cover
Contact Name
Fiametta Ayu Purwandari
Contact Email
fiametta@ugm.ac.id
Phone
+6285712601130
Journal Mail Official
agritech@ugm.ac.id
Editorial Address
Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Jl. Flora No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
agriTECH
ISSN : 02160455     EISSN : 25273825     DOI : 10.22146/agritech
Core Subject : Agriculture,
Agritech with registered number ISSN 0216-0455 (print) and ISSN 2527-3825 (online) is a scientific journal that publishes the results of research in the field of food and agricultural product technology, agricultural and bio-system engineering, and agroindustrial technology. This journal is published by Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta in colaboration with Indonesian Association of Food Technologies (PATPI).
Articles 1,392 Documents
Evaluasi Mutu Hasil 4 Macam Olahan Mangga Yuniarti Yuniarti; Wahyunindyawati Wahyunindyawati; R.D. Wijadi
agriTECH Vol 13, No 3 (1993)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1682.937 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19264

Abstract

The objective of this research was to evaluate the quality of four kinds of mango products i.e. puree, juice-syrup, jam and dried fruit. Mango varieties used were Carabao and Pico for puree, Gedong and Kensington Apple for juice syrup making Renteng, Kidang and Nenas for jam, Gadung and Lalijiwo for dried fruit. After processing, the product was kept in storage for five moths at room temperature, and than analyzed for quality and consumer acceptability. The result showed that the puree of Carabao, juice syrup of Gedong, jam of Renteng and dried fruit Gadung were more acceptable
Kajian Protein Daging Fase Pre-Rigor Selama Pendinginan Sebagai Emulsifier Sosis Sri Kanoni
agriTECH Vol 13, No 3 (1993)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2061.481 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19267

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang kajian protein daging sapi fase pre-rigor selama pendinginan sebagai emulsifier sosis. Daging fase pre-figor, disimpan dalam almari es pada suhu 0°C- 4°C selama waktu 1, 13, 25 dan 37 jam. Setiap waktu pendinginan, daging yang sudah didinginkan diambil dan diamati tekstur, pH, WHC, kadar air dan warna. Selanjutnya dibuat emulsi sosis dengan cars mencampur daging giling, minyak jagung, susu skim, tepung terigu dan bumbu-bumbu dengan formulasi Morrison et al (1971). Emulsi yang diperoleh diuji stabilitas emulsinya den diamati dispersi globula lemak dalam sislem emulsi secara mikroskopis. Selanjutnya emulsi sosis dimasukkan ke dalam selongsong, kemudian dipilin sepanjang 10 cm, diasap dalam almari pengasap suhu 70°C selama 30 menit dan dilanjutkan dengan perebusan pada suhu 100°C selama 10 menit. Sosis yang diperoleh dilakukan uji sensoris untuk mengetahui fingkal kesukaan panelis terhadap tekstur, sifat irisan dan sifat keseluruhan sosis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendinginan daging sapi pada fase pre-rigor menghambat berlangsungnya proses rigormortis sehingga menurunkan kemampuan protein aktin dan miosin sebagai emulsifier sosis dan kemampuannya untuk menahan air (WHC). Pendinginan daging sampai dengan waktu 13 jam, ternyata menghasilkan WHC yang cukup tinggi yaitu 5,00. Namun demikian, WHC semakin menurun sampai dengan waklu pendinginan 37 jam yaitu 8,46. Hasil ini didukung dengan stabilitas emulsi sosis yang ling' sebesar 94,77 persen dengan perlakuan pendinginan selama 13 jam dan secara keseluruhan sosisnya disukai panelis dengan nilai 3,70. Adapun stabilitas emulsi yang rendah sebesar 62,97 persen dan lidak disukai panelis dengan nilai 1,95 pada perlakuan pendinginan selama 37 jam.
Mutu Teripang Selama Penyimpanan Pada Suhu Es Siti Rahayu; Mei Dwi Erlina; Murniyati Murniyati
agriTECH Vol 13, No 3 (1993)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1805.361 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19268

Abstract

Study on the quality deterioration of sea cucumber in ice temperature was carried out. Two kinds of sea cucumber i.e. sand sea cucumber (Holothuria scraba) and rock sea cucumber (Microthele oxiloga HI, Clark) boiled and the raw were stored in crushed ice using insulated box. During storage, assessment of organoleplic properties (appearance, color, odor and texture), chemical analysis (moisture, ash, protein, fat, pH, TVB) and microbiology analysis (total bacteria and total enterobacteriacea) were conducted every three days. The results indicated that the organoleptic scores (appearance, color, odor and texture) decreased, while pH, TVB, total bacteria and enterobacteriaceae increased during storage. This study has shown that the quality boiled sea cucumber was better than raw sea cucumber, where the First was still accepted by the panelist 15 days, storage while the later was rejected after 12 days storage.
Modifikasi Model Hidrologi Tangki Sugawara Untuk Analisis Regim Air di Lahan Sawah Beririgasi Susilan Hidayat; Sahid Susanto; Sigit Supadmo Arif
agriTECH Vol 13, No 3 (1993)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2958.345 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19269

Abstract

Model hidrologi tangki Sugawara telah dimodifikasi dan diterapkan di lahan sawah beririgasi, dengan kajian kasus di petak tersier BP 1 Ka di DI Pijenan. Hasil kaliberasi model menunjukkan bahwa model dapat menampilkan unjuk kerja yang cukup memadai. Model selanjutnya digunakan untuk analisis regim air di petak irigasi tersier tersebut, dengan membagi regim air menjadi lima komponen, yaitu: (a) pemberian air irigasi, I; (b) evapotranspirasi aktual, Eta; (c) perkolasi, P; (d) air yang keluar dari petak, Qo; dan (e) kehilangan air tak terkontrol, L. Rata-rata jumlah air untuk masing-masing komponen diperoleh: I = 9,06 mm/hari (1,05 It/dt/ha); Eta = 3,69 mm/hari; P = 1,25 mm/hari; Qo = 1,63 mm/hari (0,19 It/dt/ha); dan L = 6,21 mm/hari (0,72 It/dI/ha). Nilai efisiensi pemberian air irigasi di petak tersebut selama penelitian berkisar antara 21% hingga 75%, dengan rata-rata sebesar 42%. Sedangkan untuk pemberian air irigasi yang optimal diperoleh angka 1,3 It/dt/ha.
Pemakaian Mesin Penyerap Daya Roda Untuk Uji Kinerja Traktor di Dalam Ruangan Abdul Rozaq
agriTECH Vol 13, No 3 (1993)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1703.788 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19270

Abstract

Pengujian kinerja penarikan traktor yang biasa dilakukan di at as jalan beraspal mengandung beberapa kelemahan. Kondisi pengujian sangat berlainan dengan kondisi kerja traktor sesungguhnya di lapangan. Pengujian tidak mungkin dilakukan dalam interval slip roda yang besar, karena pertimbangan stabilitas traktor, dan hasil yang diperoleh sangat dipengaruhi oleh jenis ban yang digunakan dan kondisi permukaan jalan yang dilalui. Hasil pengujian kinerja penarikan di satu tempat•dan tempat lainnya dengan metoda tersebut dapat bervariasi sampai 20 persen. Untuk mengatasi kelemahan ini, diperlukan metoda alternatif pengukuran kinerja yang dapat membebaskan pengaruh ban dan kondisi perrnukaan jalan, dengan cara mengukur Iangsung daya poros roda melalui sistem elektro-hidrolik. Dengan cam ini pengujian kinerja traktor dapal dilakukan di dalam ruangan yang terlindung dari perubahan cuaca dan apabila diperlukan, kondisi atmosfir ruangan dapat dikontrol sesuai dengan yang dikehendaki.
Dasar-Dasar dan Pemanfaatan Ilmu dan Teknologi Pati Haryadi Haryadi
agriTECH Vol 13, No 3 (1993)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2408.307 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19272

Abstract

.
Pengaruh Penambahan Tepung Kacang Hijau dan Gliseril Monostearat Pada Tepung Jagung Terhadap Sifat Fisik dan Organoleptis Roti Tawar yang Dihasilkan Rob Mudjisihono; S. Joni Munarso; Zuheid Noor
agriTECH Vol 13, No 4 (1993)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1239.581 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19273

Abstract

An experiment was conducted to evaluate the effect of addition of mungbean flour and gliceryl monostearat (GMS) on the loaf volume, hardness, porosity, colour, texture, taste and flavour of bread. Corn and mung bean flour and then added with 1, 2 and 3 percents of GMS. Physical analysis showed that corn and mungbean flour can be used to produce a good quality bread. Addition of fifteen percents of mungbean in flour resulted in a good loaf volume and increase in the hardness of bread. Addition of GMS with several concentrations were also not negatively affecting to the taste, flavour, the texture and the colour of bread. The panelist prefered the texture of bread with addition of five percents mungbean flour and Iwo percents GMS. While, the panelist prefer the taste of bread with addition of ten percents mungbean flour and two percents GMS.
Pengaruh Ratio Molar Fitat:Zn Pada Diet Tempe Terhadap Pertumbuhan dan Spermatogenesis Mary Astuti
agriTECH Vol 13, No 4 (1993)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2866.954 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19274

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh ratio molar asam filet: Zn dalam diil lempe terhadap pertumbuhan dan spermatogenesis. sebagai hewan percobaan digunakan tikus putih jantan strain Wislar umur 21 hari. Untuk mendapatkan ratio molar yang bervariasi, digunakan tempe yang difermentasi seams 0, 36 dan 60 jam dan ditambahkan pula ZnSO4 sebanyak 7 ppm pada dill tempe tersebut. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penambahan ZnSO4 dalam diit tempe meningkatkan nafsu makan dan berat badan tikus. Gambaran mikroskopik jaringan testis likus yang diberi pakan tempe fermentasi 0, 36 dan 60 jam selama 28 hurl dengan herbagai ratio molar Mal: Zn menunjukkan spermatogenesis dan berat organ testis yang normal. Penelitian ini menunjukkan bahwa diet tempe tidak berpengaruh negatif terhadap sistem reproduksi.
Peranan Perubahan Komponen Prekursor Aroma dan Cita Rasa Biji Kakao Selama Fermentasi Terhadap Cita Rasa Bubuk Kakao yang Dihasilkan G.P. Ganda Putra; Sutardi Sutardi; Bambang Kartika
agriTECH Vol 13, No 4 (1993)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.48 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19275

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang peranan perubahan komponen prekursor aroma dan cita rasa biji kakao lindak selama fermentasi terhadap cita rasa bubuk kakao yang dihasilkan. Penelitian dilaksanakan dengan variasi waktu fermentasi dari 0 hari (tanpa fermentasi) sampai 8 hari. Biji kakao hasil fermentasi dikeringkan dengan pengering buatan. Biji kakao kering dibuat bubuk kakao dengan metode "liquor" process" . Bubuk kakao secara indrawi diuji tingkat kesukaan oleh sejumlah panelis terpilih. Juga dilakukan analisis komponen prekursor aroma dan cita rasa seperti total asam amino, gula reduksi, total polifenol, teobromin dan keasaman (pHl). Hasil analisis menunjukkan bahwa selama fermentasi terjadi peningkatan kandungan total asam amino dan gula reduksi, dan nilai tertinggi dicapai berturut-turut sebesar 0,60 dan 0,65% pada fermentasi 6 hari. Kandungan total polifenol dan teobromin berturut-turut turun mencapai 5,68 dan 1,42% dengan lama fermentasi yang sama. Baik total asam amino, gula reduksi, total polifeno. maupun teohromin terbukti semuanya memiliki peranan yang besar pada aroma dan cita rasa bubuk kakao yang dihasilkan.
Penghampiran Teknologi dalam Pembangunan Irigasi Suprodjo Pusposutardjo
agriTECH Vol 14, No 2 (1994)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2223.237 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19278

Abstract

.

Page 87 of 140 | Total Record : 1392


Filter by Year

1980 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 46, No 1 (2026) Vol 45, No 3 (2025) Vol 45, No 2 (2025) Vol 45, No 1 (2025) Vol 44, No 4 (2024) Vol 44, No 3 (2024) Vol 44, No 2 (2024) Vol 44, No 1 (2024) Vol 43, No 4 (2023) Vol 43, No 3 (2023) Vol 43, No 2 (2023) Vol 43, No 1 (2023) Vol 42, No 4 (2022) Vol 42, No 3 (2022) Vol 42, No 2 (2022) Vol 42, No 1 (2022) Vol 41, No 4 (2021) Vol 41, No 3 (2021) Vol 41, No 2 (2021) Vol 41, No 1 (2021) Vol 40, No 4 (2020) Vol 40, No 3 (2020) Vol 40, No 2 (2020) Vol 40, No 1 (2020) Vol 39, No 4 (2019) Vol 39, No 3 (2019) Vol 39, No 2 (2019) Vol 39, No 1 (2019) Vol 38, No 4 (2018) Vol 38, No 3 (2018) Vol 38, No 2 (2018) Vol 38, No 1 (2018) Vol 37, No 4 (2017) Vol 37, No 3 (2017) Vol 37, No 2 (2017) Vol 37, No 1 (2017) Vol 36, No 4 (2016) Vol 36, No 3 (2016) Vol 36, No 2 (2016) Vol 36, No 1 (2016) Vol 35, No 4 (2015) Vol 35, No 3 (2015) Vol 35, No 2 (2015) Vol 35, No 1 (2015) Vol 34, No 4 (2014) Vol 34, No 3 (2014) Vol 34, No 2 (2014) Vol 34, No 1 (2014) Vol 33, No 4 (2013) Vol 33, No 3 (2013) Vol 33, No 2 (2013) Vol 33, No 1 (2013) Vol 32, No 4 (2012) Vol 32, No 3 (2012) Vol 32, No 2 (2012) Vol 32, No 1 (2012) Vol 31, No 4 (2011) Vol 31, No 3 (2011) Vol 31, No 2 (2011) Vol 31, No 1 (2011) Vol 30, No 4 (2010) Vol 30, No 3 (2010) Vol 30, No 2 (2010) Vol 30, No 1 (2010) Vol 29, No 4 (2009) Vol 29, No 3 (2009) Vol 29, No 2 (2009) Vol 29, No 1 (2009) Vol 28, No 4 (2008) Vol 28, No 3 (2008) Vol 28, No 2 (2008) Vol 28, No 1 (2008) Vol 27, No 4 (2007) Vol 27, No 3 (2007) Vol 27, No 2 (2007) Vol 27, No 1 (2007) Vol 26, No 4 (2006) Vol 26, No 3 (2006) Vol 26, No 2 (2006) Vol 26, No 1 (2006) Vol 25, No 4 (2005) Vol 25, No 3 (2005) Vol 25, No 2 (2005) Vol 25, No 1 (2005) Vol 24, No 4 (2004) Vol 24, No 3 (2004) Vol 24, No 2 (2004) Vol 24, No 1 (2004) Vol 23, No 4 (2003) Vol 23, No 3 (2003) Vol 23, No 2 (2003) Vol 23, No 1 (2003) Vol 22, No 4 (2002) Vol 22, No 3 (2002) Vol 22, No 2 (2002) Vol 22, No 1 (2002) Vol 21, No 4 (2001) Vol 21, No 3 (2001) Vol 21, No 2 (2001) Vol 21, No 1 (2001) Vol 20, No 4 (2000) Vol 20, No 3 (2000) Vol 20, No 2 (2000) Vol 20, No 1 (2000) Vol 19, No 4 (1999) Vol 19, No 3 (1999) Vol 19, No 2 (1999) Vol 19, No 1 (1999) Vol 18, No 4 (1998) Vol 18, No 3 (1998) Vol 18, No 2 (1998) Vol 18, No 1 (1998) Vol 17, No 4 (1997) Vol 17, No 3 (1997) Vol 17, No 2 (1997) Vol 17, No 1 (1997) Vol 16, No 4 (1996) Vol 16, No 3 (1996) Vol 16, No 2 (1996) Vol 16, No 1 (1996) Vol 15, No 4 (1995) Vol 14, No 3 (1994) Vol 14, No 2 (1994) Vol 14, No 1 (1994) Vol 13, No 4 (1993) Vol 13, No 3 (1993) Vol 13, No 2 (1993) Vol 13, No 1 (1993) Vol 12, No 4 (1992) Vol 12, No 3 (1992) Vol 12, No 2 (1992) Vol 12, No 1 (1992) Vol 11, No 4 (1991) Vol 11, No 3 (1991) Vol 11, No 2 (1991) Vol 11, No 1 (1991) Vol 10, No 4 (1990) Vol 10, No 3 (1990) Vol 10, No 2 (1990) Vol 10, No 1 (1990) Vol 9, No 4 (1989) Vol 9, No 3 (1989) Vol 9, No 2 (1989) Vol 9, No 1 (1989) Vol 8, No 4 (1988) Vol 8, No 3 (1988) Vol 8, No 2 (1988) Vol 8, No 1 (1988) Vol 7, No 2 (1987) Vol 7, No 1 (1987) Vol 6, No 1 & 2 (1986) Vol 5, No 1 & 2 (1985) Vol 4, No 2,3, & 4 (1984) Vol 4, No 1 (1984) Vol 3, No 3 (1982) Vol 3, No 1 (1982) Vol 2, No 4 (1981) Vol 2, No 3 (1981) Vol 2, No 2 (1981) Vol 2, No 1 (1981) Vol 1, No 3 (1980) Vol 1, No 2 (1980) Vol 1, No 1 (1980) More Issue