cover
Contact Name
Arif Setiawan
Contact Email
kembara@umm.ac.id
Phone
+6285649955997
Journal Mail Official
kembara@umm.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KEMBARA
ISSN : 24427632     EISSN : 24429287     DOI : -
Core Subject : Education,
KEMBARA diterrbitkan sejak April 2015 oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Malang. KEMBARA memuat artikel hasil penelitian bahasa, sastra, dan pengajarannya, yang diterbitkan pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
CAMPUR KODE SIARAN RADIO MOST FM PENYIAR ARI DI KOTA MALANG Widyanigrum, Heny Kusuma
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.876 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v3i1.4377

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan campur kode dalam siaran radio Most FM penyiar Ari di Kota Malang. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah siaran radio Most FM yang dilakukan oleh penyiar Ari di Kota Malang. Teknik pengumpulan datanya yaitu dengan teknik simak dan catat. Metode analisis data yang peneliti gunakan adalah metode padan. Hasil penelitian menunjukkan peralihan bahasa yang terjadi, yaitu bahasa Inggris dan Jawa. Selian itu, banyak faktor munculnya terjadinya campur kode, antara lain supaya terkesan santai atau akrab dengan pendengar; lebih populer, bergengsi, dan singkat.
MODEL ANALISIS WACANA KRITIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA MENGANALISIS WACANA BERIDEOLOGI FEMINISME Silaswati, Diana
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.496 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v2i2.4007

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model model Analisis Wacana Kritis (AWK) yang dapat mengungkap ideologi feminisme dalam pengkajian wacana yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa menganalisis wacana berideologi feminisme. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan metode kuantitatif (mixed method). Dari tahapan pertama penelitian diperoleh hasil bahwa model AWK berlandaskan tiga elemen spesifik teori feminis Chafetz cukup efektif untuk melakukan pengkajian ideologi feminisme dalam dwilogi novel "Saman dan Larung". Adapun hasil dari tahapan kedua adalah bahwa perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran pengkajian wacana menggunakan model AWK Ideologi Feminisme dan bahan ajarnya telah terukur dengan hasil cukup baik berdasarkan kriteria komponen kegiatan pembelajaran, yaitu tujuan, bahan, metode, media, pendekatan, dan evaluasi. Hasil uji-t menunjukkan nilai hitung (13,682) > tabel (2,021) dalam df=38, berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan mahasiswa menganalisis wacana berideologi feminisme sebelum diberi perlakuan dan sesudah diberi perlakuan.
PREFERENSI BENTUK CERITA PENDEK HUMOR SISWA SEKOLAH DASAR KELAS TINGGI Ambarwati, Ari
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.502 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5130

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan analisis kebutuhan bentuk cerita pendek (cerpen) humor untuk mengembangkan karakter gemar membaca siswa SD. Penelitian ini dilakukan pada siswa SD kelas V dan VI di SDN Merjosari V kota Malang dan 10 siswa SD di kota Malang, Surabaya, Yogyakarta, Bekasi, dan Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, melalui (1) prasurvei, (2) persiapan, (3) pengolahan data, (4) analisis data, dan (5) penulisan laporan. Data dalam penelitian ini ada dua jenis. Pertama, data berupa informasi kualitatif yang diperoleh dari kuesioner. Kedua data kuantitatif berupa angka dan prosentase yang diolah dari hasil kuesioner yang dieksplanasi secara kualitatif. Temuan penelitian ini adalah tiga bentuk humor yang disukai siswa SD yang muncul dalam cerita, karakter cerita, dan permainan bahasa dalam cerita.
KARAKTER KEPEMIMPINAN DALAM NOVEL SILAT NAGABUMI KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SEKOLAH MENENGAH Saraswati, Ekarini
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.366 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v2i2.4000

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan karakter pemimpinan tokoh utama dalam novel Silat Nagabumi karya Seno Gumirah Ajidarma. Jenis penelitian ini adalah kualitatif serta pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter tokoh utama dalam Novel Nagabumi cerdik, tangkas, bijaksana, kuat dan tangguh, rendah hati, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, cermat dan teliti, berhati-hati dan tidak gegabah, pejuang sejati, teoritis, tidak mudah tertipu, adil, berpengetahuan yang luas, memiliki semangat yang tinggi, kreatif, sederhana, baik hati, penolong, pendidik. Adapun implikasi bagi pembelajaran sastra di sekolah menengah dapat diterapkan pada kegiatan pembelajaran sastra dengan pendekatan respons pembaca yang memberikan kebebasan pada siswa untuk memberikan tanggapan sesuai dengan pengetahun yang dimiliki. Novel silat dapat dijadikan bahan ajar sastra untuk memperluas wawasan budaya siswa.
DIMENSI SOSIAL DALAM NOVEL NEGERI PARA BEDEBAH KARYA TERE LIYA (PERSPEKTIF ANALISIS WACANA KRITIS) Firmansyah, Muhammad Bayu
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 4, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.127 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v4i1.5686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dimensi sosial Fairclough dengan menggunakan prosedur analisis wacana kritis yang digambarkan secara simultan. Berdasarkan tujuan tersebut mendorong peneliti untuk mengkaji dalam sebuah studi pustaka berjudul “Dimensi Sosial dalam Novel Negeri Para Bedebah karya Tere Liye (Perspektif Analisis Wacana Kritis). Metode tulisan ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil tulisan menunjukkan bahwa terdapat tiga dimensi sosial: pertama, dimensi teks bahasa sebagai piranti linguistik yang di dalamnya tersembunyi ideologi dan kekuasaan. Kedua, dimensi praksis wacana sebagai interpretasi teks dan interpretasi konteks. Ketiga, dimensi praksis sosiokultural dimana wacana ditentukan oleh proses sosial dan praksis sosial.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KETERAMPILAN BERBICARA INTERAKTIF BAGI MAHASISWA Eriyanti, Ribut Wahyu
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.607 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v3i1.4381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar keterampilan berbicara interaktif bagi mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMM. Model penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan model Recursive, Reflective Design and Development (R2D2) menurut Willis yang dipadukan dengan model Research and Development (R and D) menurut Brog and Gall. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa materi bahan ajar keterampilan berbicara yang dibutuhkan dikategorikan ke dalam dua jenis, yakni materi yang bersifat konsep teoritis sebagai bekal pemahaman konsep dasar keterampilan berbicara dan materi yang bersifat keterampilan yang dikategorikan berdasarkan pada konteks situasi komunikasi mulai dari bahan pembelajaran keterampilan berbicara pada situasi informal, interpretatif, formal, dan dramatik.
ANALISIS KESILAPAN TERJEMAHAN BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA INDONESIA Hartono, Hartono
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2, No 1 (2016): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.679 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v2i1.4042

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan kesilapan yang dilakukan mahasiswa dalam menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam teks berbahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Sumber datanya adalah para mahasiswa yang menempuh matakuliah Terjemahan. Data penelitian berupa jenis-jenis dan sumber-sumber kesilapan yang dilakukan mahasiswa dalam menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam teks berbahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua jenis kesilapan penerjemahan mahasiswa, yaitu kesilapan isi pesan dan kesilapan bentuk bahasa, di mana kesilapan bentuk bahasa lebih dominan. Di samping itu hasil penelitian menunjukkan ada dua sumber kesilapan yaitu interlingual transfer (kesilapan yang muncul akibat pengaruh bahasa ibu) dan intralingual transfer (kesilapan yang muncul akibat pengaruh bahasa sumber).
REPRESENTASI WUJUD BUDAYA DI MASYARAKAT MULTIKULTURALISME DALAM NOVEL BURUNG-BURUNG RANTAU KARYA Y.B MANGUNWIJAYA Lestari, Erma
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.451 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5176

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil telaah Representasi wujud budaya di masyarakat multikulturalisme dalam novel Burung-Burung Rantau karya Y.B Mangunwijaya. Novel tersebut dipilih karena isi cerita yang disajikan sangat menarik memberikan makna yang segar atas keadaan multikulturalisme di Indonesia. Peneliti juga mempunyai alasan lain dalam memilih novel tersebut karena dilihat dari segi pengarang Y.B Mangunwijaya yang memiliki wawasan global yang sangat luas dan berbobot yang dituangkan melalui hasil karya sastranya. Tujuan penelitian dilakukan untuk memperoleh deskripsi tentang wujud budaya multikultural. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi dalam pandangan sosiologi sastra. Sumber data penelitian adalah teks novel Burung-Burung Rantau karya Y.B Mangunwijaya yang mengandung wujud budaya. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik ekplorasi penjelajahan data. Data diperoleh berupa satuan satuan cerita utuh yang menggambarkan tentang representasi wujud budaya pada masyarakat multikulturalisme dalam novel Burung-Burung Rantau karya Y.B Mangunwijaya. Berdasarkan hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa wujud budaya multikultural meliputi: (a) perilaku dalam menyikapi etika yang berlaku di masyarakat, (b) perilaku dalam menyikapi pemikiran masyarakat tentang sistem pengetahuan.
EXPERIENTIAL LEARNING DALAM KEMAMPUAN APRESIASI PUISI MAHASISWA TADRIS BAHASA INDONESIA FITK IAIN SURAKARTA Inderasari, Elen
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.586 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v3i1.4374

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan kemampuan apresiasi puisi serta kualitas proses dan hasil belajar dalam kegiatan apresiasi puisi mahasiswa semester 2 Tadris Bahasa Indonesia (TBI) FITK IAIN Surakarta. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Jenis instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes dan non tes. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik dokumentasi, observasi, dan tes. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik 3 E (Experiencing, Enquiring, dan Examining). Analisis data dalam penelitian ini dilaksanakan secara deskriptif kualitatif yang terdiri dari (1) mengumpulkan data verbal dan nonverbal dari hasil kegiatan pembelajaran; (2) mencatat, menghimpun, dan menyeleksi data yang telah dikumpulkan; (3) mentranskrip data-data yang telah dikumpulkan; (4) menerjemahkan data temuan baik dari instrumen tes dan non tes; (5) melakukan deskripsi analisis data; dan (6) menyimpulkan hasil analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode eksperimental learning lebih mendasarkan dalam mengaktifkan pengalaman yang dimiliki mahasiswa sebagai dasar mengapresiasi puisi.
REPRESENTASI BAHASA HUMOR DALAM ACARA STAND UP COMEDY DI METRO TV Firmansyah, M. Bayu
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.396 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v2i2.4004

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan representasi bahasa humor Raditya Dhika dalam acara Stand Up Comedy di Metro TV. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini merupakan monolog dari Raditya Dhika dalam acara Stand Up Comedy di Metro TV yaitu berupa kata dan kalimat yang terkait dengan tindak tutur dalam pragmatik. Sumber data pada penelitian ini adalah keseluruhan bahasa humor Raditya Dhika dalam acara Stand Up Comedy di Metro TV yang menimbulkan kejenakaan. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi tidak langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur bahasa humor Raditya Dhika dalam acara Stand Up Comedy di Metro Tv merupakan representasi kejenakaan, yaitu: (1) Tindak tutur lokusi merepresentasikan kejenakaan dengan menggunakan kata dan kalimat-kalimat memutuskan, mendoakan, merestui, dan menuntut tanpa adanya tendensi apapun. (2) Tindak tutur ilokusi merepresentasikan kejenakaan dengan menggunakan kata dan kalimat-kalimat pemberian izin, mengucapkan terima kasih, menyuruh, menawarkan, dan menjanjikan, dengan adanya tendensi dari mitra tuturnya seperti, tepuk tangan, teriakan serta tawa yang timbul. (3) Tindak tutur perlokusi merepresentasikan kejenakaan dengan menggunakan kalimat-kalimat menipu, membesarkan hati, menganjurkan, meyakinkan, menjengkelkan, membingungkan, mengganggu, memengaruhi, memalukan, dan menarik perhatian serta adanya pengaruh yang didapat oleh mitra tuturnya seperti memikirkan apa yang diucapkan oleh Raditya Dhika.

Page 7 of 46 | Total Record : 451