cover
Contact Name
Arif Setiawan
Contact Email
kembara@umm.ac.id
Phone
+6285649955997
Journal Mail Official
kembara@umm.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KEMBARA
ISSN : 24427632     EISSN : 24429287     DOI : -
Core Subject : Education,
KEMBARA diterrbitkan sejak April 2015 oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Malang. KEMBARA memuat artikel hasil penelitian bahasa, sastra, dan pengajarannya, yang diterbitkan pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN TIMNAS UNTUK MENULIS PUISI SISWA SMP KELAS VIII Rosita, Farida Yufarlina
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 4, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.284 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v4i1.5481

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran menulis puisi untuk siswa kelas VIII SMP. Pengembangan model tersebut memperhatikan aspek kualitas, pelaksanaan, metode pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar siswa. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Dick and Carey. Tahapan yang digunakan meliputi 1) analisis situasi awal, 2) pengembangan rancangan produk, 3) membuat produk, 4) uji kelayakan, 5) revisi produk dan 6) produk akhir. Hasil validasi oleh ahli, guru, dan pengguna (siswa)  secara keseluruhan memperoleh rata-rata 92,38%. Hal ini menunjukkan model pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan. Hasil tersebut juga didukung rata-rata gain score kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Hasil analisis uji T-test independent sample memperoleh nilai 0,000 lebih kecil daripada 0,05. Berdasarkan hasil validasi dan uji T-test independent sample bahwa model pembelajaran TIMNAS layak digunakan dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci: model pembelajaran, TIMNAS, menulis puisi 
KESADARAN KETUHANAN TOKOH UTAMA DALAM KUMPULAN CERPEN KETIKA MAS GAGAH PERGI DAN KEMBALI KARYA HELVY TIANA ROSA Sugiarti, Sugiarti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2, No 1 (2016): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.527 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v2i1.4047

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan (1) pengakuan ketergantungan tokoh pada Tuhan dan (2) pengakuan akan adanya norma-norma mutlak dari Tuhan yang tidak berasal dari manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif dengan teknik dokumentasi. Sumber data penelitian adalah kumpulan cerpen Ketika Mas Gagah Pergi dan Kembali (KMGP) yang diambil 4 kumpulan cerpen yaitu Ketika Mas Gagah Pergi, Diari Adelia dan Salsabila, Rapsodi September, dan Diari Saliha. Data penelitian berupa kutipan kalimat, paragraf yang berkaitan dengan fokus penelitian. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik kualitatif yakni mengeksplorasi secara detail hal-hal yang terkait dengan pengakuan ketergantungan manusia pada Tuhan, serta pengakuan akan adanya norma-norma mutlak dari Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan dalam Kumpulan Cerpen Ketika Mas Gagah Pergi dan Kembali karya Helvy Tiana Rosa bahwa (1) pengakuan ketergantungan tokoh pada Allah diungkapkan dalam bentuk penghayatan dan pengamalan ketentuan Allah dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menimbulkan kesadaran tokoh untuk menghamba pada Allah. (2) Pengakuan akan adanya norma-norma mutlak dari Tuhan, bahwa perilaku agama personal diukur dengan ibadah dan perilaku lainnya yang mendatangkan manfaat spiritual, ketaatan kepada Allah dengan berpedoman pada Al-Quran.
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN DALAM BENTUK DIALOG UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA MANDARIN SISWA KELAS XI SMAN 2 MALANG Wijaya, Erfan Mokhamad
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.928 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v3i1.4376

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan penerapan metode bermain peran dalam bentuk dialog untuk melatih keterampilan berbicara siswa kelas XI SMAN 2 Malang pada mata pelajaran bahasa Mandarin, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah siswa kelas XI LMT bahasa Mandarin semester genap tahun ajaran 2014/2015. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua siswa aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode bermain peran dalam bentuk dialog. Selain itu, siswa juga berpendapat bahwa metode bermain peran dalam bentuk dialog ini perlu diterapkan pada pembelajaran bahasa Mandarin, khususnya pada pembelajaran keterampilan berbicara. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain peran dalam bentuk dialog terbukti dapat digunakan sebagai salah satu metode yang efektif dan menyenangkan untuk pembelajaran berbicara bahasa Mandarin.
PENGGUNAAN KATA SAPAAN OLEH PEMBAWA ACARA APA KABAR INDONESIA (AKI) DI TV ONE Gusdian, Rosalin Ismayoeng
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.159 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v2i2.4006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kata sapaan yang digunakan oleh pembawa acara dalam acara Apa Kabar Indonesia (AKI), khususnya deskripsi tentang jenis kata sapaan yang dominan digunakan dan frekuensi penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data penelitian diambil dari sumber data berupa tayangan acara AKI selama enam bulan yang kemudian ditranskripsikan. Data berupa kata-kata sapaan dalam ujaran presenter dikoleksi, diklasifikasi, dan dianalisis dengan menggunakan klasifikasi gabungan yang dirancang oleh McArthur dan Kadarisman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sebelas tipe kata sapaan yang digunakan oleh pembawa acara Apa Kabar Indonesia. Berdasarkan hasil tersebut, frekuensi penggunaan sapaan berupa titel kekerabatan lebih dominan digunakan dibandingkan bentuk kata sapaan yang lain. Hal tersebut mencerminkan gambaran adanya budaya kolektivistik atau kekeluargaan yang sangat mengakar pada masyarakat Indonesia.
NILAI KARAKTER CINTA LINGKUNGAN MELALUI KARAKTERISASI TOKOH PADA NOVEL DARI RAHIM OMBAK KARYA TISON SAHABUDDIN BUNGIN M.Pd, Arif Setiawan,; Qur’ani, Hidayah Budi
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.768 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter cinta lingkungan melalui karakterisasi tokoh pada novel Dari Rahim Ombak karya Tison Sahabuddin Bungin. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Dari Rahim Ombak karya Tison Sahabuddin Bungin yang diterbitkan oleh Erzatama Karya Abadi pada tahun 2015 dengan jumlah 374 halaman. Data dalam penelitian ini mencakup satuan cerita yang terwujud dalam dialog, monolog, paragraf, sekuen cerita, bagian kalimat, maupun narasi tokoh yang menunjukan sikap peduli lingkungan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan teknik studi dokumentasi. Proses analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan rancangan analisis data yang dipaparkan oleh Miles dan Huberman melalui langkah-langkah (1) penyeleksian data, (2) pemaparan data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) karakterisasi tokoh digambarkan oleh pengarang melalui metode langsung melalui tuturan pengarang dan (2) karakterisasi tokoh digambarkan oleh pengarang melalui metode tidak langsung melalui dialog dan tindakan para tokoh. 
EKSPERIMENTASI STRATEGI BELAJAR PQ4R DENGAN MEDIA KOMIK TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN CERITA ANAK PADA SISWA KELAS VII SMP Hasanudin, Cahyo
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.284 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v2i2.3998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah yang menghasilkan keterampilan membaca pemahaman cerita anak lebih baik diantara siswa yang diajar menggunakan strategi PQ4R dengan media komik atau strategi ekspositori. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu (Quasi Eksperimental Design) dengan populasi seluruh siswa kelas VII SMP MBS AL-Amin Bojonegoro yang berjumlah 38 siswa dan sampel diperoleh dengan menggunakan teknik SimpleRandom Sampling. Hasil sampling diperoleh bahwa kelas VII-A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan tes. Data diuji hipotesisnya dengan menggunakan uji t. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa siswa yang diajar menggunakan strategi PQ4R dengan media komik mempunyai keterampilan m
BAHAN AJAR PACELATHON UNDHA USUK BASA JAWA LOKALITAS KEDIRI SEBAGAI PENGUATAN KARAKTER TATA KRAMA BERBICARA SISWA DALAM MATA PELAJARAN MUATAN LOKAL BAHASA DAERAH Puspitoningrum, Encil; Rahmayantis, Marista Dwi
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 4, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.631 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v4i1.5687

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan bahan ajar undha usuk basa Jawa sebagai sarana penguatan karakter tata krama berbicara siswa, dan mendeskripsikan keefektifan media tersebut sebagai wujud pembelejaran muatan lokal bahasa Jawa. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penilitian pengembangan model Recursive, Reflektive, Design, and Development atau yang disingkat dengan R2D2.Bahan ajar  terdiri dari lima menu materi utama. Setiap materi dikemas dengan pengantar, teks, latihan, evaluasi, serta penutupan atau refleksi. Desain warna dan gambar juga ditampilkan semenarik mungkin untuk menambah minat siswa dalam belajar.
BENTUK TUTURAN DIREKTIF PADA GURU DALAM SITUASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X MAN MALANG 1 Sari, Ratih Indah
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.512 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v3i1.4380

Abstract

 Penelitian ini mendeskripsikan bentuk tuturan direktif guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas X MAN Malang 1. Jenis penelitian ini adalah kualitatif (qualitative research). Dalam penelitian ini bentuk datanya berupa kata, frasa, klausa dan kalimat. Sumber data pada penelitian ini adalah ujaran tindak tutur direktif yang diujarkan oleh guru dalam interaksi kelas sebagai bahan kajian untuk mengetahui penggunaan tindak tutur direktif guru dalam situasi pembelajaran. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa rekam dan catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tindak tutur direktif yang digunakan oleh guru meliputi (1) tindak tutur direktif requestives (meminta, mengemis, memohon, menekan, mengundang, mendoa, mengajak, mendorong), (2) tindak tutur direktif questions (bertanya, berinkuiri, menginterogasi), (3) tindak tutur direktif  requirments (memerintah, menghendaki, mengomando, menuntut, mendikte, mengarahkan, menginstruksikan, mengantar, menyaratkan), (4) tindak tutur direktif prohibitives (melarang, membatasi), (5) tindak tutur direktif permissives (menyetujui, membolehkan, memberi wewenang, menganugerahi, mengabulkan, membiarkan, mengijinkan, melepaskan, memaafkan, memperkenankan), dan (6) tindak tutur direktif advisories (menasehatkan, memperingatkan, mengkonseling, mengusulkan, menyarankan, mendorong).
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MEMBACA INDAH PUISI UNTUK SISWA SMP KELAS VII Rahmayantis, Marista Dwi
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2, No 1 (2016): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.57 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v2i1.4043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar membaca indah puisi untuk siswa kelas VII SMP. Pengembangan bahan ajar membaca indah tersebut memerhatikan isi, tampilan, dan bahasa. Pelaksanaan penelitian pengembangan ini mengadaptasi rancangan penelitian pengembangan yang merupakan dasar untuk mengembangkan produk yang dihasilkan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah modifikasi model R2D2 (Recursive, Reflective, Design, and Development). Prosedur pengembangannya meliputi penetapan, pengembangan, dan pemantapan produk. Hasil validasi bahan ajar diperoleh rata-rata total nilai 82.5%. Kesimpulan utama penelitian pengembangan ini yaitu pengembangan bahan ajar ini dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar membaca indah puisi dan untuk pembelajaran membaca indah puisi yang lebih bermakna dan menarik bagi siswa.
PIRANTI KOHESI DALAM WACANA TULIS GURU SMA/SMK MUHAMMADIYAH KABUPATEN MALANG M.Si, Gigit Mujianto,
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.767 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5162

Abstract

Kriteria pemakaian bahasa yang meliputi rasional, baku, keilmuan, langsung ke sasaran, dan efektif, direalisasi guru melalui pemakaian piranti kohesi, baik kohesi gramatikal maupun kohesi leksikal. Kohesi gramatikal merealisasi kriteria itu dengan pengacuan anteseden melalui pronomina, substitusi, dan konjungsi. Semua piranti kohesi tersebut difungsikan untuk menegaskan dan mengembangkan suatu konsep. Adapun kohesi leksikal merealisasi kriteria itu dengan pengacuan anteseden melalui reiterasi dan kolokasi. Melalui kedua piranti kohesi itulah, lima kriteria tersebut direalisasi oleh guru, baik pada bagian pendahuluan, pembahasan, maupun pada bagian penutupan. Tujuan digunakannya aspek–aspek leksikal itu ialah untuk mendapatkan efek intensitas makna bahasa dalam menekankan pentingnya suatu konsep melalui penegasan dan penjabaran.

Page 8 of 46 | Total Record : 451