cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Spektra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 111 Documents
Peningkatan Kualitas Kapasitor pada Resonator untuk Perbaikan Deteksi Sinyal pada Eksperimen Amplikasi Mode Bunyi Ketiga pada Superfluida Helium-4 Pramudya, Y.; Ellis, F.M.
Jurnal Spektra Vol 14, No 2 (2013): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Amplifikasi mode bunyi ketiga pada superfluida Helium-4 dimungkinkan dengan kondensasi atom helium pada lapisan tipis superfluida. Untuk mencapai osilasi diri, dibutuhkan faktor kualitas resonansi bunyi ketiga yang besar. Hal ini, bisa dicapai dengan peningkatan kualitas resonator yang digunakn untuk mendorong terjadinya mode bunyi ketiga dan mendeteksinya dengan kapasitor. Peningkatan kualitas resonator dilakukan dengan cara pengujian kebersihan celah kapasitor. Faktor kualitas yang dihasilkan pada eksperimen ini besar namun tidak cukup besar untuk mencapai keadaan osilasi diri dengan daya pemanas yang kecil. Hasil eksperimen dengan kondensasi menunjukkan adanya peningkatan faktor kualitas resonansi mode bunyi ketiga.Keywords: superfluids, helium-4, third sound, resonator, tunnel diode, persistent current, quality factor
BATAS FASA STRUKTUR MESOSKOPIK SUPERKONDUKTOR HIBRID PB/AL Liza Namigo, Elistia; Schildermans, Nele
Jurnal Spektra Vol 15, No 1 (2014): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investigation of the phase boundary of superconducting Pb/Al hybrid macroscopic and mesoscopic structures is conducted and reported. The structures consists of 50 nm thin Al circular disk with 50 nm Pb disk deposited on top of it and 10 nm Ge deposited in between as insulation layer. Radius of the disk is 4 μm for macroscopic and 1,5 μm for mesoscopic structures. Deposition process was carried out with bi-layer lift-off electronic beam lithography technique. The measurements are performed in a 3He bath cryostat with temperature range from below 1 K to less than 7.19 K (Tc of Pb). Current of 5μA is applied to the sample and the R(T) measurement is performed for constant magnetic field H. Measurements are done for several values of magnetic field with a step of 0.1 mT. Field cooled measurements on macroscopic Al disk with diameter 4 μm and 1,5 μm and 50 nm thickness were carried out for reference. Results indicates that Pb strongly screened the field of Al for both macroscopic and mesoscopic samples with Little-Parks oscillation observed for mesoscopic disk. Tc values ofmacroscopic and mesoscopic samples show that superconductivity nucleation is strongly dependant on samples‟ boundary surface.Keywords: Coherence Length, Phase-Boundary, Little-Parks Oscillations.
PENGAMATAN STUKTUR MIKRO PERMUKAAN BAJA YANG DIIRRADIASI ION TITANIUM MENGGUNAKAN TEM Gustiono, Dwi
Jurnal Spektra Vol 15, No 1 (2014): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pengamatan mikrostruktur permukaan material baja yang diiradiasi ion titanium pada suhu ruang  menggunakan mikroskop elektron transmisi (transmission electron microscope/TEM). Pada dosis irradiasi rendah, mikrostruktur permukaan baja banyak dipenuhi oleh cacat titik, cacat bidang dan dislokasi. Seiring dengan meningkatnya  dosis irradiasi terjadi perubahan mikrostruktur pada beberapa bagian atau daerah permukaan material baja yang semula  kristalnya berstruktur kubus berpusat muka (face centered cubic/ fcc) menjadi kubus berpusat badan (body centered cubic/bcc). Bagian permukaan yang mengalami perubahan struktur kristal karena proses irradiasi ion titanium ini memiliki bentuk melingkar seperti partikel dan memiliki ukuran luas yang beragam dari skala nano hingga mikron. Pengamatan penampang lintang memperlihatkan bahwa daerah bcc terinduksi irradiasi ini hanya terjadi pada daerah dekat permukaan sekitar 150 nm dari permukaan material baja. Keywords: Perubahan struktur kristal, irradiasi-ion, implantasi-ion, baja, mikroskop elektron.
KARAKTERISASI MASKER TERMOPLASTIK SEBELUM DAN SESUDAH RADIASI Nurhamiyah, Yeyen; L. Juwono, Ariadne; Soejoko, Djarwani S.
Jurnal Spektra Vol 15, No 2 (2014): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masker fiksasi dipakai pada radioterapi sebagai salah satu alat bantu agar pasien tidak bergerak selama proses radioterapi. Masker fiksasi ini biasanya diimpoor dari luar negeri tanpa tahu kandungan bahan di dalamnya.Oleh karena itu, pada penelitian ini, bahan masker fiksasi bekas pasien radioterapi dianalisa untuk diketahui jenis polimer penyusunnya. Dengan melakukan serangkaian pengujian yakni pengukuran massa jenis, X-Ray Diffraction (XRD), Differential Scanning Calorimetry (DSC), Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), Energy Dispersive X-Ray Spectrometry (EDAX) diketahui bahwa bahan masker fiksasi adalah polimer termoplastik Polycaprolactone. Dari hasil pengujian XRD didapat jika masker fiksasi memiliki system Kristal ortorombik dengan parameter kisi yang sedikit berbeda pada bahan yang terkena radiasi dan yang tidak terkena radiasi. Selain itu dari hasil pengujian diketahui bahwa pemakaian terus-menerus pada masker fiksasi tidak begitu mempengaruhi sifat fisik material ini. Walaupun demikian pada pengujian FTIR menunjukkan jika pada bagian bahan yang mendapat radiasi secara terus menerus akan membuat gugus –CH3 menghilang dan membentuk gugus =CH2. Kata Kunci : Fiksasi, Radioterapi, Polycaprolactone.
TORTUOSITAS PADA MODEL 3D BATUAN BERPORI Firmansyah, Firmansyah; Feranie, Selly; Latief, Fourier D.E; Tobing, Prana F. L.
Jurnal Spektra Vol 15, No 2 (2014): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan perhitungan tortuositas dalam model 3D batuan berpori. Model 3D batuan berpori ini dibentuk oleh butiran bola yang didistribusikan secara acak, untuk melihat pengaruh distribusi tersebut terhadap nilai porositas (ϕ)dan tortuositas (τ). Perhitungan dibatasi pada model dengan porositas 10%, 15% dan 20% serta ukuran jari-jari butiran bola dalam rentang 5-10, 10-15, dan 15-20 (dalam ukuran pixel). Diperoleh hasil perhitungan untuk : 1) Porositas 10% dengan jari-jari butir seperti disebutkan sebelumnya, nilai tortuositas secara berurutan yaitu τ = 2,127±0,846, τ = 1,669±0,610 dan τ = 1,732±0,371; 2) Porositas 15%, nilai tortuositas secara berurutan yaitu τ = 1,542±0,266, τ = 1,477±0,231 dan τ =1,359±0,232; 3) Porositas 20%, nilai tortuositas secara berurutan yaitu τ = 1,806±0,493, τ = 1,708±0,502 dan τ = 1,536±0,582. Terlihat bahwa untuk porositas yang sama dengan jari-jari butir yang berbeda akan menghasilkan nilai tortuositas yang berbeda. Hal tersebut bisa terjadi karena pengaruh distribusi acak butiran. Nilai tortuositas paling tinggi berdasarkan hasil diatas adalah τ = 2,12 sedangkan menurut asumsi dalam persamaan Kozeny-Carman untuk menghitung permeabilitas bernilai τ = 2,5 untuk semua nilai porositas. Sehingga nilai tortuositas yang dianggap konstan untuk semua nilai porositas perlu dipertimbangkan kembali penggunaannya jika dilihat dari hasil perhitungan tortuositas pada model 3D batuan berpori ini. Kata kunci: Jari-jari butiran, Tortuositas, Perumusan Kozeny-Carman, Model 3D batuan berpori
Studi rancang bangun Solar Charge Controller dengan indikator arus, tegangan dan suhu berbasis mikrokontroler ATMEGA 8535 Astra, I Made; Sidopekso, Satwiko
Jurnal Spektra Vol 11, No 1 (2011): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu pengendali pengisian energi dalam sistem modul surya merupakan hal mendasar yang sangat dibutuhkan, dimana alat tersebut  mengatur pengisian dan pengeluaran dari sebuah baterai. Saat ini, charge controller sudah memiliki fitur yang dibutuhkan, yaitu pengendali distribusi arus dan tegangan pada baterai sehingga baterai terhindar dari over charging maupun discharging. Dalam  penggunaannya, suatu indikator diperlukan dalam menampilkan sistem kerja charge controller, seperti arus, tegangan dan suhu.  Penelitian ini dilakukan untuk membuat charge controller dengan indikator arus, tegangan dan suhu dengan berbasis mikrokontroller  ATMEGA 8535. Setelah dilakukan pengujian alat, didapat data hasil berupa tegangan penggerak charge controller sebesar 14 V,  tegangan ambang pengisian sebesar 13.3 V, tegangan penghubung beban sebesar 12.8 V serta tegangan pemutus beban sebesar 11.4 V. Mikrokontroler ATMEGA 8535 memiliki kemampuan Analog to Digital Converter dengan ketelitian 10 bit, sehingga didapat  ketelian 0.024 V/bit untuk pembacaan tegangan dengan menggunakan rangkaian Thevenin, 0.048 A/bit untuk pembacaan arus  dengan menggunakan sensor arus DCS-01 serta 0.488 oC/bit untuk pembacaan suhu modul dengan menggunakan sensor suhu LM35.  Keseluruhan data tersebut ditampilkan dalam sebuah Liquid Crystal Display (LCD). Kata kunci: charge controller, mikrokontroler, indikator
Analisis Spektrum Optis Polimer Konduktif PANi-HCl Malino, Mariana B.
Jurnal Spektra Vol 9, No 2 (2010): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji spektrum serapan optis polimer konduktif polianilin, PANi yang didoping oleh HCl hasil elektropolimerisasi galvanostatis. Polimerisasi dilakukan pada arus konstan 3 mA dengan variasi konsentrasi dopan 1 M, 1,5 M, 2 M, 2,5 M dan 3 M. Spektrum serapan optis PANi-HCldiperoleh melalui pengukuran serapan menggunakan spetrofotometer UV-Vis. Spketrum serapan GE PANi berdasarkan spketroskopi UV-Vis dari konsentrasi dopan 3 M ke 1 M menunjukkan kecenderungan pergeseran merah yang menunjukkan peningkatan eksitasi pembawa muatan bebas (polaron) antar pita akibat pengaturan kembali satuan aromatik dan secara umum disimpulkan bahwa pendopingan menggunakan dopan HCl terhadap PANi menghasilkan penyempitan gap pita optis GE PANi. Kata kunci: Polimer konduktif, polianilin, polimerisasi galvanostatis, spektrum serapan.
Pengembangan Bahan Membran Keramik untuk Peningkatan Kualitas Air Minum S, Sunaryo; Widyawidura, Wira
Jurnal Spektra Vol 9, No 2 (2010): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan sisa-sisa industri keramik dan sabut kelapa sebagai bahan dasar pembuatan membran keramik untuk peningkatan kualitas air minum sebagai alternatif teknologi tepat guna dalam rangka meningkatkan kualitas air minum bagi skala rumah tangga. Diperoleh hasil kegiatan yang menunjukkan mebran keramik yang dibuat dengan bahan dasar sisa-sisa industry campuran sabut kelapa sangat baik untuk proses penyiapan air layak minum pada skala kecil. Kata Kunci: Membran Keramik, Filtrasi Air.
Teorema Birkhoff S, Sukandri; Azwar, Azrul
Jurnal Spektra Vol 12, No 2 (2011): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam artikel ini, kami mengulas secara ringkas pembuktian teorema Birkhoff, untuk kasus persamaan Einstein vakum tanpa konstanta kosmologi dan dengan konstanta kosmologi. Kata Kunci: Schwarzchild, Birkhoff, Persamaan Einstein Vakum, Ruang-waktu bersimeteri bola
MASALAH TAFSIRAN FISIS PERUMUSAN MASSA KLASIK SOLITON PERSAMAAN SINE GORDON (1+1) DIMENSI Alhidayatuddiniyah, Alhidayatuddiniyah; Prayitno, T. B.; Marpaung, M. A.
Jurnal Spektra Vol 13, No 1 (2012): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan perhitungan massa klasik persamaan sine Gordon (1+1) dimensi melalui perhitungan dengan menggunakan software Mathematica, kami memberikan komentar mengenai solusi yang didapat. Hal ini didasarkan pada hasil massa klasik yang bergantung pada nilai konstanta sembarang pada rapat Lagrangian.Kata kunci: Soliton, sine Gordon, massa klasik.

Page 3 of 12 | Total Record : 111