cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 228 Documents
KINERJA GURU SERTIFIKASI DALAM PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 2 TAKENGON KABUPATEN ACEH TENGAH Sengeda, Murniati AR, Nasir Usman
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 5, No 2: Mei 2017
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.372 KB)

Abstract

Abstract : Teachers are main component in bulding quality of education process and education outcome. The approach used in this study was descriptive naturalistic approach with qualitative data. Technique of data collection was feeld research. Subjects of this study were certified teachers, principal, and vice principal in curriculum. The result of the study showed that: (1) The ability of teacher certification in the planning and implementation of learning begins with analyzing the learning goals or indicators of learning based on standards of competence and basic competence, the implementation of learning , assessment instruments adapted to the purpose/learning indicators. (2) Certified teachers’ commitment reflected through their discipline and responsibility in running their duties such as come and leave the school on time, perfect attendance, build a good relationship with other colleagues and students. (3) certified teachers have high motivation in running their duties on learning process in school, have motivation to guide students, and have a good plan in running and implementing their duties.Keywords : Performance of certified, teachers, and learningAbstrak : Guru merupakan komponen yang sangat berpengaruh terhadap terciptanya proses dan hasil pendidikan yang bermutu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu naturalistik, bersifat deskriptif dengan jenis data kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tehnik Field Research (penelitian lapangan). Subjek dalam penelitian ini adalah guru sertifikasi, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan guru sertifikasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran diawali dengan menganalisis pembelajaran tujuan atau indikator pembelajaran yang berdasarkan standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD), pelaksanaan pembelajaran, instrumen penilaian yang disesuaikan dengan tujuan/indikator pembelajaran. (2) Komitmen guru sertifikasi tergambar dari kedisiplinan dan tanggung jawab guru dalam melaksanakan tugasnya, seperti datang dan meninggalkan sekolah sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, tingkat kehadiran yang tinggi, membina hubungan yang baik dengan rekan sejawat maupun dengan peserta didik. (3) Guru sertifikasi memiliki motivasi yang tinggi dengan melaksanakan tugasnya dalam proses belajar mengajar di kelas maupun dalam lingkungan sekolah, termotivasi untuk membimbing peserta didik, perencanaan yang baik sangat membantu pelaksanaan dan melaksanakan tugas.Kata kunci: kinerja guru, sertifikasi, dan pembelajaran
MANAJEMEN KURIKULUM DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN PADA SMA NEGERI 1 TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA. Iskandar, Bahrun .
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 2: Mei 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.63 KB)

Abstract

Abstract: The curriculum management creates an effective learning process in order to achieve the goals of education set, philosophic, curricular, institutional, and instructional goal, effectively and efficiently. The purpose of this study was to find out the planning, the implementation, and the evaluation of the curriculum of State Senior High School 1 (SMA Negeri 1) of Trienggadeng of Pidie Jaya Regency. The research method used was descriptive method with qualitative approach. The techniques of data collection were observation, interview, and documentation study. The subjects of the study were the principal, vice principal, and teachers in SMA Negeri 1 of Trienggadeng of Pidie Jaya Regency. The result of the study showed that: (1) The curriculum planning that was implemented positively affected the learning effectiveness, including the formulation of annual program, semestral program, subject analysis, syllabus, and lesson plan. (2) The curriculum implementation was based on the planning set, which showing an increase of discipline of teachers and students, holding of extracurricular activities, student guidance through intracurricular activities and other activities that related to the learning improvement. (3) The curriculum evaluation carried out was to find out the level of teachers’ performance in carrying out various school activities and students’ success in following learning process, which positively affected the improvement of learning quality.Key Word: Curriculum Management and Learning Quality.Abstrak: Manajemen kurikulum menciptakan proses pembelajaran yang efektif agar tujuan pendidikan yang telah ditetapkan, baik tujuan filosofis, kurikuler, institusional, maupun intruksional dapat tercapai dengan efektif dan efisien. Tujuan penelitian untuk mengetahui: perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kurikulum pada  SMA Negeri 1  Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya. Metode penelitian adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah dan guru pada SMA Negeri 1  Trienggadeng  Kabupaten  Pidie Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan kurikulum yang dilaksanakan berdampak positif terhadap keefektivan pembelajaran, yang meliputi: penyusunan  program tahunan, program semester, analisis mata pelajaran, penyusunan silabus, dan rencana pelaksanaan pembelajaran; (2) Pelaksanaan kurikulum berpedoman pada perencanaan yang telah ditetapkan, sehingga tergambar adanya peningkatan disiplin guru dan siswa, berjalannya kegiatan ekstrakurikuler, adanya pembinaan siswa, baik melalui kegiatan intrakurikuler, maupun kegiatan-kegiatan  lain  yang   berhubungan  dengan  peningkatan  pembelajaran;  dan (3) Evaluasi kurikulum dilaksanakan, sehingga dapat diketahui tingkat kinerja guru dalam melaksanakan berbagai kegiatan sekolah dan keberhasilan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, sehingga berpengaruh positif terhadap peningkatan mutu pembelajaran.Kata Kunci: Manajemen Kurikulum dan Mutu Pembelajaran.
EFEKTIVITAS MANAJEMEN KESISWAAN PADA SMP NEGERI 3 SAKTI KABUPATEN PIDIE Adnan, Yusrizal, Niswanto
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 5, No 4: November 2017
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.512 KB)

Abstract

ABSTRACT: The school principal has an important role to achieve the education goal in schools. To achieve the goals of education, it is closely related to the effectiveness of student management at the school. The purpose of this study was to determine the effectiveness of student management at State Junior High School (SMP Negeri) 3 Sakti of  Pidie Regency. This research used the descriptive method with a qualitative approach. The data were collected through interviews, observation, and documentation. The subjects of this study were principal, teachers, and students of SMP Negeri 3 Sakti of  Pidie Regency. The results showed that: (1) The planning process management of  student at SMP Negeri 3 Sakti of Pidie Regency conducted by the principal together with student representatives at the beginning of the year has been effective, which includes program: Analysis of the needs of learners, the recruitment of students, selection of students, and orientation; (2) The process of implementation of management student at SMP Negeri 3 Sakti of Pidie Regency regarding the New Student Admission (PSB), implementation of coaching students, and teaching students not all effective, especially in coaching student discipline, coaching students who successfully graduate study and implementation of the teaching of students concerning the curricular, extra-curricular and co-curricular; and (3) The obstacles of  student management at SMP Negeri 3 Sakti of Pidie Regency, there are two factors, they are internal factors and external factors of the executive management.Keywords: effectiveness, student management, learnersABSTRAK: Kepala sekolah mempunyai peranan yang penting untuk mencapai tujuan pendidikan di sekolah. Untuk mencapai tujuan pendidikan, erat hubungannya dengan efektivitas manajemen kesiswaan di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas manajemen kesiswaan pada SMP Negeri 3 Sakti Kabupaten Pidie. Penelitian  ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah: kepala sekolah, guru, dan siswa SMP Negeri 3 Sakti. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Proses perencanaan manajemen kesiswaan pada SMP Negeri 3 Sakti Kabupaten Pidie dilakukan oleh kepala sekolah bersama dengan wakil kesiswaan pada awal tahun telah efektif, yang meliputi program: Analisis kebutuhan peserta didik, rekrutmen peserta didik, seleksi peserta didik, dan orientasi; (2) Proses pelaksanaan manajemen kesiswaan pada SMP Negeri 3 Sakti Kabupaten Pidie yang menyangkut dengan Penerimaan Siswa Baru (PSB), Pelaksanaan pembinaan siswa, dan pengajaran siswa belum semuanya efektif terutama pada pembinaan disiplin siswa, pembinaan siswa yang telah tamat belajar dan pelaksanaan pengajaran siswa yang menyangkut dengan kurikuler, ekstra kurikuler, dan kokurikuler; dan (3)             Hambatan-hambatan manajemen kesiswaan di SMP Negeri 3 Sakti ada dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal dari pelaksana manajemen.Kata kunci: efektivitas, manajemen kesiswaan, peserta didik
PENGELOLAAN PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI PADA JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI 2 BANDA ACEH Sardimanto, Yusrizal, Niswanto
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 5, No 1: Februari 2017
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.713 KB)

Abstract

Abstract: The industrial internship program is one of the methods to implement vocational education and training, especially at vocational high schools by integrating learning activities at schools into a direct experience in enterprises and industries, which represents the real working environment. The objective of this study was to have an overview of management, implementation, and inhibiting factors in the industrial internship program at Light Vehicle Engineering Department, State Vocational High School 2 in Banda Aceh. The method used in this research was a descriptive method with a qualitative approach. The data were collected by using observation, interview and documentation studies. The subjects in this research were the school principal, vice principal for public relation, and head of the department, teachers who were assigned to supervise the students, and representatives from enterprises and industries. The research results showed that: (1) The industrial internship program was designed by adjusting planning activities with school vision and missions, school organizational structure, and committee assigned to implement the program in accordance with their responsibilities; (2) In addition, the research results showed that the industrial internship program was divided into several structured and systematic stages; (3) The research results also showed that the supervisory activities were direct and indirect considering the nature of the program; and (4) Furthermore, it was revealed that the implementation of industrial internship program was not optimum, and the facilities available at the Light Vehicle Engineering Department, State Vocational High School 2 in Banda Aceh were not as sophisticated as those in enterprises and industries.Keywords: Management, Implementation, Inhibiting Factors, Industrial Internship ProgramAbstrak: Praktik Kerja Industri merupakan suatu cara menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan kejuruan khususnya pada Sekolah Menengah Kejuruan dengan memadukan kegiatan belajar di sekolah dan kegiatan belajar melalui bekerja langsung pada DU/DI dengan keadaan sesungguhnya yang relevan di dunia kerja atau dunia industri. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang pengelolaan, pelaksanaan dan hambatan Praktik Kerja Industri pada jurusan Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 2 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Waka Humas, Ketua Jurusan, Guru Pembimbing dan pihak DU/DI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penyusunan program praktik kerja industri dilakukan melalui perencanaan dengan menyelaraskan kegiatan perencanaan dengan visi misi sekolah serta struktur organisasi dan pelaksana program prakerin sesuai dengan tugas dan tanggung jawab; (2) Pelaksanaan program Praktik Kerja Industri dilaksanakan dalam berbagai tahapan yang terstruktur dan sistematis; (3) Kegiatan pengawasan dilakukakan secara langsung dan tidak langsung sesuai dengan program kerja; dan (4) Hambatan yang dirasakan dari pihak internal dan eksternal sekolah dalam pengelolaan Praktik Kerja Industri masih kurang optimal dan dari segi fasilitas praktik khususnya jurusan Teknik kendaraan Ringan di SMK Negeri 2 Banda Aceh dirasakan kurang mengimbangi teknologi yang ada di DU/DI saat ini.Kata Kunci: Pengelolaan, Pelaksanaan, Hambatan, Praktik Kerja Industri
MANAJEMEN PERPUSTAKAAN PADA AKADEMI KEPERAWATAN PEMERINTAH KABUPATEN ACEH SELATAN Julissasman, Cut Zahri Harun, Bahrun
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 5, No 3: Agustus 2017
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.784 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to know about  management in the planning of library collection procurement, collection classification, services, and the evaluation of the collection procurement program. The method used in this study was a descriptive qualitative method. The techniques of data collecting used in this study were observation, interviews and documentation. The number of respondents was 10 people. The results showed that:  (1) The planning  of collection procurement was done by deliberation; the activities done were objectives formulation, the determination of techniques used in the procurement; (2) The collection procurement was done by purchasing collection and proposing from the government in cooperation with publishers, and provincial  libraries; (3) The collection classification was done by selecting books in accordance with majors/course, registering bibliographic on the registration books, and arranging the books in accordance with the field; (4) Services of borrowing book were open and closed system; (5) Directors together with managers evaluated the program at the end.Keywords: Management, Libraries, and College Of Nursing  Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang manajemen dalam perencanaan  pengadaan koleksi perpustakaan,  pengklasifikasian koleksi,  pelayanan pada pengunjung, dan evaluasi terhadap program pengadaan koleksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metode kualitatif bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Jumlah responden 10 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Perencanaan pengadaan koleksi  dilakukan dengan cara bermusyawarah, kegiatannya meliputi merumuskan tujuan, menetapkan teknik yang dipakai dalam pengadaan;  (2) Pengadaan koleksi dilakukan dengan cara pembelian, bantuan dari pemerintah, kerjasama dengan penerbit, dan pustaka wilayah; (3) Pengklasifikasian koleksi berupa pemilihan buku sesuai dengan bidang ilmu, bibliografi dicatat pada buku induk, dan buku disusun sesuai dengan bidangnya; (4) Pelayanan peminjaman yang diterapkan adalah sistem terbuka dan tertutup; (5) Direktur dan pengelola melakukan evaluasi secara bersama pada saat akhir program.Kata kunci: Manajemen, Perpustakaan, dan Akademi Keperawatan
PENGEMBANGAN BUDAYA SEKOLAH UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PADA MTSN 1 TAKENGON Nazir Usman, Yusrizal, Murniati.
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 4: November 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.451 KB)

Abstract

Abstract: Organizational culture is a key variable that could encourage the professional development of teachers, which in turn can improve school performance, success or failure of a teacher in the teaching and learning activities required good organizational culture to improve the quality of education. This study aimed to obtain data on organizational culture applied in schools so as to improve the professional competence of teachers. To achieve this study, researchers used a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques of observation, interviews, and study dokumentsi data analysis procedures are data reduction, data display, and verification, research subjects were principals, vice-principals, and teachers. The results showed that: (1) The development of a culture of discipline in obeying the school rules by principals can improve the professional teachers in improving the quality of school education, (2) development of a culture of responsibility by the principal is always met by the head of the school so that all teachers not play in carrying out its activities as an educator. (3) The development of the culture of shame by principals also continue to be the principal so that the teachers can not play games in the process of teaching and learningKeywords : Cultural School / Organization and Professional Teacher Abstrak: Budaya organisasi merupakan variabel kunci yang bisa mendorong pengembangan profesionalisme guru yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja sekolah, berhasil atau tidaknya seorang guru dalam kegiatan belajar mengajar dibutuhkan budaya organisasi yang baik untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data tentang budaya organisasi yang diterapkan disekolah sehingga dapat meningkatkan kompetensi profesional guru. Untuk mencapai penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Tekhnik pengumpulan data observasi, wawancara, dan study dokumentsi prosedur analisis data adalah reduksi data, display data, dan verifikasi, subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pengembangan budaya disiplin dalam menaati peraturan sekolah oleh kepala sekolah dapat meningkatkan professional guru dalam meningkatkan mutu pendidikan sekolah, (2) Pengembangan budaya tanggung jawab oleh kepala sekolah selalu dipenuhi oleh kepala sekolah sehingga semua guru tidak bermain-main dalam menjalankan aktivitasnya sebagai pendidik. (3) Pengembangan budaya malu oleh kepala sekolah juga terus dilakukan kepala sekolah sehingga guru-guru tidak bisa bermain main dalam proses belajar pembelajaran.Kata kunci : Budaya Sekolah/Organisasi dan Professional Guru
KOORDINASI PENGAWAS DAN KEPALA SEKOLAH DALAM PELAKSANAAN SUPERVISI PENDIDIKAN PADA SD NEGERI LAMPEUNEURUT KABUPATEN ACEH BESAR Munawarah, Nasir Usman, Niswanto
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 5, No 2: Mei 2017
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.361 KB)

Abstract

Abstract: A good quality of education could be achieved through various factors and one of them is to create a good coordination and mutual understanding between the school-supervisor and principal in implementing the supervision of education. Such condition would lead to a more conducive teaching process, building a mutual understanding, meaningful and harmony between the two parties. The objective of this study is to know the coordination between school supervisors and principals in: (1) planning, (2) implementing, (3) carrying out the follow-up programs related to the supervision of education. The approach applied in this study was qualitative and descriptive methodologies. Data were collected and obtained through interviews, observation, and documentation studies. School-supervisor and principal of an elementary school (referred as SD Negeri in bahasa) in the Lampeuneurut area were applied as subjects. Results showed that: (1) a good coordination existed between the school-supervisor and principals by the planning of supervision program in education, including by the planning of various capacity building programs aiming to strengthen the teachers’ capacity and professionalism. However, supervision programs have not yet been agreed with the vision, mission, and objectives of the involved school, (2) a diverse techniques in supervision program between the supervisor and principal were applied by the implementation, e.g. observation, personal and formal meetings. However, these were acknowledged as insufficient and ineffective, especially the time was presumed as the most limiting factor by the guidance and supervision among teachers, (3) the follow-up programs were planned and carried out in two ways: (i) direct feedback in a formal meeting involving individual teacher and supervisor, or (ii) indirect ways e.g. general meeting with the whole school staff. However, the supervision results had not yet been programmed in systematically and details. Thus, there had been no formal documentation regarding the follow-up programs based on the previous supervision.Keywords: Coordination, Supervisor and Educational Supervision Abstrak: Pendidikan bermutu tercipta apabila koordinasi pengawas dan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi pendidikan dilakukan secara harmonis, maka akan tercipta suasana proses belajar mengajar yang bermakna dan menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui koordinasi pengawas dan kepala sekolah dalam: (1) Menyusun program supervisi pendidikan; (2) Implementasi program supervisi pendidikan dan (3) Melaksanakan  tindak lanjut hasil supervisi pendidikan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui pedoman wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah pengawas dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengawas dan kepala SD Negeri Lampeuneurut telah menunjukkan koordinasi yang baik dalam menyusun program supervisi pendidikan, program supervisi pendidikan berisi kegiatan peningkatkan kompetensi profesionalisme guru, namun program supervisi masih kurang mengacu pada visi, misi dan tujuan sekolah binaan. (2) Koordinasi pengawas dan kepala sekolah dalam implementasi supervisi dilakukan sesuai dengan program supervisi melalui teknik supervisi yaitu: observasi, pertemuan pribadi dan rapat, akan tetapi waktu  yang tersedia dalam pembinaan dan bimbingan guru masih belum merata serta efektif; (3) Koordinasi pengawas dan kepala sekolah dalam tindak lanjut hasil implementasi supervisi pendidikan dilakukan dengan cara langsung memberikan umpan balik melalui pertemuan individu guru yang disupervisi dan secara tidak langsung melaui rapat dengan staf sekolah, namun demikian hasil supervisi tidak terprogram dan terperinci. Dokumentasi hasil laporan tindak lanjut supervisi pendidikan tidak ada.Kata Kunci:  Koordinasi, Pengawas dan Supervisi Pendidikan
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN KERJA GURU DI TAMAN KANAK-KANAK UPTD KECAMATAN BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE. Listiyawati, Murniati AR, Niswanto.
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.183 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine of work programof teachingsupervision, implementationsupervisionof teaching, andthe principalconstraintsin implementation ofthe teachingsupervision. To achieve these objectives, this study uses a qualitative approach. Data was collected through interviews, observation, and documentation. The results showed that: (1) Style of principal leadership in improving job satisfaction of teachers (2) Strategy pricipals in improving job satisfaction and (3) Constraints faced by principals in improving job satisfaction of teachers, among others: (a) the principal has not fully have the mindset intact as a leader of the institution/organization and so it is not appropriate to use the style of leadership, (b) the teachers have not fully understand and internalize its performance in the learning process so that the impact to job satisfaction, means a game which is owned by the school so that the activity of children's play is not controlled, and (c) the lack of facilities and teaching materials that are owned by the school so that learning takes place following the rules laid down by foundations and impact to the job satisfaction of teachers..Keywords: Leadership Style and Job Satisfaction of Teachers.Abstrak: Gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh sejumlah orang memberi pengaruh yang signifikan terhadap prseoramgan atau kelompok, sehimgga dengan penuh kesadaran orang-orang tersebut mengikuti apa-apa yang diinginkan pemimoin dalam mencapai tujuan. Adapun kepuasan kerja selalu menjadi ukuran terhadap diri seseorang atau kelompok terhadap prestasi kerja yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui (1)Gaya kepemimpinan keala sekolah,(2) strategi kepala sekolah dan (3) kendala yang dihadapai kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru pada Taman Kanak-Kanak UPTD Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan pendekata kualitatif denf\gan tekhnik pengumpulan data melalui  observasi wawancaradan study dokumtasi dengan subjek peneliutian kepala sekolah da guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa: a. gaya kepemimpian kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru memiliki beberapa perbedaan. b. para guru belum sepenuhm\nya memahami proses pembelajaran sehingga berdampak kepada kepuasan kerja. c. sedikitnya bahan ajar yang dimilii sekolah sehingga pembelajaran berlangsung mengikuti aturan yang diterapkan oleh yayasan.Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan dan Kepuasan Kerja Guru.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN AKADEMIK FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JABAL GHAFUR SIGLI Syahwal, Murniati AR, Bahrun
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 5, No 1: Februari 2017
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.313 KB)

Abstract

Abstract: Academic management has a very important role in improving the academic services. Through planning, an effective and efficient academic implementation and monitoring will create a productive work system. The purpose of this study was to determine the academic planning, academic Implementation, monitoring and obstacles in the implementation of academic at the Faculty of teacher Training and Education. The method used was descriptive method with qualitative approach. The techniques of data collection used in this study were documentation, observation, and interviews. The Subjects for this study were Dean, Vice Dean for Academic Affairs, and Head of Administration of the Faculty, Head of Academic Affairs of Faculty and Staff of Academic Affairs of study programs, lecturers and students in the faculty. The results showed that: (1) Academic Planning was implemented by using button up pattern, academic activities was based on academic needs in the Faculty of teacher Training and Education of Jabal Ghafur University of Sigli. The Academic planning activities was started before the beginning of the year, and the preparation of the academic planning for one and another year did not all at once, as well as involve all those who were responsible for the academic. (2) The academic implementation has generally been carried out effectively and efficiently, the implementation of the academic done were management academic personnel resources, time management, facilities and infrastructure management and student services, but in the process of implementation still had many obstacles because of the availability of support facilities, the ability of academic staff as well as the availability of personnel. (3) The Supervision is carried out internal and external, this is to ensure the least accomplished academic planning, and is based on the results of monitoring there are several factors and constraints in the implementation of academic planning, namely internal and external factors.Keywords: Academic Management and Colleges Abstrak: Manajemen akademik memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan layanan akademik. Melalui perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan akademik yang efektif  dan efisien akan menghasilkan sistem kerja yang produktif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Perencanaan akademik, pelaksanaan akademik, pengawasan akademik dan kendala-kendala dalam pelaksanaan akademik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur Sigli. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas Dekan, Pembantu Dekan Bidang Akademik, Kepala Tata Usaha Fakultas. Kepala SBAK Fakultas, Staf SBAK Jurusan, Dosen dan mahasiswa di fakultas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan akademik dilaksanakan dengan menggunakan pola button up, kegiatan akademik disusun berdasarkan kebutuhan, kegiatan perencanaan dimulai dari awal tahun, dan penyusunan perencanaan untuk satu tahun dan tahun berikutnya dilakukan tidak sekaligus, serta melibatkan semua personil yang bertanggungjawab terhadap bidang akademik. (2) Pelaksanaan akademik, secara umum telah dilaksanakan melalui pengelolaan sumber daya akademik, pengelolaan waktu, pengelolaan sarana dan pengelolaan pelayanan mahasiswa, namun dalam proses pelaksanaannya masih ada berbagai kendala, karena ketersediaan fasilitas pendukung, kemampuan staf akademik serta ketersediaan personalia yang mengelola masih relatif kurang. (3) Pengawasan yang dilaksanakan secara internal dan eksternal, hal ini untuk memastikan terlaksana tidaknya perencanaan akademik, dan berdasarkan hasil pengawasan ada beberapa faktor kendala dalam pelaksanaan dan perencanaan akademik yaitu faktor internal dan eksternal.Kata Kunci: Manajemen Akademik dan Perguruan Tinggi
MANAJEMEN PEMBIAYAAN BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH PADA SMP NEGERI 4 BIREM BAYEUN DI KABUPATEN ACEH TIMUR. Chairinda, Cut Zahri Harun, Nasir Usman.
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 2: Mei 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.654 KB)

Abstract

Abstract: the competence of the supervision of the head of the school is among the factors that influenced the increase in the professionalism of teachers. This research aims to describe: (1) the competence of the head of school in drawing up the programme of academic supervision to enhance the professionalism of teachers, (2) the principal kompetesi in implementing the program for academic supervision to enhance the professionalism of teachers, and (3) the competence of the head of school in following up on the results of academic supervision to enhance the professionalism of teachers. This research uses descriptive qualitative approach method. Data collection techniques used through observation, interviews, and documentation study. The subject of research is the principal, vice principal, teachers, and school superintendent. The results showed that: (1) the head of the SMA Negeri I Kuala Batee Southwest Aceh District have demonstrated a good supervision of competence, in particular in drawing up a program of academic supervision against the teacher. It can be seen from the supervision of the program has been compiled with set goals, objectives and implementation procedures of supervision, but less cooperation with the school superintendent. (2) the head of the SMA Negeri I Kuala Batee Southwest Aceh District have demonstrated a good supervision of competence, in particular in implementing the programme of academic supervision. It can be seen from the application of the models, approaches, and techniques of supervision that are run, but in the application of the techniques of observation has not been fitted with observation guidelines and (3) the competence of the supervision of the head of the SMA Negeri I Kuala Batee Southwest Aceh district in particular in follow-up on the results of supervision is still lacking. This can be from the follow-up results of supervision is performed by evaluating and providing feedback through individual talks with teachers who are disupervisi, but the principal did not devise an action plan next supervision.Keywords: Supervision, Competence, and professionalism of School Head Teachers.Abstrak: Pembiayaan pendidikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 4 Birem Bayeun dilaksanakan melalui implementasi fungsi-fungsi manajemen yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, penggunaan, pengawasan, serta faktor-faktor pendukung dan penghambat penggunaan biaya BOS pada SMP Negeri 4 Birem Bayeun di Kabupaten Aceh Timur. Pendekatan penelitian metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi serta teknik analisis data yang digunakan meliputi kegiatan reduksi data, penyajian data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan. Subjek penelitian Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, guru, Komite Sekolah, Pengawas dan Konsultan dana BOS Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perencanaan program dilakukan berdasarkan petunjuk teknis penggunaan dana BOS dengan melibatkan  guru, Komite Sekolah, dan Dinas Pendidikan serta melakukan sosialisasi kepada warga sekolah, orang tua serta masyarakat tentang program yang telah direncanakan, (2) Penggunaan dana BOS dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis dan program yang telah direncanakan, (3) Pengawasan penggunaan dana BOS dilakukan oleh Komite Sekolah, dan Dinas Pendidikan. Pengawasan dilakukan dengan membandingkan antara program yang direncanakan dengan pelaksanaan., dan (4) faktor-faktor kekuatan penggunaan dana BOS adalah upaya mewujudkan visi dan misi, kepemimpinan kepala sekolah yang koperatif, tingkat pendidikan guru yang memadai, dukungan masyarakat akan kemajuan pendidikan, transparansi penggunaan dana BOS dan keinginan personil sekolah untuk meningkatkan mutu sekolah. Sedangkan faktor-faktor penghambat adalah kurangnya jumlah operator pendataan, anggaran yang diterima belum memenuhi semua kebutuhan sekolah, dan adanya pos-pos pembiayaan yang tidak tercantum dalam petunjuk teknis penggunaan dana BOS serta kurangnya partisipasi masyarakat dalam dukungan dana.Kata kunci: Manajemen, Pembiayaan, dan Bantuan Operasional Sekolah.