cover
Contact Name
Arif Setiawan
Contact Email
kembara@umm.ac.id
Phone
+6285649955997
Journal Mail Official
kembara@umm.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KEMBARA
ISSN : 24427632     EISSN : 24429287     DOI : -
Core Subject : Education,
KEMBARA diterrbitkan sejak April 2015 oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Malang. KEMBARA memuat artikel hasil penelitian bahasa, sastra, dan pengajarannya, yang diterbitkan pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 452 Documents
DISKRIMINASI BANGSA BELANDA DALAM NOVEL SALAH ASUHAN KARYA ABDOEL MOEIS (KAJIAN POSTKOLONIAL) Hafid, Abdul
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.457 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep diskriminasi, bentuk-bentuk diskriminasi, dan dampak diskriminasi bangsa Belanda dalam novel Salah Asuhan karya Abdoel Moies. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan, dan teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles and Huberman. Berdasarkan hasil analisis data konsep diskriminasi bangsa Belanda adalah dengan mengusai dan menanamkan ideologi bahwa bangsa Belanda adalah bangsa yang beradab, santun, maju, dan bermartabat. Bentuk-bentuk diskriminsai bangsa Belanda terhadap bangsa Indonesia adalah dikriminasi suku/ras, diskriminasi gender, dan diskriminasi adat istiadat atau budaya. Dampak diskriminasi bangsa Belanda terhadap bangsa Indonesia yang digambarkan melalui tokoh Hanafi dan Corrie, mereka dikucilkan, dihina, dilecehkan, dan akhirya meninggal dunia. Diskriminasi yang didapatkan oleh Corrie (perempuan Barat) karena menikah dengan laki-laki pribumi. Diskriminasi yang didapatkan oleh Hanafi karena menikah dengan perempuan Barat, serta merendahkan budaya, adat istiadat, dan martabat bangsanya sendiri.
BENTUK MARGINALISASI TERHADAP PEREMPUAN DALAM NOVEL TARIAN BUMI KARYA OKA RUSMINI Derana, Ganes Tegar
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.955 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v2i2.4001

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan bentuk marginalisasi terhadap perempuan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini berupa novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini. Data dalam penelitiaan ini adalah berupa kalimat, paragraf, kutipankutipan dialog, dan wacana yang menggambarkan bentuk marginalisasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis model interaktif, seperti yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bentuk marginalisasi terhadap kaum perempuan tidak hanya terjadi di tempat pekerjaan, melainkan juga terjadi dalam rumah tangga, masyarakat atau kultur, dan bahkan negara. Kesimpulan yang didapat yakni marginalisasi terhadap perempuan dalam novel Tarian Bumi terjadi karena peran dominan dari adat istiadat maupun tafsir keagamaan.
BENTUK BUNYI VOKAL PANJANG PADA KATA TERAKHIR QS AL-JIN (72) DAN PENAFSIRANNYA SEBAGAI WUJUD KEINDAHAN BAHASA AL-QURAN Putra, Teguh Yuliandri
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 4, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.293 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v4i1.5747

Abstract

REPRESENTASI SCHIZHOPHRENIC TOKOH UTAMA DALAM NOVEL NAPAS MAYAT KARYA BAGUS DWI HANANTO Putra, Teguh Yuliandri
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.248 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v3i1.4382

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan tentang representasi gejala schizophrenic yang dialami tokoh utama dalam novel Napas Mayat karya Bagus Dwi Hananto. Permasalahan inti yang digambarkan dalam novel ini adalah gambaran terpecahnya kepribadian seseorang, sehingga memicu terjadinya penyimpangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan, metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif yakni cara yang dilakukan dalam penelitian ini untuk mengungkap fakta-fakta yang tampak atau mengungkap data dengan cara memberi deskripsi yang mendalam dan merujuk pada interpretasi yang menggambarkan atau melukiskan keadaan subjek atau objek. Adapun permasalahan yang diteliti adalah representasi reaksi schizophrenic yang dialami tokoh utama yang ditandai dalam tiga wujud reaksi, di antaranya (1) Schizophrenic Hebephrenic, (2) Schizophrenic Catatonic, (3) Schizophrenic Paranoid.
FUNGSI INSTRUMENTAL PADA JARGON KOMUNITAS KRU BUS JURUSAN JEMBER-BANYUWANGI Setiawan, Febri
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 4, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.791 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v4i1.5458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi instrumental jargon yang digunakan komunitas kru bus jurusan Jember-Banyuwangi. Sumber data dalam penelitian ini adalah jargon yang digunakan dalam tuturan kru bus. Data dikumpulkan dengan metode simak dan catat kemudian dianalisis dengan teori sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kru bus menggunakan fungsi instrumental sebagai alat komunikasi yang bertujuan untuk melakukan permintaan, permohonan, imbauan, perintah, dan peringatan terhadap sesama kru dalam berkendara dan melayani penumpang khususnya di dalam bus.
TINDAK ELISITASI DALAM WACANA KELAS: KAJIAN MIKROETNOGRAFI TERHADAP BAHASA GURU Wahyuniarti, Fitri Resti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2, No 1 (2016): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.11 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v2i1.4041

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan (1) bentuk tindak elisitasi guru dalam wacana kelas, (2) fungsi tindak elisitasi guru dalam wacana kelas, dan (3) makna tindak elisitasi guru dalam wacana kelas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan mikro etnografi yang berorientasi pada teori pragmatik. Data penelitian ini berupa tuturan guru yang diindikasikan sebagai tindak elisitasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, sampai penarikan kesimpulan (verifikasi) dengan memanfaatkan triangulasi sebagai teknik pengecekan keabsahan data temuan. Hasil penelitian menunjukkan (1) bentuk, yang meliputi bentuk interogatif, bentuk deklaratif, dan bentuk imperatif, (2) fungsi, yang meliputi fungsi menanyakan, fungsi menyatakan, dan fungsi memerintah, dan (3) makna, yang meliputi makna bertanya, makna menyatakan, dan makna memerintah.
ESKAPISME REALITAS DALAM DUALISME DUNIA ALICE TELAAH PSIKOLOGI-SASTRA FILM ALICE IN WONDERLAND (2010) Andalas, Eggy Fajar
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.673 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur-unsur kefantastikan film Alice in Wonderland (2010) dan makna yang dihadirkan. Untuk menjawab permasalahan tersebut dimanfaatkan teori cerita fantastik Tzvetan Todorov dan Psikoanalisis Sigmeund Freud. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi-sastra. Sumber data penelitian yaitu film Alice in Wonderland (2010). Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode simak-catat dan kodifikasi. Analisis data dilakukan dengan (1) display, (2) reduksi, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, film Alice in Wonderland merupakan cerita bergenre fantasi dengan sub-genre fantastik uncanny, yaitu cerita yang pada awalnya menghadirkan kebimbangan kepada penonton tapi dapat terjelaskan kelogisannya di bagian akhir. Alice melarikan realitas kehidupannya dalam bentuk transformasi tokoh nyata ke dalam tokoh fantasi dalam dunia imajinernya. Kedua, hal yang terjadi dalam diri Alice adalah bentuk konflik batiniah mengenai realitas kehidupannya yang penuh dengan aturan dan tidak mampu bersikap dan bertindak apa-apa, hingga ia mampu memaknai mimpi yang dialaminya dan menerimanya sebagai sebuah pembelajaran yang direalisasikannya dalam kehidupan nyata untuk dapat bersikap dan merespon setiap tindakan orang yang tidak diterimanya.
SIFAT KELIYANAN PADA TOKOH-TOKOH PEREMPUAN DALAM NOVEL SAMAN KARYA AYU UTAMI Yudhawardhan, Aditya Noorman
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.91 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v3i1.4372

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan sifat keliyanan pada tokoh perempuan dalam novel Saman karya Ayu Utami. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang berasal dari novel Saman karya Ayu Utami yang diterbitkan oleh KPG (Kepustakaan Populer Gramedia). Data dalam penelitiaan ini adalah berupa kalimat, paragraf, kutipan-kutipan dialog, dan wacana yang diperoleh dari hasil membaca dan menandani novel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi dalam Novel Saman karya Ayu Utami. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis model interaktif, seperti yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan sifat keliyanan pada tokoh perempuan dalam Novel Saman Karya Ayu Utami yang meliputi (1) eksploitasi, (2) ego, (3) mashokisme, (4) erotic, dan (5) eurotamania.
PEMBENTUKAN CITRA DIRI DALAM PUISI KAU INI BAGAIMANA ATAU AKU HARUS BAGAIMANA KARYA KH. A. MUSTOFA BISRI Wahyuni, Lilik
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.67 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v2i2.4003

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan pembentukan citra diri dalam puisi Kau Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana karya KH. A. Mustofa Bisri. Penelitian ini menggunakan ancangan teori impression manajemen Goffman. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan rancangan interaksionisme simbolik. Sumber data penelitian ini adalah yang berjudul Kamu Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana Karya KH. Mustofa Bisri dengan data berupa ujaran yang disikapi sebagai simbol-simbol yang mengkonstruksi citra diri penutur. Hasil penelitian ini adalah pertama, bentuk linguistik digunakan penutur untuk mengkonstruk citra diri yang santun, toleran, mau diatur, dan tanggung jawab untuk menghindari konflik dengan pemerintah. Kedua, pendefinisian situasi digunakan penutur untuk menciptakan citra diri yang diterima masyarakat sebagai upaya untuk mendelegitimasi kekuatan pemerintah secara harmonis. Ketiga, pengubahan skrip dilakukan penutur untuk membentuk citra diri yang realistik dengan bertutur menggunakan skrip sastrawan.
KOHERENSI PERTANYAAN GURU PADA PEMBELAJARAN Eriyanti, Ribut Wahyu
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2, No 1 (2016): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.177 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v2i1.4046

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan retorika bertanya guru dalam pembelajaran ditinjau dari (1) koherensi pertanyaan guru dalam pembelajaran, (2) pemakaian penanda kohesi pertanyaan guru dalam pembelajaran, dan (3) respon siswa terhadap pertanyaan guru dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif induktif dengan perspektif fenomenologis yang memadukan teori retorika, pragmatik, dan wacana secara integratif. Data penelitian ini berupa retorika pertanyaan guru dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan (1) koherensi pertanyaan guru pada pembelajaran dinyatakan secara eksplisit dan implisit. Koherensi eksplisit dinyatakan menggunakan penanda penghubung formal (penanda kohesi) pengulangan (reduplikasi), substitusi, penanda hubung, koreferensi, dan hubungan leksikal; sedangkan koherensi implisit pertanyaan guru dapat dipahami melalui inferensi, kesamaan pengetahuan dunia penutur (guru) dan mitra tutur (siswa), melalui penafsiran lokal (kontekstual), dan implikatur. (2) Penanda kohesi yang digunakan guru meliputi (a) pengulangan utuh dan sebagian, (b) substitusi: pronomina dan demonstratif, (c) hiponimi, dan (d) hubungan leksikal. (3) Berdasarkan koherensi dan pemakaian penanda kohesi dalam pertanyaan guru tersebut, respon siswa cenderung berupa jawaban singkat.

Page 6 of 46 | Total Record : 452