Articles
806 Documents
ANALISIS PENERIMAAN PAJAK REKLAME SEBAGAI SALAH SATU SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA BINJAI PADA BADAN PENGELOLAAN KEAUNGAN, PENDAPATAN DAN ASET DAERAHN KOTA BINJAI
Abdul Wahab Matondang SE, M,Si
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA Jurnal Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (27.952 KB)
Dinas Pendapatan Daerah Kota Binjai atau yang sekarang berganti nama menjadi Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah. Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah merupakan Badan mengurus tentang keuangan pajak daerah di kota Binjai. Badan Pengelolaan keuangan daerah kota Binjai adalah Badan yang mengurus tentang keuangan pajak daerah di kota Binjai. Salah satu pajak daerah yang di pungut oleh Pemerintahan Kota Binjai adalah pajak Reklame. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui dan menganalisis bagaimana pengelolaan yang telah dilakukan oleh pihak Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Kota Binjai untuk pajak reklame pada tahun 2014 s/d 2017.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, menginterpretasikan dan menganalisis data dengan melakukan perbandingan antara teori dengan data objektif yang terjadi sehingga memberikan gambaran yang lengkap tentang permasalahan penelitian.Hasil dari analisis penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan yang dilakukan oleh Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Kota Binjai belum cukup efektif. Karena masih terdapatnya kendala-kendala yang dialami oleh Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Kota Binjai dalam melakukan pelaksanaan pemungutan pajak reklame yang disebabkan oleh wajib pajak. Hal ini terlihat bahwa masih banyaknya papan-papan reklame Pilkada di Kota Binjai yang tidak membayar dan melaporkan pemasangan reklamenya kepada Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah Kota Binjai.Hal inilah yang menyebabkan realisasi penerimaan pajak reklame di Kota Binjai selama tahun 2014 s/d 2017 tidak pernah mencapai target yang telah ditetapkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Kota Binjai.
ANALISA PORTAL YANG MEMPERHITUNGKAN KEKAKUAN DINDING BATA DARI BEBERAPA NEGARA PADA BANGUNAN BERTINGKAT DENGAN PUSHOVER
Sri Frapanti
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA ANALISA PORTAL YANG MEMPERHITUNGKAN KEKAKUAN DINDING BATA DARI BEBERAPA NEGARA PADA BANGUNAN BERTING
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (900.439 KB)
Penerapan teknologi dan ilmu pengetahuan dalam bidang pembangunan konstruksi teknik sipil mengalami perkembangan yang pesat dengan berkembangnya zaman sehingga menuntut kita untuk lebih kreatif terutama dalam hal perancangan struktur. Di Indonesia, tantangan yang dihadapi dalam kontruksi gedung bertingkat adalah adanya resiko akibat gempa. Salah satu metode untuk menganalisis beban gempa adalah analisis pushover. Analisis pushover merupakan prosedur analisis untuk mengetahui perilaku keruntuhan suatu bangunan terhadap gempa. Penelitian dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kekakuan dan kekuatan dinding dengan melakukan eksperimen kuat tekan dari beberapa tipe batu bata yang diambil benda uji batu bata dari Lubuk Pakam dan dibandingkan dengan beberapa negara. Stuktur bangunan dimodelkan sebagai portal 2 dimensi yang terdiri dari 2 variasi model dengan 1 bentang dan 3 bentang yaitu Portal terbuka, Portal berdinding. dengan menggunakan analisa Pushover dan bantuan Program ETABS. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi dinding pengisi yang terbuat dari dinding bata mempengaruhi kekakuan lateral struktur bangunan. Pada bangunan portal berdinding penuh memiliki nilai kekakuan lebih besar dibandingkan bannguan pada portal. Model portal berdinding memiliki kekakuan dinding elastis dan kekakuan pasca elastis yang terbesar sedangkan pada model portal terbuka memiliki nilai terkecil. Semakin tinggi nilai kuat tekan batu bata maka nilai kekakuan dan gaya geser bangunan akan semakin besar pula. Nilai kekakuan elastis pada model portal berdinding terbesar 25794,45 kN/m dan. pada model portal terbuka nilai terbesarnya 18082,09 kN/m pada tipe batu bata 1. Untuk Kekakuan Pasca Elastis pada portal berdinding 19629,30 kN/m dan pada portal terbuka 15317,23 kN/m pada tipe batu bata 1. Secara keseluruhan model portal berdinding portal terbuka memiliki nilai kekuatan dan kekakuan lebih besar pada batu bata tipe 1 dibandingkan batu bata tipe 2 dan 3. Jadi dinding merupakan salah satu yang mempengaruhi kekakuan untuk perpindahan arah lateral terutama gaya gempa.
PENGARUH PEMBIAYAAN BAGI HASIL DAN MURABAHAH TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK SYARIAH MANDIRI
Novi Fadhila
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA PENGARUH PEMBIAYAAN BAGI HASIL DAN MURABAHAH TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK SYARIAH MANDIRI
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (351.651 KB)
Pembiayaan yang diberikan oleh bank syariah mandiri dalam bentuk pembiayaan bagi hasil (mudharabah dan musyarakah) serta murabahah yang terus meningkat seharusnya diikuti dengan meningkatnya kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, hal ini dapat dilihat dari laba yang dihasilkan oleh perusahaan. Namun pada Bank Syariah Mandiri tidak setiap peningkatan pembiayaan bagi hasil dan murabahah yang diberikan dapat meningkatkan kemampulabaan perusahaan.Penelitian ini merupakan desain kausal (causal) yang bertujuan untuk menguji penyaluran pembiayaan bagi hasil (mudharabah,musyarakah) dan murabahah mempengaruhi profitabilitas pada Bank Syariah Mandiri. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan bulanan. Teknik analisis menggunakan regresi linier berganda dengan melakukan pengujian secara parsial (t) dan simultan (F).Pengujian hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa pembiayaan mudharabah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas, pada pembiayaan musyarakah terdapat pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas tetapi dengan nilai koefisien negatif, sedangkan pada pembiayaan murabahah berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Pada pengujian secara simultan menyatakan bahwa mudhararabah, musyarakah dan murabahah berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.
Pengaruh Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial dan Profitabilitas Terhadap Kebijakan Dividen pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Nurwani Nurwani
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA Pengaruh Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial dan Profitabilitas Terhadap Kebijakan Div
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (338.469 KB)
Investor menginvestasikan dananya ke dalam perusahaan untuk memperoleh return berupa dividen dan capital gain. Berdasarkan 147 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2013-2015 hanya 41 perusahaan yang membayar dividen selama tiga tahun berturut-turut dan pembayaran dividen fluktuasi yang diukur dengan dividend payout ratio. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial dan profitabilitas terhadap kebijakan dividen secara parsial dan simultan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif dengan lokasi penelitian dilakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015. Populasi penelitian ini sebanyak 147 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
DAYA SAING EKSPOR MINYAK SAWIT MENTAH (CPO) DI SUMATERA UTARA
SRI ENDANG RAHAYU, SE, M.Si
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA DAYA SAING EKSPOR MINYAK SAWIT MENTAH (CPO) DI SUMATERA UTARA
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (448.774 KB)
Industri minyak sawit mentah (CPO) di Sumatera Utara memiliki peranan yang signifikan dalam perkembangan ekonomi Sumatera Utara. Sumatera Utara merupakan produsen dan eksportir minyak sawit terbesar kedua di Indonesia. Namun ekspor minyak kelapa sawit sebagian besar masih berupa minyak sawit mentah (CPO). Sebagian besar CPO yang diolah masih berupa produk bernilai tambah rendah yaitu minyak goreng dan oleokimia dasar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji kekuatan daya saing ekspor CPO di Sumatera Utara. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi para petani, pengusaha kelapa sawit, industri minyak sawit dan pemerintah daerah Sumatera Utara dalam rangka meningkatkan produksi dan ekspor minyak kelapa sawit dengan memanfaatkan potensi wilayahnya agar meningkatkan devisa negara dan khususnya meningkatkan pendapatan daerah Sumatera Utara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya saing CPO Sumatera Utara dengan menggunakan RCA relatif memiliki daya saing yang kuat karena RCA >1, dimana semakin besar RCA nya semakin besar pula daya saingnya. Dalam kurun waktu tahun 2006 sampai 2015 rata rata RCA Sumatera Utara menempati posisi kedua setelah provinsi Riau.
ANALISIS DEFORMASI DAN PENURUNAN TANAH PADA GALIAN DALAM DENGAN METODE ELEMEN HINGGA MELALUI STUDI EVALUASI MODEL TANAH
Hadianti Muhdinar Pasaribu
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA ANALISIS DEFORMASI DAN PENURUNAN TANAH PADA GALIAN DALAM DENGAN METODE ELEMEN HINGGA MELALUI STUDI E
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1208.323 KB)
Pembangunan MRT (Mass Rapid Transit) Jakarta yang merupakan salah satu alternatif transportasi untuk mengurangi kemacetan di Jakarta menjadi topik utama dalam penelitian ini. Proses konstruksi MRT melibatkan konstruksi tunneling, elevating dan excavating. Fokus utama penelitian mengarah pada stasiun Senayan MRT Jakarta dengan tipe perkuatan dinding diafragma (D-Wall) dan sistem pelaksanaan konstruksi menggunakan metode konstruksi top down. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis deformasi horizontal pada dinding penahan tanah dan penurunan tanah yang terjadi disekitar galian dalam, dengan membandingkan 2 pendekatan model tanah yaitu Mohr-Coulomb dan Hardening Soil kemudian divalidasi dengan hasil monitoring lapangan. Pengerjaan penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan melibatkan software Plaxis 3D dan 2D. Hasil deformasi horizontal pada tahap akhir galian di titik P#23 (ditengah dinding diafragma) tercatat pada monitoring inclinometer sebesar 9.79 mm, sedangkan menggunakan model Hardening Soil sebesar 11.11 mm dan model Mohr- Coulomb sebesar 19.41 mm. Penurunan tanah maksimum yang terjadi disekitar galian dalam berdasarkan monitoring settlement plate adalah sebesar 6 mm, sedangkan menggunakan model Hardening Soil sebesar 24.10 mm dan model Mohr-Coulomb sebesar 25.42 mm. Hasil deformasi horizontal yang diperoleh menggunakan model tanah Hardening Soil lebih mendekati monitoring dilapangan dibandingkan dengan model tanah Mohr-Coulomb meskipun hasil yang diperoleh cukup jauh dari monitoring dilapangan.
PENGEMBANGAN MASYARAKAT NELAYAN DALAM KONSEP NEGARA KESEJAHTERAAN
Dr Ramlan, S.H, M.Hum
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA Makalah Seminar Fakultas Hukum
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (168.022 KB)
Nelayan merupakan suatu kelompok masyarakat yang kehidupannya tergantung langsung pada hasil laut, baik dengan cara melakukan penangkapan ataupun budidaya. Mereka pada umumnya tinggal di pinggir pantai, sebuah lingkungan pemukiman yang dekat dengan lokasi kegiatannya.3 Dirjen Perikanan Departemen Pertanian mendefinisikan “nelayan sebagai orang yang secara aktif melakukan pekerjaan operasi penangkapan binatang atau tanaman air dengan tujuan sebagian atau seluruh hasilnya untuk dijual”. 4 Lebih lanjut dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dijelaskan “nelayan adalah orang yang mata pencaharian utamanya adalah menangkap ikan di laut”. 5 Menurut Ensiklopedi Indonesia Tahun 1990 yang dikatakan nelayan
PENGELOLAAN PERIKANAN INDONESIA DALAM MEWUJUDKAN KEDAULATAN PANGAN NASIONAL
Dr Ramlan, S.H, M.Hum
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA 2016: PENGELOLAAN PERIKANAN INDONESIA DALAM MEWUJUDKAN KEDAULATAN PANGAN NASIONAL
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (8699.873 KB)
Pengelolaan sumber daya alam perikanan laut indonesia yang diperkirakan mencapai 6,4 Juta ton per tahun, tidak sebanding dengan keadaan yang sebenarnya, dimana perusahaan industri perikanan indonesia yang tutup dan sebanyak 115.000 eksportir indonesia juga gulung tikar karena kurang bahan baku.
PERBUATAN MELAWAN HUKUM PENANAMAN MODAL ASING BIDANG USAHA PERIKANAN DI INDONESIA
Ramlan, S.H, M.Hum, Dr
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM PENANAMAN MODAL ASING BIDANG USAHA PERIKANAN DI INDONESIA
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (348.05 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh perusahaan penanam modal asing (PMA) yang bergerak di bidang perikanan di Indonesia. Usaha penangkapan ikan di Indonesia 100 persen dikuasai oleh perusahaan penanam modal asing. Namun ironisnya, banyak penanam modal asing yang melakukan perbuatan melawan hukum. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan penelitian perundang-undangan. Data yang digunakan adalah data sekunder. Pengumpulan data sekunder dilakukan melalui bahan kepustakaan, selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Perbuatan melawan hukum yang dilakukan perusahaan penanam modal asing adalah: status hukum perusahaan yang tidak berubah menjadi PMA, perusahaan ktif, tidak membangun UPI, alat tangkap ikan yang tidak sesuai, transiphment, dan pelanggaran shing ground. Perbuatan ini menyebabkan terjadinya over shing di beberapa wilayah pengelolaan perikanan Indonesia.
PROSEDUR DAN TATA CARA PEMBUATAN PERATURAN DESA
Dr Ramlan, S.H, M.Hum
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA Vol 1, No 1 (2011): PROSEDUR DAN TATA CARA PEMBUATAN PERATURAN DESA
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1177.395 KB)
Sejak tahun 1906 hingga 1 Desember 1979, Pemerintahan Desa di Indonesia diatur oleh perundangundangan yang dibuat oleh penjajahan Belanda. Sebenarnya pada tahun 1965 sudah ada Undang-undang Nomor 19 Tahun 1965 tentang Desapraja, yang menggantikan perundang-undangan yang dibuat oleh Belanda, yang disebut Inlandsche Gemeente Ordonnantie (IGO) dan Inlandsche Gemeente Ordonnantie Buitengewesten (IGOB). Tetapi dengan keluarnya Undang-undang Nomor 6 Tahun 1969, maka Undangundang Nomor 19 Tahun 1965 dinyatakan tidak berlaku, walaupun secara yuridis undang-undang tersebut masih berlaku hingga terbentuknya undang-undang yang baru yang mengatur tentang Pemerintahan Desa.