAN CAMPURAN PASIR LOKAL (PASIR NASEM) DAN PASIR IMPOR DENGAN METODE DoE Abner Doloksaribu; Muchlis Alahudin
MUSTEK Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i2.616

Abstract

Concrete is element authors and used the structure of the building, if concrete of good quality shall be hold burden building a great structures can exists when supported by structure a good structure good can create security and comfort for occupant who occupy the building, concrete used for construction, for example: building roads, bridges, airport, reservoir, the pier the dam and etc. The sands contained in kabupaten Merauke are generally unable to meet the power desired when used as of ingredients mixed concrete structure except use sand import.This research use of ingredients mixed concrete use sand from Nasem to be interfering with sand import, aggregate rough, a fastener Portland cement material type I and by the firm production introductory water drinking water areas that could receive strong press uses the DoE  (the department of environment).Researched process it uses design mix with the experimental methods and testing. Objects test made from comparison namely by some the proportion of comparison mixture.
PROTOTYPE ANDROID MOBILE LINE TRACKING ROBOTIC (AM-LTR) Sri Murniani Angelina Letsoin; Suwarjono Suwarjono; Yohanes Letsoin
MUSTEK Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i2.617

Abstract

Laboratorium Jurusan Sistem Informasi Universitas Musamus sebagai salah satu laboratorium yang menyelenggarakan praktikum yang berkaitan dengan perekayasaan perangkat lunak, saat ini belum memiliki alat peraga atau prototype yang dapat memvisualisasikan arah gerak. Adanya prototype akan membantu pemahaman fungsi-fungsi yang diterapkan dalam bahasa pemrograman tertentu misalnya Bahasa C. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode prototyping untuk pengembangan sistem perangkat lunak, DFD untuk desain aliran data dalam sistem. Pada tahapan implementasi atau pengkodean diterapkan bahasa C pada lingkungan pengembang CodeVisionAVR yang kemudian setelah dikompilasi diupload pada prototype obyek yang akan digerakkan. Pengontrolan obyek dilakukan via bluetooth smartphone android untuk gerak maju, mundur, belok kanan, dan kiri. Tahapan akhir penelitian yaitu tahap pengujian dengan menggunakan metode blackbox berdasarkan skenario simulasi 4 test case, yaitu arah gerak prototype, arah belok, pengontrolan dengan dan tanpa bidang halangan serta spesifikasi smartphone. Hasil penelitian ini berupa perangkat keras prototype obyek dan perangkat lunak yang dapat menggerakan fungsi prototype untuk belok kiri, kanan, mundur dan maju sesuai navigasi pada smartphone android. Pengguna dapat melakukan pairing terlebih dahulu dengan menggunakan button menu pada smartphone dan hasil konfigurasi terlihat pada LCD prototype
STUDI KARAKTERISTIK PARAMETER KUAT GESER TANAH LEMPUNG DENGAN BAHAN STABILISASI PORTLAND COMPOSITE CEMENT DAN POLYPROPYLENE FIBER Abdul Rahmad; Hairulla Hairulla; Suyadi Suyadi
MUSTEK Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i2.619

Abstract

Kondisi tanah disetiap tempat sangatlah berbeda karena tanah secara alamiah merupakan material yang rumit dan sangat bervariasi. Sebagai material konstruksi yang memegang peran penting sebagai dasar pondasi, sehingga mutlak diperlukan tanah yang memiliki kuat dukung tinggi dan penurunan yang sekecil mungkin. Hasil pengujian ini didapat dengan menstabilisasikan tanah dengan cara mekanis untuk mengetahui nilai kuat geser tanah lempung dengan bahan stabilisasi Portland Composite Cement (PCC) dan Polypropylene Fiber.       Metode yang digunakan adalah dengan mencampurkan tanah lempung dengan bahan stabilisasi portland composite cement dan polypropylene. Kemudian dilakukan pengujian kuat geser langsung.       Hasil pengujian didapatkan Kuat Geser tertinggi tanah dengan semen PCC 4% dan polypropylene fiber 0,4% dengan nilai kohesi (c) sebesar 0,44 kg/cm2, nilai sudut geser internal sebesar 65°30’25’’ nilai kuat gesernya yaitu  sebesar 2,195 kg/cm2, dengan waktu pemeraman 14 hari.

Page 10 of 48 | Total Record : 479