cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpm17@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru 45 Surabaya 60118
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25793853     EISSN : 24077100     DOI : https://doi.org/10.30996/jpm17.v5i01
JPM17 : Jurnal Pengabdian Masyarakat is a peer-reviewed and open acess journal accomodating researchers, academicians, scholars and students around the world to share theoretical, empirical knowledgeand innovative concepts adopted from high quality direct implementation projects in wide area of disiplines and represent the areas of Economics, Civics, Law sciences, social & humaniora sciences, psychological sciences, physical sciences, earth sciences, chemical sciences, language studies, literary studies, cultural studies, area studies, library and information sciences, management, marketing and engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2018)" : 10 Documents clear
PKM Pendampingan Untuk Meningkatkan Produksi Di Sentra Sepatu Sawahan Surabaya Suparjo Suparjo; Randy Pratama Salisnanda
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i2.1618

Abstract

Pada program PKM ini tim pengusul akan kerjasama dengan 2 (dua) Mitra yaitu Mitra 1(pertama) dengan pemilik bernama bapak Karyono, sudah menjalankam usahanya selama 20tahun. Mitra 2(dua) pemilik bernama bapak Suwandi adalah usaha sepatu wanita yang sudahmenjalankam usahanya selama 15 tahun. Selama ini Mitra 1 dan Mitra 2 mengenalkan produkke pasaran hanya mengandalkan penjualan produk oleh distributor yang melakukan pemesananbarang ke mereka, otomatis merk yang beredar bukanlah merk dari pengrajin sendiri, tetapimerk dari distributor. Tak jarang produk mitra diminati oleh konsumen, namun karena merkdari distributor, sehingga pengrajin sendiri tidak akan pernah dikenal oleh masyarakat. Selain ituminimnya tenaga kerja yang terampil menjadi kendala yang cukup serius bagi UKM, dimanapara pemudanya lebih tertarik untuk bekerja kantoran atau pabrik yang ada di sekitar Surabayabila dibandingkan untuk belajar menjadi pengrajin sepatu. Selama ini mitra mendapatkan tenagakerja lebih banyak berasal dari luar Surabaya yaitu desa Caruban dan desa TrengalekDari hasil pengamatan di lapangan dan wawancara langsung dengan mitra, terdapat tiga halutama yang menjadi fokus pengembangan UKM, yaitu mencakup aspek pemasaran produk,aspek desain produk dan aspek peningkatan SDM. Ketiga aspek ini sudah tentu menjadiprioritas dalam meningkatkan kinerja UKM. Masing-masing aspek pengembangan akanmemberikan kegiatan pendampingan kepada mitra, seperti aspek pemasaran, mitra akanmendapatkan bantuan dalam penganekaragaman marketing tool sampai pada pemasaran produkmelalui internet. Aspek desain, berkaitan dengan pendampingan desain dan merk yangbekerjasama dengan jurusan desain produk ITATS sehingga harapannya mitra lebih sadar akanmerk. Dan melalui aspek peningkatan SDM, akan dilakukan pendampingan berkaitan denganpelatihan dan workshop pecah pola sehinga dapat mewujudkan tenaga kerja terampil dankompetan.Kata Kunci: Marketing Tools, Desain, Merk, Daya Saing, UKM
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA INFORMASI UNTUK PAMONG BELAJAR DI SKB CERME KABUPATEN GRESIK udik pudjianto; nia saurina; Anang Adisusilo; Firman Hadi; Emmy Wahyuningtyas; Shofiya Syidada
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i2.1575

Abstract

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Cerme – Gresik, untuk selanjutnya ditulis SKB Cerme merupakan satuan pendidikan non formal yang berada di wilayah kabupaten Gresik serta di bawah naungan dinas pendidikan kabupaten Gresik. Satuan pendidikan ini memiliki tugas pokok menyelenggarakan program Kelompok Bermain Tunas Cendekia, Taman Kanak-Kanak  Cendekia, Paket B Setara SMP, Paket C Setara SMA, Paket C Dewasa Usia 22 Tahun ke atas, dan Kursus Menjahit.Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar  maka diperlukan sebuah aplikasi untuk membuat media informasi yang menarik. Videoscribe adalah software yang bisa digunakan dalam membuat desain animasi dengan sangat mudah, walaupun oleh orang yang tidak memiliki latar belakang kemampuan Komputer animasi sekalipun. Software ini dikembangkan pada tahun 2012 oleh sparkol (Salah satu perusahaan yang ada di Inggris). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan pelatihan pembuatan media informasi kepada pamong belajar menggunakan videoscribe.
Pengabdian Kepada Masyarakat bagi UKM Berbahan Dasar Kulit untuk Meningkatkan Peroduktivitas Syamsuri Syamsuri; Wiwik Widyo
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i2.1619

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk membantu UKM mitra dalampengembangkan usahanya. Ada sebanyak 2 mitra dalam kegiatan pengabdian kepadamasyarakat kali ini. Mitra 1 sebagai pengusaha dompet kulit memasarkan produknya langsungkepada konsumen dalam betuk enceran maupun grosir. Konsumen untuk produk Mitra 1memasarkan dompet serta poduk lainnya di daerah malang sekitarnya baik dalam negerimaupun luar negeri hingga ke Singapura. Sedangkan untuk Mitra 2 pemasarannya dilakukandengan tergantung dari pemesanan, meskipun demikian produk mitra 2 telah sampai ke TimorLeste dan China. Proses pengerjaan yang masih konvensional yaitu sebagian besar prosesdilakukan secara manual mengandalkan ketrampilan para pekerja, hal tersebut menjadipenghambat Mitra untuk dapat mengembangkan usahanya. Akses menuju pemasaran eksporcenderung agak sulit sehingga pengiriman untuk memenuhi kebutuhan konsumen di LuarNegeri menjadi terhambat. Minimnya pendidikan dan kemampuan pekerja juga menjadikendala serius bagi Mitra. Melihat permasalahan yang dialami oleh Mitra, maka TimPelaksana pengabdian kepada masyarakat dengan mitra bekerja sama dengan pengusaha produkkerajian kulit membuat program yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas Mitra agarberpotensi ekspor lebih tinggi serta untuk dapat menciptakan kemandirian Mitra danmeningkatkan daya saing pada industri sejenis. Dari hasil pengamatan di lapangan danwawancara langsung dengan Mitra, terdapat tiga aspek yang menjadi fokus pada programpengabdian kepada masyarakat ini yaitu produksi, produk dan pemasaran.Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat membantu Mitradalam meningkatkan dan mengembangkan usaha baik secara kualitas maupun kuantitas agardapat meningkatkan pemenuhan permintaan dari konsumen serta memperkenalkan usahakerajinan berbahan dasar kulit kepada masyarakat mancanegara. Sehingga tujuan untukmembantu meningkatkan pemasaran produk ekspor terpenuhi.Kata Kunci: kerajinan produk kulit, produksi, dan pemasaran
Penyuluhan Tata Kearsipan Dan Kecepatan Pelayanan Di Desa Pekarungan Dan Desa Pademonegoro Kecamatan Sukodono – Kabupaten Sidoarjo Endro Tjahjono; Awin Mulyati; Indah Murti
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i2.1615

Abstract

Latar belakang: Pengarsipan merupakan kegiatan penting di setiap organisasi untukmemenuhi kebutuhan layanan administrasi dan pengambilan keputusan. Umumnya hambatanutama dalam pengarsipan disebabkan oleh faktor SDM, sistem, dan teknologi. Melaluipenyuluhan kearsipan diharapkan peserta memperoleh pemahaman mendalam tentangpentingnya arsip, penyelenggaraan tata kelola arsip yang efektif dan efisien, serta meningkatnyakecepatan pelayanan. Rumusan masalah: Apakah penyuluhan tata kearsipan berpengaruhterhadap kecepatan pelayanan administrasi? Metode penyuluhan: penggalian data menggunakanteknik survey dan wawancara, kegiatan penyuluhan menggunakan metode FGD - focus groupdiscussion dan demonstrasi, kegiatan evaluasi menggunakan teknik role playing. Hasilpenyuluhan: meningkatnya pemahaman SDM terhadap peran arsip dan fungsi peralatan arsip,serta kemampuan memanfaatkan teknologi untuk mendukung aktivitas pengarsipan danpelayanan publik. Implikasi penyuluhan: meningkatnya kecepatan pelayanan administrasi desa.Kata kunci: penyuluhan, tata kearsipan, pelayanan publik, sukodono.
Ibm Koperasi Susu Sapi Sidoarjo (Pemanfaatan Susu Sapi Pecah Sebagai Kerupuk Berrbasis Teknologi Tepat Guna Dalam Rangka Meningkatkan Dyah Rini Prihastuty
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i2.1621

Abstract

Desa Jemundo, Kecamatan Taman,Sidoarjo adakah salah satu desa yangmerupakan sentra peternak sapi perahpenghasil susu. Permasalahan yangdihadapi oleh para peternak adalah adanyasusu yang disetorkan kembali oleh KoperasiSusu Sidoarjo (KSS), karena tidakmemenuhi standart yang ditetapkan oleh PTindolacto sebagai pabrik penampung susudari Koperasi. Hal ini tentunya sangatmerugikan bagi peternak, karena susutersebut dibuang begitu saja oleh peternak.Ternyata susu yang dikembalikan tersebut,yang dinamakan susu pecah, dalam hal inibukan susu basi, dapat dimanfaatkanmenjadi produk yang mempunyai nilaiekonomis yaitu dapat diolah menjadikerupuk susu, sehingga dapat dijadikanpenghasilan tambahan bagi peternak.Program IbM ini akan memberikan mesinpembuat kerupuk susu yaitu berupa alatpengaduk dan pemotong. Mesin inidiharapkan dapat membantu masyarakatkhususnya peternak sapi dalam rangkamengurangi kerugian denganmemanfaatkan susu pecah yang dapatdiolah menjadi kerupuk susu sebagaimakanan yang menyehatkan danmempunyai nilai ekonomis yang akanmenambah penghasilan peternak sapi.
Penguatan Pokdarwis Rindang Benua Melalui Pkm Pelatihan Perancangan Paket Kunjungan Wisata Dan Desain Souvenir I Wayan Lanang Nala; Said Keliwar; Andi Farid Hidayanto
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i2.1616

Abstract

Sangkima Lama Village has assigned by the local government of Kutai Timur to bedeveloped Kutai into a tourist village. Therefore, the local government through has assignedcommunity group known as POKDARWIS is group that has the responsibility to solicit theawareness and to coordinate the implementation of activities related to tourism in the society.Community service activities through this community partnership program will provide asolution on community problems through the training on methods of designing tour packageand designing of woodcraft for tourist’s souvenir. The methods used in this community serviceare lectures, discussions and practices. After the training is done, the community has been ableto design the tour packages according to the potential of the people of Sangkima Lama Village.In addition, the community through the group of craftsmen also able to create new design ofsouvenirs for tourists. Training on the utilization of electric machine has been able to increasethe production capacity of the craftsmen who have been done manually. The community isenthusiastic in establishing their village as one of tourist destination in Kutai Timur.Keywords: Tourist village, tour package, pokdarwis, wooden handicraft product
Pendampingan dan Peningkatan UKM Berbahan Kardus bernilai Unik di Surabaya Jawa Timur Agus Budianto; Suparjo Suparjo; Suhartini Suhartini
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i2.1623

Abstract

Peningkatan ekspor hasil UKM merupakan salah satu tujuan dari kegiatan pengabdianmasyarakat, terutama skim Iptek bagi Produk Export (IBPE) Institut Teknologi adhi TamaSurabaya (ITATS). Tim IBPE ITATS bekerjasama dengan “DusDukDuk” sebagai pengrajinkertas kardus. Pengrajin ini berlokasi di Jalan Semolowaru Indah II Surabaya. DusDukDukmemanfaatkan kertas kardus menjadi barang yang mempunyai nilai tambah. Hal ini menjadikanproduk DusDukDuk bisa terjual di pasar Internasional. Produk yang dihasilkan adalah berupakursi, furnitur, elemen interior, mainan, souvenir, merchandise, dan dekorasi. Permasalahanpada UKM ini adalah sistem pemasaran yang kurang optimal, pemasaran hanya menggunakanbrosur dan mengikuti pameran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatan kualitas produkUKM ini sehingga meningkatkan peluang ekspor. Kegiatan dilakukan dengan metodependampingan dalam memperbaiki beberapa aspek. Pendampingan berhasil membuat websitepemasaran yang berkualitas dan berbahasa internasional. Hasil kegiatan juga berhasilmeningkatkan UKM DusDukDuk untuk melakukan perbaikan dengan memiliki strukturorganisasi fungsional dan marketing online berbasis ekspor. Peningkatan jumlah produk terjualdari kegiatan ini dalam enam bulan menujukkan peningkatan penjualan hingga 30 %dibandingkan tahun sebelumnya.Kata kunci: Produk ekspor, kertas semen, kardus, pendampingan, IbPE
Pendampingan UKM Produk Nasi Krawu dengan Perbaikan Proses Produksi dan Kemasan Produk untuk Meningkatkan Penjualan esthi kusdarini; Sapto Heru Yuwanto
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i2.1476

Abstract

Nasi krawu adalah makanan khas Gresik yang banyak penggemarnya. Salah satu UKM yang memproduksi nasi krawu membutuhkan bantuan TIM PKM ITATS dalam meningkatkan penjualan. Atas dasar hal tersebut TIM PKM ITATS melakukan pendampingan bekerja sama dengan “Nasi Krawu Mang Haji”. Kegiatan kerjasama ini berupaya untuk meningkatkan penjualan UKM tersebut.  “Nasi Krawu Mang Haji”  berlokasi di Keputih, Sukolilo, Surabaya. UKM mengalami perkembangan yang pesat, namun tidak diimbangi oleh peningkatan kapasitas produksi.  Permasalahan utama pada UKM ini adalah kapasitas produksi yang kurang maksimal dan tidak bisa ditingkatkan, sehingga terkadang terpaksa menolak pesanan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk meningkatkan kapasitas produksi “Nasi Krawu Mang Haji” sehingga dapat memenuhi pesanan serta tidak terjadi lagi penolakan pesanan, memperbaiki pembukuan keuangan, dan menyempurnakan kemasan produk. Pendampingan ini meliputi aspek produksi, manajemen, dan pemasaran produk. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah wawancara, penyempurnaan proses produksi, workshop, diskusi, dan bantuan teknis. Kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas produksi “Nasi Krawu Mang Haji” sampai 30% sehingga diharapkan tidak terjadi lagi penolakan pesanan. Kegiatan ini juga berhasil melatih UKM sehingga mampu membuat pembukuan keuangan sederhana untuk memudahkan perhitungan cash flow keuangan. Hasil kegiatan yang lain adalah desain kemasan produk yang lebih menarik dan komunikatif sehingga “Nasi Krawu Mang Haji” dikenal lebih luas oleh masyarakat.  .Kata kunci: Mang Haji, nasi krawu, pemasaran, penjualan, produksi 
Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Produksi Sepatu dengan Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna I Made Suparta; Tri Ratnawati; Suparno Suparno
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i2.1617

Abstract

There are 50 (twenty) households in Desa Kemasan that produce shoes such as Mr.Lukman Hakim in Kemasan Village and Mr. Putut Hardiyanto in Junwangi Village, where theyare gathered in the "Home of Shoe Industry" group. Business Partners are very hopeful toincrease their production and can make this household business become the main business.Some of the problems faced are business management that is still simple, marketing is stillin the form of orders and deposited around, the production process is done manually, andpackaging is less attractive. Based on these conditions, we offer a solution that is by providingappropriate technology in the form of shoe presses, plong machine and skilled small businessmanagement, marketing management and simple financial management.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kawasan Wisata Trawas Mojokerto Melalui Pengolahan Produk Turunan Pisang dan Ketela Muhammad Firdaus; Ahmad Habib; Sugiono Sugiono
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i2.1705

Abstract

Desa Penanggungan adalah sebuah desa di Kecamatan Trawas  Kabupaten  Mojokerto, Propinsi Jawa Timur. Luas wilayahnya mencapai 474 Ha dengan ketinggian rata- rata 700 mdpl. Kecamatan Trawas merupakan salah satu lokasi wisata alam yang terkenal di Jawa Timur. Pada umumnya mata pencaharian warga adalah sebagai petani kebun, pegawai negeri/swasta, serta pelaku UKM. Hasil kebun berupa pisang dan ketela yang melimpah sepanjang tahun, mendorong sebagian warga menjadi pelaku UKM keripik pisang dan ketela pohon. Saat ini UKM mitra yakni UKM Lestari Jaya dan UKM Rizal Jaya, sangat membutuhkan peningkatan kapasitas produksi dan pemasaran. Selama ini proses produksi keripik pisang/ketela pohon di UKM mitra  masih dilakukan secara tradisional. Proses produksi yang meliputi pengupasan kulit ketela, pemotongan/perajangan, penggorengan hingga pengemasan masih dilakukan secara manual menggunakan alat-alat dapur yang sederhana. Kondisi semacam ini menimbulkan banyak kesulitan. Pada proses pengupasan kulit ketela, permasalahan yang timbul adalah faktor kecepatan dan keamanan. Pada proses pemotongan ketela/pisang, permasalahannya disamping bagaimana cara memotong secara cepat dan aman, juga  bagaimana  hasil potongan mempunyai ketebalan dan bentuk yang seragam. Ketebalan pemotongan menjadi penting karena akan mempengaruhi kerenyahan. Sedangkan bentuk potongan(bulat/pipih, utuh/sobek) akan berpengaruh pada tampilan keripik tersebut. Dengan berbagai keterbatasan tersebut, mengakibatkan UKM Mitra hanya mampu menghasilkan pemotongan 24 tandan pisang serta 30-40 kg ketela perhari. Hal inilah yang menyebabkan pemenuhan permintaan menjadi terbatas. Saat ini, UKM mitra hanya dapat memenuhi pesanan 4-5 toko oleh-oleh di kecamatan trawas saja. Padahal jumlah toko oleh- oleh di kecamatan trawas dan sekitarnya mencapai puluhan. Belum lagi potensi pasar yang bisa diraih melalui pemasaran secara online. Setelah melalui analisis kondisi dan diskusi dengan UKM mitra, disepakati bahwa permasalahan-permasalahan yang terjadi akan diatasi dengan cara sebagai berikut; untuk pengupasan kulit ketela, akan dibuatkan alat pengupas kulit ketela. Untuk pemotongan pisang/ketela, akan dibuatkan mesin pemotong atau perajang. Mesin ini harus mampu memotong dengan ketebalan yang seragam, serta dengan bentuk potongan yang berbeda-beda. Adapun untuk pemasaran online, UKM mitra akan dibuatkan website pemasaran produk beserta pelatihan pemanfaatan aplikasi-aplikasi pemasaran produk berbasis smartphone.  Kata Kunci: peningkatan kualitas produksi, peningkatan kapasitas produksi, pemasaran online, UKM, keripik pisang dan ketela

Page 1 of 1 | Total Record : 10